A KyuMin Fanfiction

"Wrong Way"

Chapter 2

Cast : Cho Kyuhyun, Lee Sungmin, and others

Disclaimer : All cast belongs to God and Their self. But Sungmin is mine #Slap kkk~. The story is mine.

Warning : Shonen-ai, BL, Typos, OOC, dll

Previous Chapter

...

"yang menghadap kita itu Minnie, dan yang membelakangi kita itu Wookie dan Hyukkie. Ada apa memangnya? Mereka teman sekelasku sekarang"

"ahh tidak ada apa-apa.. Ayo kita kembali ke kelas, istirahat sudah hampir habis" Kyuhyun dan Seohyun beranjak dari kursi mereka, berjalan menuju kelas mereka masing-masing. Sebelumnya Kyuhyun sempat melirikan matanya ke arah meja yang diduduki oleh ketiga teman sekelas Seohyun.

'Minnie? Nama yang manis..'

...

Chapter 2

Bel pulang sekolah sudah berbunyi, Kyuhyun kini sedang dalam perjalanan menuju kelas Seohyun. Dia berencana untuk mengantar Seohyun pulang.

Saat dirinya sudah berada di depan pintu kelas yang menjadi tujuannya, dia bisa melihat Seohyun yang sedang membereskan buku-bukunya. Tapi tunggu—

"aku duluan ya chingudeul!" teriak seseorang sambil terburu-buru melangkahkan kakinya keluar kelas.

DUG

Tak sengaja orang itu menyenggol bahu Kyuhyun yang masih berdiam diri di depan pintu kelas.

"maaf.." ucapnya tanpa melihat Kyuhyun yang tersenggolnya tadi.

"eh? N-ne.. Gwaenchana.." jawab Kyuhyun bingung. Kejadian tadi cepat sekali, hanya sepersekian detik. Membuat Kyuhyun tidak dapat mencerna dengan baik kejadian singkat itu.

"bukankah itu Minnie-ssi?" gumam Kyuhyun melihat sosok yang menyenggolnya tadi. Sosok itu sudah jauh melangkah, sampai akhirnya tubuh itu hilang di tikungan menuju tangga ke lantai bawah. Terlihat sekali jika orang itu tengan terburu-buru.

"buru-buru sekali" gumam Kyuhyun lagi.

-KyuMin-

Esoknya..

Pagi ini Kyuhyun datang ke sekolah agak terlambat, bel tanda masuk sudah berbunyi. Dia buru-buru memakirkan mobilnya dan segera turun. Saat akan berbalik setelah sebelumnya menutup pintu mobil, dia tidakmenyadari ada seseorang yang tengah berjalan ke arahnya. Dan—

BRUK

—dia menabrak orang itu. Sepertinya orang yang bertabrakan dengan Kyuhyun tengah terburu-buru.

"maaf. Aku tak sengaja menabrakmu.." maaf orang itu sambil membungkukkan kepalanya.

"gwaenchana , aku tidak a—eoh? Minnie-ssi?"

"eh? Ne.. maaf aku sedang terburu-buru" ucap Minnie atau Sungmin. Sungmin langsung menuju mobilnya dan melesat meninggalkan sekolah.

"bukannya bel sudah berbunyi? Kenapa dia malah pergi?" gumam Kyuhyun heran melihat Sungmin pergi keluar sekolah.

"dari kemarin dia terlihat terburu-buru sekali sampai-sampai menyenggolku dua kali" ucap Kyuhyun, mengingat-ingat kejadian kemarin yang hampir serupa.

"ahh sudahlah lebih baik aku cepat ke kelas.." Kyuhyun berjalan dengan cepat menuju kelasnya. Tangannya memegang dada sambil memiringkan kepalanya.

'ada apa lagi dengan jantungku ini?' batin Kyuhyun.

"ahh molla!" ucap Kyuhyun bingung dan melanjutkan jalannya menuju kelas.

