A Song For You
1 Minggu setelah Kise memberi kado kepada Yoshiiya.
Yoshiiya P.O.V
"Heey... Yoshiiya-san, apakah benar kamu itu model saat di Inggris?" Tanya Kura
Kura, itulah nama teman pertamaku sejak kembali ke Jepang..
"Iya.. hehe.. Kura-san kamu tahu dari mana?" Tanyaku.
"Apakah kamu gak tahu? gosip menyebar cepat.. Aku juga dengar kamu 'ditembak' sama Kise model yang udah terkenal itu ya?" Tanyanya lagi.
...eh bahkan soal itu juga udah nyebar?! apa yang harus ku katakan?
"soal itu...aku harap kamu tidak menyebarkan pada yang lainnya kalau hal tersebut memang pernah terjadi pada ku.." Jawabku sambil membisikan hal tersebut agar tidak terdengar oleh yang lain..
"Woah.. yang benar saja.. Kise model yang Hot itu...- ah mungkin juga sih dia menembak mu, Yoshiiya-san Kawaii(cute) dan cantik sih.." Kura berkata sambil mengeluh..
"Yoshii-chan!" seseorang memanggil nama ku aku pun langsung menengok ke arah suara tersebut.
"Ah Riko-senpai... Ohayou..(selamat pagi)" kata ku, Riko-senpai terlihat masih berlari ke arah ku dan terlihat teburu-buru.
"Yoshii-chan, boleh kah aku minta tolong? nanti sore sebelum kamu ke Gym tolong bawakan beberapa buku dari perpustakaan di depan gedung sekolah.." kata Riko-senpai.
"tentu saja.. buku apa yang harus ku pinjam dari perpustakaan?" tanya ku lagi kepada Riko-senpai.
"ini.. semua buku ini seharusnya ada semua di sana.." Kata Riko-senpai sambil menyodorkan selembar kertas dengan list beberapa buku tentang OlahRaga.
"oke.. serahkan padaku.." jawab ku...
"Arigato Yoshii-chan.. hari ini aku ada beberapa pertemuan osis sih.. aku sudah memberikan jadwal latihan hari ini kepada Hyuuga.. ya udah aku pergi dulu ya.. Jaa nee(dadah) Yoshii-chan" kata Riko-senpai.. aku pun membalasnya dengan membungkuk.
_DI PERPUSTAKAAN_ -sesudah pulang sekolah dan sesudah latihan d gym di mulai-
Yoshiiya P.O.V
Aahh dimana ya 1 buku terakhir ini ya?
- a minutes later -
Ah itu dia! aku berdiri didepan sebuah rak yang berada di pojok ruangan
"ahh aku tidak dapat mengambilnya.. terlalu tinggi.." Kata ku lagi sambil meloncat-loncat berusaha agar dapat mengambil buku tersebut.
"kamu mau mengambil ini?" tiba-tiba ada suara seseorang yang bersumber dari belakangku sambil mengambil buku yang sedari tadi aku ingin ambil dan memberikannya kepada ku
aku menoleh kebelakang untuk melihat orang tersebut, orang tersebut sangat tinggi.. sekitar 195cm, memakai kacamata dan rambutnya berwarna hijau. Ah orang tersebut juga memegang sesuatu di tangannya.. apa itu? patung kecil?
"Ah- Arigato gosaimasu" Kata ku sambil membungkuk kepadanya. aku pun dengan sengaja menatap matanya, sebab orang ini entah mengapa terlihat familiar.
Ah dia menatap kembali. Orang ini-
"t-tunggu.. kamu Kuroko.. ngapain di sini... ada apa dengan rambutmu? mengapa kamu memakai rok, apakah itu trend terbaru untuk cowok memakai pakaian cewek.. lagi pula tumben kamu nggak 'lack of presence" Kata Midorima-san kepada ku dengan pertanyaan serentet
"ah, doumo.. Boku wa Kuroko Yoshiiya desu, adik kembarnya Tetsuya.. aku yakin Midorima-san salah mengira aku sebagai Tetsuya kan?" aku berkata lalu menunduk kepadanya
"A-Ah maaf.. - .. eh kenapa kamu tahu nama ku? apakah aku pernah memberitahumu? tunggu, kalau iya kapan?" kata Midorima-san
"Kalau aku sudah membuat 'contact eyes' selama atau lebih dari 2 detik dengan seseorang aku akan mengetahui segalah hal tentang orang tersebut yang berhubungan dengan basket.. dan tadi Midorima-san secara tidak sengaja membuat 'contact eyes' tersebut denganku" jelas ku kepadanya
"oh.. begitu kah?" "jaman sekarang lemah 1 detik saja sudah berbahaya.." kata Midorima-san sambil membenarkan kacamatanya
"o iya kamu ikut aku.." kata midorima-san tiba-tiba dan keluar perpustakaan
"t-tunggu aku belum meminta ijin untuk meminjam buku ini.. mou!" kata ku sambil cepat-cepat ketempat kasir dan membayar buku ini lalu langsung mengejar Midorima-san
tte... sebentar kenapa ke Maji Burger?
