Writer : Maaf baru muncul /ha. Maaf kalau masih ada kekurangan dengan cerita prouluge yang sebelumnya, inilah cerita chapter 1. Selamat menikmati~ /emangmakanan.

Chapter 1

Beberapa hari setelah Shirosawa masuk kedalam klub basket, saat itu Shirosawa dan Momoi berjalan menuju tempat latihan klub basket karena mereka dipanggil oleh sang kaptain, Akashi "Shiro-chan ! Gimana menurutmu dengan klub basket ?" Tanya Momoi yang sedang menguji Shirosawa "Hm... Biasa saja.." Jawab Shirosawa dengan datar sambil membaca bukunya "Oh begitu.." Momoi hanya bisa menghela nafas.

Saat mereka sudah sampai ditempat latihan klub "Shiro-chan, masuk dulu saja~" Ujar Momoi sambil mendorong untuk masuk kedalam ruangan itu dan Shirosawa hanya meengangguk sambil membuka pintu, tiba-tiba "Selamat datang diklub basket !" Teriak semuan anggota GoM yang berada didalam ruangan itu dan Shirosawa hanya terkejut.

Kise pun menyebarkan potongan kertas warna-warni kepada Shirosawa dan Shirosawa hanya diam saja, suasana pun menjadi hening karena tidak ada reaksi dengan Shirosawa "Shiro-chan ?" Panggil Momoi sambil menepuk pundak Shirosawa dan Shirosawa masih diam "Ki-chan ! Kau telah membuat Shiro-chan marah !" Teriak Momoi dengan kesal kepada Kise "Eh ?! Apa salahku ssu ?! Aku hanya memeriahkan suasana saja !" Balas Kise seperti orang bodoh "Sekarang minta maaf !" Perintah Momoi kepada Kise "Baiklah..." Jawab Kise yang merasa bersalah.

Kise pun menghampiri Shirosawa "Maafkan aku, Shirosawacchi !" Kise pun membungkuk kepada Shirosawa "Aku tidak marah... Hanya terkejut saja... Panggil aku Shiro saja untuk lebih mudahnya.." Jawab Shirosawa tanpa ekspresi "Oke ! Namaku Kise Ryouta ! Salam kenal !" Ujar Kise sambil tersenyum ceria "Salam kenal juga, Kise-san.." Shirosawa hanya mengangguk "Semoga kau bisa biasa disini, Shiro-chan..." Bisik Momoi kepada Shirosawa "Apa maksudmu ssu ?" Tanya Kise dengan polos "Tidak !" Jawab Momoi sambil menggelengkan kepalanya dan Kise hanya diam.

Shirosawa melihat semua anggota GoM dan Momoi "Mereka semua tinggi.." Ujar Shiro sawa dalam hati "Apakah ada masalah dengan kami ?" Tanya Midorima sambil membenarkan letak kacamatanya "Tidak ada..." Jawab Shirosawa sambil menatap Midorima "Dia mempunyai kemampuan shoot yang hebat..." Ujar Shirosawa dalam hati yang melihat fisik Midorima "Bisakah aku mengetahui nama lengkapmu ?" Tanya Midorima dengan sopan kepada Shirosawa "Tentu.. Namaku Shirosawa Yuuki..." Jawab Shirosawa "Oh begitu... Namaku Midorima Shintarou, mohon kerja samanya.." Midorima hanya memegang boneka kelinci berwarna putih dan Shirosawa hanya mengangguk

"Kau lihat benda yang dipegang oleh Midorin ? Itu adalah lucky itemnya, setiap hari dia suka membawa benda-benda aneh untuk lucky itemnya" Bisik Momoi kepada Shirosawa dengan menahan tawanya "Momoi, apa yang kau bisikkan ?" Tanya Midorima sambil menatap Momoi dengan kesal "Tidak ada !" Momoi pun masih menahan tawanya "Momoi ! Jangan tertawa !" Ujar Midorima hanya bisa membenarkan letak kacamatanya dan Shirosawa hanya bisa bingung.

