Tittle : At Last …
Author : Lee Suhae
Main Cast :
Lee Donghae
Kim Kibum
All member Sj
All member DBSK
Main Pair : KiHae
Genre : Romance, Family , yaoi, alur lambat (dimohon mengerti ) :D
Rated : T
Summary : Tak ada yang tahu akhir sebuah perjalanan seperti apa . Indah atau tidak, semua harus diterima dengan lapang dada . Pahit dan getirnya perjuangan akan terbayarkan akan kisah cinta dua manusia yang begitu kuat hingga mampu mematahkan permusuhan dua kubu Mafia yang sangat disegani .
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Sebelumnya ,
Siwon tersenyum menatap wajah Donghae yang kini dengan tenangnya terlelap . Ia mencium kening Donghae , "Aku mencintaimu Hae , mianhae ", ujarnya pelan , takut kalau Donghae mendengar .
Siwonpun kini ikut merebahkan tubuhnya disamping Donghae . Hingga kini matanya terpejam , dan tak butuh lama terdengar dengkuran halus dari bibirnya .
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::::::
"HYUUUNGGG"
"KYUUUUU"
"MOCHIIEEE"
Dalam sekejap mata , ruangan putih yang cukup luas yang tadinya hanya dihuni oleh satu orang , yakni pemiliknya . Kini sudah ramai oleh beberapa orang yang tadi dipanggil oleh pemilik kamarnya .
Henry menatap Donghae dengan tajam , sambil memakai seragam sekolahnya . Dia mendengus kesal , "Ada apa eoh ? merepotkan saja ", ujar Henry yang tentu saja mendapat pukulan sayang tepat dipucuk kepalanya .
"Jaga bicaramu Henry" , peringat Sungmin , ia pun berjalan menghampiri Donghae yang saat ini tengah duduk ditepi ranjang sambil mendekap boneka nemo miliknya .
Sungmin duduk disampingnya , "Ada apa ? kenapa belum mandi hm", Donghae menolehkan wajahnya , menatap Sungmin yang kini tengah tersenyum menis kepadanya .
"Aku ingin ke kuburan Eomma , Hyung ", Sungmin mengusap lembut rambut Donghae yang sudah ia anggap sebagai adik kandungnya sendiri . Dia belai punggung Donghae , "Nanti Hyung antarkan setelah pulang sekolah ya ", Donghae mengangguk mendengarnya .
"Sekarang kau mandi , nanti kau terlambat ke sekolah , lihat Henry dan ", Sungmin menghentikan perkataannya saat ia tak melihat Kyuhyun didalam kamar Donghae . Hanya ada Henry , Hyukjae , Shindong , dan juga dirinya . Bukankah tadi Donghae juga memanggil Kyuhyun ? Biasanya Kyuhyun akan langsung datang ke kamar Donghae jika Donghae meneriaki namanya . Lalu dimana dia saat ini ? Dan Siwon , mana dia ?
Sungmin menatap Donghae , "Sudah , sekarang cepat mandi hm", Sungmin menggeret tubuh Donghae untuk masuk ke dalam kamar mandi .
Donghae mengecup pipi Sungmin sekilas , "Aku mencintaimu Hyung", ujar Donghae diiringi dengan senyum manisnya .
Sungmin mengacak rambut Donghae , "Aku juga ", balas Sungmin sambil mengecup pipi Donghae .
Sungmin menatap Henry , "Mana Kyuhyun?",Henry menggelengkan kepalanya , "Aku tidak tahu, aku pikir tadi dia kesini ", jawab Henry .
"Lalu dimana Siwon ?",tanya Sungmin kepada dua orang yang selalu ikut bertugas dengan Siwon .
Hyukjae menggaruk tengkuk lehernya , "Aku rasa dia sedang berbicara dengan Tuan ", Sungmin hanya ber-oh ria mendengar jawaban itu .
…
Kangin duduk di kursi kerjanya , seraya menatap dua namja tampan yang kini berdiri di depannya . Kangin tersenyum , "Aku minta pada kalian berdua , jaga anakku dengan baik , karena aku pikir ", Kangin bangkit dari duduknya lalu berjalan menghampiri kedua namja tersebut .
Kangin menatap Siwon , yang saat ini juga sedang menatapnya . Kangin memegang pundak Siwon , " SNAKERS telah berhasil mengidentifikasi para anggota TRIAD ", Siwon mengangguk mendengarnya .
"Dan kau , berhati-hatilah ", Kyuhyun tersenyum mendengarnya .
BRAKKK
Pintu ruang kerja Kangin terbuka dengan kasar . Menampakkan seorang namja dengan paras manis sudah berada diambang pintu dengan pakaian sekolahnya .
Kangin tersenyum , lalu melebarkan tangannya saat Donghae berlari ke arahnya dengan merentangkan tangan , meminta pelukan .
"Kyuuuu"
Donghae memeluk tubuh Kyuhyun dari arah belakang , hal itu membuat dua orang namja lain didalam ruangan tersebut tersenyum miris .
Kangin mengira , kalau dialah orang yang akan dipeluk oleh anak semata wayangnya . Sedangkan Siwon ? Sudah pasti kalau dia cemburu melihat adegan memuakkan baginya itu .
