Dark Side Of The Sun

.

.

.

Disclaimer Naruto: Masashi Kishimoto

Author : yami hibichiru

.

.

.

Summary: merasa 'dibuang'oleh penduduk desa, dan bergabung dengan akatsuki karena telah terhasut oleh seseorang yang misterus. Sudah 13 tahun semenjak kejadian naas itu terjadi, kejadian yang menyakitkan bagi penduduk konoha dan para shinobinya , kehilangan rekan maupun keluarga mereka , dan semenjak 3 tahun kepergia'nya'.. 'kedamaian' yang mereka inginkan pun terwujud walaupun terselubung dengan kebohongan.;-/ evil-naruto

Naruto U. Akatsuki. OC

.

.

.

Author note: Untuk di chap ini karena judulnya meeting kalian pasti sudah tahu kalau yang dimaksud meeting itu adalah pertemuan akatsuki jadi saya tidak perlu banyak menjelaskan siapa saja yang ada di perttemuan itu, hm..dan untuk sasori-dana kenapa di chap sebelumya yang telah saya anggap gagal itu dia tidak muncul itu adalah alasan author sendiri dia akan muncul di chap-chap depan 'mungkin', dan kenapa saya anggap chpter sebelumnya gagal hehe..itu karena sebelum saya publish saya lupa untuk memeriksa lagi dan juga lupa untuk saya edit ..hehe gomenasai...# prak... tongkat baseball melayang.

Dan untuk chap yang tidak kalah gaje ini saya harap akan lebih baik jadi selamat membaca atau setidaknya melirik saja.

Naruto adalah milik Kishimoto – sama . dan akan selalu begitu.

Chapter 2 : the meeting

.

.

"Jadi apa kau sudah mendapatkanya Deidara..?" tanya seseorang pada Deidara.

"kami sudah mendapatkanya ketua..., tapi kami sempat mendapatkan masalah ketika jinchuriki itu pingsan, shukaku mengamuk dan kami terpaksa 'sedikit' mengambil tidakan ,yah walaupun keadaannya sedikit kacau tapi ia masih hidup dan segel yang kitsune gunakan juga sangat berguna bagi perjalana kami, mengingat akan membahayakan misi kami jika menarik perhatian 'melirik naruto' benar kan KITSUNE..hmm.?" jawap deidara sambil menekan kan nama samaran naruto. Sebenarnya hanya beberapa orang di akatsuki yang mengetahui tentang naruto, pain/yahiko, itachi,tobi/madara.

"Be-benar..." jawap naruto gugup setelah melihat delikan mata deidara yang kelihatan sangat marah'

"hey ..Deidara apa yang terjadi pada kedua tanganmu? ,hahaha... kau lebih pantas kalau begitu.!" Salah satu orang di ruangan tepatnya gua itu.

"diam kau Hidan...!."deidara geram.

"Apa kau mau ku ledakkan hingga tak tersisa huh...!". lanjut deidara sambil berteriak.

Orang yang melihatnya hanya bsa sweatdroop melihatnya minus pain, itachi,kitsune/naruto, Pain.

Flash back .

A eightten hours ago in suna before meeting.

BLUMMM...!, suara ledakan terahir terdengar seperti tertahan sesuatu, bayang kan saja kau menaruh petasan di lalam sebuah ruangan sempit dan kau keluar lalu mendengar suara ledakan yang tidak seperti biasanya, dan itulah yang di dengar oleh seluruh shinobi dan penduduk desa sunagakure .

Dan itu juga yang sedang menimpa gaara yang ada di dalam pelindung pasir milik nya, bayangin saja# lagi. Ledakan C1 deidara yang terjadi di ruangan terbuka akan menghasilkan kerusakan yang terkesan medium tapi jika ledakan itu terjadi di ruanagan tertutup sempit pula , maka kekuatan ledakan akan berakumulasi dengan ruangan sempit dan menghasilkan extra damage akibat serangan itu.

Dan itu juga yang di fikirkan deidara untuk mengalahkan gaara dan berhasil.

Dan yang terjadi pada gaara tentu saja ia langsung sekarat akibat ledakan bom itu, wajahya sekarang terkesan seperti seorang 'edo tensei' kenapa seperti itu yah sepertinya ia harus berterima kasih pada pasir pelindung karura yang melindungi sekujur tubuh gaara meskipun dapat melindung tapi itu hanya memperkrcil kerusakan akibat ledaakn deidara sampai 40% tapi sekala seperti itu saja sepertinya sudah cukup untuk membuat gara tak berdaya, tubuhnya yang mulai kehilangan kesadaran pun segera jatuh dari ketinggian apabila deidara tidak menangkap gaara yang tak sadarkan diri dengan burung hasil 'seni'nya.

