Langsung saja.

Mata itu mulai terbuka, yang menampakkan sebuah bola yang berwarna merah kelam, bagai permata merah delima memancarkan pandangan yang tajam, jika terus diperhatikan,
Namun hal itu tidak berlaku bagi Gadis kecil manis disampingnya, Dia hanya memperhatikan dalam diam, ekspresi wajah datar dengan pandangan kosong menatap Seorang pemuda yang hendak sadar dari pingsannya beberapa waktu yang lalu,

"Ukhh"
suara lenguhan yang keluar dari Sang pemuda ketika Dirinya hendak bangun dan mencoba untuk duduk bersandar pada sandaran dinding dalam ruangan tersebut,

'Dimana lagi ini'
pikir Sang pemuda yang telah berhasil mengumpulkan kesadarannya, ketika hendak menoleh kesamping, Dirinya mendapati Sang Gadis manis yang duduk bersimpuh menatapnya Hampa,
Dan suasana terasa hening,

"Apa yang Kau inginkan sebenarnya dari Ku Ophis?". tanya Sang Pemuda yang masih setia melihat kesamping terhadap Gadis manis tersebut,

"Tidak ada" jawab Sang Gadis pendek, cuek, and bebek, :v

"Cih, Kalau tidak ada, kenapa Kau repot-repot menyelamatkanKu, dan Terlebih lagi Aku yakin Kau sendiri yang mengganti pakaianKu"
keluh Sang Pemuda ketika dirinya mendapati tubuhnya telah memakai pakaian baru, celana Training panjang hitam dengan baju tipe V-neck lengan panjang berwarna biru,
Dan Hal yang memalukan lagi, Dirinya merasa Agak terlalu sempit di bagian selangkangannya,

Ohh, 'ternyata..?!.. Dan Kau menganti celana dalam Ku juga, huh, agak sempit' pikir Sang Pemuda lagi kalem demi menutupi sedikit rasa malunya,

Sang Gadis yang bernama Ophis hanya memerengkan wajah terlihat lugu nan manis, ketika melihat ekspresi wajah Sang Pemuda yang hanya terdiam dengan wajah yang datar terlalu dibuat-buat,

"apa ada yang aneh Naruto?" tanya Sang Gadis perwujudan Tiada batas Ophis sedikit heran,

"Hmmm, tidak ada apa-apa,... hah, jadi bisa Kau jelaskan apa yang terjadi ketika kesadaranKu hilang? Dan sekarang Kita berada dimana?". tanya Sang Pemuda mencoba mengalihkan hal yang memalukan sempat terfikir olehnya tadi,

"Baiklah, Sekarang Kau berada Didunia Manusia, hal yang terjadi sebelum Kau pingsan, Kau menghalau sebagian besar Para pasukan Fraksi yang mencoba mengejarmu dengan sihir tembakan aneh secara beruntun lalu Kau pingsan Dan Aku membawamu Kesini". jelas Ophis terkesan aneh tanpa ekspresi

"Hanya itu kah",,
"iya hanya itu Naruto"

,,"Baiklah Aku paham, Dan bisa Kau jelaskan dimana posisi Kita berada sekarang, Aku butuh Informasi dari Mu," tanya Naruto, Duduk bersandar didinding merasakan tubuhnya sekarang sudah terasa sedikit membaik,

"Yang singkatnya Sekarang Kau berada Sebuah Kota yang bernama Kota Kuoh, kota yang terletak disalah satu pusat kota terbesar di jepang, dan jepang adalah Nama pulau yang Kita tempati sekarang" jelas Ophis lagi,

"baiklah, Aku sedikit Paham, dan Coba Kau ceritakan lebih Detil lagi tentang semua yang ada didunia ini" balas Naruto,

"Hah, Sudahlah Aku capek, dengan ini saja..." dan Ophis pun mengalirkan sedikit sihirnya ketelapak tangannya yang berwarna ungu, lalu membelaikannya kerambut Naruto secara perlahan,

Naruto yang melihat kelakuan Ophis terhadapnya hanya diam, karena Dirinya paham, kemungkinan ini adalah sebuah jurus atau sihir yang hampir mirip dengan sebutan Chakra sebagai sebutan kekuatan yang dimiliki setiap makluk didunia ini,
Dan efek dari belaian Ophis tadi membuat sedikit kepala Naruto pusing, hingga sebuah ingatan asing yang memiliki durasi panjang terlintas dalam benak Naruto, seakan Naruto paham betul Ketika Ingatan yang mendadak muncul dalam benaknya telah terhubung dengan semua teka-teki pertanyaan dalam benaknya,
Kemungkinan Itu adalah sebagian Ingatan Ophis, yang terhitung telah terekam ribuan tahun menjadi memori yang telah paham dengan insting serta perhitungan oleh kejeniusan Seorang Ninja/Shinobi seperti Naruto,

"Arghhh, ya, ya, ya, sekarang Aku paham dan Sangat paham, Aku sedikit mengerti tentang Dirimu Ophis, dan Kemungkinan sedikit Kecil Kita mempunyai Nasib yang hampir sama, walau berbeda cerita". terang Naruto memandang Ophis sedikit sendu,

"Naruto untuk sekarang nikmatilah kehidupanmu disini, karena seluruh Fraksi Makluk Gaib sedang mencarimu dan memburumu, walau Aku tahu bahwa kekuatan Mu sangat Dahsyat, dan untuk sementara Kau pakailah salah satu sihir Sulur ular milikKu, supaya Aura kekuatanMu tersamarkan dengan sihir tersebut" Ophis menyerahkan Segenggam Sihir berwarna Ungu bertipe ular terhadap Naruto, sehingga Ular sihir tersebut meresap melalui telapak tangan Naruto, sehingga Hawa Chakra Milik Naruto tersamarkan yang ada Hanya hawa kehidupan seperti Manusia pada umumnya,

"Terima Kasih Ophis". balas Naruto yang mulai tersenyum,
"Sama-sama, dan terima kasih juga untuk Membuat Si brengsek Gread red terluka karena ulah Mu" Ophis pun mulai berdiri dan menghilang dalam sobekan dimensi,

.

