DON'T GO KYUHYUNNIE
WARNING!
Sebelumnya author mau kasih tau, ff ini memang terinspirasi dari MV Davichi- Dont say goodbye. soalnya author suka banget mv itu. mv itu berhasil bikin author nangis huhu *yah curhat* oke, cekidot aja deh ya. Happy Reading!
Previous Chapter
"Plesternya berwarna pink." Gumam kyuhyun sambil memajukan bibirnya, yang justru terlihat gagal beraegyo.
"Yah! Memangnya kenapa kalau pink huh? Yang penting sama-sama plester" cibir sungmin yang malah membuat kyuhyun semakin memajukan bibirnya.
"Ah, kyuhyun-sshi kau sedang apa?" tanya sungmin sambil melirik bahan makanan yang tadi diolah kyuhyun.
"Aku mau membuat bulgogi, tapi lupa cara membuatnya hehe.." jawab kyuhyun cengengesan.
"Pabo. Untuk apa membuat jika kau tidak tahu caranya huh?" cibir sungmin lagi.
"Aku itu lupa, bukan tidak tahu sungmin-sshi" balas kyuhyun tidak mau kalah.
"Ya..ya..ya terserah kau saja. Kau duduk saja di meja makan, biar aku yang buat bulgoginya." Ucap sungmin final.
Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya, lalu segera beranjak menuju ke meja makan. Kyuhyun pun hanya tersenyum melihat sungmin yang sedang berkutat seorang istri juga tidak buruk, pikir kyuhyun.
Nextchapter
!~*~*~!
Cast : KyuMin pairing
Summary : Sungmin kabur dari rumah yang ia anggap sebagai 'neraka'. Lalu akhirnya bertemu kyuhyun dan saling mencintai. Kyuhyun masih mencintai orang masa lalunya! Bagaimana dengan sungmin? Orang masa lalu kyuhyun ternyata ada bersama ayah sungmin. Akankah kyuhyun lebih memilih sungmin dibandingkan masa lalunya? Atau malah sebaliknya?
Disclaimer : KyuMin saling memiliki. Pengennya sih kyuhyun buat author, tapi om sooman bilang KyuMin udah di kontrak SM. Jadi mending KyuMin milik diri mereka sendiri aja. Dan ff ini, full milik author! Keke~
Genre : Hurt/Comfort, Drama.
Rated : semi M
Warning :OOC, Typo(s), YAOI, BoyxBoy, Alur amburadul, Kalimat alien(?), cerita ngelantur dll.
!~*~*~!
"Aku tidak menyangka kau pandai memasak. Ku pikir masakanmu tidak akan seenak ini." Komentar kyuhyun di sela sela makannya bersama sungmin.
"Kau menghinaku atau memujiku sih? Kau pikir meskipun namja aku tidak bisa memasak, begitu?" cibir sungmin sambil mengerucutkan bibirnya. Membuat kyuhyun tertegun akan tingkah namja manis dihadapannya itu.
"Y-yya! Jangan melakukan hal seperti itu lagi! Itu menjijikan!" hina kyuhyun pada sungmin, lalu menundukkan kepalanya untuk kembali memakan bulgogi masakan sungmin.
"Melakukan apa, huh? Apa yang kau maksud memasak? Apa seorang namja yang memasak itu menjijikan?!" balas sungmin yang tidak terima karna ia mengira, bahwa namja yang pandai memasak adalah sesuatu yang menjijikan.
"Bukan itu! Aish..-" ucap kyuhyun sambil menggaruk tengkuk kepalanya yang tidak gatal.
"Lalu apa?!" bentak sungmin masih pada nada tinggi yang sama.
"Aegyo-mu! Hentikan aegyo-mu! Itu menjijikan, kau tau?" ujar kyuhyun cepat lalu segera pergi dari meja makan, meninggalkan bekas makannya disana bersama sungmin.
"Ya! Aku tidak tahu apapun soal aegyo yang tidak di sengaja itu pabo!" teriak sungmin dari dapur pada kyuhyun yang kini sudah berada di ruang santai. Lalu membereskan bekas makan mereka.
!~*~*~!
