彼女は女性です!? ことはできません!

Kanojo wa josidesu!? Koto wa dekimasen!

He is a girl!? Impossible!

Author : Usagi Yumi

Pairing : Shindou Takuto x Kirino Ranmaru

Tsurugi Kyousuke x Matsukaze Tenma

Author's Territory

Yumi : Hello again minna-san! I'm back! *nyanyi lagu SeeU – I'm Back*

Kirino : Emmm... Usagi-san?

Yumi : *berhenti nyanyi* Nani, Kirino?

Kirino : Kita langsung ajah yuk! Dari pada kelamaan...

Yumi : Ok deh! Saya akan bacakan skripsinya

DISCLAIMER

Inazuma Eleven GO! Bukan milik Yumi, kalau IEG milik Yumi, Yumi pasti udh buat si Kirino sm Tenma jd cewe beneran *ditonjok Kirino lalu ditendang Tenma pake Majin Pegasus*

WARNING

Gaje, Abal, OOT, OOC (maybe?), aneh, typo, dll.

CAUTION

Jika ada sesuatu hal yang menimpa diri anda seperti terkena sakit kepala, sakit perut, sakit jiwa (?), tumor otak (?) dll, tolong hentikan membaca cerita ini dan hubungi dokter (readers : Emangnya apaan?)

HAPPY READING

Chapter 2. Kanojo wa jesidesu!? Koto wa dekimasen!

Normal POV

"Ayo kita bersenang-senang..." Ucap salah satu dari para preman tersebut.

"KYAAAAA!"

Terlihat Kirino dan Tenma berteriak ketakutan karena para preman tersebut memegang kedua tangan mereka.

"Sousha Maestro/Kensei Lancelot!"

BUAGH!

Sebuah bola – Atau lebih tepatnya dua buah bola mengenai tepat dua orang preman (Satu bola kena salah satu preman yang megang Kirino, yang satu lagi kena salah satu preman yang megang Tenma) dan preman yang itu langsung pingsan dengan posisi dan wajah tak elit (Yumi: *cekikikan kayak setan*)

"Eh?"

Kirino dan Tenma tampak sedikit terkejut atas kejadian tadi. Dan... Tampaknya mereka mengenali pemilik kenshin tersebut... Serta suaranya saat meneriakkan nama kenshinnya.

"Lepaskan mereka!" Seru seseorang dengan rambut hitam hampir mendekati abu-abu.

"Shindou?"

"Atau kalian akan bernasib sama dengan 2 teman kalian ini," Ancam seseorang berambut dark blue.

"Tsurugi?"

"Huh? Apa yang harus kami takutkan? Kalian hanyalah bocah ingusan!" Ejek salah satu preman dan seketika muncul empat segitiga siku-siku di kepala Shindou dan Tsurugi.

O-ouw... Tampaknya preman tersebut malah memperburuk keadaan.

"KAMI BUKAN BOCAH INGUSAN!" Teriak Shindou dan Tsurugi.

BUK! DUAGH! DUK! BUAKH! GUK! (?) MEONG! (?) KUKURUYUK! (?)

Dan... Para preman langsung tewas seketika (Yumi: *digebug ke-5 preman tersebut yang ternyata premannya itu si Mamoru, Shuuya, Yuuto, Shirou, sm Ichirouta | MaShuYuShiIchi : APA MAKSUDNYA, HAH?! KITA JADI PREMAN?!|Yumi: Hueeee! Gomen! *nangis bombay*)

"Kalian tidak apa-apa?" Tanya Shindou dan Tsurugi.

"I-iya... Doumo arigatou gozaimasu," Jawab Kirino dan Tenma sembari melakukan ojigi.

"Douitashimashite," Balas Shindou dan Tsurugi sembari tersenyum tipis. (Yumi: WHAT?! TSURUGI SENYUM?! TSURUGI SENYUM?! TSU- *dikeroyok readers gara2 berisik)

"Hmmm... Boleh aku tanya sekali lagi? Apa... Kalian berdua itu perempuan?" Tanya Tsurugi. Tiba-tiba, Kirino dan Tenma menundukkan kepalanya lalu mengangguk pasrah.

