Maaf, tapi si author kepikiran mau bikin Behind the Scenes nya -_- Jadi, sekarang adalah Pre Act 12 dulu, Gomen Nasai...
Pre Act 12 : Teaser day 2 and Behind the Scenes
Sekali lagi gomen nasai... (JANGAN MOTONG ADEGAAAN! *ditonjok)
Akhirnya, syuting Act 11 selesai. Kali ini, Author juga berbicara looh :)
Author : " Atari! Minna Atari! " *tepuk tangan*
Masamune : " Ya iyalah... Aku kan, leader terkeren di seluruh dunia... " *cieh...*
Yukimura : *teriak* " UWOOOOH! Habis ini akan ada TOUR OYAKATA SAMAAAAA! "
Author : " Baiklah, Sanada. Hari penikmatanmu datang sekarang. Tapi setelah itu, author akan menyiksamu hidup hidup... " *nyengir*
Yoshimoto : " Ano... Thor, Thor, besok aku berhalangan syuting! Gimana dong... "
Author : " WHAAAT? Baru masuk hari kedua sudah berhalangan? " *sweatdrop*
Yoshimoto : " Tapi malamnya, aku bisa kok! " *senyum kilatan ala Maito Gai*
Author : " Oooh... Saya punya ide! Besok kamu gak usah masuk sekolah ya... "
Yoshimoto : *bersorak* " Yippie yippie yaaay! " *goyang inul* " Yippie! "
Author : " Tapi malamnya kau harus syuting lagi... Hohoho! "
Motochika : " Bukannya sekolah cuma pagi hari ya, Thor? "
Author : *ngamuk* " WOOOOI, Jangan panggil gue THOR! Panggil gue DISSA! " *ngos-ngosan*
Kennyo : *mengejek* " Aku... THOR! Aku berotot besar dan terkuat! "
Author : *mengambil pedang milik Masamune* *menghajar otot Kennyo* " JANGAN MELEDEK! "
Motochika : " Jadi, pertanyaan gue kagak dijawab, neeh? " *puppy eyes*
Author : " Oh! Maafin gue, Motochika! Tadi itu, gue cuma mengingatkan bahwa lu gak boleh manggil gue Thor! "
Motochika : " Ya sudah. Sekarang jawab pertanyaan gue dong! "
Author : " Ne, ne... Ochi suite kurasai... Karena, besok akan ada pesta! " *goyang GJ*
Motonari : " Sayang sekali, gue tak tertarik! "
Author : " Ayolah, Mouri... Kalau gak ada lu, ga ada juga trending topic JaNime! "
Motonari : " Tapi, tetap saja gue tak tertarik... " *membuang muka*
Author : " Kamu pengen duel sama Chosokabe itu, kan? " *tanya sarkastik*
Motonari terdiam sejenak. Ternyata, dia terpancing dengan ucapan sang Author!
Motonari : *teriak* " Gue pengen membalas Chosokabe! Sedendam dendam gue! "
Author : " Tapi ada syaratnya... Lu harus buktikan kepada seluruhnya, bahwa kau adalah calon himiko idol! " *tertawa*
Motonari : *fell down* " Ternyata syarat dari anda terlalu menyiksa... "
Tiba-tiba, datanglah sosok tak dikenal (?). Dia mendobrak pintu syuting kami. Tibanya, dia adalah... Murid baru di JaNime HS besok! Namanya...
Ieyasu : " Author Dissa! Besok gue jadi mubar kan? " *tersenyum eksis*
Kojuro : " Apa itu MuBar? Jangan jangan... Nama chocolate bar baru tuuh... "
Author and Ieyasu : " Maksudte murid baru, cak Kontooong... "
Kojuro : *geram* " Gue bukan Kontong, gue Kojuro! "
Author : " Habis, sok pinter elu kayak Cak Lontong! "
Kojuro : " Hiks... Aku kan bukan makanan... " *pura-pura nangis*
Author : " Tuuh kan, keluar lagi... "
Ieyasu : " Ya sudah! Kalau begitu, saya akan berusaha sebaik mungkin dalam bidang ini! " *membara*
Author : " Bagus, bagus! Besok, kamu harus datang puaaaaaaaa... " *panjang banget a nya*
Ieyasu : *hormat* " Haik! "
Author : " Aaaaaaaaa... " *masih memanjangkan*
Ieyasu : " Ano... Dissa? " *mencoba untuk menyadarkan Author*
Author : *masih* " Aaaaaaa... "
Kemudian, ada bor yang menusuk punggungku! Di saat itulah, a ku terhenti.
