Dark Side Of The Sun

.

.

Disclaimer Naruto: Masashi Kishimoto

Author : setsuna-yami

.

.

.

Summary: merasa 'dibuang'oleh penduduk desa, dan bergabung dengan akatsuki karena telah terhasut oleh seseorang yang misterus. Sudah 13 tahun semenjak kejadian naas itu terjadi, kejadian yang menyakitkan bagi penduduk konoha dan para shinobinya , kehilangan rekan maupun keluarga mereka , dan semenjak 3 tahun kepergia'nya'.. 'kedamaian' yang mereka inginkan pun terwujud walaupun terselubung dengan kebohongan.;-/ evil-naruto

Naruto U. Akatsuki. OC?.

.

.

.

Author note: chapter ini masih membahas tentang bagai mana naruto meninggalkan konoha. Jadi maaf klo ada yang berharap klo chap ini akan berjalan cepat , karena sepertinya agak sulit karena jalan ceritanya terlanjur saya buat begini. Ok silahkan baca saja... dan bagi yang me-review tpi gg login saya hanya bisa mengucapkan terimakasih ini sudah dilanjut.

Chapter4: the ugly's truth..! ( kebenaran yang buruk.!)

Setelah kejadian di lembah akhir naruto segera dibawa kakashi pulang ke konoha untuk di rawat akibat luka-luka yang cukup serius , begitu pula dengan rekan satu tim naruto yang lain seperti neji,kiba,shikamaru,chouji,dan rock lee yang di tugaskan untuk membawa kembali sasuke uchiha.

Sementara diruangan Naruto ia tak sadarkan diri selama empat hari

tapi ajaibnya luka-lukanya sudah sembuh total tapi dia belum siuman juga entah apayang sedang di alaminya mungkin akibat pengaruh genjutsu yang diberiakn tobi kepada naruto setelah ia tak sadarkan diri dan tobi langsung pergi begitu saja ketika merasakan chakra kakashi dan pakun mendekat, genjutsu itu bukan genjutsu yang tergolong kuat hanya untuk mengulang ingatan-angatan buruk yang dialami naruto di masa kecilnya hingga sekarang, tujuanya hanya satu yaitu membuat naruto membenci berakibat naruto selalu memegangi kepalanya dan selau mengigau dan berteriak-teriak, seperti yang terjadi pada malam ini.

Jam yang tergantung di ruangan serba putih itu sudah menujukkan pukul 01:37 AM naruto yang terlelap tiba-tiba berteriak histeris sambil memegangi kepalanya.

'aku..akan membunuh kalian semua..!'

'gara-gara kalian aku menjadi seperti ini..!'

'kumohon ampuni aku ,aku tidak tahu apa-apa'

Hanya itu yang naruto teriakkan selama hampir empat hari ini terutama pada malam hari, walaupun sedang mengigau terlihat sekali kalau spertinya hal yang sedang terjadi di mimpi naruto terlihat begitu nyata.

Para suster yang sedang bertugas untuk berjaga pun hanya bisa menghela nafas karena sudah beberapa kali mencoba untuk menenangkan naruto berujung kegagalan.

Tap..

Tap..

Tap..

Terdengar suara langkah kaki yang bera sal dari pintu masuk yang berada di ujung koridor.

" ah kakashi-san kenapa datang malam-malam begini?" tanya suster yang sedang berjaga ketika mengetahui kalau orang itu dadalah kakashi.

" oh eto.. aku tidak bisa tidur ,jadi aku kesini ingin menjenguk naruto..?" jawab kakashi sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

" oh begitu ya..?" lanjut suster itu di jawab anggukan kakashi.

Setelah percakapan singkat itu kakashi segera menuju kamar 431 yang di huni naruto.

Cklek..

"hentikan ...!" teriak naruto yang sedang mengigau.

Kakashi yang tentu saja sudah mengetahui keadaan naruto tak memperdulikan igauan naruto langsung saja ia masuk dan melihat naruto yang sudah bermandikan keringat.

" apa salah ku, aku tidak mengerti apa-apa tolong ampuni aku..!" lagi terdengar igauan naruto, sepertinya ia sedang mengigau tentang masa kecilnya.

" apa yang tejadi padamu naruto..?" tanya kakashi pelan ketika mengambil posisi duduk disamping ranjang naruto.

" aku bersumpah akan menghancurkan kalian dasar tidak tahu diri..!" lagi ucapan naruto yang sedang mengigau.

"a-apa..?"

Kakashi yang mendengarnya pun kaget dengan ucapan naruto, dia bertanya-tanya sebenarnya apa yang sedang di alami naruto saat ini.

Skip

Keesokan harinya kakashi telah meminta izin kepada hokage untuk meminta salah satu anggota clan yamanaka untuk mengetahui apa yang terjadi pada naruto dan setelah beberapa perang argumen antara kakashi dan tsunade yang kurang setuju mengingat keadaan bocah kuning itu saat ini.

