SNOWFLAKES

Main cast : Xi Luhan, Oh Sehun, Byun Baekhyun, Park Chanyeol, Kim Jongin, Do kyungsoo

Pairing : Hunhan [Main], Chanbaek, Kaisoo

Genre : Romance, Fluff, Drama, Humor(?)

Length : Chaptered

Rate : T-M

Disclaimer : cerita ini adalah hunhan story, jadi bener-bener terfokus pada kisah luhan dan sehun. Untuk pair yang lain hanya sebagai slight. Mungkin chanbaek dan kaisoo akan masuk namun tak sebanyak hunhan yang akan diceritakan

FF ini murni buatan author tanpa ada unsur plagiat atau meniru dari ff lain, jika ada yang sama atau mirip, mungkin kita jodoh .

Dont be a silent readers guys, hargain kerja keras author menulis^^

.

.

HUNHAN STORY

.

GS

.

TYPOS EVERYWHERE

.

NO PLAGIAT

.

NO BASH

.

REVIEW JUSEYO^^

.

.

Pagi ini, lagi-lagi sehun bangun lebih awal daripada luhan. Bukan karena ia igin bangun pagi, tapi sesuatu mengharuskan ia bangun sepagi ini. ia harus kembali ke dorm exo untuk membicarakan sesuatu dengan managernya

Sehun membuka matanya sambil tersenyum sekilas ketika menatap luhan yang masih tertidur pulas dipelukannya. Dengan perlahan, sehun melepaskan luhan dari pelukannya sambil mencium pelan bibir luhan

Luhan hanya menggeliat tak nyaman sebelum akhirnya ia terhenti menggeliat karena telah menemukan posisi nyamannya untuk tidur lagi. Sehun langsung melenggang kekamar mandi untuk mandi dan bersiap-siap

Setelah beberapa menit sehun mandi, sehun keluar kamar mandi dengan aroma khas seseorang setelah mandi. Ia kemudian berjalan ke lemarinya untuk mencari pakaian yang akan ia gunakan.

Setelah kaos putih dengan kemeja yang tak dikancingkan dan berbalut dengan jelana jeans yang pendeknya diatas lutut, sehun tampil begitu tampan disana. Ia kemudian menaiki tubuh luhan yang sedangg telungkup diatas kasur.

Sehun menahan berat badannya dengan sikunya sendiri. Ia tak mau membuat luhan terhimpit dibawah sana, meskipun tubuh sehun sedikit menindih tubuh luhan. Sehun kemudian mencium pelipis, pipi dan bibir luhan secara bergantian

Luhan sedikit terbangun ketika seseorang menganggu tidurnya. Dengan wajahnya yang terus dihujadi ciuman basah dan ditambah dengan aroma maskulin sehun, membuat tidurnya terasa tak tenang. Akhirnya pun luhan terbangun karena sehun

"selamat pagi, sehunie" sapa luhan

"kau terbangun? Ah maafkan aku sayang" ujar sehun meminta maaf

"gwenchana" kata luhan tersenyum. Ia kemudian membalikkan tubuhnya menghadap sehun

Kini luhan dan sehun saling berhadapan diatas ranjang mereka. Luhan hanya tersenyum singkat dengan mata yang belum terbuka sempurna. Sedangkan sehun terus menciumi bibir luhan

"kau ada jadwal hari ini?" tanya luhan

"tidak, hanya akan ke dorm sebentar" jawab sehun

"ada apa? Ada masalah lagi?"

"tidak, hanya sedikit masalah kecil"

"baiklah, cepat pulang. aku tak mau seharian sendiri disini" ujar luhan

"aku akan pulang cepat sayang, sekarang ayo kita sarapan sebelum aku pergi"

"aku bisa sarapan sendiri, kau pergilah sebelum terlambat"

"tidak, aku tidak percaya kau akan sarapan pagi ini"

"aku aka sarapan sehun. Aku janji"

"tidak, aku lebih percaya jika kau sarapan dihadapanku"

"baiklah, kalo begitu ayo kita sarapan" kata luhan mengalah

Sehun kemudian menggendong luhan menuju meja makan. Seperti biasa, sehun akan meletakkan luhan diatas meja dan dia yang akan sibuk mengurus makanannya jika ia lebih dulu bangun daripada luhan. Namun jika luhan lebih dulu bangun, maka akan ada makanan enak diatas meja itu.

