~~Behind The Scenes~~


Kameramen : " Camera... Roll and action! "

Author : *kedepan kamera* " Ohayo! Sudah pasti saat syuting ada Behind The Scenes! Kami sempat merekam beberapa kesalahan yang dialami! " *menjentikkan jari*

Muncul tulisan 'Behind The Scenes' di sebuah kertas kosong. Kemudian, BTS dimunculkan satu persatu.


1. Motochika lupa script

Yoshimoto : " Hahah... Sabar, Motochika... " *menepuk pundak Motochika*

Kojuro : " Paling Masamune-sama masih main getah di taman... Terus lupa ama sandal kamu! "

Motochika : " Ya elaah... Itu gak lucu, Kojuro! Masalah besarnya, ini sudah bel masak! Ovennya dah bunyi, eh... " *nutup mulut*

Yoshimoto : " Yang bener bel masuk, Motochika! " *tertawa*

Motochika : *nyengir* " Salah gue... "

Kojuro : " Jangan samain dengan cooking class! "

Author : " Hadaah... ULAAANG! Kita gak sedang masaaak! "


2. Kojuro kepeleset #1

Kojuro : " Maaf ya, Chosokabe... Aku gak bisa lama-lama disini. Gue masuk dengan lari... " *langsung bablas* " GAYA ATLETIK BRAZILI... " *kesenggol batu* *jatuh ke bawah* " Akh! Sakit! "

Yoshimoto : " Woops! Kojuro kepeleset! "

Yukimura : *dari jauh* " UWOOOOH! KAMERA! " *ngambil kamera* *memfoto Kojuro yang jatuh* " NICE PHOTO! "

Yoshimoto : " Ya elah, Yukimura... Napa difoto segala sih? "

Author : " ULAAAAANG! Dan Yuki! Nanti aku minta fotonya! "

Yukimura : " Eekh? Haik! Wakatten gozaru! " *hendak ke warnet buat nge-print foto 2 lembar*

Author : " Bukan sekaraaang! Maksud gue entaraaan! " *nyeret Yukimura ke studio*

Kojuro : " Jadi, kapan kameranya nge-roll? "

Author : *stress* " SE-KA-RAAANG! " *bentak kameramen*


3. Kojuro kepeleset #2

Kojuro : " Maaf ya, Chosokabe... Aku gak bisa lama-lama disini. Gue masuk dengan lari... " *langsung bablas* " GAYA ATLETIK BRAZILI... " *nginjak tali sepatunya* " Woops... " *gulung-gulung kayak roda* " LOST CONTROOOL! " *gelundung ke depan kelas*

Nagamasa : *udah siap-siap* " Gue hanya nunggu disini sampe... " *kaget ngeliat Kojuro* " Hah? Apa-apaan itu? "

Kojuro : " NAGAMASA-SAAAN! AWAAAAAS! " *mendekati Nagamasa*

Nagamasa : " WAAAAAAH! " *gak sempat menghindar*

Nagamasa keikut Kojuro jadi roda. Kojuro dan Nagamasa makin gelundung-gelundung masuk kelas. Disana, ada Keiji lagi!

Keiji : " Lalala... Aku mau kelu... " *melihat Kojuro dan Nagamasa* " Loh? Roda merek baru? " *kagum*

Kojuro : " KEIJII! AWAAAS! Jangan terkagum-kagum dong! "

Nagamasa : " GUE UDAH JADI KORBANNYA TAUUK! " *makin gelundung*

Keiji : *kaget* " 3... 2... 1... " *keikut Kojuro dan Nagamasa deh X_X*

Mereka bertiga gelundung-gelundung... Dan akhirnya, mereka terjeduk tembok pojok kelas.

Keiji : *menjerit* " Ouch! Kalian hati-hati dong! "

Nagamasa : " Kamu disuruh menghindar gak mau, dasar pemalas! "

Kojuro : " Sorry... Ini salah gue... "

Author : " KALIAN INIII! ULAAAANG! " *menghentakkan kaki kanan dengan keras*

Kojuro : " Ha-Haik! Author Dissa! " *lari cepat ke taman bergetah*


4. Kojuro dan Author #1

Kojuro : " Looh? Masamune-sama kemana yah? "

Author : *ngelantur* " Masamune-sama lagi ke sisi-Nya... "

Kojuro : *nampar Author pelan* " AUTHOR NGELANTUUR! "

Author : " Loh? Kepelanan, Kojuro! Yang agak sadis dong! "

Kojuro : " Tapi kasihan Author... Nanti Author gak cantik lagi.. "

Nagamasa : " Cieee... Kojuro fall in love with Author! "

Author : " Kamu kok ngerti gue sih... " *geleng-geleng* " Tunggu! Harusnya kau tega sama aku! ULAAANG! "


5. Kojuro dan Author #2

Kojuro : " Looh? Masamune-sama kemana yah? "

Author : *ngelantur* " Masamune-sama lagi ke sisi-Nya... "

Kojuro : *nampar Author lebih sadis dengan besar 16x lipat* " AUTHOR NGELANTUUR! "

Author : " KYAAAH! "

Kameramen : " CUUUT! " *menghentikan rekam*

Kojuro : " Loh? Kok di cut? Tadi itu udah cukup sadis, kan? "

Kameramen : " Katanya Masamune-sama, lu harus lempar Author ke langit ke-7! Kan lebih sadis? "

Kojuro : " Apaaa? Tapi kasihan Author-nya dong! Gimana balek nya, coba? "

Kameramen : " Namanya aja kiasan, Kojuro! Masa segitu panik, sih? "

Kojuro : *nahan nangis* " Author... Maafkan aku ya... "

Author : " Kamu kok ngerti gue sih... "

Kojuro : " Manusia kan harus saling paham! Itu empati! "

