Sky
Author : Lee Min Yo
Cast :
Namja : Kyuhyun, Yesung, Donghae,
Yeoja : Sungmin, Ryeowook, Eunhyuk
Ortu :Hanchul, Kangteuk, Zhoury
Genre : Romance , School life
Length : Chaptered
Chapter 4
Saat menceritakan kisah cintanya di masa lalu, mata Hae berkaca kaca, mengingat kejadian itu kembali membuatnya dapat merasakan sakit hati yang mendalam, tapi sebagai namja ia tak akan menangis di depan seorang Yeoja, ia pun tetap berusaha tidak menangis.
"kau tau Hae kau namja yang cukup kuat"ucap Minnie setelah mendengar cerita Hae
Hae menatap Minnie "menurutmu begitukah ?"
Minnie mengangguk tegas meyakinkah Hae, kali ini Hae memperlihatkan senyum tulusnya.
"Hae ah, kau tau jika kau punya masalah jangan pernah menyimpannya sendiri, kau bisa berbagi masalahmu itu denganku, atau bahkan dengan yang lain"ucap Minnie
"jongmal gomawo Minnie ah, hmm menurutmu bagaimana cara agar aku bisa melupakannya Min ?"ucap Hae tulus
Minnie tampak berpikir dan sebuah ide muncul di kepalanya.
"mungkin kau bisa memulainya dengan mengajakku bermain di Lotte world"ucap Minnie
"kenapa harus kesana bersamamu?"ucap Hae yang kurang mempercayai kata kata Minnie yang menurutnya kurang masuk akal
"taman bermain sangat menyenangkan Hae ah, aku rasa jika kita kesana kau bisa melupakan kenangan lamamu dan mulai membuat sebuah kenangan baru"ucap Minnie
"kurasa itu ide yang bagus"ucap Hae sambil tersenyum
"baiklah sudah diputuskan besok kita kesana"usul Minnie
"hah, besok?"ucap Hae tidak percaya
"ne, lebih cepat lebih baik, lagi pula besok kan kita libur"ucap Minnie
"baiklah, sekarang aku merasa apa yang dikatakan ummamu itu benar"ucap Hae
"maksudmu?"Minnie sedikit bingung dengan yang dikatakan Hae
"kau kesepian, kasihan sekali kau Min, haha"kali ini Hae menertawai Minnie
Minnie hanya diam melihat Hae yang tertawa, baru kali ini ia melihat Hae benar benar tertawa, sepertinya ia mulai bisa mengubah Hae. Hae menghentikan tawanya karena ia merasa Minnie tak ikut tertawa tapi malah memperhatikannya.
"wae? Kenapa kau melihatku seperti itu?"tanya Hae
"ani, hanya saja kau jarang melihatmu tertawa begitu senang"ucap Minnie
"j j jinjja?"ucap Hae sedikit gugup
"kau tau, kau tampak lebih baik seperti itu"Minnie tersenyum
Hae hanya terdiam mendengar kata kata Minnie, dan mereka pun hanya bisa diam kali ini, merasa agak aneh, Hae pn kembali bicara.
"sepertinya hujan sudah reda, kalau begitu aku pulang dulu Min. . ."ucap Hae memecah keheningan yang baru saja terjadi
"ah ne baiklah"ucap Minnie
Minnie pun mengantar Hae ke depan rumah.
"Minnie ah gomawo"ucap Hae di atas motornya
"ne"ucap Minnie sambil tersenyum
"aku pulang dulu ne, annyeong"ucap Hae
Minnie mengangguk dan ia pun membiarkan pandangannya melihat Hae yang mulai menjauh menuju apartemennya.
.
.
.
Apartement Hae
Namja itu langsung membaringkan tubuhnya di kasur berukuran besar itu setelah melempar tas sekolahnya ke sembarang tempat, yang ia rasakaan saat ini bukanlah lelah, tapi kelegaan. Entah kenapa saat ia menceritakan masalahnya tadi ia merasa sebagian beban di hatinya terangkat, ia pun tersenyum saat mengingat kembali ekspresi Minnie yang berbeda beda.
"kenapa yeoja itu terlihat begitu manis ya, gomawo Minnie ah"ucapnya sambil tersenyum
Kemudian ia bangkit hendak membersihkan tubuhnya, sebelum ia ke kamar mandi ia melihat ada yang aneh di tasnya, sedikit terlihat lebih besar, hal itu membuatnya penasaran dan mendekati tas tersebut. Seingatnya ia tak pernah membawa banyak barang ke sekolah.
Saat ia membuka tas tersebut ia menemukan sebuah lunch box di sana, ia pun mengeluarkannya dari tas, dan ada sebuah note kecil berwarna pink di sana.
'Hae ah, tadi umma menyuruhku memasukkan makanan ini ke tas mu, oh ya jangan lupa besok pagi kau hanya perlu menghangatkan masakan ini, sebelum ke Lotte world jangan lupa makan yan banyak ne, agar kau tak kelelahan disana' Minnie ;)
Setelah membaca note kecil itu Hae membuka lunch box tersebut dan seulas senyuman tampak dibibirnya.
Ia pun menuju meja makan meletakkan makanan yang di beri umma Minnie, lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, kali ini ia masih tersenyum entah kenapa ia merasa Minnie telah berhasil membuat senyuman tulusnya kembali.
.
.
.
Minnie house
"yeoboseyo Kyuhyun ah "ucap Minnie
"yeoboseyo, hmm Minnie apa malam ini kau ada acara, aku ingin mengajakmu jalan malam ini, kau punya waktu?"tanya Kyu
"ani, baiklah aku juga sedang bosan di rumah, jadi di mana kita ketemu?"tanya Minnie
"aku akan menjemputmu"ucap Kyu
"baiklah, aku akan menunggumu, annyeong"ucap Minnie mengakhiri pembicaraan
"annyeong"jawab kyu
Setelah mematikan telpon tersebut entah kenapa saat ini jantung Minnie memompa lebih cepat dari sebelumnya.
"aish, kenapa lagi aku ini"ucap Minnie
"tidak mungkin aku mendapat serangan jantung dadakan karena mendengar suara Kyu, aishh ottokhe"ucap Minnie sambil memegangi rambutnya
30 menit kemudian
TING TONG
Bel rumah Minnie berbunyi, dia segera membuka pintu, ternyata orang yang ditunggunya dari tadi telah berada di hadapannya sekarang.