"aku akan memasak untukmu, jadi turunkan aku" pinta luhan

"tidak. Memasak akan membutuhkan waktu yang lama, lagi pula kita masih memiliki sereal. Kita akan makan sereal pagi ini" kata sehun sambil tersenyum

"tapi aku ingin memasak" rengek luhan

"tidak untuk saat ini, nanti malam saya ne" ujar sehun sambil mencium bibir luhan sekilas

Luhan akhirnya pun mengalah. Ia juga tak mau jika harus berdebat dengan sehun hanya karena memasak. Setelah sarapan itu selesai, sehun pun berpamitan untuk pergi dari apartemen mewahnya

"aku pergi sayang, jangan lupa mandi ne" ucap sehun sambil mengecup bibir dan kening luhan

"hmm, pulanglah dengan cepat" pinta luhan

"aku akan pulang cepat, baby" jawab sehun yang kemudian menutup pintu apartemennya

..

"hyung, ayolah. Aku ingin segera menikahi luhan" rengek sehun

"tidak sehunah! Aku sekali mengatakan tidak ya tidak"

"waeeeeeeee" kesal sehun

"karena kau masih terikat dengan kontrak agensi"

"aku bisa menikah secara diam-diam. Atau mungkin kita akan bertunangan dulu?" kata sehun mencari solusi

"sama saja. Kau tetap tak boleh menjalin hubungan yang lebih sebelum kontrakmu melebihi 10 tahun"

"apa? Itu artinya masih 7 tahun lagi?" pekik sehun terkejut

"iya. Semua hyungmu juga sama sepertimu"

"sama? Aku berbeda dengan mereka hyung"

"apa bedanya memang?"

"tapi mereka bisa menunggu. Aku tak bisa menunggu selama itu"

"ah, tetap saja kalian sama"

"tidak tidak tidak, luhan cantik dan aku takut jika seseorang merebutnya dariku karena aku terlalu lama melamarnya"

"ey! Coba katakan, apa aku dapat menyimpulkan jika kau menghina kekasih kami?" tanya suho dan yang lain tiba-tiba memasuki ruang tengah dorm mereka

"ayolah hyung, tidakkah ingin segera menikahi kekasihmu?" tanya sehun pada suho

"kami sangat ingin" jawabnya

"ayo mintalah pada manager hyung"

"percuma, kami pernah memintanya dulu tapi jawabannya sama" jawab chen

"jadi kalian mau menunggu?"

"iya, karena tak ada pilihan lain selain menunggu"

"argh! Mwoyaaa! 7 tahun bukan waktu yang singkat!" geram sehun frustasi

"bersabarlah" kekeh kai

"kita akan berjuang bersama" lanjut chanyeol

Sehun hanya mengerang frustasi. Setelahnya ia hanya menghempas tubuhnya ke sofa dan memejamkan matanya sejenak. Setidaknya untuk menenangkan fikirannya yang mulai berantakan

(**)

10 TAHUN KEMUDIAN

"hyuuuuuuuuung" panggi sehun panik

"ada apa lagi?" seluruh member exo masuk kekamar sehun bergantian

"dimana celanaku? Aku tak mungkin datang kealtar tanpa celana!" pekik sehun emosi

"kau ini ceroboh sekali!" omel suho

"dimana terakhir kau menaruh celanamu?" tanya chen

"setahuku, aku tak sebodoh dirimu saat menikah tahun lalu" kata chanyeol

"ya, meskipun aku memang payah dalam melamar kyungsoo saat itu, tapi saat dialtar aku tampak mempesona" jawab kai

"berhenti membandinganku! Carikan dimana celanaku!" omel sehun

"yak! Kami ini lebih tua darimu bodoh!" omel kai dan chayeol

"ah palli, aku tak punya waktu untuk bertengkar dengan kalian. AH CELANAKU!" ujar sehun panik

"yak! Kalian bantu sehun" perintah suho

"arraseo arraseo" kata chanyeol dan kai bersamaan

"sehun appa telanjang saja" kata daemin

"eey, aku tak mungkin menikahi luhan dengan telanjang begini, boxer spongebobku ini kurang mendukung"

"luhan eomma biar menikah dengan daemin saja" ujarnya

"maafkan sehun appa, daemin tapi luhan hanya untukku" ujar sehun yakin

Daemin, anak dari jongdae dan minseok hanya diam dan mempoutkan bibirnya. Mereka kemudian berputar diapartemen sehun untuk mencari celana panjang milik sehun. Setelah beberapa menit mencari, akhirnya...

