Title : Under Cover
Cast : KyuMin (YAOI)
Genre : Romance
Disclaimer : The Fiction is MINE
DON'T LIKE DON'T READ! NOT ALLOWED BASH and FLAM HERE!
.
-Rye Kim PRESENT-
A Minnie Serries – Self Confussed
.
Buk
Sungmin melepas segera tautan bibir mereka saat punggungnya menghasilkan bunyi debuman ringan di dinding, Tangan halusnya terangkat untuk menangkup pelan kedua sisi pipi Kyuhyun.
Keduanya bergairah, begitu panas akan sesuatu dibawah sana yang sudah mengeras sedari area parkir. Benar saja apa yang Kyuhyun katakan sebelumnya tentang kemungkinan Sungmin yang tidak dapat hadir disekolah esok hari, Karena saat baru saja sepasang suami istri itu berpijak di rumah mereka, Kyuhyun dengan brutal mulai mencumbui tubuh Sungmin hingga lupa akan langkah kaki yang bahkan belum sampai ke kamar pribadi mereka.
Sungmin terengah, Nafas yang naik turun cukup membuktikan sudah berapa lama pagutan antara keduanya berlansung, berbeda dengan makhluk tampan didepannya yang terpaku menatap wajah indah istrinya.
"Aku benar benar merindukanmu" Kyuhyun adalah yang pertama bersuara
Sungmin tersenyum, Jemari lentik nan halus itu mengusap pelan pipi Kyuhyun yang tampak berisi akhir akhir ini. Mencoba mengalirkan rasa lewat sentuhan halus jika ia sama rindunya dengan pemuda tampan itu
"Hey, Ini bahkan baru satu minggu Kyuhyun"
"Kau pikir satu minggu itu sebentar? Sudah genap tujuh hari aku tidur tanpa kau disampingku"
Sungmin tersenyum penuh rasa bersalah, tak tahu jika Kyuhyun setersiksa itu.
"Kau memakai bantuan obat tidur lagi?"
"Aku tidak bisa tidur tanpa bantuan obat itu jika kau tidak disampingku Ming" Dan saat melihat sorot sendu yang kentara di Obsidian suaminya, Sungmin tahu jika Kyuhyun tak main main akan perkataannya.
.
Memang bukan kehendak mereka sebenarnya, Cinta antara sesame jenis adalah hal tabu hanya sekedar untuk di bawa ke publik, Apalagi jika pasangan yang menjalin itu sudah menikah.
Mereka berdua awalnya adalah sosok individu dengan sifat bertolak belakang, dengan Kyuhyun yang pemaksa, dan Sungmin yang keras kepala. Keduanya bertemu saat perayaan ulang tahun perusahaan orang tua Sungmin di jepang yang ternyata relasi bisnis orang tua Kyuhyun. Jatuh cinta pada pandangan pertama, Namun dengan kisah manis yang begitu rumit diantara si pemaksa dan si keras kepala.
Hingga tanpa sengaja, Mereka bertemu dalam satu sekolah di pendidikan menengah atas. Dan keduanya sadar saat Kyuhyun menyatakan rasa cintanya pada Sungmin, Bahwa.. Mereka memang ditakdirkan untuk bersama.
Namun seperti layaknya hubungan tak normal, Kisah cinta tulus itu ditolak mentah mentah oleh keluarga Sungmin. Mengingat ialah anak sulung keluarga Lee yang sekaligus merangkap sebagai pewaris utama perusahaan. Menjadi seorang calon presdir membuat Sungmin terpaksa untuk melengkapi imeg sempurna terhadap dirinya, Termasuk dalam hal cinta. Seseorang yang terpandang tentu akan terdengar konyol jika menjalin hubungan tak normal. Tak berbeda jauh dengan Sungmin, Kyuhyun juga menghadapi kenyataan takdir kejam yang sama.
Tentang bagaimana kedua orang tuanya menolak Sungmin mentah mentah, Mengatakan jika mungkin saja pikiran anak mereka itu sudah tak waras lagi. Berbicara tentang bagaimana kejamnya arus dunia yang mengharuskan hubungan tabu seperti itu tidak ada. Sungmin yang dikirim Appanya ke Korea untuk mengurus cabang perusahaan dan Kyuhyun yang dikirim keluar negeri untuk melanjutkan kuliah bisnisnya di salah satu universitas ternama.. Maka mereka berpisah.