"Kyu, masuk lah dulu, aku akan mengambil tas ku dulu ne"ucap Minnie
"baiklah aku juga ingin pamit dengan umma dan appamu"ucap Kyu
"sayang sekali Kyu mereka menemui rekan bisnis tadi sore dan belum pulang, tenang saja aku sudah bilang aku jalan denganmu hari ini"jelas Minnie
"oh begitu, aku tunggu di luar saja"ucap Kyu
"oke"jawab Minnie yang kemudian meninggalkan Kyu di depan pintu
Minnie mengambil tasnya di kamar , lalu ia bercermin merapikan penampilannya.
'ah, cantik'batin Minnie
Entah kenapa tiba tiba wajahnya memanas dan semburat merah mucul di kedua pipinya, dan sekarang jantungnya mulai berdetak tak normal, ia memegangi dadanya.
'ani, kenapa seperti ini, arrggghh'batin Minnie
Kemudian ia menghirup nafasnya dalam agar hal aneh yang ia rasakan barusan dapat hilang.
5 menit kemudian
"mian lama Kyu tadi ada sedikit masalah"ucap Minnie
"gwenchana, kajja"ucap Kyu sambil menarik pergelangan tangan Minnie
Minnie sedikit terkejut dengan Kyu yang tiba tiba menarik pergelangan tangannya, Kyu yang berjalan di depan Minnie tiba tiba berhenti ketika ia merasa Minnie tak ikut berjalan dengannya, ia menoleh ke belakang dan Kyu melihat Minnie sedang terdiam dan melihat ke arah tangannya yang di pegang oleh Kyu.
"mian, aku tidak. . ."ucapan Kyu terpotong, dan ia hendak melepas tangannya dari Minnie
Minnie segera menarik Kyu dan menautkan jari jarinya pada tangan Kyu "gwenchana, lebih baik seperti ini"
"kajja"ucap Minnie, kyu pun tersenyum
.
.
.
Mereka berjalan melewati toko toko sambil menautkan jari jari mereka seperti sepasang kekasih, walaupun begitu orang orang akan menyangka mereka adalah sepasang kekasih tetapi sebenarnya mereka hanya teman. Sepanjang perjalanan dari rumah tak ada kata kata yang keluar, mereka hanya tersenyum, sepertinya sekarang mereka lupa akan rencana mereka malam ini, tapi tiba tiba Kyu berhenti, membuat Minnie juga berhenti.
"wae?"tanya Minnie
"kau mau makan apa?"tanya Kyu tiba tiba dengan menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal
"itu"kata Minnie sambil menunjuk tempat makan di pinggir jalan
"tobukkie, kajja"ajak Kyu
Mereka duduk di tempat makan pinggir jalan tersebut sambil menunggu pesanan teobukkie mereka.
"ini pesanannya, wah wah wah kalian pasangan yang serasi"ucap pedang teobukki tersebut
Kyu dan Minnie hanya bisa tersenyum mendengar kata kata orang tersebut.
Saat pedagang tarsebut berbicara seperti itu, tiba tiba seorang namja yang hendak memesan teobukkie mengalihkan pandangannya pada Minnie dan Kyu, dan ketika pedang tersebut beranjak pergi untuk melayani pembeli lain, Minnie melihat Hae yang sedang memandangnya.
"Hae, sedang apa kau di sini?"tanya Minnie
"aku hanya mau membeli teobukkie"ucap Hae
"kajja bergabung dengan kami saja"ucap Minnie
"mian, tapi aku harus membeli sesuatu lagi"ucap Hae
Dan pedagang tersebut memberi teobukkie yang telah terbungkus plastik pada Hae, Hae pun membayarnya.
"aku duluan Min, Kyu"Hae tersenyum
"ne"Kyumin
Hae menuju ke parkiran dan memasuki mobilnya, entah kenapa kali ini ia tak berniat menyalakan mesin mobilnya dan ia teringat kejadian tadi yang membuatnya merasakan hal aneh pada dirinya.
"aish kenapa aku jadi mengingat mereka"ucap Hae
.
.
.
Kyu dan Minnie masih menautkan jari mereka tak ada inisiatif sedikit pun untuk melepaskan tautan itu, dan saat ini mereka sudah sampai di depan pintu Minnie.
"apa kau senang hari ini jalan denganku?"ucap Kyu tanpa menatap wajah Minnie
Minnie menatap Kyu yang masih tidak menatapnya.
"ne "ucap Minnie sambil tersenyum
Kemudian Kyu menggerakkan tubuhnya agar menghadap Minnie, ia tersenyum, mata mereka saat ini bertemu, tak ada kata yang mereka ungkapan hanya mencoba meresapi perasaan yang nyaman ketika mereka saling berpandangan. Sedangkan sebuah mobil yang menampakkan sosok Hae segera pergi ketika melihat kejadian tersebut.
"gomawo"ucap Kyu pelan dan lembut
Kyu mulai mendekatkan wajahnya pada Minnie, ketika jarak mereka semakin dekat membuat Minnie menutup matanya, tak ada sedikitpun penolakan darinya, Kyu berhasil menempelkan bibirnya di bibir Minnie, tak ada lumatan dalam ciuman itu, sedangkan sekarang jantung Minnie mulai bekerja tak normal, tapi ia tak bisa melepaskan ciuman lembut yang di beri Kyu. Tiba tiba ciuman itu lepas begitu saja ketika ada suara kucing yang bertengkar. *poor Kyumin*. Dan sekarang pintu rumah Minnie terbuka menampilkan sosok Teukie.
"Minnie kau sudah sampai, omo kenapa wajahmu merah begitu, apa kau demam?"tanya Teukie yang Khawatir melihat wajah Minnie memerah.
"Kyu gomawo telah mengantarku, aku masuk dulu ne, kau hati hati di jalan"ucap Minnie dan segera memasuki rumahnya
"ne, kalau begitu ajhumma aku pulang dulu"ucap Kyu
"masuklah dulu"ucap Teukie
"gomawo ajhumma, tapi ini sudah larut lain kali aku kesini lagi"ucap Kyu
"ah, baiklah kau hati hati di jalan ne"ucap Teukie
"ne ajhumma, annyeong"Kyu pun meninggalkan rumah Minnie
.
.
.