" baiklah kakashi aku menyetujuinya tapi dengan syarat hanya sebatas ingatan luarnya saja kau tidak boleh membaca ingatan dalam naruto..!" ucap stunade dengan nada berwibawa.

"hai.. hokage-sama saya mengerti.." jawap kakashi sambil membungkukkan badan dan segera pergi ke divisi intel dan introgasi tempat yamanaka inoichi bertugas.

Setelah sampai di kantor divisi intel dan introgasi kakashi langsung mencai inoichi untuk membantunya mencari tahu apa yang ada di fikiran naruto sekarang ini hingga ia mengatakan sesuatu yang sangat mengagetkan dalam igauanya kalau ia ingin menghancurkan 'kalian' dalam artian konoha di fikiran kakashi.

Setelah agak lama mencari ruangan inoichi berada karena ia jarang sekali datang ke tempat ini akhirnya ia segera menemukan ruangan tempat inoichi sedang bertugas.

Tok..tok..tok..

Suara ketukan dari luar .

" masuk.." ucap inoichi singkat.

Tak pikir panjang kakasi lagsung masuk ke ruangan itu.

" kakashi .. tumben kau kesini ada keperluan apa..?" lanjut inoichi bertanya kepada kakashi.

" yo aku kesini untuk miminta kau membantuku untuk mengintrogasi seseorang atau lebih tepatnya memnbaca fikiran seseorang..!" jawab kakashi dengan nada serius.

" mengintrogasi...? siapa yang kau maksud , dan apakah kau sudah mendapat persetujuan dari hokage-sama..?" tanya inoichi bertubi-tubi.

"ini..!" langsung saja kakashi menyodorkan sebuah map kepada inoichi.

" apa ini?" tanya inoichi

"itu adalah dokemen persetujuan dan informasi tentang orang yan akan kau baca fikiranya"

Inoichi lagsung menerima dokumen tersebut dan membacanya, seketika ia kaget matanya membulat ketika membaca dokumen itu.

"N-naruto uzumaki..?" tanya inoichi agak terbata-bata.

"hn benar aku ingin kau membaca fikiranya..!" jawab kakashi singkat.

"Tapi apa yang telah di lakukanya dan bukankah ia sedang dirawat sekarang..?" ucap inoichi kembali tenang.

" aku akan menjelaskanya ketika kita sampai di ruangannya.!" Balas kakashi di jawab anggukan leh inoichi.

Setelah itu mereka pun segera menuju ke rumah sakit tempat naruto dirawat.

Sesampainya disana kakashi dan inoichi di kejutkan oleh jiraiya,tsunade, ino , hinata, ten-ten, kecuali sakura yang sejak kepergian sasuke mejadi menyendiri dan mereka yang mengikuti misi untuk membawa sasuke kembali yang tentu saja masih di rawat.

" ah ada kalian semua ternyata ada apa kalian kesini...?" tanya kakashi kepada semua orang yang berada di ruangan itu.

"tentu menjenguk rekan kami..kakashi sensei bagaimana sih..!" jawab kunoichi ber surai pirang dengan gaya pony tail A.K.A Yamanaka ino di ikuti anggukan setuju dari yang lain kecuali jiraiya dan tsunade.

"Lho tou san kenapa kesini juga..?" lanjut ino bertanya kepada ayahnya.

" oh eto..tou san ada tugas yang diberikan oleh hokage-sama..." jawab inoichi.

"tapi apa tugas tou san ..itu mengenai naruto , sampai kesini segala..?" tanya ino yang penasaran.

" itu rahasia dan sebaiknya yang tidak berkepentingan segera meninggalkan tenpat ini , lagi pula bukankah kalian bilang akan menjenguk teman kalian yang lain..?" kali ini tsunade yang menjawab di balas anggukan dari jiraiya dan kakashi.

"oh iya kami hampir lupa.. kalau begitu kami permisi dulu ya.. ayo teman-teman kita segera ke ruangan yang lain lagi pula jam besuk sudah hampir habis kan..?" ajak ino kepada teman temanya yang lain.

Tapi dari ketiga orang gadis itu seorang bersurai indigo lah yang paling khawatir dengan keadaan naruto, yang tanpa disadari ia telah menngengam erat tangan pria ber kulit tan tersebut.

"nee ..hinata ayo..!, bukankah setelah ini kau ingin menjenguk nejii..?" ajak ino ketika menyadari kalau hinata belum beranjak dari sana.

"eh ..! ..i-iya." Jawab hinata agak tergagap ketika menyadari dirinya dipanggil dan ia sedang menggengam erat tangan pemuda itu.

dengan wajah memerah dan rasa kecewa ia pun segera menghampiri dua orang yang sudah berada di ambang pintu, 'semoga kau baik-baik saja naruto-kun' batin hinata mendoakan naruto.

Setelah pegi dari sana mereka bertiga berpapasan dengan shikamaru yang tengah berjalan menuju kamar naruto.

"hey.. shikamaru kau mau kemana..?" tanya rekan satu timnya ino.