"INI DIA!" pekik kai

"mana?" teriak suho

"dimana kau menemukannya?" tanya chanyeol

"siapa yang menyuruhmu menaruh celana didalam lemari es oh sehun?" tanya kai sinis

Sehun hanya terkekeh sekilas dan kemudian memakai celananya itu

"sudahlah, ayo kita berangkat. Altar menunggu kita" kata chen

"sebentar hyung, apa rambutku sudah rapi? Aku tampan kan? Kemejaku masih bersih kan? Celanaku belum ternoda kan? Sepatuku masih kinclong kan? Ah bagaimana dengan dasiku? Rapi kan? Aku tak mungkin menikah dengan luhan dengan kondisi berantakan" kata sehun

"sudah. Kau sudah terlihat tampan. Setidaknya kau cukup tampan" ujar kai

"apa maksudmu?" tanya sehun

"kau belum setampan diriku" kata kai bangga

"cih, diam kau hitam" omel sehun

"setidaknya hitam terlihat begitu eksotis jika kau tahu. Dan juga, si hitam ini tak seidiot si putih albino dalam menikahi kekasihnya yang kehilangan celananya sendiri didalam lemari es" sindir kai

"yak!" sehun mulai mengamuk tapi kai malah terkekeh

"sudahlah, akui saja jika kau memang seperti itu sehunah" timpal chanyeol

"kau memang cukup babo dalam hal ini sehunah" lanjut chen

"yak! Kalian ingin menghancurkan moodku di hari pernikahanku eoh?" omel sehun

"yak! Kenapa kalian bertengkar! Ayo pergi" ajak suho

"haha, kami bercanda sehunah" kekeh chen

"ayolah, jangan buat luhan menunggu lebih lama lagi" kata chanyeol

"kajja!" pekik kai

Mungkin apa yang dikatakan mereka tentang kebodohan sehun dalam melamar luhan adalah benar. Faktanya sejak setahun yang lalu memang member exo mulai menikah dengan pasangan mereka masing-masing.

Suho, chen yang kemudian disusul chanyeol dan kai menikah ditahun yang berturut-turut. Suho langsung menikah disaat kontrak memperbolehkannya menikah, chen setahun setelahnya disusul chanyeol ditahun berikutnya dan kai tahun lalu.

Sedangkan sehun, sehun menikahi luhan setelah 4 tahun dari masa perijinannya menikah. Padahal dulunya sehun paling sering merengek untuk diijinkan menikah. Namun entahlah apa yang dipikirkan sehun hingga menunda pernikahannya selama itu

Tapi tak dapat dipungkiri jika pernikahan sehun memang pernikahan paling keren diantara member exo yang lainnya. Sehun tak mau sembarangan dengan konsep pernikahannya. Dan sehun harus lebih bersyukur karena luhan dengan sabar menunggu sehun hingga sehun datang untuk melamarnya.

Tak jauh berbeda dengan kondisi luhan yang cukup ribut dan panik. Rumah luhan yang cukup dekat dengan altar, membuatnya sedikit terlambat untuk datang ke altar. Bukan sengaja untuk terlambat, tapi karena luhan masih cukup gugup untuk berangkat

"eottokeeee" rengek luhan terus menerus

"ayolah eonni, kau bahkan lebih dewasa dariku" omel baekhyun

"hanya perlu mengatakan janji itu Lu" ujar xiumin

"tak akan membutuhkan waktu yang lama sayang" lanjut lay

"eonni, kau pasti bisa" kata kyungsoo memberi semangat

"andweeeee, aku gugup, eottokejinjja eottokeeee" rengeknya lagi

"apa yang kau gugupkan? Kau hanya mengatakan 'ya aku bersedia'. Sudah, selesai!" kata baekhyun