.
Bibir tebal itu dengan cepat menubruk bibir M Sungmin, bersamaan dengan dua tangan halus Sungmin yang melingkar indah di leher Kyuhyun dan menariknya semakin kuat, memperdalam ciuman mereka hingga Kyuhyun harus menunduk untuk mengimbangi tubuh Sungmin yang memang tak setinggi tubuhnya
"Nngghh..Ammphh"
Tanpa menunggu lama, Saat dua pasang mata itu terpejam, Lidah Kyuhyun masuk untuk mengeksplorasi setiap inci bagian dalam mulut istrinya, Di lanjutkan dengan sepasang lidah yang bergelung nikmat.
"Engghh, Mmmhh~"
Tangan Kyuhyun melingkari pinggang istrinya lebih erat. Mencegah tubuh mungil itu limbung saat dirasa sosok dalam dekapannya mulai melemas. Tangan Sungmin menepuk pelan dada Kyuhyun. Mengisyaratkan jika mereka perlu pindah ketempat yang bisa di bawa untuk berbaring agar lebih nyaman.
Ciuman itu terlepas. Dengan lengan Kyuhyun yang mengangkat bridal tubuh Sungmin. Kakinya memang melangkah. Tapi tidak mengurangi intensitas jelajahan mulutnya yang kini menyeruk ke leher Sungmin
"Ahh..Kyuh, Akuh butuhh Kasurrhh, cepatlah" Desak Sungmin yang menyadari jika tubuhnya merasa berangsur melemas.
Kaki jenjang itu mempercepat langkahnya kearah kamar pribadi mereka, Meletakan tubuh Sungmin dikasur menyusul dengan tubuh Kyuhyun diatasnya. Mengunci setiap pergerakan yang Sungmin coba lakukan. Memandangi wajah itu lagi, Seakan Namja tampan itu tak pernah bosan.
"Kau tau.. Sepertinya aku harus bersyukur akan keputusanmu untuk merubah penampilan" Ucap Kyuhyun dengan deru nafas memburu
"Kenapa?"
"Karena aku tidak yakin. Jika para Namja disekolah kita sanggup untuk menahan diri agar tidak memakanmu, Jika tau kau secantik ini Ming-ah"
Sungmin terkekeh pelan, Mengusap pelan pipi Suaminya. Tersenyum begitu tulus.
"Bagaimanapun juga aku ini hanya milikmu bukan?"
"Heii.. Tentu saja sayang, Selamanya aku milikmu, Dan kau juga milikku"
.
Mereka berpisah hanya untuk satu tahun. Hingga takdir yang awalnya mereka anggap kejam itu kembali membuat mereka berdua dipertemukan. Saat malam itu, Hujan deras yang melanda kota seoul membuat sesosok Namja manis bernama lengkap Lee Sungmin itu duduk termenung di halte. Merasa sial akan hidupnya yang kini terjebak diantara derasnya rintik hujan. Hari yang berangsur melarut membuat Namja manis itu merasa bulu halus disekitar tengkuk berdiri. Terlebih saat tubuh tinggi seseorang memeluknya.
Sungmin tersenyum saat tahu tubuh siapa itu. Tubuh yang aromanya masih sama seperti satu tahun yang lalu, Tubuh yang masih begitu ia kenal juga ia rindukan. Begitu hangat saat mendekapnya sedalam ini. Dan Sungmin mengangkat lengannya untuk ikut melingkari tubuh itu.
'Aku merindukanmu Kyuhyun'
Keduanya menjalankan hubungan secara rahasia, Terlihat seperti dua orang asing di publik, Namun begitu intim jika hanya ada mereka berdua, Tak lama setelahnya. Hubungan itu di ketahui oleh nyonya Cho lalu memberi tahu keluarga Sungmin. Keduanya hampir saja berpisah kembali, Jika saja Kyuhyun tak mengalami kecelakaan saat itu. Dia hampir kehilangan nyawanya, Menjalani masa koma seolah tak mau terbangun.
