Akhirnya, Author menemukan saat yang tepat untuk Mengupdate Cerita ini, Setelah Sekian banyak Praktek, karena para Senpai di kelas 3 pada mau ujian nasional author libur dan dapat melanjutkan Fic.
Seperti biasa, Author mengucapkan terimakasih yang kepada yang telah mereview chapter sebelumnya. Untuk Ru-San, Kaiba mungkin akan ngerebutin Shizu yang mulai akrab dengan Ryo.
Akhir kata, Please Enjoy the story
Chapter 5: The Kidnapping
Sementara itu, didalam Mobil, mereka Sukses menculik Shizuka dan membuatnya taksadarkan diri, setelah mengikat tubuh Shizuka mereka menaruhnya di bagasi mobil.
"Cino, apa pria tadi masih mengejar kita?" Tanya Richie kepada salah satu orang dibelakangnya, "Tidak, dia sudah kehilangan Jejak." Jawab seseorang yang bernama Mendo Cino tersebut.
Didalam Mobil itu terdapat empat orang, termaksud Richie yang mengendarai Mobil itu dengan kecepatan tinggi, "Sial, Kenapa gadis ini harus bersama Dokter berambut putih itu?" Tanya Richie kesal, "Kau kenal Orang itu?" Tanya salah seorang diantara mereka.
"Ya Depre, bisa merasakan Niat Jahat yang ada dihati kita karena millennium ring yang menggantung dilehernya itu. Sejak pertama dia melihatku, dia langsung mencurigaiku." Jelas Richie
Depre hanya mengerutkan kening kemudian bertanya, "Apa pendapatmu Mill?" Tanyanya kepada pemuda yang sibuk memainkan Gadget miliknya, ia bernama Cedar Mill.
Mill hanya tersenyum kemudian berkata, "Apa mungkin dia akan mencarinya? Kurasa dia itu temannya yang nanti bakal merepotkan kita." Ujarnya.
Richie hanya tertawa kecil lalu ia berhenti di sebuah Restoran, untuk makan siang, dia bersama temannya segera memesan makanan lalu berbincang
"Kita langsung ke markas besar,nih?" Tanya Depre Dibalas anggukan Richie, "Kasihan Gekkou sendirian, hehehe…" Jawab Richie dengan tertawaan Mengejek
"Sayang, Yakaou sudah tidak bergabung dengan kita….sejak kekalahannya di Kaiba Corp, dia pergi dari kelompok ini" Lanjut Richie
"Dia yang sekarang sudah menjadi Pecundang, seperti kakaknya." Mill menambahkan, "Aku dulu menghormatinya, tapi sekarang tidak, haruskah kita menjadikannya target?"
"Tidak…..tidak perlu, dia akan datang sendiri untuk menyelamatkan Gekkou, begitu pula dengan Syifa Kawai yang akan menyelamatkan anak ini, saat itu, kita bunuh mereka…hahaha…..!" Richie tertawa kejam dengan sangat keras.
"Jadi, kau menculik anak ini hanya sebagai umpan agar CEO Yukiza Corp yang merupakan tantenya datang dan menyelamatkannya?" Tanya Cino, "Betul, 100 untukmu."
"Kau memang licik Richie….paling licik diantara kita." Ujar Depre kepada pria itu, "Dan itu alasan mengapa aku dipercaya Ketua sebagai penyusun strategi, Depre" Jawab Richie.
"apa sudah ada kabar dari Willer?" Tanya Richie kepada Mendo Cino, "Tidak, dia dan Ted Banias belum memberi Kabar apa mereka berhasil menculik dia atau belum" Jawab Cino.
Sementara itu, Di Bandara Domino, Kaiba dan Mokuba baru saja turun dari pesawat, "Lihat itu mereka." Kata Seseorang yang bernama Willer Mett, "Jadi, yang mana yang bernama Mokuba Kaiba?" Tanya Orang yang bernama Ted Banias, "Itu, yang lebih pendek. Karena yang mengenakan Jas Putih itu Kaiba Seto, Sang CEO. Nah, Yang Merupakan Mokuba Kaiba adalah adiknya, orang yang berada disampingnya itu." Terang Willer.
Willer masih ingat saat ia dikalahkan Kaiba di puncak Kaiba Corp saat ia bersama para Card Professor menguasai Kaiba Corp dan Ia Harus melawan Kaiba yang ingin menerobos ke dalam, Sejujurnya dia masih dendam saat ia dan kartu kesayangannya, White-Horned Dragon dikalahkan telak Kaiba oleh 'Blue Eyes'-nya.
Ted kemudian berkata kepada Willer, "Ayo kita bergerak." Willer hanya mengangguk kemudian mulai bergerak sesuai Formasi yang telah mereka Susun sebelum Kaiba bersaudara itu sampai disana.
