Title : Ειδική Ικανότητα [Eidikí̱ Ikanóti̱ta]
Genre : Sci-fi, Adventure, Friendship, Mystery
Length : Chapeterd
Point of View : Author
Disclaimer : All Canon in my fic are belong to themeselves (not my mine).
Inspirational Thing : My Favorite Story "The Price Must Be Mine" but the story is totally different!
Cerita ini murni karya Author! Tidak ada sangkut pautnya dengan cerita lain! Jika ada yang bilang cerita ini sama dengan cerita lain mungkin hanya beberapa Ide yang author ambil dari cerita tersebut! Tetapi secara keseluruhan cerita ini MURNI karya pertama Author!
Jika ada yang tidak suka silahkan Close cerita ini!
Terima Kasih!
ειδικές ικανότητες
Angel Muaffi©2012
Totally Reserved
Chapter 9
Saat ini nampak sebuah mobil sport putih sedang memasuki sebuah mansion yang sangat mewah. Mobil tersebut akhirnya berhenti tepat didepan pintu mansion tersebut.
"Ha-ah akhirnya sampai juga di Home Sweet Home!" kata Heechul dengan senyum kelelahan diwajahnya.
"Tunggu Heechul hyung! Bagaimana dengan Teukie hyung?" tanya Donghae.
"Apa kita harus membangunkannya hyung?" tanya Sungmin.
"Coba saja, Hae coba kau bangunkan Teukie hyung!" perintah Heechul acuh tak acuh.
"Jangan! Jangan bangunkan dia!" tiba-tiba ada sebuah suara yang mengusik mereka.
"Yunho/Yunho hyung!" kata Heechul, Donghae, dan Sungmin bersamaan.
"Hn! Biar aku yang menggendong Teukie hyung kalian masuk saja." Katanya sambil berjalan menuju tempat duduk Leeteuk.
Mengangkat bahu tidak perduli mereka bertiga akhirnya meninggalkan mobil dan memasuki mansion.
"Ha-ah kenapa kau bisa seperti ini hyung? Apa karena 'masalah itu'?" tanya Yunho sambil memandang sendu Leeteuk. 'Kalau kau akan seperti ini aku pasti akan merelakan diriku tidak diselamatkan olehmu waktu itu.' Batinya Yunho sambil mengangkat Leeteuk dan menggendongnya ala bridal stayle *maaf kalo salah penulisannya :P*
Sesampainya dikamar Leeteuk ternyata Jaejoong sudah menunggu Yunho disana. Dia berjalan mendekati Yunho dengan pandangan was-was.
"Bagaimana Yun? Apa Teukie hyung baik-baik saja?" tanya Jaejoong khawatir setelah Yunho membaringkan Leeteuk ditempat tidur.
"Dia tidak apa-apa mungkin sedikit demam, kau tidak usah terlalu mencemaskannya Jae. Ingat Teukie hyung itu adalah orang yang kuat." Kata Yunho sambil memandang sendu kearah Leeteuk yang terbaring ditempat tidur dengan peluh yang bercucuran.
"Baiklah kalau begitu aku akan mengambil handuk dan air es untuk menurunkan demam Teukie hyung." Kata Jaejoong sambil berjalan keluar ruangan.
"Hyung…mian…mianhae hyung…" kata Yunho bergumam kecil. "Seharusnya ini tak terjadi padamu hyung." Katanya lagi sambil memandang sendu Leeteuk.
0o0o0o0o0o0
Cuuuiittt….cuuuiittt…cuiittt….
Ternyata pagi telah tiba, sinar matahari juga menyinari salah satu kamar mewah dan klasik namun sederhana yang sedang ditempati oleh sesosok namja yang sedikit manis dan sedang terlelap diatas kasur.
"Euuungght…" suara erangan nampak berasal dari namja yang sedang terbaring diatas tempat tidur tersebut.
"Kau sedah bangun hyung?" kata Jaejoong saat memasuki kamar itu.
"Hm, pulang jam berapa semalam kami?" tanya Leeteuk sambil memegang kepalanya yang terasa pening.
"Tengah malam hyung. Dan perlu kau tahu kalau kau harus meralat ucapanmu itu tentang semalam menjadi kemarin malam, karena sesungguhnya setelah pulang dari tempat itu kau demam tinggi dan tidak sadarkan diri selama sehari." Jawab Jaejoong sambil membuka tirai kamar untuk membuat sinar matahari masuk dan menerangi kamar tersebut. Ia juga memandang Leeteuk dengan tatapan menusuk dan menekankan kata sehari.
"Oh. Lalu kenapa kau ada disini?" tanya Leeteuk lagi.
"Aku dan Yunho memang ada disini saat kau pulang hyung. Dan perlu kau tahu Min Jun hyung yang menelepon kami dan mengatakan kau kambuh. Dan lagipula kalau kami tidak kemari siapa yang akan merawatmu eoh?" Kata Jaejoong dengan nada sedikit ketus. "Dan apa-apaan itu huh? Pasti kau tidak meminum obatmu sampai-sampai dalam waktu yang berdekatan kali ini kau bisa kambuh dua kali eoh?" lanjutnya dengan nada yang terkesan marah dan menyindir.
"Hehehe mian Jaejoong-ah. Aku lupa dan akhir-akhir ini aku sedang ada urusan." Kata Leeteuk dengan tampang polos tidak bersalahnya.
"Urusan ya? Urusan apa eoh?" tanya Jaejoong menyelidik. "Eum…itu…" kata Leeteuk gugup. "Sudah kau tidak usah berbohong padaku hyung! Pokoknya seminggu kedepan aku akan mengawasimu! Aku juga melarangmu untuk keluar rumah kecuali sekolah! Dan setiap kesekolah kau akan aku dan Yunho antar! Oh bukan hanya itu saja, akan aku perhatikan dengan baik kalau kau sudah meminum obat mu setiap hari!" kata Jaejoong sambil berkaca pinggang dan meninggalkan kamar tersebut.
"Hahh…matilah aku! Jaejoong tidak pernah main-main dengan perkataannya!" gumam Leeteuk setelah menghela nafas panjang. "Ck! Bagaimana aku bisa bersenang-senang kalau selalu diawasi oleh sang pecinta gajah itu?" lanjutnya. "Apa aku suap saja dia dengan boneka gajah ya? Ah itu tidak mungkin! Biarpun dia mau, tapi detik itu juga dia akan merubah rencana dan menjebakku dengan melaporkannya pada Yunho! Agggghhhttt….apa yang harus kulakukan?" gumam Leeteuk frustasi.