"Nah kitsune sepertinya misi kita sudah selesai , ayo kita kembali ke markas aku sudah sangat lelah dan sepertinya jika terlalu lama disini kita pasti akan kerepotan karena shinobi payah itu ...hmm!?" ucap deidara seraya menhampirinya yang sedang asyik memandang ke arah desa dari atas burung buatan deidara.

"..."

Tidak ada jawaban dari naruto.

"Hey ...! apa kau tidak mendengar perkataanku kitsune , apa kau ingin kutinggal disini hmm...!" bentak deidara marah karena perkataanya tak digubris oleh naruto.

" heeh... tentu saja senior dei aku mendengar kata katamu tadi he..he...lihat.!" jawap naruto sambil menunjuk ke arah desa yang sebagian besar hancur karena ledakan dan serangan dari kedua akatsuki itu.

" sepertinya aku yang memenangkan taruhan kita senior ..?". lanjut naruto dengan wajah tanpa dosa.

" hey jangan senag dulu karya senimu itu belum ada apa-apanya dibanding ciptaanku ...lihat!". ucap deidara sambil menujuk karya seninya setelah melihat hasil kerja kuchiose naruto.

" Uapaaa... dari tadi aku tidak melihatnya sejak kapan senior deidara melakukannya , psti ini genjutsu kan ...aku tidak percaya..." teriak naruto histeris karena tidak terima kalau diriinya kalah taruhan dengan deidara.

" Sudahlah kitsune, lagi pula mana ada seni yang berbentuk seperti itu... hmm!" ucap didara setelah melihat hasil jeri payah kuchiose naruto yang membentuk pola wanita T******G.

"dasar bodoh kau kitsune, dan apa-apan kau ini mana bisa aku menggunakan genjutsu lagi pula jutsu itu adalah jutsu yang paling ku benci di dunia maupun di akhirat..." jawap deidara panjang lebar pada naruto yang mendengar pun hanya mengangguk membenarkan perkataan seniornya.

" Ayo kita bawa kita ke markas senior, lagi pula aku sudah kalah taruhan dengan senior dei jadi lebih baik kita segera menyalesaikan dan aku akan memberikan taruhan kita ..bagai mana?" ujar naruto.

Setelah beberapa mereka terbang mereka hampir sampai di tujuan mereka tiba-tiba perjalanan mereka terhenti ketika sebuah kunai melesat melewati kedua akatsuki itu

"Berhenti ... kami tidak akan mudah menyerah begitu saja,dan kembalikan kazekage kami...!." ucap salah satu dari shinobi suna yang diberi tugas untuk membawa kembali Gaara.

" hn.. sebelum itu sebainya kau mengurus mereka dan lagi kita akan jalan kaki saja..."

ucap deidara sambil mengarahkan pandangan ke samping, naruto yang menikuti arah pandangan deidara langsung mengubah sikapnya yang tadinya konyol menjadi dingin.

" yah harus bagai mana lagi , mereka sepertinya terlihat marah..." ujar naruto polos.

" hey kitsune cepatlah kurasa ada yang aneh dengan junchuriki ini...!" tukas deidara melihat tubuh gara yang muali bergetar.

" hn... baiklah kujamin ini tidak akan lama..." ucap naruto yang sudah siap menggunakan jutsunya. Dibalas anggukan oleh deidara.

Tak lama kemudian naruto mulai turun untuk menyapa 'tamu' mereka.

" dasar bodoh apa kalian tidak salah bicara, pemimpin tertinggi kalian saja dengan mudah kami kalahkan, seperti yang ku katakan tadi apa kalian tak salah bicara...datebayoo..?" kembali tingkah naruto menjadi konyol seperti tadi

" Kami tidak perduli kalau kami mati atau tidak yang pasti demi desa dan kazekage-sama kami rela melakukan apapun,...karena itulah jalan ninja kamI...!". "YOOO BENAR...!" jelas salah satu shinobi suna di balas teriakan setuju dari shinobi lainya dan mereka pun melesat ke arah naruto.

"cih.. dasar bodoh tau apa mereka dengan jalan ninja tak akan ku maafkan...!" gumam naruto.