-KyuMin-

Bel pulang sekolah sudah berbunyi beberapa menit yang lalu. Kyuhyun langsung bergegas menuju kelas Seohyun untuk mengajaknya pulang bersama.

Sesampainya di sana, kelas Seohyun ternyata belum selesai. Kyuhyun memutuskan untuk menunggunya di dekat pintu. Akhirnya setelah beberapa menit kemudian guru yang mengajar di kelas itu keluar dengan beberapa siswa mengikuti di belakangnya. Kyuhyun dari tadi melihat satu persatu orang yang keluar dari dalam kelas itu.

'jadi, dia tidak kembali lagi setelah pergi keluar tadi?' Tanya Kyuhyun dalam hati saat tidak melihat Sungmin yang keluar kelas.

"Seohyun-ah ayo kita pulang" ajak Kyuhyun pada Seohyun yang masih berada di kelas.

"ne. Tunggu sebentar Kyu" Seohyun mengambil tasnya dan bergegas menemui Kyuhyun.

-KyuMin-

"oh iya.. tadi pagi aku melihat Minnie-ssi keluar sekolah. Apa dia membolos?" Tanya Kyuhyun seenaknya. Kyuhyun kini sedang berada di sebuah café bersama Seohyun. Sepulang sekolah tadi Seohyun ingin diantar ke sebuah café yang sering dia dan Kyuhyun kunjungi dulu.

"ya! Jangan bicara seenaknya. Minnie tidak mungkin begitu. Yang aku dengar ibunya sedang sakit, sementara ayahnya masih berada di Jepang mengurus bisnisnya di sana. Jadi, Minnie yang bisa menjaga ibunya" ujar Seohyun panjang lebar.

"dia anak tunggal?"

"tidak dia memiliki satu adik"

"lalu kenapa bukan adiknya saja yang menjaga ibu mereka?" Tanya Kyuhyun lagi.

'kenapa aku jadi ingin tau sekali' batin Kyuhyun.

"ya mana aku tahu. Tanya kan saja pada Sungmin langsung.. " jawab Seohyun kesal. Seohyun sebenarnya bingung, kenapa dari tadi yang ditanyakan Kyuhyun itu Sungmin dan Sungmin lagi. Tapi dia anggap hal itu hanya angin lalu, walaupun itu membuatnya heran dengan sikap Kyuhyun.

"Sungmin? Itu namanya?"

"yup! Eh—Jadi selama ini kau hanya tau dia Minnie?" kini giliran Seohyun yang bertanya. Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya.

"habisnya kau sendiri kan yang memberitahuku seperti itu, mana aku tahu namanya Sungmin" ucap Kyuhyun menjawab pertanyaan Seohyun tadi.

"tapi sepertinya aku pernah mendengar nama itu.." gumam Kyuhyun.

-KyuMin-

"Sungmin? Aku pernah mendengar nama itu di mana ya?" Tanya Kyuhyun pada diri sendiri. Kyuhyun kini berada di kamarnya, duduk di atas kasur sambil bermain game di laptopnya. Dari tadi dia menggumamkan nama Sungmin, penasaran dengan nama itu. Bahkan dia sampai tidak fokus bermain game itu. Sebesar itu kah pengaruhnya sampai seorang Cho Kyuhyun bisa mengalihkan pikirannya dari game —yang dia sebut sebagai salah satu hal terpenting dalam hidupnya? Entahlah dia sendiri tidak menyadari hal itu.

"Sungmin.."

"Sungmin.."

"Sung —Aah! Bukankah Donghae pernah menyebut nama itu? " teriak Kyuhyun senang saat dia berhasil mengingat nama Sungmin yang pernah disebutkan Donghae kemarin. Kilasan percakapannya dengan Donghae berputar di otaknya.

"Sungmin?" Tanya Kyuhyun

"ya.. Dia dulu satu kelas denganku, anaknya manis sekali. Tepatnya namja yang manis, beruntung sekali orang yang satu kelas dengannya. Pasti betah berlama-lama di kelas kkk" jawab Donghae sambil tersenyum dengan pipi yang merah merona.

