oke…. An unlucky bad day kembali lagi untuk membawa kesialan lebih banyak pada midorima!
Makasih buat yang sudah mau review cerita ini!
Maaf kalau cerita ini: typo, ooc, aneh, membingungkan, garing, dan bikin ngantuk.
Enjoy reading!
Saat ini….. masih di atap sekolah, masih dengan suasana mencekam, dan tentunya midorima masih sial.
"a… aha.. ahaha.." tawa aomine memecahkan suasana hening.
"seharusnya aominechin minta maaf sama midorimachin" kata murasakibara
"itu benar aominecchi! Gara-gara kamu kacamata midorimacchi pecah!" teriak kise
"eh? Kok jadi aku sih? Kan gara-gara kamu juga kise!" balas aomine
"tapi yang merusak kacamatanya kan aominecchi!" kata kise tidak ingin kalah
"pokoknya ini salah mu!" kata aomine
"salah aominecchi!"
"salah mu!"
"salah mu!" teriak mereka berdua bersamaan.
"huuh! Tanya saja midorimacchi, pokoknya aominecchi yang salah!" teriak kise
"hei midorima, aku memang menginjak kacamatamu tapi karena kise kan?!" Tanya aomine pada midorima dengan kesal.
Midorima yang ditanya saat ini sedang menatap mereka berdua dengan sangat tajam dan menakutkan , aomine dan kise langsung menunduk pada midorima.
" m…m..ma..maaf midorima" kata aomine ketakutan
"aku mengaku salah! Tapi tolong jangan menatapku seperti itu midorimacchi aku takut huuuu…" tangis kise.
"kalian ini selalu saja membuat masalah dimana-mana bahkan di atap juga! Lihat apa yang kalian lakukan pada kacamataku, bagi orang yang memakai kacamata kacamata itu benda paling penting dalam hidupnya! Apa yang kalian lakukan ini sama saja seperti merebut permen dari seorang bayi! Tapi bukan berarti aku ini bayi! Itu hanya perumpaan jangan bilang kalian tidak tahu apa itu perumpamaan? Ya ampun kalian itu sudah smp masa begitu saja tidak tahu! Yang penting sekarang aku ingin kalian mengganti kacamataku!" ceramah midorima panjang lebar.
Sangat lancar, tanpa jeda, dan tentunya bertele-tele… ceramah midorima untuk kise dan aomine membuat semua orang yang ada disitu terkejut dan terkagum-kagum dengan bahasanya yang sulit(ribet) tetapi yang paling membuat mereka terkejut adalah.. midorima menceramahi kise dan midorima tetapi dia menatap kuroko…..
"midorima-kun aku minta maaf kalau aku ada salah, tapi aku kan tidak merusak kacamatamu" kata kuroko.
"ehhh? Itu kamu kuroko? Sial kemana aomine dan kise pergi? Jangan bilang kalau mereka kabur! Ooi…. Kise! Aomine! Jangan kabur kalian!" teriak midorima di depan muka kise dan aomine.
"e..eee to… kami tepat di depanmu midorimacchi" kata kise kebingungan.
"oi oi jangan bilang kamu tidak bisa melihat tanpa kacamatamu midorima?" kata aomine
"a…aku masih bisa melihat kok! Sedikit sih…" kata midorima pelan
"ohhhhh! Tidakkkkk midorimacchi kita harus membelikan kacamata baru untukmu secepatnya!" teriak kise histeris sambil menggoyang-goyangkan tubuh aomine.
" tapi aku tidak punya uang lagi! Kamu saja yang bayar, model kan gajinya banyak" kata aomine.
"ehhhh! Kok gitu sih aominecchi! Yang mecahin kan kamu…." Kata kise dengan kesal.
"DIAM!" teriak Akashi dengan keras dan membuat semuanya diam.
"fyuhhh…. Kalian ini…. Oke semua yang ada disini sama-sama salah karena tidak bisa menjaga shintaro" kata Akashi berwibawa.
"emangnya aku apaan?" pikir midorima dalam hati.
"shintaro apa pandanganmu benar-benar kabur dan tidak terlihat apa-apa?" Tanya Akashi.
"Akashi… sudah kubilang aku ini masih bisa melihat sedikit! Kamu itu mendengarkanku tidak sih?"
"oke jadi shintaro sudah tidak bisa melihat dengan jelas lagi" kata Akashi.
"HEY! Haahh tuh kan… kamu tidak mendengarkanku" kata midorima dengan muka pasrah.
"mnyam kasihan… mnyam mnyam sekali midochin mnyam…" kata murasakibara
"hal ini tentunya akan menghambat kinerja tim basket sekolah kita, oleh karena itu kita akan membagi tugas untuk memesan kacamata baru shintaro." Kata Akashi tanpa memperdulikan midorima.
"oke-oke siap akashicchi! Akan kubantu midorimacchi dengan segenap tenagaku!" kata kise dengan semangat sambil berputar-putar mengelilingi midorima dan membuat midorima semakin pasrah.
"pertama! Tim gagang terdiri dari tetsuya dan atsushi, kedua! Tim midositter terdiri dari ryota dan daiki, lalu aku sendiri akan masuk dalam tim lensa!" jelas Akashi berapi-api.
Saat ini midorima benar-benar ingin meloncat dari atap sekolah ini sekarang juga, dia memang kesal karena kacamatanya pecah tapi tingkah teman-temannya membuatnya semakin kesal, apalagi ketika Akashi menyebut midositter…. Pekerjaan absurd macam apa itu?
"em.. etto… Akashi bisakah kamu jelaskan apa maksudmu?" Tanya midorima.
"jadi tetsuya dan atsushi akan memesankan gagangnya, aku akan memesan lensanya, dan kamu,ryota, dan daiki akan membeli lensa kontak untuk sementara"
"apa! Tidak mau! Lensa kontak itu bukan styleku!" tolak midorima mentah-mentah.
"kamu berani menolak perintahku shintaro? Pilih lensa kontak atau kacamata berbingkai bintang?" ancam Akashi dengan aura hitam.
"ka.. kacamata berbingkai bintang… AKU PILIH LENSA KONTAK!" ucap midorima seketika.
"oke karena shintaro sudah setuju kita akan langsung melaksanakannya sepulang sekolah, sebentar lagi bel masuk segera berbunyi jadi ayo cepat kembali ke kelas masing-masing" kata Akashi dengan puas.
Semuanya pun segera menurut dan hendak pergi ke kelas tiba-tiba Akashi menghentikan mereka.
"tunggu sebentar!"
"ada apa Akashi-kun?" Tanya kuroko.
"ini untuk tim gagang, dan ini untuk tim midositter" kata Akashi sembari menyerahkan sebuah kartu yang bisa terbilang elegan dan bling-bling kepada kuroko dan kise.
"kartu apa ini Akashi-kun? Seperti kartu kredit" kata kuroko penasaran.
"ini memang kartu kredit, ini kartu kredit khusus keluarga Akashi, dengan kartu ini kalian bisa melakukan tugas kalian nanti"
"eehhh apakah boleh untuk yang lain juga?" aomine mulai curiga pada kaptennya yang tiba-tiba menjadi baik hati sekali.
"yahh karena aku ini baik hati jadi silakan kalian pakai kartu itu sesuka kalian, toh uangku tidak akan habis juga mhahahahahaah" Akashi pun pergi dengan tawanya yang tidak wajar itu.
Dan semua bersambung dengan ber-sweatdrop ria~~
