彼女は女性です!? ことはできません!

Kanojo wa josidesu!? Koto wa dekimasen!

He is a girl!? Impossible!

Author : Usagi Yumi

Pairing : Shindou Takuto x Kirino Ranmaru

Tsurugi Kyousuke x Matsukaze Tenma

Kurama Norihito x Minamisawa Atsushi

Hayami Tsurumasa x Hamano Kaiji

Author's Territory

Majo : Ya! Hari ini saya yang akan menjadi narator karena Rai ditemukan dalam keadaan babak belur karena saat chapter 4 dihajar para readers. Daripada lama lebih baik saya langsung baca skripsi.

DISCLAIMER

Inazuma Eleven GO! Bukan milik Yumi, Tapi cerita dan OC ini asli milik Yumi

WARNING

Gaje, Abal, OOT, OOC (maybe?), aneh, typo, dll.

CAUTION

Jika ada sesuatu hal yang menimpa diri anda seperti terkena sakit kepala, sakit perut, sakit jiwa (?), tumor otak (?) dll, tolong hentikan membaca cerita ini dan hubungi dokter (readers : Emangnya apaan?)

HAPPY READING

Chapter 5. You... too?

Inazuma Mall, Ground Floor, Toilet (Ladies)

Normal POV

"KAMU JUGA PEREMPUAN?!"

Dapat kita lihat saat ini terdapat 2 orang gadis—yang suka menyamar menjadi laki-laki, sedang menunjuk satu sama lain. Siapa lagi kalau bukan Hayami dan Kurama?

"Sebagai sesama perempuan, tentu saja kita akan merahasiakan indetitas kita satu sama lain kan?" Tanya Kurama yang saat ini memakai dress berwarna merah muda dengan sepatu balet berwarna senada dengan dress nya.

"Tentu saja!" Jawab Hayami.

"Baguslah... Tapi aku tak menyangka akan ada perempuan selain aku loh!" Ucap Kurama yang masih tidak percaya.

"A-aku juga tidak menyangka, kau adalah perempuan..." Ucap Hayami.

"Hmmm... Hayami... Lebih baik sekarang kita jalan-jalan yuk!" Ajak Kurama.

"Ayo!" Ucap Hayami yang menyetujui ucapan Kurama. Mereka pun keluar dari toilet tersebut.

"Nee, Kurama-san... Kita mau jalan-jalan ke mana?" Tanya Hayami.

"Kita jalan-jalan saja mengelilingi mall ini... Siapa tahu ada toko yang menarik," Jawab Kurama. Mereka pun berjalan beriringan.

Disaat yang sama saat Kurama dan Hayami saling bertemu...

Inazuma Mall, First Floor, Toilet (Ladies)

"Tenma! Cepetan dong!" Teriak Kirino dari luar bilik toilet yang ditempati Tenma. Saat ini, Kirino sedang dalam wujud perempuannya. Dia memakai kemeja berwarna hitam, short pants berwarna hitam, dan sepatu berwarna hitam.

"Hai! Hai! Chotto matte!" Ucap Tenma dari dalam bilik toilet. Beberapa detik kemudian, keluarlah Tenma dengan pakaian perempuannya- yaitu dress berwarna teal dan sepatu berwarna toska.

"Nah... Ayo kita jalan-jalan!" Ucap Tenma. Tenma dan Kirino pun keluar dari toilet.

Inazuma Eleven, Second Floor

"S-sugoi!" Ucap anak berambut coklat dan teal muda. Siapa lagi kalau bukan Hayami dan Kurama.

"Kayaknya lantai dua itu tempat khusus perbelanjaan para wanita," Ucap Kurama.

"Ah! Aku sudah lama tidak melihat-lihat baju perempuan!" Ucap Hayami senang.

"Ayo kita belanja!" Ucap Kurama sembari meninju udara.

... Di tempat Tenma dan Kirino.

"Huaaaaaaa! Keren..." Ucap Tenma dan Kirino dengan mulut yang sedikit terbuka.

"Yosh! Kalau begitu, hari ini kita akan kembali ke mode perempuan dulu!" Ucap Tenma.