"iya benar! Aku tidak mungkin salah!" ujar Kyuhyun meyakinkan diri sendiri.

"tapi, kenapa sekarang dia selalu muncul di otak ku?" monolog Kyuhyun.

'Apa mungkin aku menyukainya?' pikir Kyuhyun.

"tidak. Tidak. Tidak mungkin" ucap Kyuhyun sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

"ya tidak mungkin, bahkan aku baru melihatnya kemarin. Lagi pula rencanaku kan berdekatan dengan Seohyun lalu menjadikannya kekasihku.." Kyuhyun kini benar-benar tidak menghiraukan game yang dari tadi dimainkannya. Bahkan tulisan 'game over' sudah muncul di layar laptop.

"ahh Molla!" teriak Kyuhyun lagi saat pikiran bahwa dia menyukai Sungmin kembali muncul di benaknya.

Dengan kasar dia menutup laptopnya dan menyimpannya di meja nakas dengan sedikit bantingan. Tidak peduli jika nantinya laptop itu rusak, toh dia bisa membelinya lagi.

Lalu dia membaringkan tubuhnya di atas kasur dan menutupi tubuhnya dengan selimut sampai kepala.

-KyuMin-

Pagi ini Kyuhyun kembali datang terlambat, benar-benar terlambat. Kelas sudah dimulai 10 menit yang lalu. Kyuhyun benar-benar merutuk kejadian semalam, bagaimana bisa dia terus memikirkan Sungmin sampai dia kalah bermain game dan tidur sangat larut. Kyuhyun tadi malam baru tidur pada pukul 3 dini hari. Coba bayangkan berapa jam di tidur? Sementara dia harus bangun pagi untuk ke sekolah.

"hosh.. hosh.. hosh.." Kyuhyun sudah di kursinya sambil berusaha mengatur napasnya kembali, dia tadi berlari dari parkiran sampai ke kelasnya. Beruntung pagi ini guru yang harusnya mengajar di kelasnya berhalangan hadir, jadi dia bisa masuk kelas tanpa halangan.

"oh iya Hae, ada yang mau aku tanyakan.." ucap Kyuhyun pada Donghae setelah napasnya berangsur membaik.

"bertanya mengenai apa, Kyu?"

"kau mengenal baik Sungmin kan? Bisa beritahu aku tentang dia?" Kyuhyun benar-benar penasaran dengan Sungmin, kawan.

"Eoh? Tentang Sungmin?" Tanya Donghae. Kyuhyun hanya mengangguk.

"Sungmin itu manis sekali" ucap Donghae semangat.

"sst.. jangan keras-keras, yang lain bisa mendengarnya. Dan aku tau Sungmin memang manis, yang lainnya saja.." ucap Kyuhyun memprotes.

"ahh.. ne.. ne.. mian" ucap Donghae sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

"sikapnya kelewat ramah dan dia cukup populer, banyak sekali yeoja yang menyukainya. Bahkan beberapa yang berani diantara mereka menyatakan rasa sukanya secara langsung.."

"tunggu. Maksudmu banyak yeoja yang ingin jadi pacarnya?" Tanya Kyuhyun memutuskan penjelasan Donghae tentang Sungmin. Donghae hanya mengangguk.

"dia merupakan namja termanis di sekolah kita.." ucap donghae lagi.

"namja.." gumam Kyuhyun.

"MWO! DIA NAMJA?!" pekik Kyuhyun dengan suara yang kelewat berisik. Donghae hanya menutup telinganya mendengar pekikan Kyuhyun dan menganggukan kepalanya untuk menjawab pekikan itu. Dia sebenarnya heran kenapa Kyuhyun harus sampai teriak mendengar fakta itu.

"NAMJA?"

"n-ne wae?" Tanya Donghae heran.

