Riview...
Pair: naru x ophis
Me : Seep, sesuai dengan pemilihan pair..
xtremextr
Pairnya dengan Ophis saja
Me : Oke,mantap
syahril arsyad namikaze
mantap ceritanya berbeda sekali dengan fanfic" yang pernah ku baca
semoga lanjutannya cepat ditayangkan
Me : Thanks, iy, ne di ushain,
mrheza26
kpan next thor?
Me : Ni udah
Radeon D'jambak
Ceritanya bagus bozz (y)
Me : Thanks,
Azumamaro
Sugoiiiii! ceritanya menarik, buat Naruto lebih kuat lagi dong thor kalau bisa Naruto yang jadi penghancur dunia hehehehe...
tapi ini juga udah cukup. ditunggu lanjutannya
Next~
Me : Siip, tenang aja, sesuai berjalannya cerita, Up full power
ichaputri657
Pair nya naruxophis aj senpai!
Me : Okeee..
Seneal
Pairnya sama Ophis aja.
Next thor
Me : Oke, dah ditentuin kok.
ryal
Pasangan naruto lebih baik ophis aja thor !
Me : Oke, tenang aja,
kuroneko
nc fic mas
sorry baru ngikuti crita sdh nyampek chap sgini
di lanjut terus mas
chap terakhir sip. wordnya lbih panjang dr pda chap sbelumnya
smoga chap dpan wordnya kayak gni
see next chap mas
Me : Thanks, and doain aja, biar ni ide ngalir terus,
Sinta Dewi468
Sama ophis chan aja chapter selanjutnya kalo bisa adegan fightingnya bikin seru,terus apa naruto bakalan ngeluarin kekuatan shinobinya?
gitu aja lanjut terus ya aku tunggu kelanjutannya :v
Me : Hmm, kekuatan Shinobi nya kalau udah terdesak, palingan yang akan lebih sering digunakannya cuma Chakra dasar kombinasi dengan sihir yang dia dapat, okkk
Darknees Light Emperor
Pair NaruOphis dan buat fight nya menegangkan plus seru, wkwkwkwk, lanjut...
Me : Hahahha, tenang aja
yellow flash115
lanjut & req pair le fay.
Me : Hmm, nanti di fikirkan tuk mini harem naru. :D
ajidarkangel
Bukannya libya itu emang asia ya?
Me : Hehehe, iya sori, nanti me perbaiki. Thanks ya
Grand560
Pair Naruto x Ophis
Me : Udah ditentuin kok.
DAMARWULAN
wah naruto jadi DPO ,dan apa tujuan sebenarnya naruto itu
Me : Tujuan nya, hhmm apa ya, blum me pikirin nih, bagusnya apa..?
fadjar
Buat naru jadi dark aja thor tpi tetep manusia plus kekuatan naga 666 aja thor buat naru jadi musuh 3 fraksi plus aliansi thor klo mslh romance ckup1 aja thor ophis gak usah harem.
Me : Nanti bakalan muncul darknya, sesuai tragedi yang di alaminya
M Fhytto
next chp dtnggu
Me : Okee, ni dah up
varsyi dobe
lanjut...
Me : Udah kok,
Joe304
Next thor.
Me : Shiipp
Inay-Kun
Naruto x Ophis thor
lanjut..
Me : Okee,
saputraluc000
hmmmmm.
Me : Hhmmmm... xD
UzuNami Tara 217
Lanjut
Kalo untuk pair nanti aja. Jangan terlalu dipaksakan. Nanti kesannya tidak akan dapat. Meskipun tomancenya sedikit tapi natural itu sudah bagus kok.
Salam
Nb: Ijin Follow and Fav ya?
Me: Oke me usahain kok, n thanks ya tas masukannya,
WeedLovers
Next Vakk
Me : Udah ni vakk
dilousfarm
Menurut saya...
·
·
·
·
Entahlah.. [Watados #PLAK]
·
·
Wow! Ophis plus Naruto... DXD bakalan runtuh. ancur, kalau kata para Author..
·
KIAMAT!
·
NEXT CHAP! SEE U!
Me : Hahaha,, kiamat unianime, :v Naga superior yang langka n lolimut :D
Rashed alfalah
Keren keren... Lanjut lanjut...
Me : Makasi, ni udah lanjut
10kosasih
Hmmm kirain fic ini cuma menceritakan pertempuran Naruto dengan 2 dewa naga, ternyata masih panjang
Me : Rencana mo bikin war of god, tapi masi lama,
WeedLovers
next.
Me : Ni udah
Sinta Dewi468
Kalo bisa sih buat naruto jadi musuh semua fraksi sama kekuatanya naruto tu tambahin lagi tapi kekuatannya naruto tu jangan kekuatan dari dunia shinobi kalo bisa juga sih kekuatannya dari devil my cry
lanjut teru aku tunggu kelanjutannya.
:v
Me : Waaow kalu gitu jdi sper duper full pawer dun, nanti me referensikan,
Seneal
Nexy
Me: Ni udah
Gox
Nexttttt
Me : Ni up
saputraluc000
the lost of moment keren keren.
Me : Thanks ya.
Blu Kira
Kasihan.
Kasihan
Hidupnya Naruto, kasihan dirimu nak.