Kyuhyun tersenyum lebar sambil melirik Siwon yang saat ini sedang menatapnya tajam , "Bagaimana kalau kita berangkat sekarang ?",Donghae mengangguk , lalu menggeret tangan Kyuhyun untuk mengikuti langkahnya .
Kangin dan Siwon seakan tak percaya dengan apa yang tengah dilakukan Donghae . Donghae sama sekali tak menyapa keduanya .
Kangin tertawa , "Omo , dia sampai melupakan kita ", Siwon menatap Kangin lalu berjalan meninggalkan Kangin begitu saja .
Kangin tersenyum saat melihat tubuh Siwon sudah menghilang dari balik pintu .
"Cemburu "
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Kibum mengayuh sepedanya cukup cepat , karena memang dia sudah sangat terlambat untuk pergi ke sekolah . Hal ini disebabkan karena Eomma tercintanya , yang memita dia untuk mencarikan kucing kesayangan Eommanya yang hilang entah kemana .
Kibum menghentikan laju sepedanya saat melihat dua buah mobil mewah terparkir didepan pintu gerbang sekolahnya . Kibum tetap diam , sambil memperhatikan dua orang namja berpakaian seragam sama dengannya yang Kibum tahu , itu adalah teman sekelasnya .
Kibum membulatkan matanya saat melihat seseorang yang lain , yang turun dari mobil satunya .
Kibum tersenyum saat melihat namja manis itu menoleh ke arahnya .
…
Donghae menatap Kibum tanpa kedip . Ia merasakan kalau jantungnya saat ini berdetak dua kali lebih cepat daripada sebelumnya .
'Omo , dia tampan sekali menaiki sepeda itu '
Donghae terkejut saat sebuah tubuh yang cukup besar tengah memeluknya sangat erat . Dengan cepat ia menolehkan wajahnya kea rah namja tadi .
'Kemana dia ?'
Siwon melepaskan pelukannya , lalu mengecup kening Donghae , "Jika ada sesuatu cepat hubungi Hyung hm", Donghae mengangguk mendengarnya , "Baik Hyung ", balas Donghae yang membuat Siwon tersenyum .
Ia pun melirik sekilas kea rah Kyuhyun yang saat ini tengah menatap Donghae . Ia cukup lega setelah mendengar penjelasan Donghae tentang apa yang terjadi tadi pagi . Ternyata , Donghae hanya ingin mendekatkan Kyuhyun dengan Sungmin , karena Donghae tahu , bahwa Sungmin sangat menyukai Kyuhyun .
Siwon mengusap pipi Donghae , "Sekarang masuklah , dan kalian berdua ", Siwon menatap Kyuhyun dan Henry , "Jaga dia ", mereka pun mengangguk mendengar perintah dari Siwon .
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Keadaan kelas cukup ribut , mengingat kelas yang ditempati Kyuhyun dan juga Henry terkenal dengan murid-muridnya yang sangat nakal .
Kyuhyun duduk disamping Henry , yang kini sedang sibuk mengerjakan tugas . Sepertinya ia lupa untuk mengerjakannya . Mungkin karena tugas berat tadi malam .
Kyuhyun tersenyum , lantas menyodorkan buku tugasnya ke arah Henry . Henry mendongakkan wajahnya , menatap Kyuhyun , "Gomawo ", ujar Henry pelan , karena memang saat ini sudah ada guru yang berada didepan kelas .
"Pagi semuanya ", sapa Kim Seonsaeng menggema dan dibalas oleh semua murid .
"Hari ini kita kedatangan murid baru , kemarilah "
Donghae masuk dengan seulas senyum yang tepatri diwajah manisnya . Hingga semua murid yang tadi enggan menatap ke depan kelas , kini seakan tak rela jika memejamkan matanya barang sedetik .
Donghae membungkukkan tubuhnya , "Annyeong haseyo , Donghae imnida , sebelumnya saya mengikuti program homescholling, mohon bantuannya", ujar Donghae sambil menatap ke semua murid yang ada dikelas yang akan dia tempati .
Ia tersenyum saat melihat Henry dan juga Kyuhyun yang tersenyum ke arahnya . Lalu pandangannya jatuh pada sosok namja yang kini tengah focus dengan buku yang ada dihadapannya .
Donghae terus saja memandangi namja itu , hingga namja itu mendongakkan wajahnya . Lantas , mengarahakan pandangannya tepat ke arahnya . Hingga mata mereka saling bertemu dan terasa kalau kala itu waktu berhenti berputar untuk beberapa saat.
Deg .
Donghae menundukkan wajahnya , menyembunyikan rona-rona merah tomat dikedua pipinya . Dia melirik malu-malu kea rah namja itu , yang sepertinya masih menatapnya .
Ah~, betapa lucunya dia .
"Kau duduk disamping Kibum , Kibum angkat tanganmu ", Donghae mendongakkan kepalanya , melihat siapakan pemilik nama Kibum yang akan menjadi teman sebangkunya .
