Next chap.
Langsung saja...
.
.
.
.
...'Ddduuaaarrrr'...
...'ddduuuaaarr'... wussshh'..
..'dduAaarr'..
Ledakan demi ledakan terjadi, kehancuran dimana-mana pertarungan kedua kaisar Naga Surgawi Legendaris yang bahkan ditakuti oleh Kami-sama dan ketiga Fraksi yang melakukan perperangan sejak dulu kala sangat takut dan menyunjung tinggi para Kaum Bangsawan Naga.
.
.
.
Para pihak dari Fraksi Iblis mulai melaksanakan Rencana untuk memisahkan Kedua Naga tersebut, yang dibantu oleh Bagian Dari Tim Vali, Bikou, Arthur dan Kuroka ditambah dengan Petinggi Malaikat Jatuh yaitu Azazel, hingga Azazel sendiri telah memunculkan Sang Raja mimpi Naga Fafnir, Raja Naga reingkarnasi Iblis Tannin dan Raja Naga legenda Mitologi cina Naga Yuulong, juga akan ikut serta untuk memisahkan Kedua Naga yang sedang bertarung,
Sirzech dan para Maou yang lain telah melihat semua telah berkumpul dan siap akan semua rencana yang akan mereka lakukan untuk menghentikan pertarungan kedua Naga Surgawi tersebut.
"baiklah Semuanya, kita akan melakukan sesuai rencana untuk mengakhiri semua pertempuran ini" komando Dari Sirzech memerintahkan semua kubu yang ingin mengakhiri semua pertarungan ini.
"Baik" jawab semua Kubu yang serempak mengambil peran masing-masing dalam pergerakan yang telah di perintahkan.
.
.
.
.
.
*One side..
Setelah Aku menyeimbangkan aliran Chakra ku akan aura negatif didunia ini, maka aku terus melompati berbagai pohon untuk mempercepat laju ku le arah tempat ledakan-ledakan yang terjadi semakin besar rasa penasaranku, semakin cepat dan ligat gerakanku melewati satu arah lurus kedepan ketempat terjadinya ledakan tersebut.
Dan dalam perjalananku aku menemui seekor makluk yang Sangat aneh dengan berbadan Manusia kekar mempunyai dua tanduk seperti iblis yang aku ketahui wujud seterngah binatang dan berkaki empat layaknya kaki banteng, makluk itu memegang sebuah tombak bermata mata tiga.
Makluk itu melihat kearahku dan mendengus keras, seakan dia siap untuk menentangku bertarung untuk kesekian kalinya, ku lepaskan segel yang ada dibahuku maka terciptalah kepulan asap disamping bahu kanannya, dan setelah asap menghilang,
Aku telah menggenggam sebilah pedang jenis katana berwarna hitam polos, yang telah terukir berbagai kanji unik disepanjang jajaran ketajaman pedang tersebut.
Aura pedang yang ku pedang memang terasa sangat liar, dan sedikit susah ku kendalikan dalam mode biasa sekarang, makluk yang berada didepanku mulai bergerak berlari kencang sambil menghunuskan tombaknya kedepan,
Melihat hal itu aku mempersiapkan kuda-kuda bertahanku sambil menggemgam erat pedang yang ku pegang, setelah dia sudah berjarak satu meter didepanku aku pun menebaskan pedangku untuk menangkis tombak tersebut sambil menggerakkan tubuhku kesamping sambil menghindar terjangannya.
"Makluk lemah, aku akan memakanmu"
Suara serak monster itu mencoba menekan mentalku, namun bukannya aku merasa sombong bahwa makluk seperti Dia terlalu sayang untuk dibunuh secepatnya,
Aku hanya ingin memerlukan Informasi seputar dunia ini, karena makluk ini bisa berbicara kemungkinan Dia mempunyai informasi yang cukup penting.
"boleh kah Aku bertanya padamu, sebelum kau memakanku?" Tanyaku padanya yang hanya dibalas dengusan kasar dari makluk itu.
"Silahkan Bocah, apa yang ingin kau tanyakan? Sebelum aku menimati setiap deging yang terkandung ditubuhmu" jawab makluk tersebut santai, namun aku tahu makluk itu berusaha untuk mengobservasi semua yang ada pada ku
"apa kau tahu sekarang ini aku berada dimana? Dan dari kejauhan aku mendengarkan beberapa ledakan kemungkinan ada pertarungan...
