KRISHO FANFIC GENDERSIWTCH: My Stupid Fiance

Author: MineMine/Cho Sun Yoo
Genre: Romance,Comedy
Rating: T
Main Cast:
- Wu Yi Fan/ Kris
- Kim Joon Myeon/ Suho (Genderswitch)

Other Cast:
- EXO Member
- Super Junior
- Yuri SNSD
- De el el :v

Chapter 8

SUHO POV

Aku tidak menyangka… Kris berselingkuh. Pertama Lay, sekarang Kris. Ya Tuhan, apa yang harus kulakukan?
Aku terus menangis sambil berlari ke sebuah taman dekat apartemen Kris. Air mataku mengalir cukup deras(?), ini sudah yang kedua kalinya aku disakiti dengan cara yang sama.

"Hiks… apakah satu kali saja tidak cukup untuk melihat orang yang kucintai berselingkuh dengan cara yang sama?"
"Noona…" Suara itu, Sehun. Aku menoleh ke arah namja itu, dan nampak sekali dari wajahnya bahwa dia mengkhawatirkanku.
"S..Sehun…" Dia menghampiriku dan langsung memelukku.
"Jika noona ingin menangis.. menangislah sepuasnya kalau noona merasa itu akan membuat perasaanmu menjadi lebih baik…"

Sehun menghiburku, caranya sama dengan Kris, sewaktu dia menghiburku ketika aku putus dengan Lay. Aku menangis dengan kencang di dalam pelukan Sehun.

SUHO POV [END]

Kris yang melihat Sehun memeluk Suho hanya bisa mengepalkan tangannya, dan merutuki kebodohannya. Padahal baru beberapa hari Suho menyatakan bahwa dia mencintai dirinya, tapi dia sudah membuat Suho menjadi tersakiti dan membenci dirinya.

Melihat Suho menangis. Kris merasakan bahwa hatinya juga sakit. Bisa-bisanya Tao masuk ke apartemen dan mencium dirinya secara tiba-tiba. Dan bertepatan dengan itu Suho juga Sehun datang.
Bagaimana,pun dia harus menjelaskan kepada Suho kalau itu semua hanyalah salah paham.

…..

Setelah menangis ria(?), Suho pulang dan begitu sampai Rumah langsung menghempaskan tubuhnya ke ranjang, bahkan dia tidak menjawab pertanyaan dari kedua saudaranya.

Suho memeluk bantalnya dengan erat dan dia menangis lagi, sampai akhirnya ada ketukan pintu, Suho langsung menghapus air matanya.

"Myunnie… bolehkah aku dan Kai masuk?" Tanya Yuri di depan pintu kamar Suho.
"Ne… masuklah.." Begitu Suho selesai menjawab, Kai dan Yuri masuk ke kamar Suho. Dan duduk di sebelah si Anak Tengah itu.
"Ada apa,Noona?" Tanya Kai.
"Ne.. matamu sembab.. dan pipimu lembab.." Yuri meraba pipi Suho. "Kau sehabis menangis?"
"A..aniyooo.. aku hanya…" Sebelum Suho menyebutkan alasannya Kai memegang tangan Noona-nya itu. "Jangan berbohong,noona.. kita bersaudara… kita pasti bisa mengetahui keadaan satu sama lain.."
"…" Suho masih enggan untuk memberi jawaban.
"Ceritalah,Myunnie.. kami adalah saudaramu…"
"Kris… dia berselingkuh dihadapanku…"
"Mwo?!" Kai membulatkan matanya.
"Ne… aku melihatnya berciuman dengan yeoja lain… ini sudah kedua kalinya orang yang aku cintai berselingkuh dihadapanku.. Apakah aku tidak berhak dicintai dan mencintai?" Suho mulai menangis lagi.
"Noona…" Kai memeluk Noona-nya itu sambil mengelus rambut Suho. "Pasti Kris hyung melakukan semua itu bukan karena kemauannya…. Dia pasti dijebak…"
"Kkamjong.. kenapa kau begitu yakin?" Tanya Yuri.
"Karena aku yakin sekali Kris hyung sangat mencintai Suho noona… nampak sekali dari matanya.." Jelas Kai.
"Hmmm.. tumben kau pintar, Kim Jongin.." Yuri mengeluarkan smirknya.
"YAK!.. Jadi noona mengira selama ini aku bodoh.." Kata Kai.
"Begitulah.. aku pikir isi otakmu hanya hal yang berbau yadong…"
"Noonaaaa!"

Suho tertidur cukup pulas setelah berdebat dengan kedua saudaranya. Yuri dan Kai yang mengintip dari balik pintu kamar Suho, dapat melihat kesedihan di raut wajah Suho yang sedang tertidur, begitu tenang dan menyedihkan. Lalu 2 saudara Suho itu menutup pintu kamar Suho secara perlahan agar tidak membangunkan Angel mereka.

Beberapa jam kemudian, Suho terbangun. Sebenarnya dia masih mengantuk, akan tetapi Handphone-nya itu terus bordering menandakan bahwa ada yang meneleponnya. Begitu Suho melihat layarnya yang tertulis disana adalah nama Kris, Suho memandang Handphone yang masih berbunyi itu dengan tatapan datar yang terkesan dingin.

'Masih mencoba juga dia.. setelah apa yang dia perbuat didepan mataku' Batin Suho.

