Naruto or Menma ?

Disclaimer : Masashi Kishimoto-sama

Pairing : Naruhina, very slight Narusaku, slight InoSai

Warning: Gaje, banyak kekurangan, kelanjutan Naruto road to ninja, OOC, AT

-xxx-

Setelah Naruto dan Sakura berhasil keluar dari perangkap genjutsu Tobi

Merekapun keluar dari taman dan berjalan menuju rumah masing masing

Kehehingan itu di pecah oleh Sakura yang sejak tadi memperhatikan Naruto

"Eh…Naruto kau kenapa?"heran melihat Naruto yang sejak dari taman tadi memegang kepalanya

"Ti..tidak Sakura-chan aku hanya pusing sepertinya pengaruh genjutsu itu terlalu kuat.." sambil memegang kepalanya yang sakit

"Oh…begitu" keadaan pun kembali hening di bawah naungan bulan purnama. saat di jalan mereka melihat ada seorang ninja yang menyerang musuh

"Hei Naruto ayo bantu dia" menyuruh Naruto membantu ninja itu sambil meninggalkan Naruto

"Ugh…" tapi tubuh Naruto tidak mau bergerak dan terus terdengar suara melarang jangan menyerang

'kenapa tubuhku tak mau jalan? Apa karena Kyuubi?'

"Hei naruto bantu kami!" teriak Sakura

'sial dia pengguna elemen angin sama seperti Naruto' batin Sakura

"Arrgggghhhh" kepala Naruto sakitnya menjadi jadi dan entah kenapa Naruto bukannya membantu Sakura dan salah orang jounin itu malah membantu musuh itu kabur

"HEI Naruto kenapa kau ini? Sakura pun mengepal kan tangannya dan memukul Naruto tapi entah mengapa aruto pun bisa menangkisnya

"Jangan coba-coba" bola mata Naruto yang sebelah kanan berubah menjadi Sharingan dan muka jahat yang membuat Sakura kaget dan menarik tangannya, tapi itu tidak bertahan lama karena Naruto langsung pingsan

"Sebaiknya kubawa ke rumah sakit" kata jounin tadi

"Oh..iya.."

BOFF

Jounin itu pun menghilang membawa Naruto

"Sharingan?"

Sakura pun melangkahkan kaki nya dan beranjak dari tempatnya tadi berdiri sambil memikirkan sesuatu. Entah apa yang dipikirkan Sakura membuatnya tersenyum miris sambil mengaruk-garuk kepalanya 'Apa aku salah lihat ?' batin Sakura dia masih saja berfikir sesuatu yang dia lupakan walaupun entah itu apa . Hening ya itulah kata yang tepat untuk melatarkan suasana sekarang kaki Sakura tidak berhenti berjalan sampai-sampai dia lupa rumahnya terlewat "Ahh….terlewat jauh aku terllu banyak berdikir sampai-sampai lupa belok, aku pulang!"

-xxx-

"terima kasih sudah membawa pasien ini" suara suster terdengar di luar

"What? What wrong with me?"Tanya Naruto pada dirinya sendiri. Sejak dia menang melawan Menma (Black Naruto) serasa ada yang melekat pada tubuh Naruto yang naruto tidak tahu apa itu membuatnya merasa selalu salah dan merasa orang lain tak akan membantunya sama seperti saat dia di jauhi warga desa

"Ughh…mereka tak akan membantuku bahkan ibu dan ayah!" sambil sedikit membentak

Naruto pun mencoba melupakan itu dan mencoba tidur

In Naruto Dreams

Dalam mimpi Naruto semua terlihat gelap

"di..dimana aku?" merasa aneh dengan tempat itu Naruto pun menyusuri tempat itu betapa terkejutnya Naruto ketika melihat Lee berlumuran darah dan mengerang erang kesakitan

"Alis tebal !" berlari menuju Lee

"alis tebal, alis tebal kau kenapa? Siapa yang melakukan ini padamu….?!" Merasa gelisah kare Lee sudah sekarat

"Uhuk…uhuk..Men…ma….." dengan batuk berlumuran darah

"Lee,Lee!"

