Tiga tahun kemudian, terjadi perang besar antara Konoha melawan alien dari luar planet bumi. Di perang ini, semua shinobi ikut berperang, termasuk anak-anak angkatannya Boruto. Karena kekurangan orang, sebelum perang dimulai, seluruh korban dari perang sebelumnya dibangkitkan kembali sementara dengan edo-tensei, termasuk Neji dan ayahnya.

Begitu Neji bangkit kembali, sebenarnya orang yang dia cari pertama adalah Tenten. Namun Hinata dan Naruto melihatnya lebih dulu dan mereka berdua memeluk Neji dengan erat. Naruto bahkan memperkenalkan Neji ke anak-anaknya, Boruto dan Kawaki, untungnya dia berhasil melepaskan diri dari keluarga Naruto karena mereka sudah bertemu dengan Minato dan Hanabi. Neji kembali mencari Tenten, dimana-mana banyak pertemuan yang mengharukan antara keluarga yang masih hidup dan yang sudah meninggal. Ino bertemu dengan Inoichi, Shikamaru bertemu dengan Shikaku, dan Mirai bertemu dengan Asuma. Kemudian terdengar suara seseorang memanggilnya.

"Neji!" dan kemudian Neji dipeluk oleh Lee yang menangis bertemu dengan temannya lagi.

"Lee! Kau sekarang sudah dewasa, kau bahkan lebih tinggi dariku sekarang! Dan siapa dia? Anakmu?" Tanya Neji ketika melihat Metal Lee.

"Ah iya ini anakku. Metal, kenalkan ini adalah paman Neji, salah satu rival terkuat ayah dan sahabat terbaik ayah." Kata Lee ketika Metal dan Neji berjabat tangan.

Neji mengamati anak ini dan memperhatikan bahwa mata anak ini bentuknya mirip dengan Tenten."Tenten, akhirnya kau menemukan penggantiku juga. Aku bersyukur Lee menjadi pasanganmu menggantikanku." Batin Neji.

"Lalu Guy-sensei dan Tenten kemana Lee?" Tanya Neji.

"Guy-sensei sudah pensiun sejak perang shinobi berakhir, Neji. Beliau lumpuh dan sekarang harus duduk di kursi roda."Jawab Lee sedih.

"Oh begitu, maaf aku tidak tahu." Kata Neji.

"Kalau Tenten, dia ikut perang ini kok, sebentar…ah itu dia! Tenten! Ada Neji disini!"

Tenten mendengar suara Lee memanggilnya dan menoleh ke arah Lee. Begitu melihat Neji dalam bentuk edo-tensei. Tenten membeku, tidak mempercayai matanya sendiri. Semua kesedihan, duka, dan emosi yang dia rasakan selama ini membuncah dalam hatinya. Kemudian Tenten dengan mantap melangkahkan kakinya menuju ke Neji.

Neji yang melihat Tenten dalam bentuk dewasa, sangat terkejut. Tenten menua seperti wine, bagi Neji dia sangat anggun dan cantik, bahkan jauh lebih cantik daripada saat mereka remaja dulu. Neji begitu terpesona dengan Tenten, sampai dia tidak menyadari bahwa ekspresi Tenten begitu keras dan tidak bisa ditebak saat ini.

"Akhirnya kita bisa bernostalgia dengan Neji lagi, Tenten! Tim Guy berkumpul lagi! Hore!" Seru Lee antusias, tidak menyadari Tenten yang perasaannya campur aduk melihat Neji.

Ketika Tenten sampai di depan Neji, Neji berusaha menyapanya,"Hai Tenten, lama tidak bertemu denganmu! Kau sangat cantik sekarang Tenten, jauh lebih cantik daripada…"

PLAK! Satu tamparan keras dari Tenten mendarat di pipi Neji. Semua orang di sekitar mereka shock dan terkejut. Bahkan keluarga Naruto dan Minato pun terkejut melihat pemandangan ini. Neji terperangah melihat Tenten sembari memegang pipinya yang ditampar Tenten barusan.

"Tenten…" kata Neji lirih.

"KAU BODOH NEJI! KAU MENYEBALKAN!" Teriak Tenten sambil menangis dan mulai memukul bahu dan lengan atas Neji.

"Tenten, tenanglah," kata Lee berusaha menghentikan Tenten menyerang Neji bersama Metal, Shikamaru, dan Kiba, namun Neji memberi kode dari mata dan gerakan tangan pada mereka agar mereka membiarkan Tenten melampiaskan semua amarah dan kekecewaannya pada Neji. Akhirnya mereka menuruti keinginan Neji dan membiarkan Tenten meluapkan semua emosinya ke Neji.

"KAU LUPA JANJIMU PADAKU, HAH? SEBELUM PERANG KAU MELAMARKU DAN KAU BERJANJI UNTUK SELAMAT DARI PERANG LALU MENIKAHIKU SETELAH PERANG BERAKHIR, TAPI APA? KAU MALAH MATI MELINDUNGI HINATA DAN NARUTO! APA KAU TIDAK MENGINGATKU SAMA SEKALI KETIKA KAU MENINGGAL? APA KAU SUDAH LUPA PADAKU, HAH?" Teriak Tenten dengan airmata yang semakin deras mengalir dan terus menyerang Neji.

