Siswa lainnya memperkenalkan diri... Tapi, mari kita skip mereka dan mending liat scene yang penting aja! Ditambah... SUSUNAN KETUA KELAS!
Act 8 : Behind the JaNime Introduction scenes and Class Organization
Perkenalan berlanjut sampai akhirnya saat ini sudah selesai. Lantas, kita lihat dulu yuk, alias flashback, scenes yang tersembunyi saat perkenalan. Kita bahas 5, yaitu :
. Mouri Motonari yang ceroboh
. Fuuma Kotaro yang pendiam
. Sanada Yukimura yang lebay
. Azai Nagamasa yang romantik
. Imagawa Yoshimoto yang terjebak
So, kita mulai dari yang atas, yaitu Mouri Motonari.
Sesampai di kelas, akhirnya ia dapat bernafas lega, karena lepas dari bahan gurauan. Kenshin menyadari kehadirannya yang... Yang... Yang... ?!:#*{[¤;}"_']$%$! (GJ banget)
Kenshin : " Mouri Motonari, kau sudah selesai ya? "
Motonari : *hormat* " Haik! Kenshin-sama! "
Semua siswa tiba-tiba terlihat seperti memiliki perasaan aneh terhadap Motonari. Bukan Cinta -_- tapi yah, mereka merasa ada yang sangat janggal dari sang pemimpin kerajaan Aki yang rodo ... tersebut. Beberapa dari mereka tertawa karena godaan dari Motonari. Tapi, emang seberantakan apa sih, Motonari saat ini?
Motonari : *kaget* " Apaan ni? "
Kenshin : *berdehem* *memberi cermin ke hadapan Motonari* " Lihatlah dirimu saat ini! Apa kau tak merasakannya, Mouri? "
Motonari : *memejamkan mata* " Lagi lagi, apa maksud anda, Kenshin-sama? " *geleng-geleng*
Kenshin : " Ano... Liat aja! " *menyodorkan cermin sekali lagi*
Motochika : " Mouri... Kali ini kau harus menurutinya... "
Masamune : " Daripada popularitasmu sebagai cowok TTWW hancur! "
Tapi ngomong-ngomong, sejak kapan nama Motonari terkenal di twitter dan mencapai TTWW? Aneh deh...
Yukimura : " Karena kami telah mengetahui yang kau sembunyikan, Mouri kun! "
Motonari : *menelan ludah* " Apa? Apa yang kalian ketahui dariku? Jangan-jangan, kalian mengetahui pacar baruku? Atau, kalian mengetahui nama ruang-ruangan rahasia Aki? Atau mungkin, kalian mengetahui lagu ciptaanku yang nge-trend? " *khayalannya terlalu aneh, ckckck...*
Yukimura : " Gak sejauh itu juga! "
Semua siswa (kecuali Motonari) : " DUO GENDER! "
Motonari : *terdiam 5 detik* " Jadi... Itu? "
Masamune : " Kami mengetahuinya sendiri... Jangan menganggap Motochika sebagai semut yang kamu injak... "
Motochika : " Suwer! " *tersenyum dan menunjukkan tanda peace*
Motonari : " Apa-apaan ini? " *mencetarkan sinar matahari*
Motochika : " Kamu kira aku ini bagian pentingnya, wahai Mouri? " *tertawa pelan*
Motonari : *dalam hati* " Akhirnya, aku benar-benar habis terbakar menjadi abu... "
Kenshin : " Jadi, lihatlah cermin ini! "
Motonari akhirnya mau melihat cermin! (Emang cermin kutukan ya? Kayak klimax aja nih) Dia melihat dirinya yang sangat berantakan. Rambutnya berubah menjadi amburadul, seperti tarzan. Bajunya masuk sebelah tuh... Terus celananya kebalik lagi! Ditambah tali sepatunya yang tak terikat dan topinya yang ada bekas tekukannya.
Motonari : " Jadi... Aku memang seberantakan ini... " *terdiam 3 detik* " Aku memang hari ini dijelekkan... "
Kenshin : " Nah, Motonari, apa penyebabmu menjadi seperti ini? "
Nouhime : " Perasaan dia baru berangkat 1 menit yang lalu, terus cepet banget baliknya! "
Tenkai : " Berarti Motonari larinya spirit... "
Kenshin : " Jangan bilang, jika kau mempercepat waktu untuk ganti baju! "
Motonari menahan ludah dan gugup saat ini. Dia bersandar di dinding depan kelas.
Kenshin : " Lihat ini! Murid ceroboh dan tak berperhitungan sudah mendapat hasilnya, dan jangan bersandar! Padahal waktu masih lama, Mouri-kun! Kamu malah membuat dirimu lebih buruk... " *geleng-geleng*
Motonari : *dalam hati* " Habislah riwayatku... Bye-bye-bye... "
Kenshin : " Manfaatkan waktu sebaik mungkin, tapi jangan terlalu mencepatkan hal! "
Motonari : *menunduk lemas* " Sugimasu, Kenshin-sama! "
Kenshin : " Don't apologize to me... Apologize to yourself... "
Motonari : " Demo... "
Kenshin : " Kesalahan ini tak boleh kau ulang lagi! Kau harus membuat komitmen pribadi! "
Kojuro : " Wow... Tubuh peri... " *takjub*
Kenshin : " Bukan itu maksudnya, dasar mata kanan sembarangan! " *menonjok Kojuro*
Kini, tonjokkan Kenshin menembus dinding sebelah yang padahal baru ditutupi oleh rak buku yang ada kacanya. Jadi, nasib Kojuro agak tertusuk kaca rak buku dan patah-patah.
Masamune : *berlari ke Kojuro* " Katakuraaaa! "
Motonari : " Boleh saya mengolah ulang penampilan saya, Kenshin-sama? "
Kenshin : " Sapa yang gak bolehin? "
Motonari langsung meninggalkan kelas. Kenshin dicuekkin untuk kedua kalinya.
Kasuga : *blush* " Kenshin-sama... Agak keren! "
Kenshin : " Kasuga-chaan! Usai-dayo! "
Kasuga : *hormat* " Haik! "
Fuuma menulis di kertas : 'Emang apa hubungan lo ama sensei?'
Kasuga : " Asal kau tahu yah, Fuuma, dia itu tuan gue! Di Echigo! "
Fuuma langsung memuncratkan ludahnya, untung dia tutupi dengan sarung tangan!
Kasuga : " Napa? "
Fuuma menulis di kertas : 'Gak papa... Hanya saja, kenapa ya, dewa perang bisa punya pedang cantik yang alay setengah mati rasa? o_o?'
Kasuga : " Apa? " *memukul Fuuma dengan palu besar entah dari mana*
Pasti kalian tau apa yang terjadi setelah itu... Next scene! Fuuma! Semua pasti penasaran, bagaimana si ninja yang biasa menjadi pendiam harus memperkenalkan dirinya!
Kenshin : *berdehem* " Next! "
Kelas terlihat sunyi. Karena kini giliran Fuuma...
Kenshin : " Oiii! Siapa berikutnyaaa? "
Tidak ada yang nge-reken, alias peduli terhadap Kenshin-sensei.
Kenshin : " WOOOOOI! " *teriak keras*
Dan kemudian, di ruang guru, kebetulan Lord Shingen sedang nyetel TV berita terpopuler. Dan, saat itu ada berita konyol?
Shingen : " Whaat? Hebat! " *mengambil mike sekolah* " Ehm! Berita terkini! Suara Uesugi Kenshin telah mencapai sekitar komet Halley! "
Semua siswa malah tepuk tangan. Mereka memuji-muji Lord Kenshin yang bagaikan Cleopatra. Padahal, Cleopatra kan di gurun, sedangkan Kenshin jiwanya es. Dan, satu lagi. Cleopatra adalah seorang wanita! Lord Kenshin hanya suaranya yang begitu. Oh, satu lagi! Eh, gak jadi deh... -_-
Yukimura : " Wow! Selamat Lord Kenshin! Suara anda mencapai TTWW! "
Motochika : " Selama ini, belum ada TTWW yang meliputi suara anda, Kenshin-sama! "
Kemudian, Motochika teringat moment saat dia dan Motonari nyanyi awut-awutan. (Loh? Kok bisa? Author memang kurang jernih pikirannya -_-)
Motonari : " Bisakah kau bicara agak normal, dasar bajak laut! "
Motochika : *nyanyi* " Aku memanglah seorang pelaut! " *nada nenek moyangku seorang pelaut*
Motonari : " Wow... Nantang nyanyi yah? " *melanjutkan nyanyian Motochika* " Pelaut tenar akan hasil benjolnya... "
Motochika : " WHAAAT? " *nyanyi* " Dan si tukang ompol, Motonari! Berjemur terik, sudah biasa! "
Motonari : " Oh yeaah? " *nyanyi dengan kecepatan 0,5* " Chosokabe seorang pelaut! Yang terkenal akan benjolnya yang besar! Dan budak-budaknya, yang teriak GJ... " *langsung nada akhir pelangi* " Aniki, Aniki, jadinya Adikku! " *menantang*
Motochika : " Lagu apaan tu? " *nyanyi dengan kecepatan 0,5* " Motonari penguasa Nichirin! Terkenal akan sok kalem level tinggi! Lagu buatannya... Yang begitu konyol... " *kembali ke sekarang* " MICHIII... MOTONARI! "
Sedangkan, Fuuma masih berpikir keras. Sekeras batu bata yang permukaannya tajam.