"Ikuti saja jalannya…." Akhirnya Lee sudah tidak bernafas lagi….

"Alis tebal, alis tebal…." Sungguh tidak bisa dipercaya Lee telah tiada..

"GWAHHHH…..!" mata saringan sebelah kanannya pun munculagi

Naruto merasa ada kekuatan yang sangat besar pada dirinya membuatnya merasa yang paling kuat dan tangguh

Naruto pun menelusuri jalan setapak yang Lee beri tahu dan betapa terkejutnya lagi dia saat melihat Sakura, Guru Kakashi, dan Yamato tertusuk benda seperti tongkat Pain

"Sakura, Guru, Kapten Yamato !" berlari menghampiri mereka tapi mereka seperti tidak bisa di pegang

"Menjauh lah Menma" kata mereka serempak

"Tapi apa..apa yang kulakukan?" tanya Naruto dengan tangis. Tiba-tiba keluar cahaya yang datang dari atas langit mengubah background langit yang asalnya merah hitam menjadi putih para ninja ninja yang tadi sekarat menghilang seketika

"Apa yang.. terjadi sebenarnya?"

"Naruto kau belum siap melihat ini" kata seseorang yang tidak lain adalah Minato yang berdiri di depan Naruto

"Ayah apa yang terjadi pada mereka apa yang terjadi?" memeluk Minato

"…" dengantatapan kosong yang meyakinkan Naruto itu sesuatu yang buruk

"Apa..ayah…apa itu sebenarnya dan apa yang terjadi pada-?" Deg! Tiba tiba kepala Naruto sakit lagi dan perut Naruto serasa ada yang mengamuk

"Ugh….." memegang kepala Naruto yang kesakitan

Minato terkejut pada keadaan Naruto. Minato pun berusaha menyegel perut Naruto supaya Kyuubi tidak keluar tapi itu tak berpengaruh

"Naruto sadarlah!"

"Ugh….Kuso!" Hawa gelappun keluar dari tubuh Naruto

'apa ini?' batin Minato

Minato akhirnya kewalahan menyegel Naruto. Dan akhirnya dia pun menghilang tapi sebelum menghilang dia berpesan pada Naruto

"Naruto! Kau pasti bisa mengakhirinya sendiri" sambil ter senyum dan melemparkan sesuatu pada Naruto dan akhirnya menghilang

"Gwah….." seperti mau mengeluarkan Kyuubi tapi lebih gelap dan jahat dan JLEBB sesuatu mengenai perut Naruto dan seketika kekuatan gelap itu pun kembali masuk ke tubuh Naruto

Dan background pun menjadi gelap disertai Naruto yang pingsan

End Of Naruto Dreams

"AYAH!" Naruto pun akhirnya sadar dari mimpinya

"Hah..hah….hah…Cuma mimpi" terengah-engah

"apa yang ada didalam mimpiku tadi?"

"Hah….Hah….mimpi yang sangat buruk"

Tidak berselang beberapa lama yang menengok Naruto pun berdatangan mulai dari Lee, Kakashi, Sakura, Hinata,Kiba, Shikamaru

"Hei Naruto kenapa kau ini sakit?" Tanya Kiba

"Ayolah Naruto masa muda tida boleh disia-siakan!" kata Lee

"Ce…cepat sembuh…Na…ruto..-kun"

"Iya Naruto Hinatapun mendoakan mu ayo cepat sembuh" goda sakura

Tapi itu tidak membuat Naruto senang malah membuatnya jengkel

'apa yang terjadi padaku?' tanya Naruto pada dirinya sendiri

Merekapun yang menunggu Naruto ada yang berbincang-bincang adayang tidur ada yang menggambar dll