Esok harinya
"oh ternyata kau Donghae ah, masuklah Minnie masih bersiap siap"ucap Teukie
Donghae pun memasuki rumah Minnie, Teukie mengajak Hae untuk menunggu Minnie di ruang tamu dan ternyata di sana ada Kangin yang juga, Teukie pun duduk di sebelahnya.
"hari ini kalian akan kemana?"tanya Kangin
"Lotte World ajhussi"ucap Hae
"pasti Minnie yang mengusulkan tempat itu, hah anak itu tidak pernah bosan apa mengunjungi Lotte World"ucap Kangin
Sedangkan Hae hanya tersenyum, setelah beberapa menit menunggu akhirnya Minnie selesai berdandan dan menuju ruang tamu.
"mian Hae ah, apa kau sudah lama menunggu?"ucap Minnie
"ani, aku baru saja datang"jawab Hae
"kajja, aku sudah tidak sabar untuk bermain, umma appa aku pergi dulu ya"ucap Minnie semangat
"ne , kau hati hati jangan merepotkan Donghae"ucap Kangin
"ok appa"jawab Minnie
Setelah Hae dan Minnie berpamitan, mereka pun menuju depan rumah, dan ternyata mobil Hae sudah terparkir tepat di depan rumah Minnie. Hae dan Minnie memasuki mobil tersebut, Hae mulai menyalakan mesin mobilnya dan menuju Lotte World.
Lotte World
"MWO?"teriak Hae tiba tiba
"wae? Bukan kah roller coster menyenangkan?"ucap Minnie santai
"ne, tapi ini sudah yang ke empat kalinya, apa kau tidak bosan?"ucap Hae
"aku tau kita terlalu lama bermain disinida kau sepertinya lapar, kajja kita makan dulu"ucap Minnie sambil menuju ke sebuah food court di dekat sana, dan diikuti oleh Hae yang merasa lega karena ia bisa menghindar dari Roller coster yang membuat kepalanya merasa tidak ena, dan seketika itu juga hujan turun, membuat pengunjung berlari mencari tempat yang teduh.
Food Court
Minnie memesan makanan sedangkan Hae duduk di salah satu kursi menunggu Minnie memesan makanan mereka, setelah memesan makanan tersebut, pelayan itu mengambilkan pesanan Minnie. Tak perlu lama menunggu pesanan Minnnie kini telah siap, Minnie membawa nampan berisi pesanan mereka ke meja tempat Hae menunggu.
"akhirnya, aku lapar sekali"ucap Hae
"spertinya hujannya akan lama, padahal aku masih ingin bermain"ucap Minnie sambil mempoutkan bibirnya
Deg
Melihat itu membuat jantung Hae seperti tersengat aliran listrik, ia merasa Minnie sangat manis jika bertingkah seperti itu.
"Min, kajja makan, nanti makananmu dingin, tenang saja lain kali kita kesini lagi"ucap Hae mencoba menetralkan detakan jantungnya.
"jinjja?"tanya Minnie bersemangat
"tentu saja" ucap Hae yang kemudian menikmati makanannya
Minnie tersenyum, ia memandang Hae 'aku harap kau benar benar bisa kembali menjadi dirimu yang sebenarnya'batin Minnie
Hae yang menyadari sedang di perhatikan membuatnya menghentikan acara makannya.
"wae memandangku seperti itu , apa ada yang salah ?"tanya Hae peasaran
"ani, hanya saja kau mulai menampakkan perubahanmu, dan itu lebih baik Hae, pertahankan dirimu yang sebenarnya Hae ne ?"ucap Minnie
Hae tersenyum "sepertinya kau berhasil mengembalikanku, walaupun belum sepenuhnya aku kembali pada diriku yang sebenarnya"
"kau hanya perlu melakukannya secara bertahap Hae"ucap Minnie
"termasuk mulai mencintai seseorang lagi ?"ucap Hae dengan memandang Minnie intens
Minnie tampak terdiam dengan ucapan Hae, ia mencoba berpikir untuk menjawab pertanyaan Hae, "ne , tentu"
"gomawo"ucap Hae sambil tersenyum
"wah, kalian berkencan ? ini berita bagus untuk kelas kita"ucap seorang yeoja yang tiba tiba saja datang dan duduk di meja Minnie da Hae
"Seo kami tidak berkencan, aku hanya menemani Hae untuk refreshing"ucap Minnie
"ne, kau tauk usah menyebarkan berita yang aneh aneh, jangan merepotkan Minnie"ucap Hae
"wah Hae kenapa kau berkata seperti itu, sepertinya kau mulai menyukainya?"ucap Seo
"sudahlah, aku tak ingin ribut denganmu apalagi kau yeoja, jadi sekarang pergilah"ucap Hae
"bilang saja kau tak mau aku menganggu kencanmu dengan Minnie"ucap Seo sambil berlalu meninggalkan Hae dan Minnie
"sudah Hae"ucap Minnie sambil memegang tangan Hae yang sepertinya hendak menghentikan Seo
.
.
.
Esok harinya
"wah, aku tidak sangka kalau dia berhasil menaklukannya"ucap seseorang
"aku juga, tapi kenapa bisa begitu ya?"timpal seseorang lainnya
"apa mungkin dia yeoja murahan" ucap seseorang
"mungkin saja, mana mungkin bisa semudah itu menaklukan anak itu"ucap seseorang menyetujui
"tapi kalau aku lihat dia yeoja yang sedikit polos"
"dia hanya polos di depan kita, di belakang mana kita tau apa yang ia lakukan"
"benar, murahan sekali dia"
"ya! , bubar kalian semua jangan menyebarkan berita yang aneh aneh" ucap seorang namja tiba tiba
Yeoja yeoja yang tadinya berkumpul di depan mading akhirnya bubar setelah seorang namja meneriaki mereka. Namja itu mendekati mading dan merobek sebuah gambar yang tertempel di mading tersebut. Sekarang tangannya sudah di penuhi oleh kertas yang berisi gambar yang sama, dari tadi selama menuju ke kelas ia merobek semua kertas tersebut di tiap dinding gedung sekolah yang ia temui. Sekilas ia mencoba memandang lagi kertas yang berisi gambar tersebut, raut wajahnya sekarang tampak sedih, tapi seketika hilang ketika seorang yeoja memanggilnya.