Kameramen : " Cukup romantikanya! ULAAANG! " *nyalain kamera*


6. Kojuro dan Author #3

Kojuro : " Looh? Masamune-sama kemana yah? "

Author : *ngelantur* " Masamune-sama lagi ke sisi-Nya... " *Kojuro langsung melempar Author ke langit ke-7* *Kamera langsung nyorot langit*

Kojuro : *Kamera dengan cepat kembali nyorot depan kelas* " Hiks... Kasihan Author... "

Kameramen : " CUUUT! Harusnya lu gak usah ngasihanin Author! "

Kojuro : " Tapi napa? Kasihan kan? Masa' Author selalu tersiksa? "

Kameramen : " Kamu kayaknya cinta banget sama Author... ULAAAANG! "


7. Shingen menjatuhkan Masamune

Shingen : *teriak* " OHAYO GOZAIMASUUUU! MINNAAAA! " *goyang kanan dan kiri* " Piye kabare sekalian? " *saat goyang kanan lagi, Masamune terjatuh*

Masamune : " AAAKH! " *jatuh* " My bones... "

Author : " CUUUUT! Shingen-san, sudah kubilang, kan? Gak usah pake goyang! "

Shingen : " Kapan bilangnya? "

Author : " Pas tadi kita di... " *kepalanya pecah sebelah* " ARRRGH! AKU BISA STROKE! "

Shingen : " Kalau gitu, stroke aja! "

Author : *keluar asap* " Cukup sudah! ULANG ADEGANNYAAAA! "


8. Author nyanyi

Author : " Kamu ternyata jahaat! Kita putus! "

Nagamasa : " Ya elah, sejak kapan lu kujadikan pacar kesayangan gue? Pacar gue kan, Ichi. "

Oichi : " Tentu saja, Nagamasa-sama... " *senyum*

Author : *fall* *nyanyi lagu J-Rocks - Fallin In Love* " I am fallin in love... I'm fallin in love with you! "

Kameramen : " CUUUT! "

Author : " Apa lagi siiiih? "

Kameramen : " Bukannya liriknya jadi I am fallin in dark? "

Author : " Oh, iya! Lupa, lupa! "

Kameramen : " Lagian suara kamu fals! Benerin sedikit! Harus ada sedikit seraknya! "

Author : " Emang napa? Suara gue ya... Suara gue dong! "

Kameramen : *muak* " Terserah! Yang penting jangan fals amet! Sekarang, ulang adegan! "


9. Go Mouri! Go Mouri!

Motonari : " Go! Mouri Motonari! "

Shingen : " Gue cuma minta panggilan kok... "

Motonari : " Owh... Saya biasa dipanggil Motonari, Shingen-sensei! "

Kojuro : *datang-datang pake pom-pom hijau, baju cheerleader dan nyorak-nyorak GJ* " Go Mouri! Go Mouri! Go! Go! Go! Go! "

Author : " CUUUT! Maksudnya Motonari itu.. Dia kelima! Bukan Go! Go! Versi cheerleader itu! "

Sasuke : *ikut gila, tapi pom-pom nya warna hitam* " Go Mouri! Go Mouri! Go! Go! Go! Go! "

Author : " Bisa kuhajar ni... "

Motonari : " Sialaaaan! " *mengangkat Kojuro dan Sasuke lalu dilempar satu-satu keluar kelas*

Author : " Hmph! Lanjuut! "

Yoshimoto : " Entar ya, Thor Dissa! Kojuro ama Sasuke aja belum balik, masa' lanjut? "

Author : " Tuuh, baleek... " *nunjuk Kojuro dan Sasuke yang kembali dengan posisi lemas*

Yoshimoto : " Kasihannya... Padahal itu baju baru beli... "

Author : " LANJUT! "


10. Yukimura bersin

Yukimura : " OYAKATA-SAMA! SAYA YANG KEDELAPAAAAN! HAAAAAAAA... " *nutup hidung* " ... SHIIIIIIIIIW! "

Author : " Ya allah... CUT! Bukan hachi nya bersin! Tapi HACHI! " *nunjukkin 8 jari* " DE-LA-PAAN! "

Yukimura : " Pan, pan, delapan! " *nunjuk 8 jari*

Author : " Iya, yang itu! " *jeduk-jeduk kepala ke tembok* " Udah! Lanjuut! "


11. Papan jebol

Shingen : " Haah... CUKUP! Murid seperti dia akan segera kuhukum! Gak akan kuampuni! " *memukul papan tulis* " Dia harus dijatuhi hukuman beraat karena pergi tanpa izin! " *mukul papan lagi* " Awas saja dia! " *mukul papan lagi, dan akhirnya papan jebol*

Author : " Apa lagi ini? SHINGEN-SAAAN! Jangan bikin papan jebol! Aku sudah beli properti capek capek dan kau merusaknya! "

Shingen : " Katanya mukul papan... "

Author : *teriak* " GAK SAMPE JEBOL JUGAA! "

Shingen : *nutup kuping* " Ya deh... Gue gantiin! "

Author : " Lagian mukul papannya gak sampe 3 dalam naskah! " *nunjuk isi naskah* " Lihat? Cuma mukul satu kali! " *buang muka* " Kalau gitu... Bayar 99.999 yen! Tanpa dipotong pajak! "

Shingen : " Hah? Mahalnya! Udah nanti mandi getah, lu suruh bayar semahal itu? "

Author : " Gak ngurus! Gantiin! "

Shingen : " Kyaaa... "

Author : " Papan tadi padahal udah very very very and very best quality! Baru kali ini ada yang bisa njebolin papan seperti itu! "

Shingen : *ngasih 99.999 yen* " Nah! Beli papannya cepet! "

Author : " Tunggu 10 menit! "


