Title: Camp Rock
Author: Ryuu-chan desuuu
Rating: T

Chapter 1

Last Day of School

JREEENG!!!!

Pagi yang hening itu terganggu oleh musik metal yang berasal dari kamar gadis bermata biru langit itu. Gadis itu belum juga terbangun. Tidak terlihat sebabnya. Disebelahnya headset dipasangnya dengan volume penuh. Tapi entah kenapa musik headset yang bervolume penuh dan sedang memainkan salah satu lagu rock tidak membantu musik alarm itu membangunkan gadis itu. Astaga, ternyata dia telah menyumpal telinganya dengan gabus, seperti yang di Tom & Jerry.

Pintu menjeblak terbuka. "NARUTOOOOOOO!!!!!" Ibu anak itu, Kushina, terbangun karena suara bising dari kamar gadis itu. Naruto belum juga terbangun dan Ibunya mengguncang-guncangnya. Akhirnya dia terbangun juga.

"Eh...Mum," katanya takut-takut dengan muka inosen dan segera mematikan musik metal itu dan juga mencopot kabe headset. Sayang sekali, itu juga salah karena tiba-tiba lagu After Life dari Avenged Sevenfold mengalun keluar dari Ipodnya. Ibunya mengambil Ipod itu.

"Kalau...sekali lagi...Mum dengar...alarm ini berbunyi, maka Mum akan merusakkan semua CD Connecticut 3-mu!" bentak Kushina seraya menutup pintu keras-keras. Naruto terdiam dan segera menyalakan keyboardnya dan bernyanyi pelan-pelan salah satu lagu yang dibuatnya sendiri.

Selesai lagu yang masih setengah jalan itu, dia langsung mengangkat tasnya yang bergambar Emily, dan seraya mengambil sebuah notes berjudul "Sherry Song's". Lho? Siapa Sherry? Sherry adalah nama yang dibuat Naruto di sekolah agar orang-orang tidak berkesan namanya itu seperti seorang cowo.

Naruto duduk di kursi meja makan, tanpa melihat roti yang ada didepannya dia langsung melahapnya dan sadar apa isi roti itu dan meludahkannya. "CUIH! Roti apa nih!" dia membuka roti itu, dan terkejut apa yang ada didalamnya...

Sarden, bercampur mustard dan mayones. Suara terkekeh geli terdengar dari dapur.

"Kau tidak hati-hati" sahut cowo berambut hitam itu, dia adalah Kiba, sahabat sekaligus PIC (partner in crime) Naruto yang jail. "Idiot aparentice, ini rotimu yang sebenarnya."

Dengan sigap Naruto menangkap roti itu. Tapi sebelum memakannya dia membuka lapisan roti itu. Huf...meses coklat. Jangan sampai selai coklat yang bercampur kacang yang sudah dihaluskan karena di BENCI kacang. Kushina muncul dari dapur dan terkekeh melihat kejadian itu. Dia memegang brosur Camp Rock di tangan kanannya.

"Lihat apa yang Mum temukan, brosur Camp Rock," kata Kushina sambil menyodorkan brosur itu pada Naruto. Wajah Naruto terlihat excited. "Ibu juga menemukannya di bawah bantal, lemari, dicelana kamu, jaket ayah, dan dibalik sepatumu dan didalam bot Mum."

Kiba terkekeh. Dia memakan setangkup roti berisi kacang dan coklat.

"Tapi maaf sayang, kamu ngga bisa ngikutin camp itu," ucap Kushina. Kiba langsung menatap Naruto iba. Naruto menunduk kecewa. "Maaf, kamu tau kita kan lagi di masa susah-susahnya...lagipula usaha katering kita kan lagi dikit yang mesan, maaf ya nak."

"Ee...gapapa Mum," kata Naruto pura-pura ceria sementara Kushina menghela nafas panjang, khawatir akan anaknya itu. Naruto menyalakan TV dan langsung mengganti chanel ke salah satu channel musik. Terlihat langsung salah satu anggota Connecticut 3, yang digemari Naruto, Uchiha Sasuke. Naruto langsung dengan saksama menonton acara itu.

"Artis anggota Connecticut 3, Uchiha Sasuke, tertangkap sedang mabuk-mabukan di salah satu bar di kota Aphordite yang penuh dengan bandar-bandar narkoba. Tapi menurut tes dia sama sekali tidak mengonsumsi narkoba" kata pembaca infotaiment itu.