"Kyuhyun ah apa yang sedang kau lakukan?"tanyanya
"aku hanya membersihkan dinding yang di tempeli gambar oleh orang yang tak bertanggung jawab"ucap Kyu
"aku bantu ne"ucap yeoja itu
"ani, sebaiknya kau ke kelas saja dulu Seo"ucap Kyu sambil meninggalkan Seo yang sedikit kesal dengan tingkah Kyu
Belum jauh meninggalkan mading dari tempatnya berdiri, lagi lagi Kyu mendengar suara yeoja yang tengah menyidir seseorang. Ia menoleh kebelakang dan mendapati seorang yeoja yang tengah menundukkan kepalanya karena merasa malu tapi yeoja itu tetap berjalan mencoba menghilangkan pikiran pikiran negatifnya, dan tiba tiba seorang namja berdiri di depannya membuat kepalanya menabrak dada bidang sang namja.
"dia yeojachinguku jadi apa yang kita lakukan hal yang wajar sebagai kekasih, sepasang kekasih berciuman itu wajar , dan kalian juga pasti pernah melakukannya, dan ku harap kalian tak membuat berita aneh, kalian tau Minnie yang telah menyadarkanku dari semua tingkah buruk yang aku lakukan, dan sekali lagi dia bukan yeoja murahan seperti yang kalian pikirkan"ucap namja itu
Kyu tersenyum miris memandangi hal yang tengah terjadi di depannya dan berlalu sambil meremas erat kertas yang berisi gambar sepasang kekasih yang sepertinya tengah berciuman, lalu ia membuang kertas tersebut ke tempat sampah.
"Donghae ah"ucap Minnie yang dari tadi menundukkan kepalanya
"kajja ke kelas Min"ucap Hae yang kemudian merangkul bahu Minnie
.
.
.
Break time
Saat ini Minnie, Wookie , Yesung sedang duduk di salah satu meja di kantin. Minnie hanya menunduk sedangkan Wookie mandang Minnie dengan wajah kecewa. Sedangkan Yesung hanya memandang dengan wajah datar.
"Minnie ah"ucap Wookie kesal,
Tapi tiba tiba tangan Yesung menggenggam lembut tangan Wookie, membuat Wookie menoleh pada Yesung, Yesung menggelengkan kepalanya sambil sedikit menampilkan senymannya, Yesung mengisyaratkan agar Wookie menahan emosinya.
"Minnie ah tak uasah takut begitu pada kami, dan jangan menunduk terus apa kepalamu tidak sakit begitu terus terusan?"ucap Yesung
Akhirnya Minnie menegakkan kepalanya perlahan lalu memandang Wookie dan Yesung.
"gwenchana?"ucap Yesung
"ne"ucap Minnie sambil mencoba tersenyum
"jangan takut begitu, Wookie hanya mencemaskanmu"ucap Yesung
"Minnie ah, jujur aku sangat takut ketika mereka membuat berita aneh tentangmu, tapi sebelumnya apa aku boleh tau, apa kalian benar benar berpacaran"ucap Wookie kemudian menoleh pada Yesung, Yesung tersenyum dan mengangguk pada Wookie
"ani, sama sekali tidak, tadi dia berkata seperti itu hanya untuk menolongku agar mereka tak mengakan hal hal negatif lagi terhadapku"ucap Minnie
"lalu kebenaran gambar ini bagaimana? Ini sudah menyebar di jejaring sosial, tapi sepertinya pelaku yang menyebarkannya telah memblokir jaringan tersebut "ucap Wookie sambil mempelihatkan ponselnya
"kemaren aku memang ke Lotte world dengan Hae tapi kami tidak melakukan apapun dan kejadian sebenarnya tidak seperti ini , sebenarnya ia hanya meniup debu yang masuk ke mataku, makanya foto ini seolah olah memperlihatkan kami seperti sedang berciuman"ucap Minnie
"kau juga mendapatkan gambar ini kemaren?" tanya Wookie
"ne"ucap Minnie singkat
"kira kira kau tau siapa yang melakukannya?"ucap Wookie
"ani,, sudahlah aku tak ingin membahasnya"ucap Minnie
"tapi Min. . ."ucapan Wookie terpotong karena tiba tiba Yesung meneriaki sesorang
"Kyu . . ."teriak Yesung
Kyu menoleh ke sumber suara dan melihat Yesung yang memanggilnya, ia melihat ada Wookie dan juga Minnie di sana, entah kenapa ia tak berniat untuk menghampiri Yesung, tapi Yesung berdiri dari tempat duduknya dan menarik Kyu ke tempat mereka duduk, lalu Kyu duduk di sebelah Minnie, sekarang mereka hanya diam.
"sekarang kau temani Minnie ne, sepertinya dia shock dengan kejadian tadi,"ucap Yesung tiba tiba
"tapi hyung aku. . ."ucap Kyu dipotong oleh Yesung
"aku ingin bicara berdua dulu dengan Wookie, jadi kau temani Minnie ne"ucap Yesung sambil menarik pergelangan tangan Wookie dan Wookie hanya menuruti Yesung
10 menit kemudian
"kau juga marah?"ucap Minnie
"ani"jawab Kyu
"kenapa diam saja, sudah 10 menit kita disini dan tak ada yang kita lakukan"ucap Minnie tanpa memandang lawan bicaranya
"kau sekarang mau melakukan apa?"ucap Kyu
"entahlah, aku ke kelas dulu"ucap Minnie
Saat Minnie berdiri dari tempatnya, pergelangan tangannya di tarik oleh Kyu.
"wae?"tanya Minnie
"ani"Kyu pun melepas tangan Minnie, Minnie pun sekarang telah berlalu meninggalkan Kyu
'aku hanya mau bilang aku cemburu melihatmu dekat dengan Hae'batin Kyu
"Kyu kau melamun?"tanya seorang yeoja
"oh Seo, ani hanya memikirkan sesuatu"ucap Kyu
"ini, tadi temanku memberi brosur ini padaku, aku tau kau pasti akan ikut even ini"ucap Seo
"kompetisi fotografi temanya 'Natur and Girl' , hmm ini menarik, gomawo Seo"ucap Kyu
"kau hanya perlu membayarku dengan sesuatu"ucap Seo
"baiklah nona yang baik hati, kau mau apa katakan saja"ucap Kyu
"berkencan denganku malam ini"ucap Seo dengan tersenyum malu
"mian aku tak bisa, . . ."ucap Kyu
"kalau Minnie yang bicara seperti tadi, apa kau akan memberi jawaban yang sama?"tanya Seo kesal
"aku traktir es krim saja ne,"jawab Kyu meninggalkan Seo yang duduk dengan wajah yang kesal
.
