Alhamdulilah! Akhirnya akun Sage Namikaze Minato2504 bisa di buka dimohon pada yang lain untuk follow akun ini lagi! Setelah sebelumnya akun pengganti New Sage Namikaze2504 dipakai terima kasih jika masih pada nge follow, Arigatou!
Naruto or Menma ?
Disclaimer : Masashi Kisimoto-san
Pairing : Naruhina, very slight Narusaku, slight InoSai
Warning: Gaje, banyak kekurangan, terinpirasi dari Naruto road to ninja, OOC, AT
Wahahahhaah…akhirnya kita sampai di chapter 7…juga # ketawa kaya raksasa
Oh iya gomen…yah yang Narusakunya belum di masukin ke cerita. nanti author usahain nepatinnya di beberapa chapter kedepan. buat Naruhina… hehehe sabar author sengaja di tempatin di chapter agak akhiran karena author ada rencana bakal nempatin Naruhina terus di chapter kedepan (baru rencana loh! Tapi nanti diusahain dikabulkan dengan cepat)
soal update kilat…..wah kayanya gak bakal update kilat melulu karena ada gangguan sinyal dan gangguan pada hardwarenya jadi modem author ke eject melulu kalau dipasang, TAPI! Author juga tetap akan mencoba update kilat..! Oke dari pada ngomong panjang lebar kaya ular tangga mending langsung baca deh! Oke tanpa basa-basi HAPPY READING!
Oh iya! Anyway….buat account yang Sage Namikaze Minato2504 itu udah gak bisa dibuka lagi jadi ini adalah akun pengganti (atau seterusnya ''-_- )
.
.
-xxx-
"Cih…jadi tadi…." Menma terlihat Shock melihat Naruto yang sudah berubah menjadi sage mode ditambah lagi chakranya sudah menipis karena melawan Kyubi dan meng kuchiyose Masked Beast
"Heh! Jadi kau sejak tadi tidak sadar jika aku sedang bekerja sama dengan Kyubi ?" ucapan Naruto tadi membuat Menma membulatkan mata dan kembali mengingat sesuatu
"Cih…jadi saat itu…"
Flashback
Saat itu terlihat bahwa Naruto dengan Kyubi sedang diikat dengan rantai sementara Menma hanya diam karena sedang mengendalikan tubuh Naruto
"GGrrr, dasar brengsek! Serangan tadi sakit sekali!" geram Kyubi yang memegang perutnya yang di Dai rasen ringu oleh Menma. Tapi tanpa disadari oleh Naruto Kyubi sejak tadi melihat Naruto dengan ekpresi cemas, Kyubi pun mulai mendekati Naruto tanpa disadari menma
"Oy! Bocah!" sahut Kyubi
"Oy!, bocah apa kau dengar aku?" sahut Kyubi tapi Naruto terus memandang kebawah dengan tatapan kosong
"Hey! Bocah ! apa kau tuli!" Kyubi mulai kesal
"Grrrrr, Hey! Bocah brengsek ! Apa kau de-" kata-kata Kyubi terhenti ketika Naruto membalas
"Jangan! Berisik kau hanya mengganggu ku! Jadi tutup mulutmu dan diam!….." Kata-kata Naruto tadi membuat Kyubi berhenti marah dan semakin mendekati Naruto
"Grrrrrr…" Kyubi hanya menggeram
"Cih….sudahlah biarkan dia kalian tidak akan bisa mengalahkanku sekarang akulah yang berkuasa..!" Teriak Menma yang mendengar kebisingan dari Kyubi dan Naruto
"Grrrrrr" Kyubi hanya menggeramn sementara Naruto hanya diam seperti disengaja karena merasa curiga Kyubi pun hanya mengikuti kata-kata Naruto dan mulai diam
'Apa yang ada dipikiran bocah ini dan aku juga merasa sedikit…..bertenaga!' batin Kyubi yang hanya memejamkan matanya dan merasa sedikit leluasa dan bertenaga walaupun dia sedang diikat
'Cih…..akhirnya mereka diam!...fu…fu…fu tenang saja jika mereka memberontak aku masih bisa mengeluarkan Kumenju!' batin Menma yang juga sedang mengumpulkan chakra (Gomen….ya para reader kalo saya nulisnya tuh cakra)
'Hmmmm dan lagi sepertinya ada chakra yang muncul…' batin Kyubi lagi
"Kalau sudah sebanyak ini….berarti persiapan sudah selesai" Menma pun meninggalkan Naruto dan Kyubi yang sedang diam