"Kyuu~" panggil sungmin dengan nada manja ketika melihat kyuhyun sedang menonton tv di ruang santai. Membuat kyuhyun bergidik ngeri karna harus menahan sesuatu yang membuncah di dalam perutnya.
"Wae?" jawab kyuhyun ketus dan berusaha menghindari kontak mata dengan sungmin.
"Aku mau mandii~" jawab sungmin masih dengan nada manja. Kyuhyun membulatkan matanya. Apa maksudnya? Apa dia ingin mandi bersamaku? Atau ku mandikan?, pikir kyuhyun mesum. Kyuhyun terus saja membayangkan melakukan hal yang 'iya-iya' jika sungmin tidak menghentikan lamunan yadongnya.
"Aku mau mandi kyu, tapi aku kan tidak bawa baju lain selain yang kupakai ini. Aku.. ingin meminjam bajumu boleh?" ucap sungmin yang masih menatap kyuhyun. Kyuhyun kembali membulatkan matanya, kali ini ia seperti jatuh kembali setelah terbang setinggi langit.
"Apa?! Lalu kenapa harus bilang padaku?" dengus kyuhyun kesal, karna niatnya untuk melakukan yang 'iya-iya' dengan sungmin pupus sudah.
"Itu kan bajumu. Nanti kalau aku asal pakai sembarangan, kau marah- marah padaku." Cibir sungmin sambil mengerucutkan bibirnya, tanda bahwa ia kesal.
"Ya ya ya baiklah. Kau cerewet" cibir kyuhyun lalu segera pergi menuju kamarnya dan meninggalkan sungmin di ruang santai dengan tv yang masih menyala.
"YAK! Apa kau bilang tadi?!"
!~*~*~!
Kyuhyun kembali dari kamarnya dengan membawakan sesetel baju untuk dipakai sungmin nantinya.
Dahi kyuhyun mengerut ketika melihat sungmin yang berdiri membatu sambil menundukkan wajahnya. "Hei, ada apa?"
"..." sungmin tidak menjawab, kedua tangannya mulai mengepal hingga tampak memutih. Sungmin membalikkan wajahnya, lalu menatap kyuhyun garang.
"E-eh kenapa kau sungmin-sshi?" tanya kyuhyun dengan gugup dan sambil membelalakkan matanya, ketika melihat sungmin yang menatapnya garang.
"Kau.." desis sungmin, yang malah membuat kyuhyun tambah takut.
Berbagai pertanyaan mulai bermunculan di pikiran kyuhyun. Kyuhyun melangkah mundur secara teratur ketika sungmin menatap matanya dengan tajam, mata dan wajahnya yang memerah cukup membuat kyuhyun ketakutan. "W-wae?"
"Apa yang kau tonton, hah?!" bentak sungmin dengan tangan yang menunjuk tepat ke arah kyuhyun.
"Eh? Apa yang ku tonton?" Sontak kyuhyun menoleh ke arah tv yang masih menyala. Kyuhyun membelalakkan matanya ketika melihat adegan panas pasangan guy (bener gak tulisannya?) yang terpampang di tv.
'Ohh faster emhh.. disana sayang.. ahh.. more.. more.. hhaah yeah..
Eung.. kauhhm semhh phhitt chagihh ahh.. ohh..
Ahh ahh ahh yeah... faster.. mhh.. akuuumhh ma-umhh ke uhh luar eumhh
Sabar chagi ohh euhh bersama ne..
Ahh .. Ahhhh
Eumhhhhhh
CROT CROT
'Adik' milik kyuhyun menegang karna adegan panas sekilas tadi, wajahnya sudah memerah. Seingatnya, ia menonton drama guy yang romantis, namun belum sampai tahap ini. Ck, kenapa harus disaat sungmin yang menonton adegan ini sih? Dia kan jadi malu.
"A-aku bisa jelaskan sungmin-sshi.." panik kyuhyun ketika melihat sungmin mulai mendekat ke arahnya.
"Su-sungmin-sshi a-aku hmmbb.." Kyuhyun membelalakan matanya saat sungmin dengan tiba- tiba menciumnya.
"Kau harus bertanggung jawab" ucap sungmin di sela sela ciumannya.
Kyuhyun yang tadinya diam membatu, kini mulai mengerti apa yang terjadi. Sungmin terangsang, lalu 'adik'nya bangun seperti milik kyuhyun.