…
Kibum tak henti-hentinya mengucapkan ' terimakasih ' kepada Tuhan didalam hatinya .Karena saat ini , namja yang yang sangat ia sukai duduk disamping dirinya . Kibum melirik kea rah namja manis itu , yang kini masih menundukkan kepalanya . Hingga Kibum menyodorkan sebuah kertas kea rahnya .
Angkat wajahmu , dengan begitu wajah manismu akan terlihat . Oh , tidak . Jangan . Biarkan saja seperti itu , dengan begitu aku saja yang menikmati wajah manismu . ^^
Donghae tersipu malu membacanya , ia dengan hati-hati menolehkan wajahnya kea rah Kibum yang kini ternyata , masih memandanginya .
Apa Kibum baru saja menggombalinya ?
Donghae tersenyum , "Gomawo", ujar Donghae yang membuat Kibum tersenyum dengan saat manisnya . Hal itu seketika , membuat Donghae terpaku melihat senyum maut itu . Senyum yang seakan merenggut hatinya untuk berkata , 'Killer smile ' .
Kibum mengulurkan tangannya , "Kim Kibum", Donghae menyambut uluran tangan Kibum , seraya berucap , "Lee Donghae ", dan sedetik kemudian mereka tertawa . Entah apa yang mereka tertawakan . Sontak , karna tawa Donghae cukup keras membuat semua murid termasuk sang guru menatap keduanya .
Kim Soengsaeng mendengus , "Bisa kita mulai pelajarannya Donghae ?", Donghae mengangguk kikuk menjawabnya .
Donghae tersenyum manis kea rah Kibum , yang dibalas senyum maut oleh Kibum tentunya . Namun , tak jauh dari mereka , Kyuhyun memandangnya tak suka .
'Menyebalkan , satu masih susah dikalahkan , sekarang ada lagi ', pikirnya .
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
"Aku sudah dapat informasi tentang anggota para TRIAD Tuan ", ujar Yunho kepada Hangeng yang saat ini tengah bersantai disofa ruang kerjanya .
Yunho memilih duduk untuk bersebrangan dengan Hangeng , "Ini Tuan ", Yunho menyerahkan selembar kertas kepada Hangeng .
Hangeng tersenyum saat membacanya , "Lee Donghae ", lalu ia menatap Yunho yang kini tengah tersenyum , "Dia adalah anak dari Lee Youngwoon , hari ini adalah hari pertama dia bersekolah Tuan ", jelas Yunho .
Hangeng menyeringai , "Habisi dia ", ujar Hangeng datar dan penuh penekanan . Menyiratkan sebuah dendam yang sangat mendalam .
Yunho mengangguk , "Baik Tuan ", Yunho berdiri lantas meninggalka Hangeng yang saat ini tengah mengepalkan tangannya dengan sangat kuat .
"Kau harus membayarnya Kangin , kau sudah menyebabkan anak dan istriku meninggalkanku "
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Jam istirahatpun telah tiba , kini semua murid tengah menikmati jam makan siang mereka . Termasuk , Kyuhyun , Henry , Kibum dan juga Donghae yang menikmati makan mereka dalam satu meja .
"Kyu , apa sakitnya masih terasa ?",tanya Donghae sambil menyentuh lengan Kyuhyun yang tertembak tadi malam . Kyuhyun menggeleng , " Tidak , aku sudah baikan , sekarang kau makanlah ", ujar Kyuhyun diiringi dengan senyum manisnya .
Donghae mengangguk , "Baik ", Donghae menatap Kibum yang kini duduk disamping kirinya , "Kenapa apel ini kau sisihkan ?",tanya Donghae saat Kibum menyisihkan sepotong apel ke pinggir piring .
"Aku tak menyukai apel ", Donghae hanya ber-oh ria menanggapinya . Donghae dengan lahap menyantap makanannya . Walau didalam benaknya masih ada yang mengganjal , 'Apel ? ' . Sedetik kemudian ia tersenyum , ternyata Kibum dan Siwon mempunyai kesamaan , yaitu sama-sama tak menyukai apel .
Itulah yang sedari tadi dipikirkannya . Tidak penting bukan ?
Kibum secara diam-diam menatap Henry dan Kyuhyun secara bergantian , ada yang aneh , pikirnya .
Kyuhyun dan Henry merogoh saku celana mereka secara bersamaan . Dan hal itu semakin membuat Kibum curiga . Henry dan Kyuhyun pergi menjauh setelahnya , saat mereka menerima telepon dari ujung sana .
Kibum memandang Donghae dengan seksama . Entah kenapa ia merasakan , kalau Donghae bukanlah orang seperti dirinya . Hantukah ? Bukan . Maksud Kibum adalah , Donghae dikelilingi oleh orang-orang hebat . Contohnya saja kemarin , Donghae bersama dengan namja tinggi yang berpakaian layaknya agen rahasia . Lalu , saat ini , dia tahu Kyuhyun dan Henry adalah anak popular disekolahnya . Bukan hanya karena kecerdasannya namun juga perilaku mereka yang kadang bar-bar . Awal Kibum masuk saja , Kibum sudah harus dikejutkan oleh perkelahian antara teman sekelasnya dengan murid sekolah lain . Yang membuatnya semakin terkejut adalah , Kyuhyun dan Henry bisa membuat hampir seratus murid pingsan dalam hitungan menit . Wow .