"Ada apa hyung?" tanya sebuah suara bass yang tiba-tiba berada di sebelah Leeteuk. 'Matilah kau Park Jung Soo!' batin Leeteuk shock karena dia tahu siapa pemilik suara bass tersebut.
"Eerrr,,,Y-ya! Kau Jung Yunho! Seenaknya saja kau mengagetkanku huh!" kata Leeteuk pura-pura marah. INGAT! PURA-PURA!
"Oh mian hyung, aku tidak bermaksud. Lagi pula dari tadi aku memanggilmu kebawah untuk sarapan kau tidak menyahutinya dan malah mengomel-omel tidak jelas." Kata Yunho dengan datar. "Apa lagi tadi kau membawa-bawa namaku dan Jaejoong juga masalah suap-menyuap. Memangnya ada apa denganku dan Jaejoong hyung?" tanya Yunho sambil menyeringai.
Glup! Matilah aku!
"Errr…ti-tidak ada apa-apa! Ya tidak ada apa-apa!" kata Leeteuk sedikit gugup. "Kajja kita kebawah, pasti yang lain sudah menunggu kita dibawah." Kata Leeteuk sambil berjalan kearah pintu keluar kamar tersebut lalu segera kabur ke ruang makan. Sementara Yunho yang melihatnya hanya tersenyum kecil dan mengeleng-gelengkan kepalanya. 'Hyung, hyung, kau itu sangat lucu dan mudah ditebak!' kata Yunho dalam hati. (Ck! Mudah ditebak bagaimana? Padahal selama ini tidak ada yang tahu seorang Leeteuk yang seseungguhnya. Ya tapi sekarang kita tahu bahwa hanya seorang Jung Yunho dan Kim Jaejoong lah yang mengetahuinya, oh jangan lupakan Min Jun dan tentu saja author yang sangat suka menyiksa Teukie oppa #plak dibacok Leeteuk)
Setelah menutup pintu kamarnya Leeteuk pun langsung menyusul Yunho yang menuju ruang makan. Setelah menuruni tangga dan melewati lorong (inget mansion nya Teukie hyung besar loh, lebih besar dari istananya Anang ma Ashanty) yang lumayan panjang hingga akhirnya mereka berdua sampai di ruang makan yang sangat besar. Nampak sepertinya hanya tinggal mereka berdua saja yang tidak menempati dua buah bangku kosong yang ada disana. Walaupun masih ada dua buah bangku yang kosong lagi tapi sepertinya kalian bisa menebak kedua bangku itu milik siapa, ani? Yap milik dua manusia paling manis dan imut yang sama-sama menggemari acara masak-memasak di dapur (ya iyalah thor masak didapur masa di kamar mandi, euuuiihh :P) siapa lagi kalau bukan duo JaeWook kita.
"Makanan siap!" teriak Jaejoong sambil menaruh beberapa makanan di meja makan. Disusul Ryeowook yang ada dibelakangnya.
"Wiiihh…kelihatannya enak nih hyung!" kata Changmin bersemangat. Matanya berbinar-binar melihat beberapa masakan yang tersedia di meja makan.
"Jadi Wookie, kau juga pandai memasak?" tanya Siwon.
"Eum…n-ne hyung aku memang suka memasak." Jawab Ryeowook malu.
"Woaahh…ini enak sekali Jae hyung, Wookie hyung!" kata Changmin berbinar-binar.
"Tentu saja enak Food Monster! Semua makanan yang kau makan mana ada yang kau bilang tidak enak!" kata Kyuhyun sewot.
"Ck! Kau diam saja Maniak Games, terserah aku lah mau bicara apa. Toh ini mulutku sendiri!" kata Changmin tak peduli dan mulai mengambil beberapa potong makanan dan menaruhnya kedalam piringnya.
"Sudah lebih baik kita segera memulai sarapan saja, dari pada melihat pertengkaran konyol ini." Kata Heechul sambil mulai mengisi piringnya dengan nasi.
"Woaahh…benar ternyata makanan ini enak sekali. Hyung, Wookie-ah aku jadi nge-fans sama masakan kalian!" kata Eunhyuk sambil mengangkat jempolnya.
Akhirnya mereka semua makan dengan lahapnya dan tidak lupa dengan diiringi obrolan hangat. Eum mungkin bukan obrolan hangat bila dilihat dari sudut pandang saat ini dimana sepertinya terjadi adu mulut antara Heechul dengan Donghae dan Eunhyuk, lalu Changmin dengan Kyuhyun.
"Yak Food Monster! Itu kan makanan ku!" teriak Kyuhyun pada Changmin.
"Enak saja! Ambil saja yang lain Maniak Games, yang ini sudah jadi miliku!" kata Changmin tidak mau mengembalikan makanan Kyuhyun.
"Yak Ikan Amis! Kenapa kau mengambil Bibimbab ku eoh?" lagi Heechul berteriak karena untuk sekian kalinya Donghae menjailinya.
"Yak-Yak! Monyet Jelek! Kemarikan Jus ku!" Sekarang justru Eunhyuk yang menjahili Heechul dan Donghae.
'Hhaaahh…kenapa jadi berisik seperti ini sih?' batin semua melihat pertengkaran antara duo ChangKyu dan trio HeeHaeHyuk.
Sementara Leeteuk yang melihat itu hanya tersenyum tipis dan tulus. Dia benar-benar merasa hangat saat bersama mereka semua. Kadang-kadang ia masih mensyukiri hidupnya yang bisa bertemu dengan mereka semua.
"Tuan muda Jung Soo, maaf mengganggu sebelumnya. Tapi beliau sudah datang dan sedang menunggu di ruang tamu." Tiba-tiba Zhoumi datang dan mengatakan bahwa ada seseorang yang datang.
"Oh? Kenapa dia tidak langsung ke ruang makan saja? Biasanya ia langsung menemuiku tanpa harus memintamu memanggilku Zhoumi." Kata Leeteuk bingung.
"Saya ti-" perkataan Zhoumi terpotong saat mendengar suara seseorang.
"Yoo! Little Angel ku! Bagaimana keadaanmu eoh? Apa kau sudah membaik?" tanya seseorang itu yang ternyata adalah Min Jun.
"Ck, tentu saja aku sudah baikan! Dan apa maksudnya itu hah? Kau menyuruh Raja Beruang dan Ratu Gajah kemari?" tanya Leeteuk marah.
'Raja Beruang? Ratu Gajah?' batin mereka semua.
"Hehehe mian. Lagipula mereka berdua juga khawatir denganmu Little Angel." Kata Min Jun sambil mendudukan diri disebelah kursi Yunho dan Leeteuk.