Fuuma : *dalam hati* " Apa yang harus kulakukan? Padahal aku berikutnya... Apa aku harus maju kedepan? Apa aku harus menerima kemarahan si dewa mabuk es ini? "
Kasuga yang disebelahnya, menenangkan Fuuma.
Kasuga : *mengelus Fuuma* " Gimana nih, sekarang kan kamu? Jangan gugup deh! Akan ku-support kau! FUU-MA! FUU-MA! " *teriak sambil tersenyum*
Fuuma menghindari Kasuga secepat kilat. Akhirnya, dia geser sampai bagian terpojok dari bangku. Dan, alhasil Fuuma tergelincir.
Kasuga : *terkejut* " Woops! Kamu gak papa? "
Kemudian, Motonari yang selesai membenahi diri datang ke kelas.
Motonari : " Ohayo! " *menunduk hormat*
Kenshin : " Ooh la la... Begini dong, mas kakung.. "
Motonari : " Heh? "
Kenshin : " Gak ada... Maksud saya, ini baru namanya Mouri Motonari! " *tepuk tangan*
Motonari : " Arrigatou! " *jalan ke tempat duduk*
Semua siswa tepuk tangan saat Motonari sampai di tempat duduk. Kenshin malah menegur siswa siswi.
Kenshin : " Kalian semua tepuk tangannya TELAT! "
Semua siswa : " GOMEN! "
Motochika menyapa Motonari dengan gembira. Motonari hanya kalem seperti biasa.
Motochika : " Oi, Mouri! "
Motonari : *duduk di tempat duduk* " Tosta no, Chosokabe-kun? " *dalam hati* " Kuharap dia tak menanyakan yang hentai... "
Motochika : *menunjuk Fuuma* " Hmmm... Kamu tau kagak, sapa orang itu? "
Motonari : " No... " *omongan terputus*
Motochika : " Apa? No...? Namanya singkat... "
Motonari : *menonjok Motochika* " Woi, jangan sewot dong! Gue gak tau! "
Motochika : *memegang benjolan* " Jangan memukulku seperti itu! "
Motonari : " Lagipula, aku baru aja balik! Mana mungkin gue tau! Emangnya gue ini Albert de Einstein yah? "
Motochika : " Kukira kau pernah mengenalnya... " *garuk-garuk*
Motonari : " Masa bodoh! Setiap hari aku selalu berjemur di sinar matahari. "
Motochika : *terkejut* " HAAAH? " *mulutnya mangap*
Motonari : " Masbulloh? " *mengecek mulut Motochika* " Mulut nya menarik... " *kayak gak pernah liat isi mulut aja sih...*
Motochika : *menutup mulut* " Hei! Apa yang lakukan, bakayaro? " *memukul Motonari*
Motonari : " Hanya memastikan apa kau sudah sikat gigi atau belum... "
Motochika : " Hiih, gila... "
Motonari : " Oh iya, kau melupakan topiknya. "
Motochika : " Kau sendiri yang memulainya! "
Motonari : " Oh ya. "
Motochika : " Gobraaak! " *menjentikkan jari* *tertidur*
Motonari : " Malah bobo. Kalau menurut gue sih, dia itu... "
Motochika : *bangun tidur* " Apa? "
Motonari : " Woi. Cepet banget, bangunnya! "
Motochika : " Gue loh, sebenarnya cuma pejem sebentar. "
Motonari : " Oh. "
Motochika : *terdiam 3 detik* " Lagi-lagi kau menarik topiknya keluar, Mouri! " *mengeluarkan semburan api*
Motonari : " Hmph! Chika chika sialan. Jadi, menurutku dia kayak leader ninja terkenal deh. "
Motochika : " Owh, begitu ya... Kalau menurutku yah, Mouri mouri bangsat, kayak pengawal yang sakti aja tu... "
Motonari : " Oh. "
Setelah terdiam 3 detik, mereka baru menyadari bahwa mereka mengejek satu sama lain.
Motonari and Motochika : " NANII? "
Mereka berdua langsung membuang muka. Fuuma akhirnya memutuskan untuk maju kedepan dan mengambil boardmarker. Lalu, ia menulis beberapa kata di papan tulis.
Matsu : *blush* " Wow... Dia keren! "
Toshiie : " Oi, Matsu-chan. Jangan dekat dekat orang asing seperti dia! "
Matsu : " Loh, kenapa Inuchiyo-sama? "
Toshiie : " Karena... Itu sudah peraturannya! "
Matsu : " Aaawh... Inuchiyo-sama... Bolehkanlah... " *kitty eyes*
Toshiie : " Walaupun kau sudah memelas seperti kucing garong yang minta tulang ikan, takkan kuperbolehkan! "
Matsu : " Inuchiyo-sama jahaat! "
Toshiie : " Berarti, kau mau memutuskan hubungan kita ya? "
Matsu : *kaget* *memeluk Toshiie* " Bukan begitu maksudnya, Inuchiyo-sama! Hanya saja, aku cuma pingin deket dan melihatnya. Gak ngajak kawin kok, inuchiyo-sama... " *menahan tangis*
Toshiie : " Oh, akhirnya aku mengerti perasaanmu, Matsu... Kalau begitu, kita tetap bersama kan? " *memeluk Matsu*
Matsu : " Inuchiyo samaaa! " *tak sanggup menahan tangis*
Fuuma menulis : 'Ohayo Gozaimasu, minna! Boku wa namae, Fuuma Kotaro. Demo, just call me Fuuma. Watashi wa Shinobi des. Hojo clan no tame ni. Keep calm is my usual. So, I can't make many voices. Yoroshiku wa, Onegai jimasu! Arrigatou.'
Akhirnya, semua mengerti Fuuma. Dia adalah ninja yang sudah terbiasa kalem. Sekalem air terjun Niagara yang mengalir pelan.
Nouhime : " Namanya Fuuma Kotaro yah? Tapi panggilannya Fuuuuuuuuu... Maaaaaaaaaa... "
Tenkai : " Gak usah lebay, ndor! "
Seperti yang dijanjikan, Nouhime melemparkan granat. Muka Tenkai langsung hangus terbakar dan jadi tambah keriput.
Tenkai : " Eeeek... "
Nouhime : " Masih satu set loh! Kalau dua set, baru tau akibat sebenarnya! "
Sasuke : " Fuuma, sudah pasti dia akan melakukan ini. "
Fuuma memberi salam dengan kedua tangan kanannya, yang dilakukan dari bagian pelipis, lalu diarahkan ke depan itu loh!
Sasuke : *membalas Fuuma* " Success, yo! "
Sementara, kita ke bangku MaJuro.
Masamune : " Kojuro, apa kau tahu? "
Kojuro : " Oh! "
Masamune : " Hmm? " *mata berbinar-binar*
Kojuro : " Dia memiliki kemampuan tingkat dewa! Semua klan Hojo menghormatinya dan menjadikan Fuuma sebagai penghalang utama para musuh. Careful, Masamune-sama! Yang paling bahaya... " *omongannya langsung setajam... setajam... silet!* " Saat dia melakukan jurus menghilang. "
Masamune : *terkejut* " Jadi... Dia tinggal di sekitar kuil Hojo? "
Kojuro : " Memang kenapa? "
Masamune : " NOOOO! " *mencetarkan petir*
Kojuro : " Loh, kenapa, Masamune-sama? "
Masamune : " Saya, Date Masamune terlanjur menepati janji dengan Sanada Yukimura untuk duel disanaaa! Berarti, aku akan dihajar Fuuma sampai babak telur rebus! "
Kojuro : " Lantas, gimana dong? Anda yang salah perhitungan... Harusnya Masamune-sama kelinci sebelum berbuat! "
Masamune : " Teliti, bukan kelinci! Kalau saya harus kabur. Tapi si Sanada sialan itu akan K.O. " *tersenyum evil*
Kojuro : " Doa anda jelek sekali... "
Masamune tiba tiba terdiam sesaat. Jika ia menyerah, dia dianggap Yukimura idiot. Tapi, jika ia membiarkan duel berjalan, selanjutnya dia habis dihajar Fuuma.
Masamune : " Bagaimana-ini? "
Kojuro : " Catatan untuk anda, saya selama ini tak mengetahui hubungan anda dengan Yukimura, dan ingat, saya hanya menjadi babu! "
Masamune : *tiba tiba otaknya nge-bling* " Oh! Aku tau! Biarkan saja duel berjalan. Aku akan belajar sedikit darinya. "
Kojuro : " Lo-lo-lo-looh... "
Masamune : " Jika tidak... Aku akan dianggap idiot oleh si macan. Padahal... " *teriak* " Aku ini seekor naga Oshuu! "
Kojuro : " Itu baru semangat pertarungan! " *mengacungkan jempol*
Masamune : " Arrigatou, Kojuro! "
Kojuro : " Tapi, Masamune-sama mau tarung apaan? Tarung panco ya? Atau tarung jankenbong? Atau mungkin saja... JUDI? "
Masamune : " WOOOI! Jangan ngelantur! "
Kembali ke bangku YuSuke...