12. Meditasi Kojuro #1

Kojuro : " Hoop! ichi... nii... san... shi... " *malah gerakan kungfu*

Author : *stress* " CUUUT! KOJUROO! Harusnya lu gerak kayak gini! " *duduk sila lalu bermeditasi layak ahlinya*

Kojuro : " Oowh... Jadi itu yang namanya meditasi ya? "

Author : " Ya Tuhan... Kau belum tahu meditasi? "

Kojuro : " Tahu! Tapi cuma tahu tulisan dan cara bacanya! "

Author : " Itu kagak tau namanya... ULAANG! "


13. Meditasi Kojuro #2

Kojuro : " Hoop! ichi, nii, san, shi, go, roku... " *gerakannya dah bener, tapi itungnya kecepetan*

Author : *gubrak* " CUUUT! Gerakanmu dah bagus, tapi napa itungan nya jadi cepet kayak chipmunk sih? "

Kojuro : " Ya gimana lagi, Thor Dissa? "

Author : " Lu harus hitung tenang kayak yang pertama tadi! Ngerti gak? "

Kojuro : " Oowh... Ngerti! Ngerti! "

Author : " Ntar, pas hitungan kelima, lu lambaikan tanganmu! "

Kojuro : " Oke! Oke! " *ngangguk paham*

Author : " Ya udah, ULAAANG! "


14. Meditasi Kojuro #3

Kojuro : " Hoop! ichi... nii... san... shi... " *dah bener! :D*

Masamune : " MOTOCHIKAAAA! " *teriak*

Yoshimoto : " Dimana kamu? " *teriak*

Yukimura : *heran* " Hah? Masamune-dono wa... Imagawa-dono? Mau ngapain yah? Kenapa teriakin nama Motochika disini? "

Kojuro : *melambai tangan bagai menyapa orang dari jauh* " go... roku... nana... hachi... "

Author : *makin gubrak* " KOOOO... JUUUU... ROOOOO! " *bikin handsign ke kameramen biar cut adegan*

Kojuro : " Hadoooeh, apa lagi sih Thor Dissa? Kan wis bener? Lambaikan tangan? "

Author : " Lambaikan tangan bukan yang itu! Tapi yang ini loh! " *melambai sikut dan lengan tangan ke samping dengan tenang* " Bukan yang biasa kamu pake buat nyapa orang! "

Yoshimoto : " Gimana sih? Adegan dari tadi di cut, cut dan cut! Kapan selesainya? "

Author : " Habis, Kojuro gak ngerti meditasi! "

Kojuro : " Owalah! Yang itu... " *coba niruin Author* " Makanya kalo ngomong jelas dikit! "

Author : *melihat Kojuro yang udah bener* " Nah, dari tadi gitu doong! "

Kojuro : " Iya, ya! Sugimasu! "

Author : " Kameramen... SOROT ULAAANG! "

Masamune : " Lama-lama suara Author abis juga tuh... " *kembali ke posisi bareng Yoshimoto*


15. Keran air

Kameramen : *rekam sambil baca narasi* " Matsu dan Toshiie datang-datang sambil mengulur selang air. "

Matsu : *niru suara sirene* " Nii-noo-nii-noo... "

Toshiie : " Pertolongan pertama! Kami dataang! "

Yukimura : " Toshiie! Matsu! Hayaku gozaru! "

Kameramen : *baca narasi* " Toshiie dan Matsu mengangguk satu sama lain, lalu dengan cepat menyiramkan air ke arah kaki Sasuke yang hampir gosong sepatunya... "

Sasuke : " Loh? Mana airnya? " *coba niup api*

Author : *mukul jidat* " CUUUT! KEIJIIII! Kamu itu gimana, sih? "

Keiji : *mendatangi Author* " Aku kan, gak ngapa-ngapain? "

Author : " LIAT DI NASKAAAH! " *nunjuk naskah dengan sadis* " Lu yang nyalain kerannya! Narasi udah capek-capek dibacakan, kamu malah mainan! "

Keiji : " Lu gak nyuruh gue ke tempat syuting gitu, gimana gue tau? "

Author : " Haah! Kukira kau datang dengan sendirinya! Kamu ancen -tiiit-! " *disensor demi kebaikan*

Keiji : " Hiiks! Author masa' manggil aku -tiiit-! " *nahan nangis*

Author : " Oh! Maafin gue! Suwer, maafin gue! "

Keiji : " Suwer? "

Author : " Iye, iye, suweer! Sekarang, cepet ke tempat elu! Dan ulang adegannya! "


16. Kejeduk

Kameramen : " Masamune dan Yoshimoto lari komat-kamit di depan ranjang, sampai-sampai kameramen bingung nyorotnya. "

Masamune : " Panik, panik, panik! "

Yoshimoto : " Takut, takut, takut! "

Kemudian, Masamune dan Yoshimoto malah kejeduk satu sama lain.

Masamune : " Kyaah! " *tangannya sakit parah*

Yoshimoto : " Hati-hati dong, Masamune! "

Author : *lari ke UKS* " CUUUUT! OMG! Kenapa pake adegan kejeduk? "

Masamune & Yoshimoto : *menunjuk satu sama lain* " DIA YANG JEDUKIN GUE! "

Author : *mukul jidat* " Sudah! Lari lagi, cepet! Tapi jangan kejeduk! "

Motochika : *membuka mata dari 'adegan' pingsan* " Haaah... Haah.. Watashi wa... Doku? "

Author : " Motochika! Sekarang lagi di cut! Kamu jangan bagus-bagusin adegan! "

Motochika : " Loh? Napa di-cut? Katanya gue bangun... "