.

.

.

Setelah bersantai di apartemen milik Ophis, Naruto pergi jalan-jalan keluar untuk menikmati keadaan Kota yang bernama Kuoh, kota yang katanya milik Kekuasaan Milik bangsawan Gremory Dan Sitri, serta adapula sebagian kecil dikuasai oleh Fraksi Malaikat, seperti tempat-tempat ibadah para pengikut setia Kami-sama didunia ini,
Dan itu pun terbagi juga dengan berbagai kepercayaan ras Manusia Didunia Ini,
Ketika Naruto sedang asik berkeliling taman Kota, Dia sempat merasakan keberadaan beberapa Makluk supranatural, namun tak begitu mengganggu terlihat Mereka sedang berkumpul sepertinya Mereka sedang latihan fisik kalau tidak salah mereka adalah Kelompok Rias Gremory,

Bagi Manusia biasa mereka terlihat sedang senam atau semacamnya, Namun bagi yang mempunyai kelebihan Mereka terlihat sedang berlatih tanding Satu sama lain, dan Naruto pun duduk disalah satu kursi yang tersedia didekat mereka, seperti Acuh tak acuh melihat kegiatan Mereka,
Karena disekeliling Mereka telah Terpasang Kekkai ilusi untuk menyamarkan kegiatan Mereka,

"Issei, Kau harus bisa sekali lagi, jangan cepat menyerah karena Kau telah mengaktifkan True Form tertinggi dalam tingkatan sebuah Sacred Gear maka itu Aku dan Akeno akan melatih ketahan Fisikmu lebih keras lagi" kata Rias kepada Bidaknya bernama Issei,
"ara, ara, issei-kun, jika Kau bertahan lebih lama lagi Aku akan memberikan Mu hadiah, fufufu". Sambung Akeno bersidekap dada sambil menggoda Issei,

"baik Boucho, tenang saja Akeno-san Aku akan lebih semangat lagi". balas pemuda Bernama Issei dalam posisi Sacred Boosted gearnya aktif hingga dirinya telah terselimuti oleh Armor Full dalam Promosion Quin melepaskan Sihir pertahanan untuk bertahan dari Serangan Rias Dan Akeno dalam skala sedang secara beruntun,

Sedangkan Kiba latih tanding dengan Xenovia, beradu pedang dengan bermain taktik serta melatih kelincahan Mereka,
Dan untuk Koneko sedang mengajarkan teknik dasar beladiri terhadap Asia, supaya Asia bisa melindungi Dirinya sendiri, dan diberi Instruksi oleh Rossweisse bagaimana pola dan taktik dalam bertarung,

"Asia jangan lengah dan fokus untuk bertahan, bila ada kesempatan Kau harus memukul balik Koneko" teriak Rossweisse terhadap Asia,

"ba..baik Sensei" balas Asia,

Setelah lama Mereka berlatih, hingga menjelang tengah hari akhirnya Mereka beristirahat dan berkumpul sebentar hingga mereka lenyap dengan lingkaran Sihir teleportasi yang hanya meninggalkan Kekkai ilusi menghilang dengan sendirinya.

Naruto yang masih duduk santai dikursi taman hanya menikmati suasana sekitar,
"huh, ternyata Sihir ular Milik Ophis berkerja juga sehingga Mereka tidak bisa merasakan Aura kekuatan Ku walau Sudah sedekat ini" asumsi Naruto yang melihat lambang Sihir ular milik Ophis ditelapak tangannya,

'Kekuatan Naga 666 telah tersegel ditubuhKu, apa mungkin Aku bisa melakukan Sihir ya? Supaya Kekuatan Chakra Ku bisa Ku sembunyikan jika selain keadaan terdesak' pikir Naruto karena sebagian kecil Kekuatan Sihir 666 telah tersimpan dalam tubuh Naruto dan kemungkinan inilah keuntungan mempunyai darah keturunan Uzumaki didalam tubuhnya sehingga beberapa jenis kekuatan bisa ditampung dalam tubuhnya,
Chakra dasar, hingga Chakra Bijuu tercampur pengolahan Chakra Alam atau senjutsu dan sekarang kekuatan berjenis Sihir, walau sepertinya elemen sihir 666 adalah api dan pemusnah seperti power of destruction milik Keluarga Gremory
Berbekal ingatan yang ditransfer Oleh Ophis terhadap Naruto, maka Naruto berinisiatif untuk membuat sebuah samaran dan memanipulasi kemunculannya untuk mempertahankan ke eksistensiannya didunia ini,
Dan Sedikit bermain Api tak apakan? Untuk menghilangkan kebosanannya, hidup tanpa tujuan didunia ini, kalau mati bunuh diri itu tidak mungkin mengingat Beberapa kekuatan besar bersarang dalam dirinya,

'Jadi bagaimana Kalau Aku bermain jadi Pihak Ketiga dalam roda Takdir digenggamannya dalam dunia ini'. pikir Naruto tersenyum walau terlihat seperti menyeringai,
Hingga kedua kaki Naruto kembali membawanya berjalan tak tentu arah mengelilingi Kota Kuoh sebagai penghilang suntuk,

.

