Cast : KaiSoo, myungsoo (bukan L) and other member EXO

Rated : nyerempet M karena di sini ada sedikit.. sangat sedikit adengan ehem

Warning : YAOI, alur bikin pusing, typo's berserkan karena authornya males ngedit. Bahasa aneh dan tidak baku. Authornya abal.

Disclaimer : Kyungsoo, Jongin dan anggota EXO milik sm, keluarganya dan dirinya sendiri. Disini aku Cuma pinjem mana doank sooooo jangan di ambil hati ne 3

Seperti biasa

DON'T LIKE NO READ…..WKWKWK

PART II

Pada kenyataanya myungsoo tau dan mengerti stuasi yang terjadi antara appa dan ummanya. Dan dia mencari cara supaya bisa menyatukan kembali orang tuanya. Meskipun dihadapan kyungsoo dirinya selalu menunjukan keceriaan dan mengucapkan kata bahwa dia tidak membutuhkan sosok appa. Tapi di lubuk hatinya Myungsoo menginginkan keluarga yang utuh seperti teman-temanya.

"yang pertama harus di lakukan adalah mencari obat untuk menyembuhkan luka hati umma" gumamnya "tapi gimana caranya yaa" terlihat anak berumur 4 tahun itu menggigit ujung pencil saking kerasnya berpikir. #cieee

Myungsoo tumbuh menjadi anak yang pintar dan berpikiran dewasa untuk anak seukuranya. Meskipun dia di manjakan oleh semua orang, tapi semua fasilitas dan kasih sayang yang melipah itu tidak menjadikanya tumbuh menjadi anak yang manja. Tiba-tiba saja gambar lampu 5 watt (?) menyala di atas kepalanya menandakan dia mendapatkan ide bagus untuk rencanan menyatukan lagi orang tuanya."umma halus kembali jatuh cinta cama appa dan appa halus membuat umma kembali cimpati cama appa, hmm oke cip" myungsoo bermonolog sendiri.

.

.

Rencana nya hari ini myungsoo akan berbicara pada jongin mengenai masalah yang sudah ia pikirkan kemarin. Tapi mencari kesempatan berbicara berdua dengan jongin saja menjadi sesuatu hal yang sulit dilakukan mengingat kyungsoo selalu ada di sekitar myungsoo. Dan myungsoo berpikir kalau hanya dia yang melakukan semua rencana ini akan sulit. Jadi keputusan sudah myungsoo buat yaitu dia membutuhkan sekutu untuk menjalankan misinya. Myungsoo harus jeli memilih orang yang akan dia jadikan sekutunya, salah memilih orang maka rencana yang sudah dia susun rapih akan hancur berantakan. Karena tidak semua ajjussi bisa di andalkan. Dan Uncle Kris adalah pilihan pertama myungsuu.

"Uncle klis myungcu pengen beli ech klim, ayo antelin myungcu, ne" myungsoo merayu kris dengan aegyo andalanya. Kalau sudah seperti ini mana bisa kris menolak. Padahal baru saja dia merencanakan akan melakukan hal yang iya-iya bersama pandanya. Karena hari ini mereka mendapatkan libur yang menjadi barang langka karena kesibukanya di kantor belakangan ini.

"hahhhh, baiklah baby"

"yayyyyy!" myungsoo bersorak sambil menggoyang-goyangkan pantatnya,

.

.

.

.

.

"uckle klis" myungsoo membuka pembicaraan seriusnya dengan kris setelah mereka duduk di kursi didalam kedai es krim langganan, dengan semangkuk besar es krim mangga yang sudah tersaji di hadapanya. Myungsoo menyendok es krim dan memasukanya kedalam mulut mungilnya. Matanya berbinar tatkala lidahnya dihampiri rasa yang luarbisasa menurutnya.

" ada apa baby? Kamu mau pesan yang lainya?"

" anni, Mmm…cebenalnya myungcu mau minta bantuan uncle klis"

"Mm?"

"myungcu mau umma cama appa baikan lagi"

Hati kris mencelos mendengar penuturan anak kecil ini. Dua orang itu benar-benar hanya memikirkan egonya sendiri.