"a..yo…Naruto kun buka mulut mu…" kata Hinata pelan

"Hm.." merasa dia seperti anak kecil disuapi

"A…nu..kenapa Naruto kun be..begini?"
tanya Hinata sambil memainkan jari-jarinya dan memlingkan wajah kebawah

"bukan urusanmu !" dengan lantang dan sedikit di sentak

"Haah…go..gomensai…Naruto-kun…"

"Aku pergi dari sini" Naruto pun pelemparkan bento yang dibawa hinata ke lantai dan pergi dari rumah sakit sontak semua orang yang ada di dalam punkaget kegiatan mereka berhenti dan tertuju pada Hinata yang masih Shock

"Maaf kan dia Hinata aku pun tidak tahu kenapa padanya" sambil membantu Hinata mengambil bentonya yang jatuh

-xxx-

"Cih kenapa semua orang sangat menyebalkan hari ini ?"

"Hei Naruto tunggu kau mau kemana ?" tanya Sakura

"Bukan urusan mu" dengan tatapan tajam

"Takkan kubiarkan kau pergi" berlari menuju Naruto sambil mengepalkan tangannya bersiap memukul Naruto tapi dapat ditangkis lagi

"Oh…kau ingin bertarung?" sambil tersenyum sinis dan memejamkan matanya

Dan di mata kanan Naruto muncul sharingan lagi

"Sakura kau tak apa-apa?" tanya kakashi

"Naruto apa yang kau-? Sharingan!?"

"Ow…kau terkejut guru..hmm mari kita lihat kegunaannya?" Naruto pun memejamkan mata

"Sakura sebaiknya kau minta bantuan biar aku mencoba menahannya"

"Baik guru" Sakura pun pergi meninggalkan Kakashi dan Naruto

'Naruto ada apa dengan mu?'

DEG!

Mata Naruto pun dibuka dan betapa terkejutnya Kakashi melihat mangekyou sharingan di mata Naruto

"Ayo guru maju" sambil tersenyum sinis Kakashipun melemparkan pukulan bertubi-tubi tapi dengan mudah dihindar oleh Naruto dengan kecepatan yang sangat cepat

"Apa itu kemampuan dari sharingan mu guru? Heh… mari kita coba Sharingan ini Amaterasu?!" entah kenapa tapi mulut Naruto mengatakan 'amaterasu'yang membuat kakashi kewalahan menghindar

"Hah…hah…hah…bagaimana kau bisa mengunkan sharingan Naruto? tidak ada pilihan lain Raikiri !" kakashipun memegang tangannya dan mengeluarkan bola listrik yang kuat dan tajam

"Hyah…." Kakashipun mengayun kan tangannya ke Naruto tapi

"KAMUI!"

"Nani?!" seketika kakashi pun menjauh dan melepaskan Raikirinya

"Ba…bagaimana kau bisa menggunakan kamui?"

"KAMUI!" dan kamui milik Naruto melemparkan raikiri kakashi yang tadi masuk

"AHH…." Kakasipun tersengat raikirinya

Dan akhirnya kakashipun jatuh ketanah

"Cih…payah bagaiman aku bisa kuat jika tinggal di desa seperti ini?"

Akhirnya naruto pun pergi dari tempat kakashi menuju perbatasan konoha

-xxx-

"Guru bertahanlah…" teriak kakashi

"Kakashi apa yang terjadi ?" tanya seseoarng yang mermata coklat dan memekai jubah hijau

"Tadi guru bertarung dengan Naruto" jawab Sakura

"Apa yang terjadi pada Naruto Sakura?"

"Aku juga tidak tahu tapi mata Naruto…." di potong oleh Kakashi

"Sharingan…"

"APA!?"