.
.
kelas
"mian aku tak bermaksud bicara seperti itu tadi"ucap Seo
"arraso, gwenchana"ucap Kyu
Tiba tiba Seo yang berdiri duduk di samping Kyu, lalu ia menggenggam tangan Kyu, membuat Kyu menatap Seo dengan wajah yang bingung.
"aku cemburu padamu dan juga Minnie"ucap Seo
"Minnie itu sahabatku kau juga sahabatku, jadi apa yang kau cemburui"ucap Kyu tak memandang lawan bicaranya
"akhir akhir ini kau lebih dekat dengannya"ucap Seo hati hati
"dia murid baru jadi aku hanya ingin ia bisa menyesuaikan diri di kelas ini dengan cepat"jawab Kyu
"saranghae"ucap Seo tiba tiba
Brukk
Buku yang di pegang oleh yeoja itu jatuh setelah mendengar suara Seo mengucapkan kata 'saranghae'.
"mian aku tidak bermaksud mengganggu" ucap yeoja itu sambil membereskan segera buku yang berceceran kemudian pergi meninggalkan kelas yang sepi yang hanya terdapat Kyu dan Seo, sedangkan Kyu dan Seo masih memandang yeoja itu hingga hilang di balik pintu, tapi Seo kembali melanjutkan kata katanya.
"aku mohon beri aku kesempatan"ucap Seo dengan matanya yang mulai memerah menahan air matanya
Entah kenapa Kyu tidak tega melihat Seo yang memohon dan ia juga bisa lihat mata Seo yang berusaha menahan air matanya.
"baiklah"ucap Kyu singkat
"gomawo Kyu"ucap Seo yang kemudian memeluk Kyu, dan Kyu hanya bisa menerima perlakuan yeoja yang masih berstatus sebagai sahabatnya ini, Seo tersenyum, tepatnya tersenyum sinis yang tentunya tidak diketahui oleh Kyu.
taman belakang sekolah
Yeoja itu berlari sambil memegangi dadanya yang terasa begitu nyeri, sesampainya di taman belakang sekolah ia jatuh dengan posisi berlutut, kakinya yang sekarang begitu lemas membuatnya harus mendudukkan diri di tanah, ia tekuk kedua lututnya dan ia menenggelamkan wajahnya disana.
"umma. . .rasanya dadaku begitu sesak setelah mendengar hal itu, hiks hiks . . ., aku hiks , aku tidak mengerti kenapa bisa begini, . . .hiks hiks"yeoja itu terus menangis
"Min . . ." seorang namja mendekat ke arah yeoja yang di panggil Min itu
Yeoja itu segera menghapus air matanya, sang namja segera duduk di samping yeoja itu.
"kau menangis Min ?"tanya namja itu
"Hae ah, kenapa kau bisa di sini?"tanya yeoja itu tanpa menghiraukan pertanyaan namja itu
"apa ada yang menyakitimu Min?" tanyanya
"ani, gomawo telah khawatir Hae ah"ucap Minnie
"kau tau jika kau punya masalah jangan pernah menyimpannya sendiri, kau bisa berbagi masalahmu itu denganku, atau bahkan dengan yang lain, Min kau ingat kata katamu itu Min, apa kau tak menerapkan hal itu pada dirimu ?"tanya Hae
"hiks hiks hiks"Minnie hanya menangis
"M M Min mian, jika kau tak mau cerita kau tak perlu menceritakan masalahmu"ucap hae sedikit khawatir
"dadaku hanya terasa sesak Hae"ucap Minnie, seketika itu juga Hae memeluk Minnie
"tenanglah aku akan selalu ada untukmu"ucap Hae
"gomawo Hae"ucap Minnie
"aku berharap akulah yang di sampingnya"ucap Kyu dari kejauhan
2 minggu kemudian
Yeoja itu kembali memandangi langit, hatinya akan selalu terasa lega jika seperti itu, menceritakan isi hatinya, menceritakan semua bebannya, menceritakan semua kejadian yang ia alami.
"umma. . ., kau jangan khawatir aku sekarang tidak begitu sedih karena Hae selalu menghiburku, tapi aku merasa kekurangan , Kyu yang sedikit mulai menjauhiku dan memilih Seo, . . .umma sebenarnya aku. . . aku . . . jatuh cinta pada Kyu tapi bagaimana dengan Seo, dan bagaimana juga dengan Kyu, sepertinya Kyu lebih menyukai Seo, umma rasanya begitu sesak, hahhh. . . aku ingin kau memelukku umma"Minnie menutup matanya merasakan angin yang membelai wajahnya
Tiba tiba seorang yeoja paruh baya memeluk Minnie dari belakang, membuat Minnie merasa terkejut.
"umma, appa sekarang kau juga membawaku ke surga dan memelukku?"ucap Minnie
"Minnie ah"ucap yeoja paruh baya itu
"Teukie umma. . ."Minnie membuka matanya dan memeluk kembali Teukie dan appanya yang sekarang juga ikut berpelukan
Namja yang dari tadi sibuk mengambil gambar gadis itu tiba tiba sedikit terkejut ketika melihat seorang namja dan yeoja paruh baya yang ia kenal mendekati yeoja yang dari tadi sibuk ia foto.
"jadi selama ini, yeoja itu adalah. . . Minnie"ucap Kyu
Tiba tiba Kyu mendapat pesan dari appanya menyuruh ia untuk segera pulang, Kyu sebenarnya tak berniat untuk mengikuti appa dan ummanya pergi ke pesta pernikahan anak dari sahabat orang tuanya itu, tapi jika ummanya sudah meminta ia akan menuruti, dan membuat ia harus segera meninggalkan lapangan .