" senior dei sebaiknya kau segera melanjutkan perjalana agar tidak menghabiskan waktu..!" lanjut naruto pada deidara agar segera melanjutkan perjalanan.

"yah.. baiklah selamat bersenang senang saja kitsune" jawab deidara sambil berjalan diikuti burung buatanya dengan gaara di dalamnya.

Tak lama setelah deidara pergi ledakan dan teriakan pun terdengar dari arena pertarungan naruto.

BLUAR,BLUAR,BLUAR ... " AKHHH,... WHAAAA..., '...'..." Itulah yang terdengar sepuluh menit yang lalu dan sampai sekarang.

"Fuuton- daitopa" ucap naruto dan gelomang angin yang siap menerjang musuh datang dari arah naruto.

" Doton- doryu doheki..." ucap lima orang shinobi suna serempak dan kemudian muncul dinding tanah yang melindungi mereka.

Syut.

Sret

Breegg

Sriing.

terdengar ketika jutsu fuuton milik naruto bertubrukan gengan jutsu elemen tanah dari shinobi suna. Tapi jutsu itu hanyalah pengaih perhatian karena naruto sekarang telah menyapkan salah satu jutsu andalanya.

"fuuton,suiton-kori no ame"

teriak naruto dan menyemburkan angin dan air secara bersamaan dengan intensitas yang luar biasa sangat banyak, tapi ia tidak mengarahkan nya ke shinobi suna , melainkan ia mengarahkan jutsunya ke arah langit.

Menakan waktu yang lumayan dari naruto menyebutkan nama jutsunya hingga jutsunya itu bekerja karena 'kori no ame' yang berarti ice rain/ hujan es ,tentu saja membutuhkan waktu untuk air berubah bentuk menjadi es , shinobi suna yang melihat ke arah langit menatap nanar apa yang akan menyambut mereka selanjutnya ,mereka diam menatap ke arah langit pagi yang tadinya cerah mulai menggelap seperti akan terjadi hujan badai.

" ck.. k-kuso!" umpat salah satu shinobi suna yang terdian menatap ke arah langit.

" akankah kalian menyerah sekarang... datebayoo.!"

" cih mana munkin kami menyerah begitu saja ,karena tekat kami yang sudah bulat,dan kami tidak bisa kembali dalam keadaan hidup jika kami kembali tanpa Kazekage-sama, karena kmi telah bersumpah akan membawa ia kembali walaupun kami harus kehilangan nyawa kami...!" teriak salah satu shinobi suna yang masih tersisa.

Naruto yang mendengar hanya menatap datar walau tertutup oleh topengnya.

"ck dasar lemah ,apakah para shinobi suna memang seperti ini,aku sudah muak dengan perkataan mereka ." ucap naruto pelan.

"ofu" gumam naruto.

"sebaiknya kalian mencari tempat perlindungan kalau kalian masih sayang nyawa kalian..!" peringat naruto.

"d-dia be-benar.. SEMUANYA SEGERA PERGI DARI TEMPAT INI...!" teriak salah satu shinobi yang menyadari jutsu naruto, tapi belum mereka sempat melangkah.

Seketika cahaya kilat dan suara guntur terdengar dan tak lama kemudian jutaan peluru es berjatuhan dengan kecepatan tingi Menghujani mereka.

...Sreep...

"Arrggh...!"

Jroossh...

"Hwaaaa...arrrgh.."

Jreep...

"..." 'sebelum sempat teriak udah keburu mati'

Craash...

"Ugghh..."

Suara suara itu terus terdengar hingga lima menit selajutnya, setelah jutsu naruto itu atau bisa di bilang sebuah pembantaian masal itu berhenti terlihat masih ada yang bertahan hidup karena mereka sempat menggunakan jutsu mereka untuk sampai ada yang sempat berlindung masih terkena peluru es naruto.

Bruugh...

Bruugh...

Bruugh...

Bruugh...

Terdengar lagi suara orang-orang berjatuhan yang telah menjadi mayat, naruto yang melihatnya hanya menatap dengan biasa ,senang malah karena baru kali ini dia dapat membunuh sekitar 200 orang shinobi sekaligus hanya dengan satu jutsu buatanya sendiri, berbeda dengan naruto shinobi yang berhasil selamat banyak yang masih syok karena rekan-rekan mereka telah tewas hanya dengan satu jutsu saja ada yang menagisi ,ada yang membopong ,ada yang hanya berdiri mematung melihat jasad rekan mereka.