"dan satu lagi makluk apa kau sebenarnya?" Tanyaku yang mewakili semua rasa penasaranku.
Tampak makluk itu sedikit mengernyitkan alis matanya, seperti dia agak merasa aneh tentang pertanyaanku,
"Hhmmm, bocah Aku merasa heran padamu, bagaimana mungkin kau tidak tahu ini dimana, dan kau bertanya makluk apa aku" jawabnya heran tentang pertanyaanku.
"tapi, sepertinya kau sedikit asing, apa kau iblis baru yang di reingkarnasi?" Tanya lagi, yang ku balas dengan gelengan kepala.
"tapi aura yang terpancar ditubuhmu, terkesan negatif namun bau aroma daging dari tubuhmu aku merasakan kau manusia,..
baiklah, sekarang kau berada di underworld, bisa dibilang dunia bawah, tempat para ras iblis dan para makluk yang terkutuk oleh Kami-sama tinggal, dan aku adalah Centaurus bertugas sebagai Penjaga hutan ini, hutan ini adalah hutan terkutuk Shambhala, hutan yang dilingkupi oleh para Makluk ciptaan terkutuk dari kami-sama dan Akulah sebagai penjaganya," jawab Makluk tersebut mengakui dirinya Bernama Centaurus
"dan ledakan-ledakan yang terjadi jauh didepan sana menurut informasi yang ku dapat, bahwa itu adalah pertarungan Naga legenda Surgawi yang pada saat ini mereka berusaha menunjukan siapa yang terkuat" sambungnya lagi.
Dan aku Hanya mendengarkan dengan serius informasi yang telah kurangkai dengan segala fakta yang ada, dan aku pun ingin...
"Anoo Centaur..."
'Bbraaaaakkkkkk...
Tombak tersebut menancap dua meter didepanku setelah aku menghindari lemparan tombak tersebut, sebelum aku menyelesaikan pertanyaanku,
"Aku sudah lapar dan tunda dulu pertanyaanmu setelah aku memakan semua dagingmu" geram makluk tersebut, sambil mengambil tongkatnya dan kembali menyerangku secara membabi buta,
Aku pun terus menghindar dan sesekali menangkis dengan pedangku, dan kurasa cukup sampai disini saja, dengan menambah Sedikit Chakra dikakiku maka aku pun melesat cepat berada dibelakangnya,
Dan dengan Pedang hitamku telah terlapis elemen angin dengan sekuat tenaga ku tebas habis secara vertikal tubuh makluk tersebut dari belakang, hingga akirnya tubuh makluk tersebut terbelah Dua dengan cipratan darah yang membanjiri sekeliling area hingga mengenai tubuh bagian atasku.
Aku tidak menghiraukan masalah itu, berjalan pelan kearah tubuh terpotong itu aku pun mengambil tongkatnya, dan segera menyegelnya ditempat penyimpanan Fuin dibahuku bersama pedang hitam tersebut, dan setelah itu aku pun melanjutkan perjalananku ketempat pertarungan Kedua Naga yang dibilang oleh Makluk barusan yang aku bunuh,
.
.
Melompat, bermanuver lincah melewati dahan pohon yang ku lewati dengan menambah sedikit Chakra di telapak kakiku hingga menambah kecepatan pergerakanku.
Ya, sedikit lagi, setelah melewati lembah bukit didepanku, maka terlihat sudah apa yang terjadi dibalik bukit tersebut,
Dengan sekali hentakan kuat, aku melompat tinggi melewati gundukan batu besar diatas bukit tersebut,
.
.
.
Maka
Telihatlah berbagai bangunan besar yang terlihat aneh diberbagai tempat dengan api yang membakar, asap yang membumbung tinggi di udara, mayat-mayat makluk penghuni daerah ini berserakan dan kehancuran dimana,
Diatas langit terlihat cahaya-cahaya yang di iringi suara ledakan tanpa henti, dan di ikuti dengan Dua makluk yang terlihat saling hantam dan pukul makluk yang menyerupai Naga berwana Merah dan satu lagi berwarna putih,
'Aku rasa kedua makluk itu yang dikatankan oleh makluk yang ku bunuh tadi, aura kekuatan yang lumayan mengerikan' batin Naruto melihat pertarungan Naga Diatas langit
Sedang asik melihat pertarungan Naga diatas sana, munculah sebuah sobekan dimensi dibelakang Naruto, dan makluk yang muncul dari sobekan dimensi tersebut dengan cepat memegang Bahu Naruto namun sosok Naruto yang hendak dipegang bahunya telah menghilang dan detik berikutnya Naruto telah berada dibelakang makluk tersebut dengan tangan Naruto yang telah muncul sebuah Mini Rasenshuriken dalam gemgamannya yang siap Dihantamkanya ke kepala makluk didepannya.