"Eum Min Jun hyung, siapa yang Teukie hyung maksud Raja Beruang dan Ratu Gajah eoh?" tanya Donghae.
"Oh itu. Tentu saja Yunho dan Jaejoong." Jawabnya dengan biasa sambil mengambil beberapa makanan.
"Teukie hyung!" panggilan bernada rendah dari Yunho dan Jaejoong pun sontak membuat yang lain meneguk ludah mereka dengan sulit.
Glup!
'Matilah kau Park Jung Soo!' batin Yunho dan Jaejoong.
'Matilah aku! Awas saja kau Min Jun hyung! Setelah ini aku akan membuat perhitungan denganmu karena telah membuat Raja Beruang dan Ratu Gajah marah. Ya tuhan selamatkan aku!' batin Leeteuk sambil melirik takut kearah Yunho dan Jaejoong.
"Hehehe mian Yun, Jae, aku tidak bermaksud untuk memanggil kalian seperti itu. Da-dan lagi panggilan itu Min Jun hyung yang menciptakannya." Kata Leeteuk takut-takut. Ia berharap Yunho dan Jaejoong percaya padanya dan merubah sasaran menjadi memarahi Min Jun.
"Min Jun hyung!" kata mereka berdua lagi.
"Wae? Ada masalah dengan itu?" tanya Min Jun santai.
'Sungguh dia cari mati!' batin semua orang saat melihat aura aneh dari Yunho dan juga Jaejoong.
Hhaahh… Helaan nafas keluar dari mereka berdua.
"Ya sudah sekarang ada apa hyung kemari?" tanya Jaejoong masih dengan nada dinginnya.
"Eum hanya ingin membicarakan rencana Taecyeon saja." Jawabnya santai.
"Eum Jae hyung dia siapa?" tanya Junsu.
"Eoh? Kau tidak mengenaliku pantat bebek?" kata Min Jun heran.
"E-eh siapa kau? Da-dan siapa yang kau panggil pantat bebek eoh?" tanya Junsu mulai emosi.
"Kkhhaau ammpt mmeenaalnnya aummt Juungsshuu hhuung?" kata Changmin dengan mulut penuh dengan makanan.
"Yak Food Monster telan dulu makanan mu itu!" teriak Kyuhyun dan Heechul bersamaan. Karena mereka berdua duduk disebelah Changmin dan merasa sangat rishi dengan kelakuan sang Food Monster tersebut.
"Hahaha dasar bocah kecil Maniak Makan!" tawa Min Jun. "Kau juga jidat lebar lama tak bertemu!" kata Min Jun sambil menatap Yoochun. "Dan mana adik kecil ku yang berbipi tembam itu? Yak! Mochi kau tidak beri salam pada hyung?" lanjut Min Jun sambil melambaikan tangannya kearah Henry yang dari tadi diam memakan makanannya.
"Hn! Terserah kau lah hyung!" jawab Yoochyun kesal sedangkan Henry hanya bergumam saja tidak berduli dengan hyung nya yang OOC itu, sementara hanya dibalas tawa oleh Min Jun.
"Mianhae semua, Leeteuk-ssi siapa sebenarnya orang yang ada disebelah dirimu itu?" tiba-tiba suara dingin seseorang mengintrupsi kegiatan tawa Min Jun.
"Oh hai Velnias. Tidak ku sangka kau ada disini juga." Kata Min Jun tersenyum -ralat menyeringai- pada Kibum.
"Oke semua perkenalkan namaku Park Min Jun, aku adalah kakak dari Ok Taecyeon atau Park Taecyeon. Senang bertemu dengan kalian semua." Kata Min Jun sambil berdiri lalu membungkukkan badannya.
"MWORAGO?" teriak semua yang ada disana.
0o0o0o0o0o0
"Kau sudah mendengarnya?" tanya seorang namja bertubuh tinggi tegap dengan wajah tampan dan badan yang berisi dengan kulit kecoklatannya juga rambut coklat tua dan menggunakan kemeja putih dengan stelan jas warna hitam ditambah aksen emas yang sedang duduk di sebuah sofa bersama seorang namja yang lebih pendek darinya namun berwajah lebih ceria dibanding dengan namja disebelahnya. Beda dengan namja disampingnya namja yang lebih pendek itu menggunakan kemeja warna biru dan stelan jas warna putih dengan aksen hitam. Tatanan rambutnya juga sedikit berbeda dan kelihatan lebih modis dengan warna coklat pirang.
"Hn, sibodoh itu sudah kembali dari Amerika bukan?" kata salah seorang namja yang duduk disofa di depan kedua namja tadi. Namja tersebut menggunakan kemeja hijau dan stelan jas yang berwarna senada namun lebih gelap dengan aksen emas yang ketara sekali.
"Apa dia akan membawa Jay juga?" tanya namja yang memakai stelan jas putih.
"Wooyoung-ah kenapa kau tidak tanya pada tuan muda disamping ku saja agar kau tidak merasa penasaran sih?" kata namja berstelan jas hijau terhadap namja berstelan jas putih yang dipanggil Wooyoung itu.
"Ne, ne, Taecyeon-ah apa Jay juga akan ikut dengan 'dia'?" tanya Wooyoung pada Taecyeon yang sedang duduk disamping namja berstelan jas hijau tua sambil memainkan ponsel canggihnya. Berbeda dengan mereka semua Taecyeon menggunakan kemeja putih dengan stelan jas merah marunnya dipadukan dengan aksen emas yang ada di lengan jas dan dibahunya, sungguh bemar-benar selera yang tidak bisa dianggap remeh.
"Molla, kalaupun aku menyuruh si bodoh itu membawanya belum tentu dia akan kemari dengannya." Jawab Taecyeon dingin sambil terus memainkan ponselnya. Sementara yang diajak bicara hanya cemberut karena pertanyaan yang diajukannya tidak terjawab sama sekali.
"Sudahlah Wooyoung, nanti kita juga akan tahu sendiri apakah Jay akan ikut atau tidak. Memangnya kalau Jay ikut kau mau melakukan apa padanya?" tanya namja yang berstelan jas hitam.
"Hehehe, aku mau meminta koleksi senjata terbaru yang Jay hyung buat." Katanya sambil membayangkan senjata-senjata tersebut.
"Dasar kau tidak pernah berubah." Kata namja berstelan jas hijau tua.
"Dia sudah datang." Kata Taecyeon tiba-tiba.
"Hey everyone, do you miss me?" tanya salah seorang namja yang berwajah putih dengan rambut coklat mudanya juga seringai khas nya.
"Nickhun hyung!" teriak Wooyoung sambil berlari kearah Nickhun.