Hinata dan Naruto shock mendengar kata-kata Tenten. Jadi karena mereka, Neji dan Tenten terpisah selama ini? Rekan-rekan mereka juga terkejut mendengar kata-kata Tenten, jadi selama ini tanpa mereka ketahui, Tenten sudah menjalin kasih dengan Neji sebelum Neji meninggal. Bahkan Neji sudah melamar Tenten untuk menjadi istrinya dan berjanji untuk menikahinya setelah perang dunia Shinobi 4 berakhir. Lee yang merupakan teman satu tim mereka juga kaget dan tidak mengetahui kenyataan ini. Lee hanya tahu bahwa Tenten mencintai Neji, namun tidak pernah mengetahui bahwa Neji telah melamar Tenten sebelum perang yang lalu. Semua orang akhirnya mengerti, mengapa Tenten tidak ingin menikah dan menolak semua pinangan dari laki-laki yang mendekatinya maupun tawaran perjodohan dari rekan-rekannya.

Neji yang mengingat semua kejadian sebelum perang, kenangan bersama Tenten ketika dia masih hidup, dan janji Neji untuk tetap bertahan hidup dan menikahinya setelah perang berakhir, hanya bisa tertunduk menatap kekasihnya yang sudah berbeda alam ini dengan airmata yang meluncur deras dan membiarkan kekasihnya ini menyerangnya, melampiaskan semua kekecewaannya kepadanya…

"APA KAU TAHU BAGAIMANA PERASAANKU MELIHAT KAU MENINGGAL MELINDUNGI KELUARGA UTAMAMU? AKU BERUSAHA UNTUK MENYEMBUNYIKAN SEMUA KESEDIHANKU DARI SEMUA ORANG SELAMA BELASAN TAHUN INI NEJI! APA KAU TAHU BAGAIMANA RASANYA KEHILANGAN SATU-SATUNYA ORANG YANG KAU CINTAI LEBIH DARI KELUARGA DAN TEMAN? APA KAU MENGERTI PERASAANKU SELAMA INI? NEJI, JAWAB!" Raung Tenten sambil menangis dan menutup wajahnya. Akhirnya Tenten berhenti menyerang Neji.

Melihat Tenten berhenti menyerangnya, Neji memanfaatkan kesempatan ini untuk memeluk tubuh kekasihnya yang masih menangis dan membelai kepalanya.

"Sayang…" panggil Neji lirih. "Sayang, aku…aku benar-benar meminta maaf padamu karena tidak bisa memenuhi janjiku di alam dunia ini. Saat melamarmu dulu, aku sudah bilang kepadamu bahwa akan ada saatnya aku harus melakukan kewajibanku sebagai Bunke untuk melindungi keluarga utama dan mungkin aku akan mendahulukan kewajibanku sebagai Bunke. Aku mengingatmu sebelum meninggal, tetapi aku tidak sempat menyampaikan pesanku untukmu kepada Naruto dan Hinata-sama. Aku tidak mungkin melupakanmu. Tolong maafkan aku," Isak Neji.

"Aku yakin kau kehilanganku, dan aku juga sangat kehilanganmu. Walaupun aku bisa bertemu dengan ayah dan ibu disana, tetapi tanpamu, hidupku hampa, Sayang. Aku merindukanmu setiap saat disana. Kumohon maafkan aku." Kata Neji dengan memohon seraya memeluk Tenten erat untuk menenangkannya, walaupun tubuh Neji yang sudah mati tidak bisa memberikan kehangatan lagi pada Tenten.

Ketika Tenten sudah mulai berhenti menangis, Neji memegang wajah Tenten untuk menghapus airmatanya, namun Tenten menepis tangannya dan membentaknya,"Aku tidak akan pernah memaafkanmu, Hyuuga Neji!". Lalu Tenten pergi meninggalkan Neji yang terlihat terluka karena kata-kata Tenten barusan sembari mengusap airmatanya.

Neji hendak memanggil dan menyusul Tenten, namun ayahnya Neji, Hizashi, menghentikannya.

"Biarkan dia sendiri dulu Neji, biarkan dia tenang dulu. Dia pasti shock melihatmu lagi setelah memendam perasaan sedih dan kecewanya begitu lama."

"Baik ayah," jawab Neji seraya menunduk.

Kemudian para seluruh kage memerintahkan seluruh pasukan untuk membentuk formasi sesuai divisi masing-masing, seperti pada perang sebelumnya. Neji di divisi 2 bersama Hinata, Hanabi, dan ayahnya untuk pertarungan jarak dekat, sementara Tenten di divisi 1 untuk pertempuran jarak jauh.

"Neji-niisan, aku dan Naruto benar-benar minta maaf, gara-gara kami, kau dan Tenten-san…" Kata Hinata sembari menahan tangis.

"Tidak perlu meminta maaf, Hinata-sama. Itu sudah kewajibanku sebagai Bunke untuk melindungi seorang Soke sepertimu. Lagipula, aku sudah memberi tahu ke dia ketika melamarnya terkait kewajibanku sebagai Bunke, seharusnya dia mengerti. Dia tidak menyalahkanmu dan Naruto atas kematianku kan?" Tanya Neji.

"Tidak pernah Neji-niisan, tetapi…"

"Kak, para kage sudah mulai berbicara. Sebaiknya kita diam dulu dan mendengarkan mereka." Potong Hanabi.

Setelah para Kage selesai memberikan pidato mereka, perang pun dimulai.

o0o


Terkadang berharap Neji di-edo tensei sebentar aja di jaman Boruto, supaya bisa bertemu Tenten dan menepati janjinya. Jujur saya penasaran sampai sekarang, Neji membuat janji apa ke Tenten sampai dia membuat pose Nice Guy di manga dan anime. Selain Neji, orang lain yang membuat pose itu seperti Lee, Guy, dan Naruto, semuanya membuat janji yang tidak main-main ke orang yang mereka sayangi. Berarti bisa kita ambil kesimpulan, Neji pasti membuat janji yang serius dengan Tenten, apalagi Neji orangnya jauh lebih serius dari Lee, Guy, dan Naruto.

Ada review sampai sini?