Author : *menjerit* " Ouch! Jangan gitu sama authormu yang baik ini! "
Bor itu... Yang menusuknya adalah Honda Tadakatsu! Robot kesayangan Ieyasu sendiri.
Author : *mundur perlahan* " Oke... Ok... Gue bawa peace! Maksudku tadi, kau harus datang pagi banget! Siap? "
Ieyasu : *hormat* " Haik! "
Tiba-tiba, suara cetaran pistol mengarah ke sudut tembok. Tentu saja, dia adalah...
Nobunaga : " Wooi! Kapan gue jadi pemeran JaNime HS! Gue mau menunjukkan... Betapa indahnya neraka dari raja iblis keenam! " *tertawa sendiri*
Nouhime : " Haik, Nobunaga-sama! Lagian, napa gue disekolahkan sih, Author Dissa? Gue kan, istri punyaan Nobunaga satu-satunya! "
Author : " Ceritanya, lu adalah siswa yang gak lulus-lulus... Akhirnya lu disekolahin deh... " *dengan PD*
Nouhime dan Nobunaga langsung saja mencetarkan tembakan pistol ke arahku. Woosh~~ Author langsung kena penyakit gosong peluru.
Nobunaga : " Rasakan itu! " *tertawa evil*
Author : *mohon ampun* " Maafin gue, Nobunaga! Tapi, di minggu berikutnya lu bakal jadi, kok! "
Nobunaga : " KELAMAAAAAN! "
Author : " Biar nanti ada dum durudum nya! "
Nouhime : " Tapi, gue gak mau sama orang ini! " *menunjuk Tenkai*
Tenkai : *sedang tertawa sendiri* " Buaaahahak! Wuaaakakakakkakk! "
Nouhime : *mencetarkan granat* " Senteng lo! "
Tenkai : " Gomen... Tapi, sakit itu enak! "
Author : " Diam lu, Tenkai! Besok, Nouhime juga ngeluarin racun meledak loh! Terus, besok perutmu bakal bolong! Darah bakal muncrat! "
Nouhime : " Tumben lu pintar, Dissa... "
Author : " Ini bukan tumben, tapi gue sudah pintar sejak jaman dilahirkan... "
Sasuke : *tiba-tiba datang* " Haiyaah... Jangan sok gaya deh, Thor Dissa! Pinter juga para shinobi, terutama milik Takeda! "
Kasuga : *ikut campur* " Jangan sok juga, Sasuke! Pinteran para Echigo! "
Sasuke : *teriak* " TAKEDA! "
Kasuga : *teriak* " ECHIGO! "
Sasuke : " Pokoknya yang paling pintar itu... TAKEDA! TAK pernah EDAn! "
Kasuga : " Pinteran ECHIGO! ECH, Ini paling nge-GO! "
Sasuke dan Kasuga bertatap deathglare satu sama lain, sedangkan si author hanya terdiam.
Fuuma menulis : 'Kalian itu, cukup! Semua manusia kepintarannya sama!'
Author : *kagum* " Aah, Fuuma... You are my helper! "
Fuuma langsung saja menamparku dengan sadis. Sampai-sampai, pipi tembem kesayanganku ini menjadi merah.
Author : " Ikh, sakit kaleek! "
Tiba-tiba, Sorin dan Yoshitsugu datang.
Sorin : " Katanya, besok aku ikut pesta ya? "
Author : " Yap! King, Queen, Kepsek, anak Kepsek, seluruh guru dan seluruh siswa! "
Yoshitsugu : " Memangnya pesta apaan sih, thor, gue penasaran... "
Author : *muka panci panas* " JANGAN THOR! GUE DISSA! "
Yoshitsugu : " Tapi kan, kamu author pembuat cerita ini, jadi dipanggil thor no problem? "
Author : *muka air mendidih* " TETAP SAJA! "
Duuar... Peluru ditembakkan ke sudut tembok. Orang gendut dengan meriam itu adalah...