"kau pasti mau menjenguk naruto kan" kali ini ten-ten bertanya.

" yah tadi memang rencananya begitu..ngomong-ngomog kalian dari mana..?" jawab sekaligus tanya shikamaru kepada keriga gadis itu.

"eh eto..kami baru saja dari kamar naruto ..sebaiknya untuk hari ini kau tidak usah kesana karena hokage-sama sedang ada urusan bersama ayah, jiraiya-sama dan kakashi sensei di kamar naruto.."

"ck..merepotkan sekali ,.. nah setelah ini kalian mau kemana..?" balas shikamaru.

"Setelah ini kami mau ke ruangan kiba, kau mau ikut shikamaru..?" jawab ten-ten.

" hm merpotkan saja ...baiklah karena chouji dan neji bellum diperbolehkan untuk di jenguk aku akan ikut kalian ..hoamz..!" ucap shikamaru sambil menguap lebar.

Setelah itupun mereka segera berjalan di koridor menuju ruangan kiba. Suasana pun menjadi hening untuk sesaat.

"hey shikamaru bukankah kau juga seharusnya juga dirawat..?" tanya ten-ten membuka percakapan.

"hm benar juga , apa kau sudah sembuh shika..?" kali ini ino menanggapi.

"..." hinata hanya diam mendengarkan percakaman mereka bertiga.

" bukanya begitu , kalau bisa aku juga ingin dirawat seperti mereka berempat bahkan rasanya aku ingin mati saja melihat rekan ku dirawat karena kesalahan yang aku perbuat sementara aku hanya menderita luka ringan saja..!" jawab shikamaru yang suaranya terdengar bergetar, sepertinya dia mau menangis.

"jangan begitu...kau tahu... misimu itu tidak gag..."

"sudahlah ino-chan.. jangan dibicarakan lagi lagi pula naruto-kun dan teman-teman yang lain masih hidupkan, itu juga karena shikamaru-kun .. benarkan ten-ten-chan..?"

kali ini hinata memberanikan diri untuk angkat suara karena tidak tahan dengan perang argumen shikamaru dan ino.

"i-iya benar hinata ...kalau begitu ayo kita segera ke ruangan kiba..!"

Jawab tenten canggung kepada hinata karena ia agak kaget mendengar nama naruto yang di ucapkan pertama kali walaupun ia tau kalau hinata menyukai naruto sudah sejak lama , tapi tetap saja kalau hinata yang mengatakanya tentu agak mengejutkan.

Sementara itu di ruangan naruto.

" begitu rupanya .. tapi kakashi apa kau serius dengan penjelasanmu tadi..?" tanya jiraiya kepada kakashi karena belum percaya penjelasan kakashi barusan ketika ketiga remaja tadi meninggalkan ruangan naruto.

" semua yang dikatakan kakashi itu benar jiraiya..!, itulah mengapa aku mengizinkan hal ini." Sela tsunade.

" baiklah kalau begitu aku mengerti , segera lakukan saja kalau hal ini demi kebaikan bocah ini.." ucap jiraiya dibalas anggukan dari kakashi , ia pun segera memberi kode kepada inoichi untuk segera melakukanya.

Setelah itu inoichi segera mengambil posisi duduk disamping tempat tidur naruto dan muli membaca fikiranya, tapi ketenangan nyang ada di ruangan itupun buyar setelah melihat keadaan inoichi yang memegangi kepalanya dengan tangan kirinya yang bebas dan hidungnya yang mengeluarkan darah.

" apa yang kau lihat inoichi..?". tanya jiraiya dengan nada agak tinggi

"arrgh...d-dia terken-na g-genjutsu" jawab nya setelah melepaskan ikatan dari fikiran naruto.

" apa mungkin bocah terkutuk itu bisa menggunakan genjutsu kepada naruto...?" tanya jiraiya enth pada siapa yang tentu saja masig bisa didengar dengan baik oleh ketiga orang lainya.

" apa maksud anda jiraiya-sama..?" tanya kakashi agak bingung dengan penuturan jiraiya.

" ya .. apa kau tidak mendengarkan ku kakashi ..,apakah bocah terkutuk itu dapat menngunakan genjutsu dan membuat naruto menjadi seperti ini,...?" jawab jiraiya agak membentak sepertinya ia geram karena kondisi naruto saat ini.

"itu tidak munggin karena aku belum mengajarkan genjutsu kepadanya..!" jelas kakashi.

" tapi bagaimana mungkin ia bisa terkena genjutsu..?" sela tsunade dibalas gelengan dari jiraiya dan kakashi yang berkata ' aku juga tidak tahu.".

Tanpa disadari ketiga orang itu yang sedang bingung minus inoichi yang masih terduduk karena masih merasakan sakit di kepalanya, naruto mulai sadar dari ketidak sadaranya?, dan perlahan membuka matanya.

"dimana ini..? " gumamnya pelan ketika ia hanya melihat nuansa putih dab bau menyengat khas rumahsakit.

