Author : Mian updatenya lama lagi gak ada mood buat lanjut! Oke waktunya balas review! #pasang muka bersalah sambil sujud2
Leeteuk : Makanya thor, jgn malas2 jadi org! Untuk LQ yg aku temuin? Hm…author belom mau kasih tahu, jadi sabar aja!
Yesung : Asik aku disini keren bgt, duet brg Wookie lagi! Oh iya asa Teukie hyung jga gak ngasih tahu, jadi maaf oppamu yg ganteng n keren ini gak tahu! #ckckck narsis bgt oppa!
Author : Maaf Teukie hyung T.T aku juga bosan dan sebel gra2 diomelin ama nenek sihir mulu! (curhat) Oh untuk Kikyu RKY maaf kalau aku salah nulis, and gomawo telah memberi tahu!
Kyuhyun : Kau ini thor bagaimana masa bisa salah sih! #sambil berusaha menceramahi author
Author : Maaf Kyu, aku ini hanya manusia biasa :'{ Untuk Kim Dayoung terimakasih, disini Kyu aku bikin evil dan sedikit manja juga kekanak-kanakan. Kalau mengenai karakter Zhoury saya belum membuatnya sedikit jelas, karena ini masih awal. Dan soal organisasi yang memimpin bukan Henry melainkan Teukie hyung. Oh kau juga salah mengira usia Henry, disini Henry 13 thn. Dan mengenai masalah terakhir aku tidak meng-coulpe kan mereka, hmm…mungkin tdk bisa disebut coulpe tapi mungkin sebuah obsesesi yg besar dan rasa tdk ingin kalah juga mendominasi. Hanya saja masalah Yewook memang hanya mereka yang suaranya bisa disandingkan, sementara Zhoury memang sudah begitu sejak awal. Zhoumi ditugaskan Teukie hyung buat jagain Henry, sedangkan Henry yang sudah terbiasa dgn Zhoumi akhirnya dekat dan suka bermanja2.
Kyuhyun : Sudah2 penjelasanmu terlalu panjang thor, SSungmin yg jadi raja itu Park Jun Ok dan yg jadi juri itu Park Jae Nam mereka dua org yg berbeda! Dasar si Author pke salah nulis nama lagi! Maaf ya! #sambil menonjok muka author!
Heechul : Dasar si Author bikin cerita bikin judul pake front yg gak jelas! Begini ya Istrinya Sooman, si Author gak jelas ini mengambil judul cerita ini dari bahasa Geek yaitu Eidiki Ikanotita yang berarti kemampuan khusus. Dia itu berekspedimen sama google translate jadi dah ketemunya itu! #ckckck buka rahasia ternyata!
Author : Ya Kyu! Aku kan hanya menjelaskan! Lagian aku salah ngetik jga gra2 PSP mu yg berisik itu! Heechul hyung jga! Itu kan terserah aku! Oh untuk review yg lain sepertinya udh di jwb di sini jadi maaf tdk bisa membalasnya dan gomawo telah membaca fic yg masih byk kekurangannya ini! #sambil sujud terimakasih.
Heechul : Sudah cepat cerita sana!
Author : Iya Heechul Hyuuuuunnngggg!
Title : Ειδική Ικανότητα [Eidikí̱ Ikanóti̱ta]
Genre : Sci-fi, Adventure, Friendship, Mystery
Length : Chapeterd
Point of View : Author
Disclaimer : All Canon in my fic are belong to themeselves (not my mine).
Inspirational Thing : My Favorite Story "The Price Must Be Mine" but the story is totally different!
SM Senior Hight School
Park Jung Soo (Leeteuk) : 01 Juli, 19 thn, kelas 3-2 musik = The Best Leader and The Master of Analysis
Kim Heechul : 10 Juli, 19 thn, kelas 3-2 musik = The Expert in Explosives
Tan Hanggeng : 09 Februari, 18 thn, 3-2 musik = The Professional Scientists
Kim Jong Woon (Yesung) : 24 Agustus, 18 thn, kelas 3-1 musik = The Expert on Surveillance
Kim Young Woon (Kangin) : 17 Januari, 17 thn, kelas 2-2 musik = The God of All Fights
Shin Dong Hee (Shindong) : 28 September, 17 thn, kelas 2-1 dance = The Hiding Expert
Lee Sung Min : 01 Januari, 16 thn, kelas 1-2 musik = The Master of Disguise
Lee Hyuk Jae : 04 April, 16 thn, kelas 1-1 dance = The God of Strategy
Choi Siwon : 07 April, 16 thn, kelas 1-2 musik = The God of All Network Connections
Lee Dong Hae : 15 Oktober, 16 thn, kelas 1-1 dance =The Expert of Weapons
Zhou Mi : 19 April, 16 thn, kelas 1-2 dance = (masih belum terfikirkan, mian hehehe :P)
Kim Ryeowook : 21 Juni, 15 thn, kelas 1-1 musik = The Expert of Human Body
Kim Kibum : 21 Agustus, 15 thn, kelas 1-2 musik = The Hacker Professional
Jung Yun Ho : 06 Februari, 18 thn, kelas 3-1 dance = Professional Spy
Kim Jae Joong : 26 Januari, 18 thn, kelas 3-2 musik = Professional Spy
Park Yoo Chun : 04 Juni, 16 thn, kelas 1-1 dance = Expert Investigation, Connection, Weapons Technology
Kim Jun Su : 01 Januari, 16 thn, kelas 1-1 dance = Expert Investigation, Connection, Weapons Technology
SM Junior Hight School
Cho Kyu Hyun : 03 Februari, 14 thn, kelas 3-1 musik = The God of Gamers and Technology
Shim Chang Min : 18 Februari, 14 thn, kelas 3-1 musik = The Genius Computer Programs
Henry Lau (Park Henry) : 13 Oktober, 15 thn, kelas 3-1 musik = The Genius Technology
Part 5
Di rumah keluarga Park
"Jadi hyung apa yang sebenarnya kita lakukan disini?" tanya Junsu sudah mulai bosan.