Lalu dia mengangkat telepon dari Kris itu, namun tidak berbicara apa-apa sampai Kris yang memulai pembicaraan.

"Suho sayang… apakah itu kau?" Tanya Kris.
"Ne.." Nada bicara Suho sangat datar dan dingin.
"Suho… m..mianhae… tapi yang kau lihat itu hanya salah paham…"
"Cukup basa-basinya Wu Yi Fan… kau masih juga mengelak .. padahal aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri!"
"Tapi Suho.. dia yang mendatangiku.. aku membukakan pintu karena aku kira itu Sehun…"
"Kau terlalu banyak alasan, Yi Fan… Aku sudah terlalu tersakiti.." Lama kelamaan suara Suho menjadi isakan. "Ini sudah kedua kalinya aku dikhianati dengan cara yang sama…" Air mata Suho mengalir kembali.
"Suho… chagi .. kau menangis? … maafkan aku.. jangan menangis… mendengar isakanmu membuatku sakit hati.."
"Cukup Yi Fan-ssi!... Sudah cukup aku tersakiti! … mulai sekarang anggap saja kita tidak pernah kenal sama sekali!" Suho membentak Kris, emosinya sudah meledak, air matanya mengalir dengan deras.
"S..Suho.."
"Oh iya.. soal pertunangan kita.. aku akan mengakhirinya.. tenang saja… dan kau bisa puas bermesraan dengan yeoja yang bernama Tao itu… " Ujar Suho.
" … Suho kau tidak bisa melakukan itu.. apa yang akan terjadi jika appa dan eomma tahu tentang ini.. mereka akan sangat tertekan…"
"aku akan membicarakannya dengan kedua orang tuaku… dan aku yakin mereka akan mengerti…" Suho memutuskan sambungannya dan segera meraih jaketnya dan mengahapus air matanya, dan pergi keluar kamar.

Saat ini Kris sedang berada di apartemennya, dia sangat pusing karena Suho. Kemudian dia mengingat kembali kata-kata Suho bahwa akan membuang cincin itu, cincin yang menjadi bukti atas pertunagannya dengan Suho, bukti bahwa Suho adalah miliknya.

Kris segera mengambil HP-nya dan segera menelpon Suho lagi, namun yang mengangkat adalah Yuri.
"Yuri noona.. apakah Suho ada disana?!" Tanya Kris.
"Suho.. dia pergi.. katanya ingin membuang sesuatu…" Kata Yuri. "Lebih baik kau cepat Kris… Suho adalah gadis yang nekat dalam melakukan sesuatu.. dan dia tidak akan pernah menarik kata-katanya…"
"Kalau boleh tahu.. kemana dia?!"
"Mungkin Sungai Han… cepatlah.."
"Ne.. gomawo,noona…" Kata Kris yang langsung memutuskan sambungannya dan menyambar kunci mobilnya.

Suho sudah ada dijembatan Sungai Han. Sudah selama seminggu dia bersama Kris, waktu memang cepat. Suho melihat benda yang ada digenggaman tangannya, itu adalah sebuah cincin, cincin pertunangannya dengan Kris.

"Kalau melihat benda ini.. Aku akan teringat semua kenangan pahit ini.. lebih baik di buang…" Suho mengambil ancang-ancang untuk melemparkan cincin itu, namun ada tangan seseorang yang menahannya. Suho menoleh ke orang yang mengenggam tangannya.

"Kau tega membuang benda yang menjadi bukti cinta kita berdua…" Itu Kris, orang menahan tangan Suho.
"Lepaskan aku, Kris!"
"Tidak akan…" jawab Kris,datar.
"Sudah cukup aku disakiti untuk kedua kalinya… jadi jangan menghalangiku!"
"Dengarkan penjelasanku, Suho…"
"Tidak ada yang perlu dijelakan lagi… karena semuanya sudah jelas.."
"Tidak… kau hanya salah paham.." Kris memandang Suho dengan lembut. "Tao dan aku sudah tidak ada apa-apa lagi… kemarin.. dia mendatangiku tiba-tiba dan langsung menciumku.. aku tidak tahu apa-apa… sungguh.."
"dasar pembohong.."
"Apakah pandangan mataku mengatakan bahwa aku berbohong?" Tanya Kris dengan lembut sambil mengelus pipi Suho.

Suho tidak mendapatkan kebohongan dalam tatapan Kris. Perlahan Kris membuka telapak tangan Suho dan mengambil cincin itu.

"Apakah kau percaya padaku?"
"Aku.. masih bingung,Kris.."
"Aku tahu.. kau pasti masih sangat trauma dengan kejadian itu.. tapi.. ingatlah.. aku bukan orang yang sama seperti namja yang bernama Lay itu.." Kris memasangkan cincin itu ditangan Suho. "aku tidak akan membuatmu terluka lagi…" ujar Kris , lalu mencium bibir Suho dengan lembut. Sementara itu Suho hanya diam, dia dapat merasakan rasa sayang Kris dari ciuman itu.

Disaat yang bersamaan, ada seorang yeoja yang sedari tadi memperhatikan mereka.
"Ternyata usahaku masih belum cukup untuk memisahkan Kris ge dari Joon Myeon… aku akan mendatangkan sebuah rasa sakit yang lebih dari ini, Joon Myeon" Kata yeoja itu yang ternyata adalah Tao.

TBC