Author : " Tuuh... " *nunjuk Masamune dan Yoshimoto yang VS deathglare-an*

Masamune : " Pokoknya kamu yang jedukin gue! " *meraung kayak singa*

Yoshimoto : " Bukan! Tapi kamu! " *mengonggong kayak anjing*

Motochika : " Ya ampun... Kejeduk sampai segitunya kalo nuduh... "

Author : " Motochika! Coba tenangkan mereka! "

Motochika : *mendatangi Masamune dan Yoshimoto persis di tengah* " Kalian berdua! Tenang dong! "

Masamune : *langsung kalem* " Oke, Motochika! Kami turuti perintahmu! "

Yoshimoto : *kalem* " Bener, bener! "

Author : " Looh... Kok kalau sama Motochika pada nurut ya? Padahal dia bajak laut! Gue sambal bajak! " *sama aja -_-* " Oke! LANJUUT! "


17. Matematika Yoshimoto

Yoshimoto : *5 detik* " Sudah? Sudah? Sudah? Sudah? Sudah? Sudah? Sudah? Sudah? Sudah? Sudah? "

Motochika : *teriak* BELOM! BELOM! BELOM! BELOM! BELOM! BELOM! BELOM! BELOOOM! BELOM! APA SEMUA ITU SUDAH MENJAWAB PERTANYAANMU? " *ngos-ngosan*

Yoshimoto : *menghitung* " Kau baru menjawab sembilan puluh dari seratus pertanyaan sudah atau belom... "

Author : " Heh? What? CUUUUT! Yoshimoto! Nilai matematikamu berapa? "

Yoshimoto : " Nilai matematika? Sudah lupa! Saking mat ku kakean bro! "

Author : *nunjuk 3 jari* " Ini berapa? "

Yoshimoto : " Tiga puluh! "

Author : *gubrak* " Ya ampun! INI SAN! TIIII... GAAAAA! "

Yoshimoto : " Puluh! Jadinya tiga puluh! "

Author : " Yoshimoto! Pokoknya ikut naskah! Dasar gak pengalaman matematika! "

Yoshimoto : " Tapi... Di sekolah kan biasanya nilai dapet 9 sama dengan sembilan puluh! Jadi 3 sama dengan tiga puluh, kan? "

Author : *tambah gubrak* " Itu sistem sekolah! Kalau disini bedaaa! Lagian tadi kamu kok bisa bener, Yon? "

Yoshimoto : " Itu kepokso! "

Author : " Hadooo... Berarti sekarang harus kamu paksa juga! Pokoke ikut naskaaaah! Cepet, kembali ke posisi masing-masing! ULAAAANG! "


18. Naskah menjadi kenyataan

Shingen : " Oke! Lantas apa masalahnya? "

Motochika : " Masalahnya? Nanti kalau tak segera diberi nasgor seafood... Perut saya akan digigit lambung harimau, terus nanti dia malah merengek ke saya karna tak diberi alias kesakitan! Saya kan malah harus menjadi kayak ibunya, sensei! Terus, nanti dia menguruskan diri dan menjadikan bajak laut ini tak gagah dan tak berotot lagi... " *lalu perutnya bunyi kruuk~* " Looh... Perutku bunyi beneren nih! Makanya aku harus makan! "

Author : " Ya ampun... Dia terlalu menghayati! Tapi, CUUUUT! "

Motochika : " Loh, napa? Kan bener? "

Author : " Kamu kan, pura-pura! Jangan lapar sekarang doong! "

Motochika : " Tapi tadi pagi, gue memang cuman makan tofu 2 buah! Dan minum air putih seperempat gelas! "

Author : " Hiiks... Kasihan... Kalau gitu, makan dulu sana! Author udah nyiapin seafood kesukaanmu disitu! "

Motochika : *ngebut ke meja makan* " Thank you, my Author! You are sooo... Kind! "

Author : " Cepet makan! Ntar baleek dan ulang adegaan! "


19. Behind the Sakura tree

Oichi : *melihat bunga sakura* " Hana... Mereka tumbuh dengan indah... "

Kameramen : " Helai-helai bunga sakura mulai berjatuhan. Oichi mengambil salah satu dari helai-helai tersebut. "

Oichi : *nunggu 5 detik gak jatuh-jatuh* " Looh? Mana? Kok gak jatuh? "

Author : *geram* " CUUUUUUUUUUUUUUUTT! "

Author pergi ke atas panggung. Ada seseorang yang harusnya meniup helainya pergi. Sebenarnya gak pantes disebut seseorang sih, tapi gimana lagi? (Maksud? Ntar deeh! -")

Author : " HOI, KAMUUU! TIUP HELAINYA DONG! MALAH BOBO'! "

Dan yang harusnya meniup helainya adalah...

Author : " GOROMARUUUUUUU! BANGUUUUN! "

Ya! Sudah kubilang tak pantas disebut seseorang, karena yang meniupnya adalah Goromaru! Beruang punyaan Matsu. Beruang itu tidak bangun juga. Terpaksa, Matsu diseret Author biar beruangnya diurusin.

Author : *nyeret* " Matsu! Liat tuh, beruangmu! "

Matsu : " Hmmm... Bangun, Goromaru! "

Kalau ada Matsu, ternyata Goromaru cepet bangunnya! Author langsung banting tubuh.

Matsu : *kaget* " Author Dissa? Tosta no? "

Author : " Gue memang gak bergunaaa... "

Matsu : " Jangan depresi berat, Thor Dissa! Kamu masih berguna kok! "

Author : " Sungguh? " *mata penuh harap*

Matsu : " Ne! Cepet ke panggung! Biar aku yang bikin helai sakuranya turun! "

Author : " Tapi ntar kamu gak keliatan di panggung, dong? "

Matsu : " Ya elah! Nanti kan, yang disorot cuma Oichi! Nanti, gue cepet-cepet turun, tenang aja! Lagian, peranku di kamar mandi gak banyak! "

Author : " Oke! " *turun ke panggung* " MINNA! BACK TO POSITION! Kita ulang adegannya! "


20. Author dilupakan

Yukimura : " UWOOOH! LET'S GO, OYAKATA-SAMA! " *jalan dengan tuannya*

Shingen : *menggandeng Yukimura* " Cha and Cha, Yukimuraaaa! " *-_-*

Sasuke : *dalam hati* " Apa-apaan itu? Kenapa mereka berdua semakin gila saja, yah? Ah, lupakan! "

Kameramen : " Mereka semua berjalan ke perpustakaan... "

Beberapa detik kemudian...

