"Kiss Note"

Cast : Bangtan Boys member and others

Pairing : Vjin / TaeJin/ JinV/ JinTae

Author : Me

Genre : Romance, Fluff

Rate : PG, T

Anyone loves TaeJin? Let's spread TaeJin's love. Kkkk~

Thanks for reviews ^^

I'm back with Chapter 1. Hope you like it, guys :)

~HAPPY READING~ ^^

Chap 1

Suara musik menggema di salah satu ruang latihan yang ada di Big Hit Entertainment. Tujuh orang pria meliukkan badan mereka sesuai dengan irama lagu. Sambil terus memperhatikan bayangan diri mereka di kaca besar yang menutupi seluruh dinding dihadapan mereka. Mengoreksi apakah ada gerakan yang salah ataupun kurang detail. Ketujuh pria ini menari dengan semangat, walaupun peluh keringat telah membanjiri wajah dan tubuh mereka. Name tag yang mereka pakai untuk mengenali nama pun telah berantakan dan hampir copot.

Musik berhenti ketika tujuh pria yang memiliki penampilan menarik itu membuat pose untuk akhir lagu. Salah satu diantaranya yang mengenakan kacamata hitam segera mematikan tape yang kembali memutarkan lagu yang baru saja selesai mereka tari-kan. Rap Monster, itulah kata yang tertulis di name tag yang dipakainya.

"Huft" desah salah satu dari ketujuh pria yang memiliki rambut dengan warna coklat madu. Ia menghembuskan nafas dan menariknya kembali. Membalikkan name tag miliknya –yang hanya bertuliskan satu huruf, V— dan mengalungkannya ke punggung.

"Taehyung-ah, ini" pria lain dengan wajah tampan menyodorkan sebotol air mineral kepada Taehyung, atau yang memiliki nama panggung V.

"Terima kasih, Jin hyung" ucap Taehyung lembut seraya mengulum senyum. Manis dan imut. Jin mengusak pucuk kepala Taehyung pelan.

Deg.

Deg.

Deg.

Ada perasaan senang yang memasuki hati Taehyung. Debaran jantungnya pun berdebar lebih cepat dibanding biasanya. Semburat rona merah pun timbul di kedua pipinya. Astaga, wajahnya tiba-tiba terasa memanas.

Taehyung segera bangkit dari posisi duduknya, ia merasa canggung dan malu. Berjalan ke arah member lainnya yang sedang mengistirahatkan tubuh mereka.

"Jungkook-ie, temani hyung ke toilet" Taehyung segera menarik tangan pria dengan wajah tampan namun masih terlihat kekanakan, sepertinya ia maknae di grup ini. Sedangkan yang ditarik hanya menurut saja. Ia terlalu lelah untuk membantah, lagipula ia pun ingin pergi ke toilet juga.

"Sebentar, Tae hyung" ucap Jungkook yang menghentikan langkah Taehyung.

"Ada apa?"

"Aku ingin melepas name tag ini"

Jungkook melepaskan name tag miliknya dan melemparnya ke sembarang arah. Hal itu pun diikuti oleh Taehyung. Name tag yang mereka pakai memang sedikit merepotkan.

"Ya! Jangan buang sembarangan" teriak Suga, begitulah yang tertera di name tag yang dikenakannya.

Teriakan Suga tidak dihiraukan oleh Taehyung dan Jungkook. Mereka tersenyum kecil dan kembali melangkahkan kaki mereka ke toilet yang berada di setiap pojok gedung.

= = =TaeJin/JinTae= = =

Suara gemericik air terdengar saat Taehyung membasuh wajahnya. Menatap bayangan dirinya di kaca yang ada dihadapannya. Rona merah telah menghilang dari kedua pipinya. Namun debaran kencang jantungnya masih terasa. Ia kembali teringat dengan kejadian tadi. Jin hanya mengusak pucuk kepalanya pelan, tetapi kenapa ia begitu berdebar dengan perilaku orang tertua di grupnya itu.

'Apakah aku jatuh cinta?' batinnya bertanya.

Tidak. Jin seorang pria, dan begitu pula dengan dirinya. Tidak boleh terjadi.