Kalo menurut gue ini bukan dark!Naruto, di tempat tinggal asalnya gak keliatan dark, di Dxd dia cuma diburu karena kesalahpahaman. Kasihan.
Tambah ngenes aja, kekasihnya di nikahkan, teman2nya gak ada saat dibutuhkan, dipandang monster, terus ditambah dicap penjahat karena melindungi diri sendiri. Kurang greget apa lagi hidupmu Nar Nar Nar :v Eaa authornya sih yang jahat bikin nasib Naruto kaya' gini :D :v
Untuk ceritanya udah bagus, gaya penulisan sih masih perlu diperbaiki, EYD penggunaan huruf kapital yang salah. Dan sedikit saran, kalau Pov!Naruto kurangi penggunaan kata "Ku" diawal kalimat, mending ubah "Aku"
Oke itu aja, bye
Me : Darknya akan muncul seiring cerita, hahaha, gitulah biar dapet feelnya.
mz ceer
mungkin kurangin over powernya..
dtambahin bumbu cinta segi banyak nut not harem..
lanjut min..
Me : Ok, nanti me lanjutkan
UzuNami Tara 217
Lanjutkan terus!
See you next chap!
Ijin Fav and Follow boleh?
Me : Oke, makasi, silahkan dengan segala hormat
007
Apa naru itu dark ?
Bagus lanjut ...
Me : Sesuai tragedi yang dihadapinya
ajidarkangel
Bagus author. Lanjut upnya moga bisa kilat :v
Me : Nanti me usahakan
Trafalaq D Avan
naruto seperti pecundang aja
dr kecil di pangil monster
waktu udah dewasa masih juga di pangil monster padahal udah selamatkan dunia shinobi
terus di tingalkan dua wanita yg di cintainya habis itu lagi ngak di percaya jadi hokage
pecundang besar :v
Me : Hahaha, jadi jomblover ngenes nasib dan takdir,
Sinta Dewi468
Thor makin menarik ceritanya apa disini narutio punya doujutsu ?
Lanjut lagi thor aku tunggu lo :v
Me : Nanti me fikirkan,
Oke sekian dulu tuk balasan riviewnya, n makasi ya bagi yang dah riview n ngasi masukan, so tuk kedepannya me sangat butuh masukan n ide- ide dari kalian semua.
So.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Silahkan membaca.
.
.
.
.
.
.
.
.
Ketika lingkaran sihir dengan lambang Khas dari Bangsawan Iblis Gremory muncul ditaman belakang sekolah, maka telah hadir Rias dengan seluruh Bidak nya beserta Sona dengan Tsubaki,
Tak jauh dari bangku taman Naruto sedang asyik tiduran diatas pangkuan Ophis, terlihat betapa lelapnya Naruto tertidur dan Ophis tak merasa terganggu akan hal itu,
"Dimana Naruto-san berada Rias, apa betul Kita akan mengadakan latih tanding disini?" tanya Sona yang mengedarkan pandangannya sekeliling taman,
"Aku juga tak tahu Sona, kan sesuai perjanjian memang disini Kita akan melakukan latih tanding". Jawab Rias yang juga bingung tak melihat kehadiran Naruto seperti yang dikatakan nya,
Dan dibelakang Rias, terlihat Issei seperti sedikit aneh dengan sebuah Aura yang familiar sempat dirasakannya, sehingga Sacred Gear nya telah aktif dengan sendirinya, dan Ddraig yang berada dalam Sacred Gear mulai angkat bicara,
"nah, Sobat katakan kepada Rekan-rekan mu untuk berhati-hati, karena Aku merasakan pancaran Aura energi Seekor Naga yang sangat kuat disekitar sini". Kata Ddraig dalam diri Issei memperingati,
"Baiklah, Ddraig" balas Issei yang sudah waspada akan peringatan dari Ddraig,
"Ano, Boucho apakah Kau merasakan pancaran Energi yang kuat disekitar sini?" tanya Issei kepada Rias, dan Rias pun berkonsentrasi, hingga Sona dan Tsubaki serta Akeno sempat menjerit dengan ekspresi wajah yang sedikit ketakutan,
"Iii..iiituuu kan..?" kata Akeno yang dipotong oleh Sona setelah melihat Dua Orang yang sedang bersantai di bangku ujung taman belakang sekolah,
"ya, tidak salah lagi, Gadis kecil itu adalah Ophis, Sang Naga Tanpa batas" potong Sona hingga semua yang berada disitu tersentak mendengarnya, hingga masing-masing dari Anggota Rias dan Sona memposisikan diri mereka dalam siaga,
"Kenapa Ophis bisa berada disini?, ... Apa mungkin ini ada hubungannya dengan Naruto" tanya Rias,
"Bagaimana Ini Boucho, apa Aku harus melaporkan kepada Azazel-sensei atau Maou Sirzech?" Akeno yang akan membuat sihir teleportasi namun Ditahan Oleh Sona,
"Sebaiknya Kita datangi Dia, dan Kita tanyakan secara baik-baik akan kedatangannya kesini" lanjut Sona sambil menatap seluruh yang berada disitu,
"Issei, Kiba, Xenovia, dan Akeno persiapkan diri Kalian jika sesuatu yang tak diinginkan terjadi, dan untuk Koneko dan Gesper kalian Harus melindungi Asia" perintah Rias kepada anggotanya,
"Baik, Boucho" jawab mereka serempak,