" ah..naruto kau sudah sadar...!" teriak jiraiya yang melihat kalau naruto sudah sadar.

" apa yang terjadi padaku , kenapan kalin semua disini..?" yanya naruto yang masih bingung bengan keadaannya.

"sudahlah kau tak usah banyak bertanya, sebaiknya kau banyak istirahat.!" Kata jiraiya kepada naruto.

Naruto yang mendengarnya langsung memalingkan muka dari ketiga orang itu ia leih memilih utuk diam dan merenungkan apa yang akan dilakukanya setelah ini , ketiga orang itu pun salin pandang dan bertanya ' apa yang terjadi sesungguhnya pada anak ini'.

Setelah kejadiah hari itu naruto dilarang untuk di jenguk oleh siapapun entah apa alasan tsunade melakukanya tapi hal itu malah membuaat naruto merasa di kucilkan

Skip.

Setelah dua hari semenjak naruto sadar hari ini ia sudah di perbolehkan pulang karena konsinya yang sudah membaik, tapi selama dua hari itu ia tak keluar dari apartemenya ia selalu mengurung diri di kamar , melamun ,merenung, menagis?. Ya itu yang di lakukanya selama dua hari ini, ia selalu mengingat-ingat apa yang terjadi padanya selama tuju tahun belakangan.

Sementara itu tak jauh di apartemennya di sebuah pohon terlihat dua orang yang mengawasi perkembangan naruto.

" apa kau sudah memberi tahu pain tentang anggota baru kita zetsu..?" tanya pria bertopeng yang tak lain adalah tobi.

"hm...aku sudah memberitahu semuanya kepada pain , dan bagai mana kau akan membawa bocah itu , apa kau sudah membujuknya untuk bergabung..?" zetsu barbalik bertanya.

" belum." Jawab tobi singkat.

"..." zetsu hanya diam menunggu tobi melanjutkan kalimatnya.

"tapi aku sudah memberinya genjutsu, itu akan lebih memudahkanku untuk mendapatkan kyuubi dan rinegan...!" lanjut tobi

" rinegan..?.. dari bocah itu ?, bukankah kau sudah menunggu lama untuk mendapatkan rinegan milik nagato..?" zetsu kembali bertanya kepada tobi.

" hm benar sekali aku sudah menunggu lama untuk mengambil rinegan milik nagato tapi akan lebih bagus lagi kalau memiliki rinegan yang sesungguhnya..!" jawab tobi tapi sepertinya ia belum selesai dengan perkataanya.

"apa maksudmu aku belum mengerti , kenapa kau tiba-tiba merubah rencanamu, lagi pula bukankah kah kau sudah berjanji pada pemilik tubuhmu saat ini untuk mengabulkan satu permintaanya itu, apa kau tidak kasihan terhadapnya ..?" tanya zetsu panjang lebar x tinngi.

"aku tidak perduli, jika keinginanya ingin terwujud maka ia harus menunggulebih lama lagi , dan lagi pula ia hanya seorang bocah yang kehilangan sesuatu yang di sayanginya apa yang akan dia lakukan tanpa kekuatan ku yang akan kudapatka walau aku harus menunggu lebih lama lagi.." jawab tobi ketus entah bermaksud kepadasiapa.

Tiba tiba perubahan sifat secara drastis di lakukan oleh tobi , tiba-tiba ia menampar dirinya sendiri dan suaranya pun menjadi cempreng 'kalian pasti sudah tahu kan seperti apa'.

Plak..

Tamparan itu membuat topeng nya agak terbuka sehinnga sedikit memperlihatkan wajah asli tobi.

" apa maksudmu huh...?, kenapa kau merubah rencanamu ini aku sudah menunggu 15 tahun untuk medapatkan mata itu..!" ucap tobi yang sikapnya menjadi sungguh konyol dibandingkan tadi.

Tapi perubahan sikap terjadilagi dan tobi pun menjadi lebih tenang. Dan mulai bicara dengan suara yang kembali ngebass.

"baiklah akan kujelaskan , sebenarnya aku tidak mengubah rencanaku secara keseluruhan aku hanya mengubah waktunya saja , aku akan menunggu lebih lama demi rinegan yang sesungguhnya, bukan maksudku kalau rinegan milik nagato itu adalah rinegan palsu aku tidak pernah mengatakanya, lagipula clan uzumaki memiliki keistimewaan tersendiri jika dibandingkan clan lain dalam tehnik penyegelan, dan kau tahu bocah itu memiliki potensi untuk mendapatkan mata legendaris tersebut dengan bantuan kita dan setelah dia mendapatkanya aku akan mengambil apa yang seharusnya menjadi miliku sejak awal dan dengan rinegan itu kau juga bisa mendapatkan mata bulan dengan mudah...benarkan OBITO..!" jelas tobi pada zetsu dan seseorang bernama obito, ' kalian juga pasti sudah taukan siapa obito'?.

