Chapter 2
I'm Sorry I Can't
"Yoshiiyacchi, apakah kamu tahu, Kurokocchi kadang-kadang itu hidoi.. tapi Kurokocchi itu keren banget..." Kata Kise
"eh sou desu ka? Padahal Tetsuya baik baik aja kok kalau sama aku mah.." Kata Yoshiiya
"ah ngomong-ngomong Yoshiiyacchi cantik ya?" Kata kise
"eeh.. sou ka? Makasih.." kata yoshiiya sambil tersenyum
'aree? Kenapa ada sesuatu yang aneh ya? Hngggg- ah aku tahu, kebanyakan perempuan akan ngomong kyaa atau fangirling kalau aku puji.. tapi Yoshiiyacchi kok engga ya? Ahh kenapa aku merasa irritated gini? Arghhh- ah aku akan membuat Yoshiiyacchi seneng sama aku- yosh!' kata kise dalam hati
'eh tunggu sebentar Yoshiiyacchi itu di panggil Yoshii oleh Kurokocchi kan? Tunggu sebentar apakah itu berarti dia itu yang pernah bertemu dengan aku 9 tahun yang lalu? Kalau begitu-'
"K-I-S-E—S-A-N!" Kata Yoshiiya
"e-eh.. ada apa?" kata Kise
"dari tadi kamu ngga dengerin ya? Hah... aku cuman mau ngomong rumah ku sudah dekat, Kise-san kalau mau pulang silahkan." Kata Yoshiiya lagi
"oh gitu ya.." Kata kise sambil terlihat lesu (A/N : Nah loh Kisee ada apa, kenapa lesu #jangan anggap author note ini) " ya sudah.. ah sebelumnya Yoshiiyacchiaku boleh minta e-mail dan nomor handphone mu?" tanya Kise
"boleh saja.." Kata Yoshiiya sambil mengeluarkan sepotong kertas kecil dari kantongnya dan langsung memberikan kepada Kise
"eh Yoshiiyacchi kenapa kau punya nomor agency juga?" tanya Kise sambil melihat isi tulisan dari kertas tsb.
"ah aku itu model di Inggris.. dan yang tetulis di situ agency ku waktu dulu.." kata Yoshiiya menjelaskan
"EEEHHH Yoshiiyacchi itu model? S-sugoi" kata Kise yang terlihat sedikit tercengang.
"Kise-san itu model juga ya?" tanya Yoshiiya.
"iya.. jadi model itu susah ya..." kata Kise
"iya.. apalagi kalau udah ketemu sama fans cowo yang ngga bener.. hah.." Kata Yoshiiya yang terlihat murung setelah mengatakan hal tersebut.
"e-eh.. i-iya.. yang penting kamu sebaiknya cepat pulang dulu.. aku akan menelepon mu nanti ya.." kata Kise sambil melangkah mundur dan membungkuk lalu langsung pergi.
Seirin P.O.V
Di Maji Burger
"Yoshii-chan itu Kawaii ne?" Tanya Riko yang memulai pembicaraan
"iya, seperti Model Pro.." Kata Koganei
"Yoshii itu memang model kok.." Kata kuroko menjelaskan
"eehhh?! Maji?!" kata semua anggota seirin kompak
"hai... sebenarnya akku pernah melarangnya karena menjadi model itu ada beberapa resikonya.. tapi ia tidak mau mendengarkan.." Kata kuroko lagi
Back to Yoshiiya P.O.V
Di rumah 'Kuroko'
"Tadaima!" Seru Yoshiiya
"araa, Okaeri.." balas ibu nya Kuroko (tachi)
Yoshiiya pun langsung bergegas menuju kamarnya yang berada di lantai dua dan membereskan barang-barangnya
"ahhh i'm home Japan!" kata Yoshiiya setelah selesai membereskan barang-barangnya dan tiduran di kasurnya yang baru.
'Tadaima!' terdengar suara Kuroko dari lantai 1
'Okaeri Tetsuya' terdengar kata-kata ibunya mereka membalas
Sesaat kemudian ponsel Yoshiiya berbunyi
"moshi-moshi?" kata Yoshiiya
"Moshi-Moshii, Yoshiiyacchi desu ne?" kata suara di telepon
"ah Kise-san.. ada apa?" tanya Yoshiiya
"ngga apa apa kok.. cuman mau nge test doang.. hehe... sekalian ngasih tau Yoshiiyacchi kalau ini nomor ku.."
"ahh, oke.. aku akan simpan nanti.. Kise-san udah sampai di rumah?" tanya Yoshiiya lagi
"Belum... sebenernya tadi sesudah nganterin Yoshiiyacchi aku langsung di telepon oleh kakak ku untuk di suruh beliin beberapa barang..jadi aku balik lagi deh ke minimarket sekarang lagi menuju rumah kok.." Kata Kise
"oh... ya sudah hati-hati ya Kise-san.." Balas Yoshiiya
"iyaa.. Jaa~ ne~" kata Kise lalu menutup teleponnya.