.

.

.

*Now Underworld,

Disalah Satu bangunan megah walau sedikit dibeberapa sisi hancur dan terlihat dalam perbaikan, dengan halaman yang sangat luas banyak beberapa Iblis sibuk mondar mandir membawa beberapa material bangunan layaknya pekerja bangunan namun pekerjaan mereka terlihat memakai berbagai jenis Sihir untuk mempermudah pekerjaan mereka,
Namun di berbagai penjuru kediaman tersebut terdapat berbagai Pasukan dari segala Ras berbagai Fraksi,
Dan salah satu bangunan yang sangat megah, terlihat kubah Kekkai pertahanan sihir berlapis yang sangat kuat menyelubungi bangunan tersebut,

...

'bbbrraaaakkkkkk,

hempasan tangan di atas sebuah meja bundar menandakan ada yang sedikit emosi.

"Sudahlah, CUKUP SUDAH bertele-telenya" geram Seseorang Atau makluk yang mempunyai Otot kekar dengan Nada tajam

"Zeus-dono, bisakah Anda bersikap tenang sedikit, Aku memahami kegelisahan Anda sebagai sesama pemimpin Antar Mitologi" ucap Salah Satu Dewa pemimpin dari mitologi Nordik kuno Dikenal dengan nama Odin-sama mencoba untuk bersikap tenang

"Mana bisa Aku bisa tenang Odin, kita tidak bisa bertele-tele dalam hal ini, dan terlebih lagi si Hades keparat ikut andil dalam perperangan ini," balas Zeus menghela nafas untuk menenangkan diri "Aku tak habis Fikir, apa yang ada dalam otak si Hades itu" lanjutnya lagi.

"maafkan juga atas kelalaian Kami, karena Pihak Underworld lah yang bertanggung jawab dalam insiden ini, namun Aku juga tak menyangka bahwa Si tua Rizevim masih hidup" Sirzech menundukan kepalanya seakan beban yang akan terjadi kedepan lebih rumit,

"tenang lah Sirzech, kita sekarang berada dalam keadaan genting, namun yang paling Kita waspadai adalah Trihexa/666, bagaimana cara mereka mendapatkannya" sambung Ajuka dari pihak Iblis
Hingga semua Peserta pertemuan terdiam, hanyut akan pemikiran masing-masing
"nah-nah, hey Michael apa Di surga tingkat atas Kami-sama meninggalkan petunjuk untuk masalah si 666 ini, jika Hades dan Rizevim berhasil membangkitkan 666 yang sesungguhnya Aku tak Tahu lagi harus berkata Apa". Azazel memijit pelipisnya memandang Michael didepannya,

"Masalah itu tidak ada, sebelum Kami-sama melebur menjadi partikel cahaya setelah Great War kita dulu, hanya ramalan 666 akan bertarung dengan Gread red yang menyebabkan kehancuran dengan kata lain Kiamat". jawab Michael,

"Tapi sewaktu pertempuran Gread red beberapa waktu yang lalu, makluk aoa yang membantu Gread red dan memukul Mundur 666, sosoknya terlihat seperti Kyubi dari Ras Youkai" tanya Yupiter salah satu dewa tertinggi dalam Mitologi kuno Romawi,

"Bangsa Youkai tidak ada hubungannya dengan itu, dan sosok yang muncul itu bisa jadi salah Satu dari bangsa Mitologi yang belum kita ketahui". jawab Yakasa-hime yang menyangkal tentang hubungannya dengan bangsa Youkai,

"Aku setuju denganmu Yakasa-hime, karena Aliran KI dan pancaran Kekuatannya Sangat Asing dan tak pernah kukenal sebelumnya". Sambung Yan Luo Wang salah satu dewa tertinggi Sang penguasa Akhirat dalam mitologi Cina

"Masalah si pengacau dipertemuan kita sebelumnya harus kita lenyapkan Karena dia telah membuat Adik ku sekarat" geram Serafal
"tolong masalah Pribadi jangan dibawa dalam pertemuan kita Kali ini". Odin kembali mengarahkan pembicaraan kemasalah pokok,

"Baiklah, untuk sekarang Prioritas kita Adalah waspada, dan meningkatkan pertahanan disetiap Kubu, dan terlebih lagi, kita Harus saling berbagi informasi penting, sebagai Awal dari persekutuan tiap mitologi dan Fraksi, Kita buat sebuah kelompok Kecil yang akan mewakili disetiap Kubu, guba untuk mengantisipasi jika ada pemberontak seperti Chaos Brigade atau siHades dan terlebih lagi 666 dibawah kekuasaan Si Rizevim,". terang Azazel menatap setiap pemimpin kubu,

"baik"
"bagus juga,"

"Aku terima"
"Diluar dugaan ya"
Tanggap Positif disetiap Kubu,
"Dan bagaimana Dari pihak Anda Ashura-dono". tanya Azazel kepada salah satu Perwakilan Dewa dari reliji kepercayaan manusia, yang hanya diam sedari tadi,