"Benar itu Jae hyung! Aku sudah bosan, apa lagi snack yang akau bawa sudah habis!" lanjut Changmin.
"Aku juga tidak tahu! Sudah kalian diam saja!" bentak Jaejoong frustasi.
Ya bagaimana mereka tidak kesal? Pasalnya telah hampir dua jam lebih mereka menunggu Leeteuk yang menyuruh mereka untuk bertemu dirumah tapi sampai sekarang ia belum juga datang. Bahkan untuk sekedar mengabari lewat telepon saja tidak ada.
"Sudah semuanya tenang! Sebentar lagi Teukie hyung akan datang!" kata suara di dekat rak buku.
Semua orang sontak langsung mengalihkan pandangan mereka pada orang tersebut. Terlihatlah seorang namja bertubuh atletis dengan mata elangnya yang tajam juga wajahnya yang tegas namun tampan telah duduk disebuah sofa sambil tidak mengalihkan pandangannya dari sebuah buku.
"Dari mana kau bisa tahu Yun?" tanya Jaejoong penasaran.
Tapi belum sempat Yunho menjawab pintu ruang keluarga telah dibuka dan masuklah Leeteuk dengan raut wajah yang sangat sulit untuk dibaca.
"Hah...hah...hah...! Maaf aku terlambat, ada masalah tadi dan aku juga todak bisa menyelesaikannya dengan cepat!" kata Leeteuk cepat sambil mengistirahatkan dirinya disofa.
Lalu Zhoumi datang sambil membawakan sebuah jus Strauwberry pada Leeteuk.
"Thanks Tiang Listrik! Ternyata kau tahu juga kalau aku sedang haus!" kata Leeteuk sambil meminum jusnya.
"Jadi bagaimana hyung?" tiba-tiba Yunho muncul disamping Leeteuk.
"Hah...ya seperti yang kau dan aku perkirakan, 'dia' memang mengincarku dan menyuruhku kembali. Bahkan 'dia' meyuruh anak buahnya untuk membuntutiku sehingga aku harus berkeliling dulu selama satu jam." katanya sambil menatap Yunho dengan malas. Sedangkan Yunho hanya menganggukan kepalanya mengerti dan yang lain hanya diam tidak mengerti apa yang mereka berdua bicarakan.
"Ekhm! Hyung sebenarnya apa yang terjadi? Dan siapa yang tadi kalian berdua bicarakan?" tanya Henry tiba-tiba memecah kesunyian.
"Yun jelaskan! Aku sedang tidak ada mood untuk menceritakan 'orang itu' mengingat dia baru saja mengatakan kata-kata yang sangat ingin membuatku muntah tadi!" kata Leeteuk sambil menatap Yunho dan menunjukan ekspresi jijik pada kaliamatnya.
"Baiklah. Kita mulai dari mana seharusnya? Ada yang ingin bertanya?" tanya Yunho acuh tak acuh.
"Siapa orang itu?" tiba-tiba Kibum menjawab.
"Dia? Hmm...namanya adalah Ok Taecyeon atau Park Taecyeon. Dia adalah anak dari raja sekarang Park Jun Ok yang sekaligus adalah saudara Teukie hyung dan juga Henry." jawab Yunho enteng.
"MWO?" teriak semua orang kecuali Zhoumi dan Jaejoong. #Jaejoong sudah tahu tapi Zhoumi hanya gak mau kehilangan muka didepan yg lain. Ckckck dasar poker face!
"La-lalu apa maksudnya mengincar Teukie hyung?" tanya Shindong yang di setujui semua orang dengan anggukan.
"Mungkin dia ingin Teukie hyung kembali berada di pihaknya. Kalian tahu Teukie hyung pernah membantunya untuk meng-hack salah satu komputer sebuah bank dan dia juga meminta Teukie hyung untuk memindahkan semua uang di salah satu rekening seseorang ke rekeningnya." jelas Yunho.