"aku hanya ingin membayar kesalahan ku tadi.." kata Midorima-san, seperti dapat membaca pikiran ku.
"ehh.. itu tidak perlu Midorima-san lagi pula-" kata-kata ku terpotong karena Midorima-san sudah masuk ke Maji Burger. AAAHHH Midorima-san...
di dalam -
"Pesan apa saja yang kamu mau.." Kata Midorima-san sambil membenarkan letak kacamata nya.
"ah aku milkshake saja deh.." jawab ku
"tidak kakak, tidak adik.." kata Midorima-san
"eh?" jawab ku lagi karena tidak mengerti apa yang barusan ia katakan
"tidak apa-apa.." jawabnya lagi.
kami pun duduk di sebuah meja dengan 2 kursi yang diletakan bersebelahan, sambil membicarakan beberapa hal seputar basket dan beberapa pertandingan, seperti saat tetsuya mengalahkan Aomine, yang katanya sahabat pertama Tetsuya di Teiko, aku pun memberitahunya kalau aku dari inggris dan menjadi model disana, dan semacamnya. waktu pun berlalu dengan cepat tanpa terasa, tidak sebelum aku melihat jam tangan ku
"Ah sudah jam segini lagi? aku sebaiknya pergi dulu ya Midorima-san, Jaa ne.." kata ku
"ya sudah aku juga akan pergi.." jawab Midorima-san lalu langsung pergi mengikuti ku keluar dari restoran tersebut
Di Gym Seirin
3rd person P.O.V
"Ah gomen aku terlambat ya?" Kata Yoshiiya didepan pintu gym sambil melihat kedalam. dan ekspresinya pun langsung berubah setelah melihat apa yang terjadi.
"A-A-Ano i-ini.." kata Yoshiiya lagi sambil menunjuk para anggota Seirin yang sedang melakukan Push up
"Ah Yoshii-chan.. mereka saat tadi-"
Flash Back about 20 minutes ago
"WHOA.. KUROKO KAMU DAPET DARI MANA MAJALAH INI?!" tanya semua anggota Seirin yang sedang memegangi sebuah majalah.
"tentu saja aku punya.. di kirim oleh Yoshii saat dia masih bekerja sebagai model di inggris.." kata kuroko yang masih memasang wajah polos dan datarnya.
"Kerja bagus Kuroko.. sudah membawanya" kata koganei sambil mengacungkan jempolnya kepada Kuroko
"lagi pula aku tidak sengaja membawanya.. karena terselip buku pelajaran ku, mungkin karena Yoshii menaruhnya kemarin malam.." kata Kuroko menjelaskan
ternyata majalah yang mereka lihat sedari tadi itu adalah majalah kumpulan foto-foto Yoshiiya saat masih bekerja sebagai model.
-then-
"ah Minna.. bagaimana dengan latiha-" kata-kata Riko terputus saat melihat semua anggota seirin malah melihat-lihat majalah, bukannya latihan.
"WOOIII APA YANG KALIAN LAKUKAN..- TERUTAMA KAMU HYUUGA AKU SUDAH MENITIPKAN MEREKA LATIHAN DENGAN BAIK... MASING-MASING PUSH UP 600 x DAN HYUUGA-KUN KAMU 650 X." kata riko
end or flashback
"eh.. begitu kah? .. ah Riko-senpai, ini buku yang dipinjam tadi.." kata Yoshiiya sambil menyodorkan kantong plastik dengan isi beberapa buku.
