Title : When I Can't Sing Anymore
Author : Vivi 'Hyo Ra'
Cast :
Lee Sungmin
Cho Kyuhyun
Victoria Song
Jung Yunho
And the other cast
Genre : Angst / Romance
Annyeong! Balik lagi nih author dengan chap 8! Bagi yang udah nunggu silakan dibaca. Oh iya, wajib baca juga ya cuap-cuap author di akhir ff ini^^
.
.
"APA KABAR, SHANGHAAAAAI!"
"AAAAAAAAA" teriak seluruh penonton yang tengah memadati Hongkou Soccer Stadium—tempat dimana SM Entertainment mengadakan tour besar yang menghadirkan artis-artis asuhan mereka— saat Jessica dan Krystal yang muncul di atas panggung. Mereka adalah pembuka konser tersebut dan membawakan lagu Tik Tok. Kemudian pertunjukan berlangsung dengan penampilan f(x), Zhang Liyin, Kangta, SHINee, Zhoumi, TRAX, kemudian duet Kyuhyun dan Seohyun yang membawakan lagu Call My Heart Out.
Para penonton sangat senang menyaksikan penampilan itu berlangsung, tapi lain hal dengan keadaan di belakang panggung. Di sana terlihat seorang namja cantik dengan wajah suram yang tertekuk menyaksikan penampilan itu dari sebuah TV yang memang di sediakan di rest room untuk melihat live perform dari panggung utama.
"Sungmin hyung!" panggil seseorang mengagetkan namja bernama Sungmin tadi.
"Ah.. Ryeowook mengagetkanku saja. Wae?"
"Kau kenapa melihat itu, hyung. Nanti kau malah sakit hati.." ucap namja mungil bernama Ryeowook sembari menunjuk TV yang ada di depannya.
"Ah anniyo, aku tidak sakit hati kok. Aku selalu percaya pada Kyuhyun."
"Baguslah, hyung. Tapi.. kau yakin kan tidak cemburu?" tanya Ryeowook lagi memastikan.
"Ne, aku percaya dia melakukan hal itu untuk melindungiku.." ucap Sungmin yang pikirannya melayang-layang kini memikirkan sesuatu.
"Oh ya, namjachingumu mana, Wookie?" sambung Sungmin setelah tersadar dari lamunannya.
"Ah, dia lagi siap-siap tuh, kan setelah ini dia bakalan duet sama Jonghyun." Jelas Ryeowook.
Lain dengan suasana di ruangan Super Junior yang adem ayem, suasana di ruangan f(x) tengah gaduh karena sang leader yang geram melihat Kyuhyun duet dengan Seohyun.
"AAA.. Lee Soo Man sonsaengnim jahat! Pilih kasih! Kenapa kalau aku tidak pernah dikasih kesempatan duet sama Kyuhyun sih? Kenapa selalu si Seohyun itu! Errrr.." terlihat leader dari f(x) itu tengah menghentak-hentakkan kakinya kesal sambil terus mengeluarkan umpatan-umpatan dari mulutnya.
"Eonnie, sabar.." ucap Luna menenangkan.
"Lama-lama ruangan ini hancur gara-gara tingkahmu itu, eonnie." Celoteh pedis Amber itu mampu menyulut emosi yeoja bernama Victoria itu.
"YA! AKU INI LAGI EMOSIIIII! JANGAN GANGGU DEH!" teriak Victoria pada Amber. Keributan-keributan itu pun terus berlangsung, tak tahu sampai kapan.
.
.
-oo-
.
.
Tak terasa kurang lebih 4jam berlalu akhirnya tiba juga penghujung konser pada hari itu. Seluruh penampil muncul ke atas panggung dengan menggunakan kaos yang sama. Mereka muncul dengan membawakan sebuah lagu berjudul Hope yang dulu sempat di populerkan oleh H.O.T. boyband pelopor pada masanya.
Neul hamkke isso sojunghan gol mollatton gojyo
Onjena nawa hamke issojun sojunghan saramdeureul
Gakkeumssik naega jichyo honjara neukkiltae
Onjena naege himi dwaejun saramdeureul itgo saratjyo
"aaaaaaa..." teriakan demi teriakan memenuhi stadium itu. Mereka semua sibuk meneriakkan nama bias mereka masing-masing.
Ijeneun himdeurodo jichyodo sseurojiji malgo
Dangshine naeireul saenggakhamyo ironayo saobe silpaehaesso
Sarange silpaehaesso geu otton gotdo dangshineul sseurotteuril su opso
Algo itjyo sesangen dangshin honjaga aniran gol
Jujoanja seulpoman hago isseul ttaega aniran gol aneungol
Uri modu ironayo soneul naemiroyo modu da hamkkehaeyo
"WUAAAAAAAAAAA" kali ini teriakkan mereka makin besar. Tau kenapa? Itu semua karena mereka di suguhkan tontonan yang menarik dari atas panggung. Yunho memeluk Sungmin! Yah bagi penggemar itu mungkin fanservice yang sangat menarik, tapi tidak bagi salah seorang namja yang melihatnya karena itu seperti pukulan telak baginya.