"biar Aku, Sona dan Tsubaki yang akan menghampiri Dia" Rias yang menatap Sona serta Tsubaki yang dibalas oleh anggukan Mereka,
Setelah Itu mereka bertiga berjalan mendekati Ophis yang sibuk mempermainkan helaian rambut Naruto yang tertidur dipangkuannya,
"Ohh, Kalian sudah datang". Kata datar Ophis tanpa mengalihkan pandangannya dari wajah Naruto yang sedang tertidur,
"Maafkan Kami mengganggu Anda Ophis-sama, apakah yang bersama Anda adalah Naruto?" tanya Sona yang masih berdiri dibelakang Ophis bersama Rias dan Tsubaki,
"iya, Naruto sedang tertidur, apakah Kalian sudah siap untuk bermain-main dengan Naruto". Tanya Ophis balik sambil menggoyangkan bahu Naruto untuk membangunkannya,
"Kami sudah Siap Ophis-sama, dan apakah Anda yang mewakili dari Mitologi Atlantis untuk mengikut sertakan Naruto kedalam Tim gabungan Antar Fraksi?" Rias yang bertanya sambil berjalan lebih mendekat lagi ketempat Ophis yang masih duduk dengan Tenang,
Namun Ophis hanya diam, dan terus berusaha membangunkan Naruto,
"ukkhh, hhaaahh, ada Apa Ophis? Apakah mereka sudah datang" Naruto yang sudah terbangun mengucek matanya serta merenggangkan badannya untuk bangun dari pangkuan Ophis,
Dan setelah Naruto bangun dirinya langsung mendapati Rias, Sona serta Tsubaki tak jauh dibelakangnya,
"Ohh, Hai Rias-san, Sona-san dan, hmmmm Tsubaki-san kah.." sapa Naruto yang melihat ketiga Iblis yang mendekatinya,
"Hai juga Naruto-san, apakah Hari ini jadi kita Latih tanding nya?". Balas Rias yang tersenyum kearah Naruto,
"Hhmm, Baik lah, Dan maaf Aku tadi sempat ketiduran dipangkuan Gadis imut ini". Naruto sedikit malu karena mereka sempat melihat Naruto tertidur dipangkuan Ophis,
"Naruto, sebaiknya jangan buang waktu lagi, karena ada Hal penting yang akan ku Urus setelah ini" Ophis kembali dalm mode Datarnya yang terkesan cuek untuk menegur Naruto, yang lain hanya menatap dengan penasaran, Sebetulnya apa hubungan Naruto dengan Ophis sehingga mereka terlihat seperti,,.. Eerrr...hhhmmmm,, anoo..
"Yah, baiklah, gadis manis Ophis-chan," balas Naruto yang hanya menghela Nafas,
"Dan Rias, mari Kita mulai sekarang" dan setelah Naruto mengatakan itu Dia telah menghilang dari Hadapan Rias hingga dirinya telah Muncul di hadapan Kelompok Rias yang sedang bersiaga tak jauh dibelakang Rias,
Melihat hal itu mereka hanya terkaget, karena Naruto yang tiba-tiba muncul tanpa mereka sadari Hawa kehadiran Naruto,
"Apakah Kalian seduah Siap?" tanya Naruto dengan Nada datar dan ekspresi netral diwajahnya, yang sangat berbeda dengan Karakter Naruto sebelumnya,
Dan Rias yang sudah kembai kedalam Kelompoknya, langsung membuat posisi siaga siap tempur, dan memberi kode Isyarat kepada Kiba dan Xenovia untuk menyerang duluan, dan berbalik menghadap Akeno dan Issei,
"Issei tingkatkan penggandaan Boosted Gear mu, dan Akeno Kau sebagai Suppor penyerangan dari atas, biar Aku yang akan melakukan penyerangan penutup". Kata Rias mengomamdoi,
Sedangkan Sona dan Tsubaki sudah membuat sebuah kekkai pelindung disekeliling taman belakang Sekolah,
...
Kiba dan Xenovia sudah melesat sangat cepat menyerang kearah Naruto didepan mereka, dengan pedang yang sudah mereka genggam,
Dimulai dengan Kiba yang langsung menebaskan pedangnya, dan lalu dibantu dengan serangan Xenovia dari atas Naruto, yang sama-sama menebaskan pedang mereka terhadap Naruto hingga dengan reflek yang bagus Naruto menghindar kesamping dan menendang perut Kiba serta Naruto menangkap pergelangan tangan Xenovia,
Lalu melemparnya ke arah Kiba yang telah terhempas kesamping,
"Akkkh, hahhh, Reflek yang bagus Naruto-san" puji Kiba yang sudah berdiri dan membersihkan pakaiannya yang kotor,
"tak Ku sangka, kecepatan Kiba, Kau mampu mempresiksikannya dengan baik, dan Kau juga mampu memanfaatkan keadaanku yang kurang menguntungkan" tambah Xenovia yang mengakui kemampuan Reflek Naruto,
"Ahh. Biasa saja, jangan terlalu memuji" balas Naruto, "jadi selanjutnya bagaimana Kita bermain Ilmu pedang" tanya Naruto yang sudah melepaskan segel Fuin penyimpan yang ada dibahunya,
Hingga Naruto telah memegang sebuah Sebuah pedang berwarna hitam polos, Aura dari pedang tersebut terkesan agak liar, maka itu Naruto mengalirkan sedikit Chakra dasarnya untuk bisa mengendalikan pedang tersebut.