"clan uzumaki..? , tapi bukankah nagato juga berasal dari clan itu, kenapa kau lebih memilih rinegan dai bocah yang belum tentu bisa memiliki rinegan itu..?" tanya zetsu lagi..

"apakah kau pernah mendengar tentang 'Bocah yang ada didalam ramalan'..?" tobi berbalik bertanya kepada zetsu.

Zetsu yang medengarnya hanya menjawab dengan gelengan.

"kau akan segera mengetahuinya.." jawab tobi ambigu.

Sementara zetsu diam dan mencerna ucapan tobi barusan 'bocah yang ada dalam ramalan..?' batin zetsu bertanya-yanya.

"sebaiknya kau segera pergi dari sini zetsu , dan mencari informasi yang menarik..!" titah tobi kepada zetsu,

ia pun menghilag ke dalam batang pohon meninggalakan tobi yang beralih kepada naruto yang meringgkuk di pojokan kamarnya yang terlihat seperti seorang yang depresi berat.

Skip.

Setelah beberapa hari nauto sudah mulai keluar dan ber aktifitas seperti biasa, walau aktifitasnya seperti biasa tapi sikapnya yang sekarang jauh dari biasa, ia berubah menjadi pribadi yang dingin dan kasar sejak siuman dari rumah sakit, dan hari ini ia seperti biasa memulai aktifitasnya menuju ichiraku ramen faforitnya entah sejak kapan.? Hal yang seperti baisa selalu menjadi sarapan naruto setiap hari. tatapan jijik, benci, hinaan dan bisikan jelek tentang dirinya, tapi ia selalu tidak menghiraukanya ia mengangap mereka adalah orang yang tidak tahu diri dan sebagainya.

setelah sampai ia langsung duduk di kursi yang telah di sediakan.

"ah naruto sudah lama kau tidak kesini, pesan seperti biasa..?" sambut uncle teuchi pemilik kedai itu.

"hn.."

naruto menjawabnya hanya dengan dua huruf itu, teuchi yang mengira itu adalah jawaban ya langsung membuatkan pesananya. #kayak sasuke aja.

"ini pesananmu naruto.." ucap uncle teuchi sambil menyodorkan ramen pesanan naruto.

Tanpa banyak bicara ia pun segera memakan ramenya itu, setelah selesai ia pun segera membayar dan melenggang pergi menuju bukit hokage, tak disangka di jalan ia berpapasan dengan sakura dari arah berlawanan. Sakura yang melihat naruto hanya berdiri mematung , sedangkan naruto tak memperdulikanya walau sebenarnya ia melihat sakura dengan jelas tapi ia tidak memperdulikanya, entah apa yang ia fikirkan tapi sejak ucapan sasuke ditambah genjutsu dari tobi membuatnya menjadi seperti ini.

"naruto.." gumam sakura pelan ketika melihat naruto yang melangkah menjauhinya..

Sementara itu naruto yang terus berjalan telah sampai di patung pahatan hokage , iapun segea duduk di atas patung hokage ke empat, ia hanya duduk selama berjam-jam , tanpa diketahuinya tobi yang mengawasinya berjalan mendekatinya.

"uzumaki naruto.." ucap tobi yang sudah berada di belakangnya.

"..!.."

segera naruto menengok kebelakang dan melihat seorang pria dengan topeng spiral yang menutupi wajahnya.

" siapa kau.?" Tanya naruto pada orang itu.

" aku..?" ucap tobi dengan nada yang sedikit menggantung.

" namaku tobi.." lanjut tobi.

"apa maumu.."

" mauku..? apa keinginanmu?" jawab tobi berbalik bertanya.

" entahlah aku tidak tau..!" jawaab naruto bingung kenapa malah ia yang brbalik di tanyai.

" apa kau membenci mereka..?" tanya tobi lagi.

" aku..entahlah.." jawab naruto singkat dan kembali menundukkan kepalanya.

" apakah kau menyayangi mereka..?"

" kenapa kau bertanya seperti itu .. siapa kau sebenarnya..!?" ucap naruto mulai geram pada tobi.

" santailah sedikit jangan terbawa emosi karena pertanyaan tadi..!" ucap tobi dengan nada santai, sementara naruto kembali menundukan kepala dan menatap konoha dengan taapan benci.

" aku bingung ,apakah aku harus membenci desa ini atau akan melindunginya," ucap naruto mulai membuka pecakapan dengan tenang, sementara tobi tersenyaum dibalik topengnya karena merasa sedikir lagi rencananya untuk menghasut naruto akan berhasil.

" kenapa berhenti lanjutkanlah aku akan mendengarkan."

Ucap tobi yang mengambil posisi duduk di samping naruto.

"aku membenci desa ini karena aku merasa tak di terima disini oleh para penduduk dan aku merasa terbuang di sini, aku tak tahu apa salahku sehingga aku begitu di benci, mereka selalu memanggilku dengan sebutan monster pada waktu aku kecil saat itu umurku baru enam tahun ketika aku menyadari arti tatapan dan bisikan mereka terhadapku aku juga di anggap tidak ada di dunia ini , tak jarang juga aku selalu di pukuli sampai babak belur tanpa aku ketahui masalah sesungguhnya, tsk...menyedihkan sekali,.!" Ucap naruto diakhiri dengan senyum getir.

