Naruto Lemon con otra esposa Capitulo 35

...

Terlihat mereka bertiga saat ini menikmati onsen di malam selepas kejadian sore tadi Yaitu Narumi dengan benjolan di kepalanya karena terlempar kursi kecil yang dilemparkan oleh seorang wanita berambut ungu yang diketahui sebagai Raiden Shogun meminta maaf atas apa yang dilakukan nya sore tadi.

Narumi yang merasa tidak enak dengan permintaan maaf Raiden Shogun seraya memaafkan di samping itu pula terlihat wanita berambut pink tengah menikmati malam yang indah dengan secangkir the hangat di ikuti Raiden serta Narumi.

" Jadi Narumi-san, apa masih ada apartement kosong untuk kita berdua karena aku tidak harus kemana lagi untuk melangkahkan kaki kita untuk saat ini kami berdua sudah tidak punya apa apa lagi untuk membayar apartement kamu nanti "

Ucap wanita berambut pink dengan wajah memelas menatap Narumi diikuti wanita berambut ungu

" Aku mengerti keadaan kalian ? jadi lebih baik kita sudahi saja mala mini disni agak dingin aku takutnya kita bertiga akan terkena flu "

Bijak Narumi melihat hawa sekitar onsen terlihat dingin

" Kalau begitu Ayo Ye-chan, Ray-chan "

Ajak Narumi tersenyum senang sambil mengulurkan tangan nya

Di saat Yae miko serta raiden shogun mengulurkan tangan pada Narumi tanpa disadari hawa succubus mengelilingi mereka bertiga tanpa disadari oleh mereka berdua kecuali Narumi.

" Bagaimana bisa ini terjadi, padahal sudah hampir 30 menit yang lalu Naru-nii pergi bersama dengan maya-nee apa mungkin ini efeknya lalu bagaimana cara mengatasinya. "

Ucap pelan Narumi tanpa disadari Yae miko dan Raiden shogun langsung mencium Narumi dengan pose berfikir

" Narumi-kun, puaskan kami juga ? ujar Yae miko memperlihatkan puting nya.

" Aku juga Narumi-kun ? "

Ucapnya Raiden Shogun dengan wajah memelas.

"Uummmhh~"

Desah Raiden Shogun di dalam mulut Narumi, ia tengah menyesapi saliva di dalam mulut Narumi.

Narumi pun menghentikan aksi mereka berdua karena masih di dalam onsen dengan berbekal sedikit jutsu Hiraishin Naruto langsung mrnuju kamar penginapan onsen.

Tiba tiba Yae Miko memegang kepala Narumi lalu mengarahkan tepat ke putting susu kanannya.

Narumi semakin kaget karena perilaku Yae Miko yang tidak memperlihatkan gairah seksnya saat terkena hawa succubus milik Naruto

" Yae-chan, tu-tung-mmmmpphhh!"

Belum menyelesaikan perkataan nya mulut Narumi di sumpal oleh Payudara Yae Miko.

"Ahhh! Iyah! Naruuuhhhh! Hisaaphh! Sepertih! Ituuhh!"

Desah panjang Yaemiko karen putting susunya dihisap kuat oleh Narumi.

" Ray-chan, tunggu sebentarrr aku masih belum inihhh jugaaaa mulaiiiii "

Panggilan akrab Yae Miko pada Raiden Shogun sebagai sesama sahabat.

Raiden yang mendengar perkataan dari Yae Miko yang dianggap kakak nya, itu langsung memasang wajah cemberut.

" Ara~Ara enak saja! Kamu harus belajar apa itu belajar berbagi Nee-chan!"

Ucapan Raiden membuat Yae miko cukup belingsetan karena Raiden menjambak rambut Yae miko secara kasar tanpa memperdulikan kalau dirinya kesakitan karena kuatnya jambakan rambut dari Raiden di saat meniikmati bercinta dengan Narumi Raiden pun menarik wajah Narumi kea rah dadanya saat ia masih terengah menyusus di dada Yae Miko.

"Ray-Mmmmmpppphhh!"