"Ke-kenapa Teukie hyung mau melakukannya?" tanya Ryeowook.
"Itu karena nyawa Henry dan mantan Ratu dipertaruhkan." jawab Jaejoong tiba-tiba.
"Mak-maksud hyung?" tanya Henry tidak mengerti.
"Begini mochi, saat itu kau masih berusia 6 tahun dan Teukie hyung juga masih berumur 12 tahun. Dan lagi dia juga harus menunda masuk sekolah selama setahun hanya untuk memenuhi keinginan namja brengsek itu dan juga appanya." jelas Jaejoong.
'Jadi itu mengapa Teukie hyung masih sekolah padahal seharusnya dia sudah lulus.' batin semua orang kecuali Leeteuk, Yunho, Jaejoong, dan Zhoumi. 'Lalu bagaimana dengan Heechul hyung?' batin merekasemua lagi kecuali Leeteuk, Yunho, Jaejoong, Zhoumi, Junsu, Yoochun, Changmin, dan Heechul tentunya.
"Bukan itu saja tuan muda Jung Soo juga diancam. Jika tuan muda Jung Soo tidak melaksanakannya maka keberangkatan tuan muda Henry dan nyonya besar akan dibatalkan lalu mereka akan di jual sebagai gantinya." lanjut Zhoumi yang dari tadi hanya diam saja.
'Sungguh Kejam!' batin mereka semua.
"Lalu hal apa yang tadi ingin kau sampaikan Teukie hyung? Sewaktu di sekolah tadi?" tanya Donghae mengingatkan.
"Oh mengenai itu, aku hanya mau bicara tentang tugas kalian nanti." Katanya sambil meminum kembali jusnya. "Dan nanti akan aku perkenalkan pada kalian ruang kerja kalian masing-masing." Lanjutnya.
"Maksud hyung?" tanya Henry.
"Kau pasti belum melihat semua isi rumah kita ini kan Henry?" tanya Leeteuk yang dijawab Henry dengan tatapan tidak mengerti. "Begini, alasan mengapa mansion ini menjadi markas utama karena ini bukan hanya sekedar mansion biasa." Lanjutnya.
"Tapi bukankah mansion ini baru aku tempati tiga tahun lalu dan itu pun aku membelinya dari seseorang. Dan lagi hyung juga tidak tinggal disini bukan? Lalu bagaimana hyung tahu mengenai mansion ini?" tanya Henry bruntun.
"Begini mocha, Teukie hyung memang selama ini tinggal di apartemen bersama aku, Yunnie, Junsu, Yoochun, dan Changmin, tapi bukan berarti dia tidak bisa membeli rumah atau bahkan tidak memiliki biaya dan sebagainya. Itu hanya untuk menghilangkan jejaknya. Dan kau tahu mengapa orang yang memiliki rumah mau menjualnya padamu bukan pada orang lain padahal penawarannya lebih besar? Itu karena ia ingin mansion ini dititipkan padamu." Jelas Jaejoong.
"Dan orang itu adalah Teukie hyung." Lanjut Kibum dan Yesung bersamaan.
"Yap benar sekali!" sambung Jaejoong.
"…." Henry hanya diam saja tidak mengomentari apa-apa.
"Dan pastinya si Koala Tiang Listrik itu juga sudah tahu mengenai hal ini, benar bukan Zhoumi?" tanya Junsu.
"Maafkan saya tuan muda, tuan muda Jung Soo juga tidak mengizinkan saya memberitahu anda." Kata Zhoumi sambil mmbungkuk hormat.
"…." Tapi Henry tetap tidak bergeming dan hanya diam saja.
"Sudah, lagi pula sekarang semuanya sudah tahu. Lebih baik kalian ikuti aku saja dari pada berdiam diri disini!" kata Leeteuk memecah keheningan.
Dan setelah berkata seperti itu Leeteuk pergi dari ruang keluarga, memasuki mansion lebih dalam. Karena tidak ada yang akan dibicarakan lagi yang lain pun pergi meninggalkan ruang keluarga dan mengikuti kemana Leeteuk pergi.
Setelah berjalan lama melintasi lorong-lorong dalam mansion sampailah mereka didepan sebuah pintu beraksen romawi klasik yang sangat mewah berwarna putih dan berplitur emas. Lalu Leeteuk pun tanpa segan-segan membukanya dan terpampanglah didalam sana banyaknya rak-rak besar berisikan buku-buku dari yang tebal sampai yang tipis, dari buku bacaan santai sampai buku bacaan berat.
Satu kata yang tercetak dalam otak mereka 'Perpustakaan!'.
"Hyung! Kenapa kau membawa kami ke Perpustakaan?" tanya Changmin.
"Diamlah Food Monster! Zhoumi ternyata kau masih sering membersihkan tempat ini ya?" kata Leeteuk. Lalu dia berjalan kea rah Perpustakaan lebih dalam.