"Dan apa maksudnya kalian menyamar jadi laki-laki?" Tanya Shindou sembari melipat kedua tangannya di depan dada. Wajahnya terlihat tegas padahal aslinya cengeng (Yumi: *ditendang pake Sousha Maestro*).

Tiba-tiba, cairan bening mengalir dari mata Kirino dan Tenma.

"K-kami hanya ingin menjalani cita-cita kami menjadi pemain bola..." Jawab Kirino.

"Karena kami... tidak mungkin anak perempuan diizinkan bermain bola, maka kami menyamar menjadi laki-laki," Jawab Tenma.

"Gomennasai..." Ucap Kirino dan Tenma sembari mencoba berhenti menangis tapi tidak bisa.

"Ssshhh... Sudah... Jangan menangis..." Ucap Shindou sembari menjilati air mata Kirino.

"Jangan nangis lagi, ya?" Ucap Tsurugi sembari melakukan hal yang sama seperti Shindou, yaitu menjilati air mata Tenma.

BLUSH!

Dapat kita lihat wajah Kirino dan Tenma memerah seperti rambut Akaito Shion dari Utauloid (Yumi: Soalnya kalau seperti kepiting rebus atau dll udh terlalu mainstream *ngacungin jempol*|readers: *speeclesh*)

"Fufufu... Baru segitu aja kok udah merah?" Tanya Shindou menggoda Kirino.

"D-diam kau!" Ucap Kirino sembari memukul dada Shindou pelan.

Sedangkan Tsurugi dan Tenma...

"Khehehe... Kau benar-benar sensitive Tenma..." Ucap Tsurugi sembari terkekeh.

"Ukh... BAKAtsurugi!" Ucap Tenma yang langsung memalingkan wajahnya disambut dengan kekehan Tsurugi.

"Shindou/Tsurugi..." Panggil Kirino dan Tenma yang sudah tidak blushing.

"Hn? Nani?" Tanya Shindou dan Tsurugi.

"Tolong rahasiakan hal ini ya..." Mohon Kirino. Shindou dan Tsurugi saling berpandangan lalu mereka pun berbisik (Yumi: He? Sejak kapan si tolak angin Shindou muncul itu akrab sama si Tsunderugi? *Digorok Shindou sm Tsurugi*) dan menyeringai.

GULP!

Tampaknya... Kirino dan Tenma dapat merasakan firasat buruk yang sebentar lagi akan menimpa mereka.

"Akan kami rahasiakan asal..." Ucap Shindou yang menggantungkan kalimatnya.

"Kalian harus menyanyikan lagu untuk kami di tengah lapangan Raimon," Ucap Tsurugi yang melanjutkan perkataan Shindou.

"WTH?!" Teriak Kirino dan Tenma.

"Jadi mau gak nih?" Tanya Shindou.

"Ya udah deh..." Jawab Kirino dan Tenma pasrah. Mereka pun berjalan beriringan kembali ke Raimon Junior High School.

Raimon Junior High School

"Ng... Tsurugi..." Ucap Tenma memanggil Tsurugi.

"Hm?"

"Apa benar kita harus bernyanyi di tengah lapangan?"

"Hai. Ada masalah?"

"Ya... Dan masalahnya... MASIH ADA ANAK-ANAK KLUB RAIMON DAN JUGA KLUB SEKOLAHMU!" Jawab Tenma sembari berteriak dan juga menunjuk anak-anak Raimon dan anak-anak tim Tsurugi yang masih ada di tengah lapangan. Ada anak yang main judi (?) di tengah lapangan, ada yang lagi nari gangnam style sambil harlem shake (?), dan berbagai hal gila lainnya.

"SHINDOU! KIRINO! TENMA!" Teriak Aoi yang lagi nari bareng Minamisawa lalu Aoi pun menghampiri Shindou, Kirino, Tsurugi, dan Tenma.