" kalian tahu ...?" tanya naruto seraya mendekati mereka yang masih hidup.

"j-ja-jangan mendekat..!" teriak salah satu shinobi suna yang ketakutan setengah mati.

Naruto menghentikan langkahnya, "sebenarnya kazekage kalian adalah teman lamaku..!" lanjut naruto karena perkataanya tadi terpotong oleh shinobi suna tadi.

Naruto melanjutkan berjalan mendekati orang-orang itu .

"Teman apa ma-makusd mu , teman?" tanya shinobi suna sambil menggigil ketakutan.

" yah... teman , sahabat malah". jawap naruto.

"Si-siapa kau sebenarnya dan apa maksud ucapanmu tadi..?" tanya shinobi suna yang berada paling dekat naruto.

" Kalian tidak perlu mengetahui siapa aku sebenarnya , tapi aku berjanji pada kalian kalau aku akan mengembalikan Gaara pada kalian setelah urusan kami dengan ya telah selesai". Jawap naruto panjang x lebar.

Para shinobi suna yang mendengarnya langsung terkejut "Apa maksudmu sebenarnya dan siapa yang kau maksud kami, jangan bertele-tele..!" ucap shinobi suna itu

" haaah... kalian ini memang bodoh ya, munkin karena kalian itu bodoh sehingga kebanyakan bertanya,lagi pula kailan tak perlu mengetahui apa maksud kami yang jelas aku akan mengembalikan gaara sebagai rasa terima kasih karena telah memberikan sesuatu yang berharga untuk kami..!" setelah mengatakanya tubuh naruto pun hilag ditengah pusaran angin.

Skip.

Setelah itu naruto meninggalkan shinobi suna yang masih bingung mencerna ucapan naruto ia segera berjalan untuk menyusul deidara, tetapi setelah ia merasa sudah dekat dengan deidara tiba-tiba ia mendengar suara ledakan yang lumayan keras tak jauh dari tempatnya sekarang .

BLUMM...,BLUUMM...

" suara apa itu, apa lagi yang terjadi..,ahh jangan-jangan...senior dei bertahanlah...!" teriak naruto setelah menyadari apa yang terjadi di kejauhan sana.

Roooaaaarrrrhhh...!

Terdengar suara raungan yang menggema ke seluruh hutan di bagian tenggara negara angin, naruto yang semakin dekat dengan asal suara itu juga dapat mendengar ledakan ledakan yang ia fikir itu berasal dari bom deidara# emang harusnya gitu kan.?# .

"senior Deidaraaa...!" teriak naruto histeris padahal yang ia teriaki sendiri tidak ada yang terjadi dengannya 'baca: belum'.

" ck .. lama sekali kau kitsune ,aku sudah hampir mati kau tau itu hmm..!"hardik Deidara pada naruto.

"gomenasai...! senior para shinobi suna itu memang keras kepala sekali ,jadi butuh waktu meyakinkan mereka untuk menyerah sekali lagi gomen...!" jawap naruto dengan tingkah konyolnya sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.

" baiklah kalau begitu cepat bantu aku melawan biiju ini aku sungguh kerepotan ..lihat..hmm!" tegas geidara sambil menunjukkan kedua lengannya yang sudah putus.

" KAMI-SAMA...! apa yang terjadi dengan kedua tanganmu senior..!?" tanya naruto keras keras , namun sebelum deidara menjawap sebuah peluru angin telah melesaat ke arah deidara yang ada di atas C2nya yang berbentuk naga juga tak tinggal diam ia lalu menembakkan bom naga berukuran yang lebih kecil.

wuuush... bluarrrrr!

Suara tubrukan jutsu yang sangat keras terdengar hingga radius 10,7km #serius bener sampe-sampe ngukur kaya gituan.# jutsu wind bullet dari shukaku bertubrukan dengan peluru kendali C2 deidara.

Sudah dari tadi sebenarnya hal itu terus terjadi hingga naruto datang , dan tentang tangan deidara hampir sema denga cara ia kehilangan tangan kanannya tetapi untuk yang ini si sempat menghindar dan membuat C2 nya dan pertarungan yang tak seimbang pun tak terelakan hingga deidara kehilangan lengan kirinya oleh cengkraman tangan shukaku versi mini yang jumblahnya dua kali lipat lebih banyak dan kecepatanya yang juga jauh lebih tinggi hingga deidara tak dapat menghindar , alhasil ia kehilangan satu-satunya aset berharga yang ia miliki.

