Title : Yunnie Saranghae
Cast : Jung Yunho, Kim Jaejoong, Park Yoochun, Kim Junsu,
Pairing : Yunjae, Yoosu
Rated : M (sewaktu-waktu berubah)
Disclaimer : Semua nya milik Tuhan dan orang tua mereka, pengecualian buat jaejoong umma saya. Hahaha
Summary : Jung Yunho ketua Kingka Shinki High School yang disegani oleh seluruh penghuni sekolah, anak dari pemillik sekolah , dingin, kasar dan bertindak semaunya. Bertemu dengan Kim Jaejoong, hoobaenya di sekolah, namja cantik, manja, polos, dan sedikit hyper.
Note : Jadi gini ya, sebenernya yang nabrak Appa itu memang jae umma, tapi mianhe ini karena kesalahan Author tidak menjelaskan secara lengkap, makanya banyak readers yang bingung bacanya.
Sekali lagi mian
Warning : YAOI, BoyxBoy, typo, DLDR, RNR
Happy reading
Chap Sebelumnya
Yunho yang memang ingin meminta maaf pada Jaejoong dari karena kejadian kemarin pun, mencoba memanggil Jaejoong . Tetapi Jaejoong malah berbalik, menuju keluar kantin karena masih merasa takut dengan Yunho. Dan akhirnya, yunhopun kembali melamun seperti tadi. #Poor Appaa . Changmin yang menyaksikan hyungnya sedari tadi menampilkan evil smirknya.
"Hyung, apa kau menyukai namja yang tadi?", tanya Changmin kepada Yunho, dengan wajahnya yang kembali datar.
"…."
"Aku punya rencana.", lanjut Changmin. Terlihat jelas seringaian yang tercetak di wajah childishnya.
.
.
Chapter 4
.
Sudah satu minggu semenjak kejadian dimana Yunho tidak sengaja membentak Jaejoong,dan menyebabkan namja cantik tersebut merasa takut untuk bertemu dengan Yunho lagi. Yunho sebenarnya tidak tinggal diam melihat namja yang mulai ditaksirnya tersebut mengacuhkannya. Selama seminggu inipun dia selalu mecoba membujuk dan mengiming-imingi Jaejoong dengan barang-barang kesukaan Jaejoong yang sempat ditanyakannya pada sang Umma. Ummanya pun yang mendapat pertanyaan seperti itu, hanya menjawab dengan santai benda-benda apa saja yang disukai oleh Jaejoong. Tapi selama seminggu itu juga, Jaejoong selalu menghindar setiap Yunho akan memberikan hadiahnya. Yunho sempat berpikir, memang dia sebegitu menakutkan saat itu? Bisa kau piker sendiri Tuan Jung.
Saat ini, Yunho dan juga Yoochun sedang berjalan di koridor sekolah. Sebenarnya mood Yunho sedang buruk hari ini, tapi dia tetap menjaga imagenya dengan memasang wajah sedatar mungkin. Tiba-tiba seorang yeoja berambut pirang dan bemake up tebal menghampiri keduanya.
"Yunho Oppaa..Ayo kita pergi makan malam bersama.", dengan manja, yeoja yang bername tag Jessica Jung tersebut bergelayut di lengan kekar Yunho. Yoochun yang melihatnya hanya memandang iritasi Jessica, karena menurutnya Jessica mendekati Yunho hanya untuk memanfaatkan kepopuleran dan harta Yunho saja. Untunglah Yunho selama ini masih pintar untuk tidak termakan rayuan Jessica.
"Singkirkan tanganmu.", kata Yunho dingin. Jessica yang mendengarnya segera melepaskan gelayutannya di tangan Yunho. Jelas saja namja Jung ini marah. Bukankah dia memang tidak suka disentuh oleh orang asing? Apalagi dengan moodnya yang memang sedang buruk. Lalu bagaimana dengan Jaejoong yang menyentuhmu Yunho? Bukankah dia sampai membuka bajumu? Hm?. Mengingat itu Yunho tiba-tiba merona dan segera memalingkan wajahnya agar tidak dilihat oleh Yoochun dan Jessica. Sesegera mungkin diaberjalan meninggalkaan keduanya. Yoochun yang melihat Yunho pergi pun segera menyusulnya meninggakan Jessica yang mengerutkan keningnya tidak mengerti.