"Anak yang mempunyai segalanya, pamor dan apapun, tapi sayang sekali kelakuannya begitu," keluh Kushina. Dan setelah itu dia memandang Kiba. Kiba mengangkat bahu karena tidak punya ide bagaimana caranya agar Naruto tidak bergaul dengan orang seperti Sasuke. "Oh, ya, Kiba, gimana dengan pacarmu?"

"Eh—siapa? Hina-chan?"

"Iya, Hyuuga, keluarga yang kaya raya itu, apakah Hinata baik?"

"Te—tentu saja," kata Kiba. Wajahnya agak blushed karena pertanyaan Kushina yang tadi. Naruto menyadari itu dan segera mengambil tasnya dan berkata,

"Ayo Kiba. Mum berangkat dulu, aku ngga mau terlambat di hari terakhir sekolah," ajak Naruto seraya menarik tangan Kiba. Kushina tersenyum.

Setelah mereka pergi, Kushina bergumam, "Anak-anak jaman sekarang..."

XDXD

Naruto mengeluh. Dia kesal kenapa dia tidak bisa mengikuti Camp Rock...lagi. Saat dia ingin menuju lokernya..

BRUGG

Mukanya tertubruk oleh salah satu teman sebelah lokernya. Sampai jatuh. Roknya tersibak saat jatuh dan orang-orang di sekitarnya tertawa terbahak-bahak. Dia melihat yang menyebabkannya 'mencium' pintu loker. Astaga. Cewe paling menyebalkan sejagad raya ini. Ino. Ino tidak mengenali Naruto karena topi yang menutup wajah Naruto.

"Babi kau" umpat Naruto. Sementara itu Ino hanya menyeringai geli. Naruto membuka lokernya, mengambil barang-barangnya. "You a pain in ass after all!"

Ino terdiam sementara Naruto membanting pintu lokernya keras-keras. Lalu orang-orang menyadari siapa itu. Sherry Naru Uzumaki, anak perempuan anggun yang tak pernah mengucapkan kata-kata kotor; Naruto membuang topinya sampai terdengar bunyinya di koridor yang mendadak hening. Rambut panjangnya terurai, dan Naruto mengikatnya. Lalu temannya sekaligus 'anak buah' Naruto datang.

"Sherry! Tebak siapa yang menang turnamen tadi! Tim kita!" jeritnya senang, dia adalah Konohamaru. "Sherry ada apa? Sherry, ayo kita jalan. Sherry jadi ke Camp Rock?"

"Ngga...aku ngga bisa."

"Oh sayang sekali!" kata Konohamaru penuh rasa iba. Dia menyodorkan sebuah tes. "Ini dari Bu May. Katanya nilai musikal kamu bagus banget. Ulangan tertulisnya juga lumayan lho Nii-san!"

"Thanks, Konoha-chan," kata Naruto sambil berjalan.

XDXD

Naruto pulang masih dengan rasa kesal. Dia mendapati ibu dan ayahnya sedang berada di halaman belakang, memanggang hamburger spesial Kushina Catering. Kushina dan Minato melihat wajah Naruto yang masih kusut.

"Makan apa kita hari ini?"

"Hamburger..." kata Kushina. Naruto menghela nafas panjang. "Hamburger spesial kita!"

"Oh cukup" Minato terkekeh. "Beri tahu dia, Kushina, beri tahu."

"Tapi dia baru pulang sekolah..." protes Kushina. Minato memandangnya. "Ah...sudahlah. Naruto, kamu bakalan pergi ke Camp Rock!"

Seketika wajah Naruto menjadi cerah. Dia memeluk kedua orang tuanya. "Terima kasih, terima kasih, terima kasih!!!"

"He...Mum dapat diskon karena katering kita akan dipekerjakan disana. Maka bantu Mum, oke?"

"Yey! I love you, Mum, Dad!!"

Jadi, Naruto akan pergi ke Camp Rock...tapi dia tidak tahu apa yang menunggunya disana...

Cuplikan Episode Selanjutnya...

"He, Sasuke, kau nakal belakangan ini. Kau akan ditempatkan disini...sementara."

"Aniki! Hei, Aniki! Jangan pergi dulu! Kenapa aku harus ditempatkan disini?!"

"Orang bilang aku punya segalanya, tapi sebenarnya aku tidak punya segalanya"

"Namaku Naruto. Uchiha Sasuke, kan?"

"Nama anak itu...Sherry?"