"Roooaaaarh...! , mati kau kali ini gaki...!" ucap shukaku yang telah siap dengan biijudama nya .

'ini gawat kekuatan seperti itu tak akan sebanding dengan karyaku saat ini ..cih..sial' umpt deidara dalam hati.

" gawat senior segera pergi dari sanaaa...!". teriak naruto histeris melihat biijudama yang siap menghabisi deidara .

"aku menemukan sebuah ide kitsune! setelah ia menembakkan benda hitam itu segera segel dia dengan kertas fuin yang telah kau siapkan sebelum keberangkatan kita...!" ujar deidara memberi tahukan idenya, naruto lalu mengangguk mengerti .

Seketika biijudama telah ditembakkan deidara berhasil menghindari beberapa sebelum mereka meledak di langit.

Bluar...Bluar..Bluar...

Ketika deidara sudah merasa ini adalah waktu yang tepat ia lansung mengarahkan naga raksasa yang ia naiki menuju ke arah muka shukaku.

" sekarang saatnya kitsune...!" teriak deidara sambil melompat dari tungganganya yang melesat ke arah shukaku.

BLLLLLUUUUAAAAARRRR...! Suara ledakan super dahsyat menggema hingga negara tetangga (?).

C2 deidara berhasil mengenai bagian muka shukaku tapi naas bagi deidara karena kehilangan kedua tangannya ia tak dapat menjaga keseimbangan dan jatuh menimpa tenting pohon yang telah tumbang.

"ck... merepotkan sekali jinchuriki ini..kenapa harus sampai kehilangan kedua aset berhargaku segala." ucap deidara sambil merutuki nasipnya.

Sementara Naruto yang tak ingin buang-buang waktu segara mengambil kertas fuin dari dalam jubahnya dan bersiap untuk melesat ke arah shukaku.

Sret...!

Dengan cept ia segera muncul di depan wajah rakun raksasa itu yang sedang tak sadarkan diri walau hanya sebentar.

Lalu ia membentuk segel tangan dan meneriakkan suatu nama jutsu "fuinjutsu-seka geto ka..!"/ ' segel gerbang neraka' ucapnya setelah berhasil menempelkan segel itu di moncong shukaku.

Tak butuh waktu lama bagi segel naruto untuk mengekang chakra shukaku, sehingga perlahan tubuhnya melebu bagaikan pasir yang tertiup angin dan memperlihatkan tubuh gaara yang tak berdaya lagi alias sekarat.

Dan begitulah kesialan mereka berdua dari awal hingga akhir.

Flashback of.

Akatsuki meeting.

"hey sudahlah kalian berdua..! ,deidara setelah ini kau segera menemui kakuzu , dan untukmu hidan ,kakuzu bagai mana dengan misi kalian..?" sela pain sambil mengarahkan tatapan membunuh kepada kedua orang itu(hidan , Deidara).

"Cih,..". decih hidan,Deidara.

" mungkin misi kali ini akan sedikit memakan waktu karena target yang kami cari sangat sulit untuk di temukan ,dan yang kami dengar dari informan kami Jinchuriki no Nibi( ekor dua) terakhir terlihat di kumogakure dan kami sedang menuju kesana untuk menangkapnhya." Jelas kakuzu panjanjag lebar.

" hn,..sebaiknya jangan terlalu lama..." ucap pain dibalas anggukan dari duo Zombie itu.

"Sebaikya kita segera menyelesaikan yang satu ini ,aku sudah tidak nyaman dengan keadaanku" sela deidara yang sudah taksabar ingin mencari kedua lengannya 'setidaknya jika masih tersisa utuh'.

"hn..baiklah , untuk kitsune dan deidara kalian akan kuberikan libur selama 3 minggu sebagai hadiah karena telah menyelesaikan misi ini." Ucap pain ke kedua orang itu.

" whaaa... benarkah ketua ,terima kasih sekali aku sangat lelah selama menjalankan misi ini...!" teriak kitsune kegirangn sambil jingkrak-jingkrak# lebay.

" bicara apa kau kitsune ...! kau kan tidak melakukan apa-apa , seharusnya aku yang berbicra seperti itu ..hmm!". Bentak Deidara.

"Hey.. bukannya senior deidara sendiri yang ingin menghadapi dia sendiri kenapa malah marah padaku?". Jawab naruto sambil menunjuk wajahnya yang tertutup topeng.

