Chap 2

.

.

.

Sang Naga yang dikenal dengan nama
'Dreamer Of Dragon'
atau dengan nama lain

The Gread Red

sang kaisar dewa Naga
penjaga celah antar dimensi baru saja meninggalkan bekas retakan besar dimensi yang memperlihatkan salah satu Dunia penghuni makhluk ciptaan Kami-sama yang terkutuk dari singgasana Sang Kami-sama dari tempat yang dinaungi makhluk yamg derajatnya lebih tinggi dari makhluk yang telah dikutuk, sekarang terlihatlah Sebuah dunia yang penuh aura negatif dari segala hawa nafsu yang menyesatkan langit yang gelap keunguan,
Ya itulah dunia bawah atau dikenal dengan Underworld yang sepenuhnya dihuni oleh pihak terkutuk dari semua ciptaannya, yaitu bangsa para iblis dari semua golongan,

Disaat ini Underworld sedang terjadi perperangan antara kubu yang saling bertentangan dan salah satunya adalah kubu fraksi pengikut pemerintahan Maou Satan yang lama bergabung dengan Komplotan Teroris Chaos Brigade Yang di pimpin oleh salah Satu Kaisar Naga Tanpa batas, 'Ophis the Ouroboros Dragon dan Kaisar dewa naga tanpa batas' juga ikut andil dalam perperangan yang terjadi di Underworld melawan Para fraksi Maou Satan dalam era pemerintahan yang baru setelah mencetuskan Perjanjian Damai Antara Tiga fraksi besar dalam seluruh makhluk hidup ciptaan Sang Kami-sama.

Iblis, Malaikat dan Malaikat jatuh(pembangkang) yang setelah Aliansi Perdamaian terbentuk maka Yang sangat menentang adalah dari pihak Iblis sendiri Fraksi Maou pemerintahan yang lama,

Perperangan yang sedang berlangsung meluluhlantahkan keaadaan Underworld saat ini, banyak korban dari pihak Iblis sendiri, dengan keadaan Salah Satu kota pusat terbesar di Underworld hancur, banyak puing-puing bangunan yang bertebaran, isak tangis ketakutan terdengar pilu dari para Kaum terlemah iblis, ledakan terjadi dimana-mana,
Para pasukan dalam kerajaan melawan para pemberontak, salah satu pemimpin dari Fraksi Malaikat jatuh juga ikut membantu dalam perperangan ini dari pihak pendukung pemerintahan Maou yang baru yaitu Azazel dengan perawakan yang tegas saat ini, namun terlihat santai akan pembawaannya setelah cukup banyak Dia membabat habis para pemberontak,
Sekarang Azazel, dihadang oleh salah satu mantan Maou pemimpin pemerintahan yang lama yaitu Creuserey,

"Nah, Fafnir bantu aku sedikit ya" ujar Azazel sambil menunjukan salah satu Sacred gear yang telah Dia kembangkan dengan melakukan perjanjian Kontrak dengan salah satu raja naga terkuat Fafnir dari kaum Para Naga dan bertepatan sebelum Azazel memasuki mode Balance Break.
Didepannya muncullah portal sihir yang berlambang dari salah satu kaum bangsawan iblis yaitu Klan Gremory, yang menampakan sosok salah satu pimpinan Mauo era pemerintahan baru yaitu Dia adalah Sirzech Gremory atau Dikenal dengan Mauo Sirzech Lucifer.

.

Melihat kemunculan Sirzech didepan Mantan Maou Dari pemerintahan Lama yaitu Creuserey Asmadeus membuatnya semakin geram,
"Creuserey, agar spesies Iblis tetap ada, tak perlu perang di Underworld ini" ujar Sirzech tenang.

"Kau yang berkomplot dengan Malaikat dan Malailat Jatuh tak berhak berbicara dengan membawa nama iblis" balas creuserey marah sambil menunjuk Sirzech dan Azazel didepannya

Azazel yang hanya diam Akhirnya membalas perkataan Creuserey " orang yang kurang bahagia ikut bergabung dengan Komplotan Teroris Dari berbagai Fraksi tak pantas berkata seperti itu" jawab Azazel santai

"Creuserey" panggil Sirzech tajam, "aku sebagai Seorang Maou Satan akan ku lenyapkan siapa pun yang menentang perjanjian damai diantara tiga Fraksi yang saat ini"

Dan setelah itu Sirzech menciptakan sebuah Bola energi pemusnah andalan Dari Klan Gremory untuk melenyapkan sang penentang didepannya, dan bole energi itu ditembakkannya kedepan mengenai sang Target hingga aura dari bola energi tersebut melebar yang melahap habis tanpa sisa
"Dasar kurang ajar, kenapa aku bisa kalah". teriak Creuserey sebelum musnah dan setelah musuhnya musnah Sirzech berbalik menatap Azazel
"Ular yang ada dalam dirinya telah kumusnahkan" katanya singkat dan Azazel pun hanya menganggukan kepalanya namun ada yang aneh dengan sacred gear milik Azazel yang mengeluarkan cahaya peringatan menandakan ada yang datang Dari kaum Naga dan saat melihat sekeliling Azazel melihat
"Ohh, Rupanya Kau datang juga ya". sapa Azazel Santai kepada seorang gadis Remaja didepannya dengan ciri rambut hitam sepunggung pakaian Hitam putih yang sedang mengambang