Author : *bangun* " Tunggu dulu! Kok gue dilupakan sih? CUT! "

Kameramen : " Terus, kamu bangun dan jalan sempoyong kayak zombie? "

Author : " Maksud gue... Ada yang bantu gue kek! Dibangunin ato digendong ke perpus kek! "

Yukimura : " Ya sudah! Siapa yang rela gendong Author? "

Author : " Soal itu gak perlu ditanyakan lagi! " *menjentikkan jari* " Nagamasa-san! "

Nagamasa : *datang-datang langsung mampus gitu deh* " Hah? Kok gue yang harus gendong Author? "

Author : " Plis! Kamu kan yang tadi bilang, kalau manusia tak saling bermusuhan! "

Nagamasa : " Tapi kalau sama Author sih ogah aja gue! "

Author : " Ingat! Gue direkturnya disini! Jadi terserah gue bagaimana naskahnya! " *tertawa*

Nagamasa : *hanyut* " Ya udah... Gue turutin dengan posisi kepepet! "

Oichi : " Sabar ya, Nagamasa-sama! "

Nagamasa : *senyum* " Gomen, Ichi! Aku harus membuatmu agak cemburu karena dia! "

Oichi : " Ne, Ichi wa daijoubu... "

Author : " Ya udah! Kembali ke script! Kameramen! Ubah dikit script nya! "


21. Fuuma jatuh

Kameramen : " Sekarang, Fuuma sedang duduk di bangku perpustakaan tersebut, dia membaca buku yang berjudul 'Legend of Hanzo Hattori'. Tiba-tiba, Kasuga menghampirinya. "

Kasuga : *menepuk pundak Fuuma dengan sangat keras* " Ciao, Fuuma! "

Fuuma langsung kaget gak karuan. Harusnya dia berakting layak naskah, dia malah terguncang-guncang. Lalu, Fuuma bersama dengan kursi yang ia duduki jatuh ke belakang. Mungkin gara-gara kekerasan ya, pukulannya? :D

Kasuga : *panik* " Fuuma? Daijoubu deska? "

Fuuma kejang-kejang tangan dan kakinya. Mulutnya mangap.

Author : " YA AMPUN! CUT LAGIIII! "

Kasuga : " Tuh kan, Fuuma! Gara-gara kamu, kita harus ngulang adegan! "

Fuuma bangun dengan lemas, memperbaiki kursi dan duduk di atas kursi itu. Lalu...

Fuuma menulis : 'Gimana gue gak kaget coba? Elu tepukannya terlalu keras! Kan, kata Author cukup plek! Kamu CRAAACK!'

Kasuga : " Ya, gomen nasai... " *tertunduk lemas*

Tiba-tiba, bahu Fuuma kayak agak patah. Fuuma memegang-megang bahunya, dan dipijati secara perlahan.

Kasuga : " Hah? Fuuma? Kenapa pundakmu? "

Author : *nunjuk Kasuga sadis* " Gara-gara kamu tuh! Bahunya kecekluk! Bantu! "

Kasuga : *panik* " Ne! " *memijatkan bahu Fuuma perlahan* " Daijoubu deska? "

Fuuma hanya terdiam. Dia tak dapat mengungkapkan apa perasaannya sekarang.

Author : " Kayaknya Fuuma tenang banget... Jangan-jangan... " *matanya bersinar-sinar*

Fuuma langsung head shot kepala sang Author.

Kasuga : " Heheh... Udah baikan, ya? " *berhenti*

Fuuma mengangguk. Lalu, dia mendorong Author keluar dari panggung.

Kasuga : " WOOOOOOOOOOOOW... " *kagum*

Author : " KYAAAH! Tega banget! Ya udah, ulang adegan, cepet! "


22. Gangnam style dan Harlem shake (ini yang paling konyol dibanding semua BTS!)

Sasuke : " Oppa Gangnam Style! " *gaya PSY*

Yukimura : *mendiamkan Sasuke* " Survey, Sasuke! Malah... " *terputus*

Kojuro : *tiba-tiba masuk kamera* " GANGNAM STYLE! " *ikut Sasuke*

Author : *nepuk jidat* " Kok gini sih, jadinya? "

Kojuro : " Entah kenapa... Gue tergoda ama musik gangnam style ini! "

Author : " Tapi... Jangan... " *terputus*

Tenkai : *masuk kamera* " Hahah! Oppa Gangnam Style! " *ikutan gangnam style*

Author : " KOK NAMBAAAH? Kamera! Cut dong! "

Kameramen : " Maaf! Tapi ini sangat bagus adegannya! Harus diabadikan! " *tertawa*

Author : " Ya elah... Jadi kacau nih! Tenkai! Napa lu ngeramein cobak? "

Tenkai : " Gomen, Thor Dissa! Tapi gue tertarik juga dengan lagu ini! " *tertawa sendiri*

Author : " Kenapa harus seka... " *terputus*

Keiji : *masuk kamera juga* " GANG-GANGNAM STYLEEEE! " *ikutan gangnam style*

Author : *mukul jidat* " Makin lama makin nambah aja, populasi gangnam style... "

Keiji : " Hoi, hoi, minna san! Let's party with... "

Kojuro, Tenkai, & Sasuke : " GANGNAM STYLE! " *gangnam style*

Author : " Ini jadi makin ribut aja... "

Kemudian, Toshiie datang membawa Matsu.

