Ya, disini chapter terakhir dalam versi Bad Endingnya. Saya gak tau kapan yang Happy Endingnya ke publish pokoknya bagi yang mau baca silakan yang ga silahkan.
Langsung ke storynya
Hari Ke-Tujuh (Bad Ending)
Kamar Raven (04.15)
"Hoahm..." Raven menguap sambil bangun dari tidurnya, dan berpakaian lalau keluar dari kamarnya, dia bertemu Rena
"Pagi, Ven"
"Pagi"
"Eh, Ven"
"Apa?"
"Nanti kamu ya, yang masak. Lagi males nih (deja vu?)
"Ga ah, males"
"Ya udah, dasar pemales" Sindir Rena
"Sendirinya" Raven nyindir balik
"Dua-duanya" Kata Chung dari belakang mereka berdua
"Chung!?" Kata Raven
"Apa?" Balas Chung masih ngantuk
"Kamu ngapain pagi-pagi dah bangun?" Tanya Raven
"Mau ngambil minum, haus" Kata Chung (deja vu? Lagi) sambil memegang tenggorokannya
"Ya, tapi jangan ngagetin juga dari belakang" Kata Rena
"Iya, betul!" Raven menyetujui Rena
"Udah ah, ini suami-istri pagi-pagi dah ribut"
"Lu, pergi aja sana Chung, katanya haus" Kata Raven
"Oh, iya" Chung pun bergegas pergi ke bawah, Raven dan Rena pun menyusul. Saat mereka berdua menuruni tangga Chung sudah kembali menaiki tangga
"Ah, halo lagi" Kata Chung sambil terus pergi ke atas
Kamar Aisha (07.29)
'Tok, tok, tok...'
"Aisha udah jam 7 bangun..." Suara Raven terdengar dari balik pintu
"Hngggg... Iyaa..." Aisha membalas, Raven pun pergi ke Kamar Elsword
Kamar Elsword (07.29)
'Tok, tok' Raven mengetuk pintu
"Oi, Els gw masuk ya" Raven pun masuk dan melihat Elsword tebaring di lantai, Raven pun bergegas menutup pintu dan mendekati Elsword
"Oi, Els. Sadar!" Kata Raven sambil menendang badan Els, tapi tidak ada respon
"Woi, dah pagi makan! Makan!" Raven pun menginjak Elsword
"Sakit gila!" Balas Elsword
"Terserah" Kata Raven sambil menuju pintu, tetapi kembali lagi
"Woi, Els lu nanti mati ya?" Tanya Raven
"Ga, gue cuman pergi ke alam selanjutnya" Bales Elsword
"Dasar, beneran kamu pingin sparring sama kakakmu lagi nanti malem?" Tanya Raven
"Iya"
"Jam berapa malemnya?"
"Jam 11 maleman paling"
"Oh, ya udah. Cepet ke bawah" Balas Raven sambil pergi keluar pintu
"Ya!" Bales Elsword
Kamar Elesis (07.31)
Raven pun mengetuk pintu dengan tangan nasodnya (suapay suaranya lebih keras sama tangannya gak sakit) tetapi saat dia akan mengetuk pintu, Elesis membuka pintunya dan
'Pletak' otomatis nasod-arm Raven ngetok jidat Elesis dan alhasil Elesis pun balas menendang tepat di-anunya Raven, Raven pun guling-guling di lantai
"Ah, sori. Udah refleknya" Kata Elesis ke Raven yang masih guling-guling lalu menuju ke bawah, Elsword melihat kejadian tesebut karena sudah keluar dari kamarnya pun berkata
"And that was Karma" Kata Elsword sambil ketawa dan turun ke bawah
"Apes gue nginjek si Els" Kata Raven
Ruang Nyantai (10.08)
"Eh, Els nanti kamu mau sparring lagi lawan kakakmu ya?" Tanya Chung
"Ya, kenapa?"