"Hmm, Aku sebetulnya tak terlalu tertarik akan hal ini, selama Si Indra masih hidup maka hanya dia lah Prioritas Ku untuk menghancurkannya, Namun Aku akan mengikut sertakan juga salah satu pasukan terbaikku" jawab Ashura sambil menggosok dagunya untuk menimbang-nimbang,

"Baiklah, Tuan-tuan terhorma Kalian tulislah Siapa perwakilan dari Fraksi Kalian Dikertas Sihir depan Kalian". tunjuk Felbium,

Setelah menunggu beberapa menit telah terpilih setiap perwakilan yang telah ditunjuk masing-masing Pemimpin, dan Azazel pun mengumumkan hasilnya,

"Perwakilan dari pihak Mitologi Yunani Adalah empat Kesatria Saint Seiya terkuat, sedangkan dari Pihak Mitologi Romawi langsung diwakili Oleh Dewa Zero/Pluto, dari Pihak Iblis gabungan dengan Malaikat dan Malaikat Jatub Adalah kelompok Rias Gremori beserta dibantu oleh Vali dan tim nya, Irina sebagai Kartu As Michael bersama Dulio sang pemegang Sacred Gear, Dari Mitologi Nordik adalah Pemimpin Para Pasukan Valkryie dan Ymir kesatria Bangsa Orc, Dan Dari Ashura mengutus Sang Kesatria Gajah Yudistira, maka dengan Itu kita telah sepakat bahwa Kelompok ini yang akan menanggulangi Para pemberontak dan berdiri digaris depan untuk Melawan Trihexa/666 sebelum Bantuan Kita datang, dan untuk Sepengacau pada pertemuan kita sebelum ini, Aku serahlan Kepada Maou Satan Ajuka, karena Dia mengetahui secara detail tentang Si pengacau, dan dengan ini Pertemuan Kita kali ini resmi ditutup, dan jika Masih ada yang ingin dibahas, maka Kita bahas pada pertemuan berkutnya". pimpin Azazel untuk menutup Rapat Kali ini, hingga akhirnya semua pemimpin dan para pasukan pengawalnya telah menghilang kembali ketempat mereka masing-masing
Yang sekarang menyisakan Sirzech, Serafal dan Azazel,

"Azazel sebelumnya Aku ucapkan banyak terimakasih atas Bantuan pihak Grigori dan pasukanmh membantu kami para Bangsa Iblis". Ucap Sirzech menatap Azazel disampingnya,

"Hhmm, yah, tidak usah berlebihan Sirzech, Aku melakukan ini semua karena sudah semestinya, Karena semenjak Kami-sama pemimpin tertinggi kita lenyap/mati, kita sebagai Makluk Ciptaanya dalam kekuasaanya harus saling membantu, karena Hukum yang telah tertoreh sudah tidak berlaku lagi, contoh kecilnya ada sebuah Sacred gear Pedang suci kutukan, elemen yang menentang hukum menyatu, dan contob lebih dasar lagi, perdampingan Malaikat dengan Iblis tanpa ada persaingan atau pertempuran, Maka itu sebagai pencegah kemusnahan kita sebagai salah satu pemicu dari sekian ramalan tentang hari Akhir/kiamat telah Muncul maka tak heran semua telab mengambil inisiatif demi kebaikan bersama" jelaa Azazel panjang lebar,

"dan untuk Itu Aku kembali Dulu ya, Semuanya" Azazel pun menghilang dalam lingkaran sihir miliknya.
Dan para Maou hanya tersenyum akan makna dari Azazel sampaikan tadi, karena dari segi Umur dan pengalaman Azazel melebihi mereka yang sudah tercipta dari Awal penciptaan para pendahulu mereka berempat, sedangkan mereka terlahir hanya dipenghunung Awal Great war antar tiga fraksi terdahulu.

.

.

.

.

Sesuai dengan keputusannya, Naruto mencoba melatih Ilmu sihirnya, yang berbekal ingatan yang telah ditranfer Ophis, mencoba memanfaatkan enegi 666 yang berhasil Dia rampas,

Dan dengan menyegel Ulang seluruh Chakranya, yang hanya menyisakan Chakra dasar dalam tubuhnya sebagai penyeimbang energi sihir yang terselubung didalam dirinya,
Sedangkan Chakra para bijuu didalam dirinya telah disegel dengan Segel fuin:Hakke fuin yang telah sedikit dikembangkannya melalui segel yang tercetak diperutnya modifikasi Segel Lima elemen chakra dasar tanpa bisa dipicu dari kehendak sang Penyegel sendiri Jika dipaksa Aktif,
Maka dengan Fisik Naruto pun sedikit berubah, Rambut yang terlihat lebih Orange, wajah dan badannya sedikit terlihat muda beberapa tahun, guratan kumis dipipinya menghilang, namun otot bidang ditubuhnya masih tetap dan Auranya pun memancarkan seperti Aura Naga Iblis dengan aroma tubuh kehidupan Manusia normal jika Sihirnya tidak diaktifkannya,
Naruto Masih didalam Apartemen milik Ophis melatih kekuatan Sihirnya,
"Kussoo, susah juga menyeimbangkan konsentrasi dengan pengubahan wujud kehendak melalui sihir menjadi nyata, haahh, hanya sihir tipe penyerangan yang sudah Ku kuasai," kesal Naruto ketika menggerakkan tangan kananya untuk memfokuskan Aura merah sedikit campuran hitam menjadikan sebuah kehendak yang di inginkannya, yaitu mencoba mentranfer sebuah energi Sihirnya supaya menjadi kehendak nyata kemungkinan akan sama cara kerjanya dengan sebuah Sacred gear,
Dar terlebih lagi teleportasi, sedikit lebih mudah dari pada mentranfer sesuatu yang di inginkan,
"Hahh,,hahh," keringat bercucuran di badannya, sangat susah rupanya,