Toshiie : *nari bareng Matsu* " OOOOOOOI... Sexy lady! " *ngelus dagu Matsu*

Matsu hanya nge-blush dan mengikuti dansa Toshiie.

Yukimura : *kagum* " UWOOOOOH! DANSA YANG ROMANTIS! " *ngambil kamera dari kameramen* *motret Toshiie dan Matsu*

Kameramen : " Waw... Kamera ku dipakai... "

Lalu, Masamune dan Motochika masuk kamera juga.

Masamune & Motochika : " WOOOOOOI... SEXY LADY! " *nunjuk Kasuga*

Kamera disorot ke arah Kasuga. Kasuga hanya nge-blush. Lama-kelamaan, Kasuga nge-fly getooh!

Kasuga : *teriak* " KYAAAAAAH~! "

Masamune & Motochika : " E, E, E! E, E, E! " *gangnam style*

Yukimura : *teriak dari jauh* " GANTI HARLEM SHAKE DOONG! " *masuk kamera*

Mereka yang ada di kamera goyang-goyang kagak jelas. Yukimura dan Sasuke ngomong kagak jelas, di slow motion. Masamune ngangguk-ngangguk kepala layak metal rocker. Tenkai goyang senggol sambil main sabit petani. Motochika baca buku kayak sok ahli, padahal untuk membuka satu halaman aja butuh 5 detik. Terus, Matsu summon Goromaru, menaikinya dan berputar-putar gak karuan. Toshiie salto-salto. Keiji nglempar-lempar banyak buku ke atas (gak dimarahin ya? Hebat! -_-). Kojuro gigit-gigit lobak. Kameramennya sendiri ngerekam sambil melambai-lambai tangan kesana kemari mengikuti irama. Kemudian, Shingen, Motonari, Kennyo dan Kasuga masuk kamera. Semua yang di kamera diam dan memerhatikan Shingen.

Shingen : " Con los terroris... Taaaas! Taaas! Taaas! Taaas! " *akting main gitar* " Taaaas, Taaas, Taaas, Taaas, Taaas, Taas, Tas, Tas, Tas! AND DO THE HARLEM SHAKE! " *jentik jari*

Mereka kembali melakukan adegan yang sama. Tapi, Shingen-sensei langsung pake kacamata hitam dan gaya sok keren. Terus, Motonari goyang salsa. Kakinya di maju-mundurin. Kennyo ngelempar-lempar uang emas terus muter-muter gitu. Kasuga main tali para ahli dansa, mengelilingi yang lain. Author dari luar hanya nepuk jidat dan merasa mampus.

Author : " Bagaimana menurutmu sendiri, Nagamasa-san? "

Nagamasa : " Ini adegan yang terlalu berlebihan... Ya kan, Ichi? "

Oichi : *mengangguk* " Bahkan terlalu diluar! "

Yoshimoto : " Mereka udah sarap tingkat tinggi! Liat Motonari! Masa' dia nari salsa? "

Oichi : " Dia benar-benar duo gender! "

Fuuma menulis : 'Kasuga juga aneh... Kenapa dia muter-muter sambil main tali?'

Nagamasa : " Dan... Liat Kojuro! Lobaknya gak abis-abis! "

Author : " Tunggu! Gue punya senjata! " *keluar dari backstage sebentar*

Nagamasa : " Mau kemana, Thor Dissa? "

Author : " Ntar lu tahu deh! " *tertawa evil*

Nouhime : " Tenkai sangat aneh... Dia main sabit sambil goyang senggol... "

Tiba-tiba, terdengar suara petir yang cetar. Dan ternyata, ada yang memerintah dibalik semua ini!

Ieyasu : " TADAKATSUUU! Tambah lagi! Lagi! "

Nagamasa : " Jadi ini maksudnya Author? "

Tadakatsu mencetarkan petir lagi dan lagi. Tapi, para penari GJ masih melanjutkan tariannya.

Ieyasu : " Minna! Fokus! Ntar popularitas kita nurun, tauuk! "

Kemudian, listrik besar mengarah ke depan perpus. Semua langsung kaget dan berhenti.

Sasuke : " Sugimasu! Untuk berikutnya, aku tak salah adegan lagi! "

Author : " Bukan kamu yang salah adegan! Tapi Kojuro yang masuk kamera duluan! "

Kojuro : *hormat* " Sugimasu, Author Dissa! Aku sangat tergoda... "

Author : " Ya udah, gak papa... "

Nagamasa : " CIEEEEH! Author suka sama Kojuro, ya? "

Author : " Ekh? Apa maksud elo? "

Nagamasa : " Dari tadi, Author ngajarin dan ngingetin Kojuro dengan lembut! Kayaknya Author siap menjadi suami setia Kojuro! "

Kojuro : " Gueee... " *lempar Nagamasa* " Gak sudiiiiiii! "

Author : *rebut pistol Nouhime* *nembak Nagamasa* " GUE GAK SUDI JUGAAA! JANGAN SOK TAHUUU! "

Nasib Nagamasa tak perlu ditanyakan lagi :D

Ieyasu : " Author Dissa, aku harus balik dulu! Soalnya, si Tadakatsu mau main lempar tangkap! "

Author : " Whaat? Tadakatsu main lempar tangkap? "

Ieyasu : *meninggalkan studio* " Success yo! "

Author : *menghela napas* *teriak* " MINNAAA! BACK TO POSISI N ACTION! "


23. Fuuma gak muncul-muncul

Sasuke : *geram* " Kenapa kau mengikuti setiap gerakanku? "

Kasuga : *geram* " Bukan aku lah! Kamu yang mengikuti! "

Sasuke : " Yee... Aku yang mulai duluan, masa aku ngikutin kamu? "

Kameramen : " Tiba-tiba, Fuuma terbang di atas langit, sambil memegang tulisan yang besar. Tulisannya : 'Sudah, sudah! Jangan ribut... Kalian kan, satu golongan!' "

5 detik kemudian...