Yukimura : " Oi, Sasuke! Tulisan Fuuma kayak tulisan guru aja! Atau mungkin, tulisan proklamasi kemerdekaan Indonesia... "
Sasuke : " Heh? Ngawut aja kau! Nanti dia akan mengeluarkan... "
Ternyata, Fuuma memukul bahu Yukimura! 4x lipat! Terrible...
Yukimura : *menjerit* " AAAAH! Gomen nasai, Fuuma! "
Fuuma menghilang dan kembali ke tempat duduknya.
Kenshin : *bertanya* " BTW, Fuuma. Sejak kapan kau hidup kalem? Bisakah kau bicara satu kata saja? "
Fuuma menggeleng. Kenshin heran terhadap anak satu ini. Dia ingin mendengar suaranya.
Kenshin : " Mungkin, satu huruf? "
Fuuma menggeleng lagi. Kenshin mulai dibikin bingung oleh Fuuma.
Kenshin : " Whatever lah, Fuuma. Yang penting, ikuti pelajaran dengan baik, aman, damai sejahtera, dan sentosa. "
Fuuma melempar kertas ke arah Lord Kenshin. Tulisannya 'Arrigatou. Fighting desu... Anda sangat bijaksana.'
Kenshin : *tersenyum* " Lanjut aja ke berikutnya! Okeh? "
Jumping to Sanada Yukimura. Ini terjadi saat Motonari lagi ganti baju tadi.
Yukimura : " OHAYO! BOKU WA NAMAE... SANADA GENJIROU YUKIMURAAAAAA! " *teriak membara*
Sasuke : " Cih, gak usah lebay deh, taichou! "
Yukimura : *nyengir* " Tee-hee... Hee-rooh... "
Sasuke : " Lanjutin dong! "
Yukimura : " Watashi wa Takeda no army des! Saya suka semangat! Saya suka dango! Saya juga suka dengan ... " *omongan terputus*
Tiba-tiba, seseorang datang dan membuat Yukimura tertegun.
? : " YUKIMURAAAA! "
Yukimura : *terbata-bata* " O-O-OYAAA-O-O-O-OOOYAAAA-OYAAAA-KATTA-SAMMAAAA! "
Tentu saja, beliau adalah Shingen.
Shingen : " Yukimuraaa! Jangan bedebah! Jadilah pelajar yang hebat! Semua untuk masa depanmu kelak! "
Yukimura : *terharu* " Haah... OYAKATAAAA SAMMAAA! Arrigatou! "
Shingen : " YUKIMURAAA! "
Yukimura : *teriak* " OYAAAKATAA-SAMAAA! "
Shingen : *teriak* " YUKIMURAA! "
Yukimura : *teriak 2x lebih keras* " OYAKATA SAMA! "
Shingen : *teriak 2x lebih keras* " YUKIMURAA! "
Mereka teriak satu sama lain. Ini memasuki TTWW JaNime HS -_-.
Nouhime : " Kalau ini sih... Anak papi... "
Tenkai : " Apa? Anak anjing? "
Nouhime : *mencetarkan pistol* " DENGERIN YA! P-A PA! P-I PI! Anak PAAAAPIIII! "
Tenkai : " Ah, begitu. Tapi, lain kali ngomongnya daddy aja. "
Nouhime : " Bahasa macam apa itu... "
Tenkai : " Bahasa inggris lah! "
Nouhime : " Hah? Linggis? "
Tenkai : *menyabit Nouhime* " Woi! Dengerin! I-N-Double G-R-I-S! Inggris! "
Nouhime : " Don't care... "
Di sisi bangku lain...
Masamune : " Kojuro... Yukimura ternyata menyimpan rahasia terburuk dari sang Oyakata... "
Kojuro : " Yap. Bisa dibilang iya, Masamune-sama... "
Masamune : " Cemen... Lebay nan alay... "
Kojuro : " Seperti anda saja, Masamune-sama... "
Masamune : " Hah? Apa maksudmu? "
Kojuro : " Masamune-sama kan, pernah terharu seperti itu! "
Masamune : " Kapan? Jangan ngelantur dah, Kojuro! " *terkejut*
Kojuro : " Pada jaman itu loh.. Sudah jaman jadul, Masamune-sama! "
Masamune : " Jaman apaan? Kalo jaman purbakala, gue sih belum lahir! "
Kojuro : " Haih... Maksudnya sudah agak lama... Itu kan kiasan... "
Masamune : " Jadi, saat itu kita lagi apa, Kojuro? Aku penasaran? "
Kojuro : " Pas Masamune nyari kuda itu! "
Masamune : " Do you mean, Honey? "
Kojuro : " Yep. "
Masamune : " Akhir-akhir ini, perasaan gue gak pernah terharu, apalagi saat mencari kudaku pribadi! "
Kojuro : *geleng-geleng* " Masamune-sama ternyata sudah mulai pikun yah... Gak kayak penampilannya yang keren tuh. Padahal juga, usianya masih usia jaman kuliah. "
Masamune : *deathglare* " Apa maksudmu? Say it once again, Kojuro! "
Kojuro : " Owh, tak jadi. Kalau Masamune-sama memang sudah lupa, biar aku ceritakan... "
FLASHBACK ON ::
Latar waktu kali ini adalah senja. Masamune hendak pulang dari tempat itu, tapi, Masamune merasa ada yang kurang.
Masamune : *toleh kanan* *toleh kiri* " Wait a sec, what the? Honey wa, doko? "
Kojuro : *baru datang* " Masamune-sama... Kenapa? Masih soal masalah lumut yang nempel di celana? "
Masamune : " Apaan tuh? Sekarang kasusnya lain lagi tau! "
Kojuro : " Oh, kukira begitu sih. Soalnya, Masamune-sama kan suka mainan lumut... "
Masamune : " Cih... Sekarang ini, kudaku tersayang alias Honey telah menghilang! "
Kojuro : " Wow! Kuda bisa melakukan jurus shinobi yah? Baru tau? "
Masamune : " Bukan gitu juga, Katakura-kun! "
Kojuro : " Lantas? "
Masamune : " COBA LIAT! Honey tidak ada disini! Gimana? " *hendak duduk, tapi...*
Kojuro : *mata tajam* " Eh, Masamune-sama! Tunggu dulu! "
Masamune : *posisi jongkok* " Heh? "
Kojuro : " Ada lumut disitu. Biarkan saya sebagai tuan anda membersihkannya! " *mengeluarkan kanebo tanah (?)*
Masamune : *terdiam 3 detik* " Oh, begitu. " *berdiri* *jalan mondar-mandir*
Kojuro : *membersihkan lumut* " Serius, gak perlu kuda ganti? "
Masamune : *masih mondar-mandir* " Kamu gak tau sih, Kojuro! Kuda itu sudah menjadi kesayanganku! Dia bagai pendampingku! Kelak! Hidup ini tak akan lengkap tanpanya, satu-satunya! " *berdehem*
Kojuro : " Jadi, kau melupakanku sebagai mata kananmu yah, Masamune-sama? "
Masamune : " Bukannya melebihkan derajat Honey, tapi.. Honey adalah pendamping hewan terbaikku! Kalau kamu, sebagai pendamping manusiaku, Kojuro! "
Kojuro : " Lantas, ada pendamping tumbuhannya dong? "
Masamune : " Jangan gadong gitu dong! " *menonjok Kojuro sampai langit dan terpental-pental dengan sadisnya* *berkata tegas* " POKOKNYAAAA! Pada Abad ini... Dasawarsa ini... Windu ini... Tahun ini... Bulan ini... Hari ini... Jam ini... Menit ini... Detik ini... Per-detik ini! HONEY harus ditemukan segera! "
Kojuro : *terpental lagi ke tempat semula* *melanjutkan pembersihan* " Masamune-sama... Anda memang tuanku yang terbaik. "
Masamune : " As usual. Eh, Kojuro... Kau masih membersihkan, ya? "
Kojuro : *melakukan goresan terakhirnya* " Yap, sudah bersih, bening, seperti tanpa kaca! " *mengacungkan jempol*
Masamune : " Wokeh! " *duduk sila* " Arrigatou ne, Kojuro! "
Kojuro : " BTW... Tadi katanya mau nyari kuda... Malah duduk relax begini... "
Masamune : " Yah... Just give me a sec. "
Kojuro : " Tapi, tadi kata Masamune sendiri harus ketemu ini, ini, ini, ini... " *omongan terputus*
Masamune : " Olehmu, Kojuro! "
Kojuro : " Ya wallah! Berjuang sendiri dong! " *dalam hati* " Aku menarik kata-kataku tadi.. "
Masamune : " Kamu kan pendamping manusiaku, Kojuro... "
Kojuro : *menghela napas* " Hah... " *jalan mencari Honey*
Di tengah kegiatan mereka, mereka malah bernyanyi.
Masamune : *nada naik puncak gunung* " Mana, mana, mana kudaku... Kuda bernama honey... "
Kojuro : *sambil jalan* " Mana, mana, mana kudaku.. Kuda bernama honey... "
Masamune : " Kiri, kanan... Kulihat saja... "
Kojuro : " Tapi, tak ada honey... "
Masamune and Kojuro : " Kiri, kanan... Kulihat saja... Tapi, tak ada honey... "
Wow! Suara mereka sepertinya merdu yah... Bisa masuk idol tu (?). BTS (Back To Story), Kojuro masih jalan mencari kudanya. Tiba-tiba, dia mendengar suara yang tak asing lagi di telinganya.