"Ga, cuman penasaran doang. Trus nanti kalo kamu kalah, kalahnya berpose dong!" Kata Chung
"Jadi si Els harus bergaya narsis gitu?" Tanya Aisha
"Ya, kalo bisa jangan yang ngebosenin, masa kamu kalah pasti tiduran trus. Yang menghibur dong" Ucap Chung
"Emangnya gue badut"
"Iya, lu badut Ancol" bales Raven
"Ngehina kena karma lagi lo Ven" Kata Elsword
"Karma kan nam-" Rena berbicara tetapi dipotong oleh Elsword
"Ya nama jurusmu, tapi kalo kamunya Night Watcher" Balas Elsword, dan mereka pun terus berbincang tanpa tujuan
(12.12)
"Alah gue laper" Kata Raven
"Makan sana" Kata Eve
"Gak ada makanan" Kata Rena
"Parah! Diluar panas lagi" Keluh Raven
"Pesen aja sana" Kata Chung
"Bener juga lu Chung. Gw pesen pizza ah" Raven berkata sambil mengambil handphonenya dari kantongnya
"Ven sekalian pesenin gue minumnya" Kata Rena
"Aku juga" Kata Chung
"Sini juga" Kata Elsword lalu Eve, Aisha dan Elesis
"Tau ahh, nih ngomong sendiri ke orangnya" Kata Raven sambil menelfon dan men-setnya ke mode speaker
'Tuuuut... Tuuutt...' "Maaf saldo anda tidak mencukupi"
"Kasian amat Lu, Ven" Kata Elsword
"Tau ahh. Oy, Chung ada cara lain buat mesen ga?" Tanya Raven
"Ga tau, lagi sibuk" kata Chung
"Ya udah gw SMS si Ara" Raven pun mengetik di Hpnya
"Ra, gw beli pulsa 10rb besok gw bayar" Raven pun lalu mengirim pesannya Raven pun menunggu pulsanya datang. Dia pun menunggu 5 menit... 10 menit... 15 menit... Lalu Hpnya pun bergetar
"Pesan gagal terkirim" Tertulis di layar Hpnya
"Dafuq, gw lupa pulsa gw abis" Kata Raven sambil depresi
"Nih Ven, pake punyaku" Kata Els sambil melempar Hpnya, Raven pun menangkapnya
"Thanks, Els" Kata Raven dan melihat layar HP Elsword yang menampilkan Profil Raven di Elsbook (Facebook) yang sudah di bajak dengan nama profile "Ravenciguantengteahcayan-*sensorkarenadapatmerusakmata*" dan foto profil yang jelas-jelas diedit
"APAAN NIH!" Teriak Raven marah-marah, sambil melihat Chung dan Elsword Tertawa terbahak
(12.48)
Elsword sedang berada dalam posisi menggendong Chung dengan Bridal style, sementara Chung mengalungkan tangannya ke leher Elsword. Elsword maupun Chung tak bisa bergerak karena di Magic sama Aisha yang ternyata tak berpihak
"Gila! Ga disangka si Aisha berkomplot dengan si Raven, yang lebih hebat semuanya berkomplot bukan Aisha doang. Sekarang gimana cara gue bisa ngehapus foto gue ama si Chung dari HP mereka semua T_T " Kata Elsword dalam hati karena mulutnya juga kekunci
"Masih 50 menit lagi gue dipaksa pose kayak gini. Ngapain lagi aku ikut-ikutan si Elsword ngejailin si Raven mendingan ngerjain tugas dari sana (Ingat kerjakan tugas dengan sungguh-sungguh!)" Kata Chung dalam hati yang mulutnya juga terkunci
'Ting, tong' Suara bel pintu berbunyi "Pizza-Cobo delivery"
"Aku aja yang buka pintu" Kata Eve sambil mengambil uang dari meja yang sudah disiapkan dan pergi ke pintu, saat Eve membuka yang terlihat adalah makhluk (saya gak tau Add itu nasod atau bukan) dengan rambut putih dan jaket putih (Add Basic)
"Oh, Eve. Tinggal disini?" Tanya Add
"Iya sama 5 orang lainnya. Kamu sekarang kerja sambilan nganterin pizza ya?"