Dahamkke soneul jabayo geurigo haneureul bwayo
Uriga hamkke mandeul sesangeul haneule geuryobwayo
Nuni bushijyo nomuna areumdapjyo
Majujabeun du soneuro uri modu hamkke mandeurogayo
Sungmin masih berdiri berdampingan dengan Yunho di pinggir panggung. Dengan emosi yang tak bisa ia tahan lagi, namja bernama Kyuhyun menarik lengan Sungmin secara paksa menjauh dari Yunho. Kejadian itu sangat disadari oleh Kyumin Shipper. Mereka pun histeris dan berteriak-teriak heboh membuat Yunho yang di tinggal Sungmin tadi sedikit heran.
'Ada apa ya? Kenapa penonton heboh sekali saat Kyuhyun menarik lengan Sungmin? Dan juga ngapain sih si Kyuhyun narik Sungmin menjauh dari aku? Apa jangan-jangan...' batin Yunho bertanya-tanya. Ia tak peduli lagi dengan keadaan panggung saat itu. Rasa penasarannya jauh lebih besar. Matanya terus menatap kearah dua orang namja yang tengah berbicara di atas panggung itu.
.
.
-oo-
.
.
*Kyuhyun POV*
Sial, ini benar-benar hari terburukku. Oke, aku memang baikan dengan Sungmin hari ini, tapi...
"WUAAAAAAAAAAA" teriakan penonton menggelegar saat melihat sesuatu terjadi di atas panggung. Fanservice mungkin bagi mereka semua, tapi itu adalah neraka untukku. Kalian tau? Sungmin kekasihku dipeluk. Tapi bukan aku yang memeluknya, melainkan namja lain. Yah, namja lain. Namja terjelek dan tak tahu malu bernama Yunho.
Badanku rasanya panas. Namja itu benar-benar cari masalah, ia terus-terusan mengikuti dan menempel pada Sungmin kemanapun ia pergi. Ingin rasanya ku jotos wajah namja itu saat ini juga. Sayangnya ini panggung, aku benar-benar tak tahu harus berbuat apa. Tapi, sepertinya aku benar-benar harus menghentikannya, sebelum YuMin Shipper mulai terbentuk dan menyaingi ketenaran KyuMin Shipper.
"Sungmin! Sini.." aku menarik lengan Sungmin sedikit memaksa. Aku gerah melihatnya terus menempel dengan namja jelek bernama Yunho itu.
"Appo, Kyu.." rintih Sungmin memegangi tangannya yang aku tarik tadi agar menjauh dari pinggir panggung.
"Min, apa itu tadi?" ucapku dengan suara yang sedikit membentak.
"Aku juga tidak tau, Kyu! Jebal.. jangan marah seperti ini.."
"Baiklah aku tak akan marah, tapi sampai aku melihat dia lagi di dekatmu. Aku tak segan-segan mengirimnya ke ruang gawat darurat." Ucapku mengancam. Aku tahu, Sungmin paling tidak suka dengan kekerasan dan ia pasti akan menurut kali ini.
"Andwae! Ne, ne.. aku tak akan dekat-dekat dengannya lagi." Benar kan? Aku menang! Menang telak melawan Yunho jelek itu. Ah.. Kyu kau memang hebat! HAHAHAHA *tawaevil*
"Janji?"
"Janji.." yakinnya padaku membuatku makin puas saat ini. Aku lega. Yah aku sangat tahu, Sungmin pasti takut aku marah dan akan berusaha menjauhkan dirinya dari Yunho meskipun aku tak ada di sampingnya. Sepertinya aku benar-benar bisa tenang sekarang.
Yunho hyung, jangan harap kau bisa mengambil Sungmin dariku. Tidak bisa!
*Kyuhyun POV end*
.
.
-oo-
.
.
"Fyuh.. Sungmin hyung kau belum ganti baju? Ayo cepat hyung ganti di sini saja nih kayak yang lain barengan." Ucap Donghae saat dilihatnya Sungmin masih terduduk di salah satu kursi dalam rest room mereka. Tentu saja Sungmin tidak bisa mengganti pakaiannya di tempat itu. Kalian masih ingat kan Sungmin itu yeoja?
"Ah anni, aku lebih nyaman ganti baju sendirian, hae." Tolak Sungmin halus. Yah jelas saja lebih nyaman sendiri, kalau barengan bisa-bisa rahasianya kebongkar.