Kyuhyun menyeringai di sela- sela ciumannya yang saat ini didominasi sungmin.
Kyuhyun menjatuhkan pakaian yang tadi dibawanya. Dilumatnya bibir sungmin, berusaha untuk mendominasi ciuman mereka. Kyuhyun mendorong sungmin perlahan, hingga akhirnya sungmin terjatuh di sofa dengan kyuhyun di atasnya, juga panggutan bibir yang belum terlepas.
"Eugh.." lenguh sungmin. Libido kyuhyun menaik ketika satu desahan keluar dari mulut namja manis dibawahnya.
Kyuhyun menggigit bibir bawah sungmin, membuat sungmin memekik. Setelah mendapatkan akses masuk, lidah kyuhyun mulai menjamah mulut sungmin. Mengabsen setiap gigi sungmin dan juga menggelitik langit- langit mulut sungmin. Membuat desahan sungmin semakin kuat.
"Ahhmmck kyuuhhmm.. mhhmck..." desah sungmin saat ciuman mereka sudah didominasi oleh kyuhyun. Jari lentik sungmin menelusup antara rambut- rambut kyuhyun, berusaha memperdalam ciuman mereka.
Tangan kanan kyuhyun menekan tengkuk sungmin, dan tangan kirinya menelusup ke dalam kaus sungmin. Mengelus pinggang halus sungmin dan perlahan naik menuju nipple sungmin.
"Akh.." pekik sungmin ketika tangan kyuhyun mulai memilin nipplenya, membuat berjutaan kupu- kupu berterbangan di dalam perutnya.
Kyuhyun menurunkan ciumannya, mulai ke tengkuk sungmin, lalu kebelakang telinga sungmin, dijilatnya dengan lembut. Membuat sang pemilik terus- terusan mendesah dan menutup matanya, berusaha untuk menikmati permainan yang ia buat, namun akhirnya didominasi oleh kyuhyun.
Kyuhyun menempelkan bibirnya ke leher putih sungmin, dijilatnya lalu digigit dan dilumat, menimbulkan bercak ungu kemerahan tertinggal disana. Dan terus begitu sampai banyak tanda yang ia buat di leher milik sungmin.
Kedua tangan kyuhyun sudah menelusup ke dalam baju sungmin, berusaha menanggalkan baju itu. Hingga kini sungmin telah topless setengah badan. Kyuhyun tertegun melihat dada jantan sungmin yang putih bersih, lalu nipple yang memerah serta mengeras akibat rangsangan dari kyuhyun.
Sungmin yang sudah tidak sabaran pun segera meraih bibir kyuhyun, dan tangannya mulai melepas kancing kemeja kyuhyun satu persatu. Hingga mereka berdua sama sama topless setengah badan.
"Ahh kyuh.." desah sungmin ketika kyuhyun mulai melumat nipplenya dengan tangan kyuhyun yang memilin satu nipple yang lainnya. Sungmin mendesakkan kepalanya ke sofa, serta dadanya yang membusung, berusaha mendapatkan kenikmatan lebih.
Setelah puas dengan nipple milik sungmin, kyuhyun mulai turun ke depan celana milik sungmin yang disana terdapat 'adik' milik sungmin yang sudah hard.
Kyuhyun mengelus 'adik' milik sungmin yang masih terbalut oleh celana pensil yang tergolong tipis, berusaha menggoda sungmin.
"Kyuu~" rengek sungmin meminta kyuhyun untuk melepaskan miliknya yang sudah membesar. Kyuhyun terkekeh kecil melihat sungmin yang merengek, sedangkan sungmin sudah merengut sebal.
Kyuhyun menaikkan wajahnya tepat di telinga sungmin. Ia menjilat telinga sungmin, lalu membisikkan sesuatu. "Aku tidak akan melakukannya sungmin-ah karna kita baru mengenal. Kita hanya akan saling melepaskan 'sesuatu' arra?" bisik kyuhyun lembut, membuat wajah sungmin memerah malu.
Sungmin mengangguk kecil, membuat kyuhyun tersenyum tulus.
Kyuhyun mengecup kedua kelopak mata sungmin, lalu turun mengecup hidung bangir milik sungmin, dilanjutkan mengecup kedua pipi chubby sungmin, dan terakhir mencium lembut bibir sungmin.