"Tentu saja tuan muda! Bukankah anda bilang jangan membiarkan siapa saja memasuki Perpustakaan dan juga pafiliun belakang. Karena perintah anda jadinya dua ruangan sangat tidak terawatt, jadi saya memutuskan untuk membersihkannya sesekali." Jelas Zhoumi.
"Tapi kau tidak memasuki ruangan itu kan?" tanya Leeteuk.
"Tentu saja tidak tuan!" jawab Zhoumi. "Bukankah yang bisa membukanya hanya anda?" lanjutnya.
"Aku sudah memasukkan DNA mu bukan?" tanyanya.
"Maaf tuan muda saya tidak tahu." Jawabnya.
"Hey, hey, kalian berdua itu sebenarnya sedang membicarakan apa sih?" tanya Heechul yang mulai kesal.
"Benar aku juga tidak mengerti apa yang kalian bicarakan!" lanjut Eunhyuk.
"Teukie hyung buku disini sangat lengkap, bahkan ensiklopedia terbatas pun ada!" kata Siwon tiba-tiba sambil mengamati beberapa buku. Disebelahnya ada Kibum yang sudah tenggelam dengan satu buku tebal yang diambilnya dari rak sebelah kiri.
"Hyung! Aku tidak tahu kau juga suka meneliti? Bahkan penelitian tentang suplemen percepat penyembuhan luka pun ada disini, walaupun belum selesai." Kata Hanggeng yang dengan semangatnya membolak balikan sebuah buku bersampul merah.
"Te-teukie hyung kau juga suka mengamati tu-tubuh ma-manusia ya? Ternyata disini ada juga buku seperti itu!" kata Ryeowook, walaupun malu-malu dia sudah melihat beberapa judul buku yang membahas tentang tubuh manusia.
"Yak! Kalian! Seenaknya saja kalian mengobrak-abrik Perpustakaan orang! Cepat ikuti aku SEKARANG!" teriak Leeteuk jengkel.
"Neeeee…! Hyuuuung….!" Jawab mereka serempak.
Akhirnya mereka sampai di ujung perpustakaan. Yang aneh adalah Leeteuk menyuruh kami berhenti didepan sebuah rak buku yang dikatakan lumayan besar dan penuh debu. Kemudian dia berjalan kearah rak disebelah kiri lalu menarik sebuah buku bersampul putih hanya saja tidak mengambilnya. Lalu tiba-tiba….
"Geeeeerrrrr…..Cleck!"
Rak buku didepan kami bergetar dan seketika rak buku itu bergeser dan membuka memunculkan sebuah ruang rahasia (ini Author dapet dari anime Konan pas episode 'Requiem Mata-Mata'). Walaupun tidak terlihat apa-apa hanya kegelapan yang terlihat karena tidak ada lampu yang menyinari.
Setelah itu Leeteuk masuk kedalamnya, dia menekan sebuah tombol disamping sebuah pintu besi dan seketika munculah lampu berwarna biru dan nampaklah lorong yang ada dibalik rak tersebut.
Kemudian munculah hologram seseorang dari alat yang komunikasi disebelah tombol yang digunakan oleh Leeteuk.
"Selamat Datang Tuan Muda Jung Soo! Apakah anda ingin memasuki ruang Lab?" tanya Hologram tersebut yang ternyata adalah seorang wanita.
"Ya aku ingin masuk! Dan mungkin nanti aku akan menambahkan DNA beberapa orang kedalam komputer, jadi tolong disiapkan!" katanya pada Hologram tersebut.
"Baik Tuan Muda! Tolong lakukan Prosedure!" katanya lagi.
Setelah itu Leeteuk melakukan beberapa Prosedure seperti pemeriksaan retina mata, sidik jari, dan beberapa hal lainnya yang mungkin mencangkup seluruh tubuh sehingga tidak ada kemungkinan penyusup masuk kedalam ruangan tersebut. WOW benar-benar teknologi dan sistem keamanan yang LUAR BIASA CANGGIH!
"Baiklah, silahkan masuk Tuan Muda!" kata Hologram itu lagi dan setelahnya pintu besi yang ada di samping pun terbuka.
"Jehsss…Cleck!" Muncul beberapa asap dari dalam ruangan setelah pintu terbuka.
"Ayo masuk!" ajak Leeteuk, sementara yang lain hanya kebingungan dan ternganga melihat betapa canggihnya teknologi yang ada!
"Hyung Kau HEBAT! Darimana kau dapatkan semua teknologi ini? Kenapa kau tidak memberi tahuku hyung?" kata Changmin semangat sekaligus murung.
"Teukie hyung kau Hebat!" kata Kyuhyun berbinar-binar. "Apa kau punya mesin game yang canggih juga hyung?" tanyanya tanpa dosa.
"Yak! Dasar kau Maniak Game! Kenapa otakmu hanya terisi game saja eoh?" kata Changmin sambil menjitak kepala Kyuhyun!