Sedang beristirahat, Naruto tersentak dengan ingatan salah satu Bunshinnya masuk kedalam ingatannya, Hmmm.
'Baiklah, Akan ku mulai manipulasi kemunculan Eksistensi legenda yang terlupakan Didunia ini'. pikir Naruto dan kembali berlatih ilmu sihirnya.

.

.

.

*Hight School of Kuoh

"Kyaaaa... kyyaaaaa..kkyyyaaaa,,
"hennntaaaiiii,
Teriakan beberapa Siswi Disalah satu ruang Ganti baju yang mengetahui ada beberapa Siswa yang sedang mengintip, dan kegaduhan pun tak terhindari lagi,

"Mmaatsuda, Mammaatohama ayo Kita Kkkaabbuurr" teriak Sang pengintip Issei terhadap kedua rekan seperjuangannya,
Namun, dilorong sekolah, ketiga Pelaku pengintip tersebut telah dicegat olah beberapa Siswi yang terlihat sangar dan membawa senjata masing-masing,
"Selamat datang dalam gerbang Kematian kaliannnn"
Terjangan beruntun disertai teriakan kesakitan yang memilukan, dengan pembantaian yang tak masuk diakal manusia,

"aarrgghhh, ampppuunnn""
"Kkaaa-channn,, tolong Akuuu,,,

#How poor you are Issei...

...

*Ruang Klub penelitian Supranatural,

Terlihat tiga orang siswi duduk santai diruang tamu, ruangan yang tergolong mewah untuk sebuah Klub disekolah, dan satu lagi Siswi berambut Merah duduk tempat duduk kebesarannya,

"Akeno, bagaimana perkembangan Issei terhadap penyesuaian Promotion Quin Sacred gearnya?" Tanya sang Gadis berambut Merah panjang bernama Rias,
"Ha i Boucho, perkembanganya sangat lancar, hmm cuma sedikit dipoles dengan intim lagi olehku, fufufu" jawab Akeno sedikit sensual untuk mengerjai Rias,

"Aaakkeennooo" Teriak Rias dengan wajah yang memerah karena malu,
"Hihihhi, Boucho malu, Boucho malu" teriak kompak Xenovia dan Asia,
Sedangkan Koneko hanya diam sibuk dengan cemilannya.

'Tok,tok,,,

"silahkan masuk," kata Rias yang berusaha mengaliahkan pembicaraan,
Dibalik pintu terlihatlah dua Orang remaja berjenis Iblis yang anggota dari kelompok Rias,
Yuuto Kiba dan Issei, pas mereka masuk Atmosfir ruangan lansung sepi, semua terdiam salah tingkah akan pembicaraan sebelumnya,
"aano, Boucho maaf Kami terlambat" kata Issei sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal,
"Boucho, ada apa memanggil Kami?" Kata Kiba sopan, Akeno yang sudah kembali dari dapur membawakan beberapa gelas teh hangat untuk seluruh anggota Rias hanya terseyum ketika melihat Issei memperhatikannya,

Baiklah,kalian Semua Aku panggil kesini untuk membahas tentang kesatuan sebuah kelompok dari seluruh Fraksi dan Mitologi, yang akan digabungkan dalam sebuah Tim untuk bertempur digaris depan dan menanggulangi jika ada konflik dari para pemberontak" jelas Rias dengan serius,
"kenapa mesti begitu Boucho? Tanya Kiba yang sedikit penasaran,
"Itu karena, Azazel-sensei serta, Maou Sirzech memberitahukan kepada Kami tentang persatuan Antar Fraksi dan Mitologi, akibat dari kemunculan Trihexa/666 beberapa waktu yang lalu dan inilah berkas data-data yang akan digabungkan dengan kita". sambung Akeno sambil menyerahkan lembaran Kertas yang berisi Data-data tersebut,