"Nara, Kita belanja!" Ucap Kirino dengan semangat 54 (?).

Keempat anak itu berbelanja banyak barang mulai dari sepatu, baju, dan dress. Kalau orang lain, pasti bilang kalau mereka itu orang boros. Tapi sayangnya, mereka bukanlah tipe orang boros. Mereka berbelanja banyak barang karena persediaan barang-barang perempuan mereka sudah menipis sebab mereka sudah lama tidak menjadi diri mereka sendiri.

"Ah... Kawaii..." Ucap Hayami saat melihat uhukbrauhuk. Saat ini, Hayami dan Kurama sedang berada di toko pakaian dalam untuk perempuan.

"Ah... Aku harus beli bra dan CD yang baru..." Ucap Kurama sambil memilih-milih uhukbrauhuk dan ahemcelanaahemdalamahem.

Tanpa disadari oleh Hayami dan Kurama, Tenma dan Kirino masuk ke dalam toko yang sama.

"Huh... Tampaknya aku harus membeli pembalut," Ucap Tenma. Kebetulan toko tersebut juga menjual pembalut.

"..." Kirino hanya diam karena serius memilih uhukbrauhuk yang mau dibeli.

"A-ah!" Pekik Tenma yang agak kaget karena pembalut yang tadi dipegangnya terjatuh. Otomotis Kurama yang kebetulan ada didekatnya mengambil pembalut milik Tenma yang terjatuh.

"Ini," Ucap Kurama sembari memberikan pembalut tersebut kepada Tenma tanpa menatap wajahnya.

"Arigatou- Eh? Kurama-senpai?"

"Eh?"

Tenma dan Kurama hanya bisa cengo ditempat kayak orang bloon (Tenma & Kurama: *mau ngehajar Majo* | Majo: *natap Tenma dan Kurama* Death... Or... Alive? *smirk* | TenKu: *balik syuting*). Mereka saling bertatapan satu sama lain.

"Tenma/Kurama... Daijoubu?"

Dan tepat pada saat itu datanglah Kirino dan Hayami dari arah berlawanan. Kirino dan Hayami pun malah ikutan cengo sambil mandangin satu sama lain.

Loading... Please Wait...

1%

5%

7%

.

.

.

.

.

ERROR!

"NANI!? KALIAN JUGA PEREMPUAN!"

"Mohon jangan berisik!"

"Eh? Hontou ni gomennasai!"

Dan terjadilah sedikit kericuhan di toko tersebut...

Inazuma Mall, Second Floor, Maido Caffe

"Huaaaaaaahhhh! Untung ajah kita gak ditendang keluar dari itu toko!" Ucap Tenma lega. Saat ini mereka sedang makan.

"Iya ya... Kalau sampai ditendang, bisa berabe entar..." Ucap Hayami.

"Tapi aku gak nyangka loh kalau ada perempuan selain aku dan Tenma," Ucap Kirino.

"Iya... Aku juga gak nyangka..." Ucap Kurama. Tiba-tiba, seorang wanita berambut cokelat sepunggung, memakai headband, dan rambut yang memiliki 2 tanduk (?) serta jambul khatulistiwa (?) datang menghampiri mereka.

"Sumimasen, boleh saya duduk disebelah anda?" Tanya wanita tersebut dengan sopan.

"Silahkan saja!" Ucap Tenma mempersilahkan wanita tersebut untuk duduk.

"Arigatou," Ucap wanita tersebut sembari tersenyum dan dibalas oleh senyuman Tenma, Kirino, Kurama, dan Hayami.

'Kok perasaan aku tau wanita ini ya...' Batin Tenma, Kirino, Kurama, dan Hayami.

"Shitsurei desuga... Apa benar kau salah satu pemain Inazuma Japan?" Tanya Kurama.

"Eh? Ketahuan ya?" Ucap wanita tersebut sembari menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal.

"Anda... Endou Mamoru, kan?" Tanya Hayami.

"Yap! Betul sekali!" Jawab wanita tersebut yang ternyata adalah Endou.

"Eh? Bukannya anda itu laki-laki?" Tanya Kirino dengan heran.