'Grrrrrr…dasar bocah…sialan! Dia memperlakukan ku seenaknya seperti aku ini makhluk rendah!' batin Kyubi sebari melihat Menma dengan pandangan melihat sampah, tapi….belum beberapa saat Kyubi memalingkan wajahnya pada Naruto yang masih memejamkan mata
'Apa sebenarnya yang dilakukan anak ini..?' atin Kyubi yang melihat Naruto diam dan terlihat putus asa
*Sepertinya dia sudah pergi!* Kyubi kaget ketika mendengar suara Naruto sementara dia sendiri sedang diam
"Hei! Bocah apa kau bilang sesuatu?" tanya Kyubi pada Naruto, sementara itu Naruto terlihat cuek ketika ditanya
'Cih…sepertinya aku hanya mengigau….' Batinnya, Kyubi pun mulai memalingkan wajahnya dan kembali memejamkan matanya
*Hei! Kyubi apa kau dengar aku!?* Kyubi kembali membuka matanya dan melihat kearah Naruto, dia mendengar seperti gema dalam kepalanya dan suaranya seperti suara Naruto
'Apa aku salah dengar…?' batinnya Kyui kembali memandang Naruto
"Hey! Bocah jangan mempermainkan ku! Dasar bring-" sebelum Kyubi menyelesaikan perkataannya dia kembali mendengar perkataan Naruto
*Hey…! Sudah diam aku tidak menjawabmu karena aku sedang berada dalam mode senjtusu ! Jadi aku berbicara melalui telepati!* kata-kata Naruto tadi membuat Kyubi menutup mulutnya dan melihat Naruto dengan pandangan serius
"Jadi….apa maumu bocah!?" tanyanya dengan nada seperti marah dan mengancam
*HUH!...dasar kau ini sudah mau kubantu tapi tetap saja seperti itu!*
"Grrrrr….cepat katakana saja perlumu! Jangan membuatku membuang-buang waktuku!" Kyubi kembali membentak Naruto
*Hosh….baiklah apa kau tidak ingin diikat dan diancam oleh Menma lagi…?* saat ditanya seperti itu bola mata Kyubi membulat dan kembali melihat Naruto dengan serius
*Mau atau tidak…?* nada bicara Naruto tadi seperti menggoda Kyubi yang membuatnya memalingkan wajahnya dan berbicara dengan pelan
"Hn" sahutnya dengan nada rendah
*Baiklah kalau begitu…tapi pertama-tama aku harus mengisi chakraku dengan chakra senjutsu dengan begitu aku akan punya tenaga untuk mengalahkan Menma…..*
"Hei bocah….! Tapi jika kau menggunakan mode senjutsu biasa kau bisa kalah seperti saat itu karena kau hanya bisa menggunakan Rasen shuriken 2 kali atau 3 kali serangan dengan cho odama rasengan itu akan menguras cakramu…" sahut Kyub
*Hmm…perkataanmu ada benarnya juga…tapi jika aku mengisi chakra senjutusuku terlalu lama bisa-bisa dia mencurigaiku dan bisa-bisa dia menghancurkan konsentrasi senjutsuku…* Kyubi mulai berfikir dengan memejamkan matanya
"Grrrrr…..memang merepotkan sekali tapi…aku sendiri tidak mau diperbudak dan diambil chakraku terus menerus apa lagi dengan imitasi…..Cih…..kalau begitu…hanya kali ini saja.."
*Heh….ternyata kau busa mengerti juga…..* puji Naruto pada Kyubi
"Kalau begitu biar aku yang mengalihkan perhatiannya sementarakau mengisi senjutsu saja.." Kyubi pun kembali diam bersama Naruto
End of Flashback
"Cih….seharusnya aku tidak membiarkanmu berdua dengan Nya! " teriak Menma sambil melihat kearah Kyubi yang sedang tersungkur jatuh dengan tatapan kesal
"Sudah terlambat!...kali ini aku tidak akan setengah setengah…!" sahut Naruto sebari menekankan pegangan tangannya pada Menma yang mulai mengerang kesakitan
'Kyubi sialan!...dia sengaja membuat chakraku menipis dan ditambah lagi aku harus melawannya dengan mode sanin yang sangat merepotkan! Seharusnya aku tidak terlalu terbawa emosi seperti tadi…'
"CUKUP! Rasakan ini!" dari tangan kedua tangan Naruto keluar dua buah rasengan
"Rasen rengan!( gomen ya kalo salah Author lupa lagi nih jurus ini kalo gak salah sih yang ini tapi kalau gak salah juga rasen tarengan kalo ada yang tau kirim ke reviews ya….)"