Hari demi hari berlalu, Hingga Kyuhyun kembali ke dunia sadarnya. Tapi begitu kelam saat ia sadar jika Sungmin tak disampingnya lagi. Kyuhyun melakukan hal hal gila untuk mencoba mencelakakan dirinya, mengatakan jika ia lebih baik mati tanpa Sungmin disisinya. Karena terlalu iba melihat Kyuhyun seperti itu maka pihak keluarga Cho datang meminang Sungmin dan memohon kepada keluarga Lee untuk merestui hubungan antara kedua anak mereka.
Pernikahan antara keduanya berlansung, dengan syarat bahwa hal ini memang harus disembunyikan dari publik, Memang tak begitu sulit. Karena memang pada nyatanya identitas Kyuhyun sejak kecil disembunyikan keluarga Cho mengingat bahaya besar akan mengancam dari berbagai pesaing bisnis yang menginginkan Cho corp bangkrut. Maka untuk amannya identitas asli dari anak tunggal keluarga Cho itu dirahasiakan. Berbeda dengan Sungmin yang wajahnya telah terlanjur dikenal publik.
Keduanya masih merasakan saat saat bahagia pernikahan, Dengan Kyuhyun yang mengurus satu cabang Cho corp di korea dan Sungmin yang telah mengambil alih Sendbill, Tapi tetap saja pernikahan mereka masih dirahasiakan.
Hingga hari itu tiba dan mereka tahu. Bahwa tindakan yang dilakukan tak selalu sama dengan keinginan hati.
Ternyata keluarga Cho memang masih begitu membenci Sungmin yang menganggap ia sebagai penyebab utama anak mereka menjadi menyimpang,Mencoba memikirkan segala bentuk pemecahan masalah, Hingga mereka bertemu solusi yang paling tepat.
Membawa kembali orang penting di masa lalu Kyuhyun, Untuk memecah belah rumah tangga Sungmin. Saat itulah Jihyun hadir. Yeoja yang dulu pernah dicintai Kyuhyun, Namun hubungan mereka kandas begitu saja saat Jihyun pergi meninggalkan Kyuhyun demi Namja lain bernama Jung Yonghwa. Kyuhyun sempat terpuruk dalam saat itu, Dan kehadiran Sungminlah yag membuat ia berangsur angsur melupakan segalanya. Merubah haluan hingga rasa cinta ada pada Namja manis itu.
Semuanya kacau, Nyonya Cho meminta Jihyun untuk menghancurkan perlahan rumah tangga anaknya. Karena ia tahu bahwa Yeoja itu memiliki andil yang masih cukup penting akan hati anaknya.
Kyuhyun sangat kaget saat tahu Jihyun kembali padanya, Hidupnya mendadak saja kacau dengan berangsur tanpa sadar mengabaikan Sungmin yang jelas jelas butuh perhatiannya, Hingga puncaknya Sungmin merasa dirinya benar benar di khianati saat melihat bagaimana Kyuhyun yang berciuman dengan Jihyun bahkan dirumah mereka.
Sungmin sakit hati. Hingga ia pergi Ke ilsan untuk menyendiri, Beruntung Sungjin menemaninya karena di utus sang Appa agar membantu hyungnya dalam segala hal yang menyangkut perusahaan. Sungmin pergi dengan ribuan rasa sakit dihatinya. Tanpa tahu bahwa saat itu hanya kesalah pahaman, Kyuhyun tidak mencium Jihyun. Hanya saja wanita itu dengan tiba tiba menarik kerah baju Kyuhyun hingga mereka berciuman.
Kyuhyun kalut, Dia merasa begitu bodoh. Hingga mencari Sungmin keseluruh sudut tempat yang mungkin ada. Hingga Sungjin yang tak tega melihat Kyuhyun seperti orang tak waras memberitahukan keberadaan Hyungnya.
'Kau pikir aku ini apa Kyuhyun-ah, Aku bahkan masih istrimu dan kau..