"Lama tak Jumpa Azazel" balas sang Gadis dengan nada Datar
Dan Azazel beserta Sirzech memposisikan Dalam keadaan siaga, karena Gadis tersebut bukanlah gadis biasa, Dia lah dalang dibalik terjadinya perperangan ini, dan sang gadis adalah Jelmaan dari Sang Kaisar Dewa naga tanpa batas yang dikenal dengan Ophis

"Ophis meskipun Kau muncul kami pasti akan mengalahkanmu" kata Azazel tenang dan Sirzech pun
"Ophis Sang pemimpin dari koplotan teroris bernama Chaos Brigade, apa Maksudmu melakukan Semua ini?" tanya Sirzech tajam.
Maka Ophis pun menjawab "percuma, kalian takkan bisa mengalahkanku. Akulah Sang Tanpa batas" sambungnya datar
" dan perperangan ini adalah kemauan para Pihak Satan Maou pemerintahan lama, aku sebagai pimpinan dari Chaos Brigade hanya menyediakan sedikit kekuatan yang mereka butuhkan" jelas ophis dengan tenang

" apakah kalian tahu, semenjak awal perperangan dimulai apakah kalian tidak merasakan kekuatan yang sangat besar diatas sana" pandang Ophis kelangit kelam dengan tatapan kosong
" kekuatam yang mungkin setara dengan Sang Naga Impian, Gread red, dengan pancaran energi berbeda dari semua makluk didunia ini, cobalah kalian perhatikan langit" tunjuk Ophis

Mereka pun melihat ke arah langit sehingga mata mereka membulat melihat sesuatu dibalik retakan dimensi yang menampakan sesosok bayangan yang membuat mereka terkejut.

.

.

.

Disisi lain pertempuran yang dialami oleh adik Sirzech Gremory yaitu Rias gremory dan para budaknya bergabung dengan Kelompok dari Sona Sitri sedang sibuk melawan para pemberontak yang dipimpin oleh Dua Bangsawan besar kaum iblis yaitu

Diadora Astaroth dan Shalba Belzeebub bersama para pasukannya terjadi pertempuran yang sengit terjadi ledakan dimana-mana para anggota di kelompok Rias dan Sona sudah mulai terlihat kelelahan dengan baju yang compang-camping luka yang menyabet seluruh tubuh, namun semangat juang tempur mereka masih menyala.

"Issei tingkatkan penggandaan Sacred Gear kamu" perintah Rias
"Ha'i Buchou" paham Issei mulai meningkatkan Boosted Gear nya, setelah merasa Cukup Dia pun memberikan kode ke Rias, sekilas Rias memandang ke arah tempat Sona bertahan dari serangan para Iblis pemberontak hanya menganggukan kepalanya tanda mengerti,

"Saji, hubungkan Tali kutukan Sacred Gear Vitra keseluruh anggota kita dan rias, maka salurkan Kekuatan Boosted Gear Issei secara merata" teriak Sona

Maka Saji pun melepaskan Cambukan Tali kutukan Vitra keseluruh Anggota Sona dan Rias dia pun mulai menyerap kekuatan Issei,
Para anggota yang Rias dan Sona pun mulai merasakan efeknya, setelah itu Saji pun melepaskan tali tersebut.

"Baiklah, semuanya Siapkan formasi menyerang," perintah Rias,

Sona pun tak mau kalah mulai mengomamdoi taktik bertahannya, " Kalian semua pergi kesisi anggota Rias, dan siapkan sihir pelindung kalian, karena ini adalah Serangan penghabisan"

"ha'i"..

"mengerti kaichou"
"siap"

Balas para anggota Rias dan Sona, dan Rias pun Mulai mengumpulkan energi pemusnahnya hingga level tertinggi,
Disisi lain anggota Rias, Akeno menyiap Sihir Halilintarnya dalam skala besar
Dan tak tinggal Kiba, Koneko dan Issei beserta Xenovia mulai menggumpulkan kekuatan sihir andalan Mereka dengan posisi mereka membentuk sebuah lingkaran dan mereka pun melepaskan jurus andalan mereka masing-masing untuk membabat habis seluruh pasukan pemberontak sehingga terjadi ledakan beruntun yang sangat besar menghancurkan area sekitar pertarungan tersebut.

Melihat hal itu, Diadora dan Shalba segera mengaktifkan sihir mereka dalam skala besar dengan melepaskan semua kekuatan mereka di lipat gandakan dengan kekuatan pemberian Ophis hingga lingkaran sihir dengan lambang campuran ular tercipta diatas posisi kelompok Rias dan Sona.
Semakin lama lingkaran sihir tersebut bercahaya biru kehitaman yang siap menghantam semua iblis yang ada dibawahnya dengan kekuatan penghancur yang kuat,

'Sssshhhhhuuuuuuuuusssstttt' bunyi lengkingan cahaya penghancur merambat kebawah dan.