'Oh... Iie... Kami-sama... Matilah aku...' Batin Kirino dan Tenma. Ya... Mereka masih memakai pakaian perempuan.

"Eh? Tenma? Kirino? Kenapa kalian pake baju perempuan?" Tanya Aoi.

"Oh... Tenma sama Kirino lagi..." Jawab Shindou yang langsung dipotong oleh Tenma.

"Sudahlah... Aoi sudah tau soal ini... Dia teman kecilku" Ucap Tenma.

"Oh... Jadi dia sudah tau? Ya sudah... Sorano-san, kalau ada yang nanya kenapa Kirino dan Tenma pake baju perempuan bilang aja lagi di suruh crossdress sama Shindou dan aku. Kalau nanya soal dadanya, bilang aja itu pake roti," Ucap Tsurugi panjang x lebar x tinggi = volume #plak!

"Hai Tsurugi-san!" Ucap Aoi (Yumi: *nyanyi lagu Kagamine Rin-Tengaku/Heaven Music* Aoi jikan sayonara sugeru... *digebug readers*).

"Ya sudah... Tunggu apa lagi? Kalian mau nyanyi apa?" Tanya Shindou.

"Ng... Lagu... Menurutmu lagu apa Tenma?" Tanya Kirino.

"Eh? Kok nanya ke aku sih? Aku juga gak tau..." Ucap Tenma.

"Tapi, sebelum nentuin lagu, nyanyi duet atau solo?" Tanya Tenma.

"Solo," Jawab Tsurugi singkat.

"Jadi kau mau nyanyi lagu apa?" Tanya Kirino ke Tenma.

"Kayaknya aku mau nyanyi lagu Hato saja..." Jawab Tenma agak ragu.

"Ya sudah... Aku akan nyanyi lagu World is Mine," Ucap Kirino.

"Jadi? Siapa yang duluan?" Tanya Tsurugi.

"Dia!" Ucap Kirino dan Tenma berbarengan sembari menunjuk satu sama lain.

"Kirino saja duluan," Usul Shindou.

"Eh? Watashi? Iie!" Tolak Kirino. Tiba-tiba, Shindou memegang kedua tangan Kirino dan berbisik pelan dengan nada rendah yang terdengar... Errr... Sexy?

"Kumohon ya? Kiri-chan?" Bisik Shindou dan seketika wajah Kirino langsung blushing seperti rambut Hiroto (Yumi: Kalau mirip ke- |readers: UDAH TAU!| Yumi: *pundung*).

"I-iie!" Jawab Kirino masih menolak perkataan Shindou.

"Atau kubeberkan disini..." Ancam Shindou masih dengan nada rendah. Kirino hanya bisa pasrah.

"Hai... Shindou-kun," Ucap Kirino.

"Anak baik," Ucap Shindou sembari tersenyum lembut dan menjauhkan diri dari Kirino.

"Sorano-san!" Panggil Tsurugi.

"Nani, Tsurugi-san?" Tanya Aoi yang menghampiri Tsurugi

"Bisa tolong kosongkan lapangan?" Pinta Tsurugi.

"Hai, Tsurugi-san!" Jawab Aoi sembari memberi hormat. Lho? Sejak kapan Tsurugi sama Aoi jadi akrab juga ya?

Setelah lapangan dikosongkan oleh Aoi (lebih tepatnya dibantu oleh Kuro & Shiro), Kirino pun langsung berdiri di tengah lapangan. Kuro & Shiro sudah nyiapin musiknya.

(Saran lewat: Pada saat ini dengarkan lagu World is Mine (Waarudo Izu Main) – Hatsune Miku agar efeknya lebih real)

Sekai de ichiban ohime-sama

Sou iu atsukai kokoroete yo ne

Sono ichi itsumo to chigau kamigata ni ki ga tsuku koto

Sono ni chanto kutsu made miru koto ii ne?