"oke, uncle pasti bantu. Sekarang apa rencananya?"

"cini myungco bicikin"

Kris manggut-manggut ketika myungsoo membisikan rencana yang akan mereka susun. Seketika kris tersenyum lebar dan merakapun berhigfive. Myungsoo dengan semangat menghabiskan semangkok besar es creamnya.

.

.

.

.

Sabtu pagi di akhir bulan. Pagi-pagi buta keadaan mantion sudah ramai-kenapa?-karena mereka sedang mempersiapkan segala kebutuhan untuk pergi berkemah. Ya, hari ini rencananya mereka akan pergi berkemah di fila keluarga suho. Myungsoo terlihat paling bersemangat mempersiapkan segalanya. Terang saja karena di balik acara berkemah ada misi yang akan mereka jalankan. Makanya kenapa acara berkemah tapi di fila. Agak rancu sebenarnya, tapi sepertinya kyungsoo tidak menyadarinya.

DRTTT DRTTT

"Yoboseo"

"….."

"tapi pak, bukankah kemarin saya sudah minta ijin untuk ambil cuti dan sudah di setujui"

"….."

"sebenarnya bukan masalah besar, tapi hari ini saya sudah berjanji kepada anak saya untuk pergi berkemah"

"…."

"baiklah saya mengerti"

Terilihat kyungsoo memasukan handphone nya dengan kesal kedalam saku celana dan bergegas keluar kamar. Teriakan riang Myungsoo menyambut kedatangan umma nya menjadi suara pertama yang menyapa pendengaran kyungsoo setibanya di ruang tengah. Disana sudah ada kristao, sulai dan chenmin. Sementara pasangan hunhan dan kai akan menyusul, karena mereka sedang mengikuti kontes dance siang ini.

"umma! Myungco cudah ciap. Ayo belangkat!" serunya dengan semangat 45 (?)

"maafkan umma sayang, sepertinya umma tidak bisa pergi bersama kalian"

"umma kan cudah janji cama myungco, kata umma olang baik gak boleh melanggal janji" bibir Myungsoo terlihat bergerat dan air mata sebentar lagi akan jatuh dari kedua bola mata bulat besar yang sangat mirip kyungsoo itu. Dia merasa sangat kecewa, karena dia tidak mau rencana yang sudah dia susun dengan susah payah hancur berantakan. Padahal untuk mengumpulkan semua dan merayu umma nya saja sudah menjadi perjuangan keras bagi Myungsoo. Mengingat kesibukan masing-masing dan umma yang tidak mau karena tempat yang jauh. Dia khawatir myungsoo kelelahan dan sakit pada akhirnya. Tapi berkat kerja keras Myungsoo akhirnya Ummanya mengalah dan menyetujui untuk pergi. Tapi sekarang tiba-tiba kyungsoo memutuskan untuk tidak jadi pergi? 'tidak, itu tidak boleh terjadi' batin Myungsoo.

HUWEEEEEEEEEEEEEEEEEEE

Myungsoo tiba-tiba menagis keras. Air mata turun deras di kedua belah pipi chubinya. Seketika Kyungsoo panic, karena dia tau kalau anaknya itu akan sulit sekali berhenti menangis.

"cup..cup, jangan menagis ne. umma kan tidak bilang batal pergi tapi umma tidak bisa pergi bersama kalian,umma menyusul nanti setelah pekerjaan dadakan umma selesai" kyungsoo memeluk erat anak semata wayang nya.

"umma gak bohong kan" myungsoo menjauhkan sedikit tubuhnya yang di peluk, dia mentap ummanya. Bisa dia lihat senyum tulus terukur dari bibir ummanya. Air mata yang tadi deras seketika berhenti.

"ne, umma janji sayang" tangan kyungsoo terulur untuk menghapus jejak air mata di pipi myunngsoo

"holeeee! Ayo uncle kita belangkat cekalang" myungsoo lompat-lopat kegirangan.

Kyungsoo menatap heran anaknya. Tidak biasanya mood anak itu bisa berubah dengan cepat. Tapi kyungsoo menganggap itu adalah perubahan yang positive, jadi dia tidak terlalu menghiraukanya.

