Writer : Terima kasih buat jawaban chapter sebelumnya~ Banyak yang bilang Akashi dan Midorima.. Jadi bingung sendiri.. Ya sudah ! Selamat menikmati !
Chapter 4
Berjalannya waktu, tidak terasa sudah melewati musim panas dan berganti menjad musim gugur yang indah. Sebelum tanggal 16 Oktober, semua anggota GoM berkumpul untuk merencanakan sesuatu untuk hari itu "Besok ulang tahun Shiro-chan... Aku tidak tau harus memberi hadiah apa..." Ujar Momoi sambil duduk dan berpikir untuk hadiah Shirosawa "Emang kau tidak tau apa kesukaan Shirocchi ?" Tanya Kise yang melihat Momoi kebingungan "Aku tidak tau.." Jawab Momoi sambil melihat arah lain dan memainkan jarinya "Ka..kau tidak tau ?! Kaukan akrab dengannya, masa tidak tau ssu ?!" Kise pun menjadi heboh dan Momoi hanya bisa menghela nafasnya.
"Hm.. Sepertinya dia menyukai benda yang berwarna putih karena saat aku memberinya boneka itu, ekspresi seperti senang walaupun wajahnya datar.." Ujar Midorima tiba-tiba kepada mereka berdua "Eh ? Benarkah ?" Tanya Momoi sambil menatap Midorima "Iya.. Coba saja beri hadiah dengan benda yang berwarna putih" Balas Midorima sambil membenarkan letak kacamatanya "Baiklah.. Terima kasih untuk sarannya, Midorin !" Momoi pun langsung bangkit berdiri "Semuanya~! Bisakah kita merencanakan hal untuk besok ?" Tanya Momoi kepada semua anggota GoM "Boleh juga.. Aku ikut ssu~!" Jawab Kise sambil tersenyum senang dan semuanya hanya mengangguk, mereka pun mulai merencanakan hal untuk besok.
Keesokan harinya pada tanggal 16 Oktober, saat Shirosawa menyapa Momoi dikelas "Momoi-san ! Selamat pagi !" Momoi yang sedang mengobrol dengan teman sekelas lainnya tidak menjawab sapaan Shirosawa dan Shirosawa pun langsung duduk ditempatnya karena dia mengira Momoi sedang sibuk untuk hari ini "Momoi-san biasanya menyapaku balik.. Tapi kali ini dia tidak menyapaku.. Pasti ada yang aneh.." Ujar Shirosawa dalam hati sambil membaca buku dan sesekali melirik Momoi "Sepertinya rencana pertama berhasil !" Ujar Momoi dalam hati sambil tersenyum jahil.
Saat istirahat sekolah, Shirosawa membaca buku diperpustakaan karena Momoi sedang ada urusan. Tiba-tiba Aomine datang ke perpustakaan dan tanpa sengaja dia menjatuhkan buku perpustakaan yang sedang dipinjam oleh Shirosawa, tingkah laku Aomine membuat Shirosawa geram dan langsung memukul kepala Aomine dengan buku yang cukup tebal "Kau menggangguku saja !" Ujar Shirosawa dengan kesal dan langsung meninggalkan perpustakaan.
Aomine pun masih kesakitan karena kepalanya dipukul dengan buku cukup tebal itu "Gadis itu menyeramkan.. Maka itu aku tidak mau melakukan rencana ini.." Ujar Aomine yang sedikit ketakutan karena dia melihat tatapan kesal Shirosawa yang baginya menakutkan dan semua anggota GoM melihat Aomine dari luar perpustakaan "Sepertinya rencana yang kali ini gagal.. Aku baru tau, Aomine-kun takut dengan Shirosawa-san..." Ujar Kuroko dengan datar sambil melihat Aomine yang masih memegang kepalanya.
Sudah dua rencana yang dijalankan, tinggal satu rencana lagi untuk menyelesaikannya yaitu mengajak Shirosawa ke suatu tempat saat pelajaran selesai. Saat pelajaran selesai, Shirosawa pun langsung keluar dari kelas karena dia merasa kesepian untuk hari ini dan tiba-tiba Momoi lari kepadanya lalu menarik tangannya "Shiro-chan ! Gawat ! Akashi-kun pingsan !" Ujar Momoi dengan cemas "Be..benarkah ?!" Shirosawa pun ikut cemas "Kita harus kesana segera !" Momoi pun menarik tangan Shirosawa dan langsung berlari menuju tempat biasa klub basket latihan.
