Part -2.2: Tatsumi Port Island, Dorm
Yang pertama kali kulihat adalah ruangan yang penuh dengan debu, aku meilhat di samping kiri ada semacam meja untuk menerima tamu dan sebelah kanan ada kursi yang sepertinya untuk tamu dan sepertinya bisa untuk santai-santai, didekat itu ada televisi yang terlihat cukup tua serta ada bar dan meja makan. Yang aneh ada buku di meja yang mengeluarkan 'aura' aneh,
"Tempat ini menarik!" hanya kata-kata itu yang bias kupikirkan untuk menjelaskan masalah ini. Namun aku rasa lebih baik tidak melihat gedung ini sendiri, lebih baik aku ajak gadis yang menemaniku saja.
Aku lebih baik berusaha mengajaknya "Maaf, kau mau ikut menemaniku melihat-lihat eeh..." Lalu ia menjawab dengan tegas "Aigis, ya akan kutemani, one-san" karena agak kaget aku menjawab "panggil Akiha saja, terima kasih, maaf jika menggangu waktunya"
"ah tidak apa-apa, aku hanya ingin membantu " ia membalas kata-kataku dengan sedikit tawa
Ternyata nama gadis itu adalah Aigis, tapi seperti namanya aneh? ah, biar saja. Aku memulai pencarian dengan melihat "kontrak" yang ada didekat meja tamu, aku memegangnya seperti buku biasa dan saat ku buka...
Tiba-tiba didepanku aku melihat seorang anak laki-laki kira-kira berumur 15 tahun berambut biru tua, rambutnya menutupi salah satu matanya dan kedua tangannya masuk ke kantong celananya ia melihatku dan berkata "tolong bantu teman-temanku"
"Akiha-san!" Suara Aigis menyadarkan aku dari khayalan aneh aku. "Kenapa kau bengong saja tadi" tanya nya, dan ku jawab dengan sedikit tawa "ah, buku yang tadi... "
Mana buku yang kupegang? Kenapa menghilang? Atau dari awal itu hanya imajinasiku saja?
Lebih baik aku melanjutkan perjalananku saja "ah, tidak ada apa-apa aigis, lebih baik kita melihat-lihat saja" ia hanya mengganguk.
Perjalanan kulanjutkanke lantai selanjutnya. Sayang dari lantai 2 sampai 4 tidak ada petunjuk penting. Lantai 2 dan 3 untuk tempat tinggal murid-murid dan ada ruang berkumpul dan beberapa buku di lantai 4, dan tanda-tanda kalau dulu disini ada komputer besar.
"Ah! Tempat ini kosong! Aigis apa tempat ini dijual?" Keluh kesal dan pertanyaan keluar dari mulut ku, namun ia hanya bias diam saja.
Dilantai 2 tiba-tiba aku mendengar suara "tolong bantu aku!" Suara yang sama dengan imajinasiku, tanpa pikir panjang aku mengikuti asal dari suara itu. Ternyata berasal dari pintu paling ujung kanan
Kucoba membuka pintu itu, didalamnya ada sesuatu yang bersinar terang bersamaan dengan pintunya yang bersinar juga.
saat aku membukanya Aigis berkata dengan dingin "Ternyata kau berbohong, Akiha-san"
…
"Apa yang terjadi? Kenapa aku berada di depan dorm ini lagi? Kenapa aku sendiri?"
Pertanyaan ini bukan untuk Aigis, namun untuk Akiha sendiri. Setelah ia membuka pintu itu, semua kembali dari awal lagi namun ia kali ini sendiri, ia ingin mencari terus petunjuk dari dorm ini namun itu tidak bisa, karna ia tidak bisa menemukan kunci unutk membuka pintu dormnya padahal ia sudah mencari ditempat Aigis mendapatkan kuncinya.
Hilang sudah harapannya Ia hanya bisa berteriak "Apa yang terjadi sebenarnya?!"
02/08/2012
third release, man I think the story is more good than before but if you think otherwise please let me know! thank you