" lalu kenapa kau mencintai mereka..?" tanya tobi agar naruto melanjutkan ceritanya.

" aku merasa mencintai mereka karena walaupun sedikit darimereka yang menganggapku ada dan memberikan ku perhatian dan bagaimana rasanya tidak sendiri lagi di dunia ini, di konoha aku mendapatkan sahabat , perhatian dari teman-teman walaupun mereka tak tahu tentang apa yang ku alami sebenarnya..?" ucap naruto dengan wajah yang agak cerah dan menatap sendu suasana konoha di sora hari.

" apa kau mempunyai oang yang istimewa..?" tanya tobi dengan sedikiiit menggoda sekali lagi sedikit.

" sudah tidak ada..!" ucap naruto dengan nada serius.

"Apa maksudmu sudah tidak ada...?"tanya tobi dengan nada aneh kalau didengar.

"entahlah kupikir persaan itu hanya cinta monyet saja dan lagi pula gadis itu menyukai pria lain, jika kau tanya bagaimana perlakuanya terhadapku aku tidak akan menjawabnya, dia fikir aku ini orang yang sangat bodoh hingga memperlakukan aku seperti itu." Jelas naruto agak panjang.

" hey.. bukan kah kalau kau mengatakan hal tadi secara tidak langsung kau mengatakan sifatnya kepadaku,..?" ucap tobi agak canggung ,sepertinya sifat anehnya keluar lagi.

Tak terasa hari sudah menjelang malam naruto yang mulai dekat dengan tobi karena pertemuan yang tak terduga itu pun segera pamit untuk pulang.

"kalau kau ada masalah datang saja kesini... besok aku akan mengatakan sebuah rahasia kepadamu..!" ucap tobi kepada naruto yang mulai berjalan, naruto yang mendengarnya hanya meng iyakan ucapan tobi dan segera pulang ke apartemenya, sebenarnya ia sangat penasaran dengan rahasia yang ingin di ceritakan tobi tapi ia akan menudanya sampai besok dan akan kembali lagi esok hari.

" keluarlah zetsu aku tau aku menguping dari tadi..!" ucap tobi kepada zetsu yang bersembunyi di dalam tanah, zetsu pun segera keluar dari persembunyianya

" jadi apa yang kau bicarakan tadi bersama bocah itu..!" tanya zetsu basa-basi.

" kenapa kau bertanya bukankah dari tadi kau menguping..?" jawab tobi singkat.

"benar sekali, tapi tak kusangka kau bisa ber ackting seperti itu...?" lanjut zetsu.

"sebaiknya kau diam saja , kau sendiri tahu kenapa aku bisa sampai bertingkah seperti tadi jadi jangan banyak bertanya..!" ucap tobi kembali berubah menjadi dingin.

Skip

Setelah hari itu naruto kembali lagi ke patung hokage untuk menemui tobi karena penasaran dengan rahasia yang akan di katakan tobi.

"hm ...kau datang juga rupanya naruto." Ucpap tobi yang melihat naruto sudah duduk di atas patung hokage keempat.

"aku memang sering datang kesini kalau sedang ada waktu, dan mengingat kalau aku sedang di bebas tugaskan karena hukuman yang kudapatkan aku jadi memiliki banyak waktu luang.." ucap naruto mengalihkan pandanganya ke tobi dengan senyum ala sai.?

" hukuman apa maksudmu..?" tanya tobi basa-basi.

"yah kau tau tahu , mereka memberiku hukuman karena aku gagal untuk membawa sasuke uchiha kembalike desa.." jelas naruto.

"..." tobi hanya diam dan mendengarkan..

" sebenarnya aku bisa saja tidak mendapatkan hukuman ini kalau aku menetujui ucapan hokage, tapi mau bagaimana lagi aku memang pantas untuk mendapatkanya.." lanjut naruto kepada tobi.

" apa kau pernah mempunyai keiinginan untuk meninggalkan desa ini..?" tanya tobi agak melenceng dari percakapan.

"apa maksudmu pergi dari desa..!" naruto berbalik bertanya.

"ya.. kau mendengarkan pertanyaan ku tadi bukan, setidaknya kau memiliki keinginan untuk membalas dendam pada mereka...walaupun sedikit.!"lanjut tobi dengan pertanyaanya tadi.

"membalas dendam...?" tanya naruto heran, dibalas anggukan dari tobi.

" apakah kau tau betapa busuknya konoha sebenarnya..?" ucap tobi dengan nada serius, naruto yang melihatnya pun langsung mendengarkan dengan seksama penjelasan oh bukan hasutan dari pria itu.