"Iya, abis uang. Mau quest nasod-dynamonya rusak. Gimana aku mau ngerepair nasod-dynamo"
"Oh"
"Ya udah ini pizza nya sama minumnya" Eve pun mengambil pizza dan minumnya lalu diserahkan kepada Moby&Remy dan langsung mengantarkannya ke perkumpulan makhluk-makhluk lainnya
"Ini uangnya" Kata Eve sambil menyerahkan uangnya
"Ok, pas." Kata Add setelah menghitung "Oh, iya Eve. Kok minumnya buat 7 orang?"
"Ada tamu" Balas Eve
"Siapa?"
"Kepo amat" Sindir Eve "Tamunya kakaknya si Elsword"
"Elesis?"
"Lho, kok tau"
"Orang aku main Grand Chase"
"Pantes"
"Ya udah, mau pergi lagi ada kerjaan" Add pun pergi, Lalu Eve pun pergi menyusul Moby&Remy.
(13.21)
Raven sedang makan pizzanya sambil kadang-kadang menawarkan kepada Elsword dan Chung yang Raven sudah tau, gak bisa gerak.
"Els, pizzanya dah dingin tuh" Kata Raven sambil mengambil pizza lagi
"Si Raven cari mati nih" Kata Elsword
"Oh iya Aisha" Sapa Rena
"Apa?"
"Kamu gak iri ngeliat si Chung di gendong bridal style gitu sama si Elsword?" Tanya Rena
"Iri sih iri, cuman ngejailin si Elsword lebih rame" Balas Aisha
(13.51)
Elsword dan Chung terbebas dari magic Aisha.
"Ven, ayo sparring" Kata Chung
"Kalo sekarang harus ngantri dulu"
"Di Elsword maksudnya"
"Ok de- AAAKKKKKHHHHH! Els itu pizza gue!" Raven berkata sambil melihat Elsword yang membawa Pizzanya dan pizza beserta minuman milik Elsword sendiri, saat Raven akan berlari mengejar Elsword, Chung memegang pundaknya mengehentikan langkahnya untuk mengejar Elsword
"Ven, bawa laptopmu ke sini, sparring. Sekarang juga!" Perintah Chung
"Pizza gue" Protes Raven
"Sekarang!" Raven pun akhirnya pasrah dengan pizza bagiannya dan mengambil laptopnya.
"FIGHT!" Terdengar suara pertandingan dimulai. Chung langsung me-reload di tempat sementara Raven pergi ke tempat Chung, saat Raven sudah mendekat Chung ^X dan tepat mengenai Raven, Chung kembali mereload (X,X) Raven kemnali mengejar Chung pun menggunakan 'Sudden Burst' lalu ^vZZ, ZZZ, ^X, ZZvZ, ^X, ^X, Z, 'Siege Shelling' X(x1)Z, 'Iron Howling', 'Reload', ZZZ, 'Burst Wolf' alhasil sisa HP Raven tinggal 1/2. Setelah bangun dari jatuh Raven pun menjauhi Chung dan mengambil Ryad's Fury (yang ngeluarin petir ituloh) melainkan petir yang menyambar Chung, yang keluar adalah William Phoru
"Yah, Cuma makhluk ini yang muncul, tapi lumayan buat ngisi MP" Raven pun menghajar si William. Selagi Raven asik menindas yang lemah (?) Chung menyerang Raven dari belakang dan mengcombo ulang terus begitu sampai Raven kalah.
"Gila, gak kena hit" Kata Elesis yang menonton pertandingan mereka berdua
"Hebat amat kamu Chung, kasian si Raven harusnya dikasih dikit" Kata Elsword
"Ga mau, lagian ini rekor, lawan BM gak nguranign darah sedikitpun" Balas Chung
"Haha, bener juga" Kata Elsword "Ayo Ven. Sekarang lawan aku" Kata Elsword menantang
"Ok" Raven menerima tantangannya
"Chung minjem laptopmu dulu" Kata Elsword
"Silahkan" Chung mempersilahkan
(14.08)
Raven terkapar di depan laptopnya tak bergerak, karena kekalahan oleh Elsword dan Chung dengan no-hit.
