A/N : Di chapter ini khusus untuk membahas tentang kalung Ivy dan "kembarannya" Jadi, POV-nya POV Dylan Hersley, ibu Ivy, Tress, house elf perempuan keluarga Hersley dan Third Person POV.

Dylan's POV

"TIDAAKKK !" Teriakku. Voldemort telah membunuh suamiku, Ralph Hersley. Air mata mengalir deras ke pipiku. Tapi aku harus menyelamatkan kedua anakku, Delilah dan Evelyn Hersley. Mereka kembar dan aku harus menyelamatkan mereka.

"Tress, bawa Evelyn ke panti asuhan terdekat dan aku akan membawa Delilah !" Perintahku pada Tress, house elf keluarga Hersley.

"Baik, nyonya." Katanya.

"Tunggu, ini ! Kalung ini akan menyatukan Delilah dan Evelyn. Mereka harus berpisah karena jika mereka bersatu maka Voldemort akan mudah menemukan mereka." Kataku sambil memakaikan kalung di leher kedua putriku tercinta ini. (Inilah bagian yang hilang dari mimpi Ivy, bukan karena aku lupa ketik, tapi karena dia tidak diberi kesempatan untuk mengetahui bagian kalung itu.)

Aku segera berteleport ke panti asuhan yang jauh dari sini, ke mana saja.

Aku menemukan diriku berteleport ke Perancis. Kenapa ? Mungkin karena dia akan bersekolah di sekolah sihir Beauxbatons.

"Delilah, ibu selalu menyayangimu, nak. Suatu saat kau dan Ivy pasti akan bersatu." Kataku lalu meninggalkannya di depan pintu panti asuhan.

-Sementara itu-

Tress's POV

Nyonya telah memberikan Tress tugas untuk menyerahkan Evelyn kecil ke panti asuhan terdekat, aku akan membawanya berteleport.

Sampai di panti asuhan, Tress langsung menaruh nona kecil Evelyn di depan pintunya dan Tress kembali berteleport ke rumah keluarga Hersley.

"Avada Kedavra." Kata Voldemort.

"Nyonya...!" Tress melihat nyonya besar dibunuh oleh Voldemort.

"House elf, hah? Avada Kedavra." Tress tidak sempat kabur lalu Tress meninggal dalam sekejap.

Third Person POV

Setelah Tress dan Dylan meninggal dunia, ada sesuatu yang tidak diharapkan terjadi. Jiwa Dylan dan tubuhnya terpisah, tubuh Dylan masuk ke dalam kalung Delilah, dan jiwanya masuk ke kalung Evelyn.

Ini berarti Dylan masih mempunyai kesempatan untuk hidup, namun apabila Delilah dan Evelyn menyelesaikan tantangan dari kesempatan itu.

Tantangan yang dapat merengut nyawa mereka.

Siapkah mereka ? Apakah mereka sanggup ?

Satu hal yang pasti. Dylan belum meninggal sepenuhnya, dan tantangan itu akan datang ketika mereka berusia 16 tahun. Juga ada satu hal yang harus diketahui. Saat tantangan selesai dan mereka berhasil melakukannya, maka Dylan akan kembali hidup DAN kalung itu akan menjadi kalung ajaib yang dapat membantu mereka tetapi dengan satu syarat, tantangan pasti ada dan harus diselesaikan.

Sorry for short chapter. Run out of idea.