Saat mereka berdua sampai ditempat latihan, mereka berdua pun langsung membuka pintu dan tiba-tiba "Selamat ulang tahun !" Teriak semua anggota GoM kepada Shirosawa dan dia hanya terkejut "Selamat ulang tahun, Shiro-chan~" Momoi pun tersenyum lebar kepada Shirosawa sambil memeluk Shirosawa yang terdiam "Ka..kalian tau dari mana jika hari ini ulang tahunku ?" Tanya Shirosawa dengan datar "Waktu itu, aku melihat kartu pelajarmu diam-diam dan ulang tahunmu tanggal 16 Oktober" Jawab Momoi dengan santai dan Shirosawa hanya terdiam melihat Momoi.
Shirosawa yang melihat teman-temannya yang membuat kejutan seperti ini membuatnya ingin menangis karena terharu "Shiro-chan ? Kamu dari tadi diam saja ?" Tanya Momoi yang mulai cemas dan tanpa sadar Shirosawa mengeluarkan air mataya "Shiro-chan ?! Kok nangis ?!" Momoi pun makin terkejut karena Shirosawa tiba-tiba menangis "Baru kali ini.. Aku mempunyai teman seperti kalian.. Hiks.." Ujar Shirosawa sambil menangis dan tiba-tiba semua anggota GoM berdiri didepan Shirosawa "Shirosawa... Ternyata kau mudah terharu ya..." Ejek Akashi kepada Shirosawa dan dia pun mengusap kepala Shirosawa yang menangis.
"Ka..kau tidak usah berkata seperti itu karena kita akan selalu siap membantu untukmu nanodayo !" Ujar Midorima yang berusaha menghibur Shirosawa "Midorin sepertinya menyukai Shiro-chan.." Ujar Momoi dalam hati sambil tersenyum dan Aomine hanya melihat Momoi tersenyum "Apa yang sedang dipikirkan oleh Satsuki ?" Tanya Aomine dalam hati sambil melihat Momoi dengan tatapan aneh.
"Sekarang kita nikmati pesta kecil ini saja.." Ujar Kuroko yang tiba-tiba muncul dibelakang Kise "Wah ! Kurokocchi, kau mengejutkanku tau !" Ujar Kise yang terkejut karena Kuroko muncul tiba-tiba dibelakang dan Kuroko hanya diam sambil meminum vanilla milk shakenya "Tetsu emang sering mengejutkan orang lain.." Ujar Aomine dengan pelan sambil menghela nafas.
Semua anggota pun menikmati pesta kecil itu, Shirosawa melihat teman-temannya menikmati pesta ulang tahunnya tersebut sangat senang dan dia tersenyum lembut melihat mereka. Saat Shirosawa tersenyum, Akashi dan Midorima melihatnya dan wajah mereka pun langsung merah "Midorimacchi dan Akashicchi, kenapa wajah kalian merah ?" Tanya Kise dengan polosnya "Tidak ada apa-apa.." Jawab mereka berdua sambil memalingkan wajah mereka dan Kise hanya bingung melihat mereka berdua.
Setelah itu "Shirosawa.. Ini ada hadiah untukmu.." Ujar Midorima sambil memberi sebuah kado sedang kepada Shirosawa "Te..terima kasih banyak, Midorima-san.." Balas Shirosawa denga senang walaupun tatapannya datar dan saat ingin membuka hadiah itu "Jangan dibuka sekarang ! Di rumah saja nanodayo !" Ujar Midorima tiba-tiba dan Shirosawa hanya patuh saja.
Writer : *lirik Midorima* /hush. Kadonya buat saya aja /woifokus. Terima kasih sudah membaca ff saya untuk chapter ini, tunggu lanjutannya ya ! Ini ada hadia boneka kodok hijau !
Midorima : Writer-san ! Kau jangan mengambil barang orang sembarangan nanodayo !
Writer : *kacangin* /nak. Ini ada gunting merah untuk kalian !
Akashi : Writer... Kau jangan mencuri barang orang lain.. *glare*
Writer : *ketakutan ; langsung kasih* /nak
Midorima : *cengo*
Writer : Inilah side story gaje XD /nak