Kojuro : " Sore wa... Honey! " *mendekati Honey*
Honey hanya diam disana sambil menunduk lemas. Seperti kangen akan tuannya.
Kojuro : *mengelus Honey* " Ayo, kita pergi ke Masamune-sama... "
Kojuro menggiring Honey ke tempat Masamune berada. Sedangkan Masamune masih menyanyi, menunggu keberadaan kudanya yang tercinta.
Masamune : " Mana, mana, mana kudaku... Kuda bernama Honey... "
Kojuro : *mendekati Masamune* " Masamune, tuan terhormat... Coba, lihat blakangku... "
Masamune : *menoleh ke belakang* " Tosta, Kojuro? "
Tentu saja, sang kuda alias Honey mengeluarkan suara khasnya. Dia mendekati Masamune.
Masamune : " Ho... HONEY? HONEY! " *berlari ke arah Honey*
Kojuro : " Wow... Terlalu romantik... "
Masamune dan kudanya berpelukan erat. Yap, Masamune hanya bisa menitikkan air mata karena dia sangat khawatir dengan keadaan kudanya yang tercinta.
Masamune : *terharu* " Kemana saja kau? "
Kojuro : " Hei, Masamune-sama! Kuda gak bisa diajak bicara tau! "
Masamune : " Aah, jangan komen yang aneh deh... Yang penting... Kuda gue dah baleek! " *melanjutkan adegan (?)*
Kojuro : " Alah... Masamune-sama alay deh.. "
Masamune : *terharu* " Honey-kun... Aku gak akan membiarkanmu hilang lagi... "
Honey : " Hieee! " *ikut terharu (?)*
Masamune : *mengelus Honey* " You're my best horse... "
Kojuro : " Eer... Masamune-sama? Aku gak mau ganggu momen cinta ini sebenarnya... Tapi, sekarang sudah jam 8 malam. Ayo pulang... "
Honey : " Hieeeh! " *menyepak Kojuro sampai ke langit teratas*
Kojuro : " Aaah! "
Masamune : " Wow, tendanganmu sanggar juga, Honey! "
Mereka kembali melakukan momen cinta, seperti yang dikatakan Kojuro. 5 menit kemudian, Kojuro kembali ke tempat Masamune.
Kojuro : " Tadi itu sakit... Sekali, kau tahu? "
Masamune : *melepas pelukan dari kudanya* " So, let's go! Were going home! " *menaiki Honey*
Kojuro : " Ayo! " *mendampingi Masamune*
Mereka bertiga (ya iyaaalaah, tambah Honey, hayo?) Berjalan pulang dan disambut warga Oshuu dengan ramah.
FLASHBACK OFF ::
Kojuro : " Sekian. "
Masamune : *merasa tak percaya* " Masa aku segembrol itu sih? Aku agak tak percaya dengan yang kau omongkan! "
Kojuro : " Jadi, selama aku bercerita panjang bagai pidato ini, kau tak percaya? "
Masamune : " Kecuali momen kanebo tanah. "
Kojuro : " Astaga... Masamune-sama sedang abnormal ya? "
Masamune : *deathglare* " Whaat? "
Kojuro : " Nih, ada foto bukti! " *menunjukkan 4 lembar foto yang berbeda ragam*
Masamune : " Apa ini? " *melihat keempat foto tersebut* " Emang kita mau main AS? "
Kojuro : " Ya ampun... Itu membuktikan bahwa Masamune-sama adalah leader Oshu yang agak lebay... "
Masamune : *terdiam 3 detik* *baru menyadari bahwa itu fotonya* " KOJUROOOOOOOOO! " *mencetarkan petir naga*
Kojuro : " Kok saya? "
Masamune : " Hmph! " *membuang muka*
Ternyata, saat ini Yukimura dan Shingen masih teriak-teriak GaJe satu sama lain.
Kenshin : " Oke, kalian berdua. Cukup. " *menepuk tangan satu kali* " Shingen-kun, please go back. Kami masih sistem belajar disini. "
Shingen : " YUKIMURAAAA! "
Kenshin : " Woi! Jangan cuekin saya! "
Yukimura : " OOOYAKATTA SAMMAAAAA! "
Kenshin : " Shingen! Kembali ke ruang guru, kumohooon! " *geram*
Shingen : " Baik! YUUUUKIMURAAAAA! " *masih aja teriak tapi udah jalan keluar -_-*
Kenshin : " Haih... DIAM, Shingen-kun! "
Yukimura : " OYYAKATAAAA SAMMMMAAAAA! "
Kenshin : " Sepertinya saya hanya menjadi perantara yang tak mempan... " *penyet*
Shingen : *suaranya sudah pelan* " Yukimura! "
Yukimura : *suaranya mengguncang lahan* " OOO-OOOYAKATTA SAMMMMAAAAAAAAAA! "
Kenshin : " Cukup, Anak macan Sanada! " *membekukan kaki Yukimura*
Sasuke : " Ya ampun, Kenshin-sama... Yang ngomong kan mulutnya, tapi yang dibekukan malah kakinya... "
Kenshin : " Oops! " *melepaskan kutukan es dari kaki Yukimura* " Salah sihir neh.. " *mengeluarkan es untuk membekukan mulut Yukimura*
Sayangnya, itu tak mempan. Yukimura menggemakan es Kenshin dan es tersebut terpental-pental.
Yukimura : *teriak* " UWOOOOOOH! "
Kenshin : *kagum* " Wow, dia sangat sakti. "
Semua siswa malah tepuk tangan. Ini adalah kebiasaan siswa JaNime yang pertama -_-.
Kenshin : " Silence, ya all! "
Semua siswa : *hormat* " Haik! Kenshin-sama! "
Sekarang, jump to Nagamasa yang romantik! Dia dan pacarnya, alias Oichi belum dijelaskan sepanjang cerita ini. Alias, baru sekarang.
Nagamasa : *berdiri tegap* " Watashi wa Azai-kami Nagamasa! Yoroshiku wa Onegai jimasu deshou! " *hormat*
Kenshin : " Wow, suara anda tegas sekali... "
Nagamasa : " Oh! Saya punya seorang wanita disini! Sore wa Oichi des! "
Kasuga : " Wow... Dia punya pacar... "
Oichi : *malu-malu* " Do.. Domou minna... "
Kenshin : " Manis sekali... "
Nagamasa : " Kami adalah pasangan di kerajaan Azai! "
Masamune : " Orang ini tegas dan romantik yah, Kojuro... "
Kojuro : " Tadi marah-marah, sekarang malah cerita... "
Masamune : " Yah, soal tadi, gue sorry dah... "
Kojuro : *senyum* " Nah, itu baru jiwa naga! "
Masamune : *senyum* " Jadi, maksudmu aku belum pantas? " *memukul Kojuro ke atap kelas*
Kojuro terpantul dan alhasil kepalanya benjol kena ubin.
Kojuro : *jreng* " Wow... " *mengacungkan jempol*
Nagamasa : " Oichi wa mamoru dayo! Watashi wa segi! " *menggandeng tangan Oichi*
Oichi : " Nagamasa-sama... Anata wa... Boku wa... ichi deshou! "
ichi disini artinya satu, tapi kalau huruf I depannya besar, nama 'Oichi' (Contoh I : Ichi sedang tidur ; artinya Oichi sedang tidur, Contoh II : ichi, nii, san, shi! ; artinya satu, dua, tiga, empat!)
Yukimura : " UWOOOH! Seharusnya aku bawa kamera! "
Sasuke : " Alay, tuanku memang alai... "
Yukimura : " Kamera yang 128 Mega Pixel! Oh! 256 MP! 512 MP! 1024, 2048, 4096 M! "
Sasuke : " Cih... Gaya deh.. Mana ada 1024 sampai lebih dari itu? Khayal lu! " *geleng-geleng*
Motochika : " Kujamin, mereka berdua adalah pasangan yang sukses! "
Motonari : " Sukses maksudmu? "
Motochika : " Selalu bahagia! "
Motonari : " Haih... Emang kehidupan elo di Shikoku sebagai bajak laut? "
Motochika : *deathglare* " Jadi... Kau mengejekku yah? "
Motonari : *nyengir* " Nggak deh... Nggak... "
Kenshin : " Yoroshiku, Nagamasa... Oichi... Semoga selalu damai... "
Nagamasa : " Haik! Arrigatou ne! "
Semua siswa (selain Nagamasa dan Oichi) : " Cieh, Cieeeeeeh! " *bersiul*
Nagamasa : " Nani yo? Kalian jangan menjelek-jelekkan kami! " *mencetarkan serangan dengan shuriken bercahaya besar (sejak kapan Nagamasa punya shuriken? -_-)*
Toshiie : " Mereka pasangan seperti kita, Matsu-chan! "
Matsu : " Pasangan yang bahagia yah! "
Toshiie : " Kuharap aku bisa menjadi seperti dia.. "
Nagamasa : " Saya tidak akan diam jika masih menggoda! Apalagi menggoda Ichi ku yang tercinta! ICHI WA MAMORUUUU! " *berkata tegas sekali*
Oichi : *terharu* " Nagamasa... Sama! "
Semua siswa (selain Nagamasa dan Oichi) : " Woo-hoo! ASEEEEK! "
Nagamasa : " DIAAAM! "
Kenshin : " Turuti saja... "
Semua siswa akhirnya diam.