Kyuhyun kembali turun ke bagian bawah tubuh sungmin. Dengan perlahan, ia menurunkan semua kain yang membungkus milik sungmin.
"Eumhh.. ahh shh kyu ahh shh kyuu.." desah sungmin ketika Kyuhyun mulai meremas lembut kedua twinsball milik sungmin.
Tangan sungmin mulai terjulur untuk memanjakan 'adik' milknya, namun ditepis dengan cepat oleh tangan kyuhyun. "biar aku yang memuaskanmu min." Ucap kyuhyun. Lalu tangan kyuhyun mulai menggantikan tangan sungmin yang memanjakan milik sungmin.
"Ahh ahh ahh sshh kyumhh.." sungmin terus mendesah seiring kecepatan kyuhyun yang memanjakan miliknya.
"Kyu aku hmmb ahh mauhhhmm ohh ke-eughhmm luarh hahhhhh.." sungmin mengeluarkan cairannya diiringi dengan desahan panjang yang menandakan bahwa ia sudah mencapai titik orgasmenya.
Kyuhyun menaikkan badannya ke atas tubuh sungmin, membuat miliknya tepat berada didepan wajah sungmin. Lalu ia menanggalkan celananya hingga 'adik' miliknya keluar dari persembunyiannya. "Min, giliranmu."
Sungmin mengangguk lemah, lalu mulai mengelus milik kyuhyun yang sudah menegang sempurna.
Dengan perlahan ia mulai memasukkan milik kyuhyun ke dalam mulutnya. "Sshh min. Cepatlah.." desah kyuhyun yang sudah tidak sabaran.
"akh.." pekik kyuhyun ketika Sungmin langsung membenamkan seluruh milik kyuhyun ke dalam mulutnya dengan cepat. Sungmin mulai memaju mundurkan kepalanya, membuat kyuhyun mendesah nikmat. "Sshh min uhmm.." desah kyuhyun.
Sungmin terus memberikan blow jobnya pada kyuhyun, membuat kyuhyun terus- terusan mengerang nikmat.
Sungmin melakukannya dengan cepat dan terkadang lambat. Jari- jari kyuhyun mendorong kepala sungmin, berusaha untuk memasukkan lebih dalam miliknya ke dalam mulut sungmin.
"Eunghh minhh lebih sshh cephhatt hhmm, aku sudahhnnmmh inginn ke-sshh-luarhhmm"
CROOT
GLUUP
Sungmin menelan sebagian cairan milik kyuhyun yang memenuhi mulutnya. Sungmin mencium kyuhyun, lalu membagi cairan milik kyuhyun di sela- sela ciumannya.
Kyuhyun terus mencium bibir sungmin yang sudah membengkak, lalu membaringkan sungmin tepat di sampingnya.
Merasa tidak ada balasan, kyuhyun lalu membuka matanya. Ternyata sungmin sudah terlelap disaat mereka berciuman tadi.
Kyuhyun tersenyum lembut, lalu mengecup kening sungmin sebelum ia menyelimuti tubuh mereka hingga leher. Dan mereka pun tertidur lelap di sofa yang tergolong besar.
!~*~*~!
"Eugh.." lenguh sungmin yang mulai terbangun dari tidurnya. Sungmin membuka matanya dengan perlahan. Ia melihat ke sekelilingnya, lalu menerawang, berusaha mengingat apa yang ia lakukan kemarin.
Sungmin melebarkan matanya, wajahnya mendadak memerah dan berkeringat, ketika ia mengingat apa yang kemarin dilakukannya bersama kyuhyun.
Ceklek
"Kau sudah bangun?" tanya kyuhyun sambil membawa nampan yang berisikan bubur dan segelas susu.
"Deja vu.." gumam sungmin ketika ia merasa pernah merasakan hal ini sebelumnya.
"Min-ah?" panggil kyuhyun lagi.
"Ah? Ya?" jawab sungmin lalu mendudukkan dirinya, sementara tangannya berusaha menutupi tubuhnya yang masih topless menggunakan selimut.
