Naruto Lemon con otra esposa Capitulo 32
...
Ayo kita lakukan itu sama seperti Nami-san... Itu Naru-nii "
Ucapnya maha dengan memelas
" Apakah kamu tidak akan menyesal Maha ini akan terus berlanjut loh... "
Balas Narumi baru saja bangun dari tidurnya
" Tentu... saja aku tidak menyesal selama itu Naru-nii aku baik baik saja "
Jawabnya sambil melepas pakaian tidurnya hingga telanjang
Saat ini Narumi sedang duduk di pinggir Kasur, dengan keadaan sudah telanjang bulat semalam.
Sedangkan Maha tengah berjongkok dibawah Narumi, sedang menghimpit penis Narumi menggunakan kedua asetnya yang seukuran anak SMA kelas 2 .
"Naru-nii, kamu suka diginikan kan ?"
Tanya Maha sambil menarik turunkan payudaranya agar melakukan penetrasi pada penis Narumi.
"Yeaah... Aku suka Maha..."
Narumi mulai mendesah atas perlakuan Maha.
"Aahh! ini dia... Aku sudah mempersiapkan diri... tapi... Huh?"
Tiba tiba batin Narumi bertanya tanya, karena ia melihat Maha yang baru pertama kali melakukan itu dengan pelan dan penuh perasaan seketika Narumi lantas bertanya pada Maha.
"Darimana kamu mempelajari itu semua... Maha padahal umurmu masih lah 14 tahun hampir menginjak 15 tahun "
Tanya Narumi penasaran dengan gaya maha yang terlihat mahir.
" Aku mempelajari ini semua dari video porno yang beberapa hari lalu aku beli di Vanilla toserba ... Sekalgus melihat Nami-san berhubungan sex dengan Naru-nii aku melihat semua loh "
Ucapnya bangga sambil mencoel wajah Narumi.
" Aku juga ingin memuaskan Naru-nii bolehkah... aku ingin menjadi pengantin masa depan Naru-nii "
" Baiklah aku pun juga tak keberatan mungkin kedepan nya aku akan dicap sebagai Loli Pedofil di masa depan "
Tiba tiba Narumi memegang wajah pipi Maha dan membelainya.
" Aku senang ternyata kamu masih peduli padaku Maha... jadi mau bermain sedikit cepat juga tidak apa apa kah "
Mendengar ucapan Narumi barusan membuat Maha Terperangah, iapun tersenyum ia langsung menaik turunkan buah dadanya dengan sedikit lebih cepat.
"Aahh! Aahh! Maha! Yaahh! Begitu!"
Maha sesekali menambahkan air liurnya pada buah dadanya, sebagai pelumas untuk memperlancar kocokannya pada penis Narumi.
"Ahhh! Maha! Aakkhh!"
Desah Narumi
Mendengar Narumi mendesah kenikmatan,Maha segera mempercepat kocokan buah dadanya pada penis Narumi.
Tiba tiba Maha berhenti mengocok penis Naruto dengan dadanya, ia menggantinya menggunakan tangannya dan dengan mengulum penis Narumi.
"Ahhh! Kulum terus! Maha! Aaakhhh! Aakh!"
Desah Narumi saat bibit seksi Maha mengulum penisnya semakin ganas.
Maha mempercepat kulumannya agar dapat memberikan Narumi kenikmatan.
"Aahh! Aakkhh! Maha! Lebih cepathh! Aakkhh!"
Desah Narumi sambil memegang kepala Maha.
"Mmmhh~ mmmhhh!"
Dan Maha sendiri mulai kelelahan mengoral penis Narumi.
"Emmmmhhh~ emmmmhh~ Puahhh! Ini pertama kalinya bagiku Naru-nii~ penismu sangat nikmat!"
Ucap Maha menggoda sambil sesekali mengocok ngocok penis Narumi.
"Ahhh! Mulutmu juga pintar memanjakan penisku Maha!"
Ucap Narumi mendesah senang.
Maha kembali memasukkan penisnya kedalam mulut nya, dia ingin segera merasakan sperma Narumi.
Maha semakin bersemangat mengulum penis Narumi saat lelaki itu hampir klimas.
"Akkhh! Maha aku keluar Aakkhh!"
CROT! CROT! CROT!
"kyahhh! Narumi-nii! Banyak sekali ahhh!"