Kenshin : " Oke! Lanjut ke perkenalan aja yu! "
Akhirnya, kita akan menceritakan nasib seseorang yang telah membeku. Yap, Yoshimoto! Dia memang lelucon terus-terusan...
Kenshin : *mondar-mandir* " Anak-anak! Saya masih ada satu sandera disini! Namanya Imagawa Yoshimoto! Dia anak tak penurut... Banget! Menurut kalian, dia harus diapakan? "
Toshiie : *usul duluan* " Ahaah! Mari kita cincang jadi es dango rasa daging! "
Matsu : " Jangan, Inuchiyo sama! Dibikin jadi big es batu jus fruit mix aja! "
Yukimura : " UWWOOOO! Jadikan pajangan rahasia di museum terkenal! Kita masukkan ke tahap super-rare! "
Masamune : *berdiri tak adil* " Oi! Kamu mencuri ideku, wahai anak macan! "
Yukimura : " Apaan? Gue cuma mengucapkannya dengan benak pribadi! "
Kojuro : " Lagi-lagi tubuh peri... " *kagum*
Masamune : " Tapi, saya tak terima, mah! Saya tak suka, saya tak suka! " *menirukan cara bicara Mei-mei*
Sasuke : " Errr... Taichou, bisa tenang tidak? Ini bukan duelmu! "
Yukimura : " Diam, Sasuke! Kami jarang berdebat seperti ini, taw? "
Kojuro : " Masamune-sama... Stooooopp! "
Masamune : " Kojuro! Cukuuup! "
Kojuro : " Oke.. " *duduk diam*
Motochika : " Saya ikut aja deh... Terlalu banyak ide di benakku... "
Motonari : " Gue juga... "
Motochika : " Kamu ikut-ikut aja, Mouri! "
Motonari : " Apanya? Itu gue pikir sendiri! "
Motochika : " Halah! Jangan cari alasan begituan! "
Motonari : " Jahaaaaatt! " *mencetarkan sinar matahari*
Motochika : " Kamu memang tak tegas... Alias duo gender tenan... "
Motonari : *deathglare* " Hmph! "
Motochika : *takut* " Gomen! "
Nagamasa : " Ichi, kalau aku sih... Ingin Yoshimoto diberi kesempatan lagi! Kasihan dia tersiksa! Apalagi pernah dikejar-kejar bulldog! "
Oichi : " Iyalah, Nagamasa-sama... Memang baik deh... "
Kennyo : *kitty pupils* " Haik! Kumohon, bebaskan Yoshimoto yang sudah tak berdayaa! Dia temanku satu-satunya disini! " *memegang-megang tangan Kenshin*
Kenshin : *terdiam 5 detik* " DIAAAAM! "
Suasana mulai hening. Mengheningkan cipta, dimulai! -_- gak, gak... Maksudte, Kenshin mulai berbicara lagi...
Kenshin : " Saya putuskan bahwa... " *sengaja dibikin klimax*
Kennyo : " Bagaimaaanaaaa? "
Kenshin : " Yoshimoto Imagawa... "
Lagu seram ikut mendukung suasana tegang ini... Dereng... reng! JRENG JRENG! (apa-apaan ini? -_-)
Yukimura : " Cepat katakaaaaan! "
Kenshin : " Akaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan... " *dibikin panjang banget bro!*
Kennyo : " Ayolaah... " *mengguncangkan tangan Kenshin*
Kemudian, Masamune bersiul mengikuti nada lagu seramnya.
Kenshin : " Ekhem! That's heared enough, Date-kun! "
Masamune masih saja bersiul mengikuti lagunya.
Kojuro : " Err... Masamune-sama? "
Sasuke : " Dia benar-benar sarap! "
Masamune masiiiiih saja melakukannya.
Yukimura : " Haaaih... " *ngantuk*
Sasuke : " Sabar yach, Taichou! Dia kan gak selebai anda di rumah... "
Yukimura : " Wait a sec, whaaat? " *langsung tatapan deathglare tenan*
Sasuke : " Yare-yare... Nothing... "
Kojuro : *mulai geram" MASAMUNE-SAMAA! " *mematikan lagu seram*
Masamune : *baru berhenti setelah bersiul selama 20 detik* " Oh... Okeee... "
Kenshin : " Kesimpulannya, dia akan saya lepaskan dari kutukan! " *mencairkan es*
Yoshimoto tersadar 100%. Dia menangis haru dan memeluk Kenshin-sensei.
Yoshimoto : *memeluk Kenshin* " Oooh, Kenshin sensei! Arrigatou deshou ka? " *sambil menitikkan air mata umi (?)*
Kenshin : *terkejut* " Cukup! Jangan berlagak! Kau tadi sangat keterlaluan, tuan... Imagawa... "
Yoshimoto : " Teehee-hee... " *garuk-garuk sikut* " Gomen nasaiyo! "
Kennyo : *terharu* " YOSHIMOTOOOOO! Oh My Buddy! " *memeluk Yoshimoto erat kayak megang balon*
Yoshimoto : " Berpelukaaaaan! "
Kojuro : " Klan Imagawa sangat aneh... "
Masamune : " Teletubbies yang kekurangan anggota neh... "
Kojuro : " Teletubbies... Teletubbies... Berpelukaaaaan! "
Masamune : *menunjuk Kojuro* " Besok lu ciptakan KennyoMotoBIES! "
Kojuro : *nyanyi sekali lagi* " KennyoMotoBIES, KennyoMotoBIES... Berpelukaaaan! "
Masamune : " Suara lu emang... Cucook! " *meniru gaya Tyson Lynch*
Kenshin : " Jadi, jangan panggil bu lagi! Kalau tidak... " *mengarahkan pedang* " Kuhajar! Kucekik! Dan kukomakan! KAU! "
Toshiie : " Terus dititikkan yah? "
Matsu : " Maksud elo, Inuchiyo-sama? "
Toshiie : " Ya gitu kan, Matsu-chaan? Namanya kan tanda-tanda. Selanjut-lanjutnya akan Dipetik, dikurung, diplus, diminus, digaris miring, dibintang, dipagar, diunderscoth, dipersen, di... " *omongan terputus*
Kenshin : " Gak gitu juga kalek! "
Toshiie : " Habis... "
Kenshin : " Ingat itu, Imagawa-kun! "
Yoshimoto : *hormat* " Haik, Kenshin-sama! "
Keiji : " Miss! "
Kenshin : *mata tajam* *membekukan bagian badan Keiji* " Awas kau! "
Keiji : *tubuhnya kaku-kaku* " Haik! "
Kenshin : " Karena kita sudah kenal semua... "
Motochika : " Tunggu! "
Kenshin : " Apaan? Chosokabe-kun? Masalah duo gender sebelah? "
Motochika : " Bukaaan... Tapi, tolong jelaskan secara detail dan jujur! Hobi dan kecengan anda! " *cih...*
Motonari : " Pertanyaanmu itu bisa ditunda, Chosokabe! "
Motochika : " Asal kau tahu yah, sapa tau si raja beku ini memiliki pasangan yang cantik bahana! "
Motonari : " Apa kau bilang? Aku tahu? Kamu tempe dong! "
Motochika : " Ih, gak nyantol se looh! "
Kenshin : " Jadi begitu ya... Saya punya pengawal setia, yang itu loh... " *menunjuk Kasuga*
Kasuga : *blush* " Apaan sih, Kenshin-sama? "
Motochika : " Woalah! Cantik yah... " *dalam hati* " Bohong! Bohong! Dia itu lebay dan kekanak-kanakkan... "
Yukimura : " Tapi kadang tegas, kadang lebay tuh! Liat aja! Tadi gue dihajar bolak balik... "
Motochika : *geleng-geleng* " Kasihan nasibmu, pak Sanada... "
Kenshin : " Terus, hobi saya itu melihat semacam perdamaian dan melakukan 'Bishomon'... "
Motochika : " Bis homon? Bis nya lagi punya homon? Aneh tu... Harusnya kan hormon? Oh! Jadinya bis punya hormon dong? Malah tambah aneh, ya... "
Kenshin : *teriak* " BISHOMON! "
Motochika : " Oh. Bi Shomon, jadinya Lebah Shomon... "
Kenshin : " Asta najim... B-I-S-H-O-M-O-N! Ngerti? "
Motochika : " BeIEsHaOEmOEn? Bahasa apa lagi itu? "
Kenshin : *geleng-geleng* " Sudah... Mending nanti di rumah cari tuh, bishomon itu apa. Ntar lu paham! "
Motochika : " Wokeh! " *hormat* " Ntar gue bakal summon mbah google! "
Kenshin : " Terserahmu deh... " *berdehem* " Nah, setelah acara perkenalan selesai... Udah kenal semua kan yah? "
Suasana kelas menjadi, Krik... Krik... Jangkrik...
Kenshin : " Kok sepi sih? Berarti sudah kenal semua kah? " *mulai agak kesal*
Suasana kelas tetap saja bunyinya krik-krik... Nanti lama lama krok-krok... Terus, badan pada merah bekas kerokan! Hurrraah!
Kenshin : " WOOOOI! "
Nah, saat ini semua siswa malah tepuk tangan hip-hip hura meriah.