"Gimana bisa. Padahal gue dah bisa ngalahin semua epic NPC tanpa kesulitan" Kata Raven, lalu Raven pun bangkit dan berlatih kembali, melawan Aterasia type-H dan Helputt.
(16.15)
"Hahh... Gila ini game susah amat" Kata Elsword
"Ya udah ga usah main" Kata Aisha
"Ya udah deh gw ke kamar" Kata Elsword, dan Elsword pun pergi kekamarnya
(18.21)
"Sha panggilin si Elsword sana buat makan" Kata Rena kepada Aisha
"Ok" Balas Aisha sambil pergi ke kamar Elsword
Kamar Elsword (18.22)
Aisha masuk ke kamar Elsword dan melihat Elsword terbaring di kasurnya sambil melihat keadaan kamarnya yang lumayan rapih. Akhirnya Aisha mendekati Elsword dan dan dan dan dan lebih mendekati wajahnya kepada Elsword dan dan dan dan dan dan dan kemudian menjauh lagi
"Hei Elsword, bangun. Mau makan ga?" Aisha membangunkan Elsword
"Uhhh... Iya" Kata Elsword yang sudah membuka matanya
"Ya udah cepet kebawah" Kata Aisha, dan Aisha pun pergi. Kembali ke bawah. Elsword pun bangkit dan melihat ke kasurnya ke tempat yang tertutupi oleh tubuhnya, tempat yang bersimpah darahya sendiri
"Fuhhh... Untung sempet" Kata Elsword lega. Elsword pun mencabut seprai kasurnya dan mengambil yang baru, lalu membakar seprai yang berdarah. Elsword pun keluar dari kamarnya tetapi sebelum sempat keluar Elsword sempat terhuyung-huyung.
"Dasar sial" Kata Elsword sambil melanjutkan ke bawah
Ruang makan (18.25)
Mereka semua sedang makan
"Els kenapa akmu pucet gitu?" Kata Elesis
"Kena deh si Els" Kata Raven dalam hati
"Kebanyakan tidur" Kata Elsword kalem
"Ah, dasar kamu Els kebanyakan tidur" Sindir Elesis
"Biar, nanti malem jadi ga?" Tanya Elsword
"Jadi aja" Balas Elesis
"Chung ada popcorn ga?" Tanya Raven
"Gak ada" Balas Chung
"Emangnya nanti gue tanding lu kira apa?" Kata Elsword
"Bioskop gratis" Balas Raven
"Dasar" Kata Eve
Kita skip saja sampai waktu pertandingan
Ruang Nyantai (21.52)
"Woi, dah jam segini mau keluar sekarang?" Tanya Raven
"Ya udah sekarang aja" Kata Elsword, mereka semua pun pergi keluar dan menonton bintang
Di sebuah tempat yang tak usah dijelaskan (22.38)
"Ok, Els. Sekarang aja tandingnya?" Tanya Elesis
"Ya, disini aja. Tapi, nanti kalau ada pertanyaan, simpen aja dulu." Kata Elsword sambil berdiri dan mengambil pedangnya. Lalu mereka berdua pun pergi ke tempat masing-masing.
Elesis pun melompat tinggi dan membanting pedangnya tepat di tempat Elsword berdiri (Leap), tetapi Elsword sudah menghindar dan langsung maju dan menusukkan pedang yang melewati Elesis dan memanggil 3 conwell yang langsung menuju ke arah Elesis (Sword Blasting) tetapi Elesis menahannya
"Elsword! Pedang apa itu?" Tanya Elesis
"Simpan semua pertanyaan" Kata Elsword sambil menatap tajam kakaknya. Elesis mengerti sorot matanya dan tidak melanjutkan pertanyaannya.