"Ada apa ?",tanya Donghae saat melihat Kibum diam sambil memandanginya . Kibum menggelengkan kepalanya , lalu ia tersenyum , "Kalau aku boleh bertanya , hubungan kau dengan Kyuhyun dan Henry apa ?",tanya Kibum . Siapa tahu saja , bertanya langsung dengan Donghae, ia bisa mendapatkan jawaban untuk hatinya yang terus saja bertanya-tanya dan menerka-nerka .
Donghae tersenyum , "Aku , Kyu dan Mochie adalah saudara ", jawaban polos yang harus didapatkan Kibum . Kibum menghela nafasnya , "Maksudku, kalian berteman , bertetangga atau apa ?",tanya Kibum lagi .
Donghae mengangguk paham , " Mereka tinggal bersama denganku ", jawab Donghae , lantas Kibum semakin penasaran dibuatnya .
Tinggal bersama ? Pantikah ? Tidak mungkin , secara tadi pagi dia melihat kalau Donghae , Kyuhyun dan Henry diantar oleh dua mobil mewah .
Kibum tersenyum , "Mereka tak punya rumah ?", tanya Kibum dan Donghae menggelengkan kepalanya , "Lalu ?",tanya Kibum lagi dengan tingkat penasarannya yang tinggi.
Donghae menarik nafas dalam , lalu menghembuskannya secara perlahan . Kibum sangat menyebalkan , pikirnya .
"Mereka sudah dianggap oleh Appaku sebagai anak, jadi aku dan semuanya adalah saudara ", Kibum masih tak mengerti dengan ucapan Donghae .
Semuanya ?
"Semua ? banyakkah ?",tanya Kibum lagi , Donghae mengangguk antusias , "Ya , ada Kyu, Mochie, Ming Hyung , Hyuk Hyung , Shindong Hyung , Siwoniie Hyung , dan Zhoumi Hyung , hmh , aku rasa kau sudah melihat salah satunya ", ujar Donghae panjang lebar .
"Kyuhyun dan Henry bukan ?", Donghae menggeleng , "Bukan , bukan mereka , kau ingat kejadian kemarin sore , ditoko roti ?",tanya Donghae malu-malu , dan jangan lupakan wajahnya yang memerah seketika .
Kibum tersenyum , sepertinya dia ingat sosok namja yang bersama Donghae saat ditoko roti Eommanya . Dan entah kenapa hatinya terasa bahagia saat ini , setelah ia sadar , kalau Donghae juga memperhatikan dirinya .
"Nah , dia adalah Zhoumi Hyung , dia adalah salah satu orang kepercayaan Siwoniie Hyung ", Donghae terus saja bercerita , sekaan dia lupa tentang sebuah perjanjian . Bahwa , tidak ada yang boleh mengetahui siapa jati diri mereka sebenarnya .
Kibum tersenyum senang saat mendengar semua cerita dari makhluk polos dihadapannya ini . Kenapa ia bisa berpikir demikian ? Karena , dengan mudahnya Donghae menceritakan semuanya pada Kibum , seseorang yang baru dikenalnya . Dan bukankah hal yang diceritakan Donghae adalah sebuah rahasia besar ?
Donghae mengatakan , kalau dia adalah anak yang paling disayang dirumahnya . Dan yang membuat Kibum terkejut adalah , saat Donghae mengatakan kalau dia, adalah anak dari TRIAD , yang tidak lain adalah sekolompok mafia besar diKorea Selatan . Kibum tidak bodoh dengan hal itu . Siapa yang tidak mengenal dengan ' TRIAD ' , jika setiap hari ditelivisi , diradio, Koran , dan dimedia lainnya semua membahas TRIAD yang selalu saja melakukan kejahatan didunia gelap .
"Tapi, yang diberitakan di media itu tidak benar ", Donghae menyangkal kala Kibum mengatai TRIAD adalah kelompok mafia yang selalu saja membuat onar .
Kibum tersenyum , sambil mengusap punggung tangan Donghae , "Ya , aku percaya padamu ", ujar Kibum dengan suara yang benar-benar lembut . Dan kini satu dipikiran Kibum , bagaimana cara dia , melindungi Donghae dari kejahatan yang berada disekitarnya . Karena Kibum yakin , TRIAD tidaklah seburuk yang ia pikirkan . Karena apa ? Bos besar TRIAD , yakni Kangin selalu menyumbangkan dana yang sangat besar untuk mensejahterakan rakyat miskin . Bukan hanya dikorea saja , melainkan diseluruh manca Negara . Hanya saja , ada satu masalah yang Kibum tidak ketahui secara langsung . Yang menyebabkan , kalau TRIAD sering dicap sebagai mafia malam yang sangat ditakuti , dihormati dan sebagai buronan FBI .
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Siwon melajukan mobilnya untuk pergi kesebuah gudang yang cukup jauh dari pusat Kota . Dia tak sendiri , dia bersama Hyukjae , Sungmin dan juga Shindong . Setelah mendapat kabar , kalau anggota SNAKERS tengah melakukan transaksi jual beli – senjata dengan orang dari Rusia .
