Hari ini Sabtu. Weekend ! Tapi, aku kan harus mencari tahu tentang Beauxbatons. Sekarang baru jam 05.30 AM dan aku mandi saja, deh !

Selesai mandi sekitar jam 05.45 AM. Hermione bangun.

"Ivy, kamu sudah mandi ? Apa yang membuatmu bangun lebih pagi dari aku ?" Katanya. Biasanya Hermione bangun lebih pagi dari aku.

"Mimpi buruk ? Nnngg...enggak buruk juga sih. Tapi aku mau ke perpustakaan hari ini." Kataku. Hermione lalu bangun dan menuju ke kamar mandi. Baru beberapa langkah dia berhenti berjalan dan berbalik badan.

"Aku ikut. Dan, ceritakan mimpimu. Aku mau membaca buku yang kutemukan beberapa hari lalu, tapi karena sudah malam jadi aku belum membacanya. Aku akan ajak Harry dan Ron. Kau tidak keberatan ?" Tanya Hermione. Sekarang dia sepertinya akan mengalahkanku dalam ujian selanjutnya.

"Hmmm...bolehlah ! Kita kan sahabat. Walau kamu satu-satunya sainganku, enggak juga sih. Anak-anak Ravenclaw juga. Tapi saingan terberatku kamu, Mione. Dan minggu besok adalah minggu ujian." Kataku. Kami berdua tertawa. Lalu Hermione menuju kamar mandi.

Biasanya kalau sarapan aku datang jam 06.30 AM bersama Hermione. Padma dan Parvati masih tidur, tapi mereka sudah bangun.

"Pagi Ivy." Sapa mereka. Kadang kembar melakukan hal yang bersamaan. Aku jadi ingat Fred dan George.

"Pagi juga." Sapaku. Sekarang yang ada di pikiranku adalah 'bla bla bla bla bla bla' Aku pusing sekali. Aku memutuskan untuk membaca buku. Aneh, ya ? Kalau orang pusing karena baca buku, kalau aku pusing dan baca buku bisa jadi enggak pusing lagi.

Aku ambil buku Potions lalu membacanya.

Jam 06.00 AM tepat, Hermione selesai mandi dan Parvati dan Padma, mereka keluar kamar, walau mereka belum mandi.

"Ivy, ada 30 menit sebelum sarapan, aku juga mau baca buku." Kata Hermione. Aku hanya mengangguk.

30 menit kemudian.

Hermione dan aku menuju Great Hall. Untuk sarapan tentunya. Kami melihat Harry dan Ron di belakang kami.

"Hi, Harry. Hi, Ron." Sapaku dan Hermione.

"Hi, Ivy. Hi, Mione." Sapa mereka. Jujur saja pikiranku akhir-akhir ini tentang mimpi dan bla bla bla. Yang berarti tentang laki-laki. Tapi yang aku pikirkan, sainganku kebanyakan yang perempuan dan yang laki-laki mungkin Harry (Di semua pelajaran) dan Malfoy di Potion.

Bla bla bla. Murid-murid lainnya berbicara dan yang terdengar hanyalah bla bla bla. (Kok banyak bla bla bla ya dari tadi ?)

"Jadi yang ingin kamu cari di perpustakaan apa Ivy ?" Tanya Hermione.

"Tentang Beauxbatons. Kamu tahu sesuatu tentang itu ?" Kataku pada Hermione.

"Hmm...Sekolah sihir itu, ya ? Aku ada buku tentang itu, ada di kamarku. Mau pinjam ?" Tanya Hermione.

Yang aku rasakan adalah bahagia...YAY ! Akhirnya aku enggak perlu nyari tentang sekolah itu di perpustakaan. Yang aku tahu, rambutku jadi kuning cerah. Artinya aku senang. Aku memeluk Hermione.

"Makasih Hermione..." Kataku. Fred dan George lalu datang ke arahku.

"Kau sedang senang, ya ? Ngomong-ngomong kapan kita akan membuat prank lagi ?" Tanya George.

"Ya, kapan ?" Tanya Fred kemudian.

"Kalian ini. Yang ada di pikiran kalian hanyalah prank saja. Kalian juga perlu belajar untuk O.W.L.S kalian." Kata Hermione. Aku pikir dia sangat gampang marah tentang keseriusan belajar.

"Mungkin lain kali, dia tidak dalam mood yang bagus hari ini." Kataku.

Fred dan George agak kecewa, namun mereka melihat Hermione yang agak meledak dan memutuskan untuk duduk dan makan.

Selesai makan, aku dan Hermione mengajak Ron dan Harry untuk pergi ke perpustakaan, karena aku sudah tahu Hermione mempunyai buku tentang Beauxbatons jadi aku mau baca buku tentang Study of Ancient Runes atau Arithmancy. Harry tidak bisa karena dia ada latihan quidditch dan Ron, dia sepertinya sangat ingin menolak, tapi dia takut dengan Hermione.

Di perpustakaan. Aku mempelajari Study of Ancient Runes, walau sebenarnya aku ingin membaca buku tentang Merpeople. Mereka sedikit menarik menurutku, atau sangat menarik.

Aku lihat sepertinya Ron datang ke perpustakaan untuk menghabiskan waktu bersama Hermione. Aku sepertinya harus meninggalkan mereka berdua.

A/N : Kenapa Fred harus meninggal. Aku nangis pas nontonnya...(Sedang berduka)