"Minnie ah kenapa kau tak mau bercerita pada kami, kau masih menganggap kami . . . orang asing"ucap Teukie yang memberi jeda pada kata katanya
'apa orang asing? apa maksud umma Minnie itu' ucap seorang yeoja yang tak sengaja melewati lapangan luas itu, dan melihat orang tengah berpelukan, hal tersebut membuat ia penasaran, ia sengaja mendekat dan berlindung di balik sebuah pohon, ia tau yeoja itu adalah Minnie karena ia pernah melihat wajah orang tua Minnie
"umma walaupun aku bukan anak kandung kalian, . . . tapi kalian harus tau satu hal kalau aku mencintai kalian bahkan sangat, percayalah padaku, dan. . . aku tidak cerita tentang hal itu,, karena aku tak ingin umma juga ikut memikirkan masalahku, mian aku benar benar minta maaf"ucap Minnie
"kami percaya, jangan minta maaf, kami mengerti Min, Min kita ini keluarga jika kau ada masalah kau juga harus membaginya dengan kami"ucap umma
"baiklah umma , aku akan merubah sikapku mulai sekarang"ucap Minnie meyakinkan
" bilang saja putriku yang cantik ini malu menceritakan cerita cintanya"ucap Kangin menggoda Minnie
"appa. . ."ucap Minnie yang merasa sedikit malu
"putriku sudah besar ternyata"ucap Kangin
Mereka kembali berpelukan.
'Minnie aku sudah tau rahasiamu sekarang, haha, 'batin yeoja itu
"kajja pulang sebentar lagi kita kan ada acara ke pesta pernikahan anak rekan bisnismu"ucap teukie
"ah, ne aku hampir lupa"ucap Kangin.
.
.
.
Hall
Para tamu undangan sudah ramai dalam ruangan yang megah tersebut, tepatnya tempat diadakannya pesta pernikahan salah satu anak pengusaha terkenal di Seoul, tamu undangan pun datang dari berbagai kalangan yang rata rata dari kelas atas, baik dari sahabat maupun rekan bisnis. Acaranya masih berlangsung yang di kabarkan akan sampai dini hari, para undangan asyik mencicipi makanan sambil mengobrol dengan tamu lainnya. Tiba tiba ketika sang tuan rumah melihat seorang rekan bisnis sekaligus sahabatnya ia langsung permisi meninggalkan tamu lain dan menghapirinya.
"Hankyung ah, gomawo kau datang"ucap sang tuan rumah
"Zhoumi ah, chukhahaeyo, semoga rumah tangga putrimu bahagia"ucap hankyung sambil memeluk sahabatnya
"gomawo atas doanya"ucap Zhoumi melepas pelukan
"chukhahaeyo"ucap Chullie memeluk Zhoumi ringan
"chukhahaeyo ajhussi"ucap Kyu sambil menyalami Zhoumi dan memeluknya
"gomawo Chullie ah, Kyu ah, kau makin tampan saja Kyu, pasti banyak yeoja yang menyukaimu"ucap Zhoumi
"ajhussi bisa saja"ucap Kyu
"tunggu dulu aku panggil mochiku dulu ne, Mochi chagiya"ucap Zhoumi sambil melambai ke arah istrinya
"namaku Liu Xian Hua, bukan mochi"ucapnya sambil menghampiri Zhoumi
"kau masih saja memanggilnya seperti itu"ucap Hankyung
"ne sejak senior high school"sambung Chullie
"agar terasa selalu romantis, haha"ucap Zhoumi
"chukhahaeyo,,"ucap Hankyung dan dilanjutkan oleh Chullie dan juga Kyu
"ne gomawo, wah Kyu kau sudah besar rupanya"ucap Mochi
"oh ya Kyu kau cicipi saja makanan di sini ne, kalau aku punya putra atau putri seumuran denganmu, sudah aku suruh menemani, tapi Kyu kenapa kau tak mengajak yeojachingumu saja, haha"ucap Zhoumi
Lagi lagi Kyu hanya menampilkan senyumannya.
"ajhumma ajhussi aku permisi ke toilet dulu ya"ucap Kyu
"ah, ne"ucap Mochi
Hankyung dan Chullie sekarang sedang ditemani sang tuan rumah untuk mencicipi makanan di pesta itu. Tapi tiba tiba Zhoumi pamit untuk menyambut salah seorang sahabatnya, sehingga hanya nyonya Liu yang menemani.
"Chukhahamnida"ucap namja paruh baya yang kemudian diikuti oleh istrinya
"gomawo Kangin ah, Teukie ah"ucap Zhoumi sambil memeluk Kangin
"mian setelah pulang dari Jepang aku tak sempat mengunjungimu"ucap Kangin
"arraso, kau pasti sibuk mengurusi kepindahanmu dan sekolah putrimu"ucap Zhoumi
"chukhahaeyo ajhussi"ucap seorang yeoja
"gomawo Minnie ah, kau makin cantik saja jika kau punya seorang putra mungkin aku akan jodohkan denganmu, haha" ucap Zhoumi
"sayang sekali Zhoumi ah kalaupun kau punya seorang putra kau telat, putriku hatinya sudah ada yan memiliki"ucap Kangin
"aish kau ini masih saja tidak berubah, Minnie ah kenapa tak kau bawa namjachingumu itu"ucap Zhoumi
"ani ajhussi, appa membohongimu"ucap Minnie yang merasa malu
"haha, putrimu masih pemalu seperti dulu"ucap Zhoumi
Kemudian Zhoumi mengajak Kangin dan keluarganya untuk bergabung dengan istrinya.
"Chullie ah"ucap Teukie
"kalian saling kenal"tanya Mochi sambil memandang Teukie dan Chullie bergantian
"ne dia dia sahabat serta rekan kerja kami"ucap Teukie
"wah ternyata kita bisa saling bertemu semuanya"ucap Hankyung
"ne, aku tak menyangka kau dan Zhoumi juga saling kenal"ucap Kangin
"wah selama di Jepang putrimu makin cantik saja"ucap Chullie
"bagaimana kalau kita jodohkan anak kita"lanjut Chullie
"ne kau tau putra Chullie sangat tampan dan menurutku cocok dengan Minne yang cantik"ucap Zhoumi
"Minnie ku sudah ada yang punya, haha"ucap Kangin
"appa. . . " ucap Minnie yang meraa malu
"hahaha . . ."para orang tua hanya bisa tertawa melihat Minnie yang merasa malu
Mereka kembali menikmati hidangan di sana dengan obrolan yang ringan sedangkan Minnie sekarang sedang berjalan jalan sambil memilih hidangan yang hendak dia cicipi, setelah beberapa menit para tamu undangan berkumpul di depan pengantin karena acara selanjutnya akan di mulai yaitu pelemparan bucket bunga. Sedangkan Minnie yang telah menghabiskan makanannya, merasa tertarik dengan acara tersebut dan ikut berkumpul di tengah para tamu yang menunggu pelemparan bucket bunga tersebut.