Siwon kini berhenti cukup jauh dari gudang tersebut . Cukup sunyi , hanya ada sebuah mobil classic bewarna merah yang terparkir didepan gudang tersebut .
Siwon melirik jam tangan Hublot Kavier miliknya , "Siapa yang menjemput mereka ?",tanya Siwon sambil menatap Hyukjae yang kini tengah memainkan ponselnya di jok sampingnya . Hyukjae mengangkat wajahnya , "Zhoumi ", jawabnya singkat tanpa menatap Siwon tentunya .
Siwon menoleh kea rah belakang , memandang Sungmin dan Shindong yang tengah membersihkan pistol mereka . Siwonpun kembali memperhatikan gudang tersebut . Entah kenapa Siwon berpikir kalau , tak ada apapun yang terjadi didalam gudang tersebut . Lagipula , gudang tersebut sepertinya, dalam keadaan sunyi ?
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::
Kyuhyun , Henry , Kibum dan Donghae kini sedang berjalan menuju gerbang sekolah . Kyuhyun dan Henry menghentikan langkah mereka saat ponsel mereka tiba-tiba berdering . Kibum melirik kea rah belakang , ia tersenyum , 'lagi-lagi bersamaan ',pikirnya .
Donghae menatap Kibum dengan tatapan lembutnya , "Rumahmu dimana ?", tanya Donghae saat mereka sudah berada digerbang sekolahan .
Kibum tersenyum , "Tidak jauh diri sini ", jawabnya sambil menaiki sepedanya . Donghae mengangguk , lalu menyentuh sepeda milik Kibum . Kibum mengerutkan keningnya , "Ada apa ?",tanyanya saat melihat Donghae terus saja mengusap badan sepeda miliknya .
Donghae mengangkat wajahnya , hingga kini mata mereka saling beradu pandang . Donghae tersenyum , "Aku ingin sekali bisa bersepeda ", jawab Donghae yang membuat Kibum tertawa kecil mendengarnya .
Kibum mengusap punggung tangan Donghae yang kini masih berada di stir sepeda, "Nanti akan ku ajari kau , bagaimana kalau besok ? besok hari minggu", Donghae diam , memikirkan sejenak kata-kata Kibum .
Bisakah dirinya keluar dari penjagaan ketat dirumahnya ?
Belum sempat menjawab pertanyaan Kibum , Donghae dikejutkan oleh kedatangan Kyuhyun dan Henry secara tiba-tiba . Kibumpun tak kalah kagetnya melihat Kyuhyun dan Henry yang dalam hitungan persekian detik sudah ada disamping Donghae .
Mereka punya kekuatan mistis ya ?, pikir Kibum tak percaya .
Kyuhyun memegang pundak Donghae , "Aku ada urusan , kau pulang dengan Zhoumi hyung hm", ujar Kyuhyun pelan sambil melirik kea rah Kibum yang saat ini berpura-pura tengah memainkan ponselnya .
Donghae mengangguk , "Berhati-hatilah Kyu ", Kyuhyun tersenyum mendengarnya . Diapun memeluk tubuh Donghae , jika saja Henry tidak menarik jaket miliknya .
Henry tersenyum jahil sambil menatap Kyuhyun yang saat ini tengah memandangnya tajam , "Eh ikan , kami pergi dulu ya , bye", Henry langsung berlari tak lupa menggeret tangan Kyuhyun untuk mengikuti langkahnya .
Donghae memajukan bibirnya , "Dasar Mochie jelek ", ungkapnya dengan nada manja , Kibum yang saat itu memperhatikan wajahnya tertawa kecil melihatnya .
Astaga , sungguh menggemaskan makhluk ini .
…
Kyuhyun menghentikan langkahnya , "Kau kenapa eoh ?",tanyanya kepada Henry yang saat ini tengah duduk dipagar Sungai Han .
Henry mengangkat wajahnya , menatap Kyuhyun yang kini menatapnya dengan tajam , "Soal yang tadi ?", Kyuhyun mengangguk menjawabnya .
Henry menghela nafasnya , "Jangan terlalu dipaksa Kyuhyun , kau tahu , Siwon Hyung sangat mencintainya , dan aku rasa namja itupun mencintainya ", jawab Henry yang membuat Kyuhyun miris mendengarnya .
"Masih banyak yang mencintaimu Kyuhyun ", ujar Henry diiringi dengan senyum manisnya yang membuat matanya itu tidak terlihat , seperti satu garis kecil .
Kyuhyun mengedikkan bahunya , lalu menyandarkan bahunya dipagar pembatas itu . Ia membalikkan tubuhnya , menatap Sungai Han dibawah paparan sinar matahari , "Aku hanya bingung , dulu aku bisa memendam perasaan ini , tapi saat aku tahu ", Kyuhyun menatap Henry , "Siwon masih mencintainya , hati ini seakan tak rela ",lanjutnya lagi yang membuat Henry tersenyum .