Belum sempat menyelesaikan perkataannya lagi, mulut Narumi sudah disumpal oleh payudara Raiden.

"Aahhh! Aaah! Naruhhhh-khhun! Terusshhh! Hisapphh!"

Desah panjang Raiden.

" Mou... aku juga mau Ray-chan! baiklah aku hisap penis Narumi-kun saja!"

Ucap Yaemiko sambil merangkak menuju penis Narumi.

Dan mengarahkan wajahnya pada penis Narumi yang tidak ditutupi sehelai pun.

Langsung saja Yae Miko mengotal penis Narumi dengan cepat, dan narumi mendesah nikmat atas oralan wanita yang baru saja di temui nya karena terkena efek succubus.

"Mmmmhhh... Puah! Bagaimana Naru ni nikmat kan ?"

" Yahhhh! Nikmat sekali! Yaemiko-chan! Ughh!"

Kemudian Yae miko mengoral penis Narumi menggunakan dada besarnya.

Yae Miko mendekatkan bibirnya pada ujung penis Narumi yang berada di belahan dadanya dan memasukkan ujung penisnya itu ke dalam mulutnya. Membuat Narumi memejamkan mata nya saat merasakan mulut hangat Yae Miko di ujung penisnya.

"Ohh! Nikmat sekali! Yae-chan, Ahhh!"

Yae miko tersenyum senang mendengar ucapan pria yang baru saja di temuinya di onsen dia semakin bersemangat menarik turunkan payudaranya sambil mengulum penis Narumi.

"Emmmmhhh... Emm.. Puuaaaahhhh... Emmmmhhh~!"

Yae Miko terus terusan mengoral, memijat, dan mengocok penis Narumi.

" Apa kau mau keluar Naru~"

Tanya Yaemiko menggoda.

Sedangkan Narumi saat ini mulutnya telah disumpal oleh buah dada milik Raiden sang sahabat masa kecilnya.

Ye Miko semakin kuat menjepit penis Narumi menarik turunkan payudaranya.

Dia tidak sabar melihat sperma Narumi menyemburkan keluar hingga Yae Miko ketagihan dengan penis Narumi yang akan menyembur keluar.

"Ugggghhhuummmhhh!"

Desahan Narumi klimaks, dengan tertahan mulut Narumi karena telah disumpal oleh payduara Raiden.

Croooot! Crooot! Crooot!

Naruto menyemburkan sperma nya ke wajah Yae miko dan membuat Yaemiko berteriak senang karena mencapai klimaks pertama kalinya.

"Kyaaah! Naru! Kau keluar banyak sekali"

Wajah Yaemiko penuh dengan sperma Narumi dan menetes ke payudaranya.

Dengan gerakan erotis Yaemiko menghisap sperma Narumi di wajah dan memasukkan ke dalam mulutnya.

" Panas dan nikmat Naru "

Goda Yae miko

Yaemiko kemudian menindih tubuh Narumi lagi duduk tepat di penis Narumi.

" Sekarang nikmati servis dariku Narumi-kun...?"

Yae miko menaikkan tubuhnya dan memposisikan penis Narumi pada lubang vagina nya, lalu dengan perlahan Yaemiko menurunkan tubuhnya membuat oenis Narumi mulai memasuki vagina nya.

Blessshhh~

"Ahhhh! Mmmmhhh!"

Desah Yaemiko saat penis Narumi berhasil masuk separuhnya.

Narumi menyeringai tipis melihat Yae miko mendesah sambil memejamkan mata, Yae miko yang merupakan teman masa kecil Raiden shogun terkenal karena kelembutannya sekaang terlihat keenakan saat penisnya memenuhi vaginannya.

"Bergeraklah Yae-chan... aku akan membiarkan mu menguasai permianan."

" Yaahhhhhh! Naruhhh! Aahhh! Aahh!"

Ucap Yae miko sambil mendesah nikmat.

Dia mulai menaik turunkan tubuhnya sambil mendesah nikmat.