Kasuga : " Mana? Kok gak muncul? "

Author : *keluar cerobong* " CAMERAA! CUUUT! Fuuma, harusnya kamu terbang di atas sama yang lain! "

Fuuma mendatangi Author dengan muka sebal.

Fuuma menulis : 'Gue udah terbang, Thor Disssa! Suweer!'

Author : " Kalo iya, napa gue ngamuk? Kamu gak muncul-muncul tauuk! "

Fuuma nunjuk suatu daerah. Daerah itu tak tersorot kamera.

Fuuma menulis : 'Tadi gue terbang disitu! Bener kan, adegan terbang?'

Author : " Ber adegan, sih, ber adegan... Tapi jangan sampai gak kesorot kamera doong! "

Fuuma menulis : 'Gitu bilang kek! Ato pake handsign!'

Author : *deathglare* " MAKANYA KUBILANG SEKARANG... JANGAN SALAH LAGI... "

Fuuma merinding dan langsung lari ke studio.

Author : " ULAAAAAAAAAAAAAAANG! "


24. Cara jalan Kojuro

Kennyo : *memerhatikan Kojuro* " Hei, Kojuro? Kamu sedang apa? "

Kojuro : *jalan sambil busung dada* " Annyeong haseyo! Kojuro mida! "

Author : " KOOOOOJUUUUROOOOO! "

Kojuro : *teriak* " AAAAAAAAPAAAAAAA? "

Author : " Harusnya kamu jalan Korea! Bukan jalan pamer dada begitu! "

Kojuro : " Tapi ada loh? Yang busungin dada? "

Author : " Tapi aku maunya kamu jalan kayak model gadis KOOOO-REEE-AAAA! "

Kojuro : " Gimana caranya aja gue bingung? "

Author : *nunjukkin MV SNSD-Paparazzi* " Gini loh! Tiru yang ini! "

Motonari : *melihat MV* " Woow! Ancen Atari! " *tepuk tangan*

Author : *nonjok Motonari biar mantul ke dinding studio* " GAK USAH IKUUUUT! Kojuro! Coba tirukan, cepaat! "

Kojuro coba menirukan, tapi malah jalan kayak patah-patah.

Author : *mukul jidat* " Jangan kaku! Alias jangan dipaksa biar patah-patah gituu! "

Kojuro : " Teros? "

Author : " Pokoknya tiruin! Tapi jangan terlalu kaku! Paham? "

Kojuro : *sekarang dah bener* " Gini? "

Author : " Nah... Itu! Cepet balek! " *dorong Kojuro ke studio*

Kojuro : *ngacung jempol* " Oke! "


25. Raungan Motonari

Motonari : *takjub* " Wow... Kau fans korea juga, Kojuro? "

Kojuro : " Iya! Kamu suka SNSD gak? Gini kan, style nya? " *niru jalan di MV SNSD-Paparazzi*

Motonari : *kagum 2x lipat* " Good, Kojuro! Ntar ajarin aku! " *meraung kayak singa ngamuk*

Author : *siap-siap hajar Motonari* " Ini lageeh! "

Motonari : " Apa lagi, Thor Dissa? "

Author : " Lu harus meraung kayak serigala! "

Motonari : " Jiaah... Sama aja! Yang penting di naskah harus meraung! "

Author : " Tapi harus kayak EXO! Yang di lagu Wolf itu! Geurae Wolf! Naega Wolf! AAAUUU~ " *niru Exo-Wolf*

Motonari : " Hmmm... Coba! Aaa... Uwo! Uwo! " *niru tarzan -_-*

Author : " Ya elah!

Gak pake wo kalek! Emang lo jadi tarzan jalanan? "

Motonari : " Ya deh, coba lagi! AaaU! U! "

Author : " Bukan gitu jugaa! Maksud gue, U nya cuman satu kali, tapi panjaaaaaaaaaaang! "

Motonari : " Oke! Coba lagi! " *tarik napas panjang* " AAUUUUUUUUUUUUUU... " *u nya lama*

Author : *teriak* " GAK SELAMA ITU JUGA, KALEEEEEEK! "

Motonari : *berhenti setelah memanjangkan U selama 20 detik* " Terus sepanjang apa? "

Author : " Paling 1,5 detik aja U nya! Kamu real fans EXO gak sih? "

Motonari : " Hmmm... AAUUUU! " *bener! (Y)*

Author : " Gitu doong, sejak tadi! " *keluar asap dari cerobong*

Motonari : " Hmph! Dari tadi doong! "

Author : " Kamu itu yang dari tadi dasaar! "

Motonari : " Author Dissa! "

Author : " Sudaah! Cepet balek dan meraung kayak tadi! "


26. Chaiyya Chaiyya

Masamune : *memegang kepala* " Pusing... Ganti topik, cepeet! Motonari juga! Ngapain lu ikut gila? " *menghantam Motonari dengan keras*

Motonari : *tertancap ke dasar tanah* " Ouch... Mengerikan... Gue kelelek pasir... "

Kojuro : " Ya sudah kalau kau memaksa... " *ganti pose India* " Chaiyya, Chaiyya, Chaiyya, Chaiyya... Koju Chaiyya, Chaiyya, Chaiyya... "

Masamune : *shock* " PHANTOM... " *terputus*

Tenkai : *motong Masamune* " Chaiyya, Chaiyya, Chaiyya, Chaiyyaa... Tenkai Chaiyya, Chaiyya, Chaiyyaa... " *ikut chaiyya-chaiyya*

