SAKURA POV
Kupandang kertas ujian semester ini , sial , aku dapat nilai 6 . huh , menyebalkan , andai aja aku mengikuti teman teman yang memakai kunci jawaban . Buku itu , er- dimana ya bukunya , ah ini dia, dibuku ini terdapat judul …
The book of witch ?
THE BOOK OF WITCH
DISCLAIMER: MASASHI KISHIMOTO
HARUNO SAKURA X UCHIHA SASUKE
WARNING: TYPO , ALUR KECEPATAN, OOC dll
RATING: M (UNTUK AMAN)
2
Halaman pertama terdapat simbol segitiga yang didalamnya terdapat lingkaran , aku tidak mengerti. Lalu kubuka halaman selanjutnya , kosong , selanjutnya juga begitu ,kosong. Aku mengernyitkan alis , kenapa kosong , setahuku tadi terdapat mantra
'Letakkan telapak tanganmu di atas simbol itu
Astaga , apa itu , suara siapa itu ? kutolehkan kepalaku ke kanan dan ke kiri sama sekali tidak ada orang, huh , kuhembuskan nafasku , kurasa aku bermasalah.
'Aku serius , kau ingin mempelajari mantranya bukan? Lakukan yang kuperintah'
"Siapa kau!? Tunjukan dirimu!" Ucapku lantang dan bergetar , jujur saja aku sedikit takut
BOFT
Tiba tiba asap muncul dihadapanku , tidak lama asap itu hilang yang diganti dengan sosok pemuda berambut hitam klimis dan berkulit pucat. Bajunya yang berwarna hitam serta jubah hitamnya menambah aura kegelapan di dirinya .
"Ka-kau siapa?!" tanyaku heran , dia hanya tersenyum sebagai jawaban , brengsek aku di acuhkan. Pemuda itu berjalan mengelilingi ruanganku , lalu menolehkan kepalanya kearahku.
"Sai" ucapnya , oh sai , nama yang aneh . Aku mendengus dan mendudukkan diriku disofa .
"Oh , jadi bagaimana cara mempelajari mantranya ?" tanyaku langsung ke intinya
"sebelum mempelajari mantra , kau harus mengikuti syarat yang ada" ucap sai tajam
"Baiklah , aku setuju "
Suara pintu tertutup bergema , aku mengunci pintu lalu kualihkan pandanganku kedepan . Semoga hari ini tidak terjadi aneh aneh . Aku masuk kedalam lift , pintu akan segera tertutup tidak berlangsung lama pintu kembali terbuka , Pemuda itu masuk kedalam lift , disini hanya ada kami berdua , aku dan uchiha sasuke , shit. Ayolah , lama sekali lift ini berjalan , kulirik pemuda disamping dia sedang memainkan handphonenya.
"Kau gadis mesum itu bukan?" tanyanya dengan seringai menyebalkan . Oh tidak , aku hanya menundukkan kepalaku , berdoa agar pemuda ini tidak macam macam.
"Diam kau" desisku , ia hanya terkekeh pelan , kulihat senyumannya yang sangat menawan itu ,ah apa yang kupikirkan
"Kau SMA ?" tanyanya , aku hanya memandangnya tajam .
"Haruno Sakura" gumamnya melihat name tag ku , demi kami-sama kenapa pemuda ini sangat cerewet . Aku mendengus , tetap mengacuhkannya adalah pilihan yang baik bagiku dan tiba tiba saja aku sudah didalam kurungan tangannya.
"Hei! Jangan mendiamkan aku " ucapnya tajam , oh tidak , jantungku berdegup ketika ia mengendus leherku .
TING
Pintu lift terbuka dan aku bersyukur aku masih bisa selamat dalam keadaan sehat serta bugar eh tidak kurasa bugar tidak termasuk . Aku menyikut perutnya sehingga dia meringis , dengan kelengahannya aku berusaha lari sekencangnya agar pemuda itu tidak mengikutiku kembali kurasa aku sudah lebih dari dua kali memakai kekerasan fisik kepadanya , tapi lupakan saja.
Aku memasuki kelasku yang masih sepi tanpa basa basi aku langsung ke bangkuku , menatap langit lebih indah daripada mendengar gosipan murid , yah semenjak kejadian hari itu aku menjadi penyendiri satu persatu dari mereka mulai menatapku dengan pandangan jijik , HEI!- apa salahnya jika kita melihat seperti itu ? Oh , mungkin sudah jadi rahasia umum bahwa salah satu dari mereka sudah mempraktekannya secara langsung ,dasar munafik. Aku menghela nafas , entah kenapa aku ingin menyusul sasori-nii di London .
"Ohaiyou Forehead " Sapa si pirang dengan kuncir tingginya. Oh , aku lupa bilang kalau hanya dia—Yamanaka Ino satu satunya yang masih berteman denganku .