Tetapi, ia kembali mengingat beberapa kejadian saat ia mengetahui bahwa banyak dari sunbae-nya yang juga merasakan hal yang sama. Ah tidak, bahkan mereka telah menjalani hubungan tersebut. Berarti perasaannya kali ini wajarkah?

Aish, ini membuatnya bingung.

Iris mata sipitnya menangkap sebuah benda berukuran 15 x 15 cm dengan cover warna pink. Warna kesukaan Jin. Aish, kenapa pada saat ini ia masih saja mengingat Jin. Taehyung menggelengkan kepalanya. Lalu, jemarinya mengambil benda yang ternyata sebuah note itu.

'Kiss Note'

Di atas sampul pink itu tertera huruf timbul dengan warna putih. Ia mengernyitkan alisnya ketika membaca tulisan tersebut.

"Hyung, mengapa kau melamun?" tanya Jungkook yang sekarang sudah berada di sampingnya.

"Ah, kau sudah selesai Jungkook-ie?". Bukannya menjawab pertanyaan Jungkook, ia malah bertanya balik.

"Sudah. Itu apa, hyung?"

Jemari Jungkook menunjuk Kiss Note yang dipegang oleh Taehyung. Sedangkan Taehyung langsung memeluk benda persegi itu untuk menutupi tulisan 'Kiss Note' yang tertera di cover-nya.

"Bukan apa-apa. Ini hanya buku biasa. Ayo, kita kembali ke ruang latihan".

Taehyung melangkahkan kakinya berjalan menuju pintu untuk kembali ke ruang latihan mereka. Sedangkan Jungkook hanya mengekorinya saja.

= = =TaeJin/JinTae= = =

Sunyi. Sepi. Itulah, suasana dorm pendatang baru boyband Korea, Bangtan Boys. Padahal waktu masih menunjukkan pukul 11:45 KST. Masih terlalu dini untuk terlelap. Bahkan diluar sana masih banyak yang berkeliaran di kota. Yah, begitulah. Seoul salah satu kota yang tidak pernah tidur. Selalu ramai.

Sepertinya idol rookie ini sudah terlelap karena jadwal mereka yang cukup padat. Tapi tidak semuanya sudah terlelap. Taehyung masih terjaga, ia menyembunyikan dirinya dibalik selimut. Di tangannya terdapat Kiss Note yang tadi siang baru saja ditemukannya.

"Apakah ini benar-benar berfungsi?" gumam Taehyung pelan. Ia tidak ingin membangunkan orang yang tidur di kasur bawahnya. Membolak-balik halaman note tersebut dan memperhatikan lipgloss pink yang terdapat di dalamnya.

Taehyung teringat dengan iklan salah satu produk kecantikan Korea. Benarkah Kiss Note yang dipegangnya ini memiliki fungsi yang sama dengan iklan tersebut? Tidak, itu tidak mungkin.

Lagi-lagi otaknya berimajinasi. Mungkin karena dirinya yang terlalu sering menonton anime ataupun dongeng-dongeng lainnya.

"Lebih baik aku pikirkan Jin hyung saja" ucapnya. Oops, dengan refleks ia menutup mulutnya dengan jemarinya. Bibirnya dengan tiba-tiba mengucapkan kalimat itu. Ia terdiam sejenak. Setelah beberapa detik, ia kembali sadar. Sepertinya ia benar-benar jatuh cinta dengan pria yang lebih tua 3 tahun darinya itu.

"Aish, Jin hyung. Kau membuatku gila!" Taehyung memekik perlahan. Kemudian ia memutuskan untuk tidur saja daripada terus memikirkan hal yang membuatnya pusing. Lagipula besok grup mereka memiliki jadwal di pagi hari.

= = =TaeJin/JinTae= = =

"Panasnya" ucap Jimin. Ia segera melepas kaos yang dikenakannya. Cuaca kota Seoul hari ini memang sangat panas, matahari bersinar begitu teriknya.

"Jangan pamer deh" desis Taehyung.

"Dan kau jangan iri"

Jimin menjulurkan lidahnya dan kemudian menyandarkan tubuhnya di kursi mobil.

Taehyung memasang tampang kesalnya, ia mempoutkan bibir pink-nya. Ekspresinya begitu lucu, tak salah jika ia merupakan King Aegyo di grup ini. Tiba-tiba ada sebuah jari telunjuk yang menusuk-nusuk pipinya yang sedang digembungkan. Ia memutar bola matanya dan menatap orang yang duduk di samping kirinya.

