Ok chapter 3! Ayo kita mulai!
Hari Ketiga
Ruang makan (07.21)
"Chung, bangunkan yang lainnya biar aku yang menyiapkan piring-piringnya" Eve memerintahkan Chung
"Siap" Chung pun keluar dari ruang makan dan berhenti di tengah "Eve, apa menurutmu aku harus teriak (Iron Howling/Pandemonium/Pain of Caladbolg) saja atau membangunkannya satu per satu"
"Terserah kau lah"
"Baiklah" Chung pun melanjutkan naik ke atas
Kamar Raven (07.23)
"Raven, bangun sudah waktunya makan"
"Nggg... Baiklah" setelah mendengar balasan Raven, Chung pun keluar dan menuju kamar Elsword
Kamar Elsword (07.24)
"Hei, Elsword bangun"
"S... sebentar lagi"
"Baiklah, setelah aku membangunkan sisanya aku kesini lagi" Elsword pun mengangguk pelan menandakan dia mengerti. Chung pun keluar dan pergi ke kamar Aisha
Kamar Aisha (07.25)
'Tok, tok, tok' Chung mengetuk pintu "Aisha, sudah wakt-" kata-kata Chung terputus oleh bunyi alarm dari kamar Aisha "Sepertinya sudah tidak dibutuhkan lagi di sini" Chung pun pergi ke kamar Rena
Kamar Rena (07.25)
'Tok, tok, tok' Chung mengetuk pintu "Rena, sudah waktunya makan. Turunlah kebawah"
"Baik..." Rena membalas
Ruang Santai (08.31)
Aisha sedang membaca buku catatan sihirnya dengan tenang karena sepertinya Elsword sudah mulai kembali bersemangat, Rena pergi jalan-jalan, Raven nonton TV, Elsword main PSP, Eve bermain dengan layar transparannya lagi, dan Chung sedang mengirim E-mail ke kerajaan Hamel (meskipun dia tidak tinggal di Hamel, dia tetap harus mengirim tugasnya. Orang rajin).
"Eve" Chung memanggil Eve
"Apa?" balas Eve
"Bolehkah aku meminta data nasod Type-L lagi sepertinya waktu itu tidak sengaja terhapus ."
'Haa...' Eve menghela nafas "Baiklah, tapi data ini masih default, belum aku atur"
"Tak apa-apa" Eve pun mengirimkan data nasod itu
"YEEESSSSSS!" Elsword teriak kegirangan
"Berisik Els! Lagian ngapain kamu teriak-teriak gitu, dasar abnormal" Aisha protes
"Menang lawan last boss"
"Nanti minta save'annya ya" Kata Raven nyantai
"Enak aja" Kata Elsword memprotes "Udah ah ke atas dulu" Elsword pun menaiki tangga, ke kamarnya
Mereka pun sibuk dengan kegiatan masing-masing
(10.22)
Saat Aisha, Rena(udah pulang), Eve, Raven, dan Chung sedang berktifitas tiba-tiba mati lampu dan tedengar teriakan Elsword dari lantai atas "AAARRRRRGGGGHHHH!" spontan semuanya kaget lalu terdengar suara langkah kaki seperti zombie dan seberat dinosaurus dari atas
"Ah... paling si Els lagi main 'Elsword' trus mati lampu" (Jujur aja itu mengesalkan) lalu Elsword pun turun seperti boneka yang dikendalikan dengan tali
"Chung!" Elsword memanggil Chung dengan suara yang sangat berat
"A, Apa" Chung kaget, kenapa dia manggil Chung
"Minjem laptopmu, tinggal 13 menit lagi dapet item eventnya"
"Ga mau, aku juga baru login" Bales Chung menolak
"Lagian Els, kalo kamu dapet 'Tak ada respon dari server' waktunya diulang lagi jadi 2 jam lagi" Raven ikut ngomong sementara Elsword mendengar dengan shock
"Oh, iya. Aku juga pernah gitu" Kata Rena "Main lagi 2 jam Cuma dapet magic stone lagi -_-"
"Lho, emang sekarang ada event?" Tanya Aisha
"Ada, kamu jarang main sih." Balas Rena
"Aisha, lv kamu paling rendah dari yang lain" sahut Eve
"Siapa sih yang nyuruh nyewa rumah di pinggir kota gini?"Raven bertanya dan langsung pergi
"Kesepakatan bersama"Bales Rena dan Raven tiba-tiba muncul sambil membawa lilin
"HANTU ALASKA!"(Jujur aja pakaian Raven pas jadi blade master kayak orang dari kutub) Teriak Aisha
"Apaan sih, orang mau naruh lilin aja" Balas Raven dan mereka pun bercanda tawa, main kartu sementara sedang Elsword stress lagi
"Aku pergi dulu ke Hutan belah Utara" Rena memberitahu ke siapapun yang mendengarkan
"Ngapain?" Jawab Chung
"Quest" Rena pun pergi
(12.45)