"maldo andwae! Tidak mungkin! Dia perempuan kan?" Kyuhyun masih tidak percaya dengan perkataan Donghae.

Donghae kesal pada laki-laki di hadapannya ini. Sudah tidak percaya pakai teriak-teriak segala lagi. Bias-bisa aku tuli, pikir Donghae. "aish.. kalau kau tidak percaya buktikan saja sendiri! Lihat dia pakai celana atau rok!"

-KyuMin-

Kyuhyun benar-benar tidak bias focus menerima pelajaran pagi ini. Dari tadi ia hanya bertarung dengan pikirannya tentang siapa Sungmin sebenarnya.

'tidak mungkin, dia pasti yeoja!'

'dia manis bahkan cantik..'

'jika dia memang laki-laki, bagaimana mungkin aku menyukainya?!'

'lagian aku hanya menyukai Seohyun!'

'eh? Seohyun? Kenapa akhir-akhir ini aku bahkan tidak memikirkannya?'

'apa mungkin orientasi seksualku berubah hanya karena aku menatap matanya saat itu?'

'aigoo.. aku benar-benar gila!'

Kyuhyun tiba-tiba beranjak dari duduknya di tengah-tengah pelajaran berlangsung. Hal itu membuat Donghae menatap keheranan ke arahnya. "Seonsangnim, maaf bisa kah aku ke toilet sebentar?"

Kim Seonsaengnim menganggukan kepalanya, memberikan izin Kyuhyun untuk ke toilet. Lalu melanjutkan mengajarnya yang sempat tertunda.

'aku butuh penyegaran..'

Kyuhyun langsung mencuci mukanya di wastafel setibanya di toilet. Bersamaan dengan Kyuhyun mengangkat kepalanya, pintu salah satu bilik toilet terbuka. Terlihat seorang namja yang keluar dari dalam sana.

"eoh? Bukankah kau temannya Seohyun?" ucap orang itu ketika melihat Kyuhyun yang masih fokus dengan kegiatannya membersihkan muka.

"ne.. ada ap— eoh? Sungmin-ssi? Sedang apa kau disini?" Tanya Kyuhyun heran pada sosok itu yang ternyata adalah Sungmin. Orang yang membuatnya kacau pagi ini.

Sungmin hanya mengernyitkan dahinya menatap Kyuhyun heran. Tentu aku mau ke toilet, batinnya. "ya aku mau ke toilet. Mau apa lagi?"

"eoh? Ke toilet? Bukankah toilet perempuan ada di ruangan sebelah?" Tanya Kyuhyun bingung. Ckckck ternyata Kyuhyun memang tidak percaya kalau Sungmin itu seorang namja.

"eoh? Untuk apa aku kesana?" kini Sungmin yang bingung.

"ya untuk ke toilet lah. Lalu untuk apa lagi.."

"ya! Aku ini namja, tidak mungkin aku ke toilet yeoja! Kau ini ada-ada saja"

"MWO? Jadi benar kau itu namja?" Tanya Kyuhyun memastikan. Kini pandangannya turun ke kaki Sungmin. Dia bisa melihat jika Sungmin memakai celana. Lalu pandangannya kembali menatap wajah Sungmin yang masih menatapnya bingung.

"tapi kau manis sekali.."

GUBRAKK

To Be Continue

Chap 2 datang! Gimana? Maaf ya KyuMin momentnya belum banyak hehehe nyesuaiin dulu sama ceritanya.. aku usahain chap depan aku agak banyakin KyuMin momentnya. Makasih banyak buat :

sissy | UnyKMHH | .136 | | kyuminsaranghae | HeePumpkin137 | hyuknie | winecouple | 5351 | dewi. | namnam15 | ndah951231 | ViviKyuMin137

Makasih banyak udh review fanfict ini. review lagi ya? Yang belum review aku tunggu reviewnya hehe.. makasih juga yang udah mem-fave fict ini..

Jangan lupa review yaa…