Xavi : " Jadi, bolehkah saya nyanyi sepanjang pestanya? " *tertawa*
Author : " Waktunya dibagi la yaw... Ada makan, nari, kembang api, petak umpet, duel, nyanyi... Bla, bla, bla... Bla, bla, bla... "
Xavi : " YEEEY! Yang penting ada NYA-NYI! " *tarik napas dalam-dalam* " Ai no Uta! XAAAA... VIIIII! "
Author : *tutup hidung* " Napasmu bau, pak... "
Nagamasa : " Hmmm... Kalau begitu, besok yang di show break time nya siapa? "
Author : " Oh, soal break time yang di show adalah... Ieyasu, Masamune dan para shinobi... "
Nagamasa : " Gue kapan? "
Author : " Entahlah... Saya belum punya waktu untuk menaruhnya! "
Nagamasa langsung speechless. Oichi memeluk Nagamasa dan menyuruhnya untuk sabar.
Oichi : " Ochi suite, Nagamasa-sama... "
Nagamasa : *mengangguk* " Haik! Ichi! "
Author : " Romantik #1 dimulai... " *memainkan biola*
Oichi dan Nagamasa : " DIAAAAM DISSAAAA! " *mengombinasi cahaya dan tangan kegelapan jadi satu*
Author : *kesetrum campur kesedot* " Sugimasu, Oichi, Nagamasa... "
Keiji : " Besok, gue cetarkan pestanya dengan gitar! "
Author : " Boleh, boleh... Asal jangan gitar mainan... "
Keiji : " Ngapain gitar mainan? Emang mainan kamu, Thor? "
Author : *geram* " Lagi-lagi... " *ngambil pistol Nobunaga* " GUE DISSA! BUKAN THOR! "
Keiji : " Yaah... Gue kagak tau... " *rambutnya acak abis*
Nobunaga : *tatap deathglare* " Perasaan lu belum ngomong pinjem ama gue... "
Author : *ketakutan* " Haik! Pin-pinjam! Nobunaga-sama... " *nyengir*
Nobunaga : *merebut pistol* " Telaat! Dasar Dissa tak bermutualisasional! " *apaan tu?*
Author : *panik* " Maapin gue deeh... Gue kagak sengaja tau, Nobu-sama? "
Ctar! Author langsung gosong segosong kebakar gerhana matahari.
Nouhime : " By the way, boleh meriaman kagak, Dissa? "
Author : " Owh, tentu saja! " *gak tau*
Nouhime : " Kalau gitu, semuanya minggir! " *nyiapin granat 10 pack, dijatuhin dari ketinggian 1 meter*
Author : " Ekh... Apa yang kau lakukan... "
Nouhime : " Katanya boleh meriaman? "
Author : *panik* " Tapi, bukan sekarang! Maksud gue, buat di pesta nanti! Kalau sekarang, ruang syuting kita akan... "
BOOOOM! Ruangan meledak begitu saja...
Author : *batuk* " Ya elah... Gimana syuting kita? Ruangannya aja ancur! "
Nouhime : " Hahahaaa! Gue gak jadi siswa lagi! Gue akan bikin drama : Nouhinaga love! "
Nobunaga : " We are one, Nouhime-san... "
Author : " CUKUUUP! Meski begitu, syuting akan tetap jalaaaan! "
Toshiie : " Tapi dimana lagi, Dissa? "
Matsu : " Kamera aja bobrol semua, gimana rekam camera 'n action nya? "
Author : *sweatdrop* " Ini semua karena Nouhime! Lu harus ganti! "
Nouhime : *nyiapin kimono* " Tapi, gue ganti baju dimana, Dissa? "
Author : *geram* " Maksud gue... BAYAR! Gedung ini mahal looh! 1.000.000 yen! "
Nouhime : " Haaiyaaah~~ Ngapain dipeduliin... "
Author : " JAHAT LUUU... JAHAAAAAT... "
Ieyasu : " Hmmm... " *berpikir*
Yukimura : " Yah... Gak ada TOUR OYAKATA-SAMA! " *menahan tangis*
Masamune : " Tapi gue seneng juga... Gue gak akan ikut sama tuanmu yang katak katakan itu! " *senyum evil*
Sasuke : " Aha! Setuju, Masamune! "
Masamune dan Sasuke langsung ketawa evil. Tenkai malah ketawa sendiri kayak biasa (namanya orang gila bin sinting)
Yukimura : " Masamune-dono kok begitu? Sasuke-dono... Juga? "
Masamune : " Ya iyalah... Tuanmu kan, over spirit! Alias terrrr laaaaa luuuu... "
Lagi-lagi, Masamune dan Sasuke tertawa evil. Kali ini, Nobunaga mengikutinya juga. Author dan Yukimura hanya bisa menunggu keajaiban yang datang setelah ini...