.

.

Perjalanan menuju fila di isi dengan penuh keceriaan. Sebenarnya lebih tepat ke ANTUSIASME berlebihan. Terlihat dari mobil yang tidak berhenti bergoyang sepanjang perjalanan di karenakan ulah tiga mahluk hiper aktiv (baca: chanyeol, baekhyun dan myungsoo). Chanyeol memainkan gitarnya, baekhyun menyanyikan lagu riang dan myungsoo yang jadi back dancer menari dengan penuh semangat. Kris yang sedang menyetirpun harus berkali-kali mengingatkan mereka untuk tidak terlalu heboh, karena mengganggu konsenrasi kris. Tapi percuma karena pada kenyataanya mereka tidak pernah menuruti apa yang kris katakana. Berbeda dengan mobil di depan mereka yang hanya di isi oleh pasangan sulay dan chenmin. Terlihat damai sejahtera dan sentosa. Sangat berbanding terbalik dengan mobil mereka.

.

.

.

Kyungsoo meregangkan otot-ototnya yang terasa kaku. Merevise document penting yang akan di pakai meeting atasanya esok pagi sudah selasai. Dia menoleh jam yang tergatung di tembok kanan ruangan, sudah pukul 14.05 pm. Dia bergegas keluar kantor setelah membertahukan kepada bosnnya bahwa document sudah dikirim via email.

.

.

Kyungsoo pov

Tubuhku terasa panas. Bukan, ini bukan demam tapi panas…

Flashback

Aku menggunakan taxi dari kantor dan sesampainya di rumah aku langsung menuju lemari es yang ada di ruang tengah. Baru tersadar karena inginya menyelesaikan cepat pekerjaan tadi karena tidak mau melanggar janjinya kepada Myungsoo tersayang sampai-sampai aku lupa minum. Dan sekarang tenggorokanku terasa sangat kering. Sakinghausnya aku mengambil sembarangan minuman yang ada didalam lemari es. Kulihat ada botol berisi minuman berwarna biru muda yang terlihat sangat menggiurkan, tanpa berpikir panjang aku langsung meminumnya hingga yang tersisa tinggal botol kosong.

"ahh…segar"

Flashback end

"minuman apa yang tadi kuminum" aku bergegas keluar kamar dan menuju tempat sampah dimana aku membuang botol tadi. Kuambil botol dan kubaca. Aku kaget setengah mati. Ternyata ini minuman mengandung obat perangsang.

"uh..sial, siapa yang berani menyimpat barang seperti ini sembangan" gerutuku, kulirik selangkangan ku yang terlihat menyembul. "tidak, jangan sekarang please. Aku harus bergegas memnyusul ke fila kalau tidak bisa kemalaman" aku kembali ke kamarku yang berada di kamar atas untuk mengambil tas.

Sesampainya di kamar ternyata sesuatu yang bergejolak tdari dalam tidak bisa aku hentikan.

" argghhh! Aku harus menyelesaikan ini dulu. Lagipula di rumah hanya ada kau sendiri"

Kyungsoo pov end

Kyungsoo dengan tergesa melucutu semua pakainya sampai sekarang tubuhnya polos tanpa sehelai benangpun menutupi. Dia menlentangkan tubuhnya di atas kasur dengan mengangkangkan kakinya dan engan ragu mulai permainan solonya.

.

.

.

"kyaaa! Uncle luhan, ancle cehun" teriak myungsoo ketika mobil luhan sampai di halaman fila. 'ehh…appa mana?"

"appa mu akan menyusul pake motor sayang, jadi dia pulang dulu ke rumah" umbuh luhan sambil menggendong myungsoo masuk kedalam fila.

"kenapa si item mesti repot-repot sih hyung, kan bisa barengan kalian" tao yang mendengar pembicaraan mengomtari.

"entahlah, katanya dia takut nanti pulang harus duduk bersebelahan dengan kyungsoo. Dia takut merusak mood kyungsoo sepulang dari sini" kini sehun yang menjawab pertanyaan tao tadi

Semua langsung menuju halaman belakang fila dimana ada sulay dan kris yang sedang memasang tenda dan chenmin yang sedang menyiapkan peralatan buat api unggun.