Kenshin : *dalam hati* " Siswa siswi disini kalau menurutku 75% terkena penyakit sarap-sarapan. "
Kenshin menepuk tangannya satu kali, pertanda menyuruh siswa-siswinya untuk diam.
Kenshin : " Kita langsung saja menyusun... " *omongan terputus*
Yukimura : " PUZZLE! "
Sasuke : " Diam lu, dasar anak macan... "
Yukimura : " Napa, Sasuke dono? Kagak boleh? "
Sasuke : " Bukannya gitu sih, takedo, kurangi cerewetmu sedikit... "
Yukimura : *teriak* " UWOOOH! KURANGI CERE-WEEEEEET! " *memutar-mutar tombak*
Sasuke : *dalam hati* " S-A-R-A-P... SARAP... Benar-benar sarap tuanku ini... "
Kenshin : " Jadi, kita akan menyusun... " *lagi-lagi...*
Motonari : " Tempat duduk baru! "
Motochika : *deathglare* " Hei, apa maksud anda, Mouri kun? "
Motonari : " Gue Bosen 'n sebel duduk sama elo! "
Motochika : " Kalo gitu napa ngambil bangku disini? LOL loh! " *tertawa*
Motonari : " Sialan itu... "
Motochika : " Oh! Si Alan Budi Kusuma? Pemain bulu tangkis Indo?! Ooh la la... " *mengangguk-ngangguk*
Motonari : *dalam hati* " Baka daane... "
Kenshin : " STRUKTUR KELAS! "
Masamune : " Wow... Struktur kelas... "
Kenshin : " Nanti bakalan ada ketua, wakil, sekretaris I, sekretaris II, serta bendahara. Biarkan saya yang memilih para calonnya, ociih? "
Semua siswa : " Panda, Jeje, Kinal, Ociih... J, J, J... Wasshoi! " *nyanyi lagu JKT48-Wasshoi J (versi lama)*
Kenshin : *dalam hati* " Senengannya siswa-siswi disini tepuk tangan disaat yang tak tepat dan memutus obrolan... "
Nagamasa : " Eer... Ichi, menurut kamu siapa saja calonnya? "
Oichi : " Menurut Ichi... Nagamasa-sama adalah salah satunya... "
Nagamasa : " Ekh? Nani? Demo... "
Oichi : " Nagamasa-sama pasti bisa! " *tersenyum polos, polosnya seperti kain perca (?)*
Nagamasa : *tertegun atas senyuman Oichi* " Oh, haik! Watashi wa... Ganbatte masta! "
Kojuro : " Masamune-sama! Anda mungkin saja menjadi ketua disini! "
Masamune : " Itu tak akan mungkin, Kojuro... Lagipula, kalau jadi ketua, lama-lama aku bisa banyak ubannya... Lalu, keriput... Lalu, kepikunan... Dan bla, bla, bla! "
Kojuro : " Ya elah, itu sih, ketuaan! "
Masamune : " Whatever you say, I stay! "
Kojuro : " Oh, begitu... " *ngangguk-ngangguk*
Masamune : " Jadi, jangan motong kata-kata tuanmu! "
Kojuro : " Oh, begitu... "
Masamune : " Karena, tuanmu ini adalah leader Oshuu! "
Kojuro : " Oh, begitu... " *responnya sama melulu!*
Masamune : " You see?! " *mengacungkan jempol*
Kojuro : " Oh, begitu... " *loh, lagi?*
Masamune : " Oi, Kojuro? " *mendekatkan muka ke Kojuro*
Kojuro : " Oh, begitu... " *dia mulai sarap -_-*
Masamune : *menutup hidung* " Nafasmu bau naga tenanan, Kojuro! " *mengibaskan tangan*
Kojuro : " Oh, begitu... " *OMG X_X*
Masamune : " Makanya, sikat gigimu sesudah makan dan sebelum tidur, Kojuro! Kamu jijik buangetz! "
Kojuro : " Oh, begitu... " *?*
Masamune : " KOJURO-KUUN? " *geram*
Kojuro : " Oh, begitu... " *STOP, Kojuro! Kalau tidak, tuanmu akan...*
Masamune : *menampar Kojuro* " Serius dikit doong! "
Kojuro : *baru insaf* " Ouch! "
Nouhime : " Tenkai, kalau menurutmu calonnya sapa aja? "
Tenkai : " Hmmm... Menurut penelitian mendasar by Tenkai... " *omongan terputus*
Nouhime : *menembak pundak Tenkai* " Hei! Gak usah pakai nama elu kalek! Stylish loh! "
Tenkai : " Gomen nasai... "
Nouhime : *membuang muka* " Hmph! "
Tenkai : " Tapi kalau menurutku, kamu adalah salah satunya, Nouhime-chan. "
Nouhime : *blush* " Son-Sonna... "
Tenkai : " Terus ya... Yang ngaku sebagai naga bermata satu tadi, terus shinobi yang disebelahnya anak papi, sama yang tadi punya istri pemalu itu... "
Nouhime : " Maksudmu si Masamune, Sasuke and Nagamasa? "
Tenkai : " Haik. "
Kennyo : *pamer otot* " Lihat ni otot bruce lee ala gue! Pantas kagak jadi bendahara? "
Yoshimoto : " Pantas sih... Tapi akan lebih pantas jika menjadi benda haram... "
Kennyo : *muka heran* " Whaaaat? "
Yoshimoto : *dalam hati* " Dia takkan menjadi siapapun di kelas ini... "
Kenshin : " Kalau begitu, saya ucapkan nama-nama calonnya! "
Semua siswa dibuat dag-dig-dug oleh guru galak ini. Yoshimoto aja sampai menirukan gaya blink.
Yoshimoto : " Dag-Dig-Dug hatiku... "
Kenshin : *berdehem* " Imagawa-kun? "
Yoshimoto : " Oh. Oke. "
Kenshin : " Jadi calonnya adalah Masamune, Nagamasa, Sasuke, Nouhime dan Kennyo. "
Nouhime : " Ternyata omonganmu tepat, Tenkai-kun! Kukira hanya omongan belaka... "
Tenkai : " Ya iyalah... Masa ya iya dong... Duren aja dibelah, bukan dibedong! "
Nouhime : *nyanyi* " Kubukan superstar! Kaya dan terkenal... Kubukan saudagar yang punya banyak kapal... Kubukan bangsawan, kubukan priai... Kuhanyalah orang yang ingin dicintai... "
Tenkai : *ikut nyanyi* " Kamu bukan superrr... Kamu bukan setarrr... " *insaf* " Eh, tunggu sebentar! Ini bukan membahas Project Pop! " *menyabit Nouhime*
Nouhime : " Kamu duluan yang mulai... " *menembakkan peluru bazooka*
Tenkai : " O iya, yah! " *gosong*
Nagamasa : " Aku... Salah satu calonnya? "
Oichi : " Haik... Ganbatte kurasai! " *tepuk tangan sambil senyum*
Nagamasa : *lagi lagi tertegun* " Arrigatou... "
Oichi : " Ne, ne! " *tertawa kecil*
Kojuro : " Tuh kan! Masamune-sama! "
Masamune : " Wow... "
Kojuro : " Aku berharap kau akan menjadi ketua, Masamune-sama! Pimpinlah JaNime HS sama dengan kau memimpin klan Oshuu! "
Masamune : " Haik! "
Sebenarnya pelayannya itu Kojuro atau Masamune ya? Kadang-kadang kok jawabannya Masamune?
Yukimura : " Sasuke! Kau mengambil jabatanku! "
Sasuke : " Loh, kok menyalahkan saya? "
Yukimura : " Saya ingin menjadi salah satu calonnya! UWOOOOH! "
Kenshin : " Sayangnya, kamu adalah anak macan yang lebay... "
Yukimura : " Apaaa? Tapi saya adalah anak dari OYAKATA-SAMA! "
Kenshin : " Apa kaitannya dasar? "
Yukimura : " PLIIIIIS! "
Kenshin : " Can you please quiet? Or you will freeze? "
Yukimura : " Rrrrgh... "
Kenshin : " Sekarang, sumbangkan vote kalian untuk para calon, mulai dari Keiji! "
Keiji : " Saya memilih Date Masamune! "
Kenshin : " Terus, lanjut ke Kasuga... "
Kasuga : " Saya memilih Nouhime! "
Kenshin : " Next... "
Fuuma menunjukkan tulisan bahwa ia memilih 'Sarutobi Sasuke'
Kenshin : " Loh, mana suaranya yah? " *udh tulalit...*
Fuuma melemparkan kertas tulisannya ke arah Kenshin. Kenshin mengambil kertas tersebut. Dia lupa kalau anak kesayangannya ini tak mau bicara...
Kenshin : " Oya, ya... Saya lupa... " *melet*
Fuuma mukanya sewot. Kasuga coba menenangkan Fuuma.
Kasuga : " Aakh... Jangan marah dong! Kenshin-sama di Echigo memang begitu kok... "
Fuuma tersenyum lagi. Kemudian, Nagamasa dan Oichi marah, mereka dilewati.
