DISCLAMER : MASASHI KISHIMOTO
STORY BY : UZUMAKI UCHA D'SAPPHIRE
TITLE :
GUARDIAN MAN
WARNING :
TYPO BERSERAKAN (sebentar, saya sapu dulu), OOC, maaf jika ada kesamaan ide.
Dan warning-warning lainnya.
Chapter 3 : Hari Pertama Sekolah Trio Guardian
"Uapa, Nenek Tsunade yang kejam Itu" teriak Naruto Heboh, langsung Saja Sasuke ngejitak Naruto
"Dobe, bisakah kamu tidak bersikap HEBOH!" Kesal Sasuke. HInata menatap khawatir Naruto yang kesakitan. Sai menepuk-nepuk bahu Hinata pelan sambil berucap. "Tenanglah Nona HInata. Naruto sudah terbiasa dijitak!" Mendengar ucapan itu, Naruto melirik Sai dengan Horor.
"Kamu tidak apa-apa kan Naruto?" Tanya Hinata khawatir. Naruto hanya nyengir walaupun masih mengusap-ngusap kepalanya yang dijitak. Lalu datanglah Tsunade.
"Naruto, Sasuke, Sai! Kemarilah" Suruh Tsunade. Mereka menganguk lalu mendekati Tsunade. Hinata hanya bingung dengan mereka, samar-samar Tsunade member mereka kalung yang sangat aneh. Tak lama Naruto, Sasuke dan Sai kembali ke Hinata.
"Ada apa?" Tanya Hinata bingung. Sasuke hanya menunjukkan apa yang tadi diberi Tsunade padanya dan yang lain.
"Hanya perangkat tambahan" jawabnya enteng. Hinata mengambil benda itu dari tangan Sasuke, dengan bingung sambil melihatnya. Bentuknya terlihat seperti kalung anjing.
"Kalung?" bingung Hinata
"Yah, seperti kata Teme tadi Nona, ini hanya perangkat tanbahan!" lanjut Naruto sambil memakai kalaung miliknya.
"Boleh ku bantu?" tawar Hinata ke Naruto karena melihat Naruto sedikit kesusahan memakainya. Naruto menerima tawaran Hinata dengan menganguk.
Melihat adegan 'pakai-memakai kalung NaruHina' Sasuke dan Sai hanya diam menontonnya.
"Ehem!" deheman Sai membuat pandangan Naruto mengarahnya. "jangan mencari alasan Naruto?" Naruto hanya bingung sementara Hinata sudah selesai memasangkan kalung tersebut ke leher Naruto.
"Aku tidak melakukan kesalahan apapun Sai!" Jawab Naruto dengan biasa. Melihat Naruto yang tidak seperti biasanya, Sai hanya mengkerutkan alisnya. Naruto bertanya ke HInata.
"Apakah Nona mempunyai buku? Terserah apa itu? Karena aku ingin membaca?"
DUOR! Bagai terkena ledakan, Sasuke dan Sai sweetdrop bersama, APA? NARUTO MEMBACA? Mungkin sekarang pohon mangga tidak berbuah buah mangga, melainkan salak (?)
"Iya, ada!" Jawab Hinata ramah.
Besoknya.
Hinata sudah siap dengan tas selempang sekolahnya, dibelakang terlihat naruto, Sasuke dan Sai yang sudah memakai peralatan sekolah lengkap. Hanya saja hanya satu yang terlihat berbeda, yaitu Naruto.
Naruto sekarang memakai kaca mata minus, tangannya memegang buku paket bertuliskan 'Matematika'
Sasuke hanya menatap aneh teman dobenya itu, 'aneh tak biasanya dobe membaca?' bingung Sasuke 'Ah! Mungkin ini yang dimaksud Nenek Tsunade!' batinnya lagi. Naruto yang merasa dilihat, langsung berkata.
"Ada apa?"
"Tidak" jawab Sasuke cuek
"Hei, kalian ayo masuk ke mobil, kita berangkat!" teriak Sai, segera Naruto dan Sasuke menaiki mobil pribadi keluarga Hyuuga tersebut untuk ke sekolah.