"Waaow, pedang yang bagus Naruto-san,". Kata Kiba, lalu kiba pun menciptakan sebuah pedang yang sangat simpel dari ketiadaan dengan mengalirkan sihirnya guna memperkuat ketahanan dan ketajaman pedang milik Kiba,
Sedangkan Xenovia hanya memperhatikan pedang milik Naruto dengan serius,
"Apa Jenis pedang milikmu Naruto-san?" Tanya Xenovia yang sedikit tertarik,
"Hmm, pedang Ku ini sejenis pedang penghantar kekuatan, bisa di ibaratkan dengan sebuah Kabel yang berguna menghantar arus listrik, maka dengan Sedikit Aku mengalirkan Kekuatan kepada pedang ini maka kekuatan yang keluar dari pedang ini sesuai dengan kehendakmu yang memiliki beberapa elemen sihir yang kalian Miliki" jelas Naruto sambil memperagakan beberapa elemen yang silih berganti menyelimuti pedang tersebut,
Namun itu semua adalah sebuah kebobongan yang tidak mungkin dirinya mau memberikan informasi kekuatan sebenarnya pedang miliknya itu,
Kekuatan pedang milik Naruto sebenarnya adalah 'Merampas atau Pelahap kekuatan' pedang yang mampu melahap segala jenis kekuatan bila bergesekan dengan pedang tersebut, dan hal itu telah di antisipasi oleh Naruto dengan menggoreskan beberapa Fuin aksara kanji disepanjang bilah pedang tersebut,
"baiklah, bisa Kita mulai lagi" lanjut Naruto yang sudah menghilang dari depan Kiba dan Xenovia
Kiba tentu paham dari sisi mana Naruto akan menyerang, dengan insting sebagai petarung Iblis yang berbakat Kiba berhasil menangkis tebasan pedang Naruto dari samping,
...wwusss...wwuuss...
"Traaannkk"
bunyi gesekan kedua pedang tersebut, Kiba pun tak tinggal diam, segera membalas serangan Naruto, maka pertarungan Antar pedang pun terjadi yang terlihat hanya bayangan blur dengan percikan api yang berpindah-pindah, kecepatan mereka berdua memang cepat,
Xenovia yang melihat hal itu pun segera mencari celah, ketika Kiba sudah berhasil mendesak Naruto maka Xenovia mengayunkan Pedang Durandal nya dengan melancarkan daya penghancur jarak jauh yang memotong apa pun dilalui oleh kekuatan tebasan milik Xenovia,
Naruto melihat Hal itu melompat mundur, dan mengalirkan sedikit Chakra dasarnya dikakinya lalu melopat ke atas dan diatas sudah ada Kiba yang membayangi gerakan Naruto dari belakang, maka itu Naruto menebaskan kebelakang arah pedangnya,
Dan sedikit manipulasi chakra elemennya, Tebasan Naruto kearah Kiba tak terelakan lagi hingga pedang Naruto berlapis Elemen Angin tipis yang mempertajam pedang Naruto berhasil memotong pedang milik Kiba sehingga membuat luka sabetan yang lumayan fatal memanjang di dadanya dan membuat Kiba terlempar kebelakang,
Setelah Naruto kembali menapaki Tanah, tanpa ampun Xenovia menyerang secara brutal, dengan gerakan asal menyerang hal itu dimanfaatkan Naruto dengan menggeser badannya kesamping lalu memberikan tendangan ke arah pinggang Xenovia hingga terlempar,
Dan belum cukup sampai disana Naruto kembali menghilang dan muncul kembali dihadapan Xenovia ketika terlempar hendak menabrak Tanah, Naruto yang telah menyiapkan pedangnya lalu menusuk perut Xenovia dan menggerakkan pedangnya kesamping kiri hingga membelah perut mulus Milik Zenovia,
Luka dalam yang menganga lebar, darah membanjiri tubuh Xenovia hingga terlihat jelas untaian Usus yang telah terpotong dan dan bercecer disekitar luka sobekan di perut Xenovia,
...seetttt..
..ccrraaaaasssss...
"aaarrkkkkggg"
teriak Xenovia yang kesakitan, Asia yang melihat hal itu langsung menembakan Sihir medisnya guna menutup Luka yang menganga diperut Xenovia,
"Xenovia"...
"Xenovia-san,... Xenovia-senpai".
Teriak Kelompok Rias yang melihat Xenovia yang tumbang bergenangan darah.
Kiba yang melihat Hal itu menggeram marah, dengan tenaga yang tersisa Kiba membuat Dua pedang dengan elemen Api dan Elemen Angin, lalu menyerang Naruto dengan sekuat tenaga, Naruto menyedari peningkatan sihir Kiba, lalu melepaskan sedikit segel Fuin di pedangnya,
Dan ikut Maju menyerang Kiba, gerakan mereka Berdua bagai petir berlapis Api, hanya percikan Api akibat gesekan pedang yang telihat berpindah-pindah,
Chakra dasar Naruto pun mulai menipis, dan tak ada pilihan lain selain mencoba Kekuatan sihir Barunya, mengalirkan Kekuatan sihir disetiap inti sel dalam tubuhnya sehingga Dirinya merasakan kekuatan yang meningkatkan kinerja setiap organ dan Anggota tubuhnya, maka untuk penghabisan Naruto melepaska Aura sihir tipe penghancur kepedangnya, Kiba pun telah menggabungkan seluruh elemen menjadi satu dalam pedangnya.