Author : " CUUUUUUUUUUUUUUUUUUU... " *selama 10 detik* " UUUUT! "

Tenkai : " Panjang banget! Mau paduan suara ya? "

Author : " Sudah! Gue nanya! Napa lu selalu masuk kamera disaat ada musik? "

Tenkai : " Gue kan, seneng musik yang bikin agak joget! "

Author : " Bisa gak lu berhenti motong adegan yang udah apik-apik? "

Tenkai : " Tergantung... "

Author : " GRAAAAAAAOOOOOR! " *ngamuk*

Tenkai : *ketakutan* *lari* " Okeeeh! "


27. Sudah benar tapi dibuang

Masamune : *heran* " Huh? Fashion baru Oyakata dan anak macan nih! "

Shingen : *mengeluarkan aura kemarahan merah tua* " AKU TAK TAHAN LAGIIII! "

Langsung saja, ulat-ulat itu keluar dari LAB IPA. Ulat-ulatnya pergi semua. Author langsung mengeluarkan aura kemarahan hitam.

Author : " SHINGEEEN SAAAAAAAAAAN! "

Shingen : " Apa lagi, Thor? "

Author : *2x deathglare* " Gue punya nama ya! Thor Dissa... "

Shingen : " Ya! Terserah! Tapi dimana salahku? "

Author : " Liat di naskah! Kamu harus bisa menyisakan 3 cacing! "

Shingen : " Hiks... Haruskah? "

Author : " Kameramen! Buang video barusan! "

Kameramen : " Tapi eman juga... "

Author : " HAPUS GAAAK? "

Kameramen : *terpaksa* " Iya deh! Iyaa! " *membuang video*

Masamune : *baru nyadar* " Loh? Napa di cut? "

Author : " Tuh, Shingen! Masa' dia gak bisa biarin 3 cacing? "

Masamune : " Ya elah! Edit aja videonya! "

Author : " Emang gimane? "

Masamune : " Adegan kayak barusan direkam cuman sampe Shingen ngamuk. Terus, kamera nyorot gedung Lab IPA. Nanti, pas itu kasih 3 cacing ke Shingen! Terus, sorot Shingen baleek! Selesai kan? "

Author : " Hmmm... Boleh! Kameramen, video tadi masih ada, kan? "

Kameramen : " Tadi kamu paksa hapus... Ya udah, gue hapus! "

Author : " Loooh... NOOOOOOOOOO! "

Kameramen : " Ya udah, rekam ulang aja! Durasi neeh! "

Author hanya berputus asa.


28. Masamune muntah

Kasuga : " Hmph! Gue juga ngerencanain ini! Tapi dicopas sama mulut Sasuke! " *menyisir rambut (sekarang rambutnya terurai)*

Sasuke : " Apanya lu ngerencanain? Kalau iya, harusnya elu nyolotin gue kayak biasanya! "

Kasuga : " Soalnya kalau gue nyolot, kamu malah bilang aku nyolotan! Bener kan? Ngaku! Ngaku! "

Sasuke : " Hmmm... Tergantung seberapa lu nyolotnya... "

Masamune : *melihat Kasuga* " Ternyata Kasuga-san cantik juga kalau rambutnya diurai! " *batuk-batuk* *mau muntah*

Kasuga : *panik* " Dokuganryuu! Daijoubu? "

Masamune : " Gue butuh kantong muntaah! " *nahan muntah sebentar*

Kojuro : *lari ngebut* " MASAMUNE-SAMAA! "

Masamune : " Ko... Kojuro... " *gak nahan akhirnya muntah*

Sasuke : " Wadooeh! Gawat neeh! " *cepet-cepet ambil plastik di backstage*

Kojuro : " Masamune-sama! Ochi suite kurasai! Watashi, Katakura Kojuro, anata wa onegai jimas! "

Masamune : *batuk-batuk* " Uhuk, uhuk! Hoooek! "

Sasuke : *datang bawa plastik* " Nih! Cepet! "

Kojuro : " Haik! " *mengarah plastik ke Masamune*

Masamune langsung membuang sisa muntah di plastik itu. 3 menit kemudian...

Kojuro : *datang bawa minum* " Masamune-sama! Mohon diminum! "

Masamune : *duduk lemas* " Arrigatou... Ne, Kojuro. "

Kojuro : " Haik! " *duduk di sebelah Masamune*

Author : *mendatangi mereka berdua* " Omaina futari! Tosta? "

Masamune : " Hmmm... Daijoubu, Author Dissa. Just little dizzy here. "

Kojuro : " Demo... Naze, Masamune-sama? Kenapa bisa muntah? "

Masamune : " Masa' gue harus muji Kasuga-san? "

Author : " Karena naskahnya sudah seperti itu! Kau harus nurut! Wakatta? "

Masamune : *mengangguk lemas* " Okay then... "

Author : " Ya udah, makan dulu gih! Ada banyak makanan di backstage. Nanti, kita syuting ulang! Aku aja yang harus cemburu berkali-kali gak mual kayak kamu! " *lari ke studio dan teriak* " Hayaku deshou, ne? "

Masamune : " Woow... Okay! "

Kojuro : " Terkadang, Author baik juga... Perlu kuambilkan, Masamune sama? "

Masamune : " No, Kojuro! I can do it by myself! I'm not children anymore! "

Kojuro : *hormat* " Haik! Masamune-sama! "

Masamune berjalan ke backstage untuk ngambil makan. Kojuro hanya duduk menunggu keadaan Masamune.


Author : " Sekian... Behind The Scenes dari Act 12! Kuharap minna-san dapat menikmati dan terpingkal-pingkal! " *keluar kamera*

Kamera dimatikan.