"tidak tidak! Bukan karena itu aku gugup"

"lalu karena apa?" tanya lay

"disana pasti sehun tampak berkali-kali lipat lebih tampan. Itu membuatku semakin merasa gugup" rengek luhan

"eyy, aku fikir kau gugup karena janji itu eonni" kata kyungsoo

"bukankah bagus jika sehun tampak tampan? Itu akan membuatmu bangga karena menikah dengannya" ujar xiumin

"andweeeeee, eottokeeee" rengek luhan

"sudahlah eonni, ingat saja dimana kau membenci sehun dulu. Manusia es yang begitu sombong dan sok tampan" kata baekhyun memberi solusi

"tidak bisa, dia memang tapan sekarang baek" kata luhan sambil mempoutkan bibirnya

"sehun appa memang tampan" kata joonyi tiba-tiba

"sangat tampan jika kau tahu, joonyi" jawab luhan

Joonyi, anak pertama dari suho dan lay hanya mengangguk mengerti dengan penuturan tegas yang luhan paparkan.

"sejak kapan luhan eonni berubah begini?" tanya kyungsoo heran sambil terkekeh pelan

"setelah bertemu dengan oh sehun lebih tepatnya" ujar baekhyun

"anak-anak ayo berangkat, sehun dan yang lain sudah dialtar" ujar heechul

"eottokeeeee" rengek luhan semakin keras

"semua akan baik-baik saja" kata xiumin

Xiumin dan lay langsung mengapit lengan tangan luhan kiri dan kanan, sedangkan joonyi, kyungsoo dan baekhyun mengikuti dibelakangnya.

Luhan memasuki mobilnya dan dengan perasaan yang gugup ia melewati perjalanan menuju altar. Sesampainya disana, tampak hangeng yang telah berdiri didepan pintu altar. Ia siap mengantar luhan kedalam altar yang membawanya kesehun didalam sana

Luhan berjalan sambil menahan kegugupannya, namun hangeng tahu jika luhan tampak begitu gugup saat ini.

"kau gugup?" tanya hangeng saat luhan merangkul lengannya

"sangat" jawab luhan

"semua akan baik-baik saja, sehun menunggumu. Dia sangat tampan" goda hangeng

"jangan biarkan aku terjatuh didalam sana karena sehun, aboji" pinta luhan

"tak akan, aku menjagamu, jangan khawatir" kata hangeng

"terimakasih aboji" jawab luhan

"kita masuk sekarang" kata hangeng memberi aba-aba

Luhan mengangguk. Luhan pun mulai berjalan memasuki altar yang tengah dipenuhi banyak tamu. Gaun pengantin yang begitu indah melapisi tubuh luhan, membuat luhan berlipat-lipat tampak sangat cantik. Menampilkan kaki jenjangnya dari depan benar-benar membuatnya seperti barbie ketika berjalan.

Gaun depannya yang pendek dan gaun belakangnya yang panjang benar-benar cocok untuk luhan. Jangan salahkan gaun mahal itu yang tampak begitu indah ditubuh luhan, sehun memesannya langsung dari desainer terkenal diparis. Ditambah rambutnya yang ia curly, dipasang juga bandana dengan renda dikepalanya dan dibiarkan beberapa helai rambutnya kedepan, benar-benar terkesan cantik (bayangin style sooyoung waktu nyanyi marry you –snsd ft exo. Tapi gaun belakangnya dibuat lebih panjang lagi)

Kyungsoo yang kini berdiri disebelah kai, baekhyun disebelah chanyeol, xiumin disebelah chen dan lay disebelah suho, mereka tersenyum bahagia melihat luhan dan sehun tampak begitu tampan dan cantik.