"Arigato Yoshii-chan.. ngomong-ngomong kenapa Yoshii-chan lama banget minjem bukunya?" tanya Riko
"ah tadi aku bertemu dengan Midorima-san.. saat aku hendak mengambil buku di tempat yang terlalu tinggi dia mengambilkan buku tersebut dan dia salah mengira ku sebagai Tetsuya, karena merasa bersalah, dia mengajakku makan di Maji Burger, meskipun aku sudah berkata kalau itu tidak perlu, dia memaksa dengan cara tidak langsung, daripada merasa tidak enak aku pun ikut makan dan membicarakan beberapa hal seputar basket.." jelas Yoshiiya panjang lebar.
"EHH MIDORIMA? woah, waktu itu Kise, sekarang Midorima.. itulah Yoshii-chan ku.." kata Riko.
"eh jadi kamu itu lama-lama nggak datang gara-gara lovey-dovey dengan orang itu.." kata Kagami satu-satunya yang sudah selesai push up.
"hahh?, aku tidak lovey-dovey, aku hanya mengobrol saja-" kata Yoshiiya yg langsung dipotong oleh Kagami
" kalau ngobrol, gak bakal selama itu.."
" Aku benar-benar hanya mengobrol, KAGAMI-SAN.." kata Yoshiiya mulai marah
" HEEH DENGAN MIDORIMA ITU, BUKAN KAH ITU HAL YANG MUSTAHIL?" balas Kagami lagi
" MOU, TERSERAH KAGAMI-SAN AJA, AKU BENAR-BENAR HANYA MENGOBROL INI!" bentak Yoshiiya lalu pergi keluar dari gym
"HORA(LIHAT), APA YANG SUDAH KAMU LAKUKAN KAGAMI-KUN! KAMU PUSH UP LAGI 200 X!" Bentak Riko sambil memukul kagami dengan Kipasnya.
"e-ehh.. ta-tapi itu bukan salah ku! ah -desu.." Kata Kagami lagi
"Itu Salah Mu Bakagami!" kata Riko lagi
lalu terlihat Kuroko yang ikut keluar dari gym mengejar Yoshiiya
"OI Chotto matte Kuroko!" Kata Hyuuga yang ingin mencegah kuroko agar tidak keluar dari gym karena takut malah di tambah hukumannya.
"Biarkan saja.." kata Riko.
Di luar gym (di tempat yang sepi tentu saja)
"Yoshii.." kata kuroko.
"tetsuya.. apa yang telah kukatakan?" kata Yoshiiya sambil mengusap air matanya.
"udah ngga apa-apa.. jangan pikirkan juga yang Kagami-kun katakan, dia hanya cemburu.." kata kuroko
"eh? maksud mu apa Tetsuya?" tanya Yoshiiya
"tidak apa-apa.. kau akan mengerti nanti.. tapi sekarang kamu minta maaf dulu ke Kagami-kun.." kata Kuroko lagi
"umm.. baiklah.." kata Yoshiiya.
-Yoshiiya telah meminta maaf kepada Kagami, begitu juga sebaliknya, dan sesudah latihan berakhir-
"apakah ada Kuroko Yoshiiya?" kata Midorima di pintu gym.
"HAAAA?! WOI MIDORIMA NGAPAIN KAMU KESINI?!" Kata Kagami yang sudah selesai ganti baju.
"aku cuman ingin mengembalikan pensil ini kepada Yoshiiya-san.." balas Midorima sambbil menunjukan sebuah pensil
"ada keributan apa sih?" kata Hyuuga yang baru keluar dari ruang ganti baju
"Midorima?!" Kata Izuki yang mengikuti Hyuuga dari belakang.
"Midorima-san? kenapa kesini?" tanya Yoshiiya
"aku hanya ingin mengembalikan pensil ini kepada Yoshiiya-san.." kata Midorima sambil menyodorkan sebuah pensil.
"ah, makasih.. dan Yoshiiya saja tidak apa-apa.." Kata Yoshiiya sambil mengambil pensil tersebut.
"Ah Yoshii kalau kamu mau mengobrol dengan Midorima-kun silahkan saja.." kata Kuroko yang tiba-tiba muncul(meskipun Yoshiiya sudah mengetahui Kuroko ada di situ sedaritadi)
"Kuroko?! Sejak kapan?" kata Midorima yang terlihat kaget
"lagi pula sudah aku katakan, aku kesini cuman buat mengembalikan pensil kepada Yoshiiya-san.." kata Midorima yang langsung dipotong oleh Kagami.