Perjalanan ke sekolah membutuhkan waktu 15 menit. Mobil milik Hyuuga terparkir di pinggir pintu gerbang Konoha High School, dan terbukalah pintu mobil tersebut, yang pertama keluar adalah Hinata. Para Lelaki yang memang fans Putri dari Hyuuga itu langsung mimisan sambil menggumamkan nama 'Hinata!'. Kedua muncul Sai, dengan senyumannya yang menawan hati (?) banyak gadis-gadis KHS langsung pingsan melihatnnya, kedua muncul Sasuke, kini rambut hitam pantat ayamnya yang sudah disisir rapi terkena sepoi angin, gadis-gadis KHS yang sebelumnnya sudah sadar dari pingsan langsung saja mimisan. Yang terakhir, TARA! Naruto-Dobe, mata biru bak samudra pasifiknnya saat menatap buku 'matematika'nya sangat eksotik, Gadis-gadis yang sebelumnnya mimisan, kini berteriak histeris, lalu entah dari mana lagu 'Heroes Come Back dari Nowbodyknows' berbunyi mengiringi Trio Guardian itu berjalan beriringan dibelakang Hinata. (Haduh! Heboh bener yah? *nutupKuping)
"Nona Hinata, kita di kelas berapa?" Tanya Sai
"Kalian sekelas dengan ku kok!" Jawab Hinata lembut.
"Huh! Gadis-gadis itu berisik" gumam Sasuke, "Nona punya MP3 player?" tanyanya kepada Hinata, Hinata menganguk lalu menyerahkan MP3 playernya ke Sasuke, segera Sasuke memakainya. Dan Naruto masih tetap berkutat dengan Bukunya sesekali memperbaiki letak kacamata ber frame hitam nya. Melihat Naruto, pipi Hinata bersemu merah
'ternnyata Naruto tampan yah!' batin Hinata, karena Hinata melamun, tak sadar dia tersandung batu yang entah dari mana, Hinata oleng.
Refleks Naruto menutup bukunnya lalu memegang lengan Hinata.
"Nona tidak apa-apa?" Tanya Naruto. Pipi Hinata merona.
"A-Aku tidak apa-apa!" jawabnnya terbata
"Syukurlah!" balas Naruto sambil tersenyum tipis. Kini pipi Hinata tambah merona.
Mereka akhirnnya sampai di depan kelas X-A, kelas dimana Hinata belajar.
"Ohayo!" ucap Hinata. Sakura dan Ino, sahabat Hinata, segera membalas ucapan Hinata.
"Oha—" ucapan Sakura dan Ino menggantung karena melihat pemuda yang berjalan di belakang Hinata "—yo!"
'Wahhh! TAMPANNYAAA!' batin Sakura melihat Sasuke
'YA AMPUN! AKU MELIHAT PANGERAN JATUH DARI LANGIT!' batin Ino berbinar-binar karena melihat Sai.
Sasuke Nampak bingung karena harus duduk di mana. Dia bertannya pada Sai.
"Kau duduk di mana?"
Sai mulai clingak-clinguk kebingungan mencari tempat duduk. Dia melihat Naruto yang sudah duduk bersama Hinata dengan buku yang masih dibacannya.
"Wah! Naruto sudah duduk bersama Nona!" ucap Sai sambil tersenyum
"Aku tidak bertanya tentang Dobe, Sai!" balas Sasuke kesal, tanpa piker panjang akhirnnya dia duduk di bangku barisan ke dua paling depan dan disitu tepat bangkunnya Sakura. Sakura yang duduk disampingnnya sambil menghadap ke belakang, yaitu bangku Ino, langsung merona.
Sasuke yang melihat Sakura menatapnnya tampa berkedip, hanya diam lalu berucap.
"Uchiha Sasuke, salam kenal!"
Pipi Sakura tambah memerah, segera dia menggeleng cepat. Lalu membalas ucapan Sasuke.
"Ah! Sa-Sakura Haruno, salam kenal juga Sasuke!"
"Ya!" jawab Sasuke cuek. Walau cuek, tetap saja Sakura merona hebat.
Kini Sai yang bingung dengan tempat duduk, dia melihat bangku dibelakang Sasuke kosong, segera dia duduk di sana.