Mereka berdua pun maju dan mengayunkan pedangnya sekuat tenaga (Mega Slash!) alhasil mereka berdua pun terpental, tetapi Elsword langsung mengambil kembali keseimbangannya dan melempar conwell kecil dengan tali terikat setelah tertancap pada Elesis dia pun menariknya (harsh Craser) Saat tertarik Elesis dengan cepat menyelimuti tangannya dengan api dan mengarahkannya pada Elsword saat menyentuh Elsword, api itu meledak dengan beberapa ledakan menyusul (fireworks) Elsword terkena dampak cukup banyak. Elsword pun lalu menancapkan Conwellnya ke tanah dan memunculkan sebuah lingkaran magic dan mengeluarkan mini-conwell dari tanah (Rage Cutter), Elesis menghindar tetapi tidak cukup cepat dan akhirnya kakinya tertebas cukup dalam. Saat Elesis berdiri dia susah menyeimbangkan
"Chih!" desah Elesis
"Keseimbangannya goyah" Kata Elsword dalam hati. Dan dengan cepat Elsword menyerang kakaknya di sela-sela serangnnya Elsword dengan cepat menyerang dengan gaya seperti menampar (fatal slap) perut bagian kanan Elesis terluka cukup dalam. Melainkan Elesis yang sakit, Elsword memuntahkan darah
"Elsword!" Teriak Aisha yang sedang menonton, Elsword mengarahkan lengannya ke Aisha yang menyuruhnya berhenti
"Mari lanjutkan!" Kata Elsword. Elesis pun dengan sangat cepat pergi ke arah Elsword dan menebas saat melewati Elsword dan berbalik kemudian menebasnya lagi (Rushing Sword). Elsword pun men-summon 6 tiny-conwell yang mengelilingi dan melindungi Elsword, saat Elesis berbalik dia melihat pelindung tersebut dan melompat lalu memegang kepala Elsword sebagai penahan badannya dan membanting Elsword ke tanah, Elesis pun menjauh.
Elesis pun mengacunkan tangannya yang membentuk pistol dan ujung jarinya mulai bersinar merah. Elsword berdiri dan menyanari gerakana kakaknya Elsword pun menghindar dengan cepat, Elesis menembakan bola api dari ujung jarinya (reigun: salah satu jurus dari yu yu hakusho) Elsword sempat menghindar tetapi penyakitnya kambuh dia kembali memuntahkan darah dalam jumlah yang lebih banyak daripada sebelumnya dan Elsword pun tertunduk kelelahan
"Elsword hentikan pertarungannya!" Kata Aisha, Eve menahan Aisha agar tak berani menginterupsi pertarungan kakak-beradik tersebut Elesis juga mendekati Elsword saat memberdirikan Elsword, Elesis melihat tatapn matanya yang penuh semangat bertarung yang tak bisa dihentikan lagi dan juga terlihat bahwa Elsword sudah mencapai batasnya. Elesis pun melompat mundur menyiapkan pedangnya kembali Elsword juga berdiri dan menyiapkan pedangnya.
Mereka berdua pun maju dengan kecepatan dashyat dan keduanya saling melewati Pundak kiri Elesis terluka dalam, sementara Elsword tak terluka tetapi kembali memuntahkan darah sangat banyak. Para penonton pun pergi berdatangan ke tempat Elsword, begitu pula Elesis.
"Heh, kak terima kasih... Untuk pertandingannya" Kata Elsword
"Lebih baik kau berhenti bicara dan ceritakan esok hari" Balas kakaknya
"Elsword!" Teriak Aisha
"Aisha" Kata Elsword
"A... ku... mencintaimu..." Elsword berkata pelan sambil mendekati Aisha dan menyentuhkan bibirnya dengan bibir Aisha. Lalu membisikan sesuatu dengan pelan dan akhirnya terjatuh tak bertenaga, tak bernafas dan tak bernyawa, dalam keadaan memeluk Aisha
'Teng, teng, teng' Bel tengah malam berbunyi
.
.
Terima Kasih
.
.
Hari ke-tujuh (Bad Ending) Selesai
Ya! segini saja makasih udah baca story ini dan ya, saya lagi gak ada kerjaan jadi saya nulis ini.
Pokoknya segini aja saya nulisnya maaf kependekan
Bye!
