FanFiction of Fairy Tail

Hello Natsu!
(
Heiten mae:Sebelum tertutup)

Present Pairing Natsu and Lucy, a few of another character from Fairy Tail credit Hiro Mashima

.

.

Warning : OOC, Typo(s), etc...

.

.

Entah sejak kapan hujan mentelimuti langit Magnolia, terdengar suara pintu guild terbuka "Tadaima!" ucap Natsu lantang dengan memamerkan senyum lebar.

"Aye~" Happy tampak di belakang Natsu sambil memeluk seekor ikan segar, tampak kebahagiaan yang tak terkira bagai kilauan mentari yang terbangun dari tidur indah nya menyeruak lamunan embun… Lupakan! Intinya exceed biru ini sedang gembira.

"Okaeri Natsu, Happy" sahut Mirajane ramah sambil melap gelas-gelas kaca "Ara..ara cuaca semuram ini kalian tetap saja bersemangat" lanjutnya.

"Aku mempunyai sesuatu yang sangat menyenangkan mira!" jawab Natsu menggebu-gebu.

"Ano.. apa itu Natsu?" Tanya Mira penasaran.

"A…ano….hn.."

"Kanojo-sukiiiiii…" celetuk Happy dengan usil saat melihat Natsu tersipu menjawab pertanyaan Mira. Namun sebelum Happy melanjutkan kata-kata nya Natsu buru-buru membungkam mulut Happy diiring tatapan terror layaknya tatapan T-rex yang hendak memangsa 'Grrroaa'.

"Eeh.. Natsu menyukai seseorang? Uwa~ ini mengasyikan" Mira mulai berbinar-binar "Siapa dia ?" Tanya Mira dengan wajah usil dan heboh.

Sebelim Natsu menjawabnya, tampak Lucy basah kuyup berlari menuju arah guild. Serta merta secepat kilat Natsu berlari menghampirinya dengan tergopoh-gopoh Natsu memayungi Lucy dengan kedua tangannya, sementara bibirnya sibuk meniup-niup rambut Lucy. Mirajane yang melihatnya dari balik meja bar hanya tersenyum.

"Ohayou Lucy" sapa Mira dengan lembut saat melihat Lucy menghampiri meja bar.

"Ohayou Miraa" balas Lucy dengan ceria.

"Uhm.. Natsu kita telah di dalam dan aku sudah tidak kehujanan jadi hentikan memayungiku dengan tanganmu" Ucap Lucy pada Natsu yang sedari tadi tetap memayunginya dengan telapak tangannya .

"Ok, Luce"

"Dan hentikan meniup-niup rambutku !" lanjut Lucy yang menyadari rambutnya terus menerus ditiup Natsu.

"Lagipula mengapa kau meniupi rambutku, baka?! Kau kira rambutku soup yang mendidih hah?" Tanya Lucy galak

"Dasar kau aneh Luce, aku kan hanya ingin mengeringkan rambutmu yang basah dengan nafas hangatku" Natsu menimpalinya dengan wajah yang cemberut karena merasa usahanya sia-sia.

"Phew… iya..iya arigatou Natsu" Lucy sadar niat Natsu baik, lagi pula sesungguhnya ia cukup senang dengan perlakuan Natsu barusan yang terlihat sangat melindunginya. Seperti selama ini, Natsu memang senantiasa melindunginya, kapanpun, dimanapun. Memikirkan hal tersebut membuat wajah Lucy merona.

"Kyaaa.. Kalian sangat serasi" goda Mira spontan

"Apa?! Tidak!" reaksi Lucy.

"…" reaksi Natsu(?)

"Ohayou Lucy, Natsu" sapa Erza.

"Ohayou Erza" balas Lucy dan Natsu hampir bersamaan.

"Aku mengambil misi yang menarik dengan imbalan yang besar, kalian bersiap-siaplah. Setelah hujan reda kita akan berangkat." Terang Erza pada mereka berdua.

"Hai! Umm.. Gray dan Wendy tak ikut?" Tanya Lucy

"Gray dan Wendy serta Charla sedang mencari perihal tentang misi kita kali ini di perpustakaan ditemani Levi" lanjut Erza.

"A…Erza"

"Hn? Ada apa Natsu?"

"Aku tidak bisa ikut misi kali ini"

Erza terkejut mendengar penuturan Natsu, Begitupun dengan Lucy. Namun sebelum mereka bisa berkata apa-apa Natsu langsung menarik tangan Lucy.

"A..A..Natsu?"

"Ikut aku Luce, ada yang ingin aku bicarakan" dan merekapun berlalu dari guild.

Sementara itu erza hanya bisa melongo melihat keanehan sikap Natsu begitu pula dengan beberapa orang di guild yang menyaksikannya. Tapi ada juga beberapa seperti Mira dan Happy yang hanya tersenyum memandangi adegan Natsu menarik Lucy seperti itu seolah mereka paham akan sesuatu yang ada di benak Natsu.

"Watashiwa no suki aisuru" Mirajane berbinar-binar sambil bertepuk tangan.

"Ada apa sebenarnya?" Erza bingung.