"Hey baby Woo, lama tak bertemu. Oh ya aku bawakan oleh-oleh untuk mu." Kata namja yang berkemeja putih dengan jaket bulu warna coklatnya juga kacamata hitam yang bertengger diwajahnya yang putih bersih dan tampan itu.
"Yey! Mana hyung? Aku ingin mencobanya!" kata Wooyoung sambil bergelayutan dilengan Nickhun.
"Nanti baby Woo, sekarang aku harus menyapa tuan muda yang angkuh itu dulu." Kata namja yang dipanggil Nickhun itu.
"Hello tuan muda Ok Taecyeon yang terhormat! Sudah lama tak bertemu ternyata, apa kau merindukanku?" kata Nickhun berbasa-basi sambil mendudukan dirinya disamping Taecyeon sementara Wooyoung telah kembali duduk disamping namja yang berstelan jas hitam.
"Oh hello Changsung hyung lama tak bertemu, kau juga Junho-ya bagaimana kabarmu?" kata Nickhun.
"Hn!" kata namja yang berstelan jas hitam yang dipanggil Changsung dengan ketus nya.
"Baik Nickhun hyung! Bagaimana dengan oleh-oleh yang aku pesan?" berbeda dengan Changsung namja berstelan jas hijau tua malah menjawab dengan antusias sama dengan Wooyoung hanya saja tidak berlebihan.
"Hahaha baiklah nanti kita kerumah tuan muda saja ya? Oh Woo baby kau juga harus ikut ne?" kata Nichun dengan santai sambil menyindir Taecyeon sedangkan Junho dan Wooyoung yang mendengarnya kata-kata Nickhun malah tertawa, lalu Changsung hanya menyeringai, sementara yang diejek hanya mendengus tidak peduli.
"Terserah kau saja!" kata Taecyeon akhirnya.
"Ne, ne, kalian semua sama sekali tidak berubah ne! Aku senang sekali bisa kembali ke Korea, yah walau hanya untuk menjalankan misi sih." Katanya sambil menyamankan posisi. 'Memangnya kau tidak berubah apa? Tetap saja menyebalkan dan seenaknya sendiri.' Batin Taecyeon dan Changsung sweadrop.
"Ne, ne, ngomong-ngomong soal misi apakah semuanya sudah beres hyung? Kau tidak meninggalkan satu hal pun kan? Karena misi ini bukan misi biasa karena yang memerintahkan langsung adalah Yang Mulia." Kata Wooyoung polos.
"Hn, aku tidak mungkin mengecewakan Yang Mulia." Kata Taecyeon dingin.
"Hhaahh…terserah kau saja Taec-ah. Yang penting aku sudah memperingatkan dirimu, jika kau melakukan sesuatu diluar rencana apalagi tanpa mendiskusikannya denganku entah itu masalah apa saja atau berkaitan dengannya kau akan mati." Kata Nichun santai namun dari nada bicaranya sangat dingin penuh penekanan.
0o0o0o0o0o0
Akhirnya setelah acara sesi introgasi antara Min Jun dan para Member Suju kita yang lain plus Changmin dan Junsu, mereka semua (minus Leeteuk, Jaejoong, Hanggeng, dan Ryeowook) akhirnya berada di apartement Yunho. Untuk apa? Tentu saja untuk melatih kemampuan mereka semua. Dan kalian penasaran kan kenapa Min Jun juga berada disini? Alasannya karena ia ingin berbicara sesuatu dengan Yunho setelah sesi latihan. Tentu saja itu dimanfaatkan Yunho untuk meminta Min Jun membantunya mengatasi mereka-mereka yang tidak terlalu mahir bela diri seperti Heechul, Kibum, Eunhyuk, Henry, dan Shindong. Pengecualian untuk Kyuhyun karena dia bukan ahli berkelahi, walaupun setidaknya diperlukan kemampuan untuk melawan musuh namun itu masih dapat difikirkan mengingat adanya sang Food Monster yang bersamanya.
Oke author bingung sebenarnya mau kasih sesi latihannya apa nggak tapi karena author lagi gak ada ide dan lagi kejar setoran karena readers banyak yang minta update cepat akhirnya dengan penyesalan yang sangat luar biasa #biasa aja kali thor# author tidak akan menceritakan sesi latihan. Ya kalian sudah tahu sendirikan seperti apa sesi tersebut? Latihan bela diri, latihan membidik lawan, latihan menembak, simulasi pengintai, ya seperti itu lah. Lagian daripada bosen mending kita lihat apa yang dilakuin Leeteuk, Jaejoong, Hanggeng, dan Ryeowook. Yuk Ya Yuk!
Di Ruang Rahasia Mansion Leeteuk.
"Hyung untuk apa kau menyuruhku dan Wookie untuk kemari?" tanya Jaejoong pada Leeteuk.
"Kau diam dan lihat saja." Kata Leeteuk tidak menjawab pertanyaan Jaejoong.
"Hyemi persiapkan semuanya dan bantu Hanggeng sebisamu." Kata Leeteuk pada sosok yeoja hologram disebelah Jaejoong.
"Ne Master akan saya siapkan terlebih dahulu." Kata Hologram tersebut sebelum menghilang. Lalu disusul Hanggeng yang menuju laboratorium penelitian. Sementara Leeteuk mendudukan dirinya santai di sofa sedangkan Jaejoong dan Ryeowook hanya mengikutinya dengan bingung.
Beberapa menit setelahnya Hanggeng kembali dengan beberapa barang didalamnya. Jika bisa dijelaskan barang-barang tersebut semuanya berbentuk aneh. Lalu Hyemi muncul dan menyuruh kami untuk keruang komputer. Disana Hyemi telah menunggu kami, dia berdiri disamping sebuah alat dengan layar yang sangat lebar.
"Master semuanya telah saya siapkan. Master dan Master Hanggeng sudah bisa mengoperasikan alat ini. Silahkan Master." Kata Hyemi.
"OMG hyung alat apalagi yang kau buat? Jangan bilang alat yang aneh-aneh seperti waktu itu!" kata Jaejoong heboh.
"Tenang saja Joongie, hyung tidak berniat membuat sesuatu yang seperti alat sebelumnya. Lagipula alat ini untuk Wookie." Kata Leeteuk.
"Untukku hyung?" tanya Ryeowook.
"Ne alat ini untukmu." Kata Leeteuk sambil berjalan menuju alat tersebut. "Nama alat ini adalah R73-W00K. Alat ini berfungsi untuk mengetahui kelemahan dari tubuh lawan. Jika Wookie adalah ahli dalam tubuh manusia bagian luar, alat ini akan menyempurnakannya dari luar maupun dalam." Lanjut Leeteuk.