"Kibaaaa jjaaanggaaann". Teriak Akeno dari atas yang mencoba memperingatkan Kiba.
Tapi sudah terlambat.
Maka keduanya pun saling menerjang, hingga kedua pedang beradu dan menimbulkan ledakan yang lumayan besar,
...bbbblllaaaarrrrr...
menghancurkan Area taman, membuat retak kekkai pelindung dan terakir terlihat tubuh Kiba yang tergeletak pingsan ditanah, tubuh yang hangus menghitam seperti bekas terbakar,
"Tidakkkkk, Kibaaaa,"
teriak Issei Lagi,
" Bangsssaaatttt Aku bunuhhh Kkaaauuu". Geram Issei dimana Setiap detik Kekuatan Boosted Gear issei meningkat cepat mengumpulkan sihir dalam skala besar,
Dari jauh disamping dan diatas Issei, Koneko beserta Akeno dari atas telah mengumpulkan kekuatan sihir mereka denhan serentak menyerang secara bersama dengan melepaskan kekuatan Sihir mereka Masing-masing,
Tak tinggal diam Rias yang melihat Xenovia dan Kiba terluka parah membuat emosinya lepas, dan Dirinya mengumpulkan kekuatan Sihir
'Power of Destruction'
lalu menembakannya bersamaan dengan Anggotanya,
"Ddrrraaaagooonnn Shhoot"
"Raiiikkkirrri to yuiii"
Teriakan Akeno dan Issei, ditambah Tembakan sihir
'senjutsu berlapis'
dari Koneko Mengarah Ke Naruto, Naruto ingin menghindar tapi badannya tak bisa digerakan,
Dan, ohh ternyata, kekuatan Sihir milik Gesper telah menghentikan pergerakan Naruto, maka itu detik selanjutnya
Zzzzztttt...zzzztttttt
"ddduuuaaaarrrrr...ddduuuaaarrrr"
"Kkaaaabbooooommmmmm"
terjadilah ledakan yang sangat besar sehingga menghancurkan gedung sekolah bagian belakang, yang menciptakan Kawah kehancuran yang besar, asap mengepul tinggi menutupi bekas tempat Naruto berdiri.
Sona dan Tsubaki telah berlindung dibalik sihir mereka, dengan tatapan terkejut melihat hal didepan mereka, yang terjadi diluar kehendak mereka,
Setelah kabut asap menipis tertiup angin, didalam kawah tepat ditengahnya terlihat sebuah kubah berjenis sihir berwarna merah kehitaman, semakin lama kubah tersebut mulai menipis,
Maka terlihatlah Naruto masih berdiri tegak tanpa luka sedikitpun,
"Inikah Kekuatan Naga penghancur 666, kekuatan yang hebat, hahhahhahha"
Naruto tertawa, sebuah tawa yang hampa akan makna dari sebuah kegelapan hatinya,
"Pedang yang belumuran Darah, darah dan darah" sambungnya lagi dengan Nada yang terkesan puas dengan sebuah hasrat yang gelap, mata yang sudah kembali menggelap,
Rias yang melihat hal itu hanya bisa memandang shok, mundur selangkah menutup mulut tanpa bisa berbicara lagi,
Tak jauh beda dengan Akeno, matanya membulat terbanyang akan sebuah ketakutan yang belum pernah dirasakannya, bahkan Issei, badannya sudah bergetar hebat,
Ddraig didalam tubuh Issei hanya bisa terdiam, hawa yang sangat dikenalnya walau kecil tak menutup kemungkinan itu adalah Hawa yang sangat ditakutinya semasa kejayaannya dulu,
Koneko dan Asia sudah tertunduk, hanya bisa berusaha semampunya untuk menyembuhkan kedua rekannya yang meregang nyawa, tak jauh dari tempat Asia,
Sona badannya sudah menggigil, Dia tahu betul, sangat ingat akan aura kekuatan ini, aura yang sama dengan Seseorang yang telah membuat dirinya hampir mati bersama Akeno dan salah satu Maou sewaktu di Underworld, yang membuat Dirinya Trauma,
"Apakah Kalian bersiap dengan kejutan selanjutnya?" tanya Naruto yang menatap Kosong semua Iblis didepannya,
"Aku ingin bermain lebih lama lagi, lebih seru lagi,.. Ayo cepat Kita bermain lagi, hahahaha". Sambung Naruto tertawa entah akan sebuah kepuasan hasrat yang harus dipenuhi,
Namun Tawa Naruto terhenti ketika sebuah lingkaran Sihir jenis teleportasi dalam Skala besar muncul didekat Rias,
Terlihatlah Tiga orang Makluk supranatural yang mempunyai kedudukan tertinggi didalam Ras yang dipimpin mereka, yaitu Sirzech Lucifer, Serafall Leviathan dan Azazel bersama Grafya yang mengendalikan Sihir teleportasi,
"Sirzech-ni, Aku...aku.. Takut" Rias berjalan pelan ke arah Sirzech, dengan wajah yang sangat ketakutan
"Nee-sama, Di...di..dia lah yang Hampir membunuhku dulu" Sona pun yang terlihat lebih kacau, trauma yang dialaminya kembali terbayang,
"Azazel, cepat Kau bawa Rias dan Sona beserta Anggota mereka ketempat yang Aman" perintah Sirzech yang tak bisa dibantah lagi, dengan Suara yang datar serta Aura Merah kehitaman perlahan telah terpancar disekitar dirinya,