Nagamasa : " Woi! Kok deretan ini dilupakan? "
Kenshin : *memukul jidat* " Ya ampun... Tolong jangan dicontoh gurumu yang rodo' stress iki... "
Nagamasa : " Ok! Kalau begitu saya memilih Date Masamune! "
Oichi : " Ichi memilih Azai Nagamasa... "
Kenshin : " Kalau begitu siapa berikutnya? Daripada nanti saya dibilang Mr. Tulalit resmi? "
Masamune : " Saya. "
Kenshin : " Oke, monggo suara pemilunya, nak! "
Masamune : " Azai Nagamasa! "
Kojuro : " Date Masamune! "
Sasuke : " Date Masamune! "
Yukimura : " Sarutobi Sasuke! "
Toshiie : " Azai Nagamasa! "
Matsu : " Date Masamune! "
Motonari : " Sarutobi Sasuke! "
Motochika : " Date Masamune! "
Yoshimoto : " Azai Nagamasa! "
Kennyo : " Nouhime! "
Tenkai : " Nouhime! "
Nouhime : " Azai Nagamasa! "
Kennyo : " Perasaan nama gue gak disebut... "
Yoshimoto : *ketawa* " Makanya! Elu memang hanya calon belaka! "
Kennyo : " Kamu sebagai temanku malah meledek seperti itu! "
Kenshin : " Berarti, total suaranya... Date Masamune ada 6 suara, Azai Nagamasa 5 suara, Nouhime 3 suara, Sasuke 3 suara juga, Kennyo 0 suara. " *wow...*
Masamune : *terkejut* " Wow... Suaraku terbanyak bung! " *menepuk tangan satu kali*
Kojuro : " Selamat, Masamune-sama! " *hormat*
Oichi : " Nagamasa-sama padahal bentar lagi jadi ketua loh... " *menahan tangis*
Nagamasa : " Aah... Gak papa, Ichi! " *memeluk Oichi*
Nouhime : " Tak kusangka, yang nge-vote aku 3 orang! Sama kayak si nobi itu! " *si nobi (shinobi)*
Tenkai : " Berarti kamu bakal jadi sekretaris, Nouhime-chan! "
Nouhime : " Oya? "
Yukimura : " KATTTA SAMAAAAAAA! "
Nouhime : " Bukan itu! " *menembak peluru pistol ke arah Yukimura*
Yukimura : " Aku tercekek! "
Nouhime : " Harusnya tertembak... "
Kenshin : " Cukup celotehnya! Berdasar hasil voting... Masamune menjadi ketua, Nagamasa menjadi wakil, Nouhime sekretaris I, Sasuke sekretaris II, Kennyo bendahara. "
Masamune : " Wow... " *merasa terhormat*
Kojuro : " Sekali lagi, selamat! "
Semua siswa melakukan kebiasaannya, yaitu... Tepuk tangan! Yey!
Kenshin : " Kalau begitu... Mulai hari ini, struktur kelas telah diresmikan! "
Yukimura : " Tapi... Saya mau jugaa! "
Masamune : " Waduh, apa-apaan ini! Anak macan lemah minta jabatan... "
Yukimura : " Biarin! "
Kenshin : " Tapi, kamu gak pantas, tuan... Kamu itu alay, lebay, jablay, jijay... Ay ay! Serba itu dah! Plus cengeng! "
Yukimura : " Kumohon! Aku mau jabatan apa saja deh! "
Nagamasa : " Kalau begitu... Biar saya yang mundur! "
Semua siswa terkejut. Whaat? Kok bisa? Ya iya lah, masa' orang ganteng dan tegas kayak Nagamasa malah mau turun jabatan?
Masamune : " T-T-Tapi... Nagamasa-kun... "
Nagamasa : " Sudah, aku tak pantas jadi wakil disini... "
Oichi : " Tapi kenapa... Nagamasa-sama... Harus mundur? "
Nagamasa : " Rela berkorban... Sudah tugasku, Ichi... "
Yukimura : " Tu kan! Ternyata memang seharusnya tadi gue bawa kamera! Banyak momen yang bisa diabadikan! "
Sasuke : " Sekarang bukan saatnya bicara seperti itu, Taichou. "
Yukimura : " Tetap saja itu penting! "
Nagamasa : " Ichi... Melindungimu saja aku belum bisa melakukan total protect... Apalagi kelas ini! "
Oichi : *tertegun* " Ukh... Tapi, Nagamasa-sama sudah melakukan banyak hal untuk Ichi... "
Nagamasa : " Ichi... Aku tahu... Tapi.. "
Kenshin : " Wow, kelas ini romantik juga. "
Nagamasa : " Aku... Memang belum pantas, Ichi! "
Oichi : *terharu* " Nagamasa... Sama! " *memeluk Nagamasa*
Siswa lainnya : " CIEEEEEEEEEH! " *kebiasaan neh, kebiasaan -_-*
Kenshin : " Jadi... Kau benar-benar bersedia, Nagamasa-kun? "
Nagamasa : *hormat* " Haik! "
Kenshin : " Kalau begitu, tak ada pilihan lain... Untuk memberi kesempatan Yukimura sebagai wakil... "
Yukimura : *tepuk tangan* " Arrigatou, Kenshin-sensei! " *hormat* *sujud*
Nagamasa : " Aku memang senang melihat hal seperti ini... "
Tapi, tiba-tiba... Tubuhnya lemas! Dia kayak habis happily shock (?)
Oichi : *memeluk Nagamasa* " Nagamasa-sama! Tosta? "
Nagamasa : *senyum* " Aku gak papa kok, Ichi... "
Oichi : " Nagamasa-sama! Jangan tinggalkan aku satu detik pun! "
Nagamasa : " Ichi... Memangnya kakakmu ini mau meninggal? Gak lah yau! Aku hanya... " *Dia pingsan!*
Oichi : *terkejut* " Hiks! Matte kurasai! Jangan mati di hadapan Ichi! " *menangisi Nagamasa*
Kenshin : " Cukup dramanya! "
Oichi : " De-demo... "
Kenshin : " Nanti aja, dilanjutin. Dia kan cuma pingsan! "
Oichi : " Sungguh? "
Kenshin : " Ya iyalah! Masa' redsun? "
Oichi : " Kalau begitu... " *berbisik* " Istirahat yang tenang, Nagamasa-sama! " *mengelus kening Nagamasa*
Semua siswa (selain Nagamasa & Oichi) : " Wow! " *lagi lagi, mereka kagum GaJe*
Matsu : " Pasangan Oichi dan Nagamasa akan menjadi TTWW bareng pasangan kita, ya kan, inuchiyo-sama? "
Toshiie : " Yap. " *mengangguk*
Kenshin : " Baik. Kalian sekarang tinggal nunggu waktu istirahat. "
Masamune : " Berarti, ini free? "
Yukimura : *geleng-geleng sarkastik* " Ya iyalah, anak naga! Kamu itu memang tak mengerti kalimatnya, bro! "
Masamune : *deathglare* " What did you say? "
Yukimura : " Berarti anak naga telinganya gak peka! "
Masamune : *teriak* " WHAAAAAT?! "
Yukimura : " Wek! " *melet*
Masamune : " Dasar kau! " *mencetarkan petir (maunya sih...) ke Yukimura*
Tapi, yang kena malah Motochika yang kebetulan mau ke tempat Keiji.
Motochika : *kesetrum* " Aaaargh! Siapa yang menyetrumku? "
Masamune : *kaget* " Owh... "
Motochika : *menoleh ke Masamune* " Sanggar bro! " *membakar (maunya sih...) ke Masamune*
Masamune : *teriak-teriak* " Loooh! Maaf, gue gak sengaja! " *padahal dah teriak bagus, tapi...*
Sayangnya, api itu mengenai Kojuro yang kebetulan berdiri.
Kojuro : *gaya marshall law* " Wataw! Mau apa lu? " *mengeluarkan cahaya petir*
Motochika : " Walah! Tadi yang duluan Masamune-mu itu! "
Kojuro : " Gue gak percaya sama bahasa sampah bajak lautmu itu! "
Kenshin : " Yah... Terserah dah, mau apa, asal jangan yang aneh-aneh ataupun yang alay. " *meninggalkan kelas diam-diam*
Maunya sih, Kojuro ngenain Motochika. Tapi... Motochika menunduk dan alhasil mengenai Toshiie! Walah... -_-
Toshiie : *teriak* " Woi! Apa-apaan lu, Kojuro? "
Kojuro : *nunjuk Motochika* " Tu loh! Chosokabe yang mulai duluan! Dia membakar bajuku! Lihat? " *memperlihatkan bagian bajunya yang sudah sejak awal warnanya hitam*
Toshiie : *fall* " Situmu kan memang dah item.. "
Kojuro : *teriak* " Tapi tambah item! "
Toshiie : " Ga ada istilah tambah item kaleek! "
Kojuro : " Tapi pokoknya, Motochika yang duluan! "
Motochika : " Engga! Masamune yang duluan! Dia menyetrumku! "
Masamune : " Tadi itu mau kukenakan Yukimura! Tapi malah kebablas! "
Toshiie : " Dah! Gue gak peduli! " *melempar daging ayam yang sudah busuk*
Motochika & Masamune & Kojuro : " NOOOOO... " *teriak slow motion*
Mereka bertiga menghindar dengan sukses. Alhasil, daging ayam busuk ini mengenai jendela tepi kelas, yang deket Masamune.
