Title : Yunnie Saranghae
Cast : Jung Yunho, Kim Jaejoong, Park Yoochun, Kim Junsu,
Pairing : Yunjae, Yoosu
Rated : M (sewaktu-waktu berubah)
Disclaimer : Semua nya milik Tuhan dan orang tua mereka, pengecualian buat jaejoong umma saya. Hahaha
Summary : Jung Yunho ketua Kingka Shinki High School yang disegani oleh seluruh penghuni sekolah, anak dari pemillik sekolah , dingin, kasar dan bertindak semaunya. Bertemu dengan Kim Jaejoong, hoobaenya di sekolah, namja cantik, manja, polos, dan sedikit hyper.
Warning : YAOI, BoyxBoy, typo, DLDR, RNR
Note : Sudah Chapter 3 #tebarsenyum. Mohon maaf juga ya kalau Chapter sebelumnya mungkin agak membingungkan hehe :D
Gak capek-capek deh buat bilang terimakasih buat temen-temen yang sudah review dan memberi saran untuk kelanjutan ff ini. Gomawoo :*
Untuk keterangan Heechul disini Female yaa
Happy reading
Chapter Sebelumnya :
Karena tidak mendapat jawaban dari dalam, Heechul pun memanggil Yoochun yang berada diluar toilet untuk mendobrak pintu bilik tersebut. Yoochun yang memang tidak bisa membatah-Heechul yang tidak bisa dibantah-langsung saja melaksanakan perintah sang Cinderella.
BRAKK
"…."
"…"
"Loh Joongie?"
.
"Sebenarnya ada apa ini?"
Yoochun membelalakan matanya melihat pemandangan di depannya. Heechul pun menatap kaget dengan pemandangan yang baru saja dilihatnya. Yunho anaknya sedang memangku seseorang lagi yang Heechul tidak kenal siapa karena posisi orang tersebut membelakangi dirinya. Sementara Yunho sendiri memandang ummanya takut-takut sambil tetap mengelus punggung Boojaenya yang sedang menangis karena pantatnya yang sakit.
"apa yang sedang kau lakukan Jung?", panggil Heechul garang kepada anaknya.
Yunho, yang masih bingung mencari alasan, hanya terdiam dan membiarkan dirinya menjadi korban glare ummanya itu.
"Jawab umma!", bentak Heechul lagi.
"Um..itu umma.."
"Uh, Chullie Ummaa!", panggil Jaejoong yang sedari tadi menangis, tiba-tiba saja mendengar suara seseorang di belakangnya. Setelah menoleh, ternyata suara tadi adalah milik sahabat ummanya Jung Heechul.
"Joongie?", panggil Heechul kepada namja yang berada di pangkuan Yunho.
"Kenapa Joongie ada disini?", tanya Heechul lagi
"Chullie umma juga sedang apa disini? Bukannya ini toilet pria? Joongie ditarik kesini oleh sunbae ini.", kata Jaejoong polos .
"Maksudmu Yunho? Aish, apa kau disakiti oleh anak nakal itu? Kajja keluar dari sana dan ikut umma pulang", ajak Heechul sambil menarik Jaejoong keluar dari Bilik tersebut. Jaejoongpun dengan serta merta mengikuti Chullie ummanya.
"Dan kau Jung Yunho, pulang kerumah SEKARANG!", lanjut Heechul lagi.
"Tapi Umma-.."
"Umma tidak terima penolakan."
Setelah itu Jaejoongpun dibawa pergi oleh Heechul entah kemana. Sementara itu Yunho yang masih berdiam di depan bilik kamar mandi tersebut segera saja di seret oleh sepupunya untuk pulang.
.
Jaejoong dan Heechul pergi ke kediaman Jung bersama Kim Ahjusshi, supir pribadi Heechul. Di tengah perjalanan, Heechul terlihat sedang berbicara dengan seseorang melalui telepon genggamnya. Sementara Jaejoong hanya terdiam mengingat sunbae tampan yang bersamanya di toilet tadi. Apa uri Joongie sudah mulai tertarik dengan seorang Jung Yunho? Sepertinya begitu, karena dia terus melamun sampai tidak sadar bahwa Heechul sudah memanggilnya sedari tadi untuk meminta Jaejoong menemaninya berbelanja di Jung Store. Jaejoong yang memang dari sananya penurut hanya menganggukkan kepalanya dan menjutkan lamunannya.
"Joongie, ayo turun", ajak Heechul lembut kepada Jaejoong. Segera Jaejoong keluar dari mobil dan menyusul Heechul yang sudah berjalan terlebih dahulu.
"Tadi umma sudah menelepon ummamu untuk meminta izin mengajakmu berbelanja.", kata Heechul yang menyadari bahwa Jaejoong sudah berada disampingnya.
"Ne, umma", jawab Jaejoong sekenanya, karena matanya sibuk melihat-lihat pakaian yang terdapat di sekelilingnya. Sampai dia melihat sesuatu yang menarik perhatiannya. Heechul yang melihat Jaejoong masuk kesalah satu Butik pun hanya mengikuti Jaejoong dari belakang .