Sono san watashi no hitokoto ni wa mittsu no kotoba de henji suru koto

Wakattara migite ga orusu nano wo nantoka shite!

Betsu ni wagamama nante itte nai n dakara

KIMI ni kokoro kara omotte hoshii na kawaii tte

Sekai de ichiban ohime-sama

Ki ga tsuite nee nee

Mataseru nante rongai yo

Watashi wo dare dato omotteru no?

Mou nanda ka amai mono ga tabetai!

Ima sugu ni yo

Ketten? Kawaii no machigai desho

Moku wa yurushimasen no

Ano ne? Watashi no hanashi chanto kiiteru? Chotto...

A, sore to ne? Shiroi ouma-san kimatteru desho? Mukae ni kite

Wakattara kashizuite te wo totte "ohime-sama" tte

Betsu ni wagamama nante itte nai n dakara

Demo ne sukoshi kurai shikatte kuretatte ii no yo?

Sekai de watashi dake no ouji-sama

Ki ga tsuite hora hora

Otete ga aitemasu

Mukuchi de buaiso na ouji-sama

Mou doushite! Ki ga tsuite yo hayaku

Zettai KIMI wa wakatte nai! Wakatte nai wa...

Ichigo no notta SHOOTOKEEKI

Kodawari tamago no torokeru PURIN

Minna minna gaman shimasu...

Wagamama na ko dato omowanai de

Watashi datte yareba dekiru mon

Ato de koukai suru wa yo

Touzen desu! Datte watashi wa

Sekai de ichiban ohime-sama

Chanto mitete yo ne dokoka ni icchau yo?

Fui ni dakishimerareta kyuu ni sonna e?

"Hikareru abunai yo" Sou itte soppo muku KIMI

... Kocchi no ga abunai wa yo

Entah kenapa... Semuanya pada cengo dan blushing ngeliat Kirino nyanyi sambil nari (Kecuali Tsurugi). Apalagi Shindou, dia sampai nosebleed. Kirino pun menghampiri Shindou.

"Shindou? Anata wa daijoubu?" Tanya Kirino sambil mengelap darah yang mengalir dari hidung Shindou menggunakan tissue yang entah dia dapat darimana.

"Eh?"

BLUSH!

Muka Shindou pun makin memerah saat Kirino mengelap hidung Shindou dengan lembut.

"Sudah, Kirino... Aku bisa sendiri," Ucap Shindou sembari menepis tangan Kirino pelan.

"Iie! Aku yang bersihkan," Ucap Kirino sambil tetap mengelap hidung Shindou. Shindou pun hanya bisa terdiam.

"Tenma... Sekarang giliranmu," Ucap Shindou.

"Eh? Nani? Apa... Tak bisa diundur?" Tanya Tenma yang sedang gugup setengah mati.

"Iie... Atau kubeberkan nih..." Ancam Tsurugi dengan wajah tetap datar dan nada biasa.

"Hai... Aku akan bernyanyi," Ucap Tenma pasrah seperti keadaan Kirino sebelum menyanyi.

Tenma berjalan ketengah lapangan. Kuro & Shiro udah standbye.

(Saran lewat: Pada saat ini dengarkan lagu Hato – Hatsune Miku agar kesannya lebih real)