Aomine hanya duduk dipinggir ruangan sambil membaca majalah yang tidak dimengerti oleh Shirosawa "Dai-chan ! Jangan bersantai seperti itu dan jangan membaca majalah yang tidak benar itu !" Teriak Momoi kepada Aomine yang sedang santai membaca majalah itu "Berisik.. Aku hanya ingin bersantai-santai sebentar.." Ujar Aomine sambil tidur-tiduran membaca majalah itu dan Momoi pun sudah mulai emosi, dia pun merebut majalah itu dan merobeknya "Satsuki ! Kenapa kau merobeknya ?!" Tanya Aomine dengan kesal kepada Momoi "Kau harus kenalan Shiro-chan... Kalau tidak... Aku akan merobek semua kumpulan majalahmu tidak benar itu.." Ancam Momoi sambil tersenyum ceria "Iya ! Kau sangat menyusahkan" Aomine pun menguap dan berdiri.

Aomine pun berjalan menuju Shirosawa sambil menggarukkan kepalanya "Anak yang tidak menarik.." Ujar Aomine kepada Shirosawa dan Shirosawa pun kesal, dia pun menonjok perut Aomine dengan keras dan Aomine langsung memegang perutnya karena kesakitan "Sakit sekali..." gerutu Aomineyang masih memegang perutnya "Jika kau mengejekku sekali lagi.. Aku akan memukulmu kepala dan perutmu dengan keras..." Ujar Shirosawa dengan tatapan seram dan semua orang diruangan itu menjadi ketakutan karena aura yang dikeluarkan Shirosawa menjadi menakutkan "Tak kusangka.. Shiro-chan yang pendiam bisa menjadi seram seperti itu.." Ujar Momoi dalam hati yang terdiam.

Aomine pun langsung berdiri tegap karena ketakutan melihat tatapan Shirosawa "Aku akan memperkenal diriku ! Namaku Aomine Daiki, tolong kerja samanya !" Ujar Aomine sambil tersenyum canggung dan membungkuk kepada Shirosawa, semua anggota GoM dan Momoi hanya bisa terdiam melihat tingkah laku Aomine yang tiba-tiba menjadi formal kepada Shirosawa "Namaku Shirosawa Yuuki.. Mohon kerja samamu juga.." Balas Shirosawa sambil membungkuk sopan kepada Aomine dan Aomine hanya tersenyum canggung.

Aomine pun langsung duduk dipinggir ruangan karena ketakutan dengan Shirosawa dan Shirosawa melihat Murasakibara hanya memakan snacknya sambil berdiri disamping sang kaptain, Akashi "Wah.. Kamu kecil sekali.." Ujar Murasakibara dengan santai "Atsushi ! Kau tidak boleh berbicara seperti itu !" Ujar Akashi dengan tegas "Maaf, Aka-chin~" Murasakibara pun melanjutkan memakan snacknya "Maafkan dia.. Dia emang seperti ini.. Namamu Shirosawa Yuuki kan ? Aku adalah Akashi Seijuro, kaptain tim basket ini dan orang ini Murasakibara Atsushi" Jelas Akashi kepada Shirosawa "Salam kenal, Akashi-san dan Murasakibara-san..." Ujar Shirosawa dengan sopan "Salam kenal, Shiro-chin~" Sapa Murasakibara sambil memakan snacknya.

Tiba-tiba Shirosawa ingat sesuatu dan mengambil sesuatu ditasnya, dia mengambil sebuah snack kecil dengan rasa coklat dan Murasakibara pun langsung tertarik dengan snack itu "Bolehkah aku mengambil snack itu ?" Tanya Murasakibara dengan tatapan memohon "Tentu saja.. Karena ini emang untukmu.." Shirosawa pun memberi snack itu kepada Murasakibara dan dia pun langsung menerimanya lalu memakannya "Cepat sekali..." Ujar Shirosawa "Kau tidak boleh terlalu sering memberinya snack karena latihannya akan terganggu" Ujar Akashi kepada Shirosawa "Baiklah.." Shirosawa pun hanya mengangguk dan semua anggota GoM mengobrol seperti obrolan biasa.

Itulah hari yang paling menyenangkan bagi semua anggota GoM dan Shirosawa karena mereka begitu cepat akrab, Momoi dan Shirosawa menjadi teman akrab tapi ada satu masalah yaitu, Aomine takut dengan Shirosawa karena gara-gara kejadian itu. Shirosawa berharap semoga hari-harinya menyenangkan dengan anggota GoM dan Momoi.

Writer : *muncul lagi* Inilah chapter 1-nya ! Semoga kalian menyukainya ya~! Ini adalah cerita yang saya suka karena Aomine menjadi formal kepada OC, bwahahaha ! *ceritanya ketawa kejam /lupakan* Tunggu ya chapter 2-nya~