Riview..
ajidarkangel: Bagus author. Lanjut upnya moga bisa kilat :v
Me: Ni dah lanjut,
Trafalaq D Avan: naruto seperti pecundang aja
dr kecil di pangil monster
waktu udah dewasa masih juga di pangil monster padahal udah selamatkan dunia shinobi
terus di tingalkan dua wanita yg di cintainya habis itu lagi ngak di percaya jadi hokage
pecundang besar :v
Me: Hahah, mank dibikin ngenes disini, biar dapet feel nya,
Sinta Dewi468: makin menarik ceritanya apa disini narutio punya doujutsu ?
Lanjut lagi thor aku tunggu lo :v
Me: Kalu tmbah Doujutsu, nanti lah me fikir dulu ya, thanks,
Seneal: Next
Me: Ni dah next.
Neng275: Lnjutkan pak thor
Me: Ni dah lanjut.
Nina: hancurkan elemen nation yang menghianati naru thor, musnah kan
Me: Hahaha, nanti dibikin back time travel
Ae Hatake: Next
Me: Dah tu,
.980: tnggu klnjtan nya
Me: Ship..
Asd: lanjutkahjn ea
Me: Shippp..
saputraluc000: wow.
Me: Hahaha..
iswandi: Keren banget fic nya up lagi lah jng lama ya Author ane tunggu update tan nya arigatogozimas
Me: Sippp, ni dah up.
WeedLovers: Neextt
Me: Shiippp
DeniTri: fighting nya kereenn,,
lanjut thor
Me: Shipp, thank..
And thanks for you Riview, and flame or support, that all will make me, so...
So enjoy this's fict,
Letssss...
Rreeeaadddsss...
Selepas kepergian Sang penghancur 666, yang hanya menyisakan daratan yang penuh kehancuran, trauma yang mendalam bagi Makluk yang lemah mental dan kekuatan hingga, seluruh penjuru Underworld sudah banyak yang tak layak tuk dibuni maupun ditinggali,
Semua Makluk dalam berbagai Golongan yang mendominasi keberadaannya didunia ini sedang berkumpul, para Pemimpin Mereka sedang melakukan pertemuan Darurat untuk membahas segala kekacauan yang telah terjadi,
Ditengah para makluk berkumpul terdapat sebuah Kubah kekkai yang sangat kuat, yang mana didalamnya terdapat semua para pemimpin beserta para penjaga setianya berkumpul sedang melakukan perbincangan yang sangat serius,.
.
.
.
Disisi Lain, kalangan Para Naga beserta para Monster legenda dalam setiap Mitologi juga berkumpul, tak jauh dari perkumpulan Makluk-makluk yang melakukan pertemuan penting.
.
.
.
.
*One side.
Dari kejauhan Aku melihat Sebuah Kekkai Dalam ruang lingkup yang besar menutupi semua Makluk yang berkumpul didalamnya, Dan Aku pun terus berjalan menuju Kekkai tersebut.
Setelah Aku tiba didepan kekkai tersebut, Aku pun membuat sebuah segel tangan, dan mengalirkan sedikit Chakra ku sambil mengulurkan tangan ku kedepan untuk menyentuh Kekkai tersebut,
Dan Hasilnya Aku dapat menembus Kekkai itu dengan Mudah, sebuah segel tangan Jutsu Fuin penyimpanan yang sering dipakai oleh para Ninja untuk menyimpan perlengkapan mereka dalam sebuah dimensi skala kecil, dan disitulah poin penting yang telah Aku kembangkan, dimana Aku memodifikasi Fuin tersebut Untuk memotong ruang padat dan jarak dengan melompati Dimensi yang masih terikat oleh ruang dan waktu untuk bisa Aku menembus segala Kekkai ataupun benda padat dengan jarak tertentu.