"Hehehe... Sebenernya saya itu perempuan yang menyamar jadi laki-laki... Dan indetitas asli saya baru ketahuan saat FFI selesai," Jawab Endou sambil nyengir GaJe.

"Sou desu ka..." Ucap Tenma.

"Endou!" Panggil seorang wanita berambut putih panjang dengan bagian unjung rambutnya mencuat (?) ke atas. Dibelakang wanita tersebut, terdapat wanita berambut teal dan memakai eye patch, wanita berambut hijau muda yang disanggul, dan wanita berambut cokelat muda yang tidak jelas bentuknya (?) diurai.

"Ah... Fubuki! Sakuma! Midorikawa! Kidou! Di sini!" Ucap Endou setengah berteriak. Orang-orang yang dipanggil pun segera menolehkan kepalanya dan menghampiri Endou.

"Yo! Endou apa kabar?" Tanya Kidou.

"Baik... Anata?" Tanya Endou balik.

"Ah... Aku juga baik..." Jawab Kidou.

"Minna! Gomen aku telat!" Teriak seorang wanita berambut panjang dan berwarna hijau lumut tengah berlari menghampiri Endou dkk.

"Ah... Tachimukai! Tenanglah..." Ucap Midorikawa.

"Santai saja Tachimukai..." Ucap Sakuma.

"EH!? Kalian juga pemain Inazuma Japan!" Seru Kirino, Tenma, Kurama, dan Hayami bersamaan.

"Ah... Tak kusangka masih ada yang mengenal kami semua walau dalam wujud seperti ini..." Ucap Fubuki sembari tersenyum.

"J-jadi... Kalian semua..." Ucap empat gadis yang satu berumur 13 tahun dan sisanya berumur 14 tahun yang kemudian menggantungkan kalimatnya.

"Yap! Sebenarnya kami itu perempuan! Sebenarnya sih... Masih ada yang lain..." Ucap Tachimukai.

"Tak kusangka para pemain Inazuma Japan kebanyakan menyamar jadi laki-laki..." Ucap Hayami.

"Yah... Tapi itulah kenyataannya..." Ucap Sakuma sembari tersenyum.

"Tapi, bukankan kalian sama saja dengan kami? Sama-sama menyamar menjadi laki-laki..." Ucap Endou yang sukses membuat empat orang ini salah tingkah.

"EH!? K-kok Endou-san bisa tahu!?" Tanya Kirino.

"Memangnya aku tidak pernah mengawasi kalian? Dan lagipula... Haruna sudah mengetahui hal itu kok!" Ucap Endou sembari tersenyum. Ouw... Tanpa Kirino, Tenma, Hayami, dan Kurama sadari, ternyata Haruna juga mengetahui hal ini.

"Yah... Walaupun suara Hayami memang mirip seperti laki-laki, tapi bukan berarti gendernya juga kan?" Ucap Fubuki.

"Tetapi... Bagaimana caranya anda semua bisa menyamar dengan sempurna dan baru terbongkar pada saat FFI selesai? Apa tidak sulit?" Tanya Tenma.

"Yah... Sebenarnya sulit karena ada beberapa hal yang susah dielak. Seperti mandi bersama, ganti baju bersama. Kami agak kesusahan mencari alasan," Ucap Midorikawa.

"Tapi... Bukannya kabarnya Endou-san sudah menikah dengan Raimon Natsumi ya?" Tanya Kurama.

"Ah... Itu hanya gossip belaka... Mana mungkin aku yuri sama Natsumi," Jawab Endou sembari sweatdroped.

"Emmmm... Ngomong-ngomong, apa anda semua sudah punya pasangan?" Tanya Tenma dengan wajah polos sedangkan yang ditanya malah blushing.

"Eh? Sudah pada punya? Kasih tau!" Ucap Kurama antusias. Tampaknya dia sangat ingin tahu siapa kekasih para mantan pemain Inazuma Japan ini.

"Coba kalian tebak ya... Kami akan menyebutkannya dengan nama kecilnya..." Ucap Tachimukai.