Keduanya pun melanjutkan perjalanan mereka ke kelas. Di perjalanan, banyak siswi yang mencoba mengambil perhatian keduanya dengan sesekali menyapa. Namun sapaan tersebut hanya di balas senyuman manis oleh Yoochun,sementara Yunho tetap memangdang ke depan tanpa menoleh orang yang memanggilnya. Yoochun yang melihat itu hanya menggelengkan kepala pelan, sudah biasa dengan kelakuan sepupunya. Sampai mana Yunho menangkap sosok yang selama ini selalu di incarnya sedang berjalan menuju ke arahnya sambil asik memperhatikan ponselnya.
"Chun.", panggil Yunho tiba-tiba.
"Waeyo hyung?", tanya Yoochun yang heran melihat Yunho tiba-tiba berhenti berjalan.
"Apa penampilanku sudah bagus?", tanya Yunho sambil menatap Yoochun.
Yoochun menaikan alisnya bertambah heran. "Bukannya kau memang sudah tampan hyung?", kata-kata Yoochun membuat sebuah senyuman tercetak di wajah Yunho.
"Joongie..", panggil Yunho tiba-tiba kepada Jaejoong yang melintas di dekatnya. Jaejoongpun menoleh dan terkejut melihat siapa yang memanggilnya. Buru-buru dia melangkahkan kakinya menjauhi Yunho.
"Jae..Jaejoongiiee!", panggil Yunho sambil sedikit meneriakan nama Jaejoong, namun Jaejoong tetap saja manjauhinya. Yoochun yang sedari tadi melihat Yunhopun hanya bertanya-tanya di dalam hatinya. Kenapa Yunho tiba-tiba memanggil jaejoong dengan begitu , memang apa hubungan mereka berdua. Dan sekarang dilihatnya Yunho memasang wajah putus asa sambil menggumamkan kalimat seperti-..
"Seharusnya aku menerima rencana Changminnie", katanya sambil menghela nafas panjang.
"Hyung, kau harus menjelaskan ini padaku.", kata Yoochun kepada Yunho yang masih meratapi nasibnya.
Akhirnya setelah didesak oleh Yoochun,Yunho pun menjelaskan kejadian dimana dia tidak sengaja membentak Jaejoong yang saat itu membangunkannya. Dan mengakibatkan Jaejoong tidak ingin berbicara dengannya, Yunhopun menceritakan tentang Changmin yang menawarkan rencananya. Tapi ditolak mentah-mentah oleh Yunho mengingat Changmin sedikit berotak evil. Yoochun yang mendengarkan cerita Yunho dengan seksamapun iku member saran.
"Sebaiknya hyung dengarkan dulu saran Changmin, siapa tau berhasil.",kata Yoochun meyakinkan Yunho.
"Yahh..sepertinya memang begitu.'', pasrah Yunho.
.
.
Dikediaman Kim, terlihat sang Nyonya rumah Kim Ryeowook sedang berbincang dengan sahabatnya Jung Heechul. Mereka sedang membicarakan hal-hal yang biasanya memang menjadi pembicaraan ibu-ibu rumah tangga, dan Authorpun tidak tau itu. Kek
"Wookie.", panggil Heechul kepada Ryeowook sambil menyeruput teh yang disediakan Nyonya Rumah.
"Ada ada Eonni?", tanya Ryeowook, sambil meminum tehnya juga.
"Bagaimana kalau kita nikahkan anak kita?"
BRUUSSHHH
Kata-kata Heechul berhasil membuat Ryeowook menyemburkan tehnya ke wajah dan baju Heechul.
"Yaakk! Dasar dongsaeng tidak sopan!", teriak Heechul kepada Ryeowook. Yang di beri teriakan pun hanya meringis sambil menyengir melihat Eonninya sudah mengeluarkan aura hitam disekitarnya.
"Hehe, mian eonni..habisnya eonni mengatakan sesuatu yang membuatku terkejut. Bukannya aku tidak mau sih, tapi aku hanya tidak ingin memaksa Joongie untuk melakukan hal-hal yang tidak dia suka. Dan juga setauku, bukannya Yunho tidak suka dengan acara jodoh-jodohan seperti itu?", kata Ryeowook panjang lebar . Heechul yang mendengarnya hanya memutar bola matanya malas.
"Kalo untuk urusan itu aku yakin Yunho tidak akan menolak dan Jaejoongie juga tidak akan menjalaninya dengan terpaksa", kata Heechul santai.
"Aku sudah mempunyai banyaak sekali rencana untuk mereka..hihi", lanjut Heechul sambil terkikik sendiri. Ryeowook yang melihatnya hanya bergidik ngeri membayangkan nasib Jaejoong dan yunho di tangan Heechul yang katanya titisan Iblis #digampar
"Yaah, terserah Eonni saja, asal jangan sampai membuat anak-anak terluka nantinya.", kata Ryeowook sambil menyodorkan tissue untuk Heechul.