Kyuhyun tersenyum lembut, "Kau mandilah dulu. Aku sudah menyiapkan baju untuk kau pakai di kamar mandi. Badanmu pasti lengket karna kegiatan kita kemarin." Lalu senyum itupun berubah menjadi seringaian.
Wajah sungmin semakin memerah saat kyuhyun mengingatkannya pada kejadian kemarin.
"Aku mau mandi!" teriak sungmin lalu segera pergi ke kamar mandi, meninggalkan kyuhyun yang terkekeh karna tingkah lucu sungmin.
Cklek.. Pintu kamar mandi pun terbuka, terlihat sosok sungmin. Dengan balutan celana santai selutut dengan warna biru laut, dan hoodie berwarna putih yang tampak kebesaran dengannya. Tampak membuatnya terlihat sangat menggemaskan dimata kyuhyun juga para vintamins & ELFs #plak.
"Pfhhtt..." kyuhyun menutup mulutnya untuk menahan tawa yang hampir pecah saat melihat sosok sungmin dari balik pintu.
"Apa?!" ucap sungmin galak. Ia kesal, bagaimana mungkin kyuhyun memberikan baju yang tampak kebesaran untuknya, sehingga ia terlihat amat cantik dan imut. Dan bagaimana bisa kyuhyun menertawainya karna hal ini, well belum tertawa sih.. tapi hampir tertawa kan?
"Pfffhtt huahahaha..hahaha.. aduh haha.. min.. kau haha.. kenapa hahaha.." tawa kyuhyun pecah saat sungmin malah memberikannya nada galak yang malah terlihat lucu.
"Yak! Yak! Kau! Aish! Menyebalkan!" omel sungmin. Kyuhyun masih saja tertawa, menyebabkan sungmin harus menahan emosinya karna malu di tertawakan kyuhyun.
"hahaha..Baiklah.. baiklah.. eumm huft.." kyuhyun menarik nafas dan menghembuskannya perlahan, untuk menghilangkan rasa gelinya akan penampilan sungmin.
Sungmin masih menatap kyuhyun dengan garang, berusaha memberikan death glare yang malah terlihat semakin menggemaskan.
"Kau, bagaimana bisa terlihat mirip seperti perempuan jika memakai baju itu? Hahaha.. bahkan aku pun terlihat manly saat memakai baju itu, tapi kau? Hahah kau bahkan terlihat cantik nona.. hahaha" goda kyuhyun yang makin membuat sungmin menggeram dan wajahnya yang memerah menahan malu.
"Kau kurang ajar!" umpat sungmin. Sungmin berlari ke arah kyuhyun yang sekarang berada di tempat tidur, ia memukul kyuhyun dengan menggunakan bantal yang berada di sekitar kyuhyun. Dan jadilah mereka perang bantal di pagi hari yang cerah itu.
!~*~*~!
"Bagaimana yang ini?" tanya kyuhyun pada sungmin yang kini sedang asyik memilih milih baju. Sungmin dan kyuhyun saat ini sedang berada di mall untuk membeli baju untuk sungmin. Karna sungmin bilang semua baju milik kyuhyun kebesaran di badannya, serta hanya terlihat manly jika dipakai kyuhyun bukan dirinya, maka kyuhyun memutuskan membeli baju baru untuk sungmin.
Dan sudah hampir 2 jam, sungmin belum mendapatkan baju yang cocok dan menarik baginya. Jika pun ada baju yang menarik untuknya, itupun tidak akan pas ditubuhnya. Bagaimana bisa pas kalau jika baju yang menarik baginya adalah baju anak kecil?
Sedangkan kyuhyun selalu memilihkan baju yang hanya telihat manly ditubuhnya, dan malah terlihat cantik ditubuh sungmin. Jadi sebenarnya yang mau beli baju itu kyuhyun atau sungmin? #digampar readers
"Tidak. Kau tau, semua baju yang kau pilihkan itu hanya akan terlihat manly ditubuhmu, bukan tubuhku." Cibir sungmin.
"Kau juga. Kau selalu memilih baju yang ukurannya lebih kecil, jelas saja tidak akan muat di tubuhmu." Balas kyuhyun tidak mau kalah.
"Ish, kau menyebalkan!" pekik sungmin kesal. Lalu ia kembali menyibukkan dirinya memilih- milih baju yang kira- kira cocok dan pas ditubuhnya.