#yah sepertinya kalo di terusin gak ada habisnya lebih baik saya skip aja yah.

Skip time

Sudah seminggu sejak serangan akatsuki ke sunagakure kerusakan dimana-mana tetapi kesedihan mendalam dirasakan para penduduk desa suna yang barusaja mengangkat kazekage mereka malah kehilangan sosok yang mereka hormati sebagai penmimpin dan seorang adik , terutama kedua kakak gaara Sabaku Temari dan Sabaku kankurou.

" hiks...hiks...hiks.." ter dengar suara tangisan di dalam ruangan yang sepertinya sebuah kamar.

Tok tok tok... sebuah ketukan terdengar si seberang ruangan itu

"hiks...hiks... siapa?...hiks.." tanya temari sambil menangis.

"temari nee chan ..ini aku kankurou, tolong bukakan pintuntya...!?" jawap kankurou dari luar kamar.

Temari langsung mengusap air matanya ketika mengetahui orang yang di luar adalah kankurou.

"masuk saja tidak di kunci kok...!" jawap temari yang langsung menyunggingkan senyum yang kalau dilihat lebih seksama terlihat begitu di paksaakan.

" kau masih menangis dari tadi malam ya...? tanya kankurou ketika melihat mata temari yang sembab ,

benar saja ia menangis sejak tadi malam ketika tim pencari yang dibantu pihak konoha kembali dengan tangan hampa , memang mengecewakan tim yang ter diri dari 200 orang jounin dan chunin dari suna di tambah 20 orang shinobi dari konoha beberapa diantaranya adalah rockie 12 serta kakashi, guy,dan lima orang dari clan hyuga yang terkenal dengan doujutsunya pulang dengan tangan hampa setelah satu minggu pencarian ke seluruh penjuru mata angin, rencananya mereka akan melanjutkan pencarian hingga ke negara tetangga seperti iwa,kumo,otto,ame,kiri. Serta beberapa desa lain tapi hari ini mereka kembali karena ingin meng istirahatkan tubuh mereka dan mengatur ulang strategi.

Sementara itu di suatu tempat.

'di mana ini kenapa gelap seperti ini kenapa tubuhku sulit untuk di gerakkan apa aku sudah mati, oh kami-sama apakan aku harus berahir seperti ini ku mohon aku benar-benar masih ingin hidup aku ingin melindungi orang yang aku sayangi.'pertanyaan bertubi-tubi ia berikan kepada dirinya sendiri.

Seperti ada yang mengabulkan permintaannya tiba tiba setitik cahaya terlihat dan perlahan tubuhnya dapat di gerakkan, lalu ia mulai berjalan menuju cahaya itu.

Dan perlahan ia membuka matanya dan masih di sambut kegelapan yang hanya di sinari oleh sebuah lilin.

" Arrrrkkh..." teriak orang itu krena ia merasa tubuhnya bagai di hantam beban yang sangat besar.

"ah ternyata kau sudah sadar Gaara... dan sebaiknya kau jangan banyak bergerak dulu karena tubuhmu itu belum pulih benar..!." ucap pria bertopeng kucing dengan nada datar dan terdengar lebih dewasa?.

Gaara yang mendengar suara itu langsung mencari arah datangnya suara itu dan ialangsung dapat menemukan sosok yng berbicara denganya sedang duduk di pojokan ruangan yang hanya di terangi oleh sebuah lilin.

"siapa kau dan ,dimana aku ,apayang telah kau lakukan kepadaku...ssshaaarrrghh!"tanya sekaligus teriaknya karena menahan rasa perih yang menjalar keseluruh tubuhnya.

"kau sekarang berada di am..." ucap naruto terpotong karena hampir saja ia keceplosan menyebutkan desa amegakure 'hampr sja aku kelepasan menyebut amegakure' batin naruto. "kau sekarang berada di tempat yang aman, tak ada yang menemukan keberadaan kita disini". Dusta naruto kepada gaara.

"dan kau tak peru tahu siapa aku yang penting setelah kau pulih benar atau setidaknya sudah dapat berjalan kau boleh pergi dari sini..!" lanjut naruto sebbelum gaara kembali bertanya kepadanya,

gaara yang mendengarnya langsung diam dan membenarkan apa yang dikatakannya karena kepalanya terasa sakit ketika ingin mengingat-ingat apa yang telah terjadi.

.

.

Tobe continue.

Next chapter: valley of the end

jangan lupa review kritik dan saran ... senpai ok deh see u next chap.!