"Maksudmu hyung?" bingung Jaejoong.
"Maksudku adalah jika Wookie mempunyai suatu analisa pada tubuh manusia itu, alat ini akan membantunya apakah analisisnya benar ataukah salah. Itupun dilengkapi dengan beberapa presentase keakuratannya. Maksudku jika misalkan Wookie menganalisi seseorang mengidap penyakit tertentu alat ini akan memperlihatkan seberapa parah penyakit yang dideritanya. Lalu hal apa yang paling efektif untuk menyembuhkan sang pasien." Jelas Leeteuk. 'Sayang sekali alat ini tidak dapat menyembuhkan diriku Joongie. Karena sampai kapanpun aku tidak akan sembuh.' Lanjut Leeteuk dalam hati. Sorot mata Leeteuk sekarang berbeda dengan saat ia menjelaskan tentang alat tersebut beberapa waktu lalu. Sorot mata yang seperti kesedihan dan kekosongan, namun hal itu hanya bertahan beberapa detik saja karena setelahnya Leeteuk sudah kembali seperti semula memasang topengnya, sebuah senyuman penuh kebohongan. Dan Jaejoong menangkap sorot mata dan senyuman itu setelahnya ia hanya tersenyum miris.
Jaejoong tahu jika Leeteuk sudah memasang ekspresi seperti itu pasti ada yang disembunyikannya. Dan kemungkinan hal itu berkaitan dengan dirinya sendiri. Karena jika itu menyankut dirinya, Yunho, atau bahkan yang lain, ia pasti akan dengan senang hati menceritakannya.
"Hebat hyung! Lalu bagaimana cara mengoperasikannya?" kata-kata Ryeowook akhirnya menghentikan lamunan Jaejoong tentang Leeteuk.
"Hehehe, jadi kau penasaran Wookie-ah?" tanya Leeteuk dengan senyum, namun bukan senyum kebohongan seperti tadi. Agaknya kelakuan Ryeowook sedikit telah membuat Leeteuk lupa akan kata-katanya tadi.
"Tentu saja hyung! Dan lagi aku harap dengan alat ini aku bisa membantu yang lain untuk menjalankan misi. Karena aku juga ingin berjuang dengan kalian semua." Kata Ryeowook bersemangat.
"Hahaha tentu saja Wookie! Aku juga menciptakan alat ini juga untuk keperluan mendadak seperti itu. Dan cara kerjanya nanti akan aku minta Hanggeng menjelaskannya." Kata Leeteuk.
"Yey! Hyung sangat baik padaku!" kata Ryeowook semangat sambil memeluk Leeteuk, sedangkan Leeteuk hanya tertawa dengan tingkah dongsaengnya satu itu.
Tanpa disadari mereka berdua ada sepasang mata yang menyaksikan interaksi mereka berdua dengan sorot mata terharu. Bagaimana bisa ia tidak terharu, dengan matanya sendiri hyung yang disayanginya itu sudah dapat tersenyum seperti dulu lagi. Saat pertama kali ia meminta dirinya dan Yunho juga yang lain untuk keluar dari organisasi dan membantunya untuk keluar dari keterpurukan. Senyum yang mampu menghangatkan hati dan membuat orang yang memandangnya juga ikut tersenyum, sama seperti dirinya sekarang. Ya Jaejoong sangat tahu hal itu melebihi siapapun.
"Hyung apakah alat-alat yang lain akan diuji cobakan juga?" tiba-tiba Hanggeng bersuara dan itu sukses menghentikan lamunan Jaejoong dan juga acara peluk-pelukan yang dilakukan Ryeowook.
"Hahaha, ne, ne, aku jadi lupa dengan hal itu. Baiklah kita uji coba saja." Kata Leeteuk.
"Alat apa lagi itu hyung?" tanya Jaejoong.
"Ini adalah beberapa perlengkapan kita untuk misi itu. Aku sudah menunjukan sampel pada Hanggeng dan ia aku suruh untuk memperbanyaknya dan menyempurnakannya." Jelas Leeteuk.
"Ini apa hyung?" tanya Ryeowook sambil menunjuk sebuah baju atau bisa disebut jaket? Author juga tidak tahu, mending kita dengerin aja penjelasan Teukie sama Hanggeng aja.
"Ini adalah baju anti peluru yang sudah aku ubah ulang dari yang Teukie hyung rancang. Bentuknya yang simple dan bahannya yang tidak terlalu berat memudahkan kita untuk bergerak secara leluasa. Baju itu juga ditambah pelindung bagian tangan dan begitu juga dengan celananya. Bahan dalamnya juga sangat dingin dan menyerap keringat. Aku memberikan beberapa fariasi warna juga, ada hitam-coklat, coklat-orange tua, dan hijau-coklat (bentuk bajunya seperti baju Abri tapi celananya semua berwarna hitam)" jelas Hanggeng.
"Lalu yang ini?" tanya Jaejoong.
"Itu C0N-4N, alat komunikasi. Bentuknya seperti Kacamata memudahkan kita untuk mengelabui musuh saat kita menyamar. Kacamata ini juga dilengkapi dengan sensor pendeteksi yang ada di jam ini. Bukan itu saja aku sudah memasukan semua data yang berkaitan tentang lokasi dan daerah-daerah strategis untuk bersembunyi jadi kalian hanya menyebutkan lokasi dan akan tampak peta denah lokasi tersebut, beserta pendeteksi manusia. Jadi jika ada penjaga atau musuh kacamata ini sudah mendeteksinya." Jelas Leeteuk sambil menekan beberapa tombol dan membuat kacamata berwarna putih transparan itu mengeluarkan antenna dan pada bagian kacanya memunculkan sebuah layar tentang denah lokasi mansion. "Ini juga bisa digunakan untuk melihat target atau orang yang sedang kita hadapi. Jadi saat kau mengarahkannya pada orang itu kacamata ini akan mendeteksikannya dan mengunduh beberapa informasi tentangnya termasuk keahliannya." Lanjut Leeteuk.
"Sedangkan ini 74M-T, sebuah Jam Tangan multi fungsi. Jika kalian menekan tombol ini bagian tutup kaca akan terbuka lalu jika kalian menekan ini akan keluar jarum yang berfungsi untuk membius. Jam ini juga terdapat alat pelacak yang menghubungkan dengan kacamata itu jadi kita akan saling mengetahui posisi masing-masing. Jam tangan ini juga bisa digunakan untuk membuka pintu atau untuk memecahkan sandi, kalian bisa mengeluarkan kabel kecil didalamnya dan menyambungkannya pada mesin pembuka pintu lalu semua data-datanya akan langsung terhubung dengan komputer kita disini dan sandinya akan dipecahkan oleh trio magnae itu (Kyuhyun, Henry, Changmin)" jelas Leeteuk.