Kyuhyun berdecak kesal. Ia menyerah memilih baju untuk sungmin, dan akhirnya ia duduk di kursi yang entah darimana datangnya #plak.
Kyuhyun terus menatap sungmin yang sedang memilih baju. Terkadang ia terkekeh ketika melihat ekspresi sungmin yang berubah ubah. Sungmin akan berbinar senang saat menemukan baju yang membuatnya tertarik, lalu bibirnya akan mengerucut sambil terus mengumpat ketika baju yang ia pilih itu ternyata tidak pas ditubuhnya.
Kyuhyun terus memandangi sungmin, lalu tanpa sadar ia teringat pada seseorang yang dulu ia cintai. Kyuhyun memandang sendu ke arah sungmin yang memang terlihat mirip dengan masa lalunya. "Wook.." gumam kyuhyun pelan.
"Kyu!" panggil sungmin yang kini berlari ke arah kyuhyun sambil membawa satu stel baju ditangannya.
"Hmm?" jawab kyuhyun cuek namun kini sudah memperhatikan sungmin.
"Kau menyebalkan! Tapi tidak apa- apa, aku sedang senang. Coba lihat! Aku dapat satu pasang baju yang cocok serta pas ditubuhku!" seru sungmin antusias untuk memperlihatkan baju pilihannya.
"Jinjja? Kalau begitu kau cari lagi saja dulu. Aku lelah, kalau sudah dapat beberapa pasang baru kita pulang setelah membayarnya tentunya." Jawab kyuhyun lalu menyandarkan kepalanya di kursi.
"Arraseo. Kau tunggu disini saja, jangan kemana mana. Okey?" ucap sungmin yang hanya dibalas anggukan oleh kyuhyun.
!~*~*~!
"Bukankah itu tuan muda sungmin?" ucap salah seorang pria berbaju hitam yang kini sedang bertugas untuk menemani tuan kecil mereka berbelanja, sedangkan mereka tanpa sengaja bertemu dengan sosok sungmin dan kyuhyun yang juga sedang berbelanja. Namun kyuhyun ataupun sungmin tidak mengetahui keberadaan mereka karna asik berbelanja.
"Kau benar. Kita harus menghubungi tuan besar!" jawab seseorang berbaju hitam lainnya.
"Ahjuthi! Kenapa mathih sithini? Ayo kita beli bubble tea dithana!" ucap sosok anak berusia sekitar 10 tahun dengan cadelnya.
"Ah, ne tuan muda sehun." Ucap salah satu orang berbaju hitam atau bodyguard dari seorang bocah bernama Oh Sehun. Sedangkan satu bodyguard lainnya sedang menghubungi tuan besar mereka, lee chunhwa. Tak lama setelah itu dua bodyguard tersebut kembali mengawal tuan kecil mereka, yang ternyata adalah sepupu sungmin, Oh Sehun.
!~*~*~!
"Arraseo. Kirimkan foto pemuda tersebut." ucap sesosok pria paruh baya yang sekarang tengah berada di ruang kerjanya.
Pip
Sosok itu pun memutuskan sambungan teleponnya setelah memastikan bahwa salah satu bawahannya akan segera menjalankan perintahnya.
Tak lama, sebuah e-mail masuk dari bawahannya. Sosok itu memperhatikan foto seseorang dengan rambut ikal yang sedang berbicara di mall dengan sosok anaknya, lee sungmin.
Sosok itu menelepon sekertarisnya, "Bawakan aku data seseorang, aku akan mengirim fotonya lewat e-mail. Lima menit! Ingat itu." Perintahnya pada sang sekertaris.
Ketukan pintu pun terdengar, munculah sesosok wanita pendek dengan pakaian ala sekertaris dengan sebuah map ditangannya. "Ini sajangnim, data orang yang sajangnim minta." Kata sekertaris lee chunhwa.
"Ne, gomawo taeyeon-ah." Jawab Lee Chunhwa. Sekertaris itu pun mengangguk hormat, lalu segera kembali ke ruangan miliknya.
Lee Chunhwa segera membuka map tersebut, lalu ia membacanya dengan teliti. "Hmm... Cho Kyuhyun. Baiklah, tunggu hadiah dariku cho kyuhyun-sshi, sungmin-ah." gumam lee chunhwa sambil memberikan seringainya.