den den den den densetsu no

hotori mezashi te san senri

ini ini ini ini inishie no

densho ni shirusa re ta

den den den den densetsu no

hotori mezashi te san senri

ini ini ini ini inishie no

densho ni shirusa re ta

hato

hato ga kuru hato ga kuru

zetsubou to ginga o koe te

hato ga mau hato ga mau

kimi no kokoro o iyasu tame ni

sora

umi

la~la~la~

sora

mori

la~la~la~

den den den den densetsu no

hotori mezashi te san senri

ini ini ini ini inishie no

densho ni shirusa re ta

den den den den densetsu no

hotori mezashi te san senri

ini ini ini ini inishie no

densho ni shirusa re ta

hato

yama no itadaki ni wa hato

kawa no kishibe ni mo hato

kimi no hitomi no naka ni hato

hato ga kuru hato ga kuru

zetsubou to ginga o koe te

hato ga mau hato ga mau

kimi no kokoro o iyasu tame ni

den den den den densetsu no

hotori mezashi te san senri

ini ini ini ini inishie no

densho ni shirusa re ta

den den den den densetsu no

hotori mezashi te san senri

ini ini ini ini inishie no

densho ni shirusa re ta

den den den den densetsu no

hotori mezashi te san senri

ini ini ini ini inishie no

densho ni shirusa re ta

den den den den densetsu no

hotori mezashi te san senri

ini ini ini ini inishie no

densetsu no

wasure rare ta ichi wa no hato

Seperti saat Kirino tadi, semua orang yang ada di sana cengo dan blushing (kecuali Shindou). Di antara semua orang yang blushing, hanya Tsurugi yang blushing parah. Untung... Gak sampai nosebleed kayak Shindou. Tenma pun menghampiri Tsurugi.

"Tsurugi? Kau sakit?" Tanya Tenma sambil meletakkan punggung tangannya di dahi Tsurugi.

"Uaaaaahhhh! Nandemonai, Tenma!" Ucap Tsurugi yang salah tingkah.

"Yakin?" Tanya Tenma.

"Hai..." Jawab Tsurugi yang mencoba tenang.

"Emmm... Tenma-chan?" Panggil Tsurugi.

"Hm?" Respon Tenma.

"B-boleh aku minta e-mail dan no hp mu?" Tanya Tsurugi sembari memalingkan wajahnya.

"Boleh kok... Biar aku yang ketik di HP mu langsung," Ucap Tenma sembari tersenyum manis. Tsurugi memberikan HP nya sembari tetap memalingkan wajahnya. Tenma pun mengambil HP Tsurugi dan mengetikkan no HP dan e-mail nya.

"Ini HP nya Tsurugi-san," Ucap Tenma sembari memberikan HP nya ke Tsurugi.

"A-arigatou..." Ucap Tsurugi pelan.

"Douitashimashite," Balas Tenma.

"AUTHOR!"

Tunggu... Siapa yang teriak?

"AUTHOR!"

Suaranya... Ada tiga orang?

"Apaan sih?"

Tiba-tiba, muncul seorang anak berambut putih yang diikat ponytail kecil dan memakai eye patch serta memakai gaun lolita putih juga memakai sepatu boots putih dan headphone putih. Ya! Siapa lagi kalau bukan Usagi Yumi?

"Alpha? Gamma? Beta? Ngapain kalian di sini?" Tanya Yumi.

"Kenapa kamu gak bilang kalau ada acara nyanyi di sini?!" Protes Beta.

"Etto..."

"Emmm... Usagi-san? Tumben sekali pakai gaun lolita..." Ucap Alpha.

"Oh... Ini, aku dipaksa pakai seragam asliku," Ucap Yumi dengan wajah horror dan aura hitam di belakangnya. Semua orang sudah merinding kecuali Tsurugi, Alpha, Gamma, dan Beta. Tiba-tiba, aura itu mereda dan wajah Yumi mulai kembali seperti semula.

"Lho? Kok kalian pake dress macan kayak gitu?" Tanya Yumi dengan heran.

"Ya kita mau ngeracau," Jawab Gamma. Dan trio fisika sarap ini pergi ke tengah lapangan dan nyanyi-nyanyi GaJe.

Iwak Peyek... Iwak Peyek...

Iwak Peyek ngasih jagung

Sampai tuna jadi terong

El Dorado tetap disanjung

Iwak Peyek... Iwak Peyek...

Iwak Peyek ngasih pete

Sampai negi jadi es krim

El Dorado paling kece

Trio Fisika sarap ini nyanyi sambil muter-muterin kepalanya... Waduh? Apa gak pusing tuh?

"Woi! Udah-udah! Kalian bertiga jangan ngeracau di sini dong!" Protes Yumi.