"Aww! Aish…appo Min! Kenapa kau memukulku?" bentak Kyuhyun tak terima.
"Yak berhenti bertengkar dan suruh yang lain kemari!" potong Leeteuk.
Akhirnya duo magnae evil itu pun langsung diam dan memutuskan untuk memanggil hyung mereka yang lain.
Leeteuk pun berjalan memasuki ruangan. Walaupun ruangan tersebut masih gelap dan hanya samar-samar terlihat dari penerangan dari lorong pintu masuk.
"Hyemi nyalakan lampu!" perinth Leeteuk. Dan seketika itu juga ruangan itu menyala dengan sangat terangnya.
"Selamat datang kembali Master!" tiba-tiba muncul sesosok Yeoja cantik dengan rambut hitam panjang, senyum indah, dan juga wajah baby facenya. Hanya saja sosok itu hanyalah sebuah Hologram yang diciptakan oleh Leeteuk.
"Terima kasih Hyemi! Lama tak bertemu denganmu!" kata Leeteuk sambil berjalan kearah sofa merah yang ada disamping kanan ruangan dan tiba-tiba sosok Hologram itu muncul di samping Leeteuk duduk.
"Lama tidak bertemu juga Master! Apa ada yang Master perlukan, sampai-sampai Master datang kemari?" kata sosok Hologram itu yang dipanggil Hyemi.
"Aku membawa beberapa orang kemari, aku juga sudah bilang pada Hyego untuk memasukan beberapa DNA kedalam komputer." Kata Leeteuk menjelaskan.
"Oh, apakah 'orang itu' sudah mulai bergerak Master?" tanya Hyemi.
"Ya sepertinya! Kudengar dia akan membobol Interpol Seoul dalam waktu dekat ini! Aku tidak mengerti apa yang dia rencanakan!" katanya menjawab.
"Hahaha, walaupun orang itu akan berhadapan dengan FBI maupun CIA pun Master akan tetap tenang dan kelihatan tidak perduli padanya bukan?" tanya Hyemi, sementara Leeteuk hanya mengangkat bahu acuh tak acuh.
"Teukie hyung! Kau Hebat! Bagaimana kau mempunyai ruangan seperti ini?" tanya Eunhyuk Heboh.
"Hyung! Aku benar-benar terkesan!" lanjut Shindong.
"Teukie hyung! Kenapa kau merahasiakannya dari kami? Kami kan dongsaengmu yang paling imut!" kata Junsu berteriak-teriak.
"Yak Kalian tidak bisa diam! Berisik Tahu!" kata Heechul.
"Selamat Datang Para Tuan Muda! Nama saya Kang Hye Mi, saya adalah program yang diciptakan Master Jung Soo untuk menjalankan lab ini. Sementara Hologram yang ada didepan tadi adalah Kang Hye Go dia adalah adik saya, Hologram yang diciptakan Master juga!" kata Hyemi sambil membungkukan badan.
'Cantik' batin semua orang.
"Jangan menatapnya seperti itu! Kalian tahu dia hanya Hologram yang aku buat!" kata Leeteuk sambil memutar bola matanya tanda bosan. "Lebih baik aku menjelaskan ruangan apa ini!" lanjutnya.
"Baiklah! Ini adalah ruangan lab, didepan ada ruang santai-tempat kita sekarang-lalu kedalam lagi kalian melihat ada ruang komputer, lalu jika kalian membuka pintu putih itu kalian akan masuk kedalam loboratorium." Jelasnya.
Leeteuk menjelaskan sambil berjalan memasuki ruangan tersebut. Tampaklah ruangan yang sangat besar berwarna putih diterangi dengan lampu-lampu biru. Setelah kalian melewati pintu besi akan tampak ruang santai dengan beberapa sofa merah dan sebuah meja kecil, disertai dengan sebuah fas bunga diatasnya dan sebuah tv 32 ins tergantung di dinding tembok.
Lalu lebih kedalam lagi setelah melewati lorong akan tampak ruangan dengan banyaknya layar besar di dinding tengah ruangan juga komputer-komputer yang terletak di atas meja yang mungkin berjumlah sepuluh buah dan beberapa buah kursi di setiap mejanya.
Lalu akan ada sebuah pintu yang lumayan besar berwarna merah di pojok ruangan. Dan jika kita memasukinya tampaklah ruangan berwarna putih dengan banyaknya tabung-tabung reaksi yang didalamnya banya berbagai warna zat yang tidak diketahui jenisnya. Juga beberapa alat bedah seperti pisau dan lainnya. Disana juga ada beberapa hewan percobaan yang kebanyakan adalah tikus putih dan katak.
Satu kata yang dapat dikatakan tentang ruangan itu 'KEREN!'
"Tapi apa tidak ada ruangan senjata Teukie hyung? Kalau hanya ini saja tidak akan seru!" kata Junsu tiba-tiba.