'Ming, dengarkan aku, Saat itu dia yang menciumku, Aku tak bisa menghindar—
'Akan lebih baik jika kau menceraikanku sekarang Cho Kyuhyun'
'Apa maksudmu haah?! Kau egois sekali Sungmin. Bahkan kau tak mau mendengarkan penjelasanku'
Sepasang suami istri itu bertengkar hebat. Kyuhyun yang berusaha menjelaskan, Dan Sungmin yang tak bisa percaya begitu saja makin mempersulit keadaan. Dan pada akhirnya untuk menghindari Kyuhyun, Sungmin menyamar sebagai anak sekolah menengah atas. Tentu saja Sungmin bukan orang bodoh yang akan memperlihatkan wajah aslinya pada publik, Maka Sungmin putuskan agar berpenampilan seperti siswa Nerd yang tak akan mau dipandang
Namun tak lama setelah itu Kyuhyun juga mengetahuinya, mengikuti jejak Sungmin, Menyuruh Shim Changmin orang kepercayaannya untuk menggantikan tempatnya di perusahaan. Hubungan Kyuhyun dan Sungmin mulai membaik saat tahu bahwa Kyuhyun mengejarnya sampai seperti itu, Tapi keberadaan Seohyun yang tiba tiba muncul sebagai siswi baru di bawah perintah nyonya Cho mempersulit keadaan. Mengancam akan memisahkan Kyuhyun dari Sungmin jika Kyuhyun mencoba menyingkirkan Jihyun. Menaruh satu janji pada Kyuhyun dengan kemungkinan begitu sedikit.
Jika Kyuhyun bisa membuat Sungmin hamil, Maka hubungan mereka berdua akan direstui, Tapi jika tidak. Maka Jihyun akan menjadi istri Kyuhyun selanjutnya sebagai pengganti Sungmin.
.
Mereka berdua masih saling pandang dengan tatap penuh cinta masing masing. Keduanya tersenyum bersamaan
"Bagaimana hmm? Kita lanjutkan yang tadi?" Kyuhyun menaik turunkan alisnya menggoda Sungmin. Dan istrinya itu terkekeh manis
"Bukankah kau ingin aku cepat hamil Kyuhyunie?"
"Kau yang terbaik Sayang~"
Kyuhyun lansung menyerang leher Sungmin saat setelah mencium sekilas bibir pink itu. Ia menggigit dengan cukup keras lalu menjilat sensual bekas gigitannya. Meninggalkan satu kissmark merah terang di leher putih Sungmin
"Ahh.. Kyuh~"
Kyuhyun terus membuat tanda disana, bersama tangan nakalnya menanggali satu persatu kancing kemeja sekolah Sungmin, Memperlihatkan bagian depan tubuh putih mulus Sungmin dengan tonjolan pink yang mulai mencuat tegang.
Ciumannya kembali ke atas, menuju dagu dengan menggigit kecil daerah itu lalu berakhir dibibir Sungmin, mengecup hingga melumat panas.
"Ahhh! Kyuhhh..Ohh"
Lenguh Sungmin melengking kuat saat nipple kanannya mendapat kuluman dari Kyuhyun, mengecup nipplenya, Menggigit, Lalu menjilat sensual. Melakukan itu secara bergantian pada nipple kanan dan kiri hingga sukses memerah dan mencuat.
Sibuk dengan kegiatannya, Kyuhyun juga dapat merasakan kemeja sekolahnya yang ikut dibuka oleh Sungmin, Terasa seperti sengatan listrik menyenangkan saat tangan mulus itu menyentuh lansung kulit tubuhnya. Saat telah terbuka Sungmin melempar kemeja itu dengan cepat, Mengelus lalu mencengkram pundak lebar Kyuhyun saat dirasa cumbuan Kyuhyun makin liar ditubuhnya
.
Entah sejak kapan kini mereka berdua telah lepas dari balutan benang sehelaipun. Saling menggesek diantara setiap inci bagian tubuh masing masing.
"Ohh..Tungguhh..Ah"
Kyuhyun mengangkat kepalanya dari ceruk leher Sungmin. Menatap istrinya dengan pandangan bingung
"Wae?"