"Jin hyung!" panggilnya dengan sedikit memekik.

Dengan cepat, Jin membungkam mulut Taehyung denga telapak tangannya. Ia tidak ingin membangunkan member lain yang sedang terlelap. Mereka sangat lelah karena baru saja selesai perform dua lagu dan syuting variety show terbaru sekaligus pertama milik mereka.

Taehyung hanya terdiam. Ia merasa waktu terhenti. Sebelum akhirnya Jin bersuara.

"Kau tidur saja. Pasti lelah" ucap Jin. Setelah itu ia melepas telapak tangannya dari mulut Taehyung. Ia menarik pelan kepala Taehyung dan meletakkannya di atas bahunya.

Deg.

Deg.

Deg.

Taehyung mengerjap-ngerjapkan matanya lucu. Menatap Jin yang saat ini juga sedang menatapnya. Astaga.

"Cepat tidur". Dengan cepat Taehyung menutup kedua matanya setelah Jin selesai berkata. Ini menyenangkantidur di bahu Jin.

= = =TaeJin/JinTae= = =

"Hoseok hyung, tolong bilang kepada Namjoon hyung kalau aku pergi sebentar" ucap Taehyung setengah berteriak kepada pria yang sedang melepaskan aksesoris yang melekat ditubuhnya.

"Baik. Jangan terlalu lama. Dan hati-hati ya". Hoseok –JHope– menatap kepergian Taehyung. Ck, Taehyung tidak ada lelahnya – pikirnya.

= = =TaeJin/JinTae= = =

"Annyeong~" sapa Taehyung ramah.

Keempat temannya pun membalas sapaan dari Taehyung. Ren, Minhyun, Zelo dan Minwoo. Mereka juga member idol group seperti Taehyung. Mereka berlima bersahabat karena seumuran dan pernah satu sekolah. Menamai grup mereka dengan nama 'Gwigyomi Boys'. Sepertinya mereka flower boy.

"Bagaimana syutingmu tadi, Tae?" tanya pria dengan rambut blonde sebahu. Ia sangat cantik, bahkan tidak terlihat seperti pria sama sekali.

"Menyenangkan. Walaupun sedikit melelahkan sih" jawab Taehyung. Kemudia ia meminum bubble tea rasa taro yang tergeletak di meja.

"Ya, Taehyung! Itu milikku"

Zelo segera mengambil bubble tea taro miliknya yang baru saja diminum oleh Taehyung.

"Hehehe. Maaf. Aku sangat haus" Taehyung hanya memamerkan senyumannya.

"Iya, tak apa. Oh, bagaimana dengan Jin hyung-mu itu?" selidik Zelo.

"Ah iya, kau berhutang cerita kepada kami" sahut Minhyun.

"Baik, aku akan menceritakannya" jawab Taehyung disertai desahan dari bibirnya.

Keempat pria manis itu mendengarkan cerita Taehyung dengan serius. Terkadang mereka menanggapi cerita tersebut. Tanpa terasa mereka telah menghabiskan waktu dua jam di café yang letaknya cukup dekat dari dorm mereka semua.

"Ehem, Taehyung-ah"

Dehaman suara berat menghentikan obrolan para pria manis tersebut. Mereka semua menoleh ke arah sumber suara. Mendapati seorang pria dengan kacamata hitam sedang berdiri sambil melipat kedua tangannya.

"Ah, Namjoon hyung" kikuk Taehyung. Ia menggaruk lehernya yang tidak gatal.

"Cepat pulang". Rap Monster menarik pergelangan tangan Taehyung dan melangkahkan kakinya keluar dari café tersebut. Taehyung memasang wajah kesalnya. Selalu saja leader-nya ini bersikap sesukanya.

"Ini sudah jam setengah satu pagi. Kau tahu bukan bahwa ada peraturan harus pulang sebelum jam 12:00 malam?" tanya Rap Monster. Kali ini ia tidak menggunakan nada sinisnya.

Taehyung hanya menganggukkan kepalanya malas. Ia sedang asyik bercerita tadi lalu tiba-tiba sang leader muncul dan memutuskan ceritanya. Itu semua menyebalkan.