"Hahaha, kau tenang saja kalau ruangan itu tentu saja ada! Tapi bukan disini!" kata Leeteuk sambil tertawa menikmati wajah kecewa Junsu.
"Dimana hyung?" tanya Donghae antusias.
"Dipafiliun belakang." Jawab Leeteuk pendek.
"Ayo kesana Hyung!" ajak Junsu.
"Hyemi!" panggil Leeteuk. Dan seketika sesosok Hologram Yeoja bernama Hyemi muncul.
"Iya Master, ada yang bisa saya lakukan?" tanyanya.
"Bukakan jalan menuju Pafiliun belakang menuju ruang senjata!" perintah Leeteuk.
"Baik Master! Silahkan lewat sini!" katanya.
Setelah itu mereka menuju ke ruangan komputer dan menuju pojok ruangan satu lagi yang berhadapan dengan pintu ruang laboratorium. Setelahnya Leeteuk menekan beberapa tombol yang ada di dalam sebuah buku (disini hanya kamuflase aja, jadi ada meja di samping lemari berisi beberapa alat komunikasi trus diatas meja itu ada fas bunga sama buku nah padahal pas kita buka bukunya didalamnya ada tombol-tombol buat buka pintu #kayak yang ada di brankas tapi lebih canggih)
Setelah Leeteuk selesai memasukan password tiba-tiba….
"Deeeerrrrrrr….Cleck….Deeeerrrrr….Cleck!" Lantai yang ada disamping meja terbelah dan memunculkan tangga yang menghubungkan kedalam lorong panjang yang gelap (kalo ini Author dapet dari anime Konan yang pas episode 'Penyihir dari Akhir Abad')
"Keren Ruang Rahasia didalam Ruang Rahasia!" kata Shindong.
"Jadi lorong ini akan membawa kita ke Pafiliun belakang hyung?" tanya Yesung.
"Ne Yesungie, karena tempat penyimpanan senjata letaknya ada di bawah tanah." Jelas Leeteuk.
"Lalu untuk apa kau membangun jalan rahasia lagi bila kita bisa kesana lewat Pafiliun belakang Teukie hyung?" tanya Sungmin.
"Hahaha itu karena agar kita bisa sering berkumpul dan bertemu. Lagi pula itu adalah jalan pelarian diri yang bagus bukan? Karena di Pafiliun belakang juga tersedia beberapa kendaraan untuk melarikan diri jika nanti ada musuh." Kata Leeteuk memberi alasan.
'Dia bahkan sampai memikirkan ada orang yang akan membobol sistem keamanannya yang sudah canggih ini? Benar-benar Hebat!' batin semua orang.
"Kajja!" ajak Leeteuk.
Setelah menuruni tangga Leeteuk menekan sebuah tombol disamping ruang masuk setelahnya menyalalah lampu-lampu berwarna biru yang menerangi lorong tersebut. Mereka berjalan didalam lorong sampai hampir lima menit. Sungguh lorongnya tidak hanya lurus tapi juga bercabang sehingga mungkin membingungkan musuh yang ada jika akan memasuki lorong tersebut.
"Kenapa kau buat Lorongnya bercabang hyung?" tanya Kibum.
"Hahaha, tentu saja untuk mengecoh musuh!" jawab Leeteuk.
"Hyung sudah sampai." Perkataan Yunho sukses membuat Leeteuk berhenti mendadak. Untung saja dia tidak meneruskan berjalan jika diteruskan mungkin dia akan menabrak dinding tembok besi yang ada didepannya dan pastinya akan sakit sekali. #Oh author lupa bilang lorong yang dilewati mereka untuk keruang senjata terbuat dari besi yang tahan peluru dan juga tidak mudah berkarat, hehehe mian J
"Hehehe mian terlalu asik mengobrol dengan Kyu dan Changmin." Kata Leeteuk tidak bersalah sambil menunjukan senyum angel miliknya.
'Sebenarnya berapa kepribadian yang dia miliki? Kenapa sikapnya bisa berubah-ubah bahkan menjadi kekanakan seperti anak kecil sih?' bating semua orang.
Setelah itu Leeteuk menuju dinding disebelah kanan dan menekannya. Lalu dinding besi itu seperti terpotong menjadi sebuah kotak berukuran kecil dan bergeser kekanan. Didalamnya nampaklah berbagai tobol untuk menulis password sama seperti saat masuk kedalam lorong.
"Drrrreeeeettttt…Cleck!" Setelahnya dinding besi yang ada disebelah kiri bergeser dan terbukalah menunjukan sebuah ruangan yang masih gelap gulita.
Leeteuk masuk kedalam ruangan dan, "Hyego nyalakan lampu!" Seketika menyalalah lampu yang ada diruangan tersebut menampakan banyaknya senjata yang terpajang di rak-rak yang ada di dalam ruangan putih tersebut.
"Oh my God! Hyung kau dapatkan semua ini dari mana?" jerit Junsu.