"Kekasihku... Memiliki nama kecil Jousuke," Ucap Tachimukai sembari mengedipkan sebelah matanya.

"Jousuke..." Gumam Hayami.

"Ah! Anda berpacaran dengan Tsunami Jousuke!?" Ucap Hayami tak percaya.

"Y-ya... Bisa dibilang begitu..." Respon Tachimukai sembari blushing.

"Ummm... Nama kecilnya... Ryuugo..." Ucap Fubuki dengan nada rendah diakhir yang tidak terdengar oleh semua kecuali—

"Anda berpacaran dengan Someoka Ryuugo?!" Ucap Tenma yang tidak percaya dengan omongan Fubuki. Yah... Tapi kalau emang udah takdir mau bagaimana lagi? Orang Fubukinya suka sama si Someoka. Fubuki hanya ber-blushing-ria.

"Aku... Akio..." Ucap Kidou sembari blushing.

"Fudou Akio?" Tanya Kirino. Kidou hanya mengangguk sebagai jawaban.

"Kalau Midorikawa-san siapa?" Tanya Kurama.

"Ummm... Hiroto," Jawab Midorikawa sembari menundukkan kepalanya. Mencoba menyembunyikan semburat merah yang mewarnai pipinya.

"Kiyama Hiroto? Yang sekarang sudah berganti nama menjadi Kira Hiroto, darou?" Tanya Kurama. Midorikawa hanya diam tetapi Kurama tahu bahwa gelandang Inazuma Japan ini tengah menahan malu.

"Fufufu... Kayaknya kalau yang ini kalian semua tidak akan pernah tahu... Nama kecilnya adalah Koujirou..." Ucap Sakuma dengan senyum kemenangan.

"Genda Koujirou, Goalkeeper dari Teikoku Gakuen kan?" Tanya Tenma, Kirino, Hayami, dan Kurama serempak.

"E-eh?! Kou bisa tahu?!" Ucap Sakuma kaget. Ia tak menyangka kalau Genda yang akrab dipanggil Genou itu bisa se-terkenal itu.

"Jangan remehkan pengetahuan kami tentang tim sepak bola..." Ucap Kurama sembari tersenyum miring.

"Selain pernah menjadi team Teikoku, Genda-san juga pernah menjadi team Shin Teikoku dan Neo Japan, darou?" Tanya Kurama yang sekarang tengah tersenyum kemenangan. Sakuma hanya bisa pundung di tempat.

... Kenapa dia hanya pundung di tempat dan bukan di pojokan? Sudah pasti jawabannya adalah karena ini tempat umum. Kalau ia sekarang berada di lapangan Teikoku, dia pasti sudah bisa pundung di mana saja.

"Terus? Kalau pacar Endou-san siapa?" Tanya Tenma antusias. Tiba-tiba, wajah Endou berubah menjadi murung.

"A-aku... Belum punya pacar..." Jawab Endou sembari menundukkan kepalanya.

"Kau putus dengan Gouenji?" Tanya Kidou.

"Tidak... Tapi sekarang, dia sudah berubah," Jawab Endou. Pandangan matanya mulai kosong. Midorikawa yang mengetahui hal ini, segera mengalihkan pembicaraan.

"H-hei! Bagaimana jika kita memesan sesuatu? Ummm... Kalian berempat! A-apa kalian mau tambah lagi? Nanti biar aku bayarkan!" Tawar Midorikawa.

"E-eh? Tak usah Midorikawa-san! Kami sudah kenyang kok! Oh, iya! Kami duluan ya! Takut dicariin yang lain..." Tolak Kirino halus.

"Ya sudah... Hati-hati di jalan ya..." Pesan Midorikawa.

"Hai! Jaa ne!" Ucap kouhai-kouhai imut ini sembari melambaikan tangannya dan tentu saja di balas oleh senior-senior cantik.

"Nah... Sekarang kita mau kemana lagi?" Tanya Hayami.

"Sebelum aku menjawab pertanyaanmu Hayami, Bagaimana caranya kita membawa belanjaan kita? Tidak mungkin kan kita bawa ke sekolah?" Ujar Tenma.