Henrypun memilih untuk diam . Karena ia juga tak tahu , harus memberi tanggapan seperti apa . Namun satu yang ada dibenaknya saat ini , Kyuhyun hanya termakan oleh kecemburuan dan , Sungmin pasti bisa membuat Kyuhyun berhenti memikirkan Donghae dan mulai melihat Sungmin . Karena Henry tahu, kalau Sungmin sangat mencintai Kyuhyun lebih dari cinta kepada Dongsaengnya .
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::::
Donghae kini sedang duduk disebuah bangku taman yang tak jauh dari sekolah mereka , ditemani Kibum yang kini duduk disampingnya .
Kibum menolehkan wajahnya kea rah Donghae , ia tersenyum , "Kau masih ingat dengan seorang penjual toko roti kemarin ?",tanya Kibum yang membuat Donghae menoleh ke arahnya .
Donghae mengangguk , "Ne , bagaimana mungkin aku melupakannya , wajahnya cantik seperti Cinderella ", ungkap Donghae dengan wajah cerianya dan jangan lupakan suara manjanya yang membuat Kibum tersenyum senang mendengarnya .
"Dia adalah Eommaku "
Donghae memiringkan kepalanya , lalu menaikan satu alisnya , "Dia Eommamu ?",Kibum mengangguk membenarkan . Donghae tersenyum lebar , "Ahh~ , pantas saja wajah kalian mirip ", ujar Donghae sambil memperhatikan wajah tampan Kibum yang penuh dengan charisma .
Kibum menggenggam erat tangan Donghae , membawanya kedepan dadanya , "Bolehkah aku mengenalmu lebih dari ini ?",tanya Kibum sambil menatap kedua mata Donghae dengan satu pandangan lurus . Sehingga banyangan dirinya , tepat berada dikedua bola mata Donghae .
Donghae menggelengkan kepalanya , "Maaf Kibum , aku tak bisa ", Kibum mengeratkan genggamannya pada kedua tangan Donghae yang meminta untuk dilepaskan . Kibum menatap Donghae dalam , "Kenapa ?",tanya Kibum , "Apa kau sudah punya kekasih ?",tanya Kibum lagi .
Donghae menggeleng , "Tidak , aku tidak punya kekasih ", jawab Donghae pelan dan terkesan lembut . Kibum yang mendengarkan suara khas Donghae , seakan ingin dan terus mendengar suara itu. Suara yang mampu menenangkan hatinya . Gila , namun itulah kenyataannya . Walaupun mereka baru pertama kali bertemu , entah kenapa Kibum merasakan kalau dia sudah mengenal Donghae sangat lama .
"Lalu "
Donghae menghela nafasnya , " Aku tak ingin , melibatkanmu dalam masalah Appaku , aku takut bila sesuatu yang buruk terjadi padamu ", Kibum tersenyum mendengarnya . Ia menarik tubuh Donghae ke dalam pelukannya , "Aku tak masalah dengan hal itu , walaupun ribuan peluru menembus jantungku , aku tak gentar , asalkan kau selalu disampingku ", ujar Kibum yang membuat Donghae harus menjatuhkan air matanya .
Ucapan Kibum mampu membuat hatinya terenyuh , dan kenapa perkataan Kibum sama dengan perkataan Siwon tempo dulu . Namun dengan posisi yang berbeda . Dulu , Donghae hanya menganggap Siwon sebagai Hyungnya tidak lebih dari itu . Kasih sayang yang tulus yang Donghae berikan , hanyalah sebuah ungkapan cinta dari Dongsaeng kepada Hyungnya . Tapi saat ini , saat Kibum memberikan satu pernyataan dia berpikir , kalau dia sudah jatuh cinta dengan pemilik ' killer smile ' ini saat di toko roti .
Kibum merenggangkan pelukannya , lalu menatap wajah Donghae , "Kau percaya denganku kan ?", tanya Kibum seraya menghapus air mata yang bergulir membasahi pipi mulus Donghae . Donghae mengangguk , "Ne, aku mempercayaimu Bumiie", pekik Donghae girang lalu memeluk tubuh Kibum dengan sangat erat .
Dia suka , dia teramat suka dengan kehangatan yang ditimbulkan oleh pelukan dari tubuh Kibum . Kehangatan yang berbeda saat diberpelukan dengan Appanya , Siwon , Kyuhyun dan lainnya . Menurutnya , tidak bisa membuat jantungnya bergetar .
Donghae melepaskan pelukannya , "Ada apa Bumiie ?", tanya Donghae saat melihat Kibum tanpa kedip memandanginya .
Kibum tersenyum , "Aku suka panggilanmu , dan teruslah memanggilku dengan sebutan itu ", ujar Kibum yang membuat Donghae tersenyum malu-malu .
Kibum dan Donghae menolehkan kepalanya saat mendengar bunyi klakson mobil . Donghae dengan cepat melepaskan tangan Kibum dari tangannya , "Dia Zhoumi Hyung", bisik Donghae pelan . Kentara sekali kalau dia sedang diliputi ketakutan . Bagaimana kalau Zhoumi melihat dia berpelukan dengan Kibum , lantas diadukannya dengan Kangin , buruknya jika Zhoumi mengadukan kepada Siwon . Siwon tanpa segan akan menghabisi Kibum dengan sekali tembakan tepat dihatinya .