'zzinnnkkkk... Bunyi bagai pergesekan kumpulan angin yang berputar cepat ditangannya.
"... apa Mau mu?" tanya Naruto dengan suara yang datar tanpa emosi
Makluk didepannya hanya yang bisa dibilang dalam wujud gadis manis yang mempunyai badan tergolong kecil berambut hitam dengan pakaian hitam bercampur putih, hanya tersenyum datar,
Aku hanya ingin menyapamu, wahai makluk asing" jawab gadis Loli didepannya santai
"bisa kau hilangkan bola angin ditanganmu, itu membuat telingaku sakit" sambungnya lagi.
Namun posisi siaga Naruto masih bertahan, karena pancaran kekuatan yang sangat besar dari gadis tersebut sempat dirasakannya,
"hahh, baiklah" hilang sudah rasenggan ditangan Naruto, dan dia pun memposisikan tubuhnya untuk sejajar dengan gadis tersebut, sang gadis hanya melihat ke atas langit tempat masih terjadinya pertarungan tersebut,
"apa kau barasal dari belahan dimensi lain?" Tanya sang gadis tanpa menoleh sedikit pun.
Naruto hanya bingung harus jawab apa, namun betul dia berada dari dunia lain, bukan makluk asal dari sini.
"yah, bisa dibilang begitu." Jawab Naruto dengan nada kosong,
"apakah yang kau maksud antar dimensi itu adalah perbedaan Dunia ini dengan Dunia ku" lanjut Naruto dengan pertanyaan.
"ya, betul" jawab gadis itu, "aku rasa Hanya Makluk yang mempunyai kekuatan yang lebih bisa melintasi antar dimensi" sambungnya.
Pernyataan yang membuat Naruto menyadari bahwa sang gadis mengetahui tingkatan kekuatannya
"Dan ku rasa, kekuatan asing yang kau miliki sangat besar, dan... Karena aku tak bisa mengukur batasan kekuatanmu" kata gadis tersebut.
"Siapa Namamu?" Tanya Naruto.
"Namaku, Orang biasanya memanggilku Ophis, Namamu..?"
"Aku, Uzumaki Naruto" jawab Naruto jujur,
.
.
.
'Bbbbbllllllaaaaaarrrrrrrrr...'
'wusssss...
'wuusss...
Terpaan angin bekas ledakan besar teesebut mengganggu dan mengalihkan perhatian Naruto dan Ophis.
Sedang asik berbincang tanya jawab mereka berdua dikejutkan dengan ledakan yang sangat besar terjadi jauh didepan mereka, dimana banyak sekali berbagai Makluk yang seperti melayang dan bahkan terbang mengelilingi Area pertarungan kedua Naga itu sebelumnya.
Ledakan yang cukup mengejutkan, yang hampir meratakan sebagian besar kota didepan mereka berdua,
Namun dibalik debu tebal dalam ledakan tersebut menampakan cahaya putih dan merah yang membumbung tinggi kelangit kelam, dengan limpahan aura kekuatan yang tak terbatas terasa bagi semua makluk sekitar yang mampu membuat semua makluk tersebut bergetar ketakutan dan ada pula yang merasakan trauma mendalam hingga dejavu kejadian seperti ini terulang kembali setelah berlalu beribu tahun.
Pancaran cahaya merah dan putih menyilaukan mata yang memandang, pancaran aura kekuatan yabg menggetarkan jiwa, di balik asap tebal terlihat dua sosok yang sangat besar terlihat saling adu kekuatan, dua sosok yang menyerupai naga yang sangat besar yang satu Naga yang berwarna merah darah, perwujudan asli Dari kaisar Naga langit Bernama Ddraig, dan satu lagi wujud asli dari saingannya Kaisar Naga Surgawi bernama Albion.
Dua Naga yang legendaris telah muncul dan saling adu kekuatan tanpa menghiraukan makluk sekelilingnya,
"Albion, sepertinya kita telah bangkit dan telah terlepas dari sacred gear" kata Sang Naga merah Ddraig yang masih mencoba mendorong Naga putih didepannya.