"Yak! Brisik kau Lumba-Lumba! Kau tidak perlu tahu aku dapatkan semua ini dari mana!" kataku padanya.
Nampak sekali bahwa Junsu, Yoochun, Donghae, Sungmin, Yesung, dan Kangin sangat tertarik dengan berbagai macam senjata-senjata yang ada didalam ruangan tersebut.
"Oh Chulie kau ke pojok rak saja disana ada beberapa jenis bom, kau bisa mengamatinya atau mungkin membuat yang terbaru dan lebih canggih dari bom-bom tersebut!" kataku santai.
"What hyung? Kau juga mempunyai bom? Disini? Diruangan ini?" tanya Eunhyuk histeris.
"Diamlah Hyukkie! Bom itu juga tidak akan meledak bukan?" kata Leeteuk sambil memutar bola matanya bosan.
"Oh my God Hyung! Kau mempunyai Remington 700? Dan Galil Galatz/99 R? Kau sangat Keren hyung!" teriak Junsu.
'Dia bahkan memiliki senapan H&K G-3 dan Psg-1 sungguh Leeteuk bukan orang sembarangan!' batin Donghae.
"Tak Mungkin! Su-ie Teukie hyung juga memiliki SVD Dragunov dan L 96 A-1/AWP! Ya ampun hyung! Kenapa kau tidak memberitahuku bahwa kau mempunyai senapan-senapan ini sih!" teriak Yoochun jengkel.
'Disini juga banyak pistol-pistol terbaik selama produksi yang ada! Hmm…Mark23, FN57, QS2-96, HS200, Hecler and Koch USP, SIGP250 (seperti yang dibawa Donghae saat penyekapan), ternyata banyak juga. Bahkan senapan untuk Snipper juga ada, siapa Leeteuk-shi sebenarnya? Dan dari mana dia mendapatkan semua ini?' batin Kibum dan Yesung bersamaan.
"Hyung!" panggil Henry. "Darimana kau mendapatkan semua ini? Dan kau dapatkan darimana teknologi-teknologi itu?" lanjutnya.
"Kau tidak perlu tahu darimana aku mendapatkannya!" jawab Leeteuk ketus sambil tidak memandang Henry.
"Katakan Hyung! Jawab aku!" bentaknya.
Sementara Leeteuk hanya diam dan tetap tidak mau memandang Henry.
'Haaahh…dasar keras kepala kau hyung!' batin Yunho dan Jaejoong.
"Tenanglah Henry, kau seharusnya tidak membentak hyungmu seperti itu." Bujuk Jaejoong sambil mendekati Henry.
"Tapi Jae hyung hiks…aku hanya ingin tahu dari mana hyung hiks…mendapatkan semua ini! Aku hiks…tidak ingin bi-la semua i-ini hyung hiks…dapatkan dengan mencuri." Jelas Henry. sambil menangis.
"Tapi aku tidak MENCURINYA!" bentak Leeteuk emosi.
"Hyung!" teriak Yunho mengingatkan.
Setelahnya Leeteuk tampak sangat menahan emosi, dia juga seperti kesulitan menarik nafas sampai-sampai nafasnya terputus-putus. Orang-orang yang tadinya sedang sibuk melihat-lihat ruangan hanya memandang pertengkaran kakak-adik itu dengan sendu. Ya mereka mengerti bagaimana perasaan Henry yang mengkhawatirkan Leeteuk. Tapi mereka juga tidak bisa menyalahkan Leeteuk, mungkin saja ia punya alasan untuk menyembunyikan semua ini dari adiknya dan tak ingin si adik terlibat.
"Hyego! Ambilkan minuman untuk Leeteuk hyung!" perintah Yunho.
Lalu munculah sesosok Yeoja Hologram di samping tubuh Leeteuk. "Mari Master!" katanya menuntun Leeteuk kepojok dinding yang tidak diletakkan rak lemari. Setelah itu muncul sofa dan sebuah meja beserta sebuah minuman dari dalam dinding itu. Leeteukpun duduk disana sambil menegak minuman tersebut dan sang Hologram memperkenalkan dirinya sebagai Kang Hye Go seperti yang dikatakan Hyemi tadi.
"Henry-ah dengarkan hyung! Teukie hyung mendapatkan semua ini dari temannya. Dia adalah Jay sang Demon of Weapons. Dia telah dikenal banyak orang di dunia hitam sebagai pemasok dan penyeludup senjata hebat. Tapi entahlah empat tahun lalu dia menghilang entah kemana dan sampai sekarang keberdaannya belum diketahui. Dia bisa saja menemui Teukie hyung dan meminta senjata-senjata ini lagi, makanya Teukie hyung membuat ruangan ini. Kau tahu hyung tidak mencurinya dari Jay tapi dia membelinya! Dengan uang yang tentu saja dihasilkannya dari pekernjaannya sebagai Hacker. Dan mengenai ruangan ini aku dan Jaejoong yang membantu Teukie hyung membuatnya. Kami memang sudah merencanakannya. Kami tahu bahwa kau pasti mencarinya dan akan menuntut balas keluarga kerajaan. Apalagi setelah mengetahui bahwa Taecyeon masih mengincar Teukie hyung dan tidak akan segan-segan menyewa pembunuh bayaran untuk menyingkirkan orang-orang yang bekerja sama dengan Teukie hyung." Jelas Yunho panjang lebar.