"Biar kami bantu"

"Eh?"

"Kagami-san? Yuzumi-san? Akina-san? Usagi-san?"

"Biar kami yang bawa barang-barang kalian pulang. Kalau belanjaan soal pakaian dalam kalian, kalian bawa saja ke sekolah," Ucap Shiro.

"Sekarang kalian pisahkan barang-barang yang mau dibawa oleh kalian dan yang tidak akan dibawa," Ucap Suzu. Mereka pun segera memisahkan barang-barang milik mereka. Setelah selesai, barang-barang yang tidak dibawa diberikan kepada para OC dan satu orang author.

"Lebih baik kalian cepat pergi dari sini. Anak-anak yang lain akan menuju ke sini," Ucap Hana.

"... Dan jangan salah ambil langkah," Ucap Yumi. 3 orang OC dan 1 orang author ini pun segera pergi.

"Hei! Kalian sadar kalau sifat Usagi-san agak... Errr... Berbeda?" Tanya Tenma.

"Sudahlah... Tak usah dipikirkan," Ucap Kurama.

"Tapi apa maksudnya dengan ucapan Usagi-san?" Tanya Hayami.

"Entahlah... Mungkin maksudnya kita harus berhati-hati..." Jawab Kirino. Mereka pun berjalan ke arah eskalator untuk turun ke lantai bawah. Tetapi...

"Mungkin itu maksudnya..." Ucap Kurama. Ia menunjuk ke arah Minamisawa yang sedang menaiki eskalator.

"Dan itu!" Ucap Kirino sembari menunjuk Shindou yang sedang turun menggunakan eskalator.

"Itu juga!" Ucap Hayami sembari menunjuk Hamano yang keluar dari toko es krim sambil bawa bola sepak.

"... Dan itu yang terakhir," Ucap Tenma sembari menunjuk Tsurugi yang berada tak jauh dari sana. Ke-4 laki-laki tersebut serempak menoleh kearah 4 perempuan yang sedang terancam bahaya.

"Kurama?"

"Kirino?"

"Hayami?"

"Tenma?"

Hening...

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

"BERPENCAR SEMUA!"

Akankah mereka selamat dari para laki-laki? Tunggu di chapter selanjutnya!

~TBC~

Yumi : Yosh! Akhirnya chapter 5 selesai!

Endou : KENAPA AKU JADI PEREMPUAN!?

Kidou : AKU JUGA!

Sakuma : AKU GAK TERIMA!

Midorikawa : KENAPA AKU JADI PEREMPUAN DAN BERPASANGAN DENGAN SI NEKOMIMI PERVERT ITU!?

Tachimukai : #kalem#

Fubuki : #makan aisu~#

Yumi : Ini hanya untuk kepentingan fic... Tapi kalian senang kan bisa berpasangan dengan pasangan kalian masing-masing?

EnKiSaMi : #blushing#

Yumi : Oh iya! Ngomong-ngomong, maaf baru bisa update lagi... Soalnya saya sibuk menjalani kehidupan SMP... Dan maaf idenya jelek soalnya chap ini sebenarnya dibuat pada saat saya liburan sekolah... Ya... Sekitar bulan Juli dan Agustus... Ok! Daripada saya curhat lagi, lebih baik balas review!

Camila Cazador

Gomenne Camila-san... Saya tidak bisa memenuhi req anda... Soalnya chap ini sudah jadi sebelum ada me-review... Gomennasai... Hontou ni Gomennasai... Demo, arigatou gozaimasu sudah review :)

Harukaze Maulida

Sou desu ka... Nandemonai Harukaze-senpai... Aku ngerti kok... Arigatou telah review ya!

Draco de Laviathan

Arigatou atas koreksinya Draco-san... Saya akan lebih memperbaikinya... Arigatou telah review!

Diamond

Umur saya 12 tahun... RnR itu artinya read and review... Arigatou telah RnR ya :)

Yumi : Arigatou gozaimasu, minna! Bagi yang telah bersedia dan membaca dan mereview! Arigatou juga bagi yang silent readers yang telah membacanya! Akhir kata,

RnR please?