"Eh? Biarin dong... Suka-suka kita," Balas Beta.

"Iya nih... Suka-suka kita don cin," Ucap Gamma yang sifat bancinya kumat.

"Aduh... Please deh Gamma... Jangan kumat dulu deh..." Ucap Alpha yang mulai 4L4Y.

"Terserah eke dong cin... Mulut-mulut eke," Ucap Gamma.

"Oh... Jadi nantangin berantem nih? Dasar banci taman lawang!" Ejek Alpha.

"Daripada kamu kulit arang!" Balas Gamma.

Dan terjadilah perang mulut dan kuah antara Alpha dan Gamma.

"Stop! Kalian pergi dari sini gak?" Usir Yumi.

"KITA GAK MAU PERGI!" Jawab trio fisika sambil teriak. Yumi terdiam. Beberapa detik kemudian, Yumi tersenyum.

Tunggu! Tunggu! Bukan tersenyum! Yumi... Menyeringai?

"Hihihi... Jadi gak mau pergi nih?" Ucap Yumi sembari menyeringai.

GULP!

Ups! Alpha... Gamma... Beta... Tampaknya, kau membangkitkan sifat yandere Yumi-chan deh...

"... Death Reaper"

Tiba-tiba, muncul sabit besar dengan ukiran-ukiran di gagangnya. Di bagian pinggir sabit, terdapat sebuah tengkorak yang memiliki telinga kelinci dan sayap kelelawar.

"Go or you lose your soul," Tawar Yumi dengan smirk dan aura hitam.

"H-hai... Kita pergi," Ucap trio fisika yang langsung ngacir pergi entah kemana.

"Baiklah... Kita lanjutkan syutingnya," Ucap Yumi yang sabitnya sudah menghilang entah kemana dan aura hitam sudah mereda. Tiba-tiba, Yumi pun langsung pergi entah kemana.

"-_-" Semua orang sudah pada sweatdroped melihat kejadian ini tapi mengingat Yumi saat sisi yanderenya bangkit, mereka semua pun langsung mengikuti syuting kembali daripada harus kehilangan jiwanya.

"Oh... Iya... Aku hampir melupakan sesuatu," Ucap Shindou.

"Ada apa?" Tanya Minamisawa.

"Sekolah kita akan libut selama 1 bulan," Jawab Shindou.

"WHAT? 1 BULAN?! GILA!" Teriak para anggota Raimon cetar membahana badai kesamber petir baru tahu rasa (?).

"Jadi... Aku akan mengadakan acara menginap di sekolah selama 1 minggu," Ucap Shindou.

"Aku boleh ikut?" Tanya Tsurugi.

"Tentu saja" Jawab Shindou.

"Emang kamu gak sekolah?" Tanya Sangoku.

"Bolos lah..." Jawab Tsurugi singkat, padat, tidak jelas #plak!. Perhatian readers, sifat Tsurugi jangan ditiru ya!

"Jadi? Kapan acaranya?" Tanya Kurama.

"Nanti sore," Jawab Shindou.

"Lebih baik kita beres-beres barang-barang yang diperlukan..." Usul Kirino. Mereka semua pun kembali ke rumah masing-masing.

Kira-kira... Gimana acara mereka nanti? Tunggu chapter selanjutnya!

~TBC~

Yumi : Ya! Saatnya balas review!

Watanabe Mayuyu

Arigatou atas sarannya Watanabe-san! Akan saya usahakan A/N nya dikurangi...

Eh? Menurut saya fic anda bagus kok! Apalagi yang fic Juragan Senguuji. Saya sangat suka fic itu!

Mist Harmonics

*sweatdroped* H-hai... Senpai! Ini FemKirino dan FemTenma. Arigatou atas pembenarannya dan soal alur yang kecepatan itu, soalnya chap 1 itu msh prolog... Makanya alurnya cepat.

Yumi : Doumo arigatou gozaimasu bagi yang sudah review... Akhir kata,

REVIEW PLEASE DAN KAMI MENERIMA FLAME!