.

.

.

Jongin tiba di mantion dan langsung bergegas ke kamarnya yang terletak kamar paling di ujung. Dia berlari dari bawah karena takut keburu sore. Di sambarnya tas rangsel dan kunci motor yang terletak di meja samping tempat tidur dan melempar asal tas yang berisi baju bekas ngedance tadi. Sebelum keluar kamar dia menengok kembali ruangan itu untuk memastikan tidak ada yang tertinggal. Dia berjalan santai tidak seperti tadi pas dia datang, sembari mengecek isi tas rangselnya meyakinkan lagi kalau tidak ada yang tertinggal. Dia berhenti tepat didekat kamar kyungsoo yang terletak pas di sebrang tangga.

"sepeti ada suara, apakah kyungoo hyung lupa menutup jendela kamarnya ehingga ada kucing masuk?" dengan sedikit ragu jongin menuju pintu kamar kyungsoo. Di dekatkanya telinga ke pintu untuk memastikan.

"ahhhh…ahhhh…emmmhhhh"

Jongin membelalakan matanya. Keningnya terlihat berkerut "apa kyungsoo hyung lupa memtikan dvd" pikirnya "sejak kapan kyungsoo hyung suka nontop film begituan" jongin penasaran dengan apa yang ada di dalam. Kalau memang kyungsoo lupa jongin akan mematikan filmnya, begitulah yang ada didalam pikiran jongin sekarang. Perlahan tanganya menyentuh handle pintu, ditekan kebawah dan didotongnya pelan "syukurlah tidak dikunci" bisiknya pelan.

KREIEEEETTTT

Jongin berhasil membuka pintu kamar kyungsoo. Dan betapa kagetnya dia melihat keadaan di dalam kamar. Jongin menelan ludahnya kasar dan kyungsoo membulatkan matanya karena kaget, tidak menyangka akan ada yang memergokinya yang tengah melalukan hal itu. Dan yang paling parah yang memergokinya adalah jongin. seketika tatapan mereka bertemu.

"Hyung apa yang kau lakukan?"

"j-jong-in"

T.B.C

Muehehehe…tertawa nista

Aduh maaf tadunya mau dibikin two shoot tapi aku keburu keringetan pas mau ngetik adengan NC nya KAISOO….mian ya, aku janji besok aku akan persiapkan mental untuk menulis NCnya. Jadi bisa di pastikan next chap full NC KaiSOO sama penyelesaian konflik mereka.

Buat yang kecewa sama cara penulisan aku yang berantakan aku sangat..sangat minta maaf *Bow banreng Kyungsoo*. Sebenernya aku ga ada bakat nulis Cuma modal nekad aja. Author gila kan? Tapi aku bersyukur ada yang mau baca epep ini. Sebenernya bukan ff nya yang abal tapi authornya yang abal. TYPO(s) sangat berserkan begini nih hasil author abal yang males ngedit. Chongmal mianhae chingudeul.

Aku mau ngucapin TERIMAKASIH banyak buat yang udah follow sama follow ff ini dan yang nyempetin review :

PutchanC Oke ini udah di lanjut yaa say

DKS-ZYX Iya aku jg sebel si Item ke jepang sm si rambut mangkuk itu, honey mood keknya..haha

.16 alurnya ngebut ya, sorry aku masih belajar say

Cha83 iya, jujur aku rada maksa publish ff ini. Sebenernya chap 1 harusnya msh kerangka. Tp aku males manjangin chapnya, nanti malah ilang feeling di tengah. Mian mengecewakan.

Naranabila typonya kebangetan ya? Huhuhu

HitsuKiro16 iya author nya pemalas

Opikyung0113 ini uda lanjut yaa

EarthDO ini aku usahakan cepet sampe aku ngerjain ff ini sambil kerja di kantor.

Teleportbabies oke lanjut

Younlaycious88 bantu do'a ya smoga mereka bisa baikan #lho

iya sebel sama si jong yang suka nistain baby Soo #eh (dendam pribadi)

LAB27 udah ya…

Maaf kalo ada yang gak kebales reviewnya