Tanpa diduga, ternyata tubuh mungil itu membalik posisi keduanya, Hingga ia berada diatas. Membawa wajah manis itu tepat didepan junior Kyuhyun yang tengah mengacung tinggi, Menghembuskan nafas hangatnya disana
"Shhh.." Dan hal itu berhasil membuat Kyuhyun mendesis
"Aku yakin, Benda ini perlu blowjob " Goda Sungmin lalu menjilat sesaat batang junior Kyuhyun
"Ohh, Kalau begitu mmhh, Manjakan dia"
Setelah satu kalimat itu, Mulut Sungmin dengan cepat melingkupi batang besar itu, Karena tak cukup muat, Tangan mungilnya bergerak untuk menggenggam sisa yang tak dapat masuk. Menggerakan kepalanya naik turun teratur, Sesekali mengerat junior besar itu dengan gigi kelincinya hingga menimbulkan geraman nikmat dari Kyuhyun
"Ahh..Ming, Shh ini benar benar oohh"
Sungmin mempercepat gerakannnya seraya tetap menatap intens wajah Kyuhyun yang kini matanya terpejam merasa nikmat, Merasa gerakan Sungmin yang tak menambah intensitas, Maka Tangan Kyuhyun ikut membantu pergerakan kepala Sungmin kepada Juniornya yang kini telah keluar masuk dengan cepat. Menggeram begitu nikmat saat rasa luar biasa ini masih tetap sama dari dulu.
"Ahh..Cukup Minghh, Aku ingin keluar didalammu"
Posisi itu kembali berbalik, Dengan tubuh Kyuhyun diatas. Kini jari jari panjang itu mulai memasuki hole sempit yang sebentar lagi akan dihuni juniornya
"Ahhh…Kyuhh"
Kyuhyun menggerakan tiga jarinya maju mundur dengan cepat, Menyeringai senang saat lengkingan nikmat Sungmin terdengar di telinganya.
"AH! Disanahh Oh..Iniihh ahh"
Sungmin makin menguatkan desahannya saat jari panjang itu menyentuh pusat paling sensitive didalam sana, Hole-nya secara otomatis mengetat menjepit jari Kyuhyun, Namja Tampan itu menggeram saat merasakan jarinya dihisap kuat oleh hole Sungmin, Membayangkan betapa nikmat hal itu jika juniornya yang didalam sana
Sreet
"Ahh~"
Sungmin mengerang kecewa saat jari itu tercabut dari holenya
"Aku akan masuk Ming~, Tahan sedikit"
Sungmin mengangguk, Sejujurnya Sungmin begitu bahagia setiap kali Kyuhyun bercinta dengannya. Bukan tentang bagaimana kenikmatan yang ia rasakan, Tapi tentang bagaimana suaminya itu begitu lembut dan memperlakukannya bak benda yang begitu berharga.
Setiap sentuhannya selalu penuh cinta dan perlindungan hangat. Sungmin sama sekali tak membual tentang hal itu, karena ia merasakan bagaimana suaminya itu menyalurkan setiap hasrat sarat akan cinta pada tubuhnya
"Pe-pelanh! Akkh! Kyuhh shh.." Sungmin menjerit sakit saat kepala junior besar itu telah masuk ke holenya, Mereka bahkan sudah sering melakukan hal ini, Tapi Kyuhyun tetap saja dibuat terperangah dengan Hole Sungmin yang masih saja sempit.
"Tahan Minghh.. Ya tuhann.. Shhh Ini sempithh sekalih"
Kyuhyun terus mendorong masuk juniornya, tangannya makin melebarkan paha mulus Sungmin. Sedang satu lagi menggenggam juniornya agar lebih cepat mengisi tempat sempit itu
Keduanya mengerang dan mendesah nikmat bersamaan saat tubuh mereka menyatu dalam satu kesempurnaan yang kesekian kalinya. Kyuhyun memejamkan mata. Merasakan pijatan dari hole Sungmin yang berdenyut pada Juniornya. Tak lama setelah itu, Kalimat permohonan dari Sungmin adalah komando awal akan pergerakan pinggul Kyuhyun
.