Setelah Aku memasuki Kekkai tersebut, dengan Chakra Ku tekan serendah mungkin untuk menghindari kecurigaan mereka terhadapku, Ku lihat sekeliling semua Makluk disini sepertinya mempunyai beberapa kelompok dan ada Beberepa Monster yang sepertinya mereka sedang berunding,
Maka itu Ku lanjutkan langkah ku, ketempat segerombolan Makluk yang kemungkinan Para Iblis yang kemungkinan mereka Seumuran danganku, dan mereka terlihat seperti terlibat pembicaraan yang serius, Aku pun memcoba mendengar apa yang mereka Bicarakan guna untuk mendapatkan Informasi yang berharga,
Dan Aku pun bersandar dekat bangunan runtuh didekat mereka,
"Rias, sebaiknya kita sekarang pergi ketempat gerombolan Monster Disana Mana tahu Kedua Naga Surgawi mereka sudah mulai tenang," kata Seorang Gadis iblis yang memakai kacamata dengan stelan rambut sebahu terhadap temannya yang berambut merah sepunggung,
".." Namun kelihatannya teman Sigadis kacamata hanya diam,
"Sona-kaichou, biarkan Bouchou Menenangkan diri dulu, Biar aku yang mewakili Bouchou untuk kesana"
" baiklah Akeno, dan Tsubaki..!"
"Ya, Kaichou"
"Tolong Kau jaga teman kita yang disini, aku dan Akeno akan ketempat Issei berada"
"Baik, Kaichou serahkan pada ku,"
...
Setelah percakapan Singkat Mereka, ku lihat Gadis yang bernama Sona dan Akeno meninggalkan teman-teman mereka untuk menuju ketempat Para Monster berkumpul, dan Aku pum mengikuti Mereka dari belakang tak jauh dari pandangan mereka,
Setelah mereka sampai disana, Sepertinya mereka kembali berbincang-bincang dengam serius, dan terlebih lagi Ku lihat mereka kedatangan seorang Iblis sepertinya dari Aura yang kurasakan darinya sangat kuat, mungkin kalau di dunia tempatku Dia setara dengan Kage tingkatan Kekuatannya, yang mereka panggil dengan Ajuka Beelzebub,
Dan Dia pun seperti menggerakkan Kekuatannya untuk menetralisir Kedua Naga merah dan putih hingga wujud Kedua Naga tersebut kembali Normal seperti Manusia pada umumnya,
Aku hanya memandang mereka Bosan dengan kegiatan mereka masing-masing, namun tak sempat kuduga Diantara mereka sempat merasakan keberadaanku,
"Hei, Siapa disana?" Teriak salah satu dari mereka yang mereka panggil dengan Ajuka Beelzebub,
Aku pun bersikap tenang, dan mencoba untuk menjauh, namun Para Monster itu dan Dia yang meneriakiku telah mencegatku dari segala Arah,
"Siapa Kau sebenarnya?" Tanya nya lagi, namun Ku hanya diam tak menjawab,
"Dari Aura mu, Aku sedikit merasakan Kau manusia, namun didalam dirimu sepertinya kau menekan kekuatan Asing serendahnya, apakah Kau dari Dewa Para Mitologi,?" tanya nya lagi, tapi Aku masih tetap diam,
"Hey Bocah, jawablah pertanyaan Iblis ini" gertak salah satu Monster yang ada disampingku,
"Hey Manusia, apa kau mau ku makan tubuhmu itu, Sadarlah dimana derjatmu" Sambung Monster disampingnya sambil menjulurkan Mocongnya yang besar,
"Hey Iblis, sebaiknya kita tanya saja Secara paksa dan Biar Aku cabik tububnya itu"
"Hah, Baiklah terserah Kalian dan Aku merasa dia tak berasal dari Mitologi mana pun, dan dari kelompok pahlawan elit dari kalangam bangsa manusia" dan setelah Aku mendengar rentetan kalimat tersebut,
Aku mulai melepaskan tekanan Chakraku secara berkala namun mulai merambat membuat sesak mereka, Chakra Bijuu yang telah mendominasi dalam diriku pun Akhirnya tersalur hingga membuat Kuku dan gigi Taringku sedikit memanjang, dan guratan Kumis dipipiku sesikit mengasar, karena Kemungkinan Akan terjadi pertarungan yang sedikit merepotkan Bagiku,
Setelah Mereka menerima tekanan Chakraku, mereka Akhirnya terdiam dan memposisikan posisi siaga,
Dan dengan sekali hentakan Kuat, aku melompat keatas dengan tinggi, dan ditangan Kiriku sudah terbentuk bulatan Chakra berlapis Angin berputar ganas dalam genggamanku,
Dimana gumpalan Chakra ditanganku membentuk Bulatan dalam genggamanku dan semakin membentuk bulatan berlapis dengan gesekan angin berpola Shuriken berwarna hitam kelam,
"Bijuu:Rasenshuriken"
teriaku dengan melempar sekuat tenaga kebawah tempat kumpulan para monster dan para Iblis mengepungku tadi.