Semua Anggota membaca dengan seksama, hingga Xenovia sedikit terkejut, karena ada beberapa yang dikenalnya
"Bahkan para Saint pengawal pribadi Athena-hime juga ikut dikerahkan" kata Xenovia,
"ano, Xenovia-san kau kenal dengan mereka?" tanya Asia,
"iya Asia, Aku kenal mereka, kerena mereka lah mentor kami para Exorsis melatih Kami waktu di Vatikan, mereka memang sangat hebat dan berpengalaman" jawab Xenovia semangat
"Boucho, bolehkah Aku bertanya?". Tanya Kiba sopan
"Apa itu Kiba?"
"Uzumaki Naruto, salah satu perwakilan dari Mitologi Atlantis peradaban yang hilang, Aku belum pernah mendengarnya" lanjut Kiba yang terasa agak ganjil dengan keterangan akan Atlantis
"Kalau itu penjelasan Oni-sama yang Dia berikan kepadaku memang benar dia perwakilan dari mitologi Atlantis dan Alasannya mereka bisa muncul dikarnakan mereka benar-benar takut jika peradaban yang hilang itu benar-benar musnah dengan Hari Kiamat yang telah diramalkan" jawab Rias,
"Dan sewaktu pertemuan Antar Fraksi sudah berlangsung, muncullah kedatangan Ophis membawa seseorang yang mengaku dirinya dari peradaban Atlantis, maka itu Para Maou memintak bukti yang jelas dan Anehnya Ophis juga terlibat dalam pembuktian itu dengan Alasan peradaban Atlantis menghilang karena ulah Ophis yang menyembunyikan mereka dalam sebuah dimensi yang tak bisa dijangkau oleh siapa pun, dan Hanya Ophis yang menjaganya dulu sewaktu Ophis masing menjadi Naga penjaga celah dimensi. Dan sekarang ceritanya sudah berbeda semenjak Gread red mengambil alih celah dimensi dan mengusir Ophis dari sana". Jelas Rias lagi,
"Hmm, begitu jadi tak heran para pemimpin setiap Fraksi menyetujuinya" Kiba pun mengerti penjelasan Rias,
"Ara, ara, Boucho kabarnya Uzumaki Naruto akan disekolahkan di sini, karena kata Azazel-sensei untuk pengenalan dengan dunia Manusia dan juga untuk menjalin keakraban dengan makluk supranatural lain, karena Mitologi Atlantis sudah beribu tahun mengasingkan diri mereka dari pihak luar". sambung Akeno yang telah berdiri disamping Rias,
"Hahh, Merepotkan tapi baiklah inilah langkah Kita juga seperti apa Makluk dari Peradaban yang hilang itu" Rias tersenyum dengan semangat karena jika kemungkinan Uzumaki Naruto Kuat maka dirinya bisa menjadikan salah satu bidak dalam kelompoknya,
Karena masih tersisa Tiga buah pion, karena Wakth membangkitkan Issei dirinya menghabiskan seharga lima buah bidak pion, maka dengan itu lengkap sudah kelompoknya untuk mengikuti Rating Game selanjutnya,
'hihihihi' pikir Rias licik bagaikan Iblis dari iblis?

.

.

Jam Istirahat pun telah selesai, dan sekarang para murid Disekolah Kuoh memasuki kelas mereka masing-masing,
Dikelas XII kelas yang ditempati para Murid tahun Akhir yang melingkupi Dua orang gadis Iblis pemimpin dari Dua klub yang berbeda, Rias dan Sona serta murid yang lain sedang bercengkrama untuk mengisi waktu luang sambil menunggu Sensei mereka masuk,
Pintu kelas pun terbuka, dan masuklah Sensei pengajar mereka,
"Baiklah Anak-anak, mulai saat ini kita kedatangan Murid baru yang akan bergabung dengan kalian tahun ini dan Sensei mohon untuk kerjasamanya supaya kalian bisa berteman dan membimbing teman baru kalian" kata Sensei didepan kelas,
"Uzumaki-san silahkan masuk, dan perkenalkan dirimu". Sambung Sensei,
Maka masuklah seorang siswa laki-laki yang bisa dikatakam gguuaaanteng-teng berjalan masuk dengan gaya Cool, kalem dan tenang,
"Salam Kenal Minna, Namaku Adalah Uzumaki Naruto, dan kalian boleh manggilku Naruto". Perkenalan Naruto yang terkesan untuk tidak bertanya lagi tentangnya,
"hanya itu Uzumaki-san?" Tanya Sensei yang dibalas dengan anggukan kepala oleh Naruto,
"Baiklah sekarang Kau boleh duduk dibangku yang kosong di...dibelakang Rias, Rias-san Bisa angkat tanganmu"
"hai Sensei," balas Rias,
"Nah disitu Uzumaki-san" tunjuk Sensei ke arah bangku yang dibelakang Rias,

"Hai, terima kasih sensei" balas Naruto sembil berjalan kearah bangkunya,
Semua siswi menjadi sedikit histeris, dengan pandangan berbinar, karena bertambah satu orang Siswa yang terbilang tampan dikelas mereka,
'Hmm, jadi Dia Uzumaki Naruto' pikir Rias yang hanya melirik Naruto dari sudut matanya
'Uzumaki Naruto, spesifikasi data masih kosong, perwakilan dari Mitologi Atlantis, sungguh hal yang mengejutkan' pikir Sang Ketua Osis memandangi Naruto yang telah duduk disamping Kirinya

"baik lah Anak-anak kita mulai pelajaran hari ini" kata Sensei yang mengalihkan perhatian seluruh siswi terhadapnya,

...skip

Usai pelajaran Jam ketiga Semua murid menyusun perlengkapan belajar Mereka, karena Mereka bersiap-siap untuk jam Pelajaran ke empat yang ternyata Sensei yang mengajar berhalangan hadir,
Jadilah Semua Murid dalam Kelas hanya menghabiskan waktu menjelang pulang sekolah, melihat hal itu Rias dan Sona serentak berdiri dari kursinya dan menghampiri ketempat meja belajar Naruto,
"Uzumaki-san, Aku sebagai ketua Osis disekolah ini ingin mengajukan beberapa pertanyaan terhadap mu!" Sona mendekati Naruto sambil membetulkan letak kacamatanya,
"Hmm, Baiklah apa Saja itu Sitri-san?" Jawab Naruto santai, membuat Sona tersentak karena Naruto mengetahui Marga Iblisnya
"Tidak usah langsung membuka yang tersembunyi Uzumaki-san". Balas Sona yang sedikit nada datar, namun Rias berusaha untuk memcairkan ketegangan,
"Hmm, ano Uzumaki-san, Sona lebih baik Kita membicarakannya diruangan Klub Ku saja". Rias mengusulkan akan lebih aman apa yang akan mereka bahas selanjutnya,
"Baiklah Gremory-san, tolong tunjukan arahnya" jawab Naruto sopan dengan tersenyum terkesan palsu yang si sadari Oleh Sona.