"Kau meragukanku?", kata Heechul sambil memberikan glarenya.
.
.
Malam hari,Yunho berencana akan pergi bersama Yoochun untuk pergi ke apartemen Changmin. Yunho pun menyambar jaket kulitnya yang tergantung di belakang pintu dan bergegas keluar kamar. Diruang tamu, Heechul yang sedang menonton tv heran melihat anaknya akan pergi malam hari. Heechulpun menegur Yunho.
"Yunho, kau mau kemana malam-malam begini?", tanya Heechul sambil berkacak pinggang.
"Aku akan pergi bersama Yoochun ke Apartemen Changminnie umma. Mungkin aku akan menginap disana. Boleh ya umma yeoppo? Boleh kan? Terimakasih ummaa. Byebye", Yunho pun mencium pipi ummanya , dan segera menyambar kunci mobil Ferrari F430 nya. Sepeninggal Yunho, Heechul hanya menggelengkan kepala melihat kelaukan anak semata wayangnya.
Apartemen Changmin
Teeetttt..Teeetttt
"Ughh..Hmmpptttff..Minn..", panggil Kyuhyun kepada changmin yang sedang mencumbunya di sofa ruang tamu .
"Biarkan saja BabyKyu", kata Changmin sambil terus menyesap leher putih kekasihnyaa.
Teeettt…Teetttt..Teeeettttttttt
"Ahh..Minn..jangan begituuu emhh.." racau kyuhyun melihat Changmin yang masih saja betah dengan kegiatannya, tanpa menghiraukan bunyi bel apartemennya yang semakin menjadi.
KLEEKK
Akhirnya pintu apartemen itupun terbuka, menampakan dua sosok namja tampan yang membulatkan matanya melihat pemandangan di depannya. Tampak Changmin yang masih betah menindih Kyuhyun tanpa menghiraukan dua orang namja yang baru saja masuk ke apartemennya. Malah sekarang dengan berani tangan Changmin mulai masuk ke dalam kaos yang dikenakan Kyuhyun. Membuat bermata musang memijat pelipisnya.
"Omoo..apa yang sebenarnya dipikirkan orang-orang ini.", kata Yunho.
PLAKK
"Awwhhh, yaa Hyung, kenapa kau memukul pantatku!", rajuk changmin kepada Yoocuh yang seenak jidatnya memukul kepalanya dengan majalah yang dibawanya.
"Siapa suruh kau tidak menghiraukan kami? Dasar tidak sopan!", balas Yoochun sambil mengambil tempat duduk di samping Changmin. Yunho sendiri hanya diam dan juga mengambil tempat duduk di sofa single yang disediakan di sana. Kyuhyun? Oh namja evil kekasih Changmin itu sedang membuatkan minuman untuk Hyungdeulnya yang baru saja datang.
"Jadi ada urusan apa hyung sekalian datang kesini?", kata Changmin sambil melirik Yunho. Sebenarnya dia sudah tau alasan Hyungdeulnya datang ke apartemennya. Namun Changmin yang masih kesal karena rencana yang 'disampaikan saja belum'nya itu di tolak mentah-mentah oleh Yunho, ingin mengerjai hyungnya sebentar.
"Aku ingin mengetahui rencanamu", jawab Yunho cepat tanpa melihat Changmin.
"Bukannya waktu itu Hyung sudah menolaknyaa?", kata Changmin sambil beranjak dari sofa menuju ke dapur. Yunho yang melihat itu, dikiranya Changmin marah padanya dan tak mau membantunya.
"Yak, Changminnie bantulah hyungmu ini.", kata Yunho yang sudah menyusul Changmin sambil memegang tangan Changmin.
"Hmm.. bagaimana yaa, aku tidak yakin akan berhasil sih.", kata Changmin sambil pura-pura berpikir.
"Tidak peduli apa alasanmu, kau harus membantuku min." Changminpun melihat wajah yunho sekarang sudah seperti anak anjing minta dipungut.
"Baiklah, tapi ada syaratnya."
"Sebutkan saja dan aku akan melakukannya.", jawab Yunho pasti.
"Yunho hyung tidak boleh menolak setelah aku ceritakan juga Yunho hyung harus mentraktirku selama seminggu penuh. Bagaimana?"
