Yo! Hoshikasa kembali lagi setelah cukup lama…

Makasih buat semua yang udah me review,follow, favorite, dan tentunya membaca cerita saya ini.

Dan buat Kazue Ichimaru selamat! MFC memang midorima fans club,

Hoshikasa mempersembahkan: An unlucky bad day chapter 4

Di tengah sebuah hutan yang mencurigakan… dua orang pemuda berdiri di depan sebuah rumah tua yang sangat angker….. tapi tiba tiba ada suara yang lebih angker daripada rumah itu…..

"kalian sudah sampai ke tempat itu?"

"Akashi-kun bisakah kita bicara nanti saja? Sepertinya apa yang aomine-kun katakan itu benar, kau membuat suasana lebih mencekam" kata kuroko pada Akashi melalui ponsel miliknya.

"apa maksudmu itu tetsuya? Sepertinya tadi aku mendengar kamu ingin porsi latihanmu ditambah 3 kali lipat?" Akashi yang pura-pura tuli atau memang tuli menyahut.

"ah tidak ada apa apa Akashi-kun, aku belum ingin mati, omong-omong Akashi-kun, sebenarnya kami ada dimana? Apakah alamat yang kamu berikan benar?"

"tentu saja itu benar tetsuya, aku tidak mungkin salah"

"ehh… tapi kenapa kami jadi berada di rumah angker didalam hutan Akashi-kun?"

"pemilik rumah itu adalah seorang pengrajin terkenal, mintalah gagang pesananku padanya" kata Akashi.

"pengrajin terkenal? Bukankah itu akan menjadi sangat mahal walaupun hanya untuk sebuah gagang kacamata?" Tanya kuroko kebingungan.

"ah ya memang benar gagang itu lumayan mahal, kira-kira sekitar _piiiippp_ juta yen."

"maaf Akashi-kun, tapi _piiiippp_ juta yen itu berapa ya?"

"pura-pura mengerti sajalah tetsuya, dan terkejut sedikit" kata Akashi.

"oh ok….. APHUAAA? MAHAL SEKALI AKASHI-KUN! AKU KAGET SEKALI! Bagaimana? Apakah sudah cukup kaget Akashi-kun?" kata kuroko yang sangat penurut.

"…. *CKLIK*" Akashi mematikan sambungan teleponnya.(sepertinya dia cukup shock pada teriakan kuroko yang tiba-tiba)

"ne..ne..ne.. kuro-chin dari tadi pintunya kuketuk tapi tidak ada jawaban" kata murasakibara yang kembali dari rumah angker itu tanpa hasil.

"hmm… kalau tidak didobrak ya lewat jendela atau jalan belakang….. murasakibara-kun bisakah kau dobrak pintunya?" Tanya kuroko yang tiba-tiba berubah jadi evil.(sepertinya bicara pada Akashi membuatnya seperti itu)*author tiba-tiba menemukan gunting disamping tangan*

"oke tunggu sebentar ya kuro-chin" entah kenapa murasakibara nurut saja.

Sementara kuroko dan murasakibara sibuk mengurusi rumah angker yang pemiliknya tidak nongol-nongol juga, mari kita lihat tim midositter….

Di sebuah mall

"pokoknya kayak justin –piip-ber!" teriak kise

"tapi Mohawk lebih keren kise! Justin –piip-ber itu sudah gak jaman!" teriak aomine

"Mohawk itu untuk anak berandalan, tidak akan cocok untuk midorimacchi!"

"oke kalau begitu kita buat saja seperti elvis pureseley!"

"tidak aominecchi! Rambut midorimacchi mana cukup untuk dibuat jambul seperti itu, bagaimana kalau kita potong seperti model di poster itu saja? Pasti midorimacchi akan menjadi keren!"

"a… oi kise… itu kan postermu.." kata aomine.

"justru itu.. dia akan tambah keren dengan gaya rambut sepertiku ehehehe"

Ditengah perdebatan serius itu, midorima yang belum juga dibelikan contact lens tidak dapat berbuat apa-apa, ingin memarahi mereka… takutnya nanti malah salah memarahi orang lain, kenapa juga mereka harus melewati salon ini dan dirinya harus pasrah digeret-geret dua orang bodoh…

"kau bilang apa midorima/midorimacchi?!" teriak kise dan aomine bersamaan.

"tidak ada, daripada itu… sebenarnya kapan kita akan membeli contact lensnya?"

"itu bisa nanti! Sekarang aku akan menata rambut midorimacchi yang di sisi kanan, dan aominecchi akan menata yang sisi kiri, akan kubuktikan aku lebih hebat daripada aominecchi!" kata kise dengan penuh semangat.

" huh.. kamu kira kamu bisa mengalahkanku kise? No way! The only one who can beat me is_

"AKASHI!" teriak midorima tiba-tiba.

"kok jadi Akashi sih! Beraninya kamu memotong perkataanku midorima!"marah aomine.

Rupanya tiba-tiba Akashi menelpon midorima

"Akashi! Selamatkan aku dari dua orang bodoh ini!" Teriak midorima menjadi-jadi.

"maaa…maaa sudahlah shintaro.. mungkin mereka hanya ingin bercanda, jangan terlalu kaku begitu" kata Akashi di seberang telepon.

"KAKU?! KAKU?! MAKSUDMU KAKU!? KATAKAKEKKUKUKAKIKAKAKKUKAKUKAKU*PIIPPPPP*" midorima menggila karena tidak tahan tekanan dari kedua belah pihak dan akhirnya jatuh pingsan.