WUSHH!
Menma yang terkena serangan tersebut terpental jauh ke atas sambil mengerang kesakitan karena Naruto sedikit menekan rasen rengannya pada perut Menma
"KUSO!" Menma berteriak karena terkena serangan yang lumayan kuat dari Naruto
'sebaiknya aku hanya menggunakan Rasen shuriken pada saat terdesak saja jika aku menggunakannya sekarang untuk menghabisinya bisa –bisa aku terjebak lagi seperti saat itu…kali ini sebaiknya aku tidak boleh gegabah' batin Naruto
-xxx-
Sementara itu tim Shikamaru sudah semakin jauh kedalam gua yang Naruto gunakan untuk menyekap Sakura
"Hosh….hosh…..se…semakin kedalam semakin..di…dingin" sahut Hinata
"Tenang saja Hinata kita berada dijalan yang benar…" balik Shikamaru
"Shikamaru ada lagi!" ucapan Sai tadi membuat Shikamaru berhenti dan melihat kea rah objekj yang Sai tunjukan
"Ada lagi…." Shikamaru memandang burung pelacak yang sudah membeku
"Kuso! Kalau begini terus bisa-bisa kita salah jalur" Shikamaru pun bangkit dan memandang kedepan sejenak
'Dan ditambah lagi penerangan yang kurang…aku harus membuat taktik lagi…' batin Shikamaru
'Kalau saja ada Chouji disini atau guru Kakashi mungkin tidak akan sesulit ini….' batin Shikamaru yang sedang melihat situasi
"Shikamaru jika kau mau aku menggunakan jutsu ku tidak masalah" tanya Shino yang membuat Shikamaru mendapatkan sebuah ide
"Itu dia! Apakah kalian masih punya chakra lagi..?" Tanya Shikamaru pada dan yang lain hanya mengangguk
"Baiklah…kalau begitu.." Shikamaru mengambil sesuatu dari kantung ninjanya semuanya hanya heran apa yang akan Shikmaru ambil
"Baiklah semuanya pegang lah gulungan ini" Shikamaru yang menyuruh melakukan seperti itu membuat mereka terheran-heran tapi mereka tetap memegang gulungan seperti yang di perintahkan Shikamaru
"Sepertinya aku merasa seperti chakraku dihisap…" kata – kata Hinata tadi membuat yang lain juga merasa seperrti yang Hinata rasakan
"Tenang saja semuanya ini tak apa – apa, sepertinya gulungan chakra ini berjalan dengan baik" ucapan Shikamaru tadi membuat yang lain heran keculai Sai yang sudah tahu dengan gulungan itu
"Apa maksudmu Shikamaru…?" tanya Ino
"Maksudnya…gulungan ini untuk menyimpan chakra pada gulungan yang dipegang oleh Shikamaru, kegunaan gulungan ini adalah untuk menyimpan chakra apabila sangat terdesak dan dibuat untuk chakra cadangan atau untuk memalsukan dokeumen penting dengan ninpo sepertiku dan juga bisa dipakai untuk keadaan terdesak seperti saat terjatuh dari tebing, kita bsa memanfaatkan gulungan chakra itu pada benang atau tali agar menempel pada tebing. Aku juga yang anggota Root sering menggunakan itu.." pertanyaan Ino pun selesai dengan jawaban Sai yang cukup panjang yang membuat Ino terdiam dan sedikit demi sedikit merona merah
"KYAA! Ternyata Sai-kun memang pintar sekali!" sahutnya sambil mendekati Sai
"Yah….begitulah yang tadi akan aku katakan " Shikamaru pun melebarkan gulungan miliknya
"U...untuk apa kita harus mengumpulkan chakra Shikamaru ..?" Shikamaru yang mendengarkan pertanyaan Hinata pun mulai menjawabnya
"Tenang saja Hinata…." Shikamaru pun melihat kearah Sai
"Sai! Kemarilah…" Sai pun mendekati Shikamaru dengan tatapan heran,"Ada apa Shikamaru..?"