"Kau benar Ddraig, kita telah bangkit, aku dapat merasakan seluruh kekuatanku yang dapat menghancurkanmu" bala sang Naga putih Albion dengan Nada suara yang serak meremehkan.
"hahahaha, mengenang ribuan tahun telah berlalu ya, Albion"
"ya, ku rasa ribuan tahun tersegel sangat menyesakkan, haruskah Aku menghancurkan semua yang terkuat disini, bahwa Akulah yang kelak menjadi sang pemimpin tertinggi dari semua makluk" Balas Albion dengan melepaskan seluruh tekanan Aura kekuatannya, kekuatan kutukan yang mengandung unsur dari kesucian Kami-sama yang membuat seluruh makluk terkutuk harus bertekuk lutut akan pancaran kekuatan tersebut.
Ddraig hanya masih bertahan diposisinya saling mendorong dengan brutal tak berpengaruh akan Tekanan kekuatan dari Rivalnya,
Mendorong sekuat tenaga hingga membuat Albion sedikit terdorong kebelakang, melihat hal itu Ddraig melepaskan tembakan Dragonshoot dari mulutnya ke arah Albion dengan intensitas tinggi,
Albion yang tak sempat menghindar hanya menerima tembakan itu dengan Aura kekuatannya mengelilingi tubuhnya dan membelah tembakan itu Menjadi Dua dan terlempar ke dua arah belakangnya,
Dan detik selanjutnya Ddraig telah berada didepannya dengan menyabetkan cakar tajamnya ke arah albion, dan dapat ditepis oleh Albion menggunakan Cambukan Ekor Naganya.
Dan pertarungan Adu fisik secara membabi buta teradi kembali, yang hanya kilatan-kilatan cahaya yang nampak hingga saking cepatnya pergerakan merek berdua.
.
.
.
"Sirzech, sebaiknya kita kembali menjauh, karena mereka telah mencapai perubahan penuh, dan intensitas kekuatan mereka berdua sudah mencapai puncak tetinggi dari perwujudan Wujud Asli Sacred Gear mereka." Jelan Azazel, yang melihat para pasukan mereka tak sanggup menerima tekanan kekuatan kedua Naga tersebut,
"baiklah Azazel, Ajuka, Grafia, Sera cepatlah kalian buat Sihir teleportasi dan Kekai pelindung yang kuat untuk kita semua, dan kalian Para raja Naga bersiaplah digaris perlindungan depan" perintah Sirzech memberi komando kesemua Makluk yang berada disitu,
"dan kalian untuk Tim vali, cepatlah pergi ketempat kelompok Rias dan Sona, aku mohon jaga dan selamatkan mereka, dan urusan disini biar Kami yang tangani" sambung sirzech melihat ke arah tim Vali.
"baik Maou-sama" jawab mereka serempak dan lansung menghilang ketempat tujuan mereka.
.
.
.
"Apa kau tak tertarik untuk ikut bertarung Naruto?" Tanya Ophis terhadap Naruto
"Tidak, dan ini bukanlah Urusanku, Aku disini hanya terdampar" jawab Naruto tanpa menoleh ke arah Ophis.
"Jika begitu, Aku pergi Dulu ya, ada beberapa Urusan yang akan ku urus, dan setidaknya Kau ada teman selain aku disini yang akan ikut memanaskan pertempuran Naga itu" Ophis mulai berdiri dan membelah udara Hampa dengan menyalurkan Kekuatan sihirnya, hingga terlihat sebuah Sayatan Dimensi yang lumayan besar.
Dan Dari sayatan dimensi tersebut Keluarlah berbagai Makluk yang mengerikan yang sangat besar dengan Aura penuh kematian disekitarnya.
"Mereka Adalah para bawahanku, para monster terkutuk Dari Pusat Neraka dan dunia Kematian" tunjuk Ophis ke arah para Monster didepannya.
"Hidra" panggil Ophis,
Sosok hidra yang sangat menyeramkan sering digambarkan dalam legenda rakyat Yunani bahwa monster mitologi ini terkenal paling kuat dan begitu dahsyat kehebatannya. Ia memiliki sembilan kepala ular naga. Jika salah satu kepala tersebut dipotong maka bisa tumbuh kembali.