"Ohaiyou"
"Hei ! Aku dengar Asuma sensei sedang cuti dan digantikan dengan sensei baru dan kau tahu siapa penggantinya ? Dia-" Belum sempat dia menjelaskan aku sudah memotongnya , yah sebenarnya itu kode bahwa aku sedang malas untuk berbicara.
"Terus?
"Kalau aku sedang berbicara jangan dipotong , namanya kalau tidak salah-" Ucapan ino lagi lagi terpotong karena kepala sekolah datang ke kelas , tunggu ? ada apa kepala sekolah ke kelas? Kulirik ino-pig , aku yakin dia sedang mengumpat didalam hati sabar ya pig hahaha gara gara kepala sekolah kau jadi tidak bisa mengoceh.
"Saya selaku kepala sekolah ingin memperkenalkan guru sementara yang akan menggantikan asuma sensei , silahkan masuk"
Huah , aku berani bertaruh kalau guru itu tidak jauh beda dengan kepala sekolah jiraiya , daripada buang waktu lebih baik aku membaca lanjutan novel semalam . Yah , isi cerita novel ini kurang lebih tentang detektif yang sedang mencari pelaku pembunuh orang tuanya .Oh tidak- pembunuh orang tua detektif itu adalah kekasihnya sendiri , tunggu kenapa kelas menjadi ricuh ? kuangkat kepalaku untuk mencari tahu penyebabnya dan well, tebak siapa ? dia Uchiha Sasuke ! dan sekarang dia tengah menatapku seraya menyerigai, shit ini hari tersial yang pernah ada dihidupku.
"Uchiha Sasuke" Ujarnya dingin , eh kenapa dia menjadi dingin.
Ah, bagaimana kalau aku mengerjainya sedikit kalau dipikir pikir bagaimana reaksi satu kelas ketika guru baru ini terjatuh dengan tidak elitnya , PFT , tahan sakura jangan tertawa
'Fallfroz'
Tidak ! kenapa tuan jiraiya yang terpleset suara tawa meledak , well suara ino yang mendominasi paling kencang—kurasa dia bahagia karena ucapannya yang terpotong tadi. Ck, misi gagal untuk membalas uchiha itu
TBOW-
Aku mengaduk ngaduk milkshake strawberryku , jujur saja aku sedang tidak mood untuk makan ataupun minum , ino yang melihatku hanya mendengus yah aku tau seharusnya aku dan dia berbahagia mengingat hari ini ulang tahunnya Ino—pig.
"Oh ayolah forehead , kau membuatku stres" Ucap ino malas
"Gomen , aku hanya ada sedikit pikiran " Dia hanya menghela nafas mendengar ucapanku
"Baiklah, aku ingin ke apartemen mu , ayo" ujarnya—tidak perintahnya , oh tidak ! jangan ke apartemenku disana berbahaya pig , andai kautahu
"Ta-tapi.. pig !
.
.
Kami telah sampai didepan pintu apartemenku , aku meliriknya takut takut, si pig ini tidak tau bahwa disana ada –
"Cepat buka , kaki ku pegal tau!"
"Kupikir kita tidak perlu –
CKLEK
"AH! Sakura-chan, kenapa tidak masuk ? Oh ! Ada temanmu " Ucap sai , Aku yakin ino sedang terkejut batin bagaimana tidak di apartemenku ada pemuda asing .
"Sa-sakura? Dia siapa?" Tanya ino , matanya tidak berpaling dari sai dia menatap setiap inchi tubuh maupun wajahnnya
"Ah ! Ternyata nona mesum ini membawa pemuda asing ke apartemennya" Suara berat ini , ini suara si brengsek itu . Aku putar tubuhku kebelakang agar bisa melihat sosok itu dan –
DEG
Wajahnya sangat dekat dihadapanku , bahkan aku bisa merakan deru nafasnya yang menerpa pipiku sialan ! jantungku kenapa !?
"Sakura ?"
TBC
UAH! MAAF KARENA TELAT UPDATE /bow/ Chapter 2 nya dirombak ulang makanya lambat xD dan Terimakasih banyak buat sarannya ^^
Yuu: Ah , makasih sarannya , ini alurnya masih kecepatan gak? Udah ^^
Dewazz: Udah ^^
Dan-kun: Makasih sudah review /bow/
Miuu: Udah ^^
No one: Hahaha :v maaf , ini udah di perbaiki
Kimm: Iya , terimakasih udah nunggu xD ini udah diperbaiki :3
Guest: Udah ^^
Thanks To:
UchiHaruno Sya-Chan,echaNM,Lvenge,Yuu,Dan-kun,Miuu,Dewazz,
Marry Ruka-Chan,Lvenge,No one,kimm,Lovely ShinyLany,Desta soo,Kurogawa Daichi,Guest.
+FAV+FOLLOW
Review?