Sesudahnya Yoshiiya langsung menyimpan nomor Kise.
"Tetsuya.. ngapain kamu di depan pintu?" tanya Yoshiiiya tanpa menoleh dari ponselnya.
"eh.. engga.. tadi kamu ngobrol sama Kise-kun?" tanya Kuroko
"iya.. jangan diem aja.. ganti baju sana.." Kata Yoshiiya lagi
"iya-iya..." kata Kuroko sambil masuk ke kamarnya
Ponsel Yoshiiya kembali berbunyi.. tapi kali ini ia mendapat e-mail
'Yoshiiyacchi besok sabtu kamu libur kan? ada rencana apa gak?'
Yoshiiya pun membalas 'ngga... memang kenapa?'
'bagus lah.. besok mau ikut makan di restaurant _ (kalian bisa menamakan restaurant itu sesuai yang kalian mau, yang pasti restaurant mewah) sama aku ngga?' balas Kise lagi
'hmmm Oke.. aku ajak Tetsuya?' balas Yoshiiya.
'boleh... jam 10.00 di depan retsurant nya ya?' balas kise
'Oke.. mata ashita na..' balas Yoshiiya.
"Tetsuyaa!" kata Yoshiiya sambil masuk ke kamarnya Kuroko.. terlihat Kuroko baru saja selesai ganti baju
"a-apa? Jangan ngagetin gitu.." kata Kuroko yang terlihat sedang sweat droped
"besok kita ke restaurant _ bareng Kise-san jam 10.00 udah di sana oke?" kata Yoshiiya.
"ah.. ya sudah.. tapi—"
"tidak ada tapi-tapian.." Kata Yoshiiya.
"Ya sudah kalau kamu memaksa.." Kata Kuroko lagi
"yosh.." Kata Yoshiiya penuh dengan kemenangan.
Keesokan harinya
"Tetsuyaa bangun!" kata Yoshiiya sambil melempar sepasang pakaian dari lemari Kuroko dan melemparnya ke kasur Kuroko
"hai... ah... Yoshii Otanjoubi Omedeto" Kata kuroko
"Otanjoubi Omedeto!" Balas Yoshiiya lalu memeluk Kuroko
"aku mandi dulu ya.." kata Kuroko sambil mengambil baju yang Yoshiiya siapkan tadi dan mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi.
"dia sama sekali tidak berubah dari dulu.." Kata Yoshiiya berbicara kepada dirinya sendiri.
Di depan restaurant
Terlihat Yoshiiya memakai dress berwarna biru tosca dengan beberapa hiasan simple kalung berwarna hijau turquois dan gelang biru sedang berjalan di sebelahnya Kuroko yang memakai kaos yang berwarna biru langit dan celana jeans yang sedang mencari seseorang.
1 minutes later
Yoshiiya melihat Kise sedang memakai baju kaos putih memakai jaket hitam celana jeans dan kalung berwarna hitam
"ah Kise-san!" Kata Yoshiiya sambil melambai kepada Kise
"yo.." balas Kise
"Doumo.." Kata Kuroko sambil membungkuk
"ah Kurokocchi kau ada di situ?!" tanya Kise setengah kaget.
Kuroko hanya diam saja sudah terbiasa dengan sikap teman-temannya yang selalu kaget bila ia berbicara tiba-tiba(sebenernya bukan tiba-tiba sih).
"Yoshiiyacchi dan Kurokocchi Otanjoubi Omedeto ne~" Kata Kise
"Arigato..." balas Kuroko dan Yoshiiya berbarengan
Ketika mereka hendak masuk ke dalam restaurant, Kuroko menyadari sesuatu
"Ah... Kagami-kun?" kata kuroko sambil menoleh ke arah Kagami yang terlihat kaget dengan keberadaan Kuroko dan kawan-kawan..
"ah Kenapa kalian ada di sini?!" Tanya Kagami
"aku yang seharusnya bilang seperti itu!" Kata Kise
"Kagami-san sendirian?" Tanya Yoshiiya
"e-eh iya.." Kata Kagami lagi
. . . . .
"AH, aku hampir lupa.. Kuro—Tetsuya dan Y-Yoshiiya Otanjoubi Omedeto.." Kata Kagami sambil menunduk.
"Arigato—" Kata Kuroko dan Yoshiiya berbarengan lagi.