"Sungmin hyung paling ga asik tuh, masa badan kita diliat-liat tapi kalau badannya sendiri gamau di bagi-bagi.." canda Donghae yang memancing namja lain di dalam ruangan itu untuk mengeluarkan suaranya.
"Ya! Badan Sungmin cuma boleh aku yang lihat hyung!" bentak namja bernama Kyuhyun keberatan sambil tak lupa melemparkan death glarenya ke arah Donghae. Sungmin yang melihatnya hanya tersenyum-senyum geli.
"Tapi kan curang, Kyu!"
"Andwae!" Adu mulut pun terjadi membuat Sungmin mau tak mau harus turun tangan langsung untuk angkat bicara.
"Sudah lah.. badanku saja di ributin. Aku ke toilet dulu, ne? Mau ganti baju." Sungmin pun mengambil tasnya yang berisi pakaian gantinya dan segera melenggangkan kaki menuju keluar dari rest room.
"Eh hyung. Kok keluar? Bukannya disini ada toilet juga? Ganti disini saja.." tanya Donghae heran.
"Shirreo! Aku tak mau. Nanti kau intip!" Donghae mendengarnya hanya bengong tak jelas sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. 'Apakah aku pervert seperti itu? Aku kan lugu..'#plak
Sungmin pun berjalan menuju tempat yang dirasa agak jauh dari keramaian. Ia ingat ada toilet yang agak tersembunyi di disana. Setelah menemukan toilet yang dimaksud, ia tak langsung masuk, ia terlebih dahulu mengecek keadaan disana. Ia melihat ke sekeliling untuk memastikan tak ada yang memperhatikannya. Setelah yakin tak ada siapa-siapa ia pun masuk, menaruh tas di wastafel dan langsung menanggalkan pakaiannya disitu tanpa masuk ke dalam bilik toilet—Sungmin punya fobia dengan tempat sempit yang sepi—. Ia yakin toilet itu akan sepi.
'drrrttt..' tiba-tiba ponsel yeoja itu berbunyi. Telepon dari Kyuhyun.
"Min.. kau kemana? Cepat kembali!" suara dengan nada tinggi milik namja itu terdengar dari seberang sana memekakkan telinga Sungmin.
"Iya, Kyu. Aku lagi di toilet. Ganti baju aja belum.."
"Yasudah. Cepat!" Sungmin pun segera mengakhiri panggilan itu. Ia sendiri pusing mendengar suara Kyuhyun. Akhirnya ia pun mempercepat gerakannya memakai pakaian dalam pink favoritnya tanpa melupakan korset yang sangat penting ia gunakan.
Sungmin benar-benar santai berpakaian di tempat itu. Ia pikir tempat itu aman tapi ia benar-benar salah prediksi. Saat ia mengganti pakaiannya, seseorang tengah menatapnya tak percaya. Seseorang yang selalu saja mengganggu ketentraman hubungan Kyuhyun dan Sungmin.
.
.
-oo-
.
.
*Victoria POV*
"Changmiiiiiiin!" teriakku memanggil seseorang yang sepertinya harus aku ajak bicara. Kepalaku pusing sekali dengan rentetan problemku dalam mendapatkan Kyuhyun. Mulai dari Sungmin yang ternyata berpacaran dengannya, sampai Seohyun si ganjen itu yang dengan bangganya duet dengan Kyuhyun. Menyebalkan..
"Wae? Kenapa sih dateng-dateng ke sini sambil teriak? Ada masalah? Kyuhyun lagi?" Yah Changmin memang paling tahu kalau aku ini pasti ingin membicarakan Kyuhyun—jelas ia tahu, apasih kalau bukan Kyuhyun?—
"Aku pusing.. Ak..aku.." Aku pun mendudukkan diriku di salah satu kursi yang berada di dalam rest room TVXQ. Untungnya dalam ruangan ini hanya ada aku dan Changmin, soalnya kalau ada yang lain bisa gawat urusannya.
"Tenang dulu.. nih." Changmin menyodorkanku segelas vanila latte yang masih hangat. Aku pun meminumnya sekali teguk lalu menaruh gelas vanila latte yang hampir habis itu ke meja terdekat.
"Min, kau tahu Sungmin oppa kan?"
"Hm.. ne. Wae? Kau mau membicarakan tentang kedekatannya dengan Kyuhyun?" Changmin benar-benar hebat. Darimana ia tahu arah pembicaraanku akan kesana?
"Ne, kau tahu soal itu?" selidikku sedikit penasaran.
"Yah, sebenarnya baru-baru ini juga sih aku 'ngeh' sama hubungan mereka. Sebelum-sebelumnya sih emang aku pernah dapat kabar bahwa Sungmin itu ada hubungan sama rekan grupnya sendiri dan aku tidak terlalu pusing sampai tadi..." omongnya terputus. Ia menghembuskan nafasnya pelan sembari menundukkan kepalanya.