= = =TaeJin/JinTae= = =

Brak.

Taehyung menutup pintu kamarnya dengan kasar. Ia menekuk wajahnya, mepoutkan bibirnya. Hentakan-hentakan kakinya terdengar keras. Sifatnya begitu kekanakan. Tapi wajar, mengingat ia masih pria berumur 19 tahun –umur Korea—.

"Taetae, kau kenapa?" suara hangat itu menyapa telinganya. Seketika moodnya berubah menjadi senang.

"Tidak apa-apa, hyung. Maaf telah membangunkanmu. Kau bisa kembali tidur hyung". Taehyung memberikan senyum manisnya. Dan ia sedikit menyesal karena telah membangunkan orang yang dicintainya.

Ya, sekarang Taehyung telah mengakui kalau ia jatuh cinta dengan sosok tampan di hadapannya ini.

"Tidak apa. Lagipula aku belum tidur. Dan lebih baik kau segera tidur, agar aku bisa tidur juga" ucap Jin.

"Baiklah, hyung"

Taehyung segera naik ke kasur atas dan merebahkan tubuhnya disana. Seketika perasaan kesal terhadap Rap Monster kembali. Ia mengambil Kiss Note dan sebuah lipgloss di dalamnya.

'I hate you, Rap Monster' tulisnya.

= = =TaeJin/JinTae= = =

Tok.

Tok.

Tok.

Suara ketukan pintu terdengar dari kamar Jin, dan Taehyung. Taehyung menuruni kasurnya. Dilihatnya Jin sudah terlelap. Tampan. Wajah itu begitu tampan baginya. Tapi tetap saja, lebih tampan dirinya.

Cklek.

Taehyung memutar kenop pintu. Pintu bercat coklat itu terbuka dan menampilkan sosok Rap Monster yang kali ini tidak mengenakan kacamata hitam yang biasanya tidak pernah absen dipakainya.

"Ada ap— " belum selesai Taehyung bertanya. Benda kenyal menempel di bibirnya. Ia tertegun sejenak.

Rap Monster menciumnya. Astaga! Dengan cepat Taehyung mendorong tubuh sang leader dengan kuat. Sukses membuat tubuh Rap Monster terjungkal. Taehyung segera berlari menuju kamar mandi.

"Akh" ringis Rap Monster pelan. Lalu ia berpikir sejenak, kenapa ia bisa berada di depan kamar Taehyung dan Jin?

= = =TaeJin/JinTae= = =

Taehyung membasuh bibirnya dengan kasar. Sudah berkali-kali ia melakukannya, namun sepertinya ia belum cukup puas. Setelah ia rasa sudah cukup, ia berhenti untuk membasuh bibirnya dengan air. Berjuta pertanyaan bertebaran di otaknya.

Mengapa Rap Monster menciumnya? Aish, ia merasa pusing sekarang.

Cklek.

Pintu kamar mandi terbuka. Menampakkan sosok tampan yang dicintainya.

"Taetae, kau baik-baik saja?" tanya Jin dengan memanggil nama Taehyung dengan nama panggilan Taehyung.

Dengan cepat Taehyung berlari ke arah Jin kemudian memeluknya. Ia menundukkan wajahnya.

"Kau kenapa, Tae?" panik Jin. Taehyung hanya menggelengkan kepalanya di dalam dekapan Jin.

"Ayo, kita kembali ke kamar"

Jin melupakan tujuan awalnya untuk ke kamar mandi setelah Taehyung tiba-tiba memeluknya. Lalu ia memutuskan untuk membawa Taehyung kembali ke kamar mereka. Taehyung hanya menuruti Jin saja, ia melangkahkan kakinya –masih dalam dekapan Jin— perlahan. Pikirannya buyar sekarang. Ia bahkan tidak sadar apa yang telah dilakukannya kali ini.

Mereka telah sampai di kamar dan Jin merebahkan tubuh Taehyung di kasurnya dengan hati-hati. Ternyata Taehyung tertidur. Jin memakluminya, mungkin Taehyung terlalu lelah karena tadi setelah pulang syuting ia menemui teman-temannya dahulu.

Jin mengais poni yang menutupi kening Taehyung. Kemudian mengecupnya pelan.

"Good Night, Taetae" bisiknya.

=== TBC===

Mind to give review?