"Ahh..Ahhh..Lebihh..ohh" Sungmin melengkungkan tubuhnya nikmat saat ujung junior Kyuhyun menyentuh prostatnya didalam sana. Bersamaan dengan cengkramannya pada bed cover ikut menguat. Mulutnya terbuka sempurna dengan mata yang terpejam tak sanggup gelombang kenikmatan yang Kyuhyun berikan
"Ahh…Shhh" Kyuhyun mengerang lagi saat dirasa hole Sungmin berdenyut kencang menandakan bahwa puncak kenikmatan Namja manis itu hanya tinggal sedikit lagi untuk diraih
Kyuhyun mempercepat gerakan pinggulnya, Menghentak hole Sungmin dengan junior besarnya semakin cepat. Mencoba mengejar satu tarikan nikmat yang sama dengan Sungmin dalam waktu yang bersamaan.
"Ahh..Cumhh"
"Ohh..Bersamah"
Satu hentakan terakhir, Kyuhyun membenamkan juniornya sedalam mungkin jauh kepusat tubuh Sungmin
"Ahhhh…Kyyuuuuhhhh"
"Minghhh.."
Satu lengkingan nikmat sebelum cairan keduanya keluar dengan sempurna,Cairan Sungmin yang membasahi perutnya dan Kyuhyun, Serta cairan sang suami yang masuk begitu dalam ke tubuhnya. Berharap salah satu dari benih itu akan membuahkan hasil cinta mereka yang akan tumbuh diperut Sungmin
Mereka bertatapan sarat akan rasa cinta yang menggebu begitu kuat, Saling mengimbangi setiap denyutan menyenangkan dari jantung mereka saat berada di situasi intim seperti ini.
Mereka tersenyum, Hingga merasa begitu lega. Karena saat yang mereka rasakan pada saat ini hanyalah satu satunya yang membuat dunia terasa adil.
Entah siapa yang harus disalahkan akan racun perasaan namun terasa manis ini. Mereka hanyalah manusia biasa yang awalnya juga memiliki impian cinta indah dan normal, Tapi takdir yang membawa pertemuan itulah hingga akhirnya mereka jatuh dalam jurang dalam namun begitu indah. Mereka ingin lari juga berhenti, Tapi tak memiliki daya lebih saat hati tak bisa berbohong.
Biarlah mereka merasakan indahnya dunia hanya pada saat tubuh keduanya menyatu, Biarlah mereka merasa begitu lepas bernafas hanya pada saat keduanya memiliki utuh, Karena dunia kejam seperti ini memang bukanlah suatu hal yang adil untuk manusia pendosa seperti mereka.
Mereka tau, Akan istilah bahwa cinta itu buta, Hingga mereka sadar akan cinta mereka tak pernah salah.
Keduanya masih beradu pandang dalam hasrat juga rasa cinta yang menggebu, Hingga kembali larut akan nafsu saat bibir Kyuhyun kembali menggapai bibir Sungmin.
Sungmin sangat bahagia juga bersyukur akan hal ini, Merasa bahwa dunia begitu indah saat dipertemukan dan memiliki Kyuhyun. Di balik sosok yang terlalu terlihat sok kuat, Sungmin hanyalah manusia rapuh yang akan kehilangan raganya saat seseorang yang ia cintai pergi.
Jadi… Patutkah jika Sungmin merasakan perih sekarang? Perih akan luka kecil yang baru saja menoreh dihatinya, Luka yang ada saat merasa bahwa. Kyuhyun telah berangsur berubah, Mata itu memang masih memandangi Sungmin dengan tatapan penuh cintanya. Namun…
Sungmin takut, Sangat takut. Saat tak sengaja menangkap sinar lain yang di mata Kyuhyun yang ia tahu itu bukanlah untuknya. Berharap semoga mereka akan selalu baik baik saja.