Bagaimana sehun tak tampan, rambutnya hitam ia sedikit dinaikkan dibagian poninya. Hanya dengan rambut yang dia naikkan dipadu sengan tuxedo putih dan wajah dingin yang tampan. Sehun terlihat begitu sempurna disana

Hangeng kemudian memberikan lengan luhan ke sehun. Luhan yang masih terus tersenyum manis, kini berpindah ke sebelah sehun

"kau cantik" puji sehun

"kau juga sangat tampan" balas luhan

Keduanya kini menghadap ke pendeta yang telah siap menikahkan mereka. Sang pendeta mengatakan janji-janji suci itu dan diikuti oleh luhan dan sehun yang diakhiri dengan kata 'saya bersedia'

Janji suci itupun berakhir. Kini baik luhan dan sehun resmi menjadi pasangan suami istri. Luhan dan sehun akhirnya bernafas lega setelah melewati sesi pernikahan mereka kepada sang pencipta

"yak! Sehun babo! Tunggu apa lagi?!" teriak chanyeol

"cepat cium istrimu, idiot!" teriak chen

"kalau kau tak mau, aku mau menciumnya!" pekik kai yang kemudian dihadiahi oleh tatapan geram sehun dan cubitan kecil kyungsoo diperutnya

"cepat cium!" teriak suho

Sehun kemudian menatap luhan sambil tersenyum. Senyumnya terlihat begitu tampan hingga membuat sendi-sendi luhan melemas seketika

"mereka menyuruhku, aku tak mungkin tak menunjukkan kejantananku ketika menciumu dihadapan mereka kan?" tanya sehun

"aku tahu. Kiss me" kata luhan

"I will" jawab sehun cepat

Sehun langsung melumat bibir luhan disana. Tanpa memperdulikan bagaimana teriakan riuh para tamu yang tengah melihat aksi panas mereka. Mereka saling melumat tanpa basa-basi lagi. Bahkan sehun benar-benar mendominasi sekarang.

"apa sehun akan memakan luhan eonni?" tanya baekhyun

"apa sehun belum makan saat sebelum kealtar tadi?" tanya kyungsoo

"sehun mungkin akan memakan luhan, baek" jawab chanyeol sambil terkekeh

"sehun terlalu panik saat akan kemari, sayang" kekeh kai

Chen dan suho hanya diam sambil menutup mata anak mereka yang sedang digendongnya. Mereka masih mencintai anak mereka, mereka tak ingin meracuni otak polos mereka dengan adegan saling memakan yang sehun dan luhan lakukan. Setelah beberapa menit kemudian, sehun melepaskan ciuman mereka. Luhan dan sehun kemudian saling melempar senyum satu sama lain.

"saranghae" kata sehun saat mengakhiri ciuman mereka

"nado saranghae" jawab luhan

Perlahan satu persatu para tamu meninggalkan altar. Menyisakan para member exo dan pasangaan mereka masing-masing. Kemudian mereka pun berkumpul untuk berbincang-bincang sebentar

"selamat sehunah, akhirnya kau mengakhir kebodohanmu" kata kai

"luhan, selamat kau telah sabar menunggu sehun idiot ini" ujar xiumin

"yak! Berhenti mengataiku bodoh" gerutu sehun

"bukankah kau memang seperti itu?" timpal chanyeol

"asal kau tahu saja lu, ia hampir datang ke altar dengan boxer spongebobnya" ujar kai

"yak!" omel sehun

Semua kemudian tertawa dengan apa yang diceritakan kai tentang kebodohan sehun sesungguhnya.

"permisi" kata seseorang diantara perbincangan mereka

Mereka pun menatar sepasang kekasih yang tak asing bagi mereka. Benar-benar tak asing. Bahkan mereka dapat mengenalnya dengan baik

"KRIS HYUNG!" pekik chen

"hyung!" pekik yang lain dan kemudian menghambur memeluk kris

"hai, bagaimana kabar kalian?" tanya kris

"yak! Bodoh! Kenapa kau meninggalkan kami?" omel suho

"kemana saja kau selama ini hyung?" tanya kai

"apa ini zitao? Lalu siapa anak ini" tanya chanyeol

"hyung! Kau kejam" omel sehun

"mian, aku harus pergi. Ah iya, ini zitao, istriku dan ini sophia anakku" kata kris mengenalkan zitao

"annyeonghaseyo"sapa zitao

"hello, sophia imnida" sapa sophia

"aigoo,berapa usiamu sayang?" tanya xiumin

"3 tahun, aunty" jawa sophia sopan

"ayo kenalkan, ini joonyi dan ini daemin" ujar lay

"hai eonni, joonyi imnida"

