Sudah Act 3... Berarti yang kurang Act berapa nih? (Emang gak bisa berhitung neeh... -_-) Yap! Sekarang Act 4! Just presented for you!


Act 4 : Kojuro and Maedas

Masamune yang juga sedang mencari Kojuro, mulai kecapekan. Dia duduk lemas di dekat pintu kelas.

Masamune : *duduk lemas* " Kojuro! Dimana engkau? "

Di saat itu, ada 3 orang yang melihat Masamune dengan kasihan. Salah satu dari mereka adalah Keiji, lantas, siapa 2 lainnya, yah?

Keiji : " Neechan, tolong dia yuu! "

Keiji dan kedua orang lainnya bergegas ke Masamune. O iya, sebut yang perempuan Mrs. X dan yang laki Mr. X (soalnya bingung nih, apa nama sementaranya... X_X)

Mrs. X : " Oi... Daijoubu deska? " *bertanya heran*

Masamune : " Hah... Cuma kecapekan normal kok... Gak papa! " *menghapus keringat*

Mr. X : " Ciyus, pak? Kayak lesu aja ni... "

Masamune : " Suwer, gue gak papa! Lagian baru aja masuk langsung dibawa ke uks gak jaman tau! "

Mr. X : " Teehee! " *nyengir*

Masamune : " Loh, kamu... Yang tadi duet sama kepala sekolah gemuk itu, ya kan?! " *menunjuk Keiji* " Kalau gak salah, Maeda Keiji? "

Keiji : " Iya! Tadi aku juga ngeliat kamu! Jangan-jangan, anda tuannya Katakura-kun ya? "

Mrs. X : " Oh, iya ya! Bisa jadi, bisa jadi! "

Masamune : " Darimana kau tau? "

Mr. X : " Kami deket juga sama dia! Jadi, ayo! " *menyeret Masamune ke bangku Kojuro*

Masamune : " Uwaaah! Nani? "

Masamune diseret oleh ketiga orang itu ke tempat Kojuro.

Kojuro : " Akh, Masamune-sama! "

Mr. X : " Nah, Masamune kan, yang kau cari? "

Mrs. X : " Oh iya, ini tasnya! " *mengangkat tas Masamune ke bangku* *dalam hati* " Beraaat! "

Masamune : " Maaf ya, itu isinya cuma batu 5 kg sama tepak sama 1 buku tulis doang. "

Mrs X : *dalam hati* " Pantesan berat minta ampun cambuk... "

Kojuro : " Wow, kotor sekali... Dan keterlaluan... "

Masamune : *deathglare* " Berani sekali bilang begitu terhadap tuanmu sendiri! "

Kojuro : " Hehehe... Maaf deh, Masamune-sama... "

Keiji : " Oh iya, kamu udah kenal Toshiie dan Matsu belom? Mereka temannya Kojuro juga! "

Kojuro : " Yang cewek Matsu nya! Jangan ketuker! Kalau nggak mereka bisa ngamuk kayak gajahmada beneran! "

Masamune : " Mana mungkin gue ketuker... Lagipula, jelas banget kalau mereka berbeda! "

Matsu : " Yoroshiku wa Onegai Jimasu! "

Toshiie : " Domou! "

Sekarang, kita akan memperkenalkan para Maeda yang lain... Matsu adalah perempuan yang patuh dan disiplin. Dia suka banget sama yang namanya sendok nasi dan semangat. Kalau Toshiie, laki-laki yang kepositas... Suka banget sama yang namanya makanan dan rajin (padahal gak blas!). Mereka berdua sudah menjadi pasangan abadi. Oh iya! Matsu itu suka banget marahin cowok yang kurang tegas, contohnya Keiji!

Keiji : " Kalau begitu, ayo kita... " *omongan terputus*

Matsu : " Keiji! Beraninya kau begitu pada mereka! Kita kan baru bertemu, masa balik ke bangku... "

Masamune : " Gak papa deh, lakukan saja urusan kalian sama Keiji... Aku soalnya juga ada urusan ama si Katakura kun... "

Toshiie : " Its up to you, Mr. Date... " *meninggalkan Masamune*

Matsu : " Chotto... Matte yo! Inuchiyo sama! " *mengejar Toshiie*

Keiji : " Mereka memang fall in love tingkat tinggi... " *meninggalkan Masamune*

Masamune : " Wah... Aku jadi ingin cinta... "

Kojuro : " Halah... Kecengan aja belom dapat... Masa langsung ngomong C-I-N-T-A... "

Masamune : " Oh iya, ada satu hal yang harus kubicarakan empat mata denganmu... Dan itu lebih penting dibanding CINTA... "

Kojuro : " Apa? Oh! Aku tahu! Jangan jangan... Tunangan? "

Masamune : *deathglare* " DIAM! Bukan Tunangan, ngerayu aja belom! Yang ingin kubicarakan adalah... Berani sekali kau meninggalkan tuanmu yang selama ini mengabdi padamu! " *langsung menonjok Kojuro sampai menembus tembok lain*

Kojuro : " Wow... Pukulan maut Masamune sama memang luar biasa! " *tepuk tangan*

Masamune : *memasang tatapan deathglare* " Oi, Awas kamu! Sekali lagi meninggalkan tuanmu, kau akan kucetarkan ke satelit internasional! "

Kojuro : " Really! Kok aku gak percaya ya? "

Masamune : " Kalau gak percaya, liat aja besok! "

Kojuro : *kembali ke bangku* " Hari besok bisa dilihat ya? Lewat mana... Kayaknya sanggar tuh! Lagipula, mana mungkin Tuan Masamune bisa cetar membahana kayak artis papan atas, Soimah? "

Masamune : *merasa dikhianati babunya* " Enough! Sekarang, ceritakan semua padaku! Kenapa kau kabur? "

Kojuro : " Tadi si Sasuke yang ngajak, karena memang kenyataan, gue ikut kabur! Dan gue bebas dari suara ribut! "

Masamune : *memukul Kojuro ke atas* " Kenapa kau mengatakannya dengan sangat bangga? "

Kojuro : " Maaf, Masamune dono... " *Akhirnya K.O.*

Masamune : " Kau tak boleh mengikuti musuhmu! Meskipun kau ikut si ninja brengsek itu sekalipun! Kon ga isin ta? " *sok ngomong jawi*

Kojuro : " Tapi, Masamune-sama, dia hanya rival ku... "

Masamune : " I don't care, Rival or Foe... "

Kojuro : " Tapi... Kenapa anda mendekati si Sanada tolol itu? "

Masamune : *terdiam 3 detik* " Tunggu dulu, what? "

Yukimura yang ternyata juga mendengarnya langsung membakar baju Kojuro sampai gosong abis.

Kojuro : " Wow. " *mengacungkan jempol*

Yukimura : " Rasakan itu! Efeknya bakal pekat selama 2 jam! "

Masamune : *kembali mengambil topik* " Jadi, kesimpulannya, gue gak ikut sama si Sanada! Gue cuma mau ngajak dia duel maut! Got it? "

Kojuro : " Gak. Satu kata pun gak nyantol. "

Masamune : *dalam hati* " Kau sangat cuek dengan tuanmu yang sekarang, Kojuro... "

Woosh... Tiba-tiba, ada angin yang menambah suasana kelas. Angin apa ya? Jangan-jangan, angin tornado? Atau...

Continued to Act 5!