Yunho mulai berpikir, bisa habis uang jajannya sebulan demi mentraktir Changmin yang nafsu makannya di atas rata-rata. Tapi kalau tidak menerima tawaran changmin, dia tidak akan bisa mendapat maaf Jaejoong. Mungkin lebih parahnya lagi dia tidak jadi menikahi Jaejoong. 'Andweeeeee'
"Baiklah, aku terima.", kata yunho sambil mengembuskan nafasnya.
'kena kau Hyung'
'Ahh, kasihan sekali Yunho hyung'
Batin kedua namja yang berada disana. Akhirnya Changminpun menjelaskan bagaimana rencananya kepada Yunho dan Yoochun. Awalnya Yunho yang baru mendengar rencana Changmin berniat menolak, tapi keburu Changmin memberikan deathglarenya kepada Yunho. Maka dengan terpaksa Yunho menerimanya. Maka keesokan harinya, dimulailah rencana Changmin.
.
.
Shinki High School
Jaejoong berjalan seorang diri menuju ke kelasnya. Kemana Junsu, rupanya sahabat Jaejoong yang satu itu sedang berlibur ke pulau jeju bersama keluarganya,dan akan pulang lusa. Alhasil hari ini Jaejoong akan menghabiskan waktunya seorang diri. Dari posisinya sekarang jaejoong bisa melihat seseorang yang selama ini dia hindari sedang mengobrol dengan salah satu teman sekelasnya yang dia ketahui bernama Go Ahra. Perasaan ragupun menghinggapi Jaejoong, apa dia harus ke kelas sekarang atau nanti setelah yunho pergi. Tapi melihat tidak ada waktu yang tersisa, Jaejoong memutuskan untuk masuk ke kelas sekarang.
Dengan langkah pelan dia melewati Yunho yang berada di depannya. Dikiranya Yunho akan memanggilnya seperti kemarin, tetapi sayangnya Yunho hanya mendiamkannya. Bahkan melirik padanyapun Yunho tidak. Perasaan takutpun kembali memenuhi hati Jaejoong.
'Apa Yunho Sunbae marah kepada Joongie?'
'Kenapa tumben tidak menyapa'
'Apa Joongie keterlaluan?'
Begitulah isi hati Jaejoong melihat sikap Yunho yang berubah. Keesokan harinya, sikap yunho kepada Jaejoong masih sama seperti sebelumnya. Jaejoong yang merasa bersalah menyebabkan yunho marahpun berpikir untuk meminta maaf kepada Yunho karena sudah mendiamkannya.
.
.
Canteen Shinki High School
Jaejoong masuk ke kantin sekolahnya dengan perasaan was-was. Takut nanti jika Yunho akan kembali membentaknya , takut jika Yunho nanti tidak akan memaafkannya. Jaejoongpun menarik nafas demi mengurangi rasa gugupnya. Lalu iapun berjalan menuju meja Yunho bersama teman-temannya yang berada di tengah kantin.
"Yu-yunho Sun-bae", panggil jaejoong tersendat. Yunho yang merasa namanya dipanggilpun menoleh.
"Oh, kau.. ada apa Jae"
'Bahkan Yunho sunbae tidak memanggil Joongie lagi seperti dulu' batin Jaejoong yang melihat sikap dingin Yunho.
"Eum, apa sunbae ada waktu? Joongie ingin bicara."
"Bicara saja, aku tidak punya waktu banyak.", kata Yunho ketus. Jaejoongpun menjadi kaget dan kembali gugup. Yoochun, Changmin dan Siwon yang berada disana pun hanya menatap keduanya dengan pandangan yang sulit di artikan.
"Ituu..anoo…"
"Kalau tidak ada lagi yang mau dibicarakan silahkan pergi dari hadapanku.", Jaejoong yang sedari tadi sudah menahan air matanya yang menggenang di pelupuk matapun,tidak bisa lagi menahan tangisnya. Air matanya menetes perlahan melewati pipi chubbynya, dan dengan segera dia meninggalkan kantin sekolahnya. Yunho yang melihat jaejoong menangispun sempat terkejut, namun wajah nya kembali datar mengingat rencana yang sudah disepakatinya ini.
"Aku kira kau tidak akan bisa melakukannya hyung.", kata Changmin sambil menyeringai.
'Mianhae Boo..'
.
.
TBC
Huaaaa apaan ni?
Kenapa ffnya jadi begini? Hahaha
Ada yang minta ffnya jadi mpreg? Gimana ya? Readers bisa ngasi saran nggak?
Kalo yang setuju banyak nanti Author kabulin, hehe :D
Mind to Review? Review please ^^