Bahkan Serafall pun juga Sama, aura Putih kebiruan juga terpancar disekitarnya yang membuat Suhu disekitar mulai turun secara Drastis,
"Kau, kau, KAU yang telah membuat Sona hampir mati?". Serafall pun semakin geram, tangannya sudah terkepal Kuat, percikan Salju sudah mulai turun mengelubungi Area taman secara perlahan, dan Azazel bersama Grafya sudah membawa Rias dan Sona beserta Anggotanya pergi dengan sihir teleportasi meninggalkan Sirzech, Serafall dan Naruto,
Setelah peninggalan Azazel, suasana Semakin mencekam, tanah pijakan dimasing-masing mereka mulai retak, karena tak mampu menahan lagi tekanan Kekuatan yang mereka keluarkan,
Sedangkan Naruto Aura Sihir Merah keunguan sudah menguar dari tubuhnya, "Hmmm, Dua orang Maou datang menemui ku langsung" kata Naruto,
Bahkan Kalimat itu menjadi pemicu Ketiga Aura kekuatan berbeda warna saling mendominasi memenuhi area tersebut,
Retakan ditanah semakin menjadi, Suhu udara semakin turun dan bahkan mulai mendekati di bawah nol derjat, Aura tekanan Kekuatan mereka semakin mengganas bahkan mulai merambat menghancurkan Bangunan-bangunan disekitar lingkungan sekolah,
"Apa Maksudmu melakukan ini semua?" tanya Sirzech dengan nada suara yang lebih tajam, menatap nyalang kearah Naruto,
"Aku?...melakukan semua ini?...hahahaha, tidak ada, Aku hanya melakukan untuk memenuhi Hasrat Ku sendiri" jawab Naruto Sakartis, bahkan Suaranya lebih berat dari sebelumnya, suara yang mewakili atas kegelapan hatinya yang mulai menghitam dan mulai menjadikan sesuatu sosok yang lain, sosok yang haus akan hasratnya sendiri,
"Kau akan Ku bunuh, pasti akan ku bunuh" Serafall menggumam dengan penuh kebencian menatap Naruto,
Dan Naruto sangat menikmati akan tatapan itu, tatapan Mata yang sudah lama tak dilihatnya, kalimat yang sudah lama tak didengarnya,
Hahahaha, Dirinya sangat menikmati itu, bahkan jauh didalam hatinya terdalam memintak lebih, lebih dan lebih,
Inilah dulu yang ditakuti Naruto, inilah yang selalu dipendam Naruto, entah kenapa setelah Dia mendapatkan kekuatan Sihir dari sang 666, sesuatu yang dipendamnya, yang dikuncinya yang seharus dikuburnya sekarang dengan mudah merayap memenuhi disetiap rongga dihatinya, mengaburkan perasaanya, mendominasi fikirannya, hingga merampas apa yang disebut Jati diri, dan inilah Dia,
'kegelapan dihatinya yang terdalam'
Aura kekuatan Naruto semakin mengganas, hempasan angin yang disebabkan dari gelombang Kekuatannya mulai liar, hingga Naruto mulai melangkah maju secara perlahan,
"Aku ingin lebih, hahaha, aku ingin lebih bermain lagi" kata Naruto berjalan pelan mendekati kedua Maou didepannya,
Hingga membuat Kedua Maou tersebut lebih meningkatkan tekanan Aura kekuatannya, memposisikan diri mereka lebih Siaga dan waspada karena mereka tahu tingkatan musuh didepan mereka,
Ketika Naruto berjalan semakin cepat dan mulai mengangkat tangan Kirinya yang masih memegang pedang legendaris itu keatas, Aura kekuatan berkumpul disepanjang ketajaman pedang tersebut semakin lama aura itu semakin gelap dan membesar
Sirzech dan Sera pun semakin waspada, Namun ketika Naruto hendak mengayunkan pedangnya kebawah, gerakan tangannya terhenti, lebih tepatnya dihentikan oleh Seseorang Gadis terlihat kecil berpakaian hitam memegang pergelangan tangan Naruto,
Dan Naruto melihat kesamping kirinya, mendapati sang gadis hanya menggeleng,
"Sudah cukup Naruto untuk sementara Ini, karena Aku mendapat Info bahwa Sang 666 telah muncul dan sekarang 666 beserta kelompok yang mengendalikannya menyerang Ketempat Para Dewa mitologi kepercayaan Manusia, yaitu Mitologi Hindu" kata Sang gadis dengan wajah datar nan manis,
"Owh, Ophis kah, Baiklah.. Baiklah." jawab Naruto yang sedikit menghela Nafas, sambil menenangkan Dirinya
" dan untuk Kalian Berdua, kapan-kapan Kita akan bermain dengan sesungguhnya"
sambung Naruto yang sudah menggenggam Tangan Ophis hangat dan selanjutnya mereka berdua telah menghilang tertelan dalam robekan Portal dimensi dari ketiadaan,
" Sera apa mungkin yang dikatakan Ophis Tadi, 666 sudah mulai berulah kembali," kata Sirzech yang sudah kembali tenang menatap Serafall disampingnya,
"ya, sebaiknya kita kembali harus secepat mungkin mengirim Bala bantuan Sirzech"
kata Sera dengan Nada yang serius, dan setelah Anggukan Dari Sirzech, maka setelah Itu mereka Berdua telah menghilang dengan lingkaran Sihir Masing-masing.