Teriak Maha senang karena sperma Narumi menyembur pada wajah dan dadanya.
Narumi kemudian membaringkan tubuh Maha di atas tempat tidurnya lalu menindihnya.
" Sekarang hidangan utama, adikku Maha yang kawaii"
"Ayo Naru-nii! Aku tidak sabar merasakan penis mu di vaginaku!"
Ucap Maha membalas rayuan dari Narumi.
Maha sekarang telah berposisi mengangkang membuka jalan bagi kejantanan Narumi.
"Aku mulai ya, Maha."
Ucap Narumi sambil memasukkan kejantanannya ke dalam vagina adik angkatnya sekaligus pacarnya ini yang baru saja di tembak pada pagi hari itu juga.
Sambil menindih tubuh Maha, Narumi melumat bibir kekasihnya tersebut, untuk memberikan rasa nyaman kepadanya.
Maha juga mengalungkan tangan dan kakinya pada leher dan pinggul Narumi.
Bleesshhh!
"Aahh! Aakhh! Naru-niiihhh!"
Desah Maha karena merasakan kejantanan Narumi mulai menusuk memasuki lubang ntimnya.
Dengan perlahan kejantanannya Narumi memenuhi lubang milik kekasihnya tersebut.
Blesh!
Penis Narumi telah sepenuhnya tertanam ke vagina Maha.
"Uukkhh! Aahh! Kau sempit sekali apa ini pertama kalinya Maha!"
Lenguh Narumi menikmati pijatan dari dalam vagina Maha.
" Ini pertama kalihhh Naru-niiihhh! Ce-cepat gerakan penismu Aahh! Ahhh! Narumi-nii! Aahh! Aahh!"
Ucap Maha sudah tak tahan merasakan genjotan penis Narumi
Dengan perlahan dan sedikit medical herbal dari China Narumi menggerakkan pinggulnya, sehingga kejantannya maju mundur menusuk nusuk vagina Maha.
"Ahhh! Aahh! Naru-niihhh! Aahh! Lebih cepaat! Ahhh! Lebih keras!"
Desah Maha keenakan saat penis Narumi menyodok nyodok vaginanya.
"Ahhhh! Ahhh! Maha! Vaginamu sempit sekali Aakhhh! Akh!"
Desah dan erang Narumi sambil mempercepat penetrasinya.
Narumi memaju mundurkan penisnya semakin cepat di dalam vagina Maha.
Narumi menyodok lebih cepat dan lebih keras didalam vagina Maha, dan ia juga meremas remas payudara menggiurkan Maha, walau bergoyang sedkit dikarenakan masih dalam masa pertumbuhan.
Narumi terus menggila dengan menusuk lebih dan lebih cepat.
Ditambah dengan posisi mereka, tusukan Narumi semakin dalam menghanta, dinding rahim Maha.
Plak! Plak! Plak!
Suara benturan antara kedua pangkal paha mereka yang bermain ekstrim juga sampai terdengar.
"Aah! Aahh! Narumi-nii! Aahh! Aakkhh! Yaahh!"
Tak ada cara lain Maha untuk menyalurkan kenikmatan, selain mendesah dan menjambak jambak rambut Narumi.
Permainan Narumi semakin panas, ia menusuk lebih dalam dan lebih keras, dari yang sebelumnya.
Suara decitan ranjang Narumi juga sampai terdengar.
Semakin lama Narumi menusukkan kejantanannya semakin cepat.
"Ahhh! Ahhh! Narumi-nii! Aahh! Ohhhh! Nikmat sekali ahhh! ahhh! Nikmat sekali! Narumi-nii! Yaahh!"
Kedua tangan Maha mencengkram sprey dengan kuat saat merasakan, gesekan penis Narumi secara membabi buta di dalam vaginanya.
Dirinya memejamkan mata menikmati setiap sodokan penis Narumi.
" Kau sangat nikmat, adikku maha! Aahh! Aahh! Aku suka tubuhmu, Maha! Ahh! Ahh! Sangat menggairahkan! Akkhhh!"
Narumi mendesah cukup keras, saat merasa penis nya dijepit begitu kuat oleh vagina Maha.
"Ahh! Ahhh! Uhhh! Kau juga Naru-nii emhhh! Ahh! Penismu benar benar nikmat! Ohh! Aahh!"
Desah Maha tak kalah keras dari Narumi.