Rena pulang dengan kecape'an
"Els, nih mau main ga?" Chung menawarkan "Aku udah dapet itemnya" Elsword yang sedang mojok di pojokan pun terasa seperti punya hidup lagi
"B, beneran?" Tanya Elsword dengan mata berkaca-kaca
"Ya" jawab Chung
"Makasih Chung, aku berhutang budi nyawa padamu. Setidaknya hari-hari terakhir harus dinikmati sebaik mu-" Elsword cepat-cepat menghentikan omongannya sebelum ada yang sadar, tetapi
"Apa maksudmu hari-hari terakhir!" Aisha berteriak kepada Elsword tetapi Elsword diam saja
"Beri tahu aku apa maksudmu!" Aisha bertanya kepada Elsword
"Itu bukan urusanmu" Jawab Elsword, lalu Aisha pun menampar Elsword sambil meneteskan air mata dan pergi keluar
"Ai-" Eve ingin menyusul tetapi dihentikan oleh Chung
"Mungkin yang tebaik sekarang adalah membiarkannya" Rena yang sedang berlari mengejarnya pun ikut berhenti
"Ya, mungkin kau benar" Rena berbalik dan berlari ke arah Elsword "Elsword, aku tidak peduli dengan urusanmu, tapi Aisha merawatmu saat kau pingsan, dia menolongmu saat pertama kali bertemu (liat di Eltype) dia menghawatirkanmu, dia tak bisa tidur kemarin malam. Tetapi kau…"
"Aku akan ke kamarku" Elsword menjawab dengan dingin, Elsword pun naik ke kamarnya dan sempat melihat sorot mata Raven yang sedang menenangkan Rena terlihat seperti merendahkan
Kamar Elsword (16.29)
"Sial, apa yang sebenarnya terjadi? Apa benar Aisha begitu khawatirnya padaku? Mengapa dia tidak menganggapku seperti yang lainnya saja?" Terdengar bunyi pintu yang dibuka dari bawah
"Aisha, kau tidak apa-apa?" Tanya Rena terdengar samar-samar
"Ya" balas Aisha, Elsword merasa sedikit lega "Elsword dimana?" Tanya Aisha "Dia masih mengkhawatirkanku. Mengapa?" Tanya Elsword dalam hatinya
"Dia di kamarnya" jawab Eve
"Oh, begitu" jawab Aisha lemas "Baiklah, kalau begitu aku akan ke kamarku" Aisha pun menaiki tangga. Saat suara langkahnya teredengar jangtungnya berdetak lebih keras, semakin Aisha melangkah semakin keras jantungnya berdetak Aisha pun masuk kekamarnya, detak jantung Elsword mulai normal.
"Mengapa?" Tanya Elsword perih
(17.47)
Elsword masih duduk di kasurnya, sambil menunduk ke bawah. Terdengar bunyi pintunya terbuka, terlihat bayangan orang yang tinggi, Raven.
"Cepat ke bawah" Raven berbalik "Dasar bodoh" dan Raven pun pergi
(17.50)
Elsword pun pergi ke bawah, saat melewati pintu kamar Aisha ia dapat merasakan bahwa Aisha masih ada di kamarnya, ia pun tetap melanjutkan pergi ke bawah
Ruang Makan (17.59)
Mereka semua makan dalam diam tak ada satupun yang bicara, setelah makan selesai Chung pun segera pegi mengecek laptopnya karena ada E-mail masuk saat makan tadi
"Maaf, aku harus segera ke atas" Kata Chung
"Silahkan" kata Eve, Chung pun naik ke atas, ke kamarnya. Beberapa menit kemudian Elsword berdiri
"Aku akan ke kamarku" Elsword pun menaiki tangga
"Ya" jawab Eve
Kamar Elsword (18.32)
"Sial, kenapa bisa jadi begini" Elsword pun tidur-tiduran di kasurnya, lalu berdiri setelah beberapa menit. Menyiapkan kertas, mengambil tinta dan mulai menulis
(23.59)
'Tok, tok, tok' terdengar ketukan pintu, Elsword pun terlonjak kaget
"Elsword, apakah kau masih bangun?"
"Ya"
"Apakah aku boleh masuk?"
"Tentu, tapi tungg-" Chung pun masuk ke kamar Elsword, dan Chung melihat Elsword sedang membereskan mejanya
"Elsword..." Chung pun berlari ke arah Elsword. 'Teng, teng, teng' bel tengah malam berbunyi
Hari ketiga selesai
Sori updatenya ga hari jum'at padahal pinginnya hari Jum'at
Abisnya hari Jum'at bagi raport takut nilai jelek ga boleh main kompi lagi T_T (Elswordku gimana) makanya update sekarang aja. Btw, terima kasih kepada Switchon dan nanashimai (lagi?!) yang mengingatkan saya, bahwa saya masih mempunyai 1 story yang belum selesai :P