Kibum berdiri lalu mendongakkan kepalanya . Menatap Zhoumi yang melebihi tingginya itu . Donghae merasakan ada aura peperangan disekitarnya , ia pun tertawa garing , menghilangkan kecanggungan yang ada .
"Perkenalkan dia ", Donghae menghentikan ucapannya . Dia sedang bingung saat ini , siapa Kibum untuknya ? Teman ? Kekasih ? Itu samasaja dengan bunuh diri jika harus bilang Kibum adalah kekasihnya , terlebih tak ada pernyataan cinta bukan sebelumnya ?
"Aku Kim Kibum , kekasih Donghae ", Donghae membulatkan matanya lucu sambil menatap Kibum tak percaya . Kibum baru saja menyebut kalau dia adalah kekasih Donghae kah ?
Zhoumi dengan wajah tenang menerima uluran tangan Kibum , "Zhoumi ", balasnya singkat . Zhoumipun memandang Kibum dari ujung kaki hingga ujung kepala . Zhoumi bisa lihat kalau Kibum adalah anak baik-baik . Walau Zhoumi bisa menilai , Kibum memiliki wajah dingin dan datar , tapi tidak ditunjukkan saat bersama Donghae .
Zhoumi tersenyum saat melihat Donghae menggigit bibir bawahnya sambil meremas ujung jaketnya , "Kajja ", Donghae menyambut uluran tangan Zhoumi lalu berjalan melewati Kibum yang kini tersenyum manis ke arahnya .
Senyum Kibum membuat hati Donghae menjadi tenang kembali . Dia melambaikan tangannya , "Aku pulang duluan Bumiie", teriak Donghae saat dirinya sudah jauh dari Kibum saat ini , dan Kibum hanya tersenyum membalasnya .
Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Siwon yang sudah jenuh terus menunggu akhirnya nekat mendekati gudang tersebut . Mereka berjalan dengan cara mengendap-endap , melewati beberapa drum yang cukup besar .
Siwon menghentikan langkahnya saat mereka sudah berada didepan pintu . Siwon mengeluarkan pistol dari balik jasnya . Ia memandang Hyukjae , Sungmin dan juga Shindong sudah siap dengan pistol mereka masing-masing .
Siwon menganggukkan kepalanya saat Shindong meminta persetujuan untuk membuka pintu .
BRAAKKK
Siwon , Hyukjae , Sungmin dan Shindong dikejutkan oleh keadaan gudang yang ternyata tak berpenghuni sama sekali . Siwon memukul memukul dinding gudang tersebut dengan sangat keras , membuat dinding tersebut retak .
"SIAL ", umpat kesalnya sambil menghamburkan barang-barang didalam gudang tersebut . Saat ia merasa telah berhasil ditipu .
Hyukjae merogoh saku ponselnya saat ponselnya berdering . Wajah Hyukjae berubah panic saat membaca sebuah pesan yang dikirimkan Henry kepadanya .
"Siapa ?",tanya Shindong , Hyukjae mengangkat wajahnya , menatap Shindong lalu beralih menatap yang lainnya , hingga pandangannya jatuh pada Siwon .
"Henry dan Kyuhyun juga telah ditipu , kapal yang katanya diawaki oleh anggota SNAKERS ternyata , hanya dihuni oleh nelayan biasa ",Hyukjae menjelaskan . Sungmin membelalakan matanya , "Gila , ini tidak bisa dipercaya ", ungkapnya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya .
Siwon menatap semuanya dengan wajah yang benar-benar pucat dan takut , sepertinya . Siwon menundukkan sejenak kepalanya , lalu mengakat wajahnya hingga Hyukjae , Shindong dan Sungmin bisa melihat raut kegugupan dirinya .
"Kita adalah umpan , yang diincar sebenarnya adalah "
"DONGHAE"
Pantas saja dirinya , tidak mendengar suara kaki didalam gudang tersebut . Ah , kau lambat menyadari Siwon !
…
"Hyung , ponselku tertinggal "
Donghae keluar dari mobil dan berlari menuju bangku taman , yang dimana masih ada Kibum disitu .
Kibum tersenyum sambil mengacak rambut Donghae , "Berhati-hatilah ", ujar Kibum yang dibalas cengiran ala Donghae .
Donghae mengecup pipi Kibum yang membuat Kibum bahkan Zhoumi yang ada didalam mobil keluar , tak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat .
Kibum mengusap pipinya yang tadi dikecup oleh Donghae , "Kau belum mengatkan cinta kepadaku, kenapa kau bilang kalau kita sepasang kekasih Bumiie ", ujar Donghae kesal sambil menghentakkan kakinya ke tanah .
Kibum tertawa kecil melihat dan mendengar penuturan Donghae . Haruskan sebuah kata cinta diungkapkan dengan lisan ? Jika sebuah tindakan cukup untuk mewakili semuanya ?
Kibum menangkupkan kedua pipi Donghae , "You're be Mine ", ujar Kibum pasti dan mutlak . Donghae tersipu malu mendengarnya . Baru kali ini dia benar-benar merasakan sebuah kebahagian yang lain dihatinya . Belum sempat Kibum memeluk Donghae , lengkingan suara terdengar cukup keras . Siapa lagi kalau bukan Zhoumi pelakunya !