"aish Kyuhyunnie dimana ? kenapa ke toilet lama sekali?"ucap Chullie
"ya ! putramu itu sedah dewasa jangan kau anggap ia seperti anak kecil"ucap Teukie
"lebih baik kita melihat putriku melempar bucket bunga saja"ajak Mochi
Akhirnya mereka melihat acara tersebut dari belakang, tentu saja mereka tak ikut karena di sana kebanyakan para remaja atau yeoja dewasa yang masih single.
Pengantin wanita sekarang sudah membelakangi tamu, bucket bunga yang ia pegang sekarang akan di lempar ke arah tamu undangan, ia pun siap menghitung.
"one two. . . three .. ."ucap pengantin yeoja tersebut
Bucket bunga tersebut telah sampai di tengah para tamu dan yang mendapatkannya adalah seorang yeoja manis yang tersenyum mendapat bunga tersebut, ternyata tak hanya tangnnya saja yang memegang bunga tersebut seorang namja yang terlihat tampan dengan setelan jasnya, namja itu tersenyum pada sang yeoja dan dibalas oleh yeoja itu.
"ya Minnieku mendapatkannya, siapa namja yang di sebelahnya, haha"ucap Teukie
"ya itu putraku"ucap Chullie
Para tamu undangan hanya melihat ke arah mereka tepatnya ke arah Kyuhyun dan juga Minnie, mereka semua juga ikut tersenyum dan ada yang berbicara ' mereka serasilah' , 'andai saja aku di posisi yeoja itu' atau 'wah beruntung sekali'.
Kyu pun melepaskan pegangan pada bucket bunga tersebut dan membiarkan Minnie yang memiliki bunga tersebut, mereka pun sekarang di ajak berfoto berdua dan juga dengan pasangan pengantin.
Setelah acara berfoto foto selesai, tiba tiba Kyu dan Minnie mengeluarkan ponsel mereka.
"aku ingin berfoto denganmu"ucap Kyu dan Minnie bersamaan, mereka pun tertawa
"ya ya kalian, biar umma yang mengambil foto kalian"ucap Chullie yang datang tiba tiba, dan diikuti oleh Teukie dan juga Mochi
Chullie pun mengambil ponsel Kyu dan Minnie, dan mencoba mengambil mengambil mereka berdua, Chullie nampak begitu senang melihat Kyu dan Minnie, setelah mengambil foto mereka Chullie melihat hasil dari potretannya, ia kembali tersenyum.
'bagaimana pun juga kau harus dekat dengan Minnie, aku tak peduli dengan namja yang Minnie suka, Kyu harus benar benar jauh dari Seo'batin Chullie
"umma"ucap Kyu mendekat ke arah ummanya dan di ikuti Minnie
"Kyuhyun ah, kau antar Minnie pulang ne, umma dan appa ada sedikit urusan pekerjaan dengan mereka, kau lihat Minnie sepertinya sudah kelelahan"ucap Chullie
"ajhumma annyeong"ucap Kyu
"kenapa kau bisa mengenal umma Minnie?"tanya Mochi
"dia teman sekolah Minnie dan mereka sekelas, Kyu baik sekali pada Minnie dia sering mengantar Minnie pulang sekolah"ucap Teukie
"ya aku tak menyangka hubungan mereka juga dekat, sepertinya rencana perjodohan anak kalian akan terwujud"ucap Mochi
Minnie dan Kyu melihat ke arah Mochi, kemudian melihat ke arah orang tua mereka masing masing mencoba meminta penjelasan.
"Kyu ah kau bisa mengantar Minnie kan, oh ya kalau kau tak keberatan kau bisa menemani Minnie sampai kami pulang"ucap Teukie
"ah ne Kyu, kasihan Minnie sendirian"ucap Chullie
"baiklah, sekarang aku akan mengantar Minnie"ucap Kyu
"kau bawa mobil ajhussi saja, nanti umma dan appamu akan ke rumah, ne"ucap Teukie
"ne ajhumma"ucap Kyu
Mereka pun sekarang pamit dan menuju parkiran untuk mengambil mobil, sedangkan para orang tua hanya tersenyum melihat anak mereka.
Minnie's House
Kyuhyun dan Minnie sudah sampai di rumah Minnie, Minnie mempersilahkan Kyu masuk dan menyuruhnya duduk di ruang santai sambil menonton tv, sementara itu Minnie membuat minuman untuk Kyu.
"minumlah Kyu"ucap Minnie
"gomawo Min"ucap Kyu
Akhirnya mereka diam dan hanya memperhatikan siaran tv, merasa tak enak dengan keadaan seperti ini Kyu memulai pembicaraannya.
"bagaimana hubunganmu dengan Hae?"ucap Kyu
"maksudmu?"tanya Minnnie tak mengerti
"kalian semakin dekat"ucap Kyu
"ne, aku . . .kami memang semakin dekat tapi, ya kita berteman dekat"ucap Minnie
"kalian . . .pacaran ?"ucap Kyu memberi jeda pada kata katanya
"ani, sudah kubilang kita teman dekat"ucap Minnie menekankan pada kata kata terakhir
"oh, begitu"ucap Kyu kemudian mengambil cangkir yang di atas meja dan meminum teh yang di buat oleh Minnie
"Kyu,, malam itu kenapa menciumku?"ucap Minnie
"uhuk uhuk"Kyu tersedak dengan Minumannya
"ahahaha,, aku hanya bercanda tak usah di jawab"ucap Minnie mencoba menahan rona merah di pipinya agar tidak muncul karena mengingat kejadian malam itu
"apa kau dan Seo,, kau menyu. . . "ucapan Minnie terhenti
Chu~~
Kali ini Kyu membekap bibir manis Minnie dengan bibirnya, Kyu tak akan membiarkan Minnie melanjutkan kata katanya yang pastinya Kyu tau arah pembicaraan Minnie. Lagi lagi jantung Minnie beretak kencang seiring dengan timbulnya rona merah di pipinya, jantung Kyu juga berdetak dengan kencang, tiba tiba Kyu melumat bibir Minnie dan . . .
TING TONG
TING TONG
Bel tersebut tetap saja berbunyi, Kyu dan Minnie sepertinya tak menyadari bel tersebut, mereka masih asyik dengan ciuman tersebut.