Willer tiba-tiba menghadang mereka, Kaiba mengenali wajahnya, karena dia pernah menghadapinya waktu insiden Kaiba Corp.
"Ada perlu apa kau?" Tanya Kaiba dengan nada acuh dan tidak menanggapi dengan begitu serius pembicaraan mereka, "Jangan begitu , ramahlah sedikit." Jawab Willer.
"Kutanya sekali lagi, mau apa kau tiba-tiba muncul dihadapan kami begini, Willer?!" Tanya Kaiba, dia sudah mulai agak kesal sekarang dan menaikkan volume suaranya, "Aku sedang buru-buru, jika tidak ada hal penting yang kau permasalahkan bisakah kau….."
Secara mendadak, Ted muncul dan dengan mudah meringkus Mokuba, Mengikatnya kemudian menariknya ke mobil, Kaiba terkejut dan bermaksud mengejar Ted akan tetapi dihadang oleh Willer.
"Minggir dari situ, Willer! Kau tidak lihat adikku diculik!?" Kaiba agak panik karena Mokuba diculik dan dia dihadang oleh Willer disana, "Nikmati saja kesendirianmu." Willer berkata kemudian tertawa.
"Jangan-Jangan kau juga terlibat, Ya?!" Kaiba bertanya dengan marah kepada Willer, "Hahaha…..Kau bisa menebaknya sendiri, kan?" Willer kemudian berlari meninggalkan Kaiba, Kaiba kemudian pergi ke parkiran mobil dan menemui Roland disana.
"Roland, ikuti mobil itu!" Perintah Kaiba kepada supirnya tersebut, sambil menunjuk kearah mobil yang dinaiki oleh Willer, "Dimana Tuan muda?" Tanya Roland, "Makanya, dia diculik di mobil itu!" Terang Kaiba, Roland pun mengejar mobil itu dengan kecepatan penuh.
Mobil itu terus berjalan, tanpa tanda-tanda akan berhenti, 'Mau mereka bawa kemana Mokuba?' Kaiba terus berpikir sambil memperhatikan Mobil itu.
Sementara itu, didalam Mobil, Mokuba berhasil mereka buat Pingsan, "Kita akan langsung ke markas besar?" Tanya Willer, "Ya. Tadi Richie bilang, mereka berhasil meringkus Anak dari " Terang Ted.
Kaiba terus memperhatikan GPS yang melacak keberadaan Mobil itu, mereka sempat kehilangan jejak karena Ted merupakan pendara Handal dan mampu menyelip dari berbagai mobil, Kaiba kemudian menelpon Jounouchi dan meminta bantuan dia dan kawan-kawannya untuk menyelamatkan Mokuba, dan mereka menyanggupinya.
" ?" Roland memanggil Kaiba dan menyebabkan Kaiba Terkejut karena daritadi dia Fokus ke GPS-nya, "Ada apa?" Tanyanya, "Kita akan meninggalkan Domino" Terang Roland, "Apa!?" Kaiba menjawab dengan ketidakpercayaan.
"Kita akan kearah Tokyo." Terang Roland, Kaiba terkejut kemudian memberitahukan kepada Yugi Cs bahwa mereka akan menuju Tokyo, ini membuat Yugi dan kawan-kawannya terkejut.
Sementara itu, Di Tokyo, Ryo berhasil menemukan dimana lokasi persembunyian Mobil yang membawa Shizuka, itu berada di koridor belakang stasiun Tokyo, Ia kemudian memberitahukan kepada Jounouchi bahwa Shizuka diculik, dan ia akan menolongnya.
Jounouchi terkejut dan ia marah kepada Ryo, namun ia teringat bahwa Kaiba juga kehilangan adiknya, kalau begitu mereka bisa menyelamatkan Shizuka dan Mokuba sekaligus, kan?
Akhirnya, Yugi dan kawan-kawannya pergi ke Tokyo untuk operasi penyelamatan Shizuka dan Mokuba, Mereka diantar oleh Isono yang diminta Kaiba untuk membawa mereka ke Tokyo.
Sementara itu Di Markas besar, Kelompok Richie sampai terlebih dahulu dan memasukkan Shizuka yang dalam keadaan terikat dan Pingsan itu ke dalam ruangan yang sama dengan Gekkou.
"Kau mendapat teman baru." Richie membuka pembicaraan dengan Gekkou yang hanya duduk terikat, "Aku tidak mengerti jalan pikiran kalian….Apa maksud kalian melakukan semua ini…..?", Richie menghela nafas, "Kamilah yang tidak mengerti jalan pikiran kalian, Tenma bersaudara…"
Tak lama kemudian,Willer dan Ted datang membawa Mokuba dengan keadaan yang tidak berbeda Jauh dengan dengan Shizuka, Mereka berlima kemudian tertawa bersama.