"Sudah cukup permainan lambat nya Maha! Sekarang aku akan lebih cepat!"
Maha tersenyum senang saat mendengar ucapan Narumi.
"Lakukan Ahhh! Ahhh! sesuka mu Naru-nii! Aahh! Aahh!"
Desah Maha menggoda.
Tidak ingin menunggu lama lagi Narumi segera mempercepat genjotannya.
Genjotan Narumi membuat tubuh Maha kembali terhentak lebih keras.
"Ahhh! Ahhh! Ahhh! Ohhh! Narumi-nii! Kamu memang pintar memanjakan tubuhku Ahhh! nimat seklai Narumi-nii Ohhh! Ini sangat nikmya Ahhh!"
Desahan erotis kembali keluar dari mulut Maha.
Wanita itu juga tersenyum senang saat tubuhnya terhentak dengan keras.
Plak! Plak! Plak! Plak!
Suara benturan antara selangkangan mereka terdengar keras di dalam kamar itu.
"Ohhh! Naru-nii! Ahhh! penismu menyentuh rahimku Uhhh! Nikmat sekali Narumi-nii! Ahhhh! Ahh! Ahhh!"
" Vaginamu juga menjepit penisku sangat kuat Maha Uhh! Rasa nya hangat dan nikmat Uhhh~!"
Narumi semakin dibutakan oleh sempitnya vagina milik Maha.
Tiba tiba Narumi memutar tubuh Maha menungging membelakanginya tanpa melepas penyatuan mereka.
"Aahh! Aahh! Narumi-nii! Kau curang! Aahhhn!"
Maha kembali merasakan tusukan penis Narumi dari belakang dan remasan kuat pada payudaranya.
"Aahh! Ahhh! Na-Narumi-niiihhh! Aahh! Aahh!"
Setelah beberapa saat, vagina Maha mencengkeram penis Narumi, dengan sangat kuat saat dirinya hampir klimaks.
"Uhhh! Ahhh! Ahhh! Naru-nii! Ohhh! Aku hampir sampai! Ahhh! Ahhh! Ahhh!"
"Aku juga Maha!Uhhh! Ahhh! Ahhh! kita keluar bersamaah! Ohhh!"
Di tambah vagina Maha yang menjepit penisnya dengan kuat, membuat Narumi tidak bisa bertahan lama.
"Ssshhhhh! Ahh! Ahhh! A-aku keluar Narumi-niii! Ahhh! Ahhh! Ahhh! Aku keluarr! Kyaaaaaaahhhhhh!"
CROOOT! CROOOT! CROOOT!
Kedua kaki Maha melingkar di pinggang Narumi saat dirinya mencapai puncak kenikmatan.
"Ukkkhhhh! Ahhh! Ahhh! Aku juga Maha! GUUUUUUHHHHHHHH!"
CROOOT! CROOOT! CROOOT!
Dengan penis yang di tekan semakin dalam pada vagina Maha, Narumi menyemburkan spermanya mengisi rahim Maha.
Hal itu membuat kenikmatan sendiri bagi Maha, saat merasakan cairan panas mengalir masuk ke dalam rahimnya.
Maha dan Narumi tampak puas setelah merasakan sensai klimaks yang begitu dahsyat.
"Uhhh... Rahimki... teris penuh oleh... sperma hangatmuNarumi-nii~"
Ucap Maha saat meraskan sperma Narumi kembali mengisi rahimnya.
Tiba tiba Narumi mendekatkan mulutnya ketelinga Maha, lalu membisikan sesuatu.
"Maha-chan aku masih keras. Boleh aku lanjutkan?"
" Lanjutkan saja Narumi-nii kalau begitu! Kita ini kan pasangan! Jadi tidak usah bertanya seperti itu."
Dan mereka melanjutkan kegiatan panas mereka lagi.
.
.
.
Dibalik luar jendela kamar Maha
" Ara~Ara melihat mereka berdua membuatku tidak tahan lagi Naruto-kun, lihat hasil perbuatanmu ini membuatku bermasturbasi di luar jendela ? untung saja tidak ada yang lihat kalau aku sedang begini kalau saja ada beberapa orang melihat keadaanku dalam keadaan setengah telanjang mungkin aku sudah di gangbang oleh Ugly Bastard dan Oji-san"
Ucapnya dengan tersenyum misterius.
Continuará