"Ahhh! Ahhh! Ahhh! Ahhh! Nikmat sekali Naru Ohhh! Vaginaku sangat peuh oleh penismu! Emmmmhhhh! Ahhhh! Ahhh! Ahhh!"

Payudara Yae miko bergoyang naik turun seakan dirinya menggerakkan tubuhnya dan itu menjadi pemandangan indah untuk Narumi.

'Ouhhh! Ahhh! Ahhh! Ahhh! Ahhh! remas dadaku Naru tolong manjakan mereka, Aahhh! Ahhh! Ahhh!"

Desah Yae miko sambil memegangkedua payudarnya. Dan Narumi langsung menuruti permintaan wanita yang di genjot nya menjadi sepasang kekasih bersama Raiden

Dia meremas putting Yae miko dengan gemas.

"Emmmmhhh! Akhh! Yahhh! Naruuhh! Seperti itu Ohhh!"

"Naru... aku hampir sampai Ahhh! Ahhh! Ahhh! Uhhh!"

"Aku jugggaaahhh! Yae-chan! Aahh! Aahh!"

Desah Narumi masih terus meremas dada Yaemiko

"Ohhh! Naruhhh! Ahhh! Ahhh! Ahhh! aku keluar! Kyaaaaaahhhhhhhnnnnn!!!!

" Aku juga keluarrr! Guuhhh!"

Crooot! Crooot! Crooot!

Tubuh Yae miko melengkung sangat indah saat mendapatkan orgasme kemudai amburk di atas tubuh Narumi walaupun mewarisi stamina Naruto karena terlahir dari bunshin.

Narumi yang niatnya mengambil air minum di depan langsung mendorong Narumi berbaring lagi diatas Kasur.

" Melihat mu bermain dengan Yae-chan, membuat birahi ku Naik Narumi-kun, puaskan aku sampai aku tidak bisa berjalan lagi Naru-kun."

Ucap Raiden dengan nada mendesah.

Raiden langsung mencium bibir Narumi awalnya hanya sentuhan biasa, tapi lama kelamaan Narumi mulai menggigit bibir bawahnya Raiden.

Narumi melumat dan menggigit bibir bawah Raiden dengan ganas.

Tampak wajah Raiden memerah sayu membuat Narumi langsung memakan sekarang juga.

" Ayo puaskan aku Naru-kun "

Ucap Raiden dengan senyum menggodanya.

Wajahnya tampak sayu hingga membaringkan Narumi serta dirinya ke dalam ranjang di samping yae miko yang kelelahan.

Tangan kiri Narumi mulai meremas payudaranya yang ukuran nya lebih besar sekita 90 cm atau lebih besar sedikit apalagi saat Narumi diatasnya mulai membelai bibir vagina nya.

"Hem... kau sangat basah Ray-chan... "

" Mou... Siapa lagi yang membuatku basah Narumi-kun, karena terlalu lama bermain dengan Yae-chan sampai lupa kepadaku "

Ujar nya merajuk

" Aahhhh! Ummh! Itu karna dirimu, Naru-kun! Uhhh! Ummh! Kau membuat tubuhku sangat bergairah! Iyaahh!"

" Kalau begitu, kita langsung ke menu utama."

Narumi tidak bisa menahan serigainya saat melihat vagina Raiden yang tampak sudah basah.

Seperti nya wanita di bawahnya ini sudah sangat terangsang.

Narumi menahan kedua kakinya keatas Kasur, dia berlutut di bawah Raiden yang berbaring dengan lutut dan paha yang terbuka lebar.

Raiden bersiap siap untuk merasakan penis besar milik Narumi memasuki vagina nya untuk pertama kalinya dalam hidupnya.

" akan kumasukkan sekarang, Ray-chan."

"Emm... lakukan Naru-khuun..."

Awalnya Narumi menggesek gesekan penisnya membuat ujung penis nya mulai memasuki vagina Raiden.

"Aakkkhh... Hikks hikks sakit Naru."

Ucap Raiden meringis kesakitan karena pertama kali merasakan penis Narumi memasuki vagina nya Narumi yang melihat Raiden menangis langsung mencium bibir Raiden supaya meredakan rasa sakitnya di vaginanya.

