Writer : Bentar.. *ekhem* Baiklah ! Ini sepertinya akan ada yang panas *kipas-kipas* /wut. Lupakan ! Silahkan baca sendiri apa yang terjadi~ /nak.
a
Musim semi pun tiba dengan cepat dan tanpa disadari oleh siapapun terutama semua anggota GoM yang sudah naik ke kelas 3 SMP. Momoi dan Shirosawa berpisah kelas, Momoi yang menjadi sekelas dengan Aomine dan Kise sedangkan Shirosawa menjadi sekelas dengan Akashi dan Midorima. Dikelas 3 SMP ini mereka menghadapi kesibukan yang cukup banyak terutama kelulusan.
Semua anggota GoM pun juga berlatih seperti biasa tapi ada yang aneh diantara mereka yaitu sang Kapten, Akashi menjadi sedikit berubah dan lebih tegas dari sebelumnya. Murasakibara yang sedang bermalas-malasan, tiba-tiba dimarahi Akashi dengan ekspresi benar-benar marah "Aka-chin~ Ada apa denganmu ? Biasanya kau tidak marah-marah seperti ini" Ujar Murasakibara dengan santai dan Akashi hanya diam saja.
Saat itu Shirosawa baru saja datang dan melihat suasana yang aneh "Ada apa dengan mereka ?" Tanya Shirosawa dengan bingung dan Momoi menengok ke arah Shirosawa dengan khawatir "Err... Akashi-kun sepertinya sedang ada masalah dengan Mukkun..." Jawab Momoi yang hanya bisa cemas melihat mereka berdua "Bagaimana kita bertanding one-on-one ?" Tanya Akashi dengan menantang dan membuat semua orang diruang itu terkejut "Eh ? Boleh saja~" Jawab Murasakibara dengan santai sambil mengemut snacknya dan semakin menjadi heboh karena mereka berdua.
"Hm..." Shirosawa dan Momoi hanya bisa terdiam melihat mereka berdua, anggota GoM pun juga tidak ingin ikut campur urusan mereka karena mereka bisa membesarkan masalahnya "Jadi, kapan kita mulai ?" Tanya Akashi sambil memegang bola basket "Tentu saja sekarang~" Jawab Murasakibara yang sudah siap-siap untuk bermain basket "Kau siao ?" Tanya Akashi sambil menyeringai dan Murasakibara hanya mengangguk sambil meengemut snacknya. Permainan basket one-on-one antara mereka berdua pun mulai.
" Baru kali ini, aku melihat Akashi-san seperti itu dan aku merasakan keanehan yang berada didalam Akashi-san... " Ujar Shirosawa dalam hati dengan khawatir "Satu lagi, anggota GoM juga makin serius dengan basket.. Sejak pertandingan basket minggu kemarin.." Lanjut Shirosawa yang terdiam melihat Akashi dan Murasakibara bertanding.
Beberapa menit kemudian setelah selesai bertanding dan menjadi pemenang pertandingan itu adalah Akashi "Sudah kuduga ! Aku pasti akan menang dipertandingan ini !" Ujar Akashi dengan sombong kepada Murasakibara dan Murasakibara hanya bisa terdiam, Midorima pun langsung menghampiri Akashi dan mengatakan sesuatu "Hm ? Apa yang kau katakan, Shintarou ? Aku sudah akan selalu menjadi pemenang dan kau lihat dengan matamu sendiri bukan ?" Tanya Akashi dengan menentang dan Midorima pun ikut terdiam "Aura ini... Yang sering kurasakan benar-benar terjadi.." Ujar Midorima dalam hati dengan cemas.
Tiba-tiba mata Akashi menjadi berubah dan tatapannya seperti mata seorang raja "Sudah kuduga..." Ujar Shirosawa dalam hati sambil sedikit terkejut melihat perubahan Akashi "Akashi-kun... Apa kau tidak apa-apa ?" Tanya Kuroko dengan cemas "Aku tidak apa-apa, Tetsuya !" Jawab Akashi sambil menyeringai "Apakah itu benar-benar kau, Akashi-kun ?" Tanya Kuroko lagi dengan datar "Ini aku, Tetsuya ! Kenapa pertanyaanmu seperti itu ?" Tanya Akashi dengan tatapan tajam dan Kuroko tidak menjawab pertanyaan Akashi.
Sejak hari itu, Akashi menjadi berubah dan setiap latihan pun suasana tidak mendukung seperti dulu. Hari ke hari, anggota GoM pun perlahan-lahan berubah karena mereka telah menemukan kekuatan mereka yang sebenarnya dan menjadi merasa lebih kuat dari sebelumnya seperti mereka tidak pernah kalah dari apapun.
Waktu berlalu dengan cepat, tanpa disadari hari kelulusan pun telah tiba dan anggota GoM pun masuk kesekolah yang berbeda termasuk Shirosawa dan Momoi. Sebelum hari kelulusan, Momoi dan Shirosawa bertemu di cafe untuk membicarakan sesuatu "Shiro-chan... Aku dan Aomine masuk ke SMA yang sama tapi berbeda dengan lainnya..." Ujar Momoi yang berusaha tersenyum "Momoi-san... Kitakan bisa bertemu saat libur atau sehabis pulang sekolah, benar bukan ?" Tanya Shirosawa yang berusaha menghiburnya "Benar..." Jawab Momoi sambil menundukkan kepalanya.