Ponsel di tangan midorima pun beralih tangan ke kise.

"hwaa nice akashicchi.. midorimacchi pingsan… sekarang kami bisa menata rambutnya sesuka hati tanpa ada gangguan"

"hmm.. LANJUTKAN ryouta… LEBIH CEPAT LEBIH BAIK" kata Akashi yang mungkin sehabis melihat papan pemilukada.

"hai.. hai.. akashicchi" kise menyahut dengan riang.

Hmmm ini lagi… ternyata memang benar mereka berdua merencanakan sesuatu pada midorima.. sebaiknya untuk saat ini aku diam dan mengamati saja dulu. pikir aomine dalam hati

"nahh sekarang ayo kita lanjutkan pertandingan kita aominecchi!" teriak kise sambil memegang sisir dan gunting.

"oke.. siapa takut!" balas aomine yang memegang hair iron dan roller.

Apa jadinya midorima ini…

Sementara itu…..

Di suatu tempat di bawah tanah

" , the preparations is done… we can start now" kata seorang bule yang memakai jas lab pada Akashi.

"sure, I'm expecting something perfect ok?" kata Akashi yang ga tau bahasa inggrisnya bener atau salah karena author yang nulis.

"as you wish , I'll be leaving now, if you excuse me" kata si bule dan pergi ke dalam ruangan lain.

"hmm shintarou.. bukankah ini bagus? Kamu bisa memakai kacamata yang lensanya aku buat sendiri khusus untukmu…khufufufufu(ketawa licik)" Akashi bicara sendiri kayak di sinetron-sinetron.

Setelah puas bicara sendiri, Akashi ikut pergi menuju pintu yang di lewati si bule tadi, mau bikin lensa mungkin….

Sekarang kita lihat midorima lagi yukk…

Di sebuah optik

"ayo midorimacchi… jangan gerak-gerak terus, susah masukinnya"

"sudahlah kise jangan dorong-dorong dia terus" kata aomine.

"mou… tapi midorimacchi tidak tahu cara pakai contact lens, dan dia gerak-gerak terus setiap mau kupakaikan"

"itu karena kamu kurang gentle tau! Pakai hati dong" tiba-tiba aomine bicara soal hati.

"ihh.. aominecchi OOC banget deh" kata kise sambil bergidik ngeri.

"hah? OOC? Apaan tuh?" Tanya aomine tidak mengerti.

"OOC itu ya kamu aominecchi… kamu banget"

"ya makanya apaan?!" kata aomine habis kesabaran.

"ih.. gak usah pake teriak-teriak dong… OOC itu… Orang Oon Cerewet hahahahahha" kise tertawa terbahak-bahak dan tawanya memenuhi seisi optik.

"beraninya kamu! Sini kamu!" aomine pun mulai mengejar- ngejar kise yang sudah lari duluan.

Haahhhh keadaan ini lagi. Pikir midorima

Midorima sekarang merasa seperti seorang bayi yang tidak bisa berbuat apa-apa dengan kedua orang babysitter dan bodyguardnya yang malah asik pacaran dan tidak mengurusi dirinya.

Urghhhh aku bukan bayi! Mana ada bayi ke optik dan beli contact lens, sehabis ini akan kubunuh kise dan aomine karena membuatku dalam keadaan begini seharian! Pikir midorima dengan kesal.

Keesokan harinya…

"kyaaa kyaaa keren sekali…"

"ehh… tidak mungkin!"

"akhirnya mimpiku terkabul juga kyaaa!"

"ah hape! Hape! Mana hapeku? Harus kufoto"

Semua teriakan-teriakan itu bisa di dengar dari gerbang smp teiko ketika midorima menginjakan kakinya di gerbang itu, midorima yang rambutnya sudah di tata lebih trendy dan memakai contact lens terlihat sangat tampan dan keren pagi itu(walaupun sebelumnya juga sudah keren)

"urgh… urusai nanodayo!" gerutu midorima pada gadis-gadis(dan beberapa cowok) yang mengerubunginya

Sementara itu di pinggir jalan…

"tidak mungkin! .. tapi akashicchi bilang tidak begini…" kise meratapi para gadis-gadis(sekali lagi dan beberapa cowok) termasuk para fansnya berlari dan mengerubungi midorima.

"fansku….. INI TIDAK BISA DIBIARKAN!" kise pun berlari ke dalam sekolah

Berlari… berlari.. dan berlari hinga dia berhenti di depan sebuah kelas.

"Akashicchi! Aku tidak percaya kamu menipuku walaupun kamu sering menipuku!(?) mulai sekarang ini duel dan aku menentangmu!" teriak kise pada Akashi dengan amarah yang luar biasa untuk seorang kise.

GASP- semua orang berhenti melakukan apa yang mereka lakukan.. tak ada yang bergerak.. mereka baru saja melihat sesuatu yang impossible dan amazing..

Hari itu… tersebarlah sebuah gossip yang menghebohkan… gossip itu bertajuk

"KISE SANG MODEL CARI MATI"

Well hari itu Sang emperor di tantang tukang fotokopi_

~TBC(tuberculosis?)~

Yay! Akhirnya masuk klimaks juga, sejauh ini, ini adalah chapter terpanjang dari an unlucky bad day..

Oke…..

Bacalah lanjutannya!

Tanggal: ketika

Bulan: author

Tahun: terinspirasi