"Ddduuuaaaaaaarrrrrrrr" akhirnya meledak mengenai target sihir tesebut. Kehancuran yang menciptakan kawah besar yang dalam jejak sisa ledakan

Namun, dibalik asap ledakan terlihatlah sebuah kubah yang berwarna semerah darah, seakan melindungi sesuatu didalamnya dan secara perlahan aura kubah tersebut menyusut kedalam tubuh seseorang anggota kelompok Rias yaitu Issei, aura tersebut langsung membungkus tubuh Issei dan membentuk Armor Khusus Balance breaker milik Issei namun ada yang aneh terjadi pada issei, bahwa sepertinya bukan seperti issei yang biasanya, yang terlihat aura kekutan secred gearnya banyak mengandung energi Negatif

Ddraig sang Naga yang mendiami tubuh Issei mulai Angkat melalui secred gear milik issei,

"hohohho, Rias Gremory dan kalian semua, sebaiknya kalian menjauh dari Issei dari sekarang. Karena..."

Aura issei semakin menggila "Kalian Shalba Dan Diadora kah, telah membangunkan sisi kekuatan ku yang terkutuk" dan meledaklah aura semerah darah sekeliling Issei yang membuat teman-teman nya menjauh untuk menjaga jarak.

"Issei, Issei sadarlah" teriak Rias dengan air mata telah menetes, karena dirinya paham akan kesakitan Issei yang derita dalam aura tersebut.
"Issei-sannn" teriak Asia yang mulai ketakutan.

Dengan perlahan Issei melepaskan berbagai permata hijau diseluruh balutan armor merahnya, permata yang bercahaya redup sedikit menampakan banyangan seperti makhluk yang mengerikan bagai ingin mengiring intonasi Suara Issei yang melafaskan sebuah mantra terkutuk.

"Aku seorang yang bangkit, Sang Naga yang telah merampas prinsip dominasi dari Kami-sama"
Aura kemerahan tersebut semakin meningkat.
"aku tertawa pada ketidak batasan dan berduka pada Impian yang akan menjadikanku Sang Naga Merah Dominasi"
Aura tersebut membumbung tinggi kelangit yang kelam hingga memudar menampakan sosok Issei dalam wujud Armor yang menyerupai Naga yang mengerikan.

"Juggernaut Drive"...

"Gggrrrrooooooaaaarrrrr" auman suara yang memekakan telinga, dengan sayap yang membentang lebar dikedua sisinya, menatap bengis kearah Iblis yang melayang diatasnya.

"a.. yang terjadi?" Tanya ketakutan Shalba yang melihat Armor menyerupai Naga menatapnya tajam.
"Aku juga tak tahu, yang jelas ini pertanda buruk" balas Diadora mencoba tenang yang sebetulnya tubuhnya sudah menggigil ketakutan
Dan tanpa terlihat Issei dalam Armor nya telah melesat secepat kilat kedepan musuhnya dan menghantam dengan kibasan tangan besarnya kepada kedua Musuhnya hingga terlempar jatuh kebawah terhantam kuat ditanah.

.

.

.

.

Jauh dari area pertarungan Issei, terlihatlah seperti sayatan yang memotong kecil seperti celah dari ketidak adaan membelah yang menampakan empat Sosok yang menatap ke Arah pertarungan issei.

"Ohh, ternyata sudah bangkit ya" ujarnya pelan sambil tersenyum pysco

.

.

.

.

Tersadar, akhirnya sang pemuda berambut kuning kemerahan mulai membuka mata nya yang mempunyai bola mata berwarna biru gelap dengan garis vertikal merah ditengah bola matanya, mencoba untuk bangkit sambil menatap sekelilingnya, yang hanya di penuhi pepohanan yang aneh menurutnya dan dirinya pun menatap ke arah langit yang membuatnya mengernyitkan keningnya bingung, ya bingung akan pencahayaan langit yang berwarna ungu yang kelam,
Tubuhnya terasa sangat lelah, dan ada beberapa bagian yang terasa sakit. Pakaian yang sudah tak layak pakai yang menyisakan celana panjang hitamnya sudah robek sana-sini

Pendengarannya pun menajam, tak kala sang pemuda mendengar suara ledakan demi ledakan walau itu terjadi ditempat yang jauh dari posisinya saat ini, dan ketika Dia memaksakan untuk berdiri. Dirinya hampir kembali jatuh ketika dirinya merasakan aura keadaan alam sekitar banyak mengandung energi negatif yang membuat dirinya sesak.
Dan dengan sekali hentakan, Sang pemuda melepaskan saluran Chakra milik Kyubi keseluruh peredaran chakra normalnya di titik tanketsu chakra tubuhnya, sehingga dirinya bisa mengembangi penyesuaian tubuhnya dengan peredaran aura negatif sidunia ini.

"Dimana Lagi ini?" Tanya Sang pemuda bernama Uzumaki Naruto entah kepada siapa..

.

.

.

See you chap depan.