'Kyuhyun mencintaiku. Yeoja itu hanya masa lalu.. Iya, Hanya masa lalu' Setidaknya Namja manis itu kini masih mencoba meyakinkan hati, Di tengah kenikmatan yang bahkan sekarang sapat ia cecap rasa hambar walau sedikit
Tapi sayangnya Sungmin melupakan satu hal penting akan itu, Satu hal penting akan bagaimana penting peran masa lalu, Masa lalu lebih dulu menemuinya dibanding Sungmin, Masa lalu lebih dulu meninggalkan jejaknya dibanding Sungmin. Dan saat satu kaimat melintas begitu saja, Tanpa Sungmin sadari setetes liquid bening turun dari sudut matanya
'Pelarian… Dirinya hanyalah pelarian dari masa lalu Kyuhyun'
.
Sungmin terbangun saat nyanyian indah para burung di luar jendela mampir digendang telinganya, Mengerjap pelan hingga mata itu terbuka sempurna, Membawa tubuhnya untuk terduduk, Mengumpulkan satu demi satu kesadaran untuk melengkapi otaknya
Mata indah Sungmin melengkung cantik saat bibirnya tersenyum menatap mata sang suami yang masih menutup erat, Menyembunyikan obsidian hitam dengan sorot hangat didalamnya
Pemuda manis itu masih tersenyum, Ketika tangannya singgah di pipi Kyuhyun, Mengelus pelan. Berharap dengan seperti itu sang suami akan segera terbangun
Lima belas menit telah berlalu, telah berbagai macam aksi Sungmin lakukan untuk membangunkan Kyuhyun, Mulai dari mengelus pipi hingga menggoncangkan tubuh itu, Namun tak berhasil juga membuat Obsidian itu membuka, Sungmin memang tak cukup pikun untuk mengingat satu cara terakhir yang paling berpengaruh untuk membangunkan suaminya
Chup
Dan mata itu terbuka perlahan setelah satu kecupan mendarat dibibir tebalnya
"Mau tidur sampai kapan hmm?"
Kyuhyun terkekeh, Mendudukan diri, Lalu mencuri satu kecupan lagi dibibir Sungmin.
"Sepertinya hari ini kita bolos" Ucap Kyuhyun seraya melirik jam weker di nakas
"Ye?"
"Kita terlambat Sungmin-ah" Dan ekspresi bingung serta kesal milik istrinya selalu berhasil membuat Kyuhyun terkekeh geli, Begitu menggemaskan
"Aiishh..Yah! Ini semua salahmu tuan cho"
Sungmin memelototi Kyuhyun dengan mata Foxy bulatnya, Memang benar sih itu gesture orang marah, Tapi kenapa bisa terlihat sangat menggemaskan jika yang melakukan itu Sungmin
"Kau ini seperti kita sekolah sungguhan saja, Sudahlah Ming. Aku ingin menghabiskan waktu berdua denganmu hari ini"
Sungmin mendelik tajam saat merasa Kyuhyun menatap lapar tubuh nakednya yang tersembunyi dibalik selimut
"Tidak mau! Bokongku masih sakit"
Kekehan menggelikan Kyuhyun membuat Sungmin makin kesal saja, Tak habis pikir bagaimana bisa Namja dengan wajah datar seperti Kyuhyun begitu jahil dan mesum? Dan sayangnya mesum Kyuhyun itu tidak tahu waktu dan tempat
"Siapa bilang aku ingin bercinta lagi? Sebenarnya juga tidak keberatan kalau kau ingin"
Tangan Kyuhyun mulai nakal dibalik selimut, Jemari itu merangkah pelan kepaha bagian dalam Sungmin, Mengelus serta meremas pelan bagian pangkal yang hampir bersibobok dengan junior mungil Sungmin. Sedangkan Namja manis itu hanya menggigit bibir menahan desahan nikmat yang sudah ditenggorokan
Buk
"Yah!"
Semua keusilan dan kemesuman Kyuhyun berhenti saat timpukan bantal singgah di wajah tampannya, Dengan Sungmin sang pelaku yang sibuk terkekeh senang
"Aishh. Kau ini dasar"
"Gyahaha…Kyu..Hahaha"
"Rasakan itu hukuman untukmu kelinci manis"
Gelitikan jemari panjang Kyuhyun di pinggang Sungmin membuahkan geliatan kasar tanda geli, Serta gelak tawa yang mengisi kekosongan diruangan itu.