Ino yang duduk disampingnya tiba-tiba berteriak.
"KYAAAAAA! AKU INO YAMANAKA, SALAM KENAL!" ucap Ino dengan mata berbinar, Sai menatapnnya bingung lalu tersenyum.
"Ah Ino ya!, Salam kenal juga, aku Sai …." Balas Sai menggantung, karena hanya dia yang tidak mempunnyai nama marga, dia tiba-tiba mendapatkan ide setelah membaca tulisan buku di bangku Ino.
"…Ashikaga, ah ya! Sai Ashikaga" Sambungnya. (Maaf! Author ngawur waktu menulis marga Sai).
Tiba-tiba bel sekolah berbunyi, menandakan pelajaran di KHS dimulai.
Tak lama, Asuma Sensei masuk dengan putung rokok yang masih dihisapnnya, melihat itu, salah satu murid berteriak.
"Sensei, rokoknnya…" celetuk Kiba, murid yang memperingatkan Senseinya itu.
Asuma Sensei langsung kaget.
"Ah maaf!" ucapnnya lalu kembali keluar untuk membuang rokoknya, lalu beliau kembali.
"Maaf ya, Sensei lupa lagi!." Setelah melihat murid yang asing di hadapannya, beliau langsung teringat dengan perkataan Kepsek Tsunade, yang katannya ada tiga murid baru yang akan menempati kelas X-A.
"Wah ada murid baru ya. Baiklah untuk mengawali pelajaran hari ini, Sensei mohon untuk tiga murid baru di kelas X-A untuk memperkenalkan diri!" Ucap Asuma Sensei. Sasuke lalu berdiri di bangkunnya.
"Namaku Uchiha Sasuke, salam kenal!" ucapnnya singkat lalu kembali duduk. Kedua Sai.
"Namaku Sai, lengkapnnya Sai Ashikaga, salam kenal teman-teman!" Ucap Sai sambil menyunggingkan senyum andalannya. Terakhir, Naruto. Dia berdiri sambil menaruh tanggannya di saku celana setelah memperbaiki letak kacamatannya.
"Perkenalkan, namaku Namikaze Naruto, cukup panggil aku Naruto, aku adalah teman Nona Hinata, yang akan selalu menjaga Nona Hinata dari bahaya apapun, jadi siapapun yang berusaha mendekati, menggoda, menyakiti, apapun itu, Nona Hinata, dengan penuh hormat, kalian harus berhadapan denganku. Sekian dan Terima kasih!" Ucap Naruto FRONTAL hingga membuat seluruh penghuni kelas X-A bengong.
Hinata yang mendengar ucapan Naruto hanya menyembunyikan mukanya yang memerah di balik lipatan tangan.
Asuma Sensei yang sebelumnya juga kaget dengan ucapan naruto, akhirnnya sadar.
"Terima kasih Naruto, Sasuke, dan Sai atas perkenalan kalian. Baiklah sekarang buka buku kalian halaman 123!" Suruh Asuma Sensei dan serentak muridnnya mematuhi perintah tersebut.
-TO BE CONTINUED-
., Ucha kembali...(datang pakai seluncur roket, gk bisa ngerem, akhirnnya nabrak tong sampah)
., wah, Gomen ya Senpai-senpai, Ucha updatenya telat,.,., Habis badan Ucha remuk semua karena baru pulang dari rekreasi..!
., Hah? minta oleh-oleh? maaf Ucha tdk bisa beri, mungkin Oleh-Oleh capek! Mau? *semua Geleng2
Gimana, Para Guardian ada yang berubah ya, yang paling menonjol Naruto ya! ckck, itu cuma Naruto loh, masih belum Sasuke sama Sai.
Review please, Saran? Komentar? Flame? Ucha terima dengan lapang perut (?) bletak! *lapang dada yang bener!. Seperti biasa dilarang Flame Karakter, tapi flame ceritannya, apalagi sampai menyangkut pautkan Hinata-chan (Sudah! Sudah! Sabar).,.,
Baiklah, Sekian dari Ucha
Gomenasai, Arigatou \(=^_^=)/ Jaa~~