Dan penghasutan pun dimulai dengan menceritakan awal terbentuknya konoha, perseteruan antar clan senju dan uchiha, perang shinobi pertama sampai ketiga dan hancurnya uzugakure tempat asli clan naruto, inisiden pembantaian clan uchiha oleh itachi, dan yang terakhir asal-usul naruto dan alasan kenapa ia selalu dipanggil monster oleh penduduk yang membencinya. Dan untuk asal usul tobi..? tentu saja ia menutupnya rapat-rapat dia bukan orang bodoh yang begitu saja memberitahukanya kepada naruto.

Bagaimana reaksi naruto..? tentu saja ia kager bukan main bahkan tak terasa sampai ia meneteskan air mata karena mendengar penjelasan tobi tadi, melihat reaksi naruto yang sepertinya sudah marah stadium akhir tobi pun menyeringai puas, ia berhasil menghasut naruto untuk menghancurkan desa, tapi langkah tobi belum selesai ia lalu menanamkan idiologi-idiologinya tentang kebencian dan rasa sakit kepada naruto.

Sementara naruto yang belum dalam kondisi tenang , ia pun langsung menerima begitu saja ucapan –ucapan tobi. Yang menambah rasa bencinya kepada konoha.

" apa semua yang kau katakan itu benar...?" tanya naruto sambil mengusap airmatanya.

" tentu saja ..bagaimana mungkin aku berbohong dengan semua itu, bukankah semua itu benar-benar terjadi..?" jawab tobi enteng.

" aku tidak tahu.. tapi karena ceritamu tadi rasa benciku terhadap desa ini menjadi bertambah,..." uap naruto menggantung .

" bagaimana mungkin desa yang selama ini menghasikan banyak shinobi kuat hanyalah desa yamg penuh kebohongan...!" lanjut naruto dengan mengepalkan tanganya kuat-kuat.

" apa tekatmu itu sudah bulat... ikutlah denganku maka kau akan menjadi kuat dan dapat mengubah konoha menjadi seperti apa yang kau inginkan..?" tanya sekaligus ajak tobi.

" apa lagi maksud pertanyaanmu itu..?" tanya naruto bingung.

" kau tidak diterima disini, mereka telah menyembunyikan asal-usulmu, apakah kau masih mau berada ditengah-tengah manusia munafik itu...?" tanya tobi serius.

Akhirnya naruto pun sadar dengan maksud pertanyaan tobi, ia pun segera menjawab pertanyaan yang sempat ia pertanyakan.?.

"tapi apa yang harus kulakukan selanjutnya... aku tidak punya tempat lagi selai di sini..?" ucap naruto pelan.

" kau masih tidak mengerti juga rupanya.., mereka tidak menginginkan mu kau sadar akan hal itu , tapi kau masih tak mau mengakuinya..!" ucap tobi agak keras.

Naruto yang mendengarnya tersentak. Tapi memang benar apa yang dikatakan pria itu naruto tak ingin mengakui kalau ia tak diharapkan , cita-citanya untuk menjadi hokage hilang sudah sekarang sudah terganti oleh rasa benci dan dendam terhadap konoha.

"aku akan ikut denganmu..!" ucap naruto tegas , tobi yang mendengarnya tentu senang dengan perkataannya, dia menyeringai dalam topengya.

Skip.

Beberapa hari setelah itu tidak ada kabar tentang naruto, teman-temannya yang menghawatirkanya pun sudah mencarinya kemana-mana tapi hasilya sama saja yaitu gagal, tentu saja tsunade sudah mendengar hal itu dari rekan naruto yang mencarinya kemana-mana yang akhirnya mereka melapor kepada hokage. Para tetua yang mendengarnya pun segera mengadakan rapat dewan untuk menetapkan posisi naruto.

Braak...

Suara gebrakan terdengar dari dalamruangan dewan yang sedang rapat.

"aku tidak setuju kalau keputusan akhirnya seperti ini..!" teriak tsunade keras sambil menggebrak meja.

" tapi tsunade itu adalah keputusan yang sudah di abil secara voting, lagi pula meninggalkan desa tanpa izin dan tidak kembali adalah hal kriminal di konoha maupun di desa lain..!" ucap homura membantah perkataan tsunade tadi.

Bahkan para ketua clan yang biasanya menentang keputusan para tetua dengan berat hati menyetujui keputusan itu karena seperti ucapan homura memang benar meninggalkan desa tanpa izin adalah tindakan yang di anggap renhianatan terhadap desa.

Dan dengan berat hati tsunade keluar dari ruang rapat dengan keputusan bahwa naruto ditetapkan menjadi missing nin.

Sudah tak terasa tiga tahun telah berlalu semenjak kepergian naruto , jiraiya serta orang lain yang pro terhadap naruto awalnya tidak setuju sengan keputusan itu , tapi apa daya sekali lagi memang benar keputusan yang di ambil, beberapa kali tsunade memberikan misi kepada ANBU dan shinobi tingkat jounin kelasA untuk mencari naruto tapi menghasilkan hasil nol besar tak ada tanda ataupun jejak naruto sampai suatu hari di ketahui kalau natuto pernah datang ke suna dengan title missing nin dan menjadi anggota akatsuki.