"hai noona, daemin imnida"

"aigoo, lucu sekali kalian. Joonyi anak suho-lay dan daemin anak chen-xiumin?" tanya zitao

"kau benar sekali" balas xiumin

"omo! Kalian telah menikah? Dan memiliki anak?" pekik kyungsoo dan baekhyun bersamaan

"beberapa tahun yang lalu kami menikah" jawab kris sopan "ah, sehun selamat atas pernikahanmu" ujar kris

"terimakasih karena kau datang, hyung" ujar sehun "emm...tapi...aku harus pergi untuk, ya kalian tahu apa yang pasangan baru kerjakan setelah menikah kan?" tanya sehun

"haha, kami tahu" kekeh chanyeol

"pergilah" usir kai

"aku akan pergi, tapi kris hyung harus berjanji untuk bertemu lagi besok" ujar sehun memaksa

"aku tak bisa janji. Kami harus kecanada" kata kris

"ayolah hyung, kalau begitu tukarkan id kakaotalk, line, atau apapun agar kia bisa saling berhubung. Meskipun kau meninggalkan exo, bukan berarti kau meninggalkan kami kan?" paksa sehun

"sehun benar! Ayo tukarkan idmu pada kita!" paksa chanyeol

"sophia bantu kami memaksanya" pinta chen

"daddy, ayolah. Jangan biarkan paman-paman ini merengek" kata sophia

"memangnya kenapa sayang?" tanya zitao

"rengekan mereka terdengar begitu mengerikan, mommy" jawabnya jujur

"eey, naga! Kau ajarkan apa ke anakmu?" omel suho

Kris hanya kekeh dan mengalah, ia kemudian menukar idnya dengan member exo yang lain. Setelahnya sehun langsung membawa luhan pergi dari kerumunan itu dan membawanya keapartemennya

..

"ngghhhhhh" desah luhan ditengah kegiatan panas mereka

"semmppp...hunmph...niehhhhhh...sakithhhhhmmppphhh" desah luhan terus menerus

Sehun dengan terus menerus menghajar tubuh mungil luhan yang terus menerus. Tanpa ampun sehun menyodok lubang ketat milik luhan

"ini...sangat...sempithhhh...meskipun kita...berkali-kali...melakukannya...lubangmu...tetap menelan... penisku dengan...rakus...lu" kata sehun

Ya, meskipun berkali-kali luhan dan sehun melakukannya, lubang ketat milik luhan tetap menelan penis sehun.

Kalian pasti bertanya mengapa mereka melakukan itu berkali kali dan berkali-kali juga sehun menyemburkan benih cintanya kedalam lubang luhan tapi sampai saat ini luhan masih belum hamil. Bukan karena sperma sehun dengan kualitas buruk atau luhan mengalami kemandulan.

Sebenarnya, beberapa tahun yang lalu luhan telah hamil beberapa bulan. Sehun dan luhan sangat senang kala itu. Namun karena sehun sibuk dengan jadwal panggung dan luhan yang terlalu kelelahan, luhan mengalami keguguran.

Rahim luhan termasuk rahim yang cukup lemah. Berkali-kali ia mengalami keguguran. Berkali-kali juga luhan menangis karena ia merasa menjadi ibu sangat buruk sebab ia tak bisa menjaga janinnya sendiri. Namun baik sehun dan keluarganya selalu menenangkan luhan, mereka mengatakan jika memang luhan belum saatnya memiliki anak.

Dan setelah pernikahan ini, sehun bersi keras untuk meluangkan waktunya merawat luhan. Ia tak akan membiarkan luhan kelelahan. Kali ini sehun benar-benar berniat memiliki anak. Ia benar-benar menginginkan benihnya berkembang didalam sana

Mugkin beberapa bulan yang lalu, ia masih cukup cuek tentang luhan yang mengalami keguguran karena dirinya memang belum siap untuk menjadi ayah. Namun kali ini ia benar-benar siap untuk menjadi ayah. Ditambah dengan lay yang tengah memiliki joonyi berusia 2 tahun, xiumin dengan daemin yang berusia 1 tahun, baekhyun yang hamil 7 bulan dan kyungsoo 5 bulan.