'Naruto-kun apa yang terjadi pada mu? Kau tak mungkin kan berubah menjadi jahat?' batin Hinata

"Sa…Sakura se..sebelum ini…terjadi..bukankah…k..au…ada ditaman.. de..dengan Naruto-kun?" tanya Hinata yang sedang membantu menyembuhkan Kakashi

"Itu dia masalahnya aku sedikit lupa pada hal itu dan-…AKU Ingat saat aku ada di taman dengan Naruto kami masuk ke dalam genjutsu pria bertopeng dan seingatku Naruto ber tarung dengan dirinya yang jahat di sana bernama Menma Uzumaki Naruto berhasil mengalahkannya tapi pria bertopeng itu merasuki tubuh menma dan dia memiliki Sharingan di mata kanannya dan mungkin…"

"Kekuatan Naruto-kun yang jahat terikat bersama Naruto-kun!" lanjut Hinata

"Benar kau pintar Hinata !" sahut Sakura

"Kalau begitu akan ku buat Tim pembawa Naruto pulang Hinata, Sakura kalian ke kantorku"

"HAIK!" kata mereka serempak dan menghilang

"Kalian bawa Kakashi ke rumah sakit cepat!" perintah Tsunade pada 2 anbu untuk membawa kakashi ke rumah sakit

Di ruang hokage

"Baik aku akan membuat tim pengejar Naruto aku tidak mau dia melarikan diri seperti Sasuke"

"Baik tim nya adalah Nara Shikamaru, Aburame Shino, Haruno Sakura, dan Hyugaa Hinata

"Baik inti dari ini sama saat mengejar Sasuke yaitu membawanya pulang ini bisa menjadi misi rank A dan juga bisa menjadi Rank S makanya akan aku memilih kalian sebagai tim pengejar Naruto"

"Tapi nona Tsunade mungkin misi ini bisa sangat berbahaya karena Naruto bisa mengunakan mode sage atau kyuubi?" tanya Sakura

"Ya untuk itulah kupilih Shikamaru sebagai pengatur strategi"

"Yah ini sangat merepotkan saja " kata Shikamaru sambil menguap

"Baiklah kalian boleh pergi!"

"HAIK!" Ucap mereka serempak dan mereka pun pergi

"Nona Tsunade kenapa anda tidak membuat tim yang ada neji saja?" tanya Shizune

"Aku sudah sejak Melihat Hinata selalu malu-malu saat ada Naruto dan aku tahu kalau Hinata mencintai Naruto jadi kupikir hanya dia yang bisa menyadarkan Naruto dan jika ada Neji mungkin dia akan sangat dilarang mendekati yang berbahaya" sambil mentandatangani dokumen-dokemen

'Nona Tsunade..' batin Shizune

-xxx-

Digerbang konoha

"Baik kemungkinan kita membawa Naruto adalah 50 banding 50 karena dia sedang dalam pengaruh jahat mungkin akan sangat merepotkan jadi aku berharap banyak dari kalian karena nyawa kalian adalah tanggung jawab ku.."

"HAIK!" kata mereka serempak

"Begini Sakura dan Hinata menjadi bagian penyembuh dan juga penyerang. Untuk Sakura kau berada di posisi belakang kiri untuk berjaga jika Naruto menyiapkan perangkap pada kita untuk Hinata kau berada di tengah kau bisa mengunakan byakugan jadi kau bisa melihat keberadaan Naruto"

"HAIK" kata mereka serempak

"Untuk mu Shino kau berada di posisi depan karena kau bisa menggunakan serangga mu untuk serangan langsung dan juga bisa melindungi yang lain "

"HAIK" seru Shino

"Dan untukku aku berada di posisi belakang kanan karena aku hanya bisa menggunakan jurus kagemane dari jauh. Baik kalau begitu kita berangkat ayo!"

HAIK" kata mereka serempak

'Naruto-kun aku datang' batin Hinata

To be continued

Nah gimana bagus gak?

Kalo Gaje tolong di maafkan yaa..

Kritik dan saran kirim ke reviews oke…?