Flashbak of... 3 years and 5 month later...

Beberapa hari kemudian Tsunade yang mendengarnya langsung memberi misi untuk mencari dan membawa pulang...

"Naruto uzumaki..."

ucap seseorang di sebuah bangunan besar ber cat merah di konohagakure, seluruh shinobi yang di panggil untuk menjalankan misi ini pun kaget.

"n-naruto..hokage sama...?" tanya shinobi berambut perak dengan hitai-ate yang menutupi mata kirinya dan memakai masker.

"hm...benar misi kalian adalah mencari dan kalau bisa membawa pulang naruto ke konoha..!" ucap tsunade serius.

"tapi hokage-sama, selama tiga tahun ini semua misi untuk membawa pulang naruto selalu gagal, bagaimana kami bisa ..."

"aku dengar dari jiraiya kalau akatsuki berbasis di amegakure dan jiraiya juga mengatakan kalau ...OROCHIMARU TELAH DIBUNUH OLEH SASUKE UCHIHA..!"sela tsunade sebelum kakashi melanjutkan kalimatnya dengan menekankan kalimat terakhirnya.

"tapi apa hubunganya dengan sasuke dan orochimaru...?" kali ini sakura bertanya.

" karena target utama sasuke adalah uchiha itachi maka secara tidak langsung naruto juga terlibat dalam kasus ini , karena dia sekarang juga menjadi anggota akatsuki maka dengan menemukan itachi kita juga bisa menemukan kedua orang itu..!" jelas tsunade pada semua orang di dalam kantor hokage semua oarang mengangguk mengerti.

" kalau begitu misi ini akan kuberi peringkat SS dan tuntuk kalian... kakashi hatake, yamato, sakura haruno, shimura sai, soran ikatsu 'OC yang saya buat untuk menggantikan naruto'..dan tim lain segera laksanakan misi ini...!" teriak tsunade pada semua orang di ruangan itu..

Sementara itu di suatu tempat...

Gluduk..gluduk...

"sepertinya akan ada badai...itachi...?" tanya seseorang wajah mirip hiu dan memakai jubah akatsuki serta menenteng pedang besar yang di atasnya terdapat seseorang berambut merah paruh baya yang tak sadarkan diri.

"..." yang ditanya hanya diam.

"menghadapi yonbi 'ekor empat' seorang diri sangat melelahkan apalagi ia memakai perubahan bentuk chakra yoton yang sangat menyusahkan saja..!" lanjut pria hiu itu.

"bukankah kau sendiri yang ingin menghadapinya sendiri , untung saja kau tidak bernasip seperti deidara.. kisame.." lanjut salah satu orang itu yaitu itachi dengan nada datar.

" jangan kau samakan aku dengan bocah petasan itu itahci apa kau mau menjadi seperti dia ...?" balas kisame sambil menunjuk jinchuriki yonbi dipunggungnya.

" oh ya ithachi ngomong-ngomong soal deidara .. aku baru tahu jika kau tidak bercerita kalau rekanya itu adalah jinchuriki kyuubi..hebat sekali dia bisa menyembunyikan hawa bijuunya aku sampai tidak bisa merasakanya selama tiga tahun ini..kuat sekali dia..!"

"dan aku dengar kalau dia adalah mantan rekan satu tim dengan adikmu benar..?." lanjut kisame agak panjang.

"..."

itachi diam menanggapi pertanyaan kisame tentang adiknya , dan mendongakkan kepalanya ke langit dan melihat awan gelap yang mulai menjatuhkan bulir-bulir air.

"sepertinya badai akan segera turun... sebaiknya kita mencari tempat berteduh..." ajak itachi mereka pun berjalan ke arah hutan mencari tempat berteduh.

Sementara itu...lagi?

Di sebuah ruangan yang terdapat bayak tabung uang dapat menampung manusia di dalamya.

Tap..tap..tap..

Terdengar suara langkah kaki seseorang.

Srek... stiing...zhuoor...

Suara pedang yang di tebaskan ke salah satu tabung yang terlihat hanya berisi air saja.

" keluarlah suigetsu...!" ucap pria itu datar..

"kau tau aku sudah lama menunggumu...sasuke..!" balas pria yang diketahui bernama suigetsu yang muncul dari kubangan air akibat terbelahnya tabung tadi.

.

And...cut..!

Chapter 4 selesai.

Bagaimana semoga aja ngga ngecewain para riders semuanya, dan coba tebak chap ini adalah chap paling panjang saya setelah 2 hari berkutat pada laptop yang berdampak bangun telat..!

Dan tolong dong klo bisa login pas review biar bisa ngebalesnya klo gg minimal tercantum nama pengirimnya .. ya..ya..ya...! # pupy eyes no jutsu..!

Ok deh sampai segitu aja chit-chat-chut saya , dan saya mau buat chap selanjutnya biar gg ngendat gitu..!

Ok setsuna-yami out.