Ia tak mau dicap jika spermanya berkualitas buruk. Ia benar-benar membulatkan tekat untuk menjadi ayah yang baik. Karena selama ini suho, chen, chanyeol dan ka tak berbeda jauh dengannya. Bahkan istri mereka juga mengalami hal yang sama dengannya. Namun karena bulat tekat mereka ingin menjadi seorang ayah, akhirnya sebuah malaikat kecil dapat tubuh diperut istri mereka

Sehun kembali mengeluarkan cairannya kedalam lubang luhan. Ia kemudian membiarkan kejantanannya tertanam disana beberapa saat. Ia ingin benihnya benar-benar masuk secara sempurna dan berkembang didalam rahim luhan.

Setelah sehun rasa semua spermanya masuk sempurna di lubang luhan, ia melepaskan kejantanannya dari sana. Sehun kemudian tersenyum dan mencium sekilas perut datar milik luhan

"tumbuhlah dengan baik nak, eomma appa benar-benar menanti kehadiranmu" ujar sehun mencium perut luhan

Sehun kemudian beranjak keatas untuk mencium bibir luhan. Disana ia melihat luhan yang sedang tersenyum manis dihadapannya

"istirahatlah, aku tak akan membiarkanmu kelelahan. Tidak lagi untuk keguguran yang kesekian kalinya" ujar sehun protektif

"gomawo" jawab luhan

"jaljayo, baby lu" ujar sehun

"saranghae, sehunie appa" kata luhan sambil menyesapkan wajahnya kedada bidang sehun

"nado saranghe, lulu eomma" jawab sehun sambil mencium rambut luhan

Luhan dan sehun langsung terlelap dalam tidurnya. Yang sehun inginkan saat ini adalah membuat keluarganya bahagia. Hadirnya sebuah malaikat kecil diantara mereka pasti akan membuat kehidupannya bertambah sempurna

Masalah fans, sehun tak memperdulikannya lagi. Ia benar-benar cukup usia saat ini. penolakan-penolakan yang dulu ia rasakan, tak lagi ia rasakan. Fansnya kini telah memiliki kehidupannya masing-masing meskipun beberapa dari mereka memang masih mengidolakan dirinya

Kini kehidupan sehun hanya ada luhan dan kehidupan luhan hanya ada sehun. Baik luhan maupun sehun kini benar-benar terlihat sebagai pasangan yang cocok. Sekalipun sehun tak menikahi luhan dialtar seperti pagi ini, sehun akan tetap membuat luhan bersamanya selamanya. Tapi karena manusia juga membutuhkan status, ia menikahi luhan.

Hanya sehun yang dapat membuat luhan jatuh cinta dan hanya luhan yang dapat membuat sehun tergila-gila. siapapun percaya dan yakin jika luhan dan sehun memang ditakdirkan untuk bersama. Karena mereka saling mencintai meskipun awal kisah mereka memang cukup rumit. Dan cinta mereka dimulai dari pertengkaran konyol sebuah tetesan salju.

.

.

.

.

.

END

Yeah, ini serius END!

Selesai sudah cerita ini, gatau harus seneng apa sedih dengan berakhirnya cerita SNOWFLAKE ini. Cerita yang darijaman jahiliyah akhirnya selesai juga. Maaf jika endingnya mengecewakan ehehehe

Yuk lah di review ini cerita seperti apa sebenernya dari awal sampai akhirnya. Kan udah ending nih, yang belum review ayolah review

Terimakasih buat yang udah nungguin FF ini, yang udah ngikutin dari awal sampai akhir. Mungkin buat author yang udah pro 500 review dengan 21 part mungkin dibilang sedikit, tapi buat aku pribadi makasih banget yang udah meluangkan buat revie dan baca ff ini

Sampai ketemu di cerita berikutnya yang gabisa janjiin kapan mau bikin new story. Pokoknya maaf kalo ada salah dan kurang dari ff ini dan makasih semuanyaaa

Ditunggu reviewnyaaaa

REVIEW JUSEYO \^_^/