Di dalam Butik, Jaejoong mulai memilih pakaian yang menurutnya cocok begitupula dengan Heechul. Selang beberapa menit Jaejoongpun berjalan menuju ke tempat Heechul dengan tumpukan pakaian di tangannya.
"Aigo, Joongie kenapa tidak menyuruh pelayan membawakannya?", kata Heechul yang melihat Joongie membawa banyak sekali pakaian.
"Ani, Joongie takut merepotkan." Heechul yang mengetahui seperti apa Jaejoong mulai menjelaskan pelan-pelan dan juga dengan kata yang mudah dimengerti oleh jaejoong.
"Joongie sayang, pelayan disini memang di bayar untuk membantu para pelanggan.",kata Heechul sedemikian lembut. Tumben aja tuh #Plak
"Hehehe, arrayo umma. Lain kali Joongie akan minta bantuan.", kata Jaejoong sambil menjatuhkan baju-baju yang dibawanya tadi.
"Kenapa semuanya baju wanita Joongie?", tanya Heechul heran.
"Ini buat Chullie Umma, bukannya umma mau berbelanja baju? Jadi Joongie bantu saja memilihkannya.", jawab Jaejoong disertai senyuman manisnya.
Heechul yang menengar itupun mencubit pipi Jaejoong sampai sang pemilik pipi chuuby tersebut nyaris menangis. Inilah yang disukai Heechul dengan mengajak Jaejoong dalam perburuannya(?). Jaejoong dengan senang hati memilihkannya baju yang sangat sesuai dengannya dan juga masih bisa bersaing dengan fashion jaman sekarang. Mungkin bisa dibilang, selera fashion Jaejoong sangat bagus.
Setelah membayar baju yang tadi dipilihkan Jaejoong, mereka segera melanjutkan berbelanja dengan mencari pakaian untuk Jaejoong. Kali ini Heechullah yang menjadi pemilih, dengan cepat diambilnya baju-baju yang menurutnya cocok dan imut jika digunakan oleh Jaejoong. Bisa ditebak, kebanyakan baju yang diambil oleh Heechul adalah baju untuk wanita. Dan juga harganya tidak mungkin murah. Semoga saja Black Card Appa Jung tidak sampai limit ya.
.
.
Dikediaman Jung, terlihat Yunho dan Yoochun sedang bermain Playstation di ruang tengah Rumah besar tersebut. Mereka sudah berada di sana semenjak Heechul member perintah untuk pulang tadi. Dikiranya Heechul juga akan pulang saat itu juga, tapi ternyata Heechul sedang melampiaskan Hasrat belanjanya bersama dengan Jaejoong. Jika dalam urusan belanja, perempuan memang kuat, tapi yang jadi pertanyaan, memangnya Jaejoong perempuan?
Yunho POV
Mengingat Jaejoong, Aku jadi berpikir. Kenapa ummanya bisa mengenal Jaejoong?. Apa Boojae yang dimaksud dengan 'anak teman umma' itu? Tapi, kenapa umma tidak pernah cerita ya? Wah.. berarti aku bisa bertunangan dengan Boojaeku. Ah sepertinya aku harus menyusun rencana agar umma cepat-cepat menjodohkan aku dengan Boojae.
Yunho POV end
Yunho yang sedang memikirkan rencana nya tersebut dikagetkan dengan teriakan dari orang disampingnya yang tidak lain tidak bukan adalah Park yoochun.
"Yak! Kau ingin membuatku tuli? Hah?" bentak Yunho dengan aura gelap yang sudah mengelilinginya. Jelas saja dia kesal, ide yang tadinya sudah terpikir olehnya lari karena kaget dengan teriakan Yoochun. Secetek itukah otak seorang Jung yunho? Ckckck
Yoochun yang melihat aura gelap mengelilingi hyungnya tiba-tiba saja mengkeret "Mian Hyung. Habis sedari tadi kupanggil tidak menjawab. Masak aku harus bermain sendiri kan tidak seru." Kata Yoochun membela diri.
"Ah,aku ke rumah Changminnie saja. Bye hyung.", lanjut yoochun buru-buru pergi sebelum diamuk lebih oleh hyungnya.
"yak Aishh.. Chun!", Yunho mencoba memanggil Yoochun tapi Yoochun sudah berlari keluar dan pergi.
'Huft lebih baik aku tidur saja' batin Yunho . Yunho pun membaringkan badannya di sofa Ruang tengah tempatnya bermain.
30 menit kemudian
"Umma pulang!", teriak Heechul yang membuka masuk ke rumah diikuti dengan Jaejoong dan Kim ahjusshi yang membawakan barang-barang belanjaan mereka. Heechulpun segera menuju ke dapur untuk mengambil air minum, karena sedari tadi ia sudah menahannya. Saat melewati ruang tengah Heechul melihat Yunho yang tertidur di sofa. Ia pun menyuruh Jaejoong membangunkan Yunho, sementara Kim ahjusshi masih mengambil sisa barang belanjaan mereke yang berada di bagasi mobil.