'Ternyata dia bisa berbicara panjang seperti itu!' batin semua orang.
"A-ah! Benar sekali Henry-ah, kau tahu Teukie hyung tidak ingin kau celaka. Kau dengar sendirikan kata Yunnie, bahwa mungkin saja nyawamu dalam bahaya saat ini." Kata Jaejoong setelah sadar dari keterkejutannya tentang Yunho.
"Mianhae hyung aku tak tahu!" ucap Henry sambil menunduk menahan tangisnya.
"Sudah lagi pula aku tak memikirkannya!" kata Leeteuk menanggapi dengan ekspersi tak peduli.
'Haaahhh…dasar hyung keras kepala!' batin Yunho dan Jaejoong.
"Eum, hyung!" suara Sungmin memecah keheningan.
"Ya Minne-ah?" tanya Leeteuk.
"Dinding yang dipojok ruangan dalam itu kenapa berbeda? Disana juga tidak ad arak lemari penyimpanan senjata." Kata Sungmin penasaran.
"Hahaha kau menyadarinya ya? Kajja kita kesana!" kata Leeteuk dengan riang seolah-olah tidak ada yang terjadi.
'Cepat sekali moodnya berubah? Ekspresinya juga! Benar-benar dia sangat handal memainkan perasaan orang lain dan membuat orang itu bingung!' batin semua orang.
Akhirnya mereka semua sampai di depan dinding itu. Ya benar kata Sungmin ada yang aneh dan berbeda dari dinding itu. Kemudian Leeteuk berjalan kearah pojok dinding dan menekan dinding itu sehingga memunculkan sebuah tombol berwarna putih. Ditekannya tombol itu dan seketika dinding disampingnya pun bergerak terbuka.
"Jesshhh….Greeeekk…Greeeekkkk…Cleck….Jesshhhh!"
"Hyego lampunya!" perintah Leeteuk.
Dan tampaklah sebuah hangar yang luas diisi dengan lima buah sepeda motor dan sepuluh buah mobil sport dengan warna berbeda.
"Oh my God! Hyung! Kenapa kau tidak memberikan salah satu dari mereka padaku?" kata Yoochun.
"Benar itu hyung! Kau ini sangat pelit sekali sih pada kami!" sambung Junsu.
"Hey, hey, kaliankan sudah punya masing-masing! Dan lagi untuk apa aku memberikannya pada kalian!" jawab Leeteuk.
Disana terdapat lima buah motor sport yaitu, Dodge Tomahawk warna hitam, Suzuki Hanabusa warna biru, MTT Turbine Superbike Y2K warna merah, MU Agusta F4CC warna putih, Honda CBR 1100XX warna hijau.
Lalu ada sepuluh mobil sport Porsche Carrera GT warna putih, Lamborghini Murcielago LP640 warna biru, Pagani Zonda F warna hitam, Jaguar X1220 warna silfer, Ferari Enzo warna merah, Mclaren F1 warna kuning, Koenigsegg CCX warna orange, Saleen S7 Twins-Turbo warna hijau, SSC Ultimate Aero warna coklat emas, dan yang terakhir Bugati Veyron warna hitam-merah.
"Ah aku lupa bilang pada kalian, mobil-mobil ini anti peluru. Kacanya sudah aku ganti dengan kaca anti peluru, badan mobil juga tidak akan lecet dengan peluru apapun karena sudah aku poles dengan cat anti peluru, begitu juga dengan ban anti peluru yang aku pasang." Jelasnya. "Untuk motor aku juga lakukan hal yang sama." Lanjutnya.
Semuanya hanya terkejut dengan perkataan Leeteuk. Dan hanya ada satu pertanyaan di otak mereka, kecuali Yunho dan Jaejoong tentunya. 'Seberapa Kayakah Seorang PARK JUNG SOO itu?'
#Haaahhhh…author juga tidak tahu readers! Tanyakan saja ada Teukie hyung nanti!
TO BE CONTINUED :)
Rabu, 05-06-2013
Mian Readers Author updatenya lama. Habis gak ada mood buat lanjutin walau banyak ide. Tapi setelah pembagian nem dan rapot juga nasehat serta semangat temen, hari ini sepulang sekolah Author dengan semangatnya menulis dan melanjutkan FF ini! Author tahu kalian pasti sudah menunggu untuk kelanjutan FF ini. Jadi sekali lagi mohon maaf dan gomawo telah menunggu kelanjutannya!
Sampai Jumpa Chap 6!