'zzziiiinnnnnkkkkkkkkk''
.
'Bbbblllllaaaaarrrrrrrrrrrr
Dan detik berikutnya terjadi ledakan dengan bunyi desingan Angin yang mengikis permukaan tanah, yang dapat menarik seluruh perhatian segala Makluk,
Dan diikuti dengan Para Monster dan Iblis yang terlihat terluka parah akan dampak terkena
'Rasenshuriken'
ku tadi.
.
.
.
Setelah ledakan besar terjadi, yang mengalihkan seluruh perhatian Semua Makluk dalam Kekkai itu, Naruto yang telah Shunsin agak menjauh dari pusat serangannya tadi langsung berlari menjauh untuk menghindari bentrok dengan Makluk Lain, dan berlari terus hingga keluar Dari kekkai mencari tempat persembunyian yang bisa terbilang jauh,
Terlihat dari kejauhan Kekkai besar tersebut pecah dan Semua Iblis Maupun makluk mitologi segera berpencar dengan para pasukan nya untuk mencari keberadaan Naruto,
Karena Mereka dapat Laporan penyerangan dari para korban dan terlebih lagi pengakuan dari Salah satu Mauo Ajuka menjadi korban beserta Sona dan Akeno sehingga membuat Serafal Maou dari Leviathan murka setelah melihat adiknya yang meregang nyawa, dan dalam keadaan kritis,
Sirzech pun juga terlihat Marah karena Keluarga Bidak dari kelompok Adiknya juga ikut terluka parah, hingga Para Dewa mitologi ikut mememdam kamarahan melihat para Monster pejaga dan Kesayangan mereka juga terkena imbas,
Maka dengan Perintah disetiap pemimpin Kubu untuk mencari dan membunuh pelaku yang menyebabkan semua Ini,
Gubernur dari Malaikat jatuh Azazel juga ikut menggerahkan seluruh Pasukan nya yang baru tiba di underworld untuk mencari Keberadaan Naruto, maka terjadilah pemburuan terhadap Naruto oleh semua Kubu,
"Masih adakah Para kelompok teroris Chaos Brigade itu" Azazel membuka suara akan pendapatnya,
"Aku tidak tahu Azazel, yang jelas si pelaku Brengsek itu harus mati" Geraman Serafal emosinya yang tak terbendung lagi, namun Sirzech masih berfikir 'Terlalu Nekat sang Pelaku melakukan Bentrok didalam kubu musuh'
"Ne Azazel, apakah Menurutmu sang pelaku ada hubungannya dengan si tua Bangsat Rizevim?" Tanya Sirzech terhadap Azazel yang dibalas dengan gelengan Kepala,
"Hey, Para Maou dan Gubernur malaikat Jatuh sebaiknya perundingan Kita Tadi secepatnya dilaksanakan,karena sepertinya ini adalab Ultimatum dari pihak musub untuk menentang kesepakatan dalam Perundingan Kita Tadi" kata salah Dewa pemimpin Mitologi Romawi Vulkan,
"Aku tidak tahu apa permasalaha yang ingin dibuat Sang pelaku, namun jika Dia inginkan Perang atau pertarungan Aku tak akan segan-segan menahan Diri" Sambung San Dewa perang dari Olympus
dan Sang Dewi Perang Athena disampingnya hanya geleng-geleng Kepala akan prilaku rekannya itu Si dewa Ares,
"Lebih Baik sekarang kita tangkap dulu Sang pelaku Hidup-hidup demi mangorek Informasi yang penting Dari pihak musuh" lanjut Athena tenang yang Masih mengiringi Paea pemimpin Kubu terbang memantau pasukannya
"Lebih bagus begitu, sesuai Usulan Si dewo perang Cantik" Azazel mengiyakan Usulan Athena,
"Cih,, dasar Siburung gagak" Cibir Ares,
"Kalian Semua tenanglah, cepat atau lambat yang pasti perundingan Kita tadi harus segera dilaksanakan, dan lebih baik tentang si pelaku yang kita cari, Kita serahkan saja pada Azazel dan Para Maou saat ini, Karena Saat ini merekalah yang lebih paham Situasi Di underworld" Seri Tetua Dewa dari Mitologi Nordik Odin,
"tadi aku sempat merasakan perubahan Kekuatannya, sepertinya Sang pelaku mempunyai Aura kekuatan yang hampir mirip dengan Sosok Monster Orange berekor sepuluh mengalahkan Sang 666, beberapa waktu lalu" terang Yakasa-hime beserta para Youkai yang mengawalnya, "Hey, Tengu sekarang Kau pimpin para youkai Musang dan Youkai Anjing untuk pencarian Sang pelaku" lanjut Yakasa-hime
"Baik, Yakasa-sama" balas Tengu yang sudah terbang merendah kebawah memberikan perintah pada Youkai lain.