"kekuata HidraTak perlu menggunakan taring tajamnya untuk melumpuhkan mangsa, nafas dari hidra sendiri sanggup memberikan racun tingkat tinggi yang bisa membuat siapa saja mati seketika. Hidra tinggal berada di Danau Lerna di Argolid, sebagai akses jalan menuju dunia bawah tanah atau tempat orang-orang mati berkumpul." terang Ophis memperkenal kan kepada Naruto.
Selanjutnya.
Skilla,Dia merupakan makhluk legenda dalam mitologi Yunani. Skilla yang sebagai monster Dasar Neraka yang memiliki beberapa kepala anjing yang buas di pinggangnya. Makluk Bawahanku yang bertugas mengawasi para makluk terkutuk dala neraka"
Selanjutnya makluk yang ditunjuk Ophis adalah
"Tarasque, makluk yang punya kepala singa dengan enam kaki beruang yang pendek. Tarasque juga punya tempurung kura-kura, tanduk-tanduk bercula dan ekor kalajengking. tarasque tinggal di sepanjang sungai Rhone, sungai yang berada di alam Kematian sebagai pemisah dengan Sang dewa tertinggi di alam kematian Tarasque juga makhluk buas yang akan menerkam siapa saja yang mencoba menentangnya"
Dan yang terakir adalah.
"Stoor, Naga kematian bagi bangsa kuno pada jaman dahulu kala, sebelum terjadinya Perang Antar tiga fraksi, sang Naga terkutuk dikenal dengan sebagai penebar kerusakan dan kematian kepada yang ingin menentangnya di Dalam kaum bangsa Para Naga" semua Monster panggilan Ophis tunduk hormat kearah Ophis,
Dan Ophis hanya menyampaikan, "Dan untuk kalian para pengikutku yang terkutuk sekaranglah untuk kalian melepaskan dendam dan teror kalian terhada kedua Kaisar Naga Suragawi Disana"
Naruto yang melihat hal itu hanya tediam dan sedikit kagum akan Monster pangglan Si gadis Loli disampingnya
Jauh diatas segala dunia, pembatas antar jalur berbagai dimensi yang dikenal sebagai celah dimensi, terlihat Seekor Naga yang sangat Besar yang dikenal sebagai Naga terkuat dari segala Naga, dan Sang pemimpin tunggal Dari Kaum Naga, naga yang tak pernah bisa digapai oleh Semua Makluk Sang Naga dengan Sebutan Sang impian Itu sendiri.
Naga, terkuat yang pernah ada, Sang Kaisar Raja Naga, Gread Red.
Terbang dengan tenang ke arah dimana terjadi keretakan dimensi yang lebih parah, membelah dimensi dengan kekuatannya, memasuki bekas goresan dimensi tersebut, hingga Dia berada Jauh diatas langit Kelam Underworld,
Kemunculan Sosok Gread red membuat semua Mata tertuju kepadanya, bahkan jauh disebuah pulau yang sangat besar mengambang diudara mulai menggetarkan Udara,
Menebarkan Aura kutukan yang sangat pekat, dan setelah itu terdengar sebuah Auman bagai bunyi suara penanda hari kehancuran.
"Ggggrrrooooooaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrr"
Auman yang sangat dikenal oleh para bangsa naga, dan ditakuti oleh para pendahulu pengikut Kami-sama,
Sosok yang menjadi cikal bakal akhir dari segala akhir yang telah tertulis disebuah kitap Tua, ramalan yang tertulis Dari Kami-sama sendiri.
Sang Iblis tua yang dikenal sebagai Putra tunggal sang Bintang Fajar,Putra Dari raja Satan pertama,Satan Sang Pencetus Gelar Lucifer pertama dikalangan Makluk terkutuk di Underworld
Adalah rizevim livan lucifer, berdarah Lucifer asli orang yang telah melepaskan segel Sang pembawa kehancuran Naga legendaris yang sempat ditakuti oleh Kami-sama dan Naga yang pernah bertarung sampai imbang dengan Gread red yaitu,
666 (Trihexa) the Apocalyptic Beast atau dikenal Sang pembawa kehancuran.