Yukimura and Author : " Semuanya jahat... "
Motochika : " Kalian ini! Cari tempat syuting lain aja dong... "
Author : " Tapi, emang lu tau dimana? "
Motochika : " Tanya sama... " *matanya melirik ke Ieyasu*
Ieyasu : " Kok gue? "
Yukimura : " Ieyasu-dono! Kami mohon... "
Author : " Kalau tidak, cerita ini gak bakal lancar! Forever! Dan lu gak bisa ikutan! "
Ieyasu : *berpikir sejenak* " Baiklah! Kalian bisa syuting di rumahku! "
Author : *mata penuh cahaya* " Bener nih? "
Ieyasu : " Tentu saja mas broo... "
Author : *tatap deathglare* " Gue perempuan, Ieyasu... Perempuan... "
Ieyasu : " Oh, maksud gue mbak bro. " *nyengir*
Author : " Kamera? Kamera? "
Ieyasu : " Tadakatsuuuuu! " *memanggil keras*
Tadakatsu mengeluarkan 3 kamera roll. Ternyata, klan Tokugawa jago di bidang ini!
Ieyasu : " It's all rolling, action! " *pamer*
Motochika : " Lu memang bisa diandalkan, Ieyasu! "
Ieyasu : " Tee-heeh... "
Author : " Arrigatou! Ieyasu! "
Yukimura : " Dengan begini, syuting bakal jalan lagi! Dan akan ada... OYAKATA-SAMAAAA! "
Masamune : " Shit! "
Motonari : " Gue pasti jadi korban lagi... "
Author : " Minna! Siapkan properti dan dialog kalian! Kita akan beraksi di act berikutnya! "
Nouhime : " Nobunaga... Kita pisah lagi... "
Nobunaga : " Iya, Nouhime sayaank... " *menahan tangis*
Author : " IKKU ZO! " *jalan ke tempat Ieyasu*
Sesampai di tempat Ieyasu~
Ieyasu : " Naah... Welcome! " *hormat*
Kennyo : *teriak* " GOLDEEEEEN! "
Ieyasu : *menampar Kennyo* " Ini kuning, mas! Kuning! "
Kennyo : " Sama aja! "
Kasuga : *kagum* " Ruangan Ieyasu-dono... Bagus juga! "
Author : " Hah! Gue punya ide! "
Kasuga : " Apa itu? "
Author : " Besok, lu bakal jadi... Yang pertama kali bertemu Ieyasu di sekolah! "
Kasuga : " Whaaaat? " *teriak GJ* " Oh My Gooood! Serius? "
Author : " Serius. Nah, lu terima kagak? "
Kasuga : *mengguncang tubuh Author* " Tentu saja gue mau, Dissa! Gue mau! "
Author : " Bagus! "
Motonari : " Kenapa tak ada yang hijau disini? "
Motochika : *memnberi Motonari cabe hijau* " Nih, Mouri! Hijau! "
Motonari : " Aku gak minta, wahai Chosokabe! "
Motochika : " Lagian ngapain lu nyari hijau? Jangan jangan... Jatuh cinta ama tumbuhan! " *bersiul*
Motonari : " Sial... NGAPAIN GUE CINTA AMA TUMBUHAN! "
Motochika : " Habis... "
Author : " Nah, Minna! Ayo mulai syuting! "
Yoshimoto : " Siapa duluan yang syuting? "
Author : *dengan tegas* " Motochika, Yoshimoto, Kojuro, di lapangan, LINE UP AND TAKE ACTION! Cepat! "
Motochika : " Oh iya. Sandal gue kan? "
Author : " Tumben lu inget... Biasanya perlu bantuan gue... "
Motochika : " Jangan sombong deh. Gue kan anak mandiri! "
Masamune : " Semua orang sejak 7 tahun sudah mandiri! Mandi sendiri! "
Motochika : " Bukan itu maksudnya! Maksud gue, melakukan hal dengan pribadi! "
Kojuro : *nyolot* " Wow... Tubuh peri yang ketiga kalinya... "
Motochika : " Maksud gue... GUE GAK PERLU BANTUAN WONG LIYA! "
Ieyasu : " Hiks! Motochika bukan makhluk sosial... "
Motochika : *geram* " LUPAKAAN! MBOH BILANG APA LAGI! Dissa, cepet nyalakan kameranya, dan syuting sekaraaang! "
Author : " Ok! Camera... Rolling, Action! "
Nah, sekian behind the scenes sementara. Ntar, bagaimana real actionnya?
Continued to REAL Act 12!