"Sudah..hha..haha..Kyu"
"Baiklah baiklah, Sebagai gantinya kau harus berjanji padaku!"
Sungmin masih tenggelam dalam tawanya dan berhenti saat Obsidian itu menatapnya lembut
"Berjajilah kau tidak akan meninggalkanku apapun yang terjadi"
Sungmin beku ditempatnya, Lidahnya kelu untuk menyerukan jawaban yang sebenarnya sudah pasti 'Iya'. Ingan sekali Sungmin meneriakan hal itu, Mengatakan dengan pasti bahwa Namja itu akan selalu setia disisi Kyuhyun. Tapi sekali lagi. Keraguan akan masa lalu itu masih menghantui
Dan terakhir, Sungmin hanya mengangguk dan tersenyum
"Kalau begitu kau harus mengajakku berkencan hari ini" Ucap Sungmin mencairkan suasana yang tadinya berangsur mencekam
"Berkencan?" Kyuhyun menaikan alis bertanya, Dan kelinci manis itu mengangguk antusias. Matanya bulat besarnya berbinar senang. Lalu apakah Kyuhyun bisa menolak. Tidak, Karena Kyuhyun tak akan bisa dan tak akan mau meilhat raut kecewa ataupun sedih dari wajah manis nyaris cantik itu.
"Tentu saja sayang~ Tapi kau harus mandi bersamaku.."
"Yahh"
Teriakan Sungmin menjadi suara yang terakhir, Sebelum pintu kamar mandi bercat putih itu tertutup sempurna, tapi setelahnya suara suara desahan merdu mulai mengalun, Entah milik siapa.. Namun yang pasti sepasang suami istri itu kembali tenggelam kedalam dunia kenikmatan yang didalamnya hanya ada mereka berdua..
.
.
.
Nyehehehehe~~~~ Saya balik bawa chapter 2, Gimana? Ada yang nungguin?
Nah dari flashback diatas, udah jelaskan kenapa Ming nyamar jadi siswa Nerd? Itu karena awalnya dia pengen kabur dari Kyuhyun, Lalu mengingat wajahnya sudah dikenal public sebagai pewaris sendbill maka Sungmin memutuskan untuk mengubah 'sedikit' penampilannya.
Jadi Kyuhyun sama Sungmin itu aslinya bukan anak sekolahan lagi yaaa… Melainkan mereka adalah orang dewasa yang bahkan sudah punya pekerjaan. Di chap 1 kan saya bilang kalo orang tua Kyuhyun itu salah satu donator besar disekolah mereka, itu bohong yaa, Sebenarnya yang nyumbangin dana bukan orang tua Kyuhyun, Tapi Kyuhyun sendiri untuk menyogok sekolah supaya bisa sekolah disana untuk ketemu Ming.
Dan untuk yang Flashback asal mula konfliknya udah pada ngerti semua? Apa masih ada yang gak ngerti? Kalau masih, Silahkan baca kembali secara pelan pelan.
Dan saya minta maaf sebesar besarnya karena bikin NC failed kek gitu…Gimanapun juga saya masih polosss… Gak bisa bikin NC! Itu juga bikinnya karena terpaksaaa! Salahkan aja Trio mecum yang selalu berusaha menodai otak polos saya (read : Liita eon, Sunghyun Ara, Dan Zefanya) Huweeee #NangisDiKasurKyumin
Baiklah baiklah…Adakah yang bertanya Tanya kenapa gak ada kata TBC ataupun END di peng-ujung FF diatas..?
Itu karena saya memutuskan agar readers saja yang tentukan sendiri mau FF ini TBC atau END disini. Karena sebenarnya konflik masih ada, Tapi awalnya ini ff niat dijadikan twoshoot, Eh ternyata gak sesuai perkiraan. Gimana dong? Readers tentukan sendiri maunya gimana okee? Kalo minta lanjut, Entar saya lanjut. Kalo gak Under Cover sampai sini aja yaa..
Oke oke…Udah yaaa…Gumawo untuk semua yang udah mereview ff ini *Kisseu..Terharu, Gak nyangka responnya bakal sebagus ini #LapIngus..Dadaaah
Sorry for typos!
Muaaachh…Review?