Setelah berjalan beberapa lorong kelas, dan menuju gedung dibelakang sekolah, sampailah mereka Bertiga digedung belakang sekolah, dan mereka memasuki gedung tersebut hingga menaiki lantai tingkat dua,

"Akeno, tolong buatkan teh dan sediakan beberapa cemilan untuk tamu terhormat kita" kata Rias setelah memasuki ruangan Klub penelitian Supranatural miliknya,
"ha i Boucho," balas Akeno,

"Nah, Sona silahkan apa yang ingin Kalian bahas. Disini aman" lanjut Rias menatap Sona yang hanya diam sambil memperhatikan Naruto,
"Hah, baiklah Uzumaki Naruto-san, sebelumnya maaf Aku telah mengambil waktumu, jadi yang ingin Aku tanyakan Adalah tentang asal-usul mu dan tentang bagaimana sejarah hilangnya Mitologi Atlantis, karena setahu Ku, Mitologi Itu hilang secara misterius dari beberapa informasi yang pernah Ku teliti" Sona berucap dengan serius, dan menyiapkan pendengarannya dengan baik,

"permisi, Kaicho, Naruto-san, ini teh dan cemilannya silahkan dinikmati" Akeno meletakan Nampan berisi Ceret dan gelas serta kue cemilan di atas meja,

"Hmm, terima kasih Akeno, dan untuk pertanyaan Sona-san kemungkinan ini akan memakan waktu yang lumayan lama, apakah tidak apa-apa?" tanya Naruto,
"tidak Apa-apa, Aku sudah meluangkan waktu untuk ini," jawab Sona,

"Hmmm, mari Kita mulai dengan sejarah peradaban Atlantis tempat kampung halamanku, Atlantis awalnya Hanyalah sebuah benua yang bisa dibilang Kaya akan sumber daya alam, dan itu pun dihuni oleh beberapa Bangsa ras manusia yang terkenal dengan mempunyai kekuatan Para dewa, maka itu kebanyakan dari Kami selalu disangkut pautkan dengan mitologi Yunani yang dipimpin Oleh Dewa terkuat Zeus, pada Dahulu sebelum Aku terlahir nenek Moyang ku selalu menceritakan kenapa Atlantis mengasingkan Diri dari Dunia Luar dan Kami tersembunyi disalah satu dimensi yang dijaga oleh Naga terkuat pada waktu itu, yang kalian kenal dengan Nama Ophis, tepatnya 2000 tahun yang lalu adalah jumlah tahun yang telah berlangsung sejak perang yang terjadi antara Para Bangsa Yunani yang berdiam di luar pilar-pilar Herkules dengan mereka yang berdiam di dalamnya. Perang inilah yang akan aku dengar,
Pasukan yang satu dipimpin oleh kota-kota Athena, sebagaimana yang dipimpin Oleh Dewi Athena dan Dewa Ares menyerang Langsung untuk menaklukkan kami pasukannya dipimpin langsung oleh raja-raja dari Atlantis, Itulah Awal dari mengapa Kami mulai mengasingkan Diri, Atlantis bisa dibilag sebuah pulau yang lebih besar dibanding gabungan Libya dan Asia, setelah Perperangan dengan Para Dewa Mitologi Yunani dengan diadakan gencatan senjata namum kemudian Kami kembali Diserang oleh Para dewa dari Mitologi Romawi, pulau Kami dihancurkan oleh sebuah gempa bumi dan menjadi tumpukan lumpur yang menjadi lava Panas membumi hanguskan Separuh dari daratan, dan dengan segenap kekuata yang kami miliki Kami pun menggempur balik dan mencetuskan perang selanjutnya hingga Banyak Korban jiwa, dan dengan pengorbanan Para kesatria dan Raja-raja pemimpin Kami Akhirnya kami memenangkan Perperangan tersebut, tapi Itu pun tak berujung Baik bagi Kami bagi pihak luar yang mengetahui bahwa kekuatan tempur Kami telah berkurang Drastis maka,
Para pasukan Dari Mitologi hindu dan dewa perang tertinggi Mereka kembali menggempur Kami Habis-habisan dengan Banyak air bah, Para dewa membuat Bencana yang mengerikan, ternyata mereka telah bersatu untuk menaklukan Kami,
Hingga dalam sejarah begitu banyak pengorbanan Kami yang sia-sia, tanah yang jatuh dari pegunungan di satu wilayah. Namun tanah telah berjatuhan dan menimbun wilayah Atlantis dan menutupinya dari pandangan mata.
Hingga, Ketegangan kembali terjadi Jauh dibagian Dunia bawah juga terjadi perperangan Tiga fraksi teringgi dalam peradaban Manusia, dan ditambah dengan ikutnya pertempuran Dua Naga Surgawi yang ikut menggetarkan wilayah Kami, maka itu salah seorang Tetua dalam Bangsa Kami meminta permohonan kepada Dewa Naga yang waktu itu masih dipegang Oleh Ophis, sehingga Sang Dewa Naga membawa seluruh peradaban Kami kedalam sebuah dimensi yang tenang dan damai dalam waktu Satu malam, sehingga Para musuh kami beranggapan Kami telah musnah dan hancur akibat dari perang Akbar terbesar di antara Tiga Fraksi". Jelas Naruto panjang lebar tanpa ada yang menyela penjelasannya,
Dan membuat Para gadis hanya terdiam, hingga akhirnya Sona mengajulan pertanyaan,
"Oleh sebab itu kenapa Kalian malah menunjukan diri dan ikut mewakili setiap Fraksi yang merupakan Musuh kalian" kata Sona,
"Itu mudah, Karena keberadaan sang 666" jawab Naruto singkat, dan menyesap tehnya hingga tinggal setengah,
"Ano, Naruto-san apakah Atlantis sekarang masih Ada?" Tanya Rias yang hanya dibalas dengan Anggukan oleh Naruto,
"Yahhh, baiklah semua rasa penasaranku telah terlampiaskan, jadi bagaimana Naruto-san menunjukan sedikit Kekutan mu yang berasal Dari Atlantis, yah paling tidak ini hanyalah sebagai pengisi tambahan data dalam pembentukan kelompok ini" kata Sona,
"Aku juga akan ikut andil sebagai latih tanding dengan kelompok ku, bagaimana Naruto-san" sambung Rias yang juga penasaran akan kekuatan Naruto,
"Baiklah, kapan kita Mulai latih tandingnya?". Tanya Naruto menyetujui Usul tersebut,
"Hhmm setelah pulang sekolah, apakab bisa?, Naruto-san"