Pulau yang mulai retak dan akhirnya hancur berkeping-keping, setelah kemunculan sang 666 dengan wujud yang sangat mengerikan, 666 memiliki penampilan binatang besar dengan karakteristik yang berasal dari binatang yang berbeda seperti singa, macan tutul, beruang, naga, dan memiliki tujuh leher dan tujuh kepala dan sepuluh tanduk, serta tujuh ekor tebal panjang dalam berbagai bentuk, memiliki empat lengan kekar dan dua kaki yang bahkan lebih tebal dari lengan. tubuh utama adalah bahwa primata yang condong ke depan tertutup bulu hitam dan apa yang tampaknya menjadi skala seluruh tubuhnya,
Mengaum keras memekakan telinga, aura yang kekuatan yang hanya akan membawa kehancuran,
Naruto, dan beserta seluruh monster pengikut Ophis hanya diam dan memperhatikan setiap detail yang terjadi didepan mereka,
Naruto menyakini, cepat atau lambat Dirinya pasti akan ikut dalam pertempuran para monster ini, namun untuk sementara waktu ini biarlah dirinya mengobservasi dulu dan mengumpulkan informasi seputar kejadian didunia ini,
Dan untuk antisipasi Dirinya sudah memasuki Mode Shanin, dengan penambahan penyeimbang chakra Bijuu mengalir aktif disetiap arus titik tanketsu diperedaran Chakra ditubuhnya, menyerap energi alam sisi negatif dalam skala besar, menampung dan menampung hingga dimana daya tahan tubuhnya mampu menampung energi alam yang bersifat negatif,
Dengan penyeimbangan Chakra Bijuu ditubuhnya, sambil tetap fokus ke arah depan..
.
Pertempuran penentuan Takdir, yang akan ditentukan oleh sang Pembawa Takdir.
.
.
.
Para Kelompok Rias dan Sona Hanya mulai pasrah melihat situasi disekitar mereka, para Monster diluar Nalar mereka muncul satu per satu, maklu legenda yang mereka kenal sabagai dongeng pengantar tidur sewaktu mereka kecil dulu, muncul dihadapan mereka.
Dan kedatangan Bikou dan kawannya hanya disambut dengan perasaan hampa oleh Rias dan kawan-kawan, apakah tidak ada yang bisa mereka lakukan,
Kenapa, hari yang telah tertulis dalam kitab Tua harus pada generasi mereka saat ini,
Dunia tanpa pengawasan Kami-sama, para Makluk berusaha memperlihatkan siapa yang terkuat, yang menunjukan sisi zaman yang berlaku seperti hukum rimba,
Didekat mereka, telah hadir berbagai sihir teleportasi dari berbagai Makluk pemimpin,
Dimulai kedatangan para dewa dari mitologi romawi, yang dipimpin oleh para Dewa tertinggi,
Para Dewa mitologi Yunani, bahkan para dewa Pemimpin dari setiap kepercayaan Manusia, dan bahkan Sang Raja dari segala Raja dalam Kerajaan dunia Manusia juga ikut berdatangan, sang Raja tertinggi Dari kerajaan Mesir Kuno,dan di dampingi oleh Para ras Dari golongan Para Pahlawan, yang banyak dihuni oleh para pemegang sacred gear yang kuat,
Mereka telah berkumpul, dibalik sebuah kubah kekkai pelindung yang sangat kuat dan besar, setelah mereka menyadari kebangkitan Sang Penghancur, dan kedatangan para Makluk Kuat dari berbagai ras,
Dan kebangkitan Sang Para Kaisar Naga yang saling bermusuhan yang akan bergabung dalam Pertempuran Besar Kali ini,
Bahkan Dari Bangsa Youkai yang dipimpin oleh Kyubi yang bernama Yakasa-hime ikut andil bergabung dangan berbagai Jenis Youkai legenda dan terkuat mengikutinya.
Naruto merasakan Kehadiran berbagai Makluk yang sangat kuat diberbagai tempat di kota yang besar ini, dan dia pun Hanya menyaksikan dan menunggu hal besar akan terjadi.
"Dunia yang mengejutkan" bisik Naruto lirih, dengan pandangan Matanya yang sudah menggelap
Sedikit demi sedikit Pancaran Chakra disertai Aura kekuatan yang bersumber dari tubuhnya meningkat, dan meningkat secara perlahan, dan secara perlahan pula sebuah kegelapan didalam hatinya mulai menggapai dinding pembatas yang telah meredam segala yang telah menggerogoti jiwanya,
"MUSNAHKAN MEREKA" suara fikiran menyatu dengan pita suaranya yang sudah berubah sedikit serak, mata yang menggelap menghitam.
.
.
.
See you next Chap..