"Woah ada sepatu roda juga ya hyung?" kata Ryeowook terkagum-kagum.
"Ne, itu S.P-R0D4. Sepatu roda multifungsi. Sepatu roda ini bisa berjalan dimana saja, diatas air, dijalanan biasa, bahkan bisa berubah menjadi sepatu biasa jika kita menekan tombol ini. Sepatu ini juga bisa menambahkan tenaga jadi saat kita akan mengejar musuh sepatu ini akan meningkatkan kekuatan berlari kita dengan menggunakan tenaga listrik dan magnet untuk merangsang otot kaki. Selain itu sepatu ini juga ditambah dengan turbo kecepatan penuh jika kita menggunakannya dalam mode sepatu roda." Jelas Hanggeng.
"Ya ampun hyung kenapa tidak dari dulu saja kau menciptakan alat-alat ini? Jika Changmin dan Junsu melihatnya mereka pasti akan berteriak histeris." Kata Jaejoong kagum.
"Ck, aku sudah membuatnya dari dulu Joongie namun itu hanya sketsanya saja. Aku tidak punya waktu untuk membuatnya lagi pula sekarang aku mempunyai seorang asisten. Dan masalah Changmin dan Junsu, kurasa bukan mereka saja yang akan berteriak tetapi Donghae, Eunhyuk, Kyuhyun, dan bahkan Yoochyun juga akan berteriak Pabbo!" kata Leeteuk dengan muka jengkel.
"Hehehe, kurasa Teukie hyung benar juga Jae hyung!" kata Ryeowook menanggapi.
"Ne kau benar, ya sudah Kajja perkenalkan alat-alat yang lainnya! Aku sangat penasaran!" kata Jaejoong semangat.
"Ne baiklah, nah yang ini khusus ciptaan Hanggeng. KMR-45U5 ini adalah sebuah kamera mini yang dapat merekam video. Aku sebenarnya berniat untuk meminta Yesung memasangnya di dalam Interpol karena seperti kata Kibum kemungkinan kamera pengawas nanti akan diambil alih oleh Taecyeon, jadi agar tidak membuat dia curiga akan lebih baik jika kita memasang kamera ini di samping kamera pengawas." Jelas Leeteuk yang hanya dibalas angukan oleh Jaejoong dan Ryeowook.
"Kamera mini ini aku buat beberapa fariasi dan sudah aku tambahkan kapasitas memorinya. Mungkin sekitar 16 MB, jadi kita tidak perlu repot-repot jika memori dalam kamera habis. Aku membuatnya dalam berbagai bentuk, ada yang seperti kancing baju, lalu ada juga yang bisa di selipkan di jam tangan, juga di dasi, dan aku juga membuatnya seperti bros untuk wanita, ya kalian tahu untuk berjaga-jaga." Lanjut Hanggeng.
"Hehehe sepertinya kita sudah siap dengan semua peralatan yang ada hyung." Kata Ryeowook.
"Ne hanya tunggu menjalankan rencana selanjutnya. Aku yakin hyung pasti sudah mempunyai beberapa kejutan untuk Taecyeon. Apalagi ditambah dengan Min Jun hyung." Kata Jaejoong mengomentari. "Hhaahh…aku tidak akan ikut campur mengenai kegilaan-kegilaan yang akan kalian bikin selanjutnya hyung! Aku menyerah! Yunnie juga pasti tidak ingin ikut campur." Kata Jaejoong lagi sambil berjalan menuju sofa di ruang santai sementara Leeteuk hanya tertawa nista sedangkan Hanggeng dan Ryeowook hanya menatap keduanya bingung.
Kalian penasaran dengan kata-kata Jaejoong tadi?
Hahaha tunggu saja penjelasan Angel selanjutnya ne :D
0o0o0o0o0o0o0
"Jadi bagaimana hyung perkembangan kondisi kesehatan Teukie hyung?" tanya Yunho saat waktu istirahat mereka. Pandangannya menerawang sambil sesekali melihat antraksi antara Junsu, Yoochun, dan Changmin dengan anggota-anggota yang lainnya.
"Buruk. Hanya itu yang bisa ku katakan padamu Yunho-ah." Jawab Min Jun. "Aku rasa obat yang kuberikan selama ini padanya tidak membuahkan hasil sama sekali, bahkan untuk memperlambat virus itu pun tidak mampu. Dan perlu kau ketahui bagian terburuknya virus tersebut telah mempelajari kerja obat yang kuberikan dan mereka mulai dapat mengatasinya dan lebih pintar dalam menghadapi obat yang aku berikan." Jelas Min Jun lagi.
"Apakah tidak ada cara lain hyung? Setidaknya untuk memperlambat virus tersebut sampai kami menemukan orang yang membuat virus tersebut." Kata Yunho lirih.
"Sebenarnya aku tidak mau mengatakannya, namun obat yang kemarin aku berikan adalah hasil percobaan terbaruku. Dan kau bisa lihat sendirikan bagaimana efek dari obat tersebut? Bila pun bisa memperlambat virus tersebut tapi sistem kekebalan dan daya tahan tubuh Jung Soo lah yang akan menjadi sasarannya." Kata Min Jun sambil mengusap wajahnya dengan kasar. "Kita bisa lihat sendiri bagaimana efeknya saat pemberian pertama obat tersebut. Jung Soo mengalami demam tinggi dan tak sadarkan diri selama satu hari penuh. Ingat Yun SATU HARI PENUH! Bagaimana bila kita memberikan obat itu untuk waktu-waktu selanjutnya? Mungkin saja Jung Soo tidak akan pernah membuka matanya lagi." Lanjut Min Jun dengan raut wajah yang sedih.
"Tidak ada cara lain hyung, setidaknya kita bisa mencegah penyebaran virus itu kejantungnya daripada kita membiarkannya saja dan membuat dirinya mati saat itu juga." Kata Yunho. "Setidaknya itulah harapan terakhir kita hyung." Lirihnya.
Huwaaaa…Mohon jangan Bunuh Angel karena membuat kalian semakin penasaran.
Saya benar-benar meminta maaf, Mianhae semua karena membuat kalian penasaran dengan kondisi kesehatan Leeteuk.
Tapi yang pasti pemeran utama tidak mungkin mati di awal cerita ne?
Angel hanya mau menyiksa Leeteuk kok.
Jadi tetap ikuti cerita Angel ne :P
0o0o0o0o0o0
Dua Hari sebelum Misi dilaksanakan.