"Panggil laki- laki itu kemari!" perintahnya pada seseorang di telpon.
Tok tok
Suara pintu diketuk kembali terdengar, namun kali ini yang masuk adalah sesosok namja tampan dengan aura charmingnya yang menggunakan baju berjas hitam sama seperti para bodyguard lainnya, bedanya di jasnya juga terukir lis berwarna emas disekitar pinggiran tangannya. "Anda memanggil saya sajangnim?" ucap orang tersebut.
"Ne. Awasi orang bernama cho kyuhyun, dan juga putraku. Kau mengerti.. Lee Donghae?" perintah lee chunhwa to the point.
Namja bernama lee donghae tersebut hanya menganggukan kepalanya sambil tersenyum. "Aku mengerti."
TBC
Hai author kembali membawakan lanjutan ff ini! Adakah yang menunggu kelanjutan ff ini? atau adakah yang kangen sama author? *plak* Oke, pokoknya uthor udah kembali setelah mengalami masa- masa sulit di awal tahun pelajaran baru+ sekolah baru. Sekarang author sadar, smk itu udah mulai sibuk ya? Tapi author bakal tetep usahain update kok^^ jadi review ne?
Balasan review ch sebelumnya :
ChoKyunnie: kekeke~ iya, kyu kan pervert *ditendang kyu* Gomawo udah review^^
Cholee137: Aih ternyata ada yang kangen sama author, author juga bakal kangen sama reviewan kamu loh. Hehe iya ncnya nanggung, soalnya masih ch 1, kalau langsung ncan kan gak seru :D
BoBeepBoBeep137: hahaha iya, otak pervertnya kyu banyak bekerja :D Ini udah lanjut. Gomawo mereview^^
Zahra Amelia: Hahaha iya, kyu mesum disini :D tapi gak akan selalu mesum kok :)
blacklemon: Hehe cerita ini memang terinspirasi dari Mv itu kok, tapi author bedain biar sesuai sama keinginan author hehe.
riesty137: Gomawo. Ini udah lanjut kok^^ tetap review ya:)
coffewie137: Hihihi iya, kyunya juga liar soalnya *plak* engga kok, otaknya kyu doang yang agak0 agak liar. ini udah lanjut, gomawo^^
KyuMin Child Clouds: Ini udah lanjut kok, gomawo udah review^^
Jung Soo Hae: Wah iyakah? author gak pernah nonton drakor nice guy loh *ditendang* XD Ini udah lanjut, gomawo udah review^^
maria8: hehe iya, itu cuma khayalannya kyu aja kok. Gomawo udah review..:)
Another Girl in Another Place: Author gak maksud nipu loh, yang nipu itu kyu. jadi salahin kyu aja *dimutilasi kyu*
lenyclouds: Hai kita ketemu lagi:D author masih ingat sama kamu lohh *bangga* Bingung sama sumary ya? auhtor gak bakat bikin sumarry *pundung* ikutin terus aja ff ini!:D *plak*
abilhikmah: mudah mudahan aja enggak *plak* gomawo udah review
bunnyblack136: kayaknya changmin gak bisa ikut deh, soalnya posisinya udah direbut sama hae *ditendang hae* kalau mau protes salahin hae aja ya, soalnya hae yg maksa biar nongol disini *plakplak*
sissy: Ini memang terinspirasi dari MV itu kok chingu^^ masalah ending, kita lihat nanti aja ya hihihi
Guest: Yup, ini terinspirasi dari mv itu, tapi author bedain biar sesuai sama maunya author *plak* masalah ending masih rahasia negara hehe *plakplak*
keykyu: Author juga pengennya oneshot tapi ternyata gak bisa hehe, jadinya berchapter deh. Gomawo udah mereview
Ria: hai ria, ff ii juga baru kok, baru chapter satu maksudnya hehe, tapi sekarang udah jadi chapter dua *apalah ini*. Tenang aja nanti disini kyu tertarik sama ming, tapi dia masih bimbang *tuh author kasih bocoran* Ini udah lanjut kok^^
Review please? Satu review sangat berharga untuk membangkitkan semangat dan ide author loh ;D Jadi review ne?