"Tolong kau gambar 3 ekor tikus dan 4 ekor burung pada kertas ini"
"HAI" Sai pun mulai menggambar gambar yang Shikamaru minta padanya
"Ninpo : Cho Ju Giga (Kalau salah kirim ke reviews oke..?)" dan dari kertas chakra milik Shikamaru keluarlah semua hewan yang Shikamaru minta
"Bagus kalau begitu kita segera bergegas.., Hinata! Gunakan Byakuganmu sekali lagi…dan Shino gunakan lagi seranggamu untuk mencari lagi…"
"Tapi….Shikamaru bukankah kita tidak bisa menggunkan jutsu pencarian..?" tanya Sai
"Tenang saja aku punya ide…." Mereka pun akhirnya pergi mengikuti ninpo milik Sai
"Hinata! Sekarang!" perkataan Shikamaru tadi membuat Hinata mengaktifkan Byakugannya
"HAI….." setelah beberapa saat Hinata merasa ada yang aneh dalam penglihatannya 'Ini aneh….aku seperti bisa merasakan chakra berjalan' batinnya yang seperti melihat chakra kecil yang berjalan dibawahnya ' chakra ini sepertinya aku kenal…' Hinata masih tidak mengerti apa yang dia lihat di bawah
"Hinata! Ikuti terus chakra yang kau lihat itu" sahut Shikamaru dengan suara keras
'Oh….jadi begitu yah….' batin Shino
'Bagaimana Shikamaru tahu aku melihat chakra kecil dibawah tanah ini….' tanpa memperdulikan lagi… Hinata hanya mengikuti perintah Shikmaru
-xxx-
"Kage bunshin no jutsu!" tiba – tiba disebelah Naruto keluar asap dan terlihatlah 2 bunshin milik Naruto
"Ayo!" Naruto melompat kearah bunshinnya dan jatuh tepat di atas telapak tangan kedua bunshinnya yang kemudian tangan 2 bunshin milik Naruto melempar Naruto keatas
"Hiiyaahh!" Naruto yang sudah melompat mengeluarkan segel tangan miliknya
BOFF!
Naruto berubah menjadi fuma shuriken yang mengarah kearah Menma
'Sedikit lagi!' batin Naruto yang sedang menuju kearah Menma,'Kuso! Dia menuju kearah ku!' batin Menma
'Sial kalau begini aku juga harus mengerluarkan kekuatan asliku! Hanya saja….aku memerlukan interval waktu yang cukup lama!' batin Menma yang memejamkan matanya
'Ayo..! sedikit lagi' batin Naruto
"Hyahhh!"
TRANK
Terlihat bahwa Menma sedang menangkis serangan Naruto yang sedang berubah menjadi fuma shuriken
"Cih….kau masih saja lengah.." sahut Menma yang sedang mengaktifkan sharingan padahal dalam batinnya dia merasa sedikit khawatir dan memegang tubuh Naruto dan berniat melemparkannya kebawah
"Oh..ya?"
BOFF!
"Rasakan ini!" sahut Naruto sebari memegang tubuh Menma
"?" saat Menma melihat kebelakang betapa terkejutnya dia saat melihat Naruto sudah berada di belakangnya dengan membawa Odama rasengan
"Odama rasengan….!"
DUARR!
Tubuh Menma tertekan kebawah akibat Odama Rasengan milik Naruto yang membuat luka yang cukup parah pada tubuh Menma
"Hosh….hosh…hosh….si…sial….chakraku semakin sedikit" sedikit demi sedikit bola mata sharingan milik Menma memudar dan berubah menjadi biru safir kembali.
"Tak ada lagi sharingan semakin bagus!"
Pertempuran kedua Naruto akan DIMULAI!
Untuk para reader yang menunggu chapter 7 ini maaf jika menunggu lama karena author tertunda terus kalo mau buat nih fic…jadinya gak jadi deh T_T
Oke sekian aja deh Oh iya sekali lagi deh….Untuk account Sage Namikaze Minto2504 sementara ini dipindahkan ke sini karena saya gak bisa buka account itu….oke kalo ada yang pernah ngalami n kaya saya…tolong kasih tau deh…..
Oke kritik dan saran kirim ke reviews