Penganggu , pikir Kibum .
"You're be mine" ucap Donghae sebelum dia berlari menghampiri Zhoumi yang kini tengah menyilangkan tangan didepan dadanya sambil menyenderkan tubuhnya dibadan mobil .
Tanpa diketahui oleh Zhoumi , ponselnya terus saja bergetar didalam mobil . Yah~ , telpon dari Siwon tentunya .
Donghae mengumbar senyum cerianya sambil terus melangkahkan kakinya . Namun tepat disaat itulah , sebuah mobil melintasi tubuh Zhoumi , lalu mengurangi kecepatan laju mobilnya .
Tahukah kalau saat ini , sebuah pistol telah mengacung tepat pada kepala Donghae . Jelas Zhoumi tak melihatnya , karna dia ada disamping mobil bagian lain bukan ?
Donghae tidak begitu memperhatikan mobil tersebut , karna kini matanya hanya tertuju pada Zhoumi yang sudah membuka pintu mobil .
Kibum merasa aneh dengan mobil yang kini telah melintasi mobil Zhoumi , hingga matanya terbelalak saat melihat pantulan cahaya dari benda menyilaukan tersebut . Sebuah pistol perak .
Kibum menjatuhkan sepedanya begitu saja , "HAE MENUNDUK , MENUNDUK ", Kibum mempercepat larinya , jarak antara dirinya dengan Donghae sangatlah jauh . Namun sebisa mungkin dia harus bisa melindungi Donghae , apapun yang terjadi .
Donghae membalikkan tubuhnya , menatap Kibum yang kini tengah berlari ke arahnya dengan tatapan bingung , "Ada apa ?",tanya Donghae polos dan jangan lupakan gerak kepalanya yang menggemaskan .
Zhoumi menatap Kibum yang kini terus saja berlari , dari wajahnya dapat Zhoumi baca kalau Kibum tengah ingin memeluk Donghae . Hingga satu yang Zhoumi dapat , Zhoumi menjatuhkan pandangan tepat pada mobil yang tadi melintasi dirinya sebelumnya .
Kaki Zhoumi terasa lemas saat ia melihat dengan mata kepalanya sendiri , pelatuk pistol telah ditarik , dan , ia menatap Donghae yang jaraknya cukup jauh darinya .
"DONGHAAAEEEE"
Donghae menghela nafasnya , kemudian ia berbalik menatap Zhoumi dan ,
Doorrrrr
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::::
Hangeng tersenyum , "Siapa yang kau kirimkan ?",tanyanya pada Yunho yang saat ini sedang berdiri menghadapanya .
Yunho menyeringai , "Dia adalah snipper handal yang dibesarkan di America , Xiah Junsu ", jawabnya dengan tatapan penuh kemenangan disana . Sepertinya ia yakin , kalau kali ini , anak kesayangan musuh besar bosnya akan mati .
"Dia bisa dengan tepat menembak apel yang sedang bergoyang dalam jarak 3 km , jadi mustahil jika kali ini dia gagal menembak korbannya yang hanya berjarak kurang dari 1 km ".
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Siwon terus saja berdo'a didalam hatinya , entah kenapa hatinya merasa tidak tenang .
"Ya Tuhan , aku mohon selamatkanlah Donghae untukku ", ia pun melajukan mobilnya dengan kecepatan maksimal menuju taman , tempat dimana Zhoumi , Donghae dan Kibum berada . Karena dengan bantuan GPS , dia bisa melacak keberadaan mobil yang digunakan Zhoumi .
Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::: TBC ::::::::::::::::::::::::
o.O , Kali ini aku meghabiskan waktu selama 3 jam untuk menyelesaikan tulisan ku dengan ' 5.013 ' kata . Ini , W. O. W , :D
Akhirnya , ini ff bisa terselesaikan dengan kata yang lumayan memuaskan .. Apa moment Kihaenya kurang ?
Ahh~ , semakin ke depan(?) , kihae moment makin banyk kok , tenang saja ^^
Satu yang saya sukai didalam ff ini , '. Haruskan sebuah kata cinta diungkapkan dengan lisan ? Jika sebuah tindakan cukup untuk mewakili semuanya ? '
Bagaimana menurut kalian ?
Oh iya , ff baru saya telah saya publish di .. dengan judul ' Y ' , dengan pair yang masih belum saya tentukan , kkkk~
Mianhae gk bisa balas satu-satu ya , waktunya mepet , saya mau Go ..
N , mianhae , kalau typo(s) betebaran dimana – mana
Mind RnR please ? :D
Jenny ~ Fishiie LophaehaeUKE ~ nnaglow ~ Kim Haemi ~ Casanova indah ~ YeonHae179 ~ Arum Junie ~ Cutefish ~ NemoSnower ~ arumfishy ~ SiHaeLuv ~ Yulika19343382 ~ auhaehae ~ mawaddatulEverlastingFriends ~ shetea'vhateamach ~ Safa Fishy ~
Jeongmal gomawo untuk kalian semuanya ^^
