Queen mulai berjalan menuju Secret Room. Dia sudah mempersiapkan semuanya. Bertarung dengan 6 vampire murni sekaligus memang membutuhkan persiapan yang matang.
"Its show time" Gumam Queen.
-Secret Room-
Queen mulai membuka pintu Secret Room. Ia berpikir bahwa 6 makluk (?) itu sedang berkepo ria. Queen mulai cekikikan sendiri membayangkannya. Ketika pintu terbuka...
Mereka berdelapan sedang sibuk main poker pemirsa.
Dueng
Queen pun bersweat drop ria. Beginikah kelakuan makhluk makhluk ini -_-
"Ah Queen, mau ikut main ssu?" Tawar Kise
"Hah baiklah." Queen pun mulai duduk dan ikut main.
Dan akhirannya mereka pun bermain poker bersama dengan damai.
-Happy Ending-
*digampar Queen*
Queen : Kenapa selesai begitu aja! *injek*
Auth : Lho bukannya emang udah selesai?
Midorima : Hentikan hal yang tidak jelas ini nanodayo *betulin kacamata*
Takao : Shin-chan, abis ini kita kencan yuk
Kise : Eh Aominecchi jangan tidur ssu *goncang goncangin badan Aomine*
Aomine : Hah? Apa ada oppai? *ngelindur*
Himuro : Atsushi, bisa minta pocky?
Murasakibara : ini Murochin *kasih*
Kuroko : Author-san sebaiknya dilanjutkan sampe selesai cerita ini.
Akashi : Cepat lanjutkan atau *keluarin gunting*
Author : *keringet dingin* baik Seijuurou-sama
Queen : Kenapa giliran sama Sei-chan langsung nurut?! *pout*
Aomine : Itu karena kau tante tante yang berusia 350 tahun
Queen : *bekuin Aomine*
Kise : Aominecchi! *nangis lebay*
Murasakibara : Sepertinya itu enak kalau kita buat es serut *ngiler*
Himuro : *ngelap iler Murasakibara*
Takao : Aku bawa alat buat ngancurin esnya~ *senyum bahagia*
Midorima : Takao, itu lucky itemku nanodayo
Takao : Minjem sebentar ya, Shin-chan *flying kiss*
Midorima : *blushing* terserah kau saja nanodayo
Kuroko : Akashi-kun, kita ikut makan es serut?
Akashi : Terserah kau saja Tetsuya *genggam tangan Kuroko*
Aomine : Hoi! Tega sekali kalian! *keluar dari lelehan es*
Murasakibara : *lempar bungkus snack*
Himuro : *lempar lap*
Midorima : *lempar sepatu*
Takao : *lempar senyuman* (?)
Kuroko : *lempar vanilla shake*
Akashi : *tendang Aomine*
Kise : *berenti nangis*
Queen : *lempar kertas*
Auth : *lempar pulpen*
Aomine : Oii! Kalian gila ya?! Kenapa melempariku seperti itu?! *berlindung dibalik batu*
Takao : Kau mengganggu acara kami!
Himuro : Lho Atsushi kemana? *celingukan*
Murasakibara : Mari makan Minechin *asah pisau*
*kemudian keadaan berubah menjadi sangat anarkis*
Minna ini bukan akhir ceritanya ya~ *ketawa nista* Fic ini masih 2-3 chapter lagi kok XD ini buat selingan aja~ Review please~