"Aku mengumpulkan kalian disini karena Hanggeng dan Jaejoong juga Ryeowook akan memperkenalkan alat-alat ini terlebih dahulu. Lalu setelahnya kita akan melanjutkan pembicaraan selanjutnya mengenai rencana kita. Oh iya jangan lupakan nanti sore Kyu, Min, Seungie, Hae, Kibum, dan kau Henry kita akan pidah ke tempat pengintaian yang telah disiapkan Shindong. Kalian siapkan barang yang perlu dibawa, untuk tugas yang lain aku serahkan padamu Yun, Jae." Kata Leeteuk lalu setelahnya ia berdiri dari sofa merah tersebut dan keluar menjauhi ruang rahasia tersebut.
TAP
TAP
TAP
TAP
BRUKH!
Haahh…haahh…haahh…
'Appo…Eomma…sakit…sakit…sakit sekali Eomma…Eomma tolong Jung Soo…' bisik Leeteuk lirih.
Ya akhir-akhir ini sakit di Jantungnya benar-benar sudah mencapai batas. Ia sendiri saja tidak yakin apakah dalam misi nanti dirinya akan ikut atau tidak mengingat Taecyeon bukanlah lawan yang mudah untuk dikalahkan. Ia juga tidak mengatakan apa-apa pada Yunho dan Jaejoong, karena setelah ini pasti dirinya akan dijaga ketat dan tidak bisa melakukan kegiatan-kegiatan lain lebih parah lagi mereka melarangnya untuk megikuti misi.
Akhirnya setelah mengumpulkan tenaga dan berpegangan pada tembok disebelahnya Leeteuk pun mulai bangkin dari tempatnya terduduk kini dan mulai berjalan kearah kamar. 'Mungkin sedikit tidur siang akan membuatnya tidak terlalu sakit.' Fikirnya.
0o0o0o0o0o0
Tok! Tok! Tok!
"Hyung…! Apa kau didalam? Jae hyung menyuruhku memanggilmu. Semuanya sudah bersiap-siap dan menunggumu dibawah. Hyung buka pintunya." Teriak Changmin dari balik pintu kamar Leeteuk.
"Eunngg…ne Min! Hyung akan kesana sebentar lagi! Kau turunlah dulu!" kata Leeteuk lebih keras saat ia sudah memperoleh kesadarannya.
Akhirnya setelah memperoleh kesadarannya dengan sempurna Leeteuk pun berjalan kearah lemari untuk mengambil sebuah handuk lalu setelahnya ia memasuki kamar mandi. Selang beberapa menit Leeteuk pun sudah lengkap dengan menggunakan pakaian kasual dan menenteng sebuah tas yang berukuran sedang lalu keluar kamar untuk menemui yang lainnya.
"Yak hyung kenapa lama sekali eoh? Apa kau tidak tahu berapa cemilan yang sudah ku habiskan hanya untuk menunggumu!" kata Changmin kesal.
"Mian Min, tadi hyung ketiduran jadi tidak sadar saat kau memanggil hyung tadi." Kata Leeteuk sambil memasang senyum tanpa dosanya.
"Huh untuk saja Jae hyung sudah menata pakaianmu hyung kalau tidak pasti banyak kekasihku yang jadi korbannya." Kata Changmin mencibir.
"Yak kau Food Monster! Masa kau membandingkan hyungmu ini dengan kekasihmu itu aka makanan? Lagian bisa saja kau menyuruh Joongie untuk tidak memberi jatah makanan selama sebulan untuk mu!" balas Leeteuk.
"Mwo? Andwae! Pasti Joongie hyung tidak akan melakukannya! Diakan lebih menyayangiku dongsaengnya yang imut nan pintar ini, daripada kau hyung pelit!" Changmin tidak mau kalah dan membalas kata-kata Leeteuk.
"Ck! Kalian ini! Kapan mau berangkatnya jika dari tadi bertengkar mulu hah?" teriak Kyuhyun yang sudah mulai dongkol.
"DIAM KAU MANIAK GAMES!" teriak Leeteuk dan Changmin bersamaan karena mereka tidak suka ada yang mengintrupsi kegiatan mereka.
"Teuki hyung, Changmin-a, jika dalam hitungan ke 3 kalian tidak berhenti aku akan melakukan sesuatu yang lebih buruk dan membuat kalian tidak akan bisa bertengkar satu sama lainnya." Suara bass yang sangat dingin dan menyeramkan itu sukses menghentikan acara adu mengejek antara Leeteuk dan Changmin.
Glup! 'Matilah aku! Yunho/Yunho hyung tidak akan main-main dengan ucapannya' batin keduanya sambil menatap takut Yunho.
Akhirnya setelah acara ancam-mengancam yang dilakukan seorang Jung Yunho pada Leeteuk dan Changmin mereka berdua akhirnya memasuki mobil dan langsung menuju ke tempat yang akan menjadi markas pengintaian mereka.
Yap setelha acara diskusi dan kesepakatan mengenai rencana akhir mereka akan membagi menjadi beberapa kelompok.
Kelompok 1 yang akan menjadi otak dalam hal ini dan sangat dibutuhkan untuk jalur informasi adalah tentu saja orang-orang yang memang ahli dalam bisang teknologi. Anggotanya adalah Changmin, Henry, Kyuhyun, dan Kibum. Kelompok satu diketuai oleh Kibum karena dia yang paling bisa mengontrol emosi.
Kelompok 2 yang akan menjalankan misi penyusupan kedalam Interpol adalah Leeteuk, Yesung, dan Donghae. Mereka semua adalah para ahli senjata. Kenapa hanya mereka bertiga? Entahlah tanyakan saja pada Leeteuk dan Eunhyuk yang membuat strategi ini. Ketua kelompok ini tidak perlu ditanyakan lagi, bukan? Tapi sebenarnya Leeteuk menolak dan akhirnya mereka bertiga bergerak sendiri-sendiri namun tetap berkomunikasi. Apa alasan mereka melakukan itu? Katanya sih karena tidak ingin ruang gerak mereka terhalangi satu sama lain, dan membuat mereka tidak bebas untuk bemain-main. Hahh…alasan yang aneh. Sepertinya hanya kelompok ini saja yang aneh, bagaimana tidak? Yang satu seperti anak kecil dan suka ceroboh, yang satu seorang psyco penggila senjata, yang satu berkepala besar dan pabbo. #maafkan Angel, Teukie, Hae, Seungie.#
Kelompok 3 adalah kelompok pengawal. Jadi disini kelompok 3 bertugas untuk mengawasi kelompok 2 dan mencegah adanya musuh yang mendekati kelompok 2. Anggotanya hanya duo Yoonsu. Kenapa hanya mereka berdua? Hahh…seratus orangpun tidak akan bisa menghadapi duo gila ini. Apa lagi jika mereka sudah serius, Seoul bisa-bisa menjadi lautan darah.