Yukimura : " Wow... Kacanya pecah... "
Sasuke : *terdiam 3 detik* " Kok bisa? "
Motochika : " Aku tahu... KITA HARUS PANGGIL KENSHIN-SENSEI! "
Masamune : " Loh, napa? "
Motochika sudah lari ke tempat Sensei Kenshin berada.
Kojuro : " Motochika cepet banget ilangnya... "
Masamune : *sudah di depan pintu kelas* " WOI! Tunggu, Motochika-kun! " *lari*
Kojuro : *terdiam 5 detik* *lompat dari jendela ke luar* " Hoop! Inilah gaya atletik terkenal Italino! " *astaga naga belaga...*
Motochika dan Masamune terkejut dan kesal disaat yang bersamaan saat melihat Kojuro.
Motochika : " Sungguh... "
Masamune : " Itu... "
Motochika & Masamune : *berbisik* " Tak tepat untuk dilakukan saat ini... "
Kojuro : *narsis* " Bagaimana gerakan atletik ala... Italino Kojurolino? "
Masamune : *menonjok Kojuro* " Nama macam apa itu? "
Kojuro : " Oh iya, lupa. Masamune-sama kan juga ganti nama jadi Masalino? "
Masamune : *double punch on Kojuro* " Jangan membuat namaku menjadi sangat aneh! "
Kojuro : " Motochika jadi Motochilino? "
Motochika & Masamune : *2x triple punch* " What, KATAKURA KUUUN? "
Kojuro : " Hmph! Liat aja yah! Besok gue tunjukkin gaya atletik koreaseyo! " *gaya hormat Korea*
Masamune : *dalam hati* " Apa lagi itu... "
Motochika : *dalam hati* " Babunya Masamune mulai agak gila... "
Tiba-tiba, Kenshin mendatangi mereka bertiga.
Kenshin : " Waduh... The three musketeer yah? "
Kojuro : " Bukan! Kami adalah atlet Italino! Kojurolino, Masalino, Motochilino! " *(?)*
Motochika : " Lu bisa diam kagak? " *smack-down*
Masamune : " Gini loh, Kenshin-sensei... Kacanya dipecahin Toshiie-kun... "
Motochika : " Tu loh! Dengerin! "
Kojuro : " Bukannya yang duluan ngeluarin petir elu, Masamune-sama? "
Masamune : " Kan ke Yukimura... Bukan ke kaca.. "
Kenshin : " Ok, that's enough! Jadi, intinya apa yang tadi terjadi? "
Masamune : " Monggo Motochika! Kamukan korban pertamanya! "
Kojuro : " Korban? Korban tabrak lari? Atau oh! Aku tahu! Korban letusan gunung Fuji! O, hampir aja lupa soal korban tsunami 2004! "
Masamune : " Diam... Mulai sembrono lu... "
Kojuro : " Oke... "
Motochika : " Jadi... Pertama Yukimura sama Masamune debat mulut tu... Terus, Masamune mau ngenain petir ke dia, tapi malah kena saya bu... "
Masamune : " Yah, itu karena meleset. "
Kenshin : " Lantas? "
Kojuro : " Terus, Chosokabe-kun mau bales, tapi kena saya... "
Masamune : " Nah, habis itu dia balas dan malah kena Toshiie. "
Kojuro : " Akhirnya, Toshiie melempar daging ayam busuk ke jendela dan kami berhasil menunjukkan atraksi Italino... "
Motochika : " Cukup soal italino! Nanti malah italinu lagi... Lagipula kenapa kami dilibatkan? "
Kojuro : " Karena kau telah mengubah namamu menjadi Motochilino... "
Motochika : " Hei! Apa maksudmu, bodoh? "
Kojuro : " Itu berarti kau resmi menjadi member atlet! "
Motochika : " DIAAAAM! " *menampar Kojuro kesekian kalinya*
Masamune : *berbisik* " Motochika... Hati-hati, sikapnya mulai aneh... "
Motochika : *balas bisik* " Very dipahami, Dokuganryuu! "
Kenshin : " Kalau begitu namanya balas-balasan dong.. "
Masamune : " Lalu, jendelanya bagaimana, Kenshin-sama? "
Kenshin : " Biarin dah... Soal jendela, bisa diurus petugas. "
Masamune : " Ya sudah. Arrigatou, Kenshin-sensei! Saya balik dulu... "
Kenshin : " Napa balik? Ntar lagi kan istirahat.. "
Motochika : " Iya? Disinikan sejuk... "
Kojuro : " Oh, saya tau! Masamune-sama mau mencoba gaya atletik Italino! Atau mungkin... Dia bisa melakukan atletik Spanyol... Oh! Chanyeol! Oh! Sanyeol! Oh... " *omongan terpetus*
Masamune : " Diam! "
Kenshin : " Kojuro... Kamu lagi sarap kah? "
Masamune : " Sudah sarap kayak orang judi yang di setooh! "
Motochika : " Kalau gitu, lo berdua aja yang balik... "
Masamune : " Napa, Motochika? "
Motochika : " Gue mau menikmati udara disini! "
Masamune : " Ya udah... Ayo, Kojuro! Dasar Koruptor, Judi-judian, bakayaRo! "
Kojuro : " What? "
Masamune : " Ayy... Yooo... " *menarik tangan Kojuro*
Kojuro : " Akkh... Masamune-sama mau ngajak olahraga? "
Masamune : " Sudah, ikut! Susah banget sih... "
Kojuro : " Berat tubuh gue jangan anggap remeh! "
Mereka berdua sudah di kelas. Sedangkan, Motochika menikmati udara sambil bicara sama Kenshin-sensei.
Motochika : " Ano... Kenshin-sensei? "
Kenshin : " Huh? "
Motochika : " Menurut sensei Motonari itu bisa berubah jadi gentlemen gak? "
Kenshin : " Motonari? Mouri-kun itu? "
Motochika : " Yap. Gue kadang... "
Kenshin : " Kadang? " *kepo*
Motochika : " Err... Gue terkadang ngrasa dia bukannya jadi gentlemen! Tapi jadi gentlewomen... "
Kenshin : *tertawa kecil* " Sungguh? "
Motochika : " Ya iyalah! Kenshin-sensei kan sudah tau kelakuannya... Dan mungkin, Kenshin-sensei ingin menjadikannya... "
Kenshin : *menampar Motochika* " Apaan sih? Mana sudi gua? Hmph! "
Motochika : *benjol* " Argh... "
Kenshin : " Oya, menurut gue, dia kagak bisa... "
Motochika : " Ooh.. Begitu... "
Kenshin : " Sama kayak alasanmu, Chosokabe... Kelakuannya... "
Motochika : *terdiam 3 detik* " Begitu ya, Kenshin-sensei? "
Kenshin : " Ya iyalah! Masa' begini? "
Motochika : " Hahah... " *menghirup udara* " Ah.. Udaranya seger banget! Sudah lama gak menghirup udara seenak ini... "
Kenshin : " Kok gitu? "
Motochika : " Soalnya, di kapal anak buahku pada gak mandi... Jadi bau udaranya! "
Kenshin : " Ya ampun... Memalukan sekali anak buahmu itu... "
Motochika : " Apalagi anak buahku yang namanya Orochika (ngasal ajah namanya). Dia itu, Kenshin-sensei, sering pake parfum yang namanya jengkol. "
Kenshin : " Parfum jengkol? Keren... Biasanya, si Kanetsugu bakal beli parfum jengkol.. Apalagi parfum -piip- " *-piip- disensor demi kebaikan*
Motochika : *melebarkan muka* " Iya? Wow... Aku terpukau! Selain itu, kalau di kapal, dia suka teriak 'Aniki! Aniki! Aniki! ' Dia kuat teriak sampai sehari penuh! Jelas banget berisik! "
Kenshin : " LOL... Kasihan lu, udara keganggu, terus telinga juga keganggu... Tinggal di Echigo dong! "
Motochika : " Echigo? Jalan terus tuh? "
Kenshin : " Hahah! Ya gak lah! Maksudmu? "
Motochika : " Namanya aja Echigo... "
Kenshin : " Bukan getooh... Echigo itu udaranya sejuk... Bahkan lebih sejuk dibanding udara disini. Selain itu, dijamin, cuma ada suara kicauan burung disana. "
Motochika : " Hmmm... "
Kenshin : " Dan yang paling banyak... Kutilang! "
Motochika : " Enak... "
Kenshin : " Minggat dong! "
Motochika : " Nah, masalahnya, kalau gue ninggalin Shikoku, bisa-bisa si sialan Mouri mengambilnya dan daerahnya menjadi sangat luas! "
Kenshin : " Owh, begitu. Gak enak dong! "
Motochika : " Lagian, di laut juga enak... "
Kenshin : " Apa? Kamu bisa bernafas di dasar laut? Gila! "
Motochika : " Ih! Maksudnya, di atas laut lah! Naik kapal jelajah samudra! Kereen! " *mengacungkan jempol*
Kenshin : " Ingat! Carikan harta atlantis untukku! "
Motochika : " Wokeh... "
Kenshin : " Kalau begitu, bagus! "
Motochika : " Saya kan bajak laut, Kenshin-sensei, heheh! "
Kenshin : " Mentang-mentang bajak laut jangan pamer otot! Benjolan aja sering... "
Kemudian, bel istirahat berbunyi! Pada act selanjutnya, kita akan membahas break time seseorang...
Continued at Act 9!