"aah Berisik, pergi aja kenapa? kakak kembarnya aja udah ngerestuin( A/N : kok kayak udah mau nikah ya? # plak,abaikan)" lalu Kagami langsung mendapatkan jitakan keras dari Riko.
"Kamu mau nyari ribut lagi hah?!" bentak Riko
"engga, gomenasai.." jawab Kagami
mereka pun meninggalkan Midorima dan Yoshiiya berdua
"Sekarang apa yang harus kita lakukan?" tanya Yoshiiya
"entahlah.." jawab midorima
"aku akan pulang, karena Kuroko udah nitip kamu sama aku, aku anterin kamu kerumah mu.." kata Midorima sambil menaikan kacamatanya yang sama sekali tidak merosot itu..
"baiklah.." jawab Yoshiiya singkat..
"apa zodiak mu?" tanya Midorima tiba-tiba.
"eh zodiak? aku aquarius memang ada apa dengan hal tersebut?" tanya Yoshiiya
"sudah ku duga.. zodiakku Cancer,menurut Oha-Asa cancer dan aquarius tidak dapat berteman dengan baik.." kata Midorima sambil menaikan kacamatanya.
"eh, Oha-Asa?" tanya Yoshiiya yang makin kebingungan.
-Midorima menjelaskan semua tentang program Oha-Asa yang setiap hari didengarnya itu (lets skip this part .)-
"hee jadi benda yang sedaritadi Midorima-san pegang itu lucky item dari Oha-Asa dan tembakan mu selalu masuk dengan mulus jika Midorima-san membawa lucky item tersebut?" kata Yoshiiya sambil ingin memastikan apakah yang ada di pikirannya benar dengan yang sesungguhnya.
Midorima hanya membalasnya dengan anggukan yang hampir tidak terlihat.
"...- apakah kamu besok setelah pulang sekolah, bebas?" tanya Midorima tiba-tiba untuk memecah keheningan yang sudah terjadi selama kurang lebih 15 menit itu.
"hmm? aku bebas, memang kenapa?" tanya Yoshiiya
"kalau tidak keberatan kamu boleh datang ke sekolah Shuutoku.." kata Midorima yang terlihat membenarkan posisi kacamatanya (lagi)
untuk sesaat Yoshiiya kaget dengan tawaran tersebut, ia tidak menyangka bahwa Midorima akan berkata sesuatu hal sepeti itu.
"tentu saja aku akan datang, lagi pula kata Riko-senpai besok latihannya di tiadakan karena Osis dan para ketuakKelas akan mengadakan meeting untuk bazaar yang akan di adakan di Seirin sebentar lagi.." kata Yoshiiya sambil tersenyum karena berfikir dia tidak akan kebosanan besok..
"tadaima!" suara Yoshiiya terdengar.
"Yoshiiya! pekerjaanmu hanya lah membuat ku khawatir saja.." kata ibunya Kuroko/
"gomen, Okaa-san.." kata yoshiya lalu langsung pergi ke lantai dua dan ganti baju.
di atas-
"Yoshii Okaeri..." kata kuroko yang melihat Yoshiiya melesat di depan pintu kamarnya.
"Tadaima.." balas Yoshiiya lalu setelah berganti baju ia pun datang ke kamarnya Kuroko dan duduk di kasurnya
"Tetsuya, apakah aku boleh berkunjung ke Shuutoku besok?" tanya Yoshiiya sambil memasang wajah ceria.
' hmm Midorima-kun tidak ku sangka kamu bergerak cepat... ' kata Kuroko dalam hati
"tentu saja boleh, besok kan tidak ada latihan.." Kata kuroko kepada Yoshiiya sambil sedikit tersenyum (yang hampir tidak terlihat)
"Arigato Tetsuya!" Kata Yoshiiya lagi lalu langsung keluar dari kamarnya Kuroko dan pergi dengan bahagia
Di Shuutoku keesokan harinya
"Hmmm, ini kah Shuutoku? sekolahnya lumayan besar juga.." kata Yoshiiya kepada dirinya sendiri.
'Midorima-san di mana ya? sekolah ini kan cukup besar, apakah lebih baik ku tanyakan kepada orang-orang di sini saja ya?' kata Yoshiiya dalam hati yang sepertinya sedang kebingungan.