...
Pertempuran Hebat terjadi lagi, kehancuran dan banyak korban yang berjatuhan dalam pertempuran ini, bahkan Ada beberapa Dewa Superior disetiap kepercayaan Manusia juga ikut andil, dikarenakan Makluk yang menyerang mereka adalah Makluk yang sama sempat memporak- porandakan Underworld beberapa waktu lalu,
Dan hal itu pun juga terjadi disini, ditampat dalam Singgasana Dewa tertinggi dalam Mitologi Hindu, Dewa Wisnu, Siwa Dan Brahma,
Para Pasukan menyerang dengan kekuatan penuh mereka, Bahkan salah satu dari Tiga dewa tertinggi juga ikut andil melawan Sang Naga 666, yaitu Dewa Brahma dan Dewa Indra dengan para Pasukannya dipimpin oleh beberapa Dewa bawahan dari Dewa Indra yaitu Apsari, Gandharwa, Yaksa, Kinnara memimpin beratus pasukan elit untuk menggempur Sang 666 yang mengamuk di wilayah Khayangan para Dewa penghuni Mitologi hindu,
"Brahma-dono, sepertinya Sang Naga 666 sekarang ini kekuatannya Sudah melebihi dari pada beberapa waktu yang lalu ketika penyerangannya si Underworld" kata Dewa Indra, kepada salah satu dewa Superior Brahma
"Itu tak jadi masalah Indra, yang penting saat ini Kita harus menghancurkan Makluk itu, yang telah beraninya mengusik tempat Singgasana Kita" jawab Dewa Brahma tegas,
Kedua Dewa tertinggi tersebut hanya memperhatikan keadaan para Pasukan mereka,
"Sepertinya memang susah untuk menyerangnya dan bahkan semua serangan Pasukan kita belum menggores sedikit pun Kulitnya" Indra Hanya sedikit khawatir melihat para bawahannya,
"Kalau begitu, sudah saatnya Untukmu ikut bertempur," titah Dewa Brahma menyuruh Dewa Indra untuk ikut bertempur,
Melihat Sang 666 mengamuk tanpa terkendali, tembakan Beberapa Bola api besar menghancurkan keseluruh penjuru Khayangan, para Pasukan Pun membalas serangan Sang 666 dengan menembakan Panah yang berlapis sihir Api panas, hingga membakar dan meledakan beberapa bagian tubuh Sang 666, dan itu tak berdampak Apa-apa, seakan Sang 666 mempunyai Sisik Kulit yang sangat keras,
Dan Para Dewa Bawahan Indara, Apsari, Gandharwa, Yaksa, Kinnara telah Maju kegaris depan Menyerang habis-habisan dengan senjata legenda mereka Masing-masing, hingga ledakan demi ledakan terjadi kembali,
Tak jauh dari kawasan sebelah timur pasukan Monster Milik Mitologi Hindu mulai bermunculan seperti, Kamsa, Duryodana, Dursasana, Jarasanda, Sisupala yang mepunyai rupa seperti binatang ganas bertubuh seperti manusia raksasa yang ikut juga menggempur Sang 666,
"khehehehe, Hancurkan semuanya," kata Rizevim beserta kelompoknya dibalik sebuah Portal Sihir yang sedang bersembunyi,
...