Kelompok 4 bertugas untuk mengikuti jalannya pertemuan antara Ok Taecyeon dengan sang rekan Lee Bae Gun. Jika ada yang mencurigakan lebih baik bertindak dan segera menangkap Taecyeon. Anggotanya adalah Siwon, Kangin, Sungmin, dan Shindong. Ketua kelompok ini mungkin Sungmin, karena fikirannya lebih tenang.
Kelompok 5 terdiri dari pasangan Yunjae. Sama seperti kelompok 3 tugas mereka berdua adalah menjaga kelompok 4 dan jika diperlukan mereka akan bertindak.
Kelompok 6 adalah kelompok pembantu yaitu Hanggeng, Heechul, Ryeowook dan Eunhyuk. Hanggeng adalah pemasok senjata dan peluru, jadi jika peluru mereka sudah habis Hanggeng akan mengaktifkan P3LR-C4DGN. Itu adalah alat terbaru Hanggeng yang dengan sendirinya akan aktif apa bila pistol yang ada ditangan mereka akan kehabisan peluru. Alat ini ada di laboratorium mansion, nanti jika diperlukan alat ini akan langsung terbang ke pengguna pistol tersebut. Berbeda dengan Hanggeng, Heechul bertugas untuk mengaktifkan sebuah hadiah yang telah selesai dia buat beberapa waktu lalu. B0M-KCL8, sebuah bom mini namun dengan daya ledakan yang luar biasa. Dengan perintah dari Leeteuk dia akan mengaktifkan bom tersebut saat dalam keadaan mendesak. Mau tahu dimana bom tersebut berada? Kalian masih ingatkah tentang kamera mini yang diciptakan Hanggeng? Yap kamera tersebut sudah dimodifikasi oleh Heechul menjadi sebuah bom mini dengan kekuatan ledakan yang sangat dahsyat. Tapi biarpun dimodifikasi tidak akan berpengaruh pada fungsi utamanya sebagai kamera perekam. Sementara Ryeowook dengan alat ciptaan Hanggeng ia akan membantu Kelompok 2 dan 4 untuk mencari titik kelemahan lawan. Yap alat ciptaan Hanggeng tersebut sudah tersambung dengan kacamata komunikasi ciptaan Hanggeng. Lalu si Monkey kita yang satu ini akan terus berkomunikasi dengan kelompok satu dan mengarahkan mereka semua sesuai rencana. Jika diperlukan Eunhyuk akan langsung mengubah strategi yang ada agar misi mereka berhasil.
Kira-kira bagaimana kelanjutan kisah mereka ya?
Apakah rencana yang telah mereka susun dapat berhasil?
Kira-kira kejutan apa lagi yang dipersiapkan Leeteuk dengan menggunakan Bom buatan Heechul?
Lalu kejutan apakah yang dipersiapkan Taecyeon untuk Leeteuk?
Apakah dengan kondisi yang seperti itu Leeteuk dapat melanjutkan misinya?
TO BE CONTINUED
Untuk lebih dekat disarankan bagi para readers untuk memanggil author, Angel atau Muaffi saja karena sepertinya memanggil dengan kata Author, thor, atau sejenisnya kelihatan aneh. Jadi panggil Angel atau Muaffi saja ne? Terimakasih
Mian ne semua baru update, soalnya Angel sedang sibuk mengurusi SMA dan bulan puasa. Ini saja Angel cepat Updatenya agar besok tidak kepikiran. Oh iya yang mau action mian ne, karena kalau disini pasti akan panjang sekali dan Angel akan lama update. Jadi action nya Angel potong dulu, tapi tenang saja karena dari kemarin-kemarin Angel sudah menemukan kejutan untuk para readers diluar sana.
Oh iya mengenai siapa yang ditemuin Taecyeon waktu itu di chap ini sudah dijawab, dia adalah Nickhun, lalu orang yang dimaksud Nickhun yang telah menghilang selama 4 tahun adalah Jay. Min Jun juga sudah terbongkar identitasnya. Namun Angel sengaja tidak menceritakan selanjutnya karena mungkin author akan menceritakannya menggunakan POV seseorang. Kalo ada yang punya ide siapa yang paling bagus untuk muncul tolong review yang banyak ne!
Oh ya sepertinya banyak yang komplein masalah typo ya? Mian chingu, soalnya banyak yang ngeganggu saat Angel nulis, pengen di chek lagi tapi karena sakin semangatnya pengen update jadi yah begitu deh lupa. Hehehe sekali lagi Mianhae! :P
Untuk di chap kemarin tentang lagu balapan antara Donghae dan Taz itu Angel sengaja karena balapan yang kemarin menurut Angel kurang seru, habisnya si Ikan Amis itu terlalu santai ngadepin Taz jadi ya author gunain aja lagu itu. Kalo don't-don't kan lebih bagus kalo pas menantang bgt :D
Untuk masalah ChangKyu yang bagaimana cara pengenalannya atau soal Kibum yang misterius, aku mohon review terbanyak. Karena Angel bingung siapakah yang author keluarkan lebih dulu. Mungkin nanti ada juga flashback tentang Min Jun menggunakan POV orang itu. POKONYA REVIEW! PILIH CHANGMIN, KYUHYUN, ATAU KIBUM!
Oke sepertinya cukup sudah pembalasan review dari Angel, karena kebanyakan sudah Angel balas lewat PM. Oke sampai jumpa Chap 10 :*
PS: Sedikit bocoran tentang Chapter 10 atau 11 Angel belum tahu pokonya nanti para SPY SMENT akan kedatangan musuh baru suruhan Taecyeon dan ini juga ada keterkaitannya dengan kesehatan Leeteuk. Oke sekian Anyeong :D
Special Thanks For:
Kikyu KRY, Raekyuminnie, Ri Yong Kim, LQ, Augesteca, pembacaff, dewdew90, sheepptii pumpkin, HanamiKim, ChocoTeuk, marina3424, CheftyClouds, sesilia, Vicya merry, Cho MinHyun, S.P.Y ELF, zhiewon189, tiaraputri16, boo young, Jmhyewon, risaawaw, asa, Kim Dayoung, SSungMine, Istrinya Sooman, ChoI Jaeseumin Hyangsu, Guest, chindrella cindy, Stalker, Scarlet jewELFishy, Qeqey, arumfishy, Andreychoi, Vaa.