TING TONG
TING TONG
Akhirnya Minnie mencoba melepaskan diri dari Kyu.
"se sepertinya ada orang, aku buka pintu dulu ne"ucap Minnie
"ne"ucap Kyu singkat
"tunggu aku rasa appa dan ummaku sudah datang"lanjut Kyu mengikuti Minnie dari belakang
Minnie pun ke depan membuka pintu rumahnya.
"umma appa"ucap Minnie
"Kyu ah gomawo telah menemani Minnie, umma menyuruhmu langsung ke mobil saja, tadi ajhumma menyuruh mampir sebentar tapi ia tidak mau"ucap Teukie
"kalo begitu aku pamit dulu ajhumma ajhussi, Min. . ."ucap Kyu
"ah , ne hati hati"ucap Teukie
Minnie pun hanya tersenyum melihat Kyu yang berlari keluar dari halaman rumah Minnie.
.
.
.
Esok harinya
"Kyua ah, apa kau sudah menemukan objek untuk even fotografi yang kemaren aku katakan?,, aku punya ide bagaimana kalau aku saja objeknya?"ucap Seo semangat
"gomawo Seo, tapi aku sudah menemukan objeknya, beberapa minggu lalu aku memotret dan mungkin hasil tersebut akan aku serahkan untuk even ini"ucap Kyu
"boleh aku melihatnya?"tanya Seo
"nanti saja . . ."ucap Kyu terpotong
"Kyu ada yang ingin aku bicarakan padamu"ucap Hae yang berada di depan kelas
"Seo sepertinya aku pergi dulu ne"ucap Kyu meninggalkan Seo
Taman sekolah
"ini"Hae menyerahkan sebuah kertas pada Kyu
Kyu pun membaca kertas tersebut dan ia tersenyum.
"wae? Kau tak berniat mengikutinya?"ucap Hae
"gomawo kau telah memberitahu ku, kemaren Seo juga memberi brosur ini padaku"ucap Kyu
"oh begitu ya, ternyata aku telat, aku melihat brosur ini di halte bus dan aku mengambilnya, haha"ucap Hae dengan nada canggungnya
"ketika melihat ini, aku teringat kalau kau selalu bersemangat mengikuti even even fotografi"lanjut Hae
"Hae ah,, ternyata kau sudah kembali"ucap Kyu
"haha"tawa Hae masih dengan canggung
Mereka pun diam untuk beberapa saat.
"Minnie berhasil mengembalikanmu"ucap Kyu
"ya aku beruntung, . . .sepertinya kau menyukainya"ucap Hae
"yang kau maksud siapa?"ucap Kyu
"siapa lagi kalau bukan Minnie"ucap Hae
"bagaimana denganmu?"ucap Kyu
"maksudmu?"ucap Hae
"kau. . . menyukainya?" tanya Kyu
"ne, . . . bahkan sangat, tapi aku menyukainya seperti saudaraku"ucap Hae
'mian aku bohong, sepertinya ku mulai jatuh cinta pada Minnie'batin Hae
"mian selama ini aku bersikap buruk pada kalian"lanjut Hae
"Hae. . ., gwenchana, aku mengerti kenapa kau bersikap seperti itu"ucap Kyu
"ya! Apa yang kalian lakukan, kalian berkencan ?"ucap namja dari belakang tempat Hae dan Kyu duduk
"ya Yesungie kau iri melihat kami berkencan"ucap Hae tiba tiba
Yesung pun menghampiri Hae dan Kyu dan duduk ditengah tengah antara Kyu dan Hae.
"ya ya sekarang kau seenaknya saja duduk di sini"ucap Hae
"aku sangat merindukan moment ini"ucap Yesung tiba tiba sambil memeluk Kyu dan Hae
"ya apa kau tak sadar merusak momenku dengan Kyu"ucap Hae
"apa yang sedang kalian lakukan?"ucap seorang yeoja
Mereka pun menoleh ke belakang.
"Wookie ah, Minnie ah kalian mau bergabung?"tanya Yesung
"kalian lanjutkan saja, sekarang kami sangat lapar"ucap Wookie meninggalkan YeKyuHae
"sepertinya aku lapar, Hae ah kajja ke kantin"ucap Kyu tiba tiba, Hae pun menurut dan meninggalkan Yesung sendiri di tamna
"ya, kalian apa apaan meninggalkanku sendirian"ucap Yesung sambil mengejar Kyu dan Hae
Kantin
Sekarang Yesung, Kyuhyun, hae, Wook dan Minnie sedang menikmati makanan di kantin mereka semua saat ini sepertinya tak berniat untuk bicara, Minnie yang merasa suasana begitu kaku membuat ia mengeluarkan suaranya.
"Hae ah, sepertinya kau dekat dengan Kyu dan Yesung sekarang ini"ucap Minnie
"kau cemburu aku dan Kyu semakin dekat?"ucap Hae bercanda
"haha, Minnie ah sebenarnya kami ertiga sudah dekat dari Junior High School, salahkan saja Hae yang berubah tiba tiba, membuat kita malu berteman dengan orang aneh sepertinya"ucap Yesung
"ya! Kau yang aneh"ucap Hae
"aku masih bertanya tanya, apa yang Hyukkie suka darimu"ucap Yesung yang semakin merendahkan volume suaranya
Mereka pun terdiam.
"m m mian"ucap Yesung
"ya kenapa jadi serius begini"ucap Kyu tiba tiba
Seketika itu juga Hae mencoba untuk menetralkan perasaannya yang lagi lagi berkecamuk ketika mendengar nama Hyukkie.
"mian mengganggu apa kau tadi melihat anak kecil berjalan ke sini"ucap seorang Yeoja peruh baya tiba tiba
Hae menoleh kepada yeoja tersebut dan saat ini juga rasanya jantungnya seakan berhenti, melihat yeoja di depannya saat ini.
"Hae. . ."ucap yeoja paruh baya itu terkejut
Yesung Wookie dan Kyu juga terkejut melihat yeoja tersebut, sedangkan Minnie hanya memandang aneh kejadian di depannya ini.
.
.
.
TBC
Thanks yang udah Review ya chingu, keep reading my ff ^^
jongmal kamsahamnida, riesty137 Minhyunni1318 dan juga buat reader baru gomawo udah review abilhikmah kimhyunrii13 ^^