"OI, apa yang kau lakukan di sana (nanodayo)" kata Midorima dari kejauhan.
"Midorima-san.." kata Yoshiiya sambil berlari ke arah Midorima.
"ikut aku.." kata Midorima tanpa basa basi. dan Yoshiiya pun mengikutinya pula.
selama mereka berdua berjalan yoshiiya melihat-lihat sekelilingnya sambil terkagum-kagum.
di GYM Shuutoku
"Midorima itu kemana coba?!" tanya Miyaji kepada teamnya sambil memasang wajah kesal.
"Miyaji, tenang dulu.. mungkin dia ada suatu keperluan sehingga tidak ikut latihan, lagi pula kalau kita pikir-pikir yang belum pernah bolos latihan sampai sekarang ini kan Midorima jadi biarkan saja satu kali ini.." Kata sang kapten Otsubo.
"hahaha,setelah kupikirkan, beri aku 'pinnaple'(A/N : ok, kalau kalian mengingat anime season 1 nya Setsu pikir kalian akan mengetahui apa maksudnya..) untuk melemparnya besok.." Kata Miyaji.
"Aku akan keluar mencari Shin-chan ya.." kata Takao yang sudah berada di depan pintu gym dan berlari untuk mencari Midorima.
"OI JANGAN BUAT ITU SEBAGAI ALASAN KAMU BOLOS LATIHAN!" Teriak Otsubo.
Sedangkan di tempat yang berbeda
terlihat Yoshiiya dan Midorima memasuki sebuah ruang klub yang kosong (tepatnya ruang klub musik)
"eh kenapa ruang Musik?" tanya Yoshiiya yang penasaran (yang masih mengikuti Midorima)
Midorima tidak menjawab hal tersebut, malah duduk di depan Piano, dan memainkan sebuah lagu.
MEAN WHILE
"ara Shin-chan...-" kata-kata Takao terpotong setelah melihat Midorima bersama seseorang perempuan dan memainkan Piano.
'hmmm... lagu ini kan-'
'ah lebih baik aku beritahu kapten kalau shin-chan itu izin untuk tidak bermain karena tidak enak badan saja ya?' Gumam takao lalu berlari menjauhi ruang musik.
-x-x-x-x-x-
"Wah Sugoi Midorima-san, Midorima-san bisa main Piano ya? o iya lagu barusan itu lagu apa? kok sepertinya aku belum pernah mendengarnya?" kata Yoshiiya.
"Tentu saja kamu tidak pernah mendengarnya, l-lagi pula kamu tinggal di Inggris kan, dan lagu ini ada nya di Jepang.." Kata Midorima sambil menaikkan kacamatanya yang tidak merosot itu.
"Ah Hounto ne..(benar juga ya) ah, sepertinya aku harus segera pulang atau ibuku akan mengomeli aku terus..untuk hari ini Arigato gosaimasu Midorima-san" kata Yoshiiya sambil menunduk kepada midorima.
"SHIN-CHAN" Kata Takao yang berlari Kearah MIdorima yang sedang berjalan keluar gerbang sekolah.
... (midorima tidak menjawab.)
"oi, perempuan tadi siapa, dan kau bilang kau akan hanya memainkan lagu tersebut kepada seseorang yang spesial saja.. dan jangan pura-pura tidak tahu, aku melihat nya tadi.. ah Bukan kah kau sangat kewalahan saat membuat lagu itu.. judulnya apa ya... hmm ah, 'For Fruits Basket' (A/N : Song from anime Fruit Basket, By:Ritsuko Okazaki and i do not own this song. Try to listen to this song it's very good and i love this song..) kan.." kata Takao tak henti-hentinya.
"URUSAI! terserah kamu aja.. aku mau pulang.." kata Midorima sambil menaikan Kacamatanya (lagi..) dan mempercepat jalannya.
Haah, owari, maaf udah ngga update lama, kesibukan setsu makin numpuk.. Gomenasai Minna.. ah makasih buat yang udah ngeFavorite, nge Follow dan nge Review..
Disclamer : i do not own Kuroko no Basket, it's all belong to Fujimaki Tadatoshi-sensei, i just own the OC and the Plot..
Review please, Setsu masih harus belajar banyak dalam hal Fanfiction, ah untuk Ch selanjutnya mungkin agak lama untuk di update.. kalau begitu sekian saja dari Setsu, Arigato buat yang membaca..