" Bagimana... Ray-chan, apa kamu masih sakit sekarang... "

" Tidak Naru-kun, kamu boleh bergerak sekarang... "

Dia bergerak secara perlahan agar Raiden tidak merasa sakit lagi.

"Uhhh! Vaginamu sangat sempit, Ray-chan! Ahhh!"

Narumi tampak keenakan saat merasakan vagina Raiden menjepit penis nya dengan kuat.

"Lebih cepat Naru-kun Aahhh! Ahhh! Ahhh! lebih cepat lagihh! Ohhh! "

Raiden mendesah keenakan saat ujung penis Narumi menyentuh rahimnya.

Apalagi saat Narumi mulai bergerak semakin cepat, Raiden semakin keras mendesah.

Kedua payudara Raiden bergoyang naik turun setiap kali Narumi menghentakkan pinggulnya.

Dan itu membuat narumi ingin meremasnya.

"Ouuhhh! Ahhh! Ahhh! Ahhh! Naru-kun ssshhhh! Ohhh!"

Desahan Raiden semakin erotis saat Narumi juga memainkan payudaranya.

"Uhhh! Vaginamu sangat sempit Ray-chan, apa mungkin ini rasa perawan Ahhh! Ahhh! Ahhh! penisku seperti di hisap oleh vaginamu!"

Raiden tersenyum di sela desahan nya saat mendengar ucapat Narumi.

Setelah beberapa saat vagina Raiden mencengkeram penis Narumi dengan kuat saat dirinya hampir klimaks.

"Uhhh! Ahhh! Ahhh! Naru-kun! Ohhh! Aku hampir sampai, Ahhh! Ahhh! Ahhh!"

" Aku juga Ray-chan! Uhhh! Ahhh! Ahhhh! Kita keluar bersamaah! Ohhh!"

Gerakan pinggul Narumi Semakin tidak terkendali saat dirinya hampir sampai.

Di tambah vagina Raiden yang menjepit penis nya dengan kuat, membuat Narumi tidak bisa bertahan lama.

"Sssshhhhhhh! Ahh! Ahhh! Ahhh! A-aku keluar Naru-kun! Ahhh! Ahhh! Ahhh! Aku keluar! KYAAAAHHHHHHHHHHH!"

CROOT! CROOT! CROOT!

Kedua kaki Raiden sampai melingkar saat dirinya mencapai puncak kenikmatan.

Tubuhnya sampai menegang dengan dada membusung.

"Uhhh! Ahhhh! Ahhh! Aku juga Ray-chaaaannnn! "

GUHHHHHHHHHHHHHH...

" CROOOT! CROOOT! CROOOT!

Dengan penis di tekan semakin ke dalam pada vagina Raiden Narumi menyemburkan spermanya mengisi rahim Raiden.

Hal itu membuta Riden semakin keenakan saat merasakan cairan panas mengalir di dalam rahimnya.

Wajah nya tampak puas setelah merasakan sensasi klimaks yang begitu dahsyat.

" Hah... hah... hah... bercinta denganmu Naru-kun hah... memberikan kami sensasi klmkas untuk pertama kalinya benarkah begitu Yae-chan. "

Tanya Raiden pada Yaemiko di samping kasur Narumi lalu memeluknya.

" Ya begitulah... Arigatou... "

Balas nya lalu mencium pipi kiri begitu juga Raiden mencium pipi kanan lalu tertidur.

.

.

.

City Park Oya Kohkoh

" Selamat pagi Narumi bagaimana kabarmu hari ini kudengar unnie ku sedang menginap di apartement mu bolehkah aku menginap di apartementmu biar bisa dengan mu Opss.. maksudku dengan unnieku "

Ucapnya tanpa sadar tapi tatapan matanya tak bisa di bohongi.

" Tentu saja aku malah tak keberatan kalau kamu menginap di apartement ku karena masih banyak kamar yang kosong."

Balas Narumi tersenyum

" Kalau begitu mohon bantuan nya Narumi"

Continuará