Jaejoongpun segera mendekati Yunho. "Yunho Sunbae, bangun Chullie Umma sudah pulang.", kata Jaejoong sambil menatap wajah Yunho.
"ughh", tidak mendapat jawaban, yang di dapat malah yunho membalikan badannya membelakangi Jaejoong. Jaejoongpun hanya diam melihatnya. "Yunnie Sunbae, banguunnn..", Jaejoong mencoba memanggil nama Yunho dengan begitu manis, dan berbisik di telinga Yunho. Tapi tetap saja, yang di dapat Jaejoong hanya dengkuran halus dari namja pemilik mata musang tersebut.
Jaejoong yang kesalpun hanya bisa mempoutkan bibirnya, dan segera beranjak menuju Chullie ummanya untuk melaporkan kelakuan Yunho. Setelah mendapat saran dari Heechul, Jaejoongpun berlari menuju dapur rumah besar ini, lalu kembali ke ruang tengah tempat Yunho tidur.
CURRR
PLASS
"Yaakkkk! IGE MWOYAAA?!", teriak Yunho yang kaget karena dirinya merasa disiram air oleh seseorang. Tanpa sadar hal itu membuat Jaejoong takut karena merasa di bentak.
"Hikss..", mulai tersengar isakan dari bibir cherry tersebut. Yunho yang baru saja menoleh ke sampan menatap horror Boojaenya yang mulai mengeluarkan air mata.
"Boo..mian, aku tidak bermaksud mem-…"
"Jung Yunho, apa maksudmu membuat Joongie menangis, eoh?", tanya Heechul sarkastik. Dia yang baru saja merapikan belanjaannya, tiba-tiba saja dikagetkan dengan teriakan yunho yang tidak bisa dibilang pelan itu. Apalagi setelah melihat Jaejoong yang menangis , Heechul semakin curiga kepada Yunho.
"Uljimayoo, Joongie-ah.", bujuk Heechul kepada Jaejoong agar berhenti menangis.
"Joongie huks..takut ummaa hukss..", kata Jaejoong kepada Chullie ummanya. Jangan salahkan Jaejoong karena dia menangis sekarang. Seumur hidupnya dia memang tidak pernah dibentak. Sungguh disayang oleh semua orang.
"Iyaa..umma mengerti, jja kita ke kamar. Jangan hiraukan beruang pemalas ini.", kata heechul sambil mengajak jaejoong ke kamarnya untuk mencoba baju-baju yang baru dibelinya tadi.
"Sebenarnya yang anak umma itu aku atau Joongie sih? Kenapa rasanya aku ditindas terus oleh Cinderella itu?", gerutu yunho.
"Umma dengar itu Yunhooo." Teriak Heechul dari tangga.
.
.
Kantin Shinki High School
"Yunho Hyuuuungiiee", Yunho yang sedang melamun,kaget seketika karena mendengar teriakan 3 oktaf dari seorang namja jangkung yang berlari kearahnya.
"Yakk..Jung Changmin! Kau tidak malu berteriak seperti itu." Kata Yunho sewot. Changmin yang melihat Yunho sepertinya tidak sedang dalam moodnya, akhirnya mencoba menerka-nerka.
"Hyung sedang PMS ya?"
GEPLAK
"Appoyo hyung, kan aku hanya bertanya.", kata Changmin sambil mengusap kepalanya yang tadi di beri jitakan sayang oleh Yunho.
"Memangnya aku wanita?", tanya Yunho sarkastik.
Setelah itu tidak ada jawaban dari Changmin, karena dia sudah menuju counter untuk menjemput pacarnya yang tentu saja semuanya adalah makanan. Yunho saja sampai heran , bagaimana bisa sepupunya paling muda ini mempunyai nafsu makan sebesar itu.
Tiba-tiba, suasana kantin menjadi riuh saat melihat sosok namja berparas cantik, bermata doe dan berbibir cherry memasuki lagi kalau bukan uri Jaejoong. Maklum saja, mereka kan belum pernah melihat Jejoong sebelumnya karena Jaejoong keburu dibawa oleh Yunho kemarin.
Yunho yang memang ingin meminta maaf pada Jaejoong dari karena kejadian kemarin pun, mencoba memanggil Jaejoong . Tetapi Jaejoong malah berbalik, menuju keluar kantin karena masih merasa takut dengan Yunho. Dan akhirnya, yunhopun kembali melamun seperti tadi. #Poor Appaa . Changmin yang menyaksikan hyungnya sedari tadi menampilkan evil smirknya.
"Hyung, apa kau menyukai namja yang tadi?", tanya Changmin kepada Yunho, dengan wajahnya yang kembali datar.
"…."
"Aku punya rencana.", lanjut Changmin. Terlihat jelas seringaian yang tercetak di wajah childishnya.
.
.
TBC
Akhirnya selesai juga Chap 3nyaaa ..
Diakhir Chapter selalu harapkan Kritik dan sarannya untuk kelanjutan ff baru ini :D
Untuk temen-temen yang nanya, ff ini mpreg atau enggak, belum tau dan belum kepikiran kesana . jadi ditunggu saja yaa )
Mohon Reviewnyaa :*