"Jadi... Ini terakhir kali, kita bertemu seperti ini ?" Tanya Momoi dengan lemas "Tidak... Kita akan bertemu seperti ini !" Jawab Shirosawa sambil tersenyum lembut "Benarkah ? Terima kasih banyak, Yuuki-chan !" Ujar Momoi dengan senang dan ikut tersenyum "Tapi... Kenapa kau tiba-tiba memanggilku 'Yuuki' ?" Tanya Shirosawa dengan polos "Karena.. Kitakan sudah sahabat jadi aku merasa sudah waktunya memanggil namamu~" Jawab Momoi sambil meminum tehnya "Kalau begitu.. Aku panggil Satsuki-san..." Balas Shirosawa sambil tertawa kecil "Baiklah~" Mereka pun mengobrol seperti biasanya, seperti tidak terjadi apa-apa.
Saat hari kelulusan, mereka pun mengikuti upacara kelulusan dan setelah itu "Yuuki-chan... Akhirnya, kita lulus ! Hal yang kutunggu selama ini, akhirnya terjadi !" Ujar Momoi sambil tersenyum senang "Aku juga..." Balas Shirosawa dengan singkat "Oi ! Kalian berdua !" Teriak Aomine dari belakang Momoi dan Shirosawa "Dai-chan ! Aku kira kau tidak lulus !" Ujar Momoi sambil melipatkan tangannya "Siapa bilang ?! Aku pasti akan lulus !" Balas Aomine dengan kesal dan akhirnya mereka berdua perang batin sedangkan Shirosawa hanya menghela nafas.
"Dimana yang lainnya, Aomine-san ?" Tanya Shirosawa dengan tiba-tiba "Ah ! Mereka semua kumpul dibawah pohon sakura didekat lapangan basket sekolah" Jawab Aomine "Ayo kita kesana !" Ajak Momoi sambil menarik tangan Shirosawa dan berjalan menuju tempat anggota GoM berkumpul "Oi ! Satsuki, tunggu !" Aomine pun mengejar mereka berdua yang sudah meninggalkannya terlalu jauh.
Mereka berdua sampai ditempat semua anggota GoM berkumpul dan Momoi pun terjatuh, tanpa sengaja menabrak Kuroko dan untung Shirosawa tidak ikut terjatuh karena tangannya sudah dilepas sebelum sampai "Momoi-san, kau tidak apa-apa ?" Tanya Kuroko yang ikut terjatuh dan Momoi pun menatap Kuroko dengan wajah merah "Aku tidak apa-apa !" Jawab Momoi langsung berdiri dengan wajah merah sedangkan Shirosawa hanya menatapnya dengan datar.
"Kenapa kalian bisa tau kita disini ssu ?" Tanya Kise dengan senang "Aomine-san memberitahu kalian berada disini.." Jawab Shirosawa dengan datar "Shirocchi.. Semoga kau SMA berubah jadi lebih baik dan lebih sering tersenyum !" Ujar Kise sambil mengancungkan jempolnya dan Shirosawa pun langsung memukul kepala Kise dengan buku yang dibawanya "Jangan terlalu berharap..." Balas Shirosawa dengan tatapan menyeramkan dan Kise pun langsung sembunyi dibelakang Midorima "Oi ! Kise ! Kenapa kau sembunyi dibelakangku ?! Itukan urusanmu !" Ujar Midorima yang berusaha menjauhkan dirinya dari Kise.
Aomine yang baru saja datang pun melihat tatapan Shirosawa yang masih menyeramkan itu, langsung sembunyi dibelakang pohon "Aomine, tak kusangka kau juga takut dengan Shirosawa..." Ujar Midorima yang masih berusaha melepaskan dirinya dari Kise sambil melihat Aomine sembunyi dan Shirosawa hanya menghela nafas "Apa yang menyeramkan dariku coba ?" Tanya Shirosawa dengan polos "Tatapanmu.." Jawab Kise yang sudah tidak sembunyi lagi dan Shirosawa pun tertawa kecil "Hanya itu ? Maaf.. Kalau begitu.." Ujar Shirosawa kepada Kise sambil tersenyum lembut dan membuat wajah Kise merah, Midorima pun yang melihatnya wajahnya pun langsung merah.
"Yuuki-chan, kalau kau tersenyum dan tertawa cantik !" Ujar Momoi sambil mencubit kedua pipi Shirosawa "Sakit.." Ujar Shirosawa yang kesakitan dicubit oleh Momoi dan Momoi pun melepaskan cubitannya "Te-hehehe.. Maaf~" Balas Momoi sambil tertawa jahil "Aku senang sekali bisa bertemu kalian... Jadi, semoga kalian sukses disekolah kalian selanjutnya.." Ujar Shirosawa tiba-tiba sambil mengelus pipinya yang dicubit oleh Momoi dan Momoi mulai menangis "Jangan berkata seperti itu, Yuuki-chan !" Ujar Momoi sambil memeluk Shirosawa "Shirocchi ! Aku tidak mau pisah darimu !" Ujar Kise yang ingin memeluk Momoi dan Shirosawa tapi dicegah oleh Midorima "Jangan sembarangan peluk !" Ujar Midorima sambil menarik baju Shirosawa dan mereka pun mengobrol disitu seperti biasa tapi Shirosawa berharap setelah mereka pindah ke sekolah lain, mereka bisa berkumpul seperti ini dan menjadi teman yang tidak bisa dipisahkan.
-The End-
Writer : Sampai disini ceritanya~ *menangis* /woi. Terima kasih yang sudah review ya... Setelah ini akan ada profile tentang Shirosawa Yuuki ! Jadi, selamat membacanya ya ! Maaf kalau endingnya kurang memuaskan.. Hehehe...