"Baiklah Aku, akan ku Lakukan" balas Naruto santai, dan meminum teh nya hingga tandas,
" jadi kalau begitu Aku undur diri dulu, sekalian mempersiapkan untuk latih tanding nanti sore". Naruto pun undur diri dan mulai meninggalkan ruangan tersebut,
Setelah pintu tertutup sempurna, Rias mendekati Sona,
"Ne, Sona kau harus memperhatikan dengan detil dalam latih tanding dengan para bidak Ku ya, Aku mengandalkan pengamatanmu" kata Rias,
"Baiklah Rias-tan, hihibi" jawab Sona yang kembali pada sifat Childis nya bila hanya berdua Dengan Rias sahabat baik sejak kecil, dan Akeno pun Hanya tersenyum melihat King nya hanya mengembungkan pipi imutnya terlihat lucu, jarang-jarang Dia melihat sifat asli tsundere Rias seperti ini,

"Fufufufu,"

...

"Ada apa Ophis,?" Tanya Naruto mengetahui kedatangan Ophis tanpa mengalihkan pandangannya kesamping,
"Tidak ada Naruto, Aku hanya ingin melihat Kau akan bermain dengan para Iblis kecil itu." jawab Ophis yang selalu kalem

"haaahh, dasar Gadis Loli, setidaknya ubahlah Ekspresi wajahmu jika terhadap Ku,". Naruto hanya menggerutu melihat sifat Ophis yang selalu datar dingin, dan beku?

"Ophis-chan" panggil Naruto yang mengusap kepala Ophis layaknya anak kecil dengan perasaan Pedofil?
Dan itu sedikit merubah ekspresi wajah Ophis yang terlihat Kaku dengan pipi yang sedikit merah tersamar dengan wajah imutnya,

'setidaknya inilah keputusanKu jika memang Roda takdir ada ditanganku'. pikir Naruto yang masih mengelus kepala Ophis yang juga ikut duduk disamping Naruto dibangku taman belakang sekolah.

.

.

.

Rias Dan kelompoknya beserta Sona dan Tsubaki, telah berkumpul di Ruang Klub Penelitian Supranatural,
"Baiklah semua, kita akan mengadakan latih tanding dengan seseorang yang bisa dibilang berasal dari Negri dongeng, apakah Kalian semua siap,?" tanya Rias kepada kelompoknya,
"Ssiiiaaappp, Boucho" jawab Mereka serempak,
"dan Sona aku juga butuh bantuanmu". Sambung Rias lagi,
"kapan pun Aku siap Rias" jawab Sona,
Dan setelah Itu Akeno pun menyiapkan lingkaran sihir teleportasi menuju taman belakang sekolah, untuk latih tanding mereka disana.

.

.

.

Note : Sory, fightnya dalam Chapter ini agak Kurang dan terkesan tidak ada, karena dalam Chapter ini me cuma membuat sebuah pengembangan cerita dengan adanya sebab dan akibat, karena harus ada jalur kedepan yang harus terencana untuk fict ini,
Dan Chapter depan baru diadakan Full fight and Arc to plan of return The Trihexa/666. Dan pertentangan dalam skala kecil yang dilakukan Naru dibantu oleh Ophis,

And untuk pair me serahkan saja pada para reader and Author yang menyempatkan memberikan pendapatnya di kolom Riview,

Naru X ...
Silahkan berikan pilihan kalian,

So, see you next chap, and Next chap I will Reply your riview One by One...

...

Crime ... Out..