"Ah Kagami-kun itu pertama kalinya kau memanggil dengan nama ku, bukan nama keluarga.."kata Kuroko
"ya soalnya kalau aku panggil kamu dengan nama kuroko kan bisa tetukar dengan Yoshiiya-san.." Kata Kagami lagi
"oh.." kata Kuroko
"ya sudah ayo kita masuk" Kata Yoshiiya sambil menarik tangan Kuroko dan Kagami (ia tidak menarik tangan kise soalnya kise sudah benar-benar di depan pintu restoran sedangkan mereka berada beberapa langkah(mungkin sekitar 5) di belakang kise.
Di dalam restoran
"Selamat datang.." Kata beberapa pelayan
Kise menunjukan arah kepada mereka ke meja yang sudah dipesan olehnya
"ah—ini kan restoran mahal, aku ga punya duit sebanyak itu buat ngebayar.." Kata kagami.
"tenang saja.. aku yang akan traktir.." Kata Kise
"engga Kise-san.. biarkan aku yang membayar semuanya... Please?" Kata Yoshiiya.
"eh? Baiklah kalau kau tidak keberatan.." Kata Kise.
"woi emang kamu punya duit sebanyak itu?" Kata Kagami kepada Yoshiiya.
"Iya..maaf bukan bermaksud untuk nyombong, aku itu model di Inggris.." Kata Yoshiiya lagi
"o iya ya.. maaf aku lupa.." Kata Kagami lagi
Saat ada pelayan yang datang ke meja mereka, mereka memesan makanan sesuai selera mereka.. tetapi saat pelayan tersebut hendak pergi, Yoshiiya mencegahnya dan membisikan sesuatu kepada pelayan tersebut.
"Yoshii kamu ngomong apa sama pelayan tadi?" Tanya Kuroko.
"Ra-ha-si-a" kata Yoshiiya sambil tersenyum licik
"hah baik lah..."
Setelah mereka memakan makanan pesanan mereka masing-masing, beberapa orang pelayan membawa sebuah kue ulang tahun ke meja mereka.
"ah Yoshii—jangan bilang—" Kata Kuroko
"Yap! Hehe, apakah kali ini aku berhasil membuat Tetsuya Kaget?" tanya Yoshiiya
"Selama ku ingat kamu tidak pernah gagal membuat ku terkejut.." kata kuroko.
-di luar restoran setelah mereka merayakan ulang tahunnya Kuroko twins—
"ah Yoshiiyacchi, aku mau kamu ikut aku.." Kata Kise sambil menarik tangannya Yoshiiya
"eh?" Kata Yoshiiya yg terlihat kebingungan
"ayooo... Kurokocchi aku pinjam Yoshiiyacchi nya sebentar—" kata Kise lalu langsung membawa Yoshiiya ke suatu tempat.
"I-ini—" kata Yoshiiya kaget melihat sebuah gedung di depannya
"Ini tempat aku biasa bekerja.. sebagai model, dan aku mau menunjukan sesuatu untuk mu" Kata Kise yang masih memegangi tangan Yoshiiya dan kembali menariknya kedalam gedung tersebut.
Di dalam—
Kise mengambil sesuatu dari dalam sebuah lemari.
"ini buat mu.."kata Kise sambil menyodorkan sebuah kotak yang dibungkus kado bergambar bola basket
"wahh.. Arigato Kise-san.." Kata Yoshiiya yang terlihat senang. Ia hendak membuka kotak tersebut, namun di cegah Kise.
"Jangan dibuka sekarang..." Kata Kise
"ah baik lah.." kata Yoshiiya
Sesaat kemudian Kise kembali menarik tangan Yoshiiya dan membawanya ke sebuah taman
"Taman umum?" tanya Yoshiiya
"Yap..." Kata Kise lalu duduk di sebuah ayunan dan mengajak Yoshiiya duduk di ayunan lainnya
"ini adalah tempat yang berharga buatku.." kata Kise
"hee—begitu kah?" tanya Yoshiiya sambil melihat-lihat sekitar taman tersebut
"aku sering sekali bermain di taman ini dulu, sekitar 9 tahun yang lalu.. lalu suatu saat aku menangis karena terjatuh, tetapi seorang gadis dengan rambut hitam yang kira-kira se umuran dengan ku saat itu menghampiri ku, ia berkata, 'hei kamu, aku tadi melihat kamu terjatuh, tapi kenapa kamu nangis? Aku dengar di tempat ini ada monster yang akan memakan anak kecil yang pernah menangis di taman ini..' setelah mendengar perkataan anak itu aku pun berhenti menangis. Tanpa ku ketahui anak itu sudah berjalan menjauh, aku juga sering bertemu dengan anak tersebut di taman ini, tapi sampai sekarang aku belum mengetahui nama anak tersebut." Kise menceritakan panjang lebar
"eh begitu kah? Kenapa kamu tidak mengetahui nama anak tersebut?apakah kise-san selalu lupa untuk menanyakan nama anak tersebut? " tanya Yoshiiya.
"tidak.. aku sudah pernah menanyakan namanya, tetapi ia selalu mengalihkan pembicaraan jika aku bertanya namanya.. yang aku ingat ia pernah di panggil oleh seseorang yang mirip sekali dengannya, kalau tidak salah dia di panggil 'yoshii'.." Kata Kise
Yoshiiya pun terlihat kaget
"e-eh, tunggu sebentar—sepertinya aku pernah mengetahui kejadian tersebut" Kata Yoshiiya.
Kise pun hanya tersenyum kecil
"nee Yoshiiyacchi, aku akan memberitahu mu sesuatu.. . . . . . Aku Suka Sama Kamu" Kata Kise.
Yoshiiya pun terdiam sebentar
"ano, Kise-san, maaf aku tidak bisa—"
"Ngga apa apa kok.. lagi pula ini juga salah ku tiba tiba ngomongin hal ini, tapi aku senang, akhirnya aku dapat mengatakan hal yang ingin ku katakan.." Kata Kise sambil berdiri dari ayunan tersebut, lalu ia tiba-tiba memeluk Yoshiiya dan membisikan 'Gomen' (maaf)
di Rumah 'Kuroko'
"tadaima" Kata Yoshiiya
"Okaeri.." Jawab ibunya
Yoshiiya pun langsung berlari ke lantai 2 dan masuk kekamarnya. pada awalnya ia hendak membuka hadiah dari Kise tapi terlihat mempertimbangkannya. namun tiba-tiba Kuroko masuk
"Yoshii- ada apa?" tanya Kuroko. Kuroko selalu mengetahui tentang saudara kembarnya tersebut, jika ada yang salah ia langsung mengetahuinya
"Tetsuya..."
Yoshiiya pun menceritakan semua hal yang terjadi padanya
"well, apakah itu yang orang biasa sebut 'takdir'? Yoshii aku ingin kamu tetap teguh, dan jika kamu membuka hadiah ini, pasti Kise-kun akan lebih senang.." Kata kuroko
Yoshiiya mengangguk dan membuka kotak tersebut. Ia pun merasa terharu melihat apa yang ada di dalam kotak itu
"Kise-san..."
_ 'hei.. Kise kamu menangis lagi?' tanya seorang gadis berambut hitam. 'aku tidak menangis!' kata anak laki-laki dengan rambut pirang. 'kamu tidak usah berbohong.. aku tidak akan mengejek mu atau semacamnya' kata gadis itu. anak lainnya terdiam. terjadi keheningan sebentar-. 'nee, aku punya sesuatu untuk kamu..' kata gadis tersebut menyodorkan sebuah music box 'ini adalah music box, kalau kamu sedih kamu dapat mendengarkan suara lagu yang dikeluarkan oleh benda ini..' kata gadis tersebut. 'aku gak butuh...' jawab anak yang lainnya sambil menepis sodoran music box dari gadis tersebut. music box tersebut pun terjatuh, gadis berambut hitam itu terdiam beberapa detik lalu menampar anak laki-laki tersebut 'maaf, aku bukan bermaksud untuk-' kata-kata anak laki-laki tersebut dipotong oleh gadis berambut hitam tersebut 'ngga apa-apa, jangan pedulikan music box itu, aku hanya sedikit kesal..'. 'nama kamu siapa-' kata-kata anak berampbut pirang tesebut dipotong oleh orang yang mirip dengan gadis itu. 'Yoshii, kamu di panggil oleh ibu..' _
di dalam kotak tersebut ternyata adalah music box yang pernah Yoshiiya berikan kepada Kise, yang pastinya sudah di perbaiki. dan sebuah kartu yang tertulis 'kejadian 9 tahun yang lalu maaf..'
YEAY, AKHIRNYA BERES JUGA CHAPTER 2.. ahh gimana? maaf Kisenya agak OOC.. biarkan Setsu beritahu kalian sesuatu, sebenernya udah kepikiran cerita ini dari tahun yang lalu..(mungkin?) tapi baru kepikiran buat di post kemaren ini.. . kali ini Setsu udah ngurangin beberapa kata-kata jepangnya.. setelah ini Chapternya Midorima-san! mungkin chapter selanjutnya bakal agak lama di post nya soalnya 3 minggu kedepan setsu bakal banyak tugas dan ulangan.. OAO... tapi setsu usahain buat ngupdate secepatnya..
Disclamer : i do not own Kuroko no Basket, it's all belong to Fujimaki Tadatoshi-sensei, i just own the OC and the Plot..
#'RENCANA' Setsu BUAT CHAPTER-CHAPTER SELANJUTNYA:
Ch 3: Midorima
Ch 4: Aomine
Ch 5: Himuro
Ch 6: Murasakibara
Ch 7: Akashi
Ch 8: KAGAMI
haha, ok, spoiler dikit, Kagami itu karakter cowo yang utama di Fiction ini..
Review please?