Didunia Bawah terletak dalam kawasan Grigori milik Malaikat jatuh terdapat sebuah bangunan yang sangat megah dikenal dengan Bangunan penelitian Grigori,
"Azazel sudahkah Kau mengumpulkan Tim itu?" tanya Shamhazai salah satu petinggi malaikat jatuh,
"Sudah, Kau tenang saja, kita sekarang sedang menunggu mereka" jawab Azazel tenang, "Oh ya Sirzech bagaimana pertemuanmu dengan Orang yang bernama Uzumaki Naruto itu? , apakah Dia terkait dengan Kelompok Teroris Chaos Brigade". Tanya Azazel pada Sirzech yang baru memasuki ruangan pertemuan penting mereka,
"sudah, seperti yang dikatakan Rias dan juga penjelasan dari Ophis, bahwa Uzumaki Naruto memang tidak Ada sangkut paut dengan kelompok teroris, Namun yang Anehnya kenapa Kenapa Dia berniat membunuh kelompok Rias, padahal sebelumnya mereka sudah sepakat hanya latih tanding Biasa" jawab Sirzech yang sedikit bingung akan permasalahan Rias dan Naruto
"Aku sepertinya agak merasa ganjil dengan Uzumaki Naruto, seandainya Mitologi Atlantis itu memang ada, dan disembunyikan oleh Ophis, kenapa tidak pemimpin mereka yang menemui Kita, malahan Ophis sendiri yang repot-repot mewakili Atas Nama Atlantis, atau mungkin ada maksud tersembunyi dibalik itu semua". Azazel mengemukakan pendapatnya dengan serius,
"apapun Itu Kita mesti waspada terhadapnya, karena Dia sempat mengalahkan Para pasukan elit kita dalam serangan tembakan sihir aneh jarak Jauh, ketika Kita berusaha menangkapnya dalam pertemuan Antar Fraksi di underworld dan ketika Aku dan Sera berhadapan langsung dengannya Kami sempat merasakan betapa besar pancaran Kekuatan yang dimilikinya dan juga tatapan matanya serta Ekspresi wajahnya sangat membuatku Muak" sambung Sirzech dengan Geram ketika mengingat pertemuanya dengan Naruto,
"yahhh, masalah Itu biar Aku yang tangani, sekarang Kita harus Fokus terhadap Mitologi Hindu yang di ambang kehancuran oleh 666" sambung Shamhazai menengahi pembicaraan,
"baiklah Aku pergi dulu, untuk memastikan Para perwakilan setiap Fraksi untuk berkumpul dalam Satu Tim" Azazel undur diri dan telah menghilang dengan lingkaran sihirnya,
"Aku Juga akan memanggil Rias beserta Anggotanya yang masih tersisa untuk ikut bergabung". Sirzech pun juga undur diri,
'Hah, Merepotkan,' pikir Shamhazai yang masih dudik dikursi dalam ruangan pertemuan tersebut,
.
.
Dalam Robekan dimensi Muncullah Naruto beserta Ophis di Tempat tak Jauh melihat 666 yang sedang Mengamuk,
"apakah Aku harus Ikut bergabung Ophis?" Tanya Naruto,
"Tidak Usah, Kita hanya melihat saja dari sini, Karena Aku merasakan ketidak seimbangan kekuatan Si 666, walau tubuhnya sudah kembali sempurna seperti dulu namun tidak dengan Kekuatannya, Karena Si Samael masih mengontrol kekuatan 666 dengan Kutukannya," jawab Ophis seperti biasa,
"hahh, Baiklah lagian tubuhku masih sedikit lelah setelah mencoba kekuatan sihir baru ini, tapi kenapa setiap Aku menggunakan kekuatan Sihir ini sepertinya Aku merasakan sebuah kehampaan dan ada Suara lain yang selalu membisikanku untuk melepaskan semua yang aku tahan" balas Naruto,
"Itu adalah kekuatan sihir sisi Nagatif 666, karena Sang 666 lebih memiliki kegelapan dan haus akan kehancuran, itulah sebabnya semenjak 666 dan Gread red ada mereka selalu dilambangkan dengan julukan Kehancuran dan impian, dimana mereka ingin mendominasi satu sama lain, yang berbeda denganku yang dijuluki tiada batas, walau Aku terlamah diantara Great Dragon King, tapi kekuatanku Tak ada yang sanggup menyainya hingga saat ini" Balas Ophis masih datar, yang membuat Naruto hanya mengetuk-ngetuk kepala Ophis dengan pelan, dan hal itu tak mengganggu Kegiatan Ophis yang sedang melihat pertempuran didepan Mata mereka Bardua,
.
.
.
Di Khayangan tempat para Makluk Mitologi Hindu menetap, yang sekarang sedang Porak-poranda, Azazel telah muncul dengan membawa Tim Khusus Untuk melawan Sang 666, setelah lingkaran sihir sepenuhnya menghilang, semua Anggota hanya terdiam Shok akan pandangan didepan mereka,
"Inilah gunanya Kita dibentuk, sebagai pelindung dan pencegah kemunculan Sang 666, karena jika kemunculan sang 666 membawa kehancuran maka kitalah Harapan dari setiap Fraksi untuk mengalahkannya jika tidak maka, Sang Kaisar dewa Naga Gread red Kembali bertarung dengan 666 sesuai dalam Ramalan sebuah kitap kuno yang di sebut langsung oleh Kami-sama maka Akan terjadilah kiamat sesungguhnya akibat dampak dari pertarungan Sesama Kaisar Naga yang ditakuti semua Makluk." jelas Azazel untuk memberi semangat kepada Anggota Tim dibelakangnya,
"Aku yakin, dengan Gabungan semua kekuatan kita, pasti kita menang,Karena menurut Para Dewa superior dan Para petinggi Setiap Fraksi saat Ini 666 masihlah belum sempurna, kekuatannya Masih tersegel Oleh kutukan Samael, dan menurut penelitian Anggota Ku digrigori, dan informasi dari para Tim penyelidik Khusus, untuk melepaskan Segel Kutukan Samael terhadap 666 sangatlah sulit, dan jika Pihak Chaos Brigade tidak akan mereka berbuat sembarangan terhadap Samael, karena Salah Perhitungan sedikit saja, maka 666 akan kembali tersegel". Lanjut Azazel
"Maka itu Tunjukanlah semangat tempur kalian"
"BAIKKKK" jawab serempak semua Anggota tersebut,
Dan,,,
"Ddduuaaar,,,...dduuuaarrrr...dduuuaaarrrr...dduuuaaarrr"
Ledakan tembakan terhadap 666 sebagai serangan pembuka..
.
.
.
.
See you next Chap...