.
.
.
"sialan, Tubuhku belum sembuh total, Chakraku belum Stabil," keluh Naruto dalam pelariannya, dan tak lama Naruto pun dihadang oleh Gadis Loli perwujudan tiada batas Ophis disampingnya, hingga Naruto menghentikan laju Larinya,
"Naruto sebaiknya Kau ikut aku, Aku tahu dimana tempat yang aman untuk sementara ini" kata Ophis tak jauh disamping Naruto,
"Heh, Ophis kah, baiklah dimana itu, tapi sebelumnya..."
Naruto pun Memaksakan dirinya mengekstrak Chakra Bijuu kembali dengan Chakra warna orange telah menyelimuti tubuhnya setelahnya Naruto memasuki mode Bijuu Ekor empat yang mengikis kulitnya hingga membentuk wujud Kyubi yang belum sempurna,
Dan Naruto dalam Mode Kyubi ekor empat Menembakan Bijuudama dalam skala kecil dengan daya ledakan yang besar keseluruh penjuru dengan asal menembak.
"ddduuuaaarrrr"..."ddduuaaarr"
"ddduuaaarrr"..."dduuaaarrrr"..."ddduuuaaarrr"
Ledakan-ledakan Besar secara beruntun disekeliling Naruto dalam Jarak Jauh menghancurkan sekeliling daratan, membumi hanguskan kembali daratan seluruh Underworld dan menyapu bersih para Pasukan yang mengejarnya,
Memberikan kehancuran dan serangan secara beruntun mendadak yang menambah segi korban dan kehancuran underworld dalam tingkatan yang lebih parah dari sebelumnya yang meratakan Kembali daratan Dan hancurnya Gunung-gunung Maupun bukit-bukit yang dilalui bijuudama Milik Naruto,
Setelah Gempa hebat yang meruntuhkan segala daratan dari dampak ledakan Bijuudama Naruto,
Naruto kembali kewujud Manusianya,
"Uhhukk, uuhhukk, akkhhh" batuk Naruto yang memuntahkan banyak darah, Karena terlalu memaksakan dirinya,
"Sudahlah Naruto, apa kau ingin Menghancurkan seluruh Underworld?, dan sekarang sebaiknya ikuti Aku" perintah Ophis dengan pandangan yang kosong ketika menatap mata Naruto yang sekilas terlihat menggelap
'perasaan ini, kegelapan ini...' Pikir Ophis setelah membawa Naruto kedalam batasan dimensi yang Dibuatnya,
"dan setidaknya Biarkan Akk...uu..." kata Naruto terputus karena dirinya telah pingsan setelah memasuki Robekan dimensi yang dibuat Oleh Ophis,
''Kau akan tahu dan tenag tuk sementara Waktu di dunia Para Manusia Naruto" dengan kalimat terakhir dari Ophis dirinya bersama Naruto sudah menghilang kedalam robekan Dimensi yang sudah tertutup menghilang dengan ketiadaan.
Sory, up nya agak lama, lagi buntu ide ni, tu konflik kedepannya, dan tuk sekarang Hanya ini yang bisa tersalurkan,
Dan mudah-mudahan tak mengecewakan,
And me butuh bantuan ni tuk para reader or senpai bisa bantu me dalam mengembangkan alur fict ini kedepannya,
Dan mohon Pencerahannya..
See you Next Chap...