"Sampai tadi apaaa? Jangan bikin penasaran gini dong, Min!"
"Sampai tadi aku memergoki Kyuhyun tengah menatap Sungmin dengan tatapan cemburunya saat Sungmin dekat dengan Yunho di bus. Tidak hanya di bus juga sih, tadi juga saat di panggung aku lihat dengan mata kepalaku sendiri ia menarik paksa Sungmin dari samping Yunho. Aneh kan?"
"Jadi Kyuhyun cemburu dengan Yunho? Pantas saja tadi aku memergoki mereka tengah berbicang mengenai Sungmin dan Yunho. Aku dengar sendiri Kyuhyun bilang bahwa dia.. dia berpacaran dengan Sungmin. Ah.. aku tak habis pikir, Min. Semua benar-benar tidak masuk akal." Ucapku lemah sambil mengusap-usap kepalaku yang sakit. Otakku mungkin sudah lelah bekerja keras mengolah pikiran mengenai Kyuhyun.
"Kyuhyun mengatakan hal itu? Cih.. aku benar-benar tak habis pikir. Dia itu tampan dan dikelilingi oleh banyak yeoja cantik, tapi dia lebih memilih memacari namja. Yah aku tahu sih Sungmin itu 'namja cantik', tapi masa sih harus dipacarin."
"Changmin!" panggil seseorang yang tiba-tiba muncul dari balik pintu mengagetkan kami.
"Ne, hyung." Jawab Changmin pada namja yang aku tahu adalah salah satu asisten TVXQ.
"Kau di panggil manager. Cepat!" Asisten itu memandangku dengan sedikit sinis kemudian pergi begitu saja. Cih... siapa sih dia?
"Kalau begitu aku ke managerku dulu ya. Kau mau menunggu disini atau.." tanya Changmin padaku.
"Aku pergi saja lagian aku mau lanjut istirahat di ruanganku. Kalau begitu bye" aku pun keluar dari ruangan itu. Yah jelaslah aku lebih memilih keluar, mendingan aku kembali ke ruanganku daripada menunggu sendirian di ruangan TVXQ.
"Baiklah, bye.." ucap Changmin yang kudengar sebelum aku melangkah lebih jauh.
Dengan sedikit malas aku pun berjalan gontai sendirian menuju ruangan f(x), tapi kok rasanya aku mau buang air kecil. Ah pasti gara-gara kebanyakan minum vanilla latte tadi nih! Duh mana ruanganku masih jauh lagi! Toilet dekat sini dimana ya?
Setelah beberapa lama celingak-celinguk, akhirnya aku menemukan toilet yang agak tersembunyi. Aku saja baru tau ada toilet disini. Tanpa banyak basa-basi aku pun melangkah masuk
"Iya, Kyu. Aku lagi di toilet. Ganti baju aja belum.." kudengar suara seseorang dari dalam. Dia menyebut Kyu? Maksudnya Kyuhyun? Orang itu menelpon Kyuhyun? Dari suaranya kok kayak ga asing ya? Aku pun berusaha mengintip dari balik dinding. Aku penasaran siapa yeoja yang berbicara tadi.
'Deg.' Jantungku rasanya mau copot saat melihat pemandangan di hadapanku. Aku tidak salah lihat kan? I..it..itu Sungmin kan? Kenapa dia ada di toilet yeoja? Dan kenapa.. ia memiliki dada yang menonjol—bahkan lebih menonjol dari milikku—? Omo.. jadi Sungmin itu..
*Victoria POV end*
.
.
To be continue
Victoria hobinya nguping mulu tuh di ff ini hihihi^^
oh ya, author pengen bagi-bagi pulsa buat 3 orang yang beruntung. Mau readers? Tata caranya bisa di lihat di myfanfictionpage . wordpress . com(hapus spasinya) Buruan ya! Soalnya batasnya sampe tgl 11 agustus^^
Big thanks buat readers yg baik hati :
hyuknie, chikyumin, SnowWhite04, cherrizka980826, kyumin shipper, sha, guest, Just Call Me Guest, mitade13, Shofiy Nurlatief, RithaGaemGyu, privinaJOYERS.
SnowWhite04 : lagian mereka memang cantik-cantik, chingu, jadi ga salah berandai-andai seperti itu^^ kkk~ gomawooo
kyumin shipper : Author kemarin sibuk registrasi kuliah hehe mianhe chingu^^
Just Call Me Guest : Gomawo chingu udah mau nungguin hiks..*terharu*
mitade13 : iyaaap bener chingu! Hayo ketahuan mampir ke blog tapi ga ninggalin comment! hehe
Mianhe cuma bales sebagian. Gomawo udah nunggu lama